cover
Contact Name
Mukhammad Luqman Hakim
Contact Email
mukh.luqman@iainkediri.ac.id
Phone
+6285755535695
Journal Mail Official
jurnaledudeena@iainkediri.ac.id
Editorial Address
Jl. Sunan Ampel No. 7 Ngeronggo Kota Kediri
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
EDUDEENA: JOURNAL OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION
ISSN : 25812734     EISSN : 25809989     DOI : https://doi.org/10.30762/ed
We accept scholarly article that the subject covers textual and fieldwork studies with various perspectives of: 1. Islamic Studies 2. Instructional Media of Islamic Studies 3. Instructional Strategy of Islamic Studies 4. Development Curriculum of Islamic Studies 5. Management of Islamic Studies We invite the lectures, researches, collegians, experts of Islamic Studies that are interested in publishing their writing. The writings that are sent should be in original script and never been published before.
Articles 170 Documents
Peran Orang Tua Work From Home Dalam Memenuhi Hak Pendidikan Anak di Era Pandemi Covid-19 anwar, fatihatul
EDUDEENA: Journal of Islamic Religious Education Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v5i1.2986

Abstract

Peran orang tua sangat membantu anak-anak dalam proses pendampingan belajar di era Covid-19 ini. Pandemi Covid-19 telah mewabah ke seluruh penjuru nusantara sehingga memberikan efek yang cukup besar, termasuk pada sektor pendidikan. Pemerintah memberi kebijakan untuk melaksanakan pembelajaran daring guna memutus penyebaran virus. Pembelajaran secara daring menjadi faktor utama dilaksanakan ulang peran keluarga khususnya peran orang tua. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran orang tua work from home dalam melakukan pendampingan pada anak selama pandemi berlangsung yang pada dasarnya menjadi tanggung jawab elemen keluarga khususnya orang tua. Penelitian ini memakai data kualitatif dan berbentuk verbal dengan sumber data bberupa hasil wawancara dan literatur perundang-undangan. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa peran aktif orang tua work from home dalam memenuhi hak pendidikan anak di era pandemi Covid-19 belum sepenuhnya dilaksanakan, karena terdapat banyak hambatan yang mengiringinya seperti proses belajar anak berbenturan dengan jadwal pekerjaan orang tuanya, sehingga orang tua work from home kurang berpartisipasi dalam melakukan pengawasan serta pendampingan pada proses pembelajaran anak sedang berlangsung.
PENDIDIKAN KARAKTER PERSPEKTIF ISLAM : STRATEGI DERADIKALISASI DALAM MEMBANGUN KARAKTER BANGSA DI PESANTREN SALAF Prasetya, Budi
EDUDEENA: Journal of Islamic Religious Education Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v2i2.614

Abstract

Akhir-akhir ini marak kasus-kasus radikal yang mengatasnamakan agama. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pemerintah terutama yang mengurusi pendidikan. Dalam pencegahan paham radikal, pemerintah terus menggalakkan pendidikan karakter. Pendidikan karakter mempunyai dasar pedoman dari UUD 1945, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI, serta dengan dasar dari Agama. Salah satu instansi yang mengedapankan pendidikan karakter sebagai upaya deradikalisasi adalah Ponpes Hidayatul Mubtadi’in Salatiga. Disana diajarkan berbagai macam pendidikan karakter melalui pengajaran, suri tauladan, dan praktik yang dilakukan. Dengan adanya pendidikan karakter yang kuat maka alumni pendidikan di pesantren salaf akan jauh dari paham radikal.
ANALISIS PEMAHAMAN TAJHIZ MAYIT PADA GENERASI MILLENIALS KOTA MEDAN Rizal, Said; Taib, Zulkifli; Afrianti, Suratni
EDUDEENA: Journal of Islamic Religious Education Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v4i1.1920

Abstract

ABSTRACTThe study aims to find out Tajhiz Mayit's understanding on generations of Millennial in Medan City. Generations of Millennial are the next generation, they must certainly open a space of consciousness thinking that life in this world is only temporary and will be held accountable for what has been done so as not to be neglected with this mortal world by the evidence "Kullu Nafsin Djaiqotul death" (every one who must have suffered death). Focus in the study in the form of (1) Knowing the understanding Tajhiz Mayit on the generation of Millennial of the city of Medan, (2) How the efforts of generations of Millennial to learn the ordinances of Tajhiz Mayit, (3) What obstacles were faced by millennial in understanding Tajhiz Mayit. This research uses the method of a Kulaitatif descriptive through Observation, Interviu, Polls, and Documentation Studies. It can be found the research results that generation Millennial, at the level of the theory and concept is obtained at the education bench at school, campus, book reading, Media, and training conducted youth mosque, religious figures and community leaders who organized, but only on the level of theory but at the management procedure Tajhiz Mayit has not been practiced directly, so taken over by Youth Mosque (Bilal) to carry out. The draft of this research to provide the recommendation of Medan City development in policy taking on the Program can observe the religious education of Millennial.Keywords: Understanding Tajhiz Mayit, Generation of Millennial, City of Medan. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pemahaman Tajhiz Mayit Pada Generasi Millenial Kota Medan. Generasi Millenial merupakan generasi penerus, suda tentunya harus membuka ruang kesadaran berfikir bahwa hidup didunia ini hanya bersifat sementara dan akan dimintai pertanggungjawaban apa yang telah diperbuat sehingga tidak terlena dengan dunia yang fana ini dengan dalil “Kullu Nafsin Djaiqotul Maut” (Setiap yang beryawa pasti mengalami kematian). Fokus dalam penelitian ini berupa (1) Mengetahui Pemahaman Tajhiz Mayit Pada Generasi Millenial Kota Medan, (2) Bagaimana Upaya Generasi Millenial Untuk Mempelajari Tata Cara Tajhiz Mayit, (3) Kendala Apa Saja Yang di Hadapi Generasi Millenial Dalam Pemahaman Tajhiz Mayit. Penelitian ini menggunakan Metode Deskriptif Kulaitatif melalui Observasi, Wawancara, angket, dan Studi Dokumentasi. Dapat ditemukan hasil penelitian bahwa Generasi Millenial, Pada tataran Teori dan Konsep suda didapat pada bangku Pendidikan di Sekolah, Kampus, Bacaan Buku, Media, maupun Pelatihan yang dilakukan Remaja Mesjid, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat yang menyelenggarakan, namun hanya pada tataran teori tetapi pada tata cara pengurusan Tajhiz Mayit belum dipraktekkan secara langsung, sehingga diambil alih oleh Remaja Mesjid (Bilal) untuk melaksanakan. Adapun rancangan penelitian ini untuk memberikan rekomendasi Pembangunan Kota Medan Dalam Pengambilan Kebijakan pada Program dapat memperhatikan Pendidikan Keagamaan Generasi Millenial.Kata kunci : Pemahaman Tajhiz Mayit, Generasi Millenial, Kota Medan.
STRATEGI PENGEMBANGAN SOAL HOTS PADA KURIKULUM 2013 Fanani, Moh. Zainal
EDUDEENA: Journal of Islamic Religious Education Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v2i1.582

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada guru tentang konsep dan karakteristik penilaian Higher Order Thinking Skills (HOTS) secara mendalam dan untuk meningkatkan keterampilan para guru dalam mengembangkan penilaian HOTS. Untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut, artikel ini ditunjang dengan berbagai literatur yang bersumber dari jurnal penelitian, buku referensi, modul, internet, dan sumber lainnya yang relevan dengan topik pengembangan penilaian HOTS. Dari data yang berhasil dihimpun dari berbagai referensi dapat diperoleh gambaran sebagai berikut: 1) penilaian HOTS adalah Soal-soal yang pada umumnya mengukur kemampuan pada ranah menganalisis (analyzing-C4), mengevaluasi (evaluating-C5), dan mengkreasi (creating-C6). Karakteristik HOTS yaitu: mengukur kemampuan berfikir tingkat tinggi, berbasis permasalahan kontekstual, tidak rutin (tidak akrab), dan menggunakan bentuk soal yang beragam; 2) langkah menulis item soal HOTS adalah: a) menganalisis KD yang dapat dibuat item HOTS, b) menyusun kisi-kisi soal, c) memilih stimulus yang menarik dan kontekstual, d) menulis butir pertanyaan yang sesuai dengan kisi-kisi, e) membuat pedoman penskoran (rubrik) atau kunci jawaban; 3) Keuntungan dari penilaian HOTS adalah meningkat motivasi belajar siawa dan meningkatkan pencapaian hasil belajar; 4) Sedangkan strategi penyusunan soal-soal HOTS dilakukan dengan melibatkan seluruh komponen stakeholder di bidang pendidikan mulai dari tingkat pusat sampai ke daerah, sesuai dengan tugas pokok dan kewenangan masing-masing.
PENGEMBANGAN KURIKULUM AHMADIYAH DI SMA PIRI YOGYAKARTA Takrip, Muhamad
EDUDEENA: Journal of Islamic Religious Education Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v2i1.478

Abstract

Gerakan Ahmadiyah lahir pada abad ke 19 dengan latar belakang kemunduran umat islam India dibidang agama, politik, ekonomi, sosial dan bidang kehidupan lainya. Gerakan Ahmadiyah memiliki kontroversi di kalangan umat islam Indonesia dari berbagai kalangan dengan munculnya pendidikan Ahmadiyah di Indonesia perlu adanya  penelitian ilmiah secara kualitatif yang bisa menjelaskan bahwa pendidikan Ahmadiyah di SMA PIRI Yogyakarta dengan  pembelajaran pendidikan agama islam Ahmadiyah lebih mengedepankan terhadap pemahaman kontekstual dan subtansi baik sifatnya keyakinan kepada Allah maupun sikap terhadap sesama manusia. Di Indonesia memilki banyak perbedaan suku, agama, Ras dan antargolongan pendidikan Ahmadiyah menghargai perbedaan merupakan upaya guru agama dalam menanamkan penddikan mutikultural di SMA PIRI Yogyakarta.   Kata Kunci : Ahmadiyah, Kurikulum, Pembelajaran
PENGEMBANGAN DESAIN PEMBELAJARAN PADA KELAS PROFESIONAL PGMI MENGGUNAKAN GOOGLE CLASSROOM Septantiningtyas, Niken
EDUDEENA: Journal of Islamic Religious Education Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v3i2.1739

Abstract

This research is a development research with the aim of designing the development of learning design in professional classes using Google classroom and group learning methods. The development of this design was tested by the feasibility test outlined by BSNP, namely regarding the eligibility of content, feasibility of presentation, and achievement of learning outcomes obtained an average percentage of 86.73% suitable to be applied in professional classes. In the professional class Google Classroom is very helpful in the lecture process so that all tasks can be completed in a timely manner and can be accessed from anywhere and anytime.Keywords: Professional Class, Google classroom, Qualitative
MODEL PEMBELAJARAN REACT UNTUK MATA PELAJARAN IPA Luqman Hakim, Mukhammad
EDUDEENA: Journal of Islamic Religious Education Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ed.v1i1.447

Abstract

Instructional model REACT, which is a learning method that relates the lesson taught to the student’s daily life, as well as trains them to work in groups to exchange their knowledge. The objective of this study is to examine the effect of contextual learning method model REACT on the science learning outcomes. This research is a part of a quasi-experimental research. The result of learning outcomes analysis of the experimental class and the control class showed that the score of tcount was 5.213 and the probability was 0.000. Because the probability score showed 0.000 < 0.005, then H0 was rejected. So, it could be concluded that there were significant differences between the learning achievement of the control class and the experiment one. It was known tcount score was 5.213 while ttable was 1.691. Then, based on this data, the t-test was carried out in two sides with the accepted H0 between (-1.691) and (1.691). Based on these results, it can be concluded that the hypothesis (H0) which states “there is no effect on the use of contextual learning methods model REACT on the science learning achievement of fourth-grade students at SDN Malang” was rejected. It could also be concluded that there is an effect of the use of contextual learning methods model REACT on the science learning achievement of fourth-grade students.Keyword: Contextual Learning Model REACT, learning outcomes.
Model Pendidikan Agama dalam Keluarga Muslim di Desa Pulutan Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga rohman, taufiq
EDUDEENA: Journal of Islamic Religious Education Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.8 KB) | DOI: 10.30762/ed.v2i2.612

Abstract

Abstract This research talk about educational model religion in the family muslim in the village pulutan kecamatan sidorejo salatiga city .Of the study focus of the research is that which is becoming problems it was islamic education in the family muslim in the village pulutan kecamatan sidorejo salatiga city and how their model religious education in the family muslim in the village pulutan kecamatan sidorejo salatiga city . This study adopted qualitative approaches , so the presence of researchers in the field very important considering researchers act directly as an instrument direct and a gatherer data from the observation deep and actively involved in research .The data shaped words taken from informants and respondents when they were interviewed .In other words the data clear signs from informants , data on supplementary documents .A whole the data besides the interviews obtained from observation and documentation .Data analysis done by means of review existing data , and held reduction data , presentation of data , draw conclusions and the final stages of data analysis this is have something of the validity of data . Of its reserach obtained the results of research as follows: problems it was religious education in muslim families in the village pulutan subdistrict sidorejo salatiga city caused by several factors, that is lack of attention of parents and exemplary factors of parent and child that is less interest in studying islam . Educational model religion in the family muslim in the village pulutan kecamatan sidorejo salatiga 2015 city said it would follow the democratic authoritarian and models . Keywords: educational model religion, family muslim. ABSTRAK Penelitian ini membahas tentang Model Pendidikan Agama dalam keluarga muslim di Desa Pulutan Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga. Fokus yang dikaji dalam penelitian ini adalah apa yang menjadi problematika pendidikan Islam dalam keluarga muslim di Desa Pulutan Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga dan bagaimana Model pendidikan agama dalam keluarga muslim di Desa Pulutan Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jadi kehadiran peneliti di lapangan sangat penting sekali mengingat peneliti bertindak langsung sebagai instrumen langsung dan sebagai pengumpul data dari hasil observasi yang mendalam serta terlibat aktif dalam penelitian. Data yang berbentuk kata-kata diambil dari para informan/responden pada waktu mereka diwawancarai. Dengan kata lain data-data tersebut berupa keterangan dari para informan, sedangkan data tambahan berupa dokumen. Keseluruhan data tersebut selain wawancara diperoleh dari observasi dan dokumentasi. Analisa data dilakukan dengan cara menelaah data yang ada, lalu mengadakan reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan dan tahap akhir dari analisa data ini adalah mengadakan keabsahan data. Dari penelitian yang dilaksanakan diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: Problematika Pendidikan Agama dalam Kelurga Muslim di Desa Pulutan Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu faktor kurangnya perhatian dari orang tua dan faktor keteladanan dari orang tua serta minat anak yang kurang dalam mempelajari agama Islam. Model Pendidikan Agama dalam keluarga muslim di Desa Pulutan Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga tahun 2015 menggunakan model otoriter dan model demokratis. Kata Kunci: Model pendidikan Agama, keluarga muslim.
ANALISIS KEMAMPUAN BACA TULIS AL-QUR’AN SISWA MTS DALAM PERSPEKTIF TAKSONOMI BLOOM Prameswati, Laudria Nanda
EDUDEENA: Journal of Islamic Religious Education Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.664 KB) | DOI: 10.30762/ed.v3i2.1736

Abstract

Along with the development of the times, more and more alquran literacy needs. The demands of alquran’s literacy skills have become one of the spreading phenomena still limited at first to know, to understand, and to plan actionabout management expecially, Read and Write Al-Quran (RWQ) education in the Islamic Junior High School Nurul Islam Bence. The study is intended to describe and analyze the learning method in reading and writing the Qur’an in the perspective of multiple intelligences theory. The study uses qualitative approach and is conducted through library research. Analysis process of the study follows the main steps such as: 1) collecting the references related to the learning method of reading and writing the Qur’an and multiple intelligences theory 2) reviewing the variety of the learning method in reading and writing the Qur’an 3) analyzing the learning method of reading and writing the Qur’an in the taxonomi Bloom 4) inferring the conclusion. Taxonomy bloom is one measurement of learning objectives. Taxonomy bloom makes it easier for teachers to measure students’ abilities.Keywords: Read and Write Al-Qur’an, Taxonomi Bloom’s concept, Taxonomi Bloom table
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU Moh. Rois, Fartika Ifriqia, Dewi Susanti,
EDUDEENA: Journal of Islamic Religious Education Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.254 KB) | DOI: 10.30762/ed.v1i2.449

Abstract

Forward the retreat of an educational institution is very influential on the leader figure. In the principal education institution has an important role to advance the school in the lead. Basically education consists of several components that affect each other and related to each other. Of these components, the teacher who plays an important role and is the key to the success of education. For that the competence of a teacher should be improved. With the principal component of teachers and principals that play an important role for the advancement of education, the authors are interested to explore the leadership of principals in improving teacher competence, with the focus of research: 1) How the principal’s efforts in improving teacher competence, 3) the principal’s efforts in improving teacher competence ?. From the research resultscan be concluded, that 1) Efforts principals in improving teacher competence. 2) Factors that support the principal’s efforts in improving teacher competence. 3) Principal inhibiting factors in improving teacher competence.Keywords: Principal Leadership, Teacher Competency

Page 1 of 17 | Total Record : 170