cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 22527077     EISSN : 25493892     DOI : -
Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri which is abbreviated as Industria. Industria is a journal published by Department of Agro-industrial Technology, Faculty of Agricultural Technology, University of Brawijaya, Indonesia. It publishes articles in the scope of technology and management of agro-industrial field, and also other related topics.
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2014)" : 4 Documents clear
PEMURNIAN EUGENOL DARI MINYAK DAUN CENGKEH DENGAN REAKTAN ASAM MONOPROTIK. KAJIAN JENIS DAN KONSENTRASI ASAM Halima Wahyu Haryani; Nur Hidayat; Nur Lailatul Rahmah
Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Department of Agro-industrial Technology, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.889 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan asam nitrat (HNO3) dan asam klorida (HCl) serta konsentrasinya (1,2; 1,4; 1,6 dan 1,8 N) terhadap kualitas eugenol. Pemurnian dilakukan dengan cara ekstraksi secara kimia yaitu menggunakan larutan basa kuat (NaOH) yang akan mengubah fenol menjadi garamnya, sedangkan larutan asam kuat (HNO3 dan HCl) mengubah Naeugenol menjadi eugenol kembali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan penggunaan jenis reaktan asam dengan konsentrasi yang berbeda berpengaruh dalam pemurnian eugenol dari minyak daun cengkeh. Pengaruh secara nyata tampak pada parameter rendemen, berat jenis dan indeks bias sedangkan untuk warna dan kelarutan dalam etanol 70% tidak berpengaruh nyata. Perlakuan terbaik yaitu jenis reaktan asam HNO3 1,8 N dengan hasil rendemen 81,30%, berat jenis 1,0653 g/ml, indeks bias 1,547o brix, warna coklat kemerahan, kelarutan dalam etanol 70% yaitu 1:2 dan kadar kemurnian eugenol meningkat dari 79,10% menjadi 95,10%.Kata Kunci: Eugenol, Ekstraksi, Kemurnian, Minyak Daun Cengkeh, Reaktan.Abstract This research aims to find out the influence of the use of nitric acid (HNO3) and hydrochloric acid (HCl) and concentration (1.2; 1.4; 1.6 and 1.8 N) to the quality of eugenol. The purification can do with chemical extraction using a solution of strong base (NaOH) which will convert phenols into salts, while strong acid solution (HNO3 and HCl) changed the Na-eugenol to eugenol. The results showed that differences in the use of acid reactant type with different concentrations is influece in the purification of eugenol from clove leaf oil. Significantly influence looks at the parameters yield, specific gravity and refractive index as for color and solubility in ethanol 70% no effect is real. The best treatment that is kind of the reactant acid HNO3 1.8 N with 81.30% yield results, specific gravity g/ml, 1.0653 refractive index 1,594 obrix, reddish-brown color, solubility in ethanol 70% which is 1: 2 and eugenol-purity levels increased from 79.10% to 95.10%Keywords: Eugenol, Extraction, Clove Leaf Oil, 
PERENCANAAN STRATEGI PENGEMBANGAN RESTORAN MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT DAN METODE QSPM (QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIKS) (STUDI KASUS RESTORAN BIG BURGER MALANG) Nyimas Ekinevita Putri; Retno Astuti; Shyntia Atica Putri
Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Department of Agro-industrial Technology, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.456 KB)

Abstract

Abstrak Bisnis makanan merupakan salah satu bisnis yang menjanjikan karena makanan menempati urutan teratas dalam pemenuhan kebutuhan pokok manusia. Seiring dengan perkembangan jaman, kecenderungan orang untuk makan di luar rumah semakin meningkat dengan berbagai alasan praktis, ekonomis maupun prestige. Konsep yang ditawarkan kepada konsumen berbeda-berbeda salah satunya yaitu restoran makanan yang menyajikan menu beragam dan cepat saji. Ketatnya persaingan restoran, mengharuskan pengelola restoran memanfaatkan peluang yang ada. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui alternatif perencanaan strategi dan prioritas strategi pengembangan Restoran Big Burger Malang. Penelitian ini menggunakan matriks Internal Eksternal (IE), Matriks Strenght, Weakness, Opportunity dan Threat (SWOT) dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Matrik IE dan SWOT digunakan untuk perencanaan alternatif strategi sedangkan matrik QSPM digunakan untuk penentuan strategi prioritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dapat diterapkan yaitu penetrasi pasar dan pengembangan produk. Prioritas strategi dengan nilai Total Attractive Score tertinggi adalah meningkatkan mutu dan menjaga kehalalan pangan. Kata kunci : restoran, QSPM, strategi, SWOT AbstractFood business or culinary business is one of prospective business because the food is main priority of basic human needs fulfillment. The tendency of people to eat outside the home has increased by a variety reasons such as practical, economic and prestige. The concept offered to consumers are different, one of which isa restaurant that serves a variety of food and fast food. Tight competition makes restaurant managers take opportunities on it. The purpose of this study were to determine alternative of strategy planning and the priority of strategy development at Big Burger Restaurant Malang. This research used Internal Eksternal (IE) Matrix, Strenght, Weakness, Opportunity, Threat (SWOT) Matrix and Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). IE and SWOT matrix were used to determine alternative strategies while QSPM was used to determine priority strategy. Based on the results, the strategies that can be applied were market penetration and product development. Priority strategy with the highest Total Attractive Score was improving the quality and keeping halal food. Keywords : restaurant, QSPM, strategy, SWOT
STUDI PEMBUATAN BUBUK PEWARNA ALAMI DARI DAUN SUJI (PLEOMELE ANGUSTIFOLIA N.E.BR.). KAJIAN KONSENTRASI MALTODEKSTRIN DAN MgCO3 Janur Bisma Tama; Sri Kumalaningsih; Arie Febrianto Mulyadi
Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Department of Agro-industrial Technology, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.613 KB)

Abstract

Abstrak Daun suji (Pleomele angustifolia N.E.Br.) merupakan daun yang dapat digunakan sebagai pewarna pada makanan, namun penggunaannya masih kurang praktis, oleh karena itu perlu dilakukan pembuatan pewarna alami dari daun suji dengan cara dijadikan dalam bentuk bubuk. Klorofil bersifat tidak stabil dan untuk mengatasinya perlu digunakan jenis bahan penstabil yang cocok. Tujuan penambahan zat penstabil adalah agar diperoleh produk zat warna alam yang stabil selama penyimpanan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui berapa konsentrasi penambahan maltodekstrin dan MgCO3 yang tepat sehingga menghasilkan bubuk pewarna alami dari daun suji yang memiliki kualitas terbaik secara fisik dan kimia. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor dan dilakukan dua perulangan sehingga diperoleh 24 satuan percobaan, faktor I yaitu konsentrasi maltodekstrin (3%, 4%, 5%) dan faktor II yaitu konsentrasi MgCO3 (0%, 0,03 % dan 0,04%). Penilaian meliputi parameter kadar air, rendemen, total klorofil dan intensitas warna. Hasil penelitian menunjukkan bubuk pewarna alami dari daun suji terbaik dengan penambahan konsentrasi maltodekstrin 3% dan konsentrasi MgCO3 0,04% menghasilkan kadar air 1,615% rendemen 13,29%, total klorofil 9,07083 mg/L, intensitas warna 0,112 Absorbansi.Kata kunci: Bubuk, Daun Suji, Pewarna Alami, Maltodekstrin, MgCO3Abstract This study was aimed to determine the appropriated addition of maltodextrin concentration and MgCO3 to produce natural colourant powder from suji leaves which have the best quality physically and chemically. The experimental design used Randomized Block Design (RBD) with two factors and was done in duplicate in order to obtain 24 experimental unit, the first factor was concentration of maltodextrin (0%, 3%, 4%, 5%) and the second factor was the concentration of MgCO3 (0%, 0,03 % and 0,04%). Assessment parameters included moisture content, yield, total chlorophyll and intensity of color. The result of experiment show the best natural colourant powder from the suji leaves was found in addition of maltodextrin concentration of 3% and 0.04% MgCO3 concentration resulted in water content 1.615% yield of 13.29%, total chlorophyll 9.07083 mg/L, the absorbance of color intensity 0.112.Keywords: Natural Colourant, Maltodekstrin, MgCO3, Powder, Suji Leaf
ANALISIS ATRIBUT YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN DAN PEMETAAN PERSEPSI MIE INSTAN (STUDI KASUS PADA MAHASISWA S1 UNIVERSITAS BRAWIJAYA) Annike Yuliansastra Pratiwi; Panji Deoranto; Shintya Atica Putri
Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Department of Agro-industrial Technology, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.948 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan atribut-atribut yang menjadi pertimbangan konsumen dalam membeli mie instan serta menentukan posisi produk yang terbentuk antara keempat produk mie instan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Faktor dan Biplot. Atribut yang digunakan yaitu tekstur, rasa, kemasan, isi, variasi rasa, merek dikenal, harga sesuai kualitas, harga terjangkau, selisih harga antar merek, kemudahan memperoleh, lokasi, ketersediaan, iklan dan promosi penjualan. Hasil dari Analisis Faktor diketahui bahwa atribut yang menjadi pertimbangan konsumen dalam membeli dan mengkonsumsi mie instan adalah rasa (x2), isi (x4), variasi rasa (x5), merek dikenal (x6), harga sesuai dengan kualitas (x7), harga terjangkau (x8), selisih harga antar merek (x9), kemudahan memperoleh (x10), lokasi (x11), ketersediaan (x12), iklan (x13), dan promosi penjualan (x14). Berdasarkan hasil Analisis Biplot diketahui Mie Sedaap merupakan mie instan dengan posisi pertama, Indomie menempati posisi kedua kemudian Supermi posisi ketiga sedangkan Sarimi di posisi keempat.Kata kunci : analisis Biplot, analisis Faktor, marketing mix, positioningAbstract The objective of this research is to determine the attributes considered by consumer in purchasing instant noodle, and to determine product positioning formed among four instant noodle products. The analysis tools used in this research are Factor Analysis and Biplot Analysis. The considered attributes are texture, taste, package, content, variation of taste, popular brand, price, price adjusted to quality, affordable price, price difference among brand, easiness to obtain, location, availability, advertisement, and sale promotion. Result of Factor Analysis indicates that attributes considered by consumer in purchasing and consuming instant noodle are taste (x2), content (x4), variation of taste (x5), popular brand (x6), price adjusted to quality (x7), affordable price (x8), price difference among brand (x9), easiness to obtain (x10), location (x11), availability (x12), advertisement (x13), and sale promotion (x14). Biplot Analysis result showed that Mie Sedaap is an instant noodle product which has first position, Indomie gets second position, Supermi at third position while Sarimi remains in fourth position.Keywords: biplot analysis, factor analysis, marketing mix, positioning

Page 1 of 1 | Total Record : 4