cover
Contact Name
Christy Vidiyanti
Contact Email
christy.vidiyanti@mercubuana.ac.id
Phone
+628567535557
Journal Mail Official
arsitektur@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan
ISSN : 20888201     EISSN : 25982982     DOI : https://dx.doi.org/10.22441/vitruvian
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Ilmiah VITRUVIAN adalah jurnal yang mencakup artikel bidang ilmu arsitektur, bangunan, dan lingkungan. Jurnal ilmiah Vitruvian terbit secara berkala yaitu 3 (tiga) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Oktober, Februari, dan Juni. Redaksi menerima tulisan ilmiah tentang hasil penelitian yang berkaitan erat dengan bidang arsitektur, bangunan, dan lingkungan.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 3 (2019)" : 7 Documents clear
KAJIAN PENGGUNAAN VENTILASI ALAMI TERHADAP KENYAMANAN TERMAL RUANG KELAS (Studi Kasus : Sdn Pondok Jagung 1 Tangerang Selatan) Abdullah Yeny; Muhammad Syarif Hidayat
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.149 KB) | DOI: 10.22441/vitruvian.2019.v8i3.005

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kenyamanan termal para siswa dalam ruang kelas serta untuk mengetahui seberapa besar pengaruh bukaan terhadap kenyamanan termal siswa di ruang kelas. Objek dari penlitian ini adalah tiga ruang kelas di SDN Pondok Jagung 1, Kota Tangerang Selatan.  Kelas yang diteliti adalah dua kelas di lantai satu dan satu kelas di lantai dua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan kuantitatif yang digunakan sebagai metode pengumpulan data. Yaitu berupa kuesioner (Kualitatif) dan pengukuran kenyamanan termal menggunakan alat pengukuran (kuantitatif) berupa kecepatan angin (Anemometer Vane Probe), pengukuran suhu permukaan (Infrared Thermometer) dan pengukuran kelembapan ruangan. (Dry and Wet). Pengukuran yang dilakukan mengggunakan tiga experiemen yaitu dengan ventilasi tertutup semua, ventilasi terbuka menyilang dan ventilasi terbuka semua. Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa semakin banyak ventilasi yang terbuka maka semakin rendah nilai PMV yang diperoleh karena suhu udara akan semakin dinging. Kemudian semakin banyak ventilasi yang dibuka maka nilai PPD (%) akan semakin menurun. Sehingga benyaknya ventilasi pada ruangan akan mempengaruhi kenyamanan termal ruangan. Sedangkan nilai kenyamanan termal yang diperoleh adalah kelas 3A dan 3B belum memnuhi kenyamanan termal. Namun kelas 4A adalah kelas yang paling mendekati zona Kenyamanan termal. Kata Kunci : Kenyamanan Termal, PMV, Ruang Kelas.  ABSTRACTThis study aims to determine the effect of thermal comfort of students in the classroom and to find out how much influence the openings to the thermal comfort of students in the classroom. The object of this research is three classrooms in SDN Pondok Jagung 1, Kota Tangerang Selatan. The researches are two classes on the first floor and one class on the second floor. The method used in this research is qualitative and quantitative method used as data collection method. Namely the questionnaire (Qualitative) and thermal comfort measurements using measurement tools (quantitative) in the form of wind speed (Anemometer Vane Probe), measurement of surface temperature (Infrared Thermometer) and humidity measurement of the room. (Dry and Wet). Measurements were made using three experi- ences: all closed ventilation, open cross ventilation and all open ventilation. From these results it can be concluded that the more open ventilation, the lower the PMV values is obtained because the air temperature will be more dinging. Then the more ventilation opened then the value of PPD (%) will decrease further. So that the ventilation in the room will affect the thermal comfort of the room. While the thermal comfort value obtained is class 3A and 3B have not fulfilled thermal comfort. However class 4A is the class closest to the Thermal comfort zone.
EVALUASI FASILITAS PADA RUANG PUBLIK BAGI PENYANDANG DISABILITAS TUNA DAKSA (Studi Kasus: Stasiun Pondok ranji) Pristian Irvana Putra; Andjar Widajanti
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1203.67 KB) | DOI: 10.22441/vitruvian.2019.v8i3.003

Abstract

ABSTRAKStasiun kereta api sebagai salah satu fasilitas umum penunjang aktifitas yang diperuntukan sebagai seluruh golongan masyarakat.Kelayakan fasilitas umum yang sesuai dengan standart yang berlaku menjadi hal yang perlu diperhatikan ketika merancang suatu sarana fasilitas publik, terutama bagi penyandang disabilitas tuna daksa yang tentu memerlukan standart khusus agar dapat menggunakan maupun mengakses suatu fasilitas publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi fasilitas aksesibilitas bagi penyandang disabilitas tuna daksa di Stasiun Pondok Ranji, sehingga nantinya dapat diketahui apakah fasilitas aksesibilitas bagi penyandang disabilitas tuna daksa di Stasiun Pondok Ranji sudah sesuai atau belum sesuai dengan standart yang berlaku. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif berupa observasi langsung dilapangan yang nantinya diolah menggunakan metode perbandingan dengan mengacu pada standart yang berlaku. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa fasilitas aksesibilitas bagi penyandang disabilitas tuna daksa di Stasiun Pondok Ranji belum sesuai dengan standart yang berlaku.Kata Kunci :   Tuna Daksa, Fasilitas Publik, Disabilitas, Stasiun ABSTRACTThe station as one of the public facilities supporting activities which is intended as a whole class of society. The feasibility of public facilities in accordance with applicable standards is something that needs to be considered when designing a public facility, especially for people with disabilities who certainly require special standards in order to use or accessing a public facility. The purpose of this study was to evaluate accessibility facilities for people with disabilities at Pondok Ranji Station, so that later it can be known whether the accessibility facilities for people with disabilities at Pondok Ranji Station are appropriate or not in accordance with the applicable standards. The method used in this research is using a qualitative method in the form of direct observation in the field which will be processed using a comparison method with reference to the applicable standard. The results obtained from this study can be concluded that the accessibility facilities for people with disabilities in Pondok Ranji Station are not in accordance with the applicable standards.Keyword: Disabilities, Public Facilities, Train Station
Penerapan Arsitektur Perilaku Pada Perancangan Panti Rehabilitasi Untuk Orang Dengan HIV/AIDS Di Sleman Agus Cahyadi; Muhammad Arief Kurniawan
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1047.618 KB) | DOI: 10.22441/vitruvian.2019.v8i3.001

Abstract

ABSTRAK HIV dan AIDS (Acquire Immune Deficiency Syndrome) merupakan masalah global. Kurangnya pengetahuan akan cara penularan virus HIV dan pengobatan terhadap ODHA di Indonesia, membuat semakin meningkatnya kasus HIV dan AIDS setiap tahunnya dan muncul berbagai stigma negatif dari masyarakat terhadap ODHA. Dengan adanya stigma negatif dari masyarakat lain terhadap penyakitnya membuat ODHA memiliki rasa takut, tidak percaya diri, marah, malu dan kecewa pada dirinya sendiri. Metode perancangan yang digunakan adalah metode pendekatan arsitektur perilaku. Beberapa data awal yang telah ditemukan pada survei awal, dikembangkan dalam survei lanjutan. Data-data tersebut kemudian diperdalam dan dikembangkan melalui serangkaian survei yang dilakukan berulang kali. Proses analisis merupakan bagian yang menyatu dengan proses observasi data. Dari proses ini kemudian dibangun konstruksi teori dari lapangan. Untuk memenuhi semua kebutuhan dalam proses rehabilitasi diperlukan penataan ruang yang baik agar hubungan antar ruang dapat mendukung semua kegiatan yang terjadi dalam proses tersebut. Selain itu juga, untuk menciptakan suasana rehabilitasi maka diperlukan lingkungan yang baik dalam perancangan panti rehabilitasi agar pasien dapat berinteraksi dengan sesama pasien dengan baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah, merancang sebuah bangunan panti rehabilitasi untuk orang dengan HIV/AIDS agar mampu mengembalikan fungsi sosial ODHA di dalam masyarakat dengan pendekatan arsitektur perilaku.Kata Kunci : Arsitektur Perilaku, HIV dan AIDS, Panti Rehabilitasi ABSTRACTHIV and AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) are global issues. A limited knowledge of HIV transmission and treatment for people with HIV/AIDS in Indonesia has increased the number of HIV/AIDS cases annually and made the society stigmatize people with HIV/AIDS. Such stigma has made people with HIV/AIDS feel frightened, unconfident, ashamed, and disappointed with themselves. The designing method used in this thesis was the behavioral architecture. Some preliminary data from an initial survey was developed in the follow-up survey. Such data was then further studied and developed through a series of repeated surveys. The analysis process became an integral part of the data observation process. Thereafter, a theory was constructed based on the field data processing. To fulfill all the needs of rehabilitation process, a well-designed spatial planning is required, so the relationship between spaces can support all the activities in the process. In addition, to support the atmosphere of rehabilitation, a good environment is required in designing a rehabilitation center to allow patients to interact well with each other. To conclude, a rehabilitation center for people with HIV/AIDS was designed to restore the social function of people with HIV/AIDS in society based on behavioral architecture. Keywords: Behavioral Architecture, HIV and AIDS, Rehabilitation Center
TINGKAT KENYAMANAN TAMAN HONDA TEBET SEBAGAI RUANG INTERAKSI SOSIAL Rona Fika Jamila
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.469 KB) | DOI: 10.22441/vitruvian.2019.v8i3.007

Abstract

Taman kota kini makin dilirik warga kota sebagai sebagai salah satu ruang public untuk untuk berkumpul dan melakukan interaksi-interaksi social. Salah satu taman kota yang ramai dikunjungi oleh warga kota Jakarta dari segala usia adalah Taman Honda Tebet. Di taman ini terdapat berbagai kegiatan public seperti senam, tae kwon do, jogging, kegiatan promosi, temu komunitas, dan lain-lain. Oleh karena itu penelitian ini ingin menguji bagamanakah kenyamanan Taman Honda Tebet sebagai ruang interaksi masyarakat perkotaan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif  dan metode pengumpulan datanya menggunakan observasi dan kuosioner. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa nyaman Taman Honda Tebet sebagai ruang interaksi social masyarakat perkotaan.Kata Kunci : Taman Honda Tebet, Taman Kota, Interaksi Sosial
Kinerja Reflektor Cahaya dalam Mengoptimalisasi Pencahayaan Alami di Kelas Sekolah Budi Mulia Muhammad Asnawi; Christy Vidiyanti; Agust Danang Ismoyo
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1439.031 KB) | DOI: 10.22441/vitruvian.2019.v8i3.002

Abstract

Sekolah SMA Budi Mulia memiliki bentuk bangunan memanjang dengan orientasi bukaan jendela langsung menghadap Timur dan Barat. Hal ini memiliki potensi bahwa ruang kelas akan mendapatkan sinar matahari langsung karena orientasi bukaan jendela sesuai dengan pergerakan matahari. Namun potensi ini belum digunakan secara maksimal pada SMA Budi Mulia, terlihat dari masih menggunakan pencahayaan buatan di sepanjang hari. Dalam penelitian ini peneliti ingin meningkatkan desain yang lebih efisien untuk optimalisasi pencahayaan alami dengan pemantul cahaya di kelas sekolah Budi Mulia. Bangunan yang menggunakan cahaya buatan dapat menambah pemakaian listrik, dengan adanya optimalisasi pencahayaan alami diharapkan dapat mengurangi pemakaian listrik yang berdampak pula pada lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan menguji beberapa desain pemantul cahaya. Hasil menunjukkan adanya pemantul cahaya dapat mengoptimalkan pengguaan sinar matahari sebagai pencahayaan dalam ruang kelas.
PEMBUATAN DAN PENGUJIAN FISIK ROSTER BETON DI KOTA KENDARI Muhammad Zakaria Umar
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.34 KB) | DOI: 10.22441/vitruvian.2019.v8i3.006

Abstract

Di kota Kendari tumbuh dan berkembang subur para pengrajin roster beton. Masing-masing resep roster didapatkan oleh para pengrajin dengan metode uji dan coba. Para pengrajin roster sulit berbagi ilmu dengan masyarakat, sehingga pembuatan roster sulit dipelajari. Penelitian ini ditujukan, sebagai berikut: (a) untuk mengidentifikasi dan mengkaji peralatan kerja, bahan-bahan kerja dan cara pembuatan roster beton manual yang dibuat oleh pengrajin lokal di kota Kendari; (b) untuk menguji kuat tekan dan daya serap air roster beton yang telah dibuat oleh pengrajin lokal. Penelitian ini penting dilakukan agar pengetahuan pengrajin roster beton lokal bisa disinergikan dengan pengetahuan akademisi, sehingga tercipta produk roster yang efektif, efisien dan tepat. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data didapatkan dengan cara observasi dan survei pada salah satu pengrajin lokal di kota Kendari. Penelitian ini disimpulkan, sebagai berikut: (a) alat-alat kerja yang digunakan sederhana; (b) bahan-bahan kerja yang digunakan cukup tersedia dan ekonomis; (c) tahap-tahap pembuatan mudah dan cepat, serta; (d) hasil uji didapatkan bahwa roster beton mempunyai daya serap air tinggi dan kuat tekan rendah.Kata Kunci :   roster beton, tahap-tahap pembuatan, pengujian fisik
TIPOMORFOLGI PERUBAHAN BENTUK DAN FUNGSI SATUAN RUMAH SUSUN SEDERHANA MILIK THE GOLF APARTMENT MODERENLAND Esa Sufani; Joni Hardi
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.952 KB) | DOI: 10.22441/vitruvian.2019.v8i3.004

Abstract

ABSTRAK Minimnya lahan kosong di perkotaan membuat banyaknya permukiman kumuh, sehingga pemerintah memberikan solusi dengan dibangunnya rumah susun sederhana. Akan tetapi dalam penempatannya, banyak penghuni yang merasa tidak nyaman dengan desain yang telah dibuat oleh pengembang atau pemerintah pada unit hunianya. Sehingga terjadilah perubahan pada unit huniannya untuk memberikan rasa nyaman pada penguninnya. Begitu pula yang terjadi pada rumah susun The Golf Apartment Modernland terdapat beberapa perubahan yang terjadi pada unt huniannya. Penelitian ini dilakukan untuk melihat perubahan apa saja yang terjadi dan apa faktor yang mendorong perubahan itu terjadi. Sebagai sampel penelitian ini diambil 30 unit yang telah dihuni selama 4 tahun. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan  dasar  teori  N.J  Habraken  dengan  pengumpulan  data  melalui  observasi  dan kusioner. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa layout yang telah ada sudah baik karena tidak banyak  perubahan  yang  terjadi  dan  perubahan  paling  banyak  adalah  akibat  faktor  stailistik sehingga pemerintah dapat membuat beberapa pilihan kepada penghuni agar tidak terjadinya perubahan. Kata Kunci :  Tipomorfologi, Perubahan, Rumah Susun, N.J Habraken  ABSTRACT The lack of vacant land in the city makes a lot of slums, so the government provides a solution with the construction of simple flats. However, in its placement, many residents feel uncomfortable with the design that has been made by the developer or the government in its residential unit. So that there was a change in the housing unit to provide comfort to the occupants. Likewise, what happened to the apartment apartment in The Golf Apartment Modernland, there were a number of changes that occurred in the housing complex. This research is conducted to see what changes occur and what factors that drive change occur. As a sample, this study was taken 30 units that have been occupied for 4 years. The method used in this study is quantitative using the basis of N.J Habraken's theory by collecting data through observation and questionnaire. The results of this study indicate that the existing layout is good because there are not many changes that occur and most changes are due to statistical factors so that the government can make several choices for residents to avoid changes. Keyword: Typomorphology, Change, Flats, N.J Habraken

Page 1 of 1 | Total Record : 7