cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 22527077     EISSN : 25493892     DOI : -
Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri which is abbreviated as Industria. Industria is a journal published by Department of Agro-industrial Technology, Faculty of Agricultural Technology, University of Brawijaya, Indonesia. It publishes articles in the scope of technology and management of agro-industrial field, and also other related topics.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2015)" : 7 Documents clear
PERAMALAN PERMINTAAN DENGAN PENDEKATAN MARKETING MIX PADA PRODUK KERIPIK APEL MENGGUNAKAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN Laella Mallini; Wike Agustin Prima Dania; Shyntia Atica Putri
Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Department of Agro-industrial Technology, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.452 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan hasil peramalan permintaan produk keripik apel menggunakan metode Jaringan Syaraf Tiruan (JST) dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi volume penjualan. Metode JST dapat dilatih untuk mempelajari dan menganalisis pola data masa lalu dan berusaha mencari suatu formula atau fungsi yang akan menghubungkan pola data masa lalu dengan keluaran yang diinginkan saat ini. Salah satu algoritma pelatihan JST yang dapat dimanfaatkan dalam menyelesaikan sistem peramalan adalah propagasi balik (backpropagation). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil arsitektur jaringan single hidden layer terbaik yaitu 4-9-1 (4 neuron input, 9 neuron hidden layer, 1 neuron output). Nilai Mean Square Error (MSE) yang diperoleh sebesar 2185,004. Rata-rata persentase kesalahan hasil simulasi peramalan permintaan pada periode Januari – Mei 2014 adalah sebesar 3,18%.Kata kunci: Algoritma Pembelajaran, Backpropagation, MSEAbstract The purpose of this research is to obtain the outcome forecast of the apple chip product demand using Artificial Neural Network (ANN) method with considering the affect factors againts to sales voIume. The ANN method can be trained to study and to analize the past pattern data as well as to find a formula or function that will connect the past pattern data to the current expected outcome. One of ANN training algoritma that can be used to solve this forecast system is backpropagation. Based on the conducted research, the result obtained is generate the best hidden singIe network architecture layer 4- 9-1 (4 input neurons, 9 hidden Iayer neurons, 1 output neuron). The value of Mean Square Error (MSE) is 2185,004. The average percentage errors as the result of demand forecast simulation during the period of January - May 2014 is 3,18%.Keywords: Learning Algorithm, Backpropagation, MSE
PENILAIAN KINERJA KARYAWAN BAGIAN PERSONALIA BERDASARKAN KOMPETENSI DENGAN METODE 360 DERAJAT Tia Dwi Chasanah; Usman Effendi; Rizky Luthfian Ramadhan Silalahi
Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Department of Agro-industrial Technology, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.825 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan bobot kriteria kompetensi dan bobot penilai untuk menilai kinerja karyawan tetap bagian personalia dengan Analytic Network Process (ANP), dan menentukan peringkat kinerja karyawan berdasarkan kompetensi dengan metode 360 derajat. Hasil pembobotan dengan ANP didapatkan bobot kelompok kriteria keterampilan kerja sama dan menjaga kenyamanan lingkungan (0.438), kelompok kriteria kepribadian (0.291), kelompok kriteria keterampilan teknis pelaksaan tugas (0.151), dan kelompok kriteria keterampilan mengelola tugas (0.120). Hasil bobot penilai dari bobot tertinggi hingga terendah yaitu atasan langsung (0.320), atasan berikutnya (0.307), rekan kerja dari unit kerja yang sama (0.218), rekan kerja dari unit kerja yang berbeda (0.111), dan diri sendiri (0.044). Peringkat kinerja enam karyawan bagian personalia dari peringkat pertama hingga ketiga dengan kategori kinerja tinggi yaitu Su, Ba, Ma dan dari peringkat keempat hingga keenam dengan kategori kinerja sesuai standar yaitu It, Si, Nu.Kata kunci: analytic network process, metode 360 derajat, penilaian kinerjaAbstract The purpose of this research is to determine the weight of competency criteria and weight of appraiser to assess employee performance with Analytic Network Process (ANP), and determine the level of employee performance based on competence with 360-degree method. ANP weighting method showed that the weight value of job role environment skill competency group was 0.438, personality competency group was 0.291, task skills competency group was 0.151, and task management skills competency group was 0.120. Moreover, appraiser weight calculation showed that the weight value of direct supervisor was 0.32), next supervisor was 0.307, co-worker from same unit was 0.218, coworkers from different units was 0.111, and themself was 0.044. The performance level of six employee of human resources department from the first level to the third with high performance category was Su, Ba, Ma and from the fourth to the sixth with adequate performance category was It, Si, Nu.Keywords: 360-degree method, analytic network process, performance appraisal
KARAKTERISTIK KOMPOS BERBAHAN DASAR LIMBAH BAGLOG JAMUR TIRAM (KAJIAN KONSENTRASI EM4 DAN KOTORAN KAMBING) Nur Lailatul Rahmah; Novia Ayu Setyaningtyas; Nur Hidayat
Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Department of Agro-industrial Technology, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.024 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi penambahan konsentrasi EM4 dan konsentrasi kotoran kambing yang tepat untuk menghasilkan kompos yang baik. Kompos terdiri dari limbah baglog jamur tiram, kotoran kambing, dan EM4 yang dicampur hingga merata. Proses pengomposan dapat dipercepat dengan bantuan EM4 (Effective Microorganism 4). Penelitian ini mengkaji pengaruh penambahan konsentrasi EM4 sebesar 0%, 0,1% dan 0,2% serta penambahan konsentrasi kotoran kambing 0%, 20%, dan 40%. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan analisis ragam (ANOVA), jika beda nyata α=0,05 maka dilanjutkan uji DMRT 5% apabila tidak beda nyata diuji dengan BNT 5%. Pemilihan perlakuan terbaik didapatkan dengan menggunakan metode Multiple Attribut. Perlakuan terbaik dari penelitian ini berdasarkan rasio C/N, kadar C-organik, N, P2O5, K2O terdapat pada penambahan konsentrasi kotoran kambing 20% dan penambahan konsentrasi EM4 0% dengan pembalikan 2x selama sebulan (28 hari). Perlakuan terbaik memiliki rasio C/N, kadar C-organik, N, P2O5, K2O, warna, bau, dan tekstur berturut-turut 16,51, 22,95%, 1,39%, 1,31%, 1,78%, coklat kehitaman, halus, dan sedikit bau tanah.Kata Kunci: Baglog Jamur Tiram, EM4, Kompos, EM4, Multiple AttributAbstract The aim this research are knowing combination of additional concentration of EM4 and goat manure appropriate concentration to produce good compost. Compost consists of oyster mushrooms baglog’s waste, goat dung, and EM4 until evenly mixed. The composting process can be accelerated with the help of EM4 (Effective Microorganism 4). This study examines the effect of adding EM4 concentrations of 0%, 0.1% and 0.2% and the addition of goat manure concentration of 0%, 20%, and 40%. Processing of the data in this study using analysis of variance (ANOVA), if the real difference α = 0.05 and then continued DMRT 5% when tested with no significant difference BNT 5%. Selection of the best treatment is obtained by using the method of Multiple Attributes. The best treatment of this research is based on the ratio C/N, C, N, P2O5, K2O contained in K2E1W2 treatment, namely the addition of goat manure concentration of 20% and addition of EM4 concentration of 0% with a twice reversal for a month (28 days). The best treatment known to have a C/N ratio, C-organic’s content, N, P2O5, K2O, colour, smell, and texture consecutive 16,51, 22,95%, 1,39%, 1,31%, 1,78%, blackish brown, smooth, slight smell of soil.Keywords: Oyster Mushroom baglog’s waste, EM4, Compost, EM4, Multiple Attributes 
ANALISIS PERENCANAAN STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN KONSUMEN DENGAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) Aprilliya Putri R; Usman Effendi; Mas'ud Effendi
Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Department of Agro-industrial Technology, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.896 KB)

Abstract

Abstrak Mawadah Ratu merupakan salah satu usaha kecil yang bergerak di bidang pangan yaitu roti, yang berada di Malang, Jawa Timur. Permasalahan yang dialami adalah kurang mampu bersaing dengan pesaing dari segi promosi, dan ingin meningkatkan kualitas pelayanan konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perencanaan strategi peningkatan kualitas pelayanan yang dapat diterapkan oleh UKM Mawadah Ratu dengan metode Quality Function Deployment (QFD). Pengambilan data dilakukan pada bulan Juli 2012 dengan jumlah responden sebanyak 60 orang. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa butir-butir pertanyaan yang berjumlah 12 butir, baik untuk kuesioner tingkat kepentingan maupun tingkat kepuasan, semuanya valid dan reliabel. Perencanaan strategi peningkatan kualitas pelayanan konsumen yang dapat diterapakan di adalah dengan membuat jadwal kerja yang jelas untuk karyawan dalam menjaga outlet, membuat jadwal pembersihan outlet, membuat media informasi, mempertimbangkan untuk menyediakan produk dalam kemasan kardus kecil, dan membuka outlet di tepi jalan raya atau bekerja sama dengan pihak lain.Kata kunci: kualitas pelayanan, perencanaan strategi, QFDAbstract Mawadah Ratu is a small bussines involved in the food industry that produces bread, located in Malang, East Java. Problems experienced are inability to compete with competitors in promotion, and wants to improve customer service quality. Research objective is to know the quality improvement strategic planning that can be applied with Quality Function Deployment (QFD) method. Data collection was conducted in July 2012 with 60 respondents. Validity and reliability test indicated that all questions are valid and reliable, in total of 12 items for both interest rates and levels of performance, are all valid and reliable. It can be concluded that the applicable strategic planning is to make a clear working shift for the in the outlet, clear schedule in maintaining and cleaning the outlet, utilize media information, consider providing products in smacll packed boxes, and open outlets at the roadside of a main street or cooperate with other parties.Keywords: QFD, service quality, strategic planning
ANALISIS KELAYAKAN TEKNIS DAN FINANSIAL PADA INDUSTRI PENGOLAHAN KARET SKALA KECIL DI KABUPATEN MUSI RAWAS SUMATERA SELATAN Fitri Alwi Azizah; Susinggih Wijana; Mas'ud Effendi
Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Department of Agro-industrial Technology, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.735 KB)

Abstract

Abstrak Provinsi Sumatera Selatan adalah provinsi penghasil karet terbesar di Indonesia dimana 19% atau 1/5 dari karet Indonesia dihasilkan oleh provinsi Sumatera Selatan. Kabupaten Musi Rawas merupakan kabupaten penghasil karet terbesar di Sumatera Selatan. Karet yang dihasilkan 99.9% diusahakan oleh petani dalam bentuk lump. Industri pengolahan karet skala kecil yang ada di Kabupaten Musi Rawas ada dua yaitu Pabrik DMK dan Unit PengolahanKaret Rakyat KelompokTani Subur. Proses yang terjadi pada kedua pabrik ini adalah pengolahan lump tebal menjadi blanket. Blanket yang dihasilkan mempunyai spesifikasi KKK 65-75% dengan ketebalan 0,1-0,6cm. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisisi teknis dan finansial. Hasil analisis secara teknis industri pengolahan karet pada pabrik DMK secara proses kapasitas, dan layout dikatakan layak, pemilihan teknologi tidak layak. Unit Pengolahan Karet Kelompok Tani Subur proses produksi, dikatakan layak, pemilihan teknologi, kapasitas yang dipilih saat ini dan layout dikatakan tidak layak perlu perbaikan. Perhitungan secara finansial saat ini pada Pabrik DMK dikatakan layak, sedangkan pada Unit Pengolahan Karet Kelompok Tani Subur dikatakan tidak layak. Usulan perbaikan dengan perbaikan aspek teknis dengan kapasitas 5 ton lump perhari didapatkan hasil yaitu modal investasi sebesar Rp 556.951.950,00, biaya operasional adalah sebesar Rp 949.710.000,00/bulan. Perhitungan yang dilakukan dalam jangka setahun kapasitas 5 ton perhari didapatkan total biaya produksi adalah Rp 11.226.376.951,15 terdiri dari biaya tetap Rp 101.536.951,15, biaya tidak tetap sebanyak Rp 11.124.840.000,00. Laba bersih sebanyak Rp 854.975.043,20. Analisis finansial didapatkan hasil BEP adalah Rp 512.144.852,13, atau sebanyak 39.861,835 kg, PP didapatkan hasil 2,51 tahun atau 30,16 bulan, NPV sebanyak Rp 7.998.656.153,57, nilai IRR sebesar 18,6%, dan nilai IP/BCR adalah 1,24.Kata Kunci: Karet, Pengolahan Karet, Analisis KelayakanAbstractSouth Sumatera Province is the largest rubber producer in Indonesia, 19% or one fifth of Indonesia's rubber is produced by the South Sumatra Province. Musi Rawas is the largest rubber producer districts in South Sumatra. 99,9% rubber produced cultivated by farmers is lump. Small scale rubber processing industries in district of Musi Rawas there are DMK factory and Subur Farmers Group Rubber Processing Unit. Process that occurs in both is a thick lump into blankets. Blanket has produced specification 65-75% KKK with 0,1-0,6 cm thickness. The Method was used in this experiment is technical and financial feasibility analysis. The results of technical analysis in DMK factory are the process, the capacity, and the layout is feasible, the selection of technology is not feasible. Subur Farmers Group Rubber Processing Unit are production process, is feasible, the selection of technology, capacity of the currently selected, layout is said not feasible. Calculation financially current on DMK Factory is feasible, Subur Farmers Group Rubber Processing Unit is said to be feasible. Proposed to improvements of the technical aspects with a capacity of 5 tons per day lump the results arr Rp 556.951.950,00 capital investment, operating costs amounted to Rp 949.710.000,00/month. The calculations were performed a year with capacity 5 tons per day result total cost of production is Rp 11.226.376.951,15 consists of Rp 101.536.951,15 fixed costs, variable is Rp 11.124.840.000,00. Net profit is Rp 854.975.043,20. Effort of analysis financially is the BEP results is Rp 512.144.852,13, or 39.861,83 kg, PP results is 2,51 year or 30,16 months, NPV obtained is Rp 7.998.656.153,57, obtained of IRR is 18,6%, and the value of the IP or BCR is 1,24.Keywords: Rubber, Rubber Processing Industry, Feasibility Analysis
PENILAIAN KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP KUALITAS SUSU PASTEURISASI KOP SAE PUJON Mahardika, Satria Agung Tunas; Santosa, Imam; Silalahi, Rizky Luthfian Ramadhan
Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Department of Agro-industrial Technology, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.405 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui atribut-atribut yang harus diprioritaskan oleh perusahaan untuk memenuhi harapan dari konsumen dan Mengetahui tingkat kepuasan konsumen terhadap kualitas produk susu pasteurisasi Koperasi Susu SAE Pujon berdasarkan Customer Satisfaction Index (CSI). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah importance performance analysis (IPA) dan customer satisfaction index (CSI). Pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang diisi oleh 100 responden. Hasil pengolahan data dengan metode importance performance analysis didapatkan hasil yaitu diagram katesius. Hasil dari pengolahan data menggunakan metode customer satisfaction index didapatkan hasil sebesar 78,81%. Hasil 78,81% berada pada rentang 0,66-0,81, dari masuknya nilai yang pada rentang tersebut maka dapat dikatakan bahwa secara keseluruhan konsumen telah merasa “Puas” terhadap produk susu pasteurisasi Koperasi susu SAE Pujon.Kata kunci: CSI, IPA, kepuasan, pasteurisasiAbstract The purpose of this research was to determine the attributes that should be prioritized by the company to meet the consumer expectations and determine the level of customer satisfaction with the pasteurized milk products quality of Dairy Cooperative SAE Pujon based on Customer Satisfaction Index (CSI).The method in this research is importance performance analysis (IPA) and customer satisfaction index (CSI). In this research applies questionnaires completed by 100 respondents. The results of importance performance analysis showed a Cartesius’s diagram. The results of customer satisfaction index is 78.81% that in the range from 0.66 to 0.81. It can be said that, the whole consumer have felt "satisfied" with SAE Cooperative Pujon’s pasteurized milk.Key words: CSI, IPA, pasteurization, satisfaction.
ANALISIS PENGUKURAN WAKTU KERJA DENGAN METODE PENGUKURAN KERJA SECARA TIDAK LANGSUNG PADA BAGIAN PENGEMASAN DI PT JAPFA COMFEED INDONESIA TBK Nevi Viliyanti Febriana; Endah Rahayu Lestari; Sakunda Anggarini
Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Department of Agro-industrial Technology, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.751 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan pada penelitian ini yaitu mengetahui apakah ada perbedaan hasil waktu baku secara tidak langsung pada bagian pengemasan dengan metode work factor, methods time measurement, dan maynard operation sequence technique. Hasil pengukuran dengan menggunakan metode work factor diperoleh waktu baku sebesar 10,37 detik/karung, sedangkan methods time measurement dengan maynard operation sequence technique diperoleh waktu baku berturut-turut sebesar 9,10 detik/karung dan 8,26 detik/karung. Perbedaan hasil pengukuran tersebut disebabkan adanya pembagian gerakan-gerakan kerja, satuan unit dalam TMU tiap metode. Pemilihan aplikasi dari salah satu metode dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.Kata kunci: MOST, MTM, semi otomatis, waktu baku, work factorAbstract The purpose of this research is to know the differences of standard time result by indirect measurement on the packaging with work factor, methods time measurement, and maynard operation sequence technique. The obtained results using work factor was 10.37 seconds/ unit. However, the usage of time measurement and maynard operation sequence technique resulting the standard time in 9.10 seconds/ unit and 8.26 seconds/ unit respectively. The difference in the measurement results due to the division of work movements and also TMU units in each method. The application of one selected methods can be ajustedted to the company’s necessity.Keywords: MOST, MTM, semi automatic, standard time, work factor

Page 1 of 1 | Total Record : 7