Filter By Year

1945 2024


Found 67 documents
Search jumakil , by author

GAMBARAN KESIAPAN AKREDITASI PUSKESMAS BERDASARKAN LAYANAN KLINIS YANG BERORIENTASI PASIEN DI PUSKESMAS KEMARAYA KOTA KENDARI TAHUN 2018 Cahyani, Sitti Yulia Srifian; Ahmad, La Ode Ali Imran; Jumakil, Jumakil
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.222 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v4i1.5794

Abstract

Akreditasi puskesmas adalah pengakuan terhadap puskesmas yang diberikan oleh lembaga independen penyelenggara akreditasiyang ditetapkan oleh Menteri setelah dinilai bahwa puskesmas telah memenuhi standar pelayanan puskesmas yang telahditetapkan oleh menteri untuk meningkatkan mutu pelayanan puskesmas secara berkesinambungan.Permenkes Nomor 46 Tahun2015 tentang akreditasi puskesmas, klinik pratama, tempat praktik mandiri dokter dan dokter gigi, semua puskesmas harusterakreditasi pada tahun 2019, jika tidak terakreditasi maka puskesmas tersebut tidak bisa bekerja sama dengan pihak BPJSKesehatan dan tidak bisa mendapat bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) sehingga puskesmas akan dilebur. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui kesiapan akreditasi padastandarlayananklinis yang berorientasipasiendi Puskesmas Kemaraya Kota Kendaritahun 2018. Informan pada penelitian ini yaitu Ketua Pelaksanapadalayananklinis yang berorientasipasien. Metode penelitianiniyaitu pendekatan fenomenologis dengan jenis penelitian kualitatif. Data diperoleh dengan melakukan wawancara mendalamkepadainforman, observasi dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Puskesmas Kemaraya padalayanan klinisyang berorientasi pasien telah siap akreditasi dengan memperhatikan kebutuhan pasien dan menyesuaikannya dengan misi dansumber daya yang tersedia di puskesmas dengan sasaran keselamatan pasien dan petugas sudah diperhatikan sejak pertamapasien kontak dengan puskesmas sampai dengan tindak lanjut yang akan dilakukan sesuai dengan kebutuhan pasien. Berdasarkanhasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada layanan klinis yang berorientasi pasien telah siap akreditasi berdasarkan standarpelaksanaan akreditasi dengan lengkapnya semua dokumenSK dan SOP.Kata kunci: kesiapan akreditasi, puskesmas, layanan klinis yang berorientasi pasien 
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA KENDARI TAHUN 2018 Asmuliatin, Sri; sakka, ambo; Jumakil, Jumakil
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 3 (2018): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.953 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i3.5439

Abstract

Perawat adalah merupakan tenaga profesional yang mempunyai kemampuan baik intelektual, teknikal ,interpersonal dan moral, bertanggung jawab serta berwenang melaksanakan asuhan keperawatan pelayanankesehatan. Motivasi dapat mempengaruhi dan meningkatkan kinerja seseorang. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui hubungan motivasi kerja dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari.Jenis penelitian adalah survey analitik dengan pendekatan studi potong lintang. Jumlah sampel sebanyak 101responden dengan populasi sebanyak 136 perawat. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner danlembar observasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Berdasarkanhasil penelitian menunjukkan ada hubungan bermakna antara variabel insentif, kondisi kerja, promosi kerja dantanggung jawab kerja dengan kinerja perawat di RSUD Kota Kendari tahun 2018. Setelah dilakukan penelitianmotivasi kerja dengan kinerja perawat di RSUD Kota Kendari semua variabel kinerja perawat berhubungan yangperlu diperhatikan dan dijadikan tolak ukur dalam pengambilan kebijakan kedepannya di institusi rumah sakitKata Kunci : Kinerja, Motivasi, Perawat, Rumah Sakit
PERSEBARAN HIGIENE SANITASI PEDAGANG SARI LAUT DI KOTA KENDARI DENGAN PENDEKATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS TAHUN 2018 Cahyono, Michael Dwi; Karimuna, Siti Rabbani; Jumakil, Jumakil
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.579 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v4i1.5792

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran hygiene sanitasi warung makan sari laut di KotaKendari. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi danpeta spasial disertai penjelasan. Penelitian ini dilakukan di pada Kecamatan Mandonga, Kecamatan Poasia,Kecamatan Baruga, Kecamatan Kambu, Kecamatan Kadia, dan Kecamatan Kendari Barat. Populasi padapenelitian ini sebanyak 118 warung makan. Data sebagai sampel 56 warung makan yang diperoleh denganmenggunakan metode proportional stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukan berdasarkanhygiene penjamah makanan yang memenuhi syarat berjumlah 38 warung makan (67,9%) dan tidak memenuhisyarat berjumlah 18 warung makan (32,1%), sanitasi lokasi dan bangunan yang memenuhi syarat berjumlah 28warung makan (50%) dan tidak memenuhi syarat berjumlah 28 warung makan (50%), fasilitas sanitasi yangmemenuhi syarat berjumlah 10 warung makan (17,86%) dan tidak memenuhi syarat berjumlah 46 warungmakan (82,14%), sanitasi bahan makanan dan pengolahan makanan yang memenuhi syarat sebanyak 30warung makan (53,57%) dan tidak memenuhi syarat sebanyak 26 warung makan (46,43%), sanitasi peralatanyang memenuhi syarat sebanyak 43 warung makan (76,79%) dan tidak memenuhi syarat sebanyak 13 warungmakan (23,21%) dan sanitasi penyimpanan dan penyajian makanan yang memenuhi syarat sebanyak 34warung makan (60,71%) dan tidak memenuhi syarat sebanyak 22 warung makan (39,29%).Kata Kunci : Sistem Informasi Geografis (SIG), hygiene sanitasi, pedagang makan, sari laut. 
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, KEBUTUHAN, MOTIVASI, EMOSI, DAN BUDAYA DENGAN PERSEPSI KELUARGA SKIZOFRENIA (GANGGUAN JIWA BERAT) DI RSJ PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2018 Afrina, Yana; Lestari, Hariati; Jumakil, Jumakil
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1152.661 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v4i1.5535

Abstract

ABSTRAKKesehatan jiwa adalah kondisi dimana seorang individu dapat berkembang secara fisik, mental, spiritual, dan sosial sehingga individu tersebut menyadari kemampuan sendiri, dapat mengatasi tekanan,dapat bekerja secara produktif, dan mampu memberikan kontribusi untuk komunitasnya. Gangguan jiwayang menjadi salah satu masalah utama di negara-negara berkembang adalah skizofrenia. Menurut dataWHO terdapat sekitar 35 juta orang terkena depresi, 60 juta orang terkena bipolar, 21 juta terkenaskizofrenia, serta 47,5 juta terkena dimensia. Jumlah penderita gangguan jiwa di Indonesia sebesar 0,17%dari jumlah penduduk berusia diatas 15 tahun, atau sekitar 37 ribu penduduk. Prevalensi penderitagangguan jiwa berat atau skizofrenia sebesar 1,7 per 1000 penduduk atau sekitar 400.000 penduduk.Prevalensi penderita skizofrenia di Sulawesi Tenggara sebesar 1,1 permil. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui hubungan antara pengetahuan, kebutuhan, motivasi, emosi, dan budaya dengan persepsikeluarga skizofrenia di RSJ Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2018. Metode penelitian yang digunakanadalah analitik observasional menggunakan rancangan cross sectional study. Penelitian ini menggunakanteknik penarikan sampel nonprobability sampling dengan teknik accidental sampling. Populasi dalampenelitian ini berjumlah 324 orang dan sampel pada penelitian ini berjumlah 100 orang. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa tidak ada hubungan bermakna antara pengetahuan dengan persepsi keluargaskizofrenia (pValue=1,000> 0,05), tidak ada hubungan bermakna antara kebutuhan dengan persepsikeluarga skizofrenia (pValue=0,349> 0,05), tidak ada hubungan bermakna antara motivasi dengan persepsikeluarga skizofrenia (pValue=0,051> 0,05), tidak ada hubungan bermakna antara emosi dengan persepsikeluarga skizofrenia (pValue=0,262> 0,05), serta tidak ada hubungan bermakna antara budaya denganpersepsi keluarga skizofrenia (pValue=0,527> 0,05). Kata kunci: Pengetahuan, Kebutuhan, Motivasi, Emosi, Budaya, dan Persepsi Keluarga Skizofrenia.
GAMBARAN KESIAPAN AKREDITASI PUSKESMAS BERDASARKAN STANDAR UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT YANG BERORIENTASI SASARAN DI PUSKESMAS KOLONO KECAMATAN KOLONO KABUPATEN KONAWE SELATAN TAHUN 2018 Santri, Desi; Ahmad, La Ode Ali Imran; Jumakil, Jumakil
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 1 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.403 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v4i1.5789

Abstract

Pelayanan kesehatan primer telah mengalami beberapa perubahan dan peningkatan sistem untuk memperbaikikapasitas pelayanannya agar lebih efektif, berkualitas, seragam dan aman. Di Indonesia, dalam rangka mewujudkanUniversal Health Coverage (Cakupan Kesehatan Semesta) pada tahun 2019, pemerintah melakukan berbagaipenguatan pelayanan kesehatan baik di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun tingkat rujukan yaitu melaluimekanisme akreditasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui kesiapan akreditasi puskesmas berdasarkan standarupaya kesehatan masyarakat yang berorientasi sasaran di Puskesmas Kolono Kecamatan Kolono Kabupaten KonaweSelatan pada tahun 2018. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Data diperoleh melaluiwawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Teknik analisis data menggunakan teknik content analysismenurut Bungin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan standar upaya kesehatan masyarakat yangberorientasi sasaran di Puskesmas Kolono dilaksanakan melalui penetapan jenis kegiatan UKM berdasarkankebutuhan dan harapan sasaran atau masyarakat melalui kotak saran dan kotak kepuasan serta temu muka dengan lintas sektor, lintas program maupun masyarakat itu sendiri. Hal tersebut menunjukkan bahwa Puskesmas Kolono pada standar upaya kesehatan masyarakat yang berorientasi sasaran telah siap akreditasi berdasarkan standarpelaksanaan akreditas Puskesmas. Kata kunci: kesiapan akreditasi, puskesmas, upaya kesehatan masyarakat yang berorientasi sasaran, pelayanankesehatan primer
PERKEMBANGAN KASUS PNEUMONIA PADA BALITA DI PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2017 Jumakil, Jumakil; Tina, Lymbran
Preventif Journal Vol 3, No 2 (2019): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.295 KB) | DOI: 10.37887/epj.v3i2.6063

Abstract

Pneumonia merupakan penyebab utama kematian balita di dunia. Penyakit ini menyumbang 16% dari seluruh kematian anak di bawah lima tahun, yang menyebabkan kematian pada 920.136 balita, atau lebih dari 2.500 per hari, atau diperkirakan dua anak Balita meninggal setiap menit pada tahun 2015. Salah satuupaya untuk menekan penyakit ini adalah dengan meningkatkan penemuan pneumonia pada balita. Perkiraankasus pneumonia pada balita di suatu wilayah sebesar 10% dari jumlah balita di wilayah tersebut. Perkiraan balitapenderita pneumonia di Sulawesi Tenggara sebesar 26.272 balita, sementara balita penderita pneumonia yangditemukan dan ditangani baru mencapai 3.051 kasus atau sekitar 11,61% dari perkiraan penderita. Angka inimasih jauh di bawah target nasional sebesar 80%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kasuspneumonia Bulan Januari sampai dengan Desember Tahun 2018 dan untuk mengetahui daerah risiko kejadianpneumonia di Provinsi Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan melakukan studi literaturedan menggunakan pemodelan spatio temporal. Kejadian pneumonia pada balita di Provinsi Sulawesi Tenggaraakan dipetakan berdasarkan jumlah penderita per kabupaten/kota, selanjutnya dipetakan berdasarkan bulankejadian selama tahun 2017. Hasil Penelitian menunjukkan kejadian pneumonia di Provinsi Sulawesi TenggaraTahun 2017 berdasarkan bulan kejadian cenderung fluktuatif, kasus meningkat drastis pada Bulan September.Kabupaten yang sangat berisiko terjadi kasus pneumonia adalah Kabupaten Kolaka dan Kabupaten Muna, berisikosedang Kabupaten Konawe, Konawe Selatan dan Kota Kendari. Kabupaten yang kurang berisiko adalah KabupatenKonawe Utara, Kolaka Timur, Bombaba, Buton, Buton Selatan dan Kota Bau-Bau, sedangkan kabupaten yang tidakberisiko adalah Kabupaten Kolaka Utara, Konawe Kepulauan, Muna Barat, dan Wakatobi.Kata kunci : Pneumonia, balita, spatio temporal.
PENGARUH METODE MONOPOLI DAN CERAMAH TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN TENTANG KEJADIAN DIARE PADA MURID SD DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BESULUTU KABUPATEN KONAWE TAHUN 2017 Azis, urhasanah; La Dupai, La Dupai; Jumakil, Jumakil
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 1 (2018): JIMKESMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.207 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i1.3914

Abstract

Penyakit diare merupakan penyumbang angka kesakitan dan kematian anak di berbagai negara. Tahun2017 terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) diare di Puskesmas Besulutu periode Januari sampai Juli sebanyak 2 orangusia di bawah lima tahun. Data Puskesmas Besulutu menunjukkan bahwa tahun 2015 prevalensi diare sebesar134 per 100.000 penduduk, tahun 2016 sebanyak 144 per 100.000 penduduk, data bulan Januari sampai Juli2017 sebanyak 61 per 100.000 penduduk. Kurangnya pengetahuan dapat mempengaruhi perilaku seseorang.Pemberian pengetahuan kepada anak sekolah dasar dapat dilakukan dengan cara penyuluhan kesehatan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode monopoli dan metode ceramah terhadappengetahuan, sikap dan tindakan tentang kejadian diare pada murid SD di Wilayah Kerja Puskesmas BesulutuKabupaten Konawe Tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimental dengan rancangan NonEquivalent Control Group Design dengan populasi seluruh murid SDN Andomesinggo Kelas IV dan V serta SDN 3Amosilu Kelas IV dan V yang berjumlah 58 orang. Sampel yang digunakan sebanyak 58 karena menggunakanteknik total sampling, masing-masing 19 responden di SDN Andomesinggo sebagai kelompok eksperimen, dan39 responden di SDN 3 Amosilu sebagai kelompok kontrol. Analisis yang digunakan yakni analisis bivariat denganuji Mc Nemar dan uji Chi Square dengan uji alternatif Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapatpeningkatan pengetahuan, sikap, dan tindakan sebelum dan sesudah penyuluhan pada kelompok eksperimen(ρ value= 0.021 untuk pengetahuan, ρ value= 0.031 untuk sikap, dan ρ value=0.031 untuk tindakan).Sedangkan, pada kelompok kontrol terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan (ρvalue= 0.022) namun tidak ada peningkatan sikap dan tindakan sebelum dan sesudah penyuluhan ( p value=0.375 untuk sikap, p value= 0.109 untuk tindakan).Kata Kunci : Ceramah, Diare, Monopoli, Pengetahuan, Sikap, Tindakan.
IMPLEMENTASI SISTEM RUJUKAN DI RUMAH SAKIT BHAYANGAKARA KOTA KENDARI TAHUN 2018 Ayuandira, Fany Putri; Sakka, Ambo; Jumakil, Jumakil
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.81 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v3i2.3990

Abstract

Sistem rujukan pelayanan kesehatan dilaksanakan secara berjenjang sesuai dengan kebutuhan pengobatan.Pelayanan kesehatan memiliki alur dan prosedur yang harus diketahui dan ditaati oleh pasien dan petugas.Implementasi sistem rujukan di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kendari memerlukan kebijakan yang lebih jelas,untuk menghindari timbulnya kesalahan yang di akibatkan karena human eror. Untuk mengetahui implementasisistem rujukan di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif denganpendekatan fenomenologis. Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis mendeskripsikan suatu objek,fenomena atau setting social dalam tulisan yang bersifat naratif. Dimana laporan penelitian kualitatif berisikutipan-kutipan dari data/fakta mengenai implementasi sistem rujukan di Rumah Sakit Bhayangkara.Menunjukkan bahwa pemeriksaan kelengkapan syarat administrasi belum dila kukan sesuai ketentuan yang ada,terbukti dengan adanya less atau berkas rekam medis yang didalamnya tidak lengkap. terdapat kejadianpengembalian uang klaim dan pengembalian berkas dari poli yang diakibatkan karena ketidak sesuaian diagnosapasien. Petugas Rumah Sakit Bhayangkara masih tidak patuh terhadap SOP yang ada. Hal tersebut dikarenakanadanya masalah seperti adanya berkas yang tidak lengkap dan terjadinya pengembalian berkas pasien dari ruangpoli. stok obat di instalasi farmasi Rumah Sakit Bhayangkara masih tidak lengkap. Karena petugas instalasi farmasimasih memberikan copy resep atau resep luar kepada pasien.Kata kunci: Sistem Rujukan, Rumah Sakit.
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANDOOLO UTAMA KABUPATEN KONAWE SELATAN TAHUN 2018 Jumakil, Jumakil; Yasnani, Yasnani; Julaeha, Siti
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 4, No 2 (2019): JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.9 KB) | DOI: 10.37887/jimkesmas.v4i2.7597

Abstract

Diare merupakan buang air besar dengan konsistensi cair (mencret) sebanyak tiga kali atau lebih dalam sehari(24 jam). Biasanya merupakan gejala infeksi gastrointestinal, yang dapat disebabkan oleh berbagai organismebakteri, virus dan parasit. Penyakit diare merupakan penyakit endemis di Indonesia dan juga merupakanpenyakit potensial Kejadian Luar Biasa (KLB) yang sering disertai dengan kematian. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui hubungan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah KerjaPuskesmas Andoolo Utama Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalahobservasional dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 425 balitadengan besar sampel sebanyak 206 balita. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariatdengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara pengelolaan air minumdengan kejadian diare pada balita (p-value= 0,799> 0,05), ada hubungan antara ketersediaan jamban keluargadengan kejadian diare pada balita (p-value= 0,001< 0,05), tidak ada hubungan antara pengelolaan air limbahdengan kejadian diare pada balita (p-value= 0,531> 0,05) dan untuk pengelolaan sampah hasil analisis tidakdapat di uji statistik (p-value = -). Kesimpulan yang didapatkan yaitu terdapat hubungan antara kepemilikanjamban keluarga dengan kejadian diare pada balita yang dipengaruhi oleh masih banyaknya jamban yangbelum memenuhi syarat kesehatan. Pada masyarakat sebaiknya bisa menjaga kebersihan jamban mereka. Halini dikarenakan sangat banyak banyak bakteri berbahaya yang timbul di WC sehingga kebersihannya harusselalu diperhatikan. Jamban yang tidak bersih dapat menjadi sumber persebaran bakteri penyebab penyakit dilingkungan rumah. Kata Kunci : Diare, Balita  Air Minum, Kepemilikan Jamban   
PEMBUANGAN SAMPAH DAN DAMPAKNYA TERHADAP MASYARAKAT DI KOTA BAU-BAU PROVINSI SULAWESI TENGGARA Jumakil, Jumakil; Sabilu, Yusuf; Tina, Lymbran; Yuslina, Yuslina; Majid, Ruslan; Zainuddin, Asnia
Preventif Journal Vol 4, No 1 (2019): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.782 KB) | DOI: 10.37887/epj.v4i1.9430

Abstract

AbstrakKota Bau-Bau menghasilkan sampah mencapai 80-100 ton per hari, setiap tahunnya mengalami peningkatan.Timbulan sampah yang terus mengalami peningkatan akan mmenimbulkan kerusakan lingkungan. Selainlingkungan dampak yang ditimbulkan sampah dapat dirasakan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui cara pembuangan sampah di Kota Bau-Bau dan dampaknya terhadap masyarakat. Jenis penelitian iniadalah observational study dengan jumlah sampel 2.630 yang diambil dengan teknik propotional randomsampling, responden adalah ibu rumah tangga umur 25-65 tahun. Hasil penelitian menunjukkan 53,8% sampahdibuan ke TPS, 32,9% dibakar 5,9% dibuang ke sungai, 5,2% dibuang ke halaman, 0,8% dibuang ke lubang tanahtidak ditutup, 0,7% dikumnpulkan kolektor pendaur ulang, 0,5% dibuang ke lubang tanah dan ditutup, 0,2%dibiarkan membusuk. Dampak yang ditimbulkan 44,1% sampah berserakan, 22,1% banyak lalat berada di , 21,9%banyak tiku, 20,9% banyak nyamuk, 10,7% anjing dan kucing mencari makan, 3,8% merasakan bau busuk yangmenyengat, dan 4,1% terjadi penyumbatan saluran air/drainase. Kesimpulan Sebagian besar masyarakat KotaBau-Bau membuang sampah pada Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS), namun masih ada yangmembakar, membuang di sekitar halaman rumah, sungai, membiarkannya sampai membusuk. Dampak yangditimbulkan dari pembuangan sampah di Kota Bau-bau adalah sampah yang berserahkan, keberadaan vektorpembawa penyakit, bau busuk yang mengganggu serta terjadi penyumbatan drainase.Kata kunci:dampak sampah; pembuangan sampah, sampah rumah tangga 

Page 1 of 7 | Total Record : 67