cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Teras Jurnal
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social, Engineering,
Teras Jurnal is a journal that communicates the results of research within the scope of civil engineering and scientific development as well as aspects of practitioners. The process of manuscript submission is open throughout the year. All submitted manuscript will be screened with double-blind peer review and editorial review before they are accepted to publish. Teras Jurnal receives a manuscript from the following area below civil engineering science and development with the interdisciplinary and multidisciplinary approach:
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2018): Vol 8 Nomor 1, Maret 2018" : 8 Documents clear
ANALISA STABILITAS KELONGSORAN LERENG TERBATAS DENGAN PROGRAM BANTU SOFTWARE GEOSTUDIO 2007 Hanafiah HZ
TERAS JURNAL Vol 8, No 1 (2018): Vol 8 Nomor 1, Maret 2018
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (973.115 KB) | DOI: 10.29103/tj.v8i1.142

Abstract

Penelitian ini membahas tentang analisa mekanisme gerakan longsor yang terjadi pada areal sekitar lokasi dusun Bidadari, desa Leubok Pusaka, kecamatan Langkahan, kabupaten Aceh Utara, Kondisi bentang alam yang cukup curam dan kondisi tanah yang kurang stabil, menjadikan tanah di areal lokasi merupakan tanah yang berpotensi longsor.  Analisa stabilitas lereng difokuskan pada areal 3 lokasi pengamatan, lokasi titik 01 dan 02 mewakili kelongsoran B-B dan titik 03 dan 04 mewakili kelongsoran lokasi C-C dan titik 05 dan 06 mewakili daerah kelongsoran A-A. Berdasarkan hasil pengujian lapangan sondir (CPT test) dan geoslistrik (geosismis) diperoleh data tentang lapisan tanah berupa silty clay, verystiff, berupa lanau-kelempungan-kerikil, lanau-pasir dan lapisan bebatuan. Untuk mengetahui kemantapan lereng (slope stability) digunakan program bantu Geostudio 2007, metode Morgenstern Price. Hasil analisa menunjukkan bahwa nilai faktor keamanan lereng pada lokasi B-B sebesar 2.54>1.5 (relatif aman), pada lokasi C-C sebesar 1.07<1.5 dan pada lokasi A-A sebesar 1.15<1.5. Kedua lokasi ini menunjukkan nilai factor stabilitas lereng kurang dari yang dipersyaratkan dengan kondisi lereng yang berpotensi terjadi longsor. Selain itu hasil analisa resiko bagi pemukiman dan kondisi bangunan serta kemantapan badan jalan masih berada dalam taraf beresiko menengah dan beresiko tinggi. Disarankan penanganan lereng yang berpotensi longsor dapat dilakukan dengan beberapa alternative, seperti memproteksi lereng dengan tembok penahan tanah (retaining wall), memasang turap (sheet pile), beronjong (gabion) dan memberi perkuatan lereng (geotextile). Dari beberapa metode proteksi tersebut, cara yang paling mudah dalam pelaksanaan adalah dengan memasang sheet pile dari baja galvanis hingga kedalaman20 meter melewati bidang gelincir telah dapat meningkatkan nilai faktor keamanan > 1.5
KUAT TEKAN BETON YANG MENGANDUNG ABU AMPAS KOPI DENGAN BAHAN TAMBAH SUPERPLASTICIZER Yulius Rief Alkhaly
TERAS JURNAL Vol 8, No 1 (2018): Vol 8 Nomor 1, Maret 2018
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.654 KB) | DOI: 10.29103/tj.v8i1.146

Abstract

Penggunakan material posolan yang berasal dari bahan organik dalam adukan beton terus meningkat. Material posolan ini dapat berupa hasil sampingan dari produk pertanian/perkebunan. Salah satu produk sampingan dari pengolahan produk perkebunan adalah ampas kopi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetetahuinilai kuat tekan dari beton yang mengandung abu ampas kopi (AAK) sebesar 5% dengan bahan tambah superplasticizer  pada variasi 0,5%, 1% dan 2% dari berat semen. Abu ampas kopi didapat dengan cara dibakar pada suhu 700 OC, kemudian dihaluskan hingga lolos saringan no.200 (75 µm). Benda uji yang digunakan berbentuk silinder dengan diamater 150 mm x 300 mm sebanyak 40 buah. Mutu beton yang direncanakan adalah 35 MPa dengan fas 0,385. Hasil pengujian kuat tekan beton normal pada umur 28 hari (BN) sebesar 35,98 MPa. Pada pengurangan air adukan 10% dan penambahan superplasticizer 0,5%, 1% dan 2%  didapat nilai kuat tekan sebesar 42,32 MPa, 43,33 MPa, dan 47,83 MPa, meningkat sebesar 17 % sampai 33% dari kuat tekan beton normal. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwasubstitusiabu ampas kopi 5% terdadap berat semen tanpa superplasticizermemberi peningkatan kuat tekan sebesar 3,78% dari beton normal.Pada substitusiAAK sebesar 5% dan dengan tambahan superplasticizer sebesar 0,5%, 1% dan 2%, dihasilakn kuat tekan masing-masing sebesar 44,71 MPa, 45,90 MPa dan 49,74 MPa. Ketiga mutu beton ini dapat di katagorikan dalam beton mutu tinggi.
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT KAWAT EMAIL TEMBAGA PADA CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH Fasdarsyah Fasdarsyah; Sarana David; afrizal afrizal
TERAS JURNAL Vol 8, No 1 (2018): Vol 8 Nomor 1, Maret 2018
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.039 KB) | DOI: 10.29103/tj.v8i1.141

Abstract

Serat kawat email temabaga merupakan kawat tembaga polos yang dilapisi Email pada permukaannya, kawat ini sering digunakan sebagai penghantar listrik dan kawat email tembaga ini juga tahan terhadap korosi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan serat kawat email tembaga pada campuran beton terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah. Metode dilakukan dengan cara penambahan serat terhadap berat  pasir, dengan panjang serat (l = 50 mm) dan diameter serat (d = 0,60 mm). Untuk perhitungan campuran beton (mix design) dilakukan berdasarkan (SNI 7656 – 2012) dengan mutu beton rencana sebesar  f’c = 20 Mpa, menggunakan semen Tipe I dengan faktor air semen dipakai 0,58. Variasi campuran serat yang digunakan adalah 0%, 0,50%, 0,75%, 1%, dan 1,50%, dengan cetakan slinder berukuran diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. Masing-masing variasi memiliki 5 buah benda uji, dan pengujian dilakukan setelah benda uji berumur 28 hari. Nilai rata-rata kuat tekan variasi 0% sebesar 23,88 MPa, rata-rata kuat tekan variasi 0,50% sebesar 23,99 MPa, rata-rata kuat tekan variasi 0,75% sebesar 24,67 MPa, rata-rata kuat tekan variasi 1% sebesar 25,12 MPa, rata-rata kuat tekan variasi 1,50% sebesar 26,14 MPa. Nilai rata-rata kuat tarik belah variasi 0% sebesar 3,35 Mpa, rata-rata tarik belah variasi 0,50% sebesar 3,42 MPa, rata-rata kuat tarik belah variasi 0,75% sebesar 3,75 MPa, rata-rata kuat tarik belah variasi 1% sebesar 3,34 MPa, rata-rata kuat tarik belah variasi 1,50% sebesar 3,30 Mpa. Dari hasil pengujian menggambarkan bahwa, pengaruh penambahan serat kawat email tembaga pada campuran beton dapat meningkatkan kuat tekan beton, tetapi kuat tarik belah beton cenderung menurun.
PENGGUNAAN KAPUR SEBAGAI FILLER PADA CAMPURAN ASPAL(AC-BC) TERHADAP PARAMETER MARSHALL said jalalul akbar
TERAS JURNAL Vol 8, No 1 (2018): Vol 8 Nomor 1, Maret 2018
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.551 KB) | DOI: 10.29103/tj.v8i1.145

Abstract

Abstrak Jalan yang merupakan salah satu prasarana transportasi darat mempuyai  peranan yang sangat penting dalam perkembangan dan pertumbuhan ekonomi pada suatu daerah. Kekuatan dan ketahanan sebuah perkerasan jalan dalam memikul beban lalulintas sangat dipengaruhi oleh material pembentuknya. Semakin baik material yang digunakan semakin baik pula mutu perkerasan yang dihasilkan. Sehubungan hal tersebut pada penelitian ini ingin dicoba apakah penggunaan kapur sebagai bahan pengganti sebahagian filler pada campuran aspal AC-BC dapat meningkatkan nilai parameter marshall. Adapun metode yang digunakan   mengikuti persyaratan sesuai yang telah disyaratkan AASHTO dan ASTM (spesifikasi Bina Marga 2010 Revisi 2). Berdasarkan hasil penelitian didapat bahwa penggunaan kapur sebagai pengganti sebahagian  filler (variasi 25%-100%) ternyata tidak dapat meningkatkan nilai parameter marshall ( tadak memenuhi spesifikasi Bina Marga 2010 Revisi 2). Adapun nilai yang tidak memenuhi spesifikasi tersebut adalah nilai VMA dan VITM, sedangkan nilai VFWA, Stability, Flow dan MQ memenuhi. Dikarekan ada beberapa nilai parameter yang tidak memenuhi syarat, maka dapat dikatakan kapur sebagai bahan penggati sebahagian  filler atau seluruhnya tidak dapat digunakan pada campuran aspal AC-BC
ANALISIS PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA PEKERJA KONSTRUKSI (STUDI KASUSS PROYEK THE MANHATTAN MALL & CONDOMINIUM) Zulfhazli Abdullah
TERAS JURNAL Vol 8, No 1 (2018): Vol 8 Nomor 1, Maret 2018
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.835 KB) | DOI: 10.29103/tj.v8i1.144

Abstract

Untuk mengurangi kecelakaan kerja perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi diwajib menerapkan Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang sesuai dengan aturan pemerintah guna meningkatkan perlindungan terhadap tenaga kerja disebuah proyek. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara pasrsial dan simultan terhadap kinerja pekerja konstruksi proyek Pembangunan The Manhattan Mall and Condominium. Metedologi penelitian yaitu menentukan variabel yang digunakan, selanjutnya mendesain kuisioner penelitian yang kemudian melakukan pengambilan data dengan metode sample random sampling. Data yang diperoleh dari kuisioner dijelaskan melalui uji instrument data dan uji analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel bebas keselamatan kerja (X1) dan kesehatan kerja (X2) berpengaruh poisitif dan searah terhadap variabel kinerja pekerja (Y) dengan persamaan uji regresi linier berganda yaitu Y = 0,189 + 0,361X1 + 0,245X2 + 12,898. Sedangkan secara simultan berpengaruh signifikan dan positif terhadap variabel kinerja pekerja konstruksi dengan nilai 4,963  > 2,39, untuk secara parsial juga berpengaruh signifikan dan positif terhadap variabel kinerja pekerja konstruksi dengan nilai 2,286 > 1,295 dan 1,743 > 1,295. Pada penelitian ini juga menunjukkan bahwa variabel keselamatan kerja (X1) berpengaruh dominan dibandingkan variabel kesehatan kerja (X2) dengan melihat nilai regresi linier berganda sebesar 0,361.
SURVEY INVESTIGASI DISAIN (SID) EMBUNG ALUE SAPI DI KABUPATEN ACEH UTARA Wesli Wesli
TERAS JURNAL Vol 8, No 1 (2018): Vol 8 Nomor 1, Maret 2018
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1975.753 KB) | DOI: 10.29103/tj.v8i1.150

Abstract

Abstrak Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pemerintah memenuhi kebutuhan masyarakat atas sarana dan prasarana public. Salah satu kebutuhan masyarakat adalah tersedianya sumber air irigasi yang memadai untuk mengairi sawah. Embung Alue Sapi mempunyai luas genangan kurang lebih 4 Ha mengairi sawah seluas 500 Ha, Dalam beberapa tahun terakhir embung tersebut tidak lagi berfungsi karena telah terjadi kerusakan sehingga perlu dilakukan perbaikan. Agar pelaksanaan perbaikan dapat sesuai sasaran, maka perlu dilakukan kajian jenis dan tingkat kerusakan sehingga akan diperoleh suatu gambar detail desain melalui Survey Investigasi Disain (SID). Tujuan investigasi disain untuk mengetahui kelayakan embung dalam melayani ketersediaan air persawahan bagi masyarakat. Debit kebutuhan air sebesar 0.65 m3/det, hal ini lebih kecil dari debit periode ulang 2 tahunan sebesar 0,784 m3/det, Untuk periode ulang 5 tahunan sebesar 1,036 m3/det, periode ulang 10 tahunan sebesar 1,203 m3/det dan periode ulang 25 tahunan sebesar 1,413 m3/det. Hal ini menunjukkan bahwa potensi air pada embung Alue Sapi cukup memadai, terjadinya masalah tidak berfungsinya embung disebabkan oleh kerusakan pada bagian dinding bangunan bendung, kerusakan pada pintu pembagi dan kurangnya kapasitas tampungan embung. Kata kunci: Investigasi, disain bangunan embung.  Abstract To improve the welfare of the community, the government meets the needs of the community for public facilities and infrastructure. One of the needs of the community is the availability of adequate sources of irrigation water to irrigate rice fields. Alue Sapi embankment has a pool area of approximately 4 ha irrigating 500 hectares of rice fields. In the last few years the reservoir has no longer functioned because of damage so it needs to be repaired. In order for the implementation of repairs to be in accordance with the target, it is necessary to study the type and level of damage so that a detailed design image will be obtained through the Design Investigation Survey (SID). The purpose of the design investigation is to determine the feasibility of a reservoir in serving the availability of paddy water for the community. Discharge of water needs is 0.65 m3 / sec, this is less than the annual 2-period return discharge of 0.784 m3 / sec, for an annual 5-year return period of 1.036 m3 / sec, a 10-year return period of 1.203 m3 / sec and a 25-year return period amounting to 1,413 m3 / sec. This shows that the water potential in the Alue Sapi reservoir is sufficient, the problem of the malfunctioning of the dam is caused by damage to the walls of the dam building, damage to the divider door and lack of reservoir capacity. Keywords: Investigation, design of reservoir buildings.
PENGARUH PENGGUNAAN ABU JERAMI DENGAN PENAMBAHAN ZAT ADDITIVE SIKACIM CONCRETE TERHADAP KUAT TEKAN BETON Adzuha - Desmi
TERAS JURNAL Vol 8, No 1 (2018): Vol 8 Nomor 1, Maret 2018
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.573 KB) | DOI: 10.29103/tj.v8i1.120

Abstract

AbstrakKekuatan pada beton sangat tergantung pada komposisi dan kekuatan dari masing-masing material pembentuk beton, seperti agregat, semen, air, dan bahan tambah. Banyak penelitian dilakukan untuk membuat beton bertambah kuat dan kemudahan dalam pekerjaan (workabilitas) dengan menambahkan bahan admixture (zat tambahan). Dengan melakukan metode pengujian di laboratorium sesuai dengan ketentuan SNI terhadap agregat halus dan agregat kasar dilakukan perencanaan formula campuran (mix design) dengan kekuatan beton f’c 25 Mpa, persentase penambahan abu jerami dan Sikacim Concrete Additive kedalam campuran beton adalah 1%  dan penambahan abu jerami padi terhadap massa semen sebesar 10%, 20%, 30% dari volume semen. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan Abu jerami dan  bahan tambah (sikacim concrete additive) terhadap kenaikan kuat tekan beton. Benda uji yang dibuat berupa silinder berukuran tinggi 30 cm, diameter 15 cm. Dengan tanpa  menggunakan abu jerami dan bahan tambah sikacim concrete additive diperoleh nilai kuat tekan beton sebesar 26.2 Mpa, dengan penggunaan abu jerami 10% dan sikacim concrete sebesar  persentase 1% kekuatan betonnya adalah 27.3Mpa, terjadi peningkatan kuat tekan sebesar 1.1 % dari kuat tekan beton normal. Dengan penggunaan abu jerami 20% dan sikacim concrete sebesar persentase 1% kekuatan betonnya adalah 22.3 Mpa, terjadi penurunan kuat tekan sebesar 3.9% dari kuat tekan beton normal. Dengan penggunaan abu jerami 30 % dan sikacim concrete sebesar persentase1% kekuatan betonnya adalah 16.7 Mpa, terjadi penurunan kuat tekan sebesar 9.5 % dari kuat tekan beton normal.Kata kunci : Kuat Tekan Beton, Workabilitas, Sikacim Concrete Additive.
EFEK PENAMBAHAN DEBIT KEBUTUHAN PADA DAERAH LAYANAN TERHADAP KONDISI EXISTING PIPA AIR BERSIH KOTA LANGSA Fauzi Abdul Gani
TERAS JURNAL Vol 8, No 1 (2018): Vol 8 Nomor 1, Maret 2018
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.475 KB) | DOI: 10.29103/tj.v8i1.143

Abstract

Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Langsa berada di desa Kemining 6 km di Barat Laut kota Langsa dikelola PDAM Tirta Keumuneng dengan sumber air baku dari Krueng Langsa dan Waduk Alue Gampu, kapasitas debit 100-200 lt/det. Daerah pelayanan air bersih terdiri dari 37 desa di daerah Langsa Timur, Langsa lama dan Langsa Kota, Survai/penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan pemenuhan air di wilayah Kecamatan Langsa lama dan Langsa Timur. Pendistribusian air bersih sampai dengan tahun 2020 pada wilayah Kecamatan Langsa lama dan Langsa Timur direncanakan dibagi dalam 13 daerah layanan, Perencanaan jaringan melalui  penyambungan pipa 227 dengan Node Pipa 256-157 yang berlokasi di Jalan Meurandeh sepanjang 4618 meter. Laju pertumbuhan penduduk dilakukan analisis dengan metode Aritmatik. dan Geometric. Total jumlah penduduk dari daerah layanan 2-1 sampai dengan 2-13 adalah 59.928 jiwa. perhitungan kehilangan pada setiap node menggunakan Software EPANET v 2.0. Hasil analisis pada konfigurasi sistem jaringan transmisi telah memberikan hasil yang optimal. Hal ini diindikasikan dengan tidak adanya nilai tekanan yang bernilai negatif pada setiap node dan Kondisi ini sudah sesuai dengan besaran tekanan yang disyaratkan

Page 1 of 1 | Total Record : 8