cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
The aim of this journal is to publish high quality research in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Arjuna Subject : -
Articles 80 Documents
Pengembangan buku ajar berbantuan software scilab pada mata kuliah aljabar matriks Kartika, Hendra; Aini, Indrie Noor
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.599 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar berbantuan Scilab pada mata kuliah aljabar matriks, menelaah kualitas buku ajar ditinjau dari aspek isi dan desain pembelajaran, serta menelaah respons mahasiswa terhadap buku ajar yang dikembangkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (research and development). Sedangkan Model yang digunakan dalam pengembangan buku ajar ini adalah model ADDIE. Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh ahli mata kuliah, ahli desain pembelajaran, ahli media  pembelajaran dan penilaian perorangan mahasiswa, buku ajar yang dikembangkan dikategorikan baik.
Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam membuat RPP melalui penerapan model pembelajaran project based learning Adi Nurjaman; Ratni Purwasih; Indah Puspita Sari
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.515 KB) | DOI: 10.26486/jm.v2i1.274

Abstract

This study aims to determine the response of students to the implementation of learning-based project learning model to determine the student's ability to develop RPP through the application of learning-based project learning model and student response in project based learning learning between experimental class and control class. This research method is quasi experimental method with pretset-posttest control group design design. The study population is all students of STKIP Siliwangi who follow the course of High School Mathematics Learning Planning in the even semester of the academic year 2016/2017 consisting of 3 classes, namely: B1, B2, and B3. For the sample of the study, two classes were selected from the study population, selected B1 class as a control class consisting of 40 students and B2 class as experimental class consisting of 43 students. The sample is selected not random class. Data analysis was done to the difference of mean of student ability test result in preparing RPP and percentage from questionnaire of student response to learning of project based learning. The results showed that most of the students gave positive responses to the application of learning-based learning model with average of pretest and posttest class percentage of experiment respectively 67,49% and 77,09% including strong category. Meanwhile, the average of pretest and posttest percentage of control class were 61.50% and 63.97%, respectively. Improvement of students ability in preparing RPP through the implementation of learning model project based learning average gain of 0.57 experimental class included in the category while the control class of 0.36 medium category; And the improvement of the students' ability in preparing the lesson plan that obtained the application of project based learning model is higher than that obtained the application of conventional learning model.
Deskripsi kemampuan representasi matematis ditinjau dari peminatan jenjang pendidikan menengah mahasiswa program studi pendidikan matematika pada mata kuliah statistika deskriptif Reni Untarti; Fitrianto Eko Subekti
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1721.586 KB) | DOI: 10.26486/jm.v2i1.299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kemampuan representasi matematis ditinjau dari peminatan saat jenjang pendidikan menengah mahasiswa semester I Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Jenis penelitian digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Prosedur penelitian ini meliputi tiga tahapan utama yaitu: tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap analisis data. Pada tahap persiapan meliputi: (a) mempersiapkan soal tes kemampuan representasi matematis; (b) menentukan subyek penelitian, yaitu dengan cara purposive sampling, sehingga diperoleh 9 Mahasiswa, 3 mahasiswa dari jenjang SMA IPA, 3 mahasiswa dari jenjang SMA IPS, 3 mahasiswa dari jenjang SMK teknik untuk diwawancarai tentang kemampuan representasi matematisnya; dan (c) membuat pedoman wawancara. Tahap pelaksanaan meliputi: (a) mengambil data jenjang pendidikan menengah mahasiswa; (b) melaksanakan tes representasi matematis; dan (c) melaksanakan wawancara. Tahap analisis data meliputi: (a) tahapan reduksi data, (b) penyajian data, dan (c) penyimpulan data. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti melalui beberapa cara, yaitu: tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) mahasiswa dengan latar belakang SMA IPA mempunyai kemampuan representasi matematis, (b) mahasiswa dengan latar belakang SMA IPS belum memiliki kemampuan representasi matematis, dan (c) mahasiswa dengan latar belakang SMK sudah memiliki kemampuan representasi matematis, walaupun belum sempurna. 
Peranan permainan tradisional dalam mengembangkan kemampuan matematika anak usia sekolah dasar Nurdiana Siregar; Wiwiek Lestari
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.355 KB) | DOI: 10.26486/jm.v2i1.427

Abstract

Math is never separated from the activities of life, not least the traditional game. The study aims to 1) describe the types of traditional games related to mathematical activities, 2) examine the role of traditional children's games in the practice of numeracy skills, and 3) examine the role of traditional children's games in introducing flat shape to children in Hamparan Perak Village. This study used a qualitative approach that the data obtained were analyzed descriptively. The subjects of this study are elementary school children (SD) who are domiciled in Hamparan Perak Village. Data collection techniques are observation, interview, and documentation. The results of the research are: 1) traditional game types that have the mathematical activities of traditional games, complexes, marbles and rocks, 2) traditional games to train children to count, recognize numbers, and numeracy skills such as addition and multiplication, 3) traditional games making children will be lines, rectangles, rectangles, and triangles.
Kemampuan mahasiswa calon guru matematika dalam pemecahan masalah pembuktian teorema geometri Titin Masfingatin; Wasilatul Murtafiah; Ika Krisdiana
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.038 KB) | DOI: 10.26486/jm.v2i2.272

Abstract

Pemecahan masalah sangat diperlukan baik dalam proses pembelajaran maupun dalam kehidupan. Pemecahan masalah membutuhkan suatu kemampuan berpikir tingkat tinggi. Khususnya dalam geometri pemecahan masalah yang sering dihadapkan adalah masalah pembuktian. Melalui pembuktian selain mengetahui kebenaran suatu teorema juga dapat mengasah kemampuan berpikir logis mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah pembuktian geometri oleh mahasiswa calon guru matematika Universitas PGRI Madiun. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 2 mahasiswa berkemampuan akademik tinggi dan rendah yang melakukan pembuktian teorema geometri berdasarkan langkah-langkah pemecahan masalah Polya. Hasil penelitian disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah pembuktian geometri mahasiswa berkemampuan tinggi dalam setiap tahap pemecahan masalah adalah mahasiswa mampu menentukan hipotesis dan kesimpulan dengan bahasa matematis sendiri, mengaitkan dan menggunakan definisi, postulat dan teorema yang telah dibuktikan sebelumnya untuk menyusun pembuktian yang logis disertai visualisasi. Mahasiswa berkemampuan tinggi mampu menyusun metode pembuktian yang berbeda dari yang telah dilakukan. Mahasiswa dengan kemampuan rendah belum mampu merumuskan kesimpulan dengan bahasa matematika sendiri dan belum mampu membuat hubungan antar definisi, postulat dan teorema sehingga belum mampu menyusun pembuktian yang logis. Mahasiswa dengan kemampuan rendah belum mampu menyusun pembuktian yang berbeda dari yang telah dilakukan. Berkaitan dengan kemampuan pemecahan masalah ditemukan factor yang sangat mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah mahasiswa yaitu kemandirian belajar (self regulated learning). 
Identifikasi kesulitan mahasiswa dalam memecahkan masalah open ended materi nilai mutlak Mohammad Faizal Amir
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.247 KB) | DOI: 10.26486/jm.v2i2.291

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis dan faktor penyebab kesulitan mahasiswa dalam memecahkan masalah matematika berbasis open ended materi nilai mutlak berbentuk persamaan dan pertidaksamaan, serta memberikan saran untuk dosen. Subjek penelitian terdiri dari 138 mahasiswa PGSD UMSIDA pada matakuliah konsep dasar matematika tahun ajaran 2016-2017. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Instrumen penelitian terdiri dari Lembar Tes Pengetahun Nilai Mutlak dan pedoman wawancara. Berdasarkan data, jenis-jenis kesulitan mahasiswa meliputi tidak dapat sepenuhnya mengaplikasikan konsep jarak dan definisi nilai mutlak sehingga langkah penyelesaian tidak tuntas; mengalami misunderstanding syarat nilai mutlak; mengalami miskonsepsi berupa anggapan nilai mutlak selalu bernilai positif; mengalami kesulitan dalam hal konseptual, prosedural, dan algoritma. Faktor-faktor penyebab kesulitan diantaranya mahasiswa menghafal rumus dan teorema tanpa memahami konsep dasar jarak dan definisi nilai mutlak; mahasiswa terbiasa menggunakan rumus cepat sebagai bekal untuk masuk perguruan tinggi. Saran penelitian yakni dosen yang akan mengajarkan nilai mutlak harus menanamkan pentingnya konsep dasar dan melakukan pembiasaan pembelajaran konstruktivistik.
Pembelajaran etnomatematika untuk menurunkan kecemasan matematika Himmatul Ulya; Ratri Rahayu
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.761 KB) | DOI: 10.26486/jm.v2i2.295

Abstract

Rendahnya kemampuan matematika peserta didik menyebabkan munculnya sikap ketidaksenangan terhadap matematika, dan sebaliknya. Ketidaksenangan tersebut akan memunculkan rasa takut dan cemas ketika belajar matematika. Kecemasan matematika juga dapat muncul karena proses pembelajaran matematika yang kurang menyenangkan. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) mengetahui apakah rata-rata kecemasan matematika peserta didik yang diajar dengan pembelajaran probing-prompting bernuansa etnomatematika lebih rendah dari rata-rata kecemasan matematika peserta didik yang diajar dengan pembelajaran ekspositori dan (2) mengetahui penurunan kecemasan matematika peserta didik yang mengikuti pembelajaran probing-prompting bernuansa etnomatematika. Penelitian ini mengacu pada nonequivalent control group design yang merupakan bentuk desain dari kuasi eksperimen. Penelitian ini dilakukan di kelas IV SD NU Nawa Kartika Kudus pada semester genap tahun pelajaran 2016/2017. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan pemberian angket untuk mengukur kecemasan matematika peserta didik. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi uji perbedaan rata-rata (uji t) dan uji gain untuk mengetahui penurunan kecemasan matematika peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kecemasan matematika peserta didik yang diajar dengan pembelajaran probing-prompting bernuansa etnomatematika lebih rendah dari rata-rata kecemasan matematika peserta didik yang diajar dengan pembelajaran ekspositori dan kecemasan matematika peserta didik yang mengikuti pembelajaran probing-prompting bernuansa etnomatematika mengalami penurunan sebesar 48% dengan kategori sedang.
DISCOVERY LEARNING METHOD THROUGH GEOGEBRA SOFTWARE TO IMPROVE MATHEMATICAL THINKING ABILITY OF POLYTECHNIC OF KEDIRI STUDENTS Ratna Widyastuti; Fitria Nur Hamidah
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.225 KB) | DOI: 10.26486/jm.v2i2.323

Abstract

Mathematics learning not only trains students to do mathematical calculations but also trains critical, logical, analytical, and systematic thinking abilities. These four abilities are indicators of mathematical thinking ability. The ability of mathematical thinking gives contribution considerably in developing science and technology. One of mathematics subjects which was learned by Diploma III of informatics engineering study program is calculus mathematics. In the discret mathematics subject, there is a sub-material about picewise function, in programming language often known as logic function if ... than. This research used Classroom Action Research type (CAR). The research stages that had been made as follows: (1) determination of research focus; (2) action planning; (3) implementation of the action; (4) observation and interpretation; (5) analysis and reflection. The procedure of collecting research data was done through four stages, as follows: (1) conducting a written test before applying an action and written test after the implementation of each cycle action; (2) observation was done during learning process, (3) interview was done after final test implementation, (4) documentation in the form of photo. The findings of this research were the students' responses during the learning activities by using computer learning media were the passionate and active students in the group discussion activities as well as during the learning process. The results showed that learning which was designed appropriately with discovery steps could encourage students to improve their mathematical thinking ability. The use of computer media such as Geogebra could help students to achieve a better understanding which was related to material function through visual appearance. Students could identify the variable value of a function simply by putting a point on the graph which was formed. 
Kemampuan spasial sebagai prediktor terhadap prestasi belajar geometri mahasiswa Hodiyanto Hodiyanto
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.595 KB) | DOI: 10.26486/jm.v2i2.364

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan kontribusi kemampuan spasial terhadap hasil belajar geometri dan korelasi antara kemampuan spasial dengan prestasi belajar geometri mahasiswa. Metode penelitian ini menggunakan metode ex post facto. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah teknik pengukuran sehingga alat pengumpul data yang digunakan adalah tes kemampuan spasial dan tes prestasi belajar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester I dan kelas A pagi sebagai sampel penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji regeresi sederhana menggunakan SPSS, tetapi sebelum dilakukan uji regresi terlebih dahulu dilakukan uju psrasyarat analisis yaitu uji normalitas dan linieritas. Berdasarkan pembahasan dan kajian teori yang telah diuraikan maka disusun kesimpulan dalam penelitian ini sebagai berikut: kemampuan spasial dapat dijadikan prediksi terhadap prestasi belajar geometri dan semakin tinggi kemampuan spasial mahasiswa maka akan semakin tinggi pula hasil belajar geometri mahasiswa.
Media edutainment segi empat berbasis android: apakah membuat belajar matematika lebih menarik? Wahyu Setyaningrum; Nur Hadi Waryanto
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1492.82 KB) | DOI: 10.26486/jm.v2i2.369

Abstract

Media edutainment merupakan media yang menggabungkan sisi edukasi dan hiburan secara harmonis yang dilengkapi dengan fasilitas audio, visual, dan animasi yang diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar siswa. Artikel ini mendiskusikan peran media edutainment dalam proses belajar siswa, dengan fokus kepada bagaimana tingkat ketertarikan dan keingintahuan dalam mempelajari materi matematika dengan menggunakan media berbasis Android. Data didapatkan menggunakan angket dan wawanara kepada 15 siswa SMP di Yogyakarta yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Data menunjukan bahwa media game edutainment yang dikembangkan dapat membantu siswa belajar matematika menjadi menarik dan membangkitkan rasa ingin tahu siswa baik terhadap materi yang dipelajari maupun terhadap game tersebut.