cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian Politik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pusat Penelitian Politik-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2Politik-LIPI) merupakan media pertukaran pemikiran mengenai masalah-masalah strategis yang terkait dengan bidang-bidang politik nasional, lokal, dan internasional; khususnya mencakup berba-gai tema seperti demokratisasi, pemilihan umum, konflik, otonomi daerah, pertahanan dan keamanan, politik luar negeri dan diplomasi, dunia Islam serta isu-isu lain yang memiliki arti strategis bagi bangsa dan negara Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 1 (2021): Konstelasi Politik di Tengah Pandemi Covid-19 II" : 14 Documents clear
POLA RELASI PUSAT DAN DAERAH ERA PANDEMI COVID-19 Aziz, Nyimas Latifah Letty; Zuhro, R. Siti; Maulana, Yusuf; Rahmiati, Dini
Jurnal Penelitian Politik Vol 18, No 1 (2021): Konstelasi Politik di Tengah Pandemi Covid-19 II
Publisher : Pusat Penelitian Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jpp.v18i1.967

Abstract

Covid-19 atau corona virus disease 2019 yang disebabkan oleh coronavirus 2 (SARS-Cov-2) menyerang sistem pernapasan manusia dan telah menyebabkan korban jiwa. Penyebaran virus Covid-19 yang sangat cepat di Indonesia mendorong pemerintah segara mengambil kebijakan dengan memberlakukan pembatasan sosial berskala besar. Namun, kebijakan yang diambil pemerintah pusat tidak sinkron dengan pemerintah daerah karena masing-masing memiliki pandangan sendiri atas kewenangan dari kebijakan yang diambil. Kondisi ini mengakibatkan silang sengkarut kewenangan antara pusat dan daerah yang pada akhirnya membingungkan masyarakat. Tujuan dari artikel ini ialah untuk melihat bagaimana pola relasi yang terbangun antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah pada masa pandemi Covid-19.                                          Kata kunci: Pandemi, Covid-19, Pemerintah pusat, Pemerintah daerah, Kebijakan pemerintah
THE ROLE OF THE INDONESIA-PAPUA NEW GUINEA BORDER IN PREVENTING THE SPREAD OF COVID-19 Korwa, Johni R.V.; Sinaga, Melpayanty
Jurnal Penelitian Politik Vol 18, No 1 (2021): Konstelasi Politik di Tengah Pandemi Covid-19 II
Publisher : Pusat Penelitian Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jpp.v18i1.888

Abstract

This paper aims to examine the extent to which the Indonesia-Papua New Guinea (PNG) border has played a role in preventing the spread of Covid-19. This case study demonstrates an example of how two countries cooperate with one another in times of the Covid-19 pandemic. The research method used to analyze the topic adopts a qualitative descriptive approach. This paper finds out that the Indonesia-PNG border has not only acted as a deterrent, but it has also ensured human security and facilitated repatriation in the midst of Covid-19. Even though PNG has perceived Indonesia as a threat due to the increasing number of Covid-19 cases in Papua province, the cooperation between the two countries remains strong. Moreover, protecting human security in the borders of Indonesia and PNG is vitally important in times of Covid-19. The two countries have ensured the closing of the border areas in January 2020 as well as the deployment of security forces along the borders. Both nations have also successfully implemented repatriation of their citizens from PNG to Indonesia and vice versa through PLBN (Cross-Border Post) in Skouw, Jayapura. The case study demonstrates how the high number of recorded cases of Covid-19 in Indonesia has not resulted in transfers of the virus over the PNG border. Keywords: Covid-19, Indonesia, PNG, human security, PLBN, Regional  Border
PROBLEMATIKA PERAN BADAN INTELIJEN NEGARA DALAM PENANGANAN COVID-19 DI INDONESIA Mengko, Diandra Megaputri; Haripin, Muhamad; Kristimanta, Putri Ariza; Yanuarti, Sri
Jurnal Penelitian Politik Vol 18, No 1 (2021): Konstelasi Politik di Tengah Pandemi Covid-19 II
Publisher : Pusat Penelitian Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jpp.v18i1.1000

Abstract

Persoalan pandemi Covid-19 yang melanda dunia dalam satu tahun terakhir telah mendorong pemerintahan di berbagai negara untuk melibatkan banyak aktor, termasuk salah satunya intelijen. Di Indonesia sendiri, Badan Intelijen Negara (BIN) telah aktif terlibat dalam penanganan pandemi Covid-19 sejak awal tahun 2020. Pengerahan lembaga telik sandi dalam penanganan pandemi merupakan suatu praktik yang banyak dilakukan negara-negara demokrasi. Namun, intelijen perlu bekerja sesuai mandat, fungsi, dan di dalam koridor prinsip demokrasi. Tulisan ini akan meninjau problematika peran BIN dalam penanganan pandemi di Indonesia. Dengan pendekatan kualitatif, sumber data dari studi ini diperoleh dari studi pustaka dan tinjauan literatur dalam periode Januari 2020 sampai dengan Februari 2021. Tulisan ini berhasil mengidentifikasi empat jenis operasi yang dilakukan oleh BIN dalam skala nasional dan lokal, yaitu penyelidikan, pengamanan, penggalangan, dan penanggulangan. Terlepas dari berbagai kontribusi BIN terhadap penanganan pandemi selama ini, tulisan ini masih menemukan beberapa persoalan, seperti: kecenderungan pelibatan yang eksesif, persoalan proporsionalitas, dan persoalan akuntabilitas. Sebagai rekomendasi, diperlukan upaya lebih lanjut untuk membenahi posisi BIN dalam tata kelola sektor keamanan secara umum, akselerasi pengawasan, serta reorientasi penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia. Kata kunci: Badan Intelijen Negara, pandemi, Covid-19, intelijen, keamanan nasional
KETERBELAHAN POLITIK DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERSEPSI MASYARAKAT TERKAIT COVID-19 DAN KEPATUHAN MASYARAKAT DALAM MENAATI PROTOKOL KESEHATAN: STUDI PERBANDINGAN DI AS DAN INDONESIA Nugraheni, Arita; Sakti, Rangga Eka
Jurnal Penelitian Politik Vol 18, No 1 (2021): Konstelasi Politik di Tengah Pandemi Covid-19 II
Publisher : Pusat Penelitian Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jpp.v18i1.901

Abstract

Sejak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan dua kasus positif Covid-19 pertama pada 2 Maret 2020, momok virus korona jenis baru menjadi ketakutan nyata di Indonesia. Kebijakan-kebijakan untuk memutus rantai penularan mulai disusun berpacu dengan jumlah kasus yang terus bertambah. Namun, persoalan penanganan Covid-19 tidak hanya terbatas pada dimensi kesehatan, melainkan juga dimensi politk. Adanya keterbelahan politik di tingkat elit dan masyarakat dapat berpotensi menghambat upaya penanganan Covid-19. AS dan Indonesia, sebagai dua negara yang memiliki riwayat keterbelahan politik perlu mewaspadai dampak negatif dari persoalan politik tersebut dalam upayanya melawan Covid-19. Maka, tulisan ini berusaha untuk menganalisis pengaruh dari keterbelahan politik terhadap upaya penanganan Covid-19. Dalam menganalisis isu tersebut, tulisan akan membandingkan fenomena keterbelahan politik dan dampaknya pada penanganan Covid-19 di AS dan Indonesia menggunakan studi literatur, arsip pemberitaan, dan instrumen jajak pendapat.Kata Kunci: Covid-19, keterbelahan politik, keberpihakan politik 
MUATAN BERITA PROPAGANDA ISRAEL DAN KESENGSARAAN PALESTINA Nurdyawati, Tika Tazkya
Jurnal Penelitian Politik Vol 18, No 1 (2021): Konstelasi Politik di Tengah Pandemi Covid-19 II
Publisher : Pusat Penelitian Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jpp.v18i1.902

Abstract

Datangnya pandemi Covid-19 membuat negara-negara memberlakukan berbagai kebijakan pembatasan. Berbeda dengan Palestina, hal demikian telah dialami dalam tujuh dekade lamanya. Perbedaannya, negara lain membatasi demi kesehatan rakyat, sedang Palestina berada di bawah kontrol ilegal para Zionis yang “merampas” tanahnya. Ancaman resisi ekonomi di masa pandemi tidak juga mendorong Zionis Israel untuk memberhentikan aneksasi. Sebaliknya, justru para buruh Palestina harus terus bekerja hingga akhirnya tak sedikit yang terfinfeksi virus korona. Hal ini dimuat juga oleh berbagai berita di media yang bersifat Israel-sentris; dengan menggemborkan “kerja sama kedua negara dalam menghadapi korona”. Artikel ini dibuat dengan pengamatan aktual kondisi Palestina (dalam periode Maret-Juni 2020). Faktanya, banyak jiwa melayang dari sistem eksploitatif yang kian mengekang. Dengan menggunakan konsep dependensi, luaran artikel ini menunjukkan data bahwa Palestina berada pada puncak sengsara. Pertanyaannya, mengapa dunia berdiam diri saja? Kepentingan siapa yang menutupi dengan rapi penjajahan ini? Artikel ini diharapkan dapat bermanfaat bagi penelitian serupa. Kata Kunci : Aneksasi, Covid-19, Politik Ketergantungan, Israel-Palestina, Zionis
PROTES, PANDEMI, DAN TRANSISI KEKUASAAN: PROSPEK DEMOKRASI AMERIKA LATIN PASCA-PANDEMI COVID-19 Jaknanihan, Arrizal Anugerah
Jurnal Penelitian Politik Vol 18, No 1 (2021): Konstelasi Politik di Tengah Pandemi Covid-19 II
Publisher : Pusat Penelitian Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jpp.v18i1.912

Abstract

Amerika Latin menghadapi gelombang demonstrasi hampir di seluruh kawasan sejak kuartal akhir 2019. Akan tetapi, pandemi Covid-19 secara efektif meredakan arus demonstrasi yang sebelumnya diprediksi akan memuncak pada 2020. Pandemi juga membuat transisi kekuasaan melalui pemilihan umum menjadi terhambat. Sebagai konsekuensi, Amerika Latin menghadapi risiko terjadinya democratic backsliding akibat pelemahan pada dua elemen demokrasi utama, yaitu pemilihan umum dan mobilisasi sipil. Meski demikian, perkembangan selanjutnya justru memberikan peluang bagi konsolidasi demokrasi di kawasan. Mekanisme check-and-balance menunjukkan ketahanannya dan gerakan sipil muncul tatkala pandemi tidak dapat ditangani secara efektif di berbagai negara. Dengan fokus pada gerakan protes dan pemilihan umum, artikel ini berupaya untuk menganalisis prospek demokrasi Amerika Latin setelah pandemi Covid-19. Artikel ini menggunakan dua konsep, yaitu resource mobilization theory dan electoral-cycle. Berbeda dengan yang diprediksi pada masa awal pandemi, artikel berikut menemukan bahwa pandemi Covid-19 tidak mendorong democratic backsliding di Amerika Latin secara umum; mekanisme check-and-balance pemerintahan menunjukkan resiliensinya dan gerakan sipil tetap dapat berlangsung akibat struktur mobilisasi yang dibentuk oleh pandemi. Kata Kunci : Amerika Latin, Covid-19, democratic backsliding, pemilihan umum, protes
DAMPAK MULTIDIMENSI COVID-19 UNI EROPA Abror, Muhammad Yusuf; Damayanti, Larassita
Jurnal Penelitian Politik Vol 18, No 1 (2021): Konstelasi Politik di Tengah Pandemi Covid-19 II
Publisher : Pusat Penelitian Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jpp.v18i1.880

Abstract

Artikel ini membahas mengenai dampak multidimensi Corona Virus Disease-2019 (Covid-19) di Uni Eropa. Uni Eropa sebagai rezim internasional yang paling stabil saat ini mendapatkan ujian dari mewabahnya Covid-19. Hal tersebut membuat kestabilan Uni Eropa menjadi terganggu. Dengan demikan artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang dampak Covid-19 di Uni Eropa pada sektor kesehatan, ekonomi, dan keamanan perbatasan negara. Adapun konsep yang digunakan adalah konsep rezim internasional yang diperdalam dengan desk study. Secara umum dampak dari pandemi Covid-19 di Uni Eropa terlihat dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi di beberapa negara anggota pada triwulan I dan II, bahkan beberapa negara sudah masuk dalam kategori resesi. Korban Covid-19 terus bertambah membuat isu kesehatan semakin memburuk. Selain itu dampak lain yang terlihat adalah ketegangan yang disebabkan karena perbedaan kebijakan publik dari beberapa negara anggota seperti penutupan perbatasan antarnegara anggota. Hal kebijakan tersebut menyulitkan perpindahan barang, jasa, dan orang sehingga berdampak pada menurunnya ekonomi. Merespon hal tersebut, kerja sama dan kekompakan antarnegara Uni Eropa menjadi mutlak untuk mengatasi dampak multidimensi dari Covid-19, serta mempercepat pemulihan ekonomi yang tidak dapat dilakukan secara singkat menimbang perbedaan dampak dari Covid-19 pada masing-masing negara anggota sehingga tidak dapat ditangani dengan mekanisme yang serupa.    Kata Kunci: Covid-19, Uni Eropa, Resesi ekonomi, Aspek kesehatan, Aspek keamanan , Politik 
KETERBELAHAN POLITIK DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERSEPSI MASYARAKAT TERKAIT COVID-19 DAN KEPATUHAN MASYARAKAT DALAM MENAATI PROTOKOL KESEHATAN: STUDI PERBANDINGAN DI AS DAN INDONESIA Arita Nugraheni; Rangga Eka Sakti
Jurnal Penelitian Politik Vol 18, No 1 (2021): Konstelasi Politik di Tengah Pandemi Covid-19 II
Publisher : Pusat Penelitian Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jpp.v18i1.901

Abstract

Sejak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan dua kasus positif Covid-19 pertama pada 2 Maret 2020, momok virus korona jenis baru menjadi ketakutan nyata di Indonesia. Kebijakan-kebijakan untuk memutus rantai penularan mulai disusun berpacu dengan jumlah kasus yang terus bertambah. Namun, persoalan penanganan Covid-19 tidak hanya terbatas pada dimensi kesehatan, melainkan juga dimensi politk. Adanya keterbelahan politik di tingkat elit dan masyarakat dapat berpotensi menghambat upaya penanganan Covid-19. AS dan Indonesia, sebagai dua negara yang memiliki riwayat keterbelahan politik perlu mewaspadai dampak negatif dari persoalan politik tersebut dalam upayanya melawan Covid-19. Maka, tulisan ini berusaha untuk menganalisis pengaruh dari keterbelahan politik terhadap upaya penanganan Covid-19. Dalam menganalisis isu tersebut, tulisan akan membandingkan fenomena keterbelahan politik dan dampaknya pada penanganan Covid-19 di AS dan Indonesia menggunakan studi literatur, arsip pemberitaan, dan instrumen jajak pendapat.Kata Kunci: Covid-19, keterbelahan politik, keberpihakan politik 
MUATAN BERITA PROPAGANDA ISRAEL DAN KESENGSARAAN PALESTINA Tika Tazkya Nurdyawati
Jurnal Penelitian Politik Vol 18, No 1 (2021): Konstelasi Politik di Tengah Pandemi Covid-19 II
Publisher : Pusat Penelitian Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jpp.v18i1.902

Abstract

Datangnya pandemi Covid-19 membuat negara-negara memberlakukan berbagai kebijakan pembatasan. Berbeda dengan Palestina, hal demikian telah dialami dalam tujuh dekade lamanya. Perbedaannya, negara lain membatasi demi kesehatan rakyat, sedang Palestina berada di bawah kontrol ilegal para Zionis yang “merampas” tanahnya. Ancaman resisi ekonomi di masa pandemi tidak juga mendorong Zionis Israel untuk memberhentikan aneksasi. Sebaliknya, justru para buruh Palestina harus terus bekerja hingga akhirnya tak sedikit yang terfinfeksi virus korona. Hal ini dimuat juga oleh berbagai berita di media yang bersifat Israel-sentris; dengan menggemborkan “kerja sama kedua negara dalam menghadapi korona”. Artikel ini dibuat dengan pengamatan aktual kondisi Palestina (dalam periode Maret-Juni 2020). Faktanya, banyak jiwa melayang dari sistem eksploitatif yang kian mengekang. Dengan menggunakan konsep dependensi, luaran artikel ini menunjukkan data bahwa Palestina berada pada puncak sengsara. Pertanyaannya, mengapa dunia berdiam diri saja? Kepentingan siapa yang menutupi dengan rapi penjajahan ini? Artikel ini diharapkan dapat bermanfaat bagi penelitian serupa. Kata Kunci : Aneksasi, Covid-19, Politik Ketergantungan, Israel-Palestina, Zionis
PROTES, PANDEMI, DAN TRANSISI KEKUASAAN: PROSPEK DEMOKRASI AMERIKA LATIN PASCA-PANDEMI COVID-19 Arrizal Anugerah Jaknanihan
Jurnal Penelitian Politik Vol 18, No 1 (2021): Konstelasi Politik di Tengah Pandemi Covid-19 II
Publisher : Pusat Penelitian Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jpp.v18i1.912

Abstract

Amerika Latin menghadapi gelombang demonstrasi hampir di seluruh kawasan sejak kuartal akhir 2019. Akan tetapi, pandemi Covid-19 secara efektif meredakan arus demonstrasi yang sebelumnya diprediksi akan memuncak pada 2020. Pandemi juga membuat transisi kekuasaan melalui pemilihan umum menjadi terhambat. Sebagai konsekuensi, Amerika Latin menghadapi risiko terjadinya democratic backsliding akibat pelemahan pada dua elemen demokrasi utama, yaitu pemilihan umum dan mobilisasi sipil. Meski demikian, perkembangan selanjutnya justru memberikan peluang bagi konsolidasi demokrasi di kawasan. Mekanisme check-and-balance menunjukkan ketahanannya dan gerakan sipil muncul tatkala pandemi tidak dapat ditangani secara efektif di berbagai negara. Dengan fokus pada gerakan protes dan pemilihan umum, artikel ini berupaya untuk menganalisis prospek demokrasi Amerika Latin setelah pandemi Covid-19. Artikel ini menggunakan dua konsep, yaitu resource mobilization theory dan electoral-cycle. Berbeda dengan yang diprediksi pada masa awal pandemi, artikel berikut menemukan bahwa pandemi Covid-19 tidak mendorong democratic backsliding di Amerika Latin secara umum; mekanisme check-and-balance pemerintahan menunjukkan resiliensinya dan gerakan sipil tetap dapat berlangsung akibat struktur mobilisasi yang dibentuk oleh pandemi. Kata Kunci : Amerika Latin, Covid-19, democratic backsliding, pemilihan umum, protes

Page 1 of 2 | Total Record : 14


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 18, No 2 (2021): Tren Kemunduran Demokrasi? Vol 18, No 1 (2021): Konstelasi Politik di Tengah Pandemi Covid-19 II Vol 17, No 2 (2020): Konstelasi Politik di Tengah Pandemi Covid-19 (I) Vol 17, No 1 (2020): Perang dan Damai : Situasi Politik Internasional di Era Ketidakpastian Vol 16, No 2 (2019): Evaluasi Pemilu Serentak 2019 Vol 16, No 1 (2019): Dinamika Sosial Politik Menjelang PEMILU Serentak 2019 Vol 15, No 2 (2018): Konstelasi Politik di Tahun Elektoral Vol 15, No 1 (2018): Turbulensi Kepemimpinan dan Konektivitas antar Negara Vol 14, No 2 (2017): Demokrasi, HAM dan Militer Vol 14, No 1 (2017): Transformasi Identitas Keindonesiaan Vol 13, No 2 (2016): Otonomi Daerah dan Pembangunan Perdesaan Vol 13, No 1 (2016): Komunitas ASEAN dan Tantangan Ke Depan Vol 12, No 2 (2015): Politik dan Kebijakan Publik: Perspektif Teori dan Praktis Vol 12, No 1 (2015): Demokrasi, PEMILU Serentak, dan Pelembagaan Partai Politik Vol 11, No 2 (2014): Tantangan Politik Lokal Pasca SBY Vol 11, No 1 (2014): Problematika Isu Perbatasan Vol 10, No 2 (2013): Presiden yang Presidensiil Vol 10, No 1 (2013): Partai Politik dalam Timbangan Vol 9, No 2 (2012): Politik Aceh dalam Ujian? Vol 9, No 1 (2012): Pembangunan Papua dalam Pusaran Politik Vol 8, No 2 (2011): Membaca Arah Politik Luar Negeri Indonesia Vol 8, No 1 (2011): Menggugat Politik Parlemen Vol 7, No 2 (2010): Peluang Indonesia dalam Perdagangan Bebas Vol 7, No 1 (2010): Good Governance dan Korupsi Vol 6, No 1 (2009): Kisruh Pemilu 2009 Vol 5, No 1 (2008): Problematika Reformasi Vol 4, No 1 (2007): Demokrasi Mati Suri Vol 3, No 1 (2006): Papua Menggugat Vol 2, No 1 (2005): Politik Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono Vol 1, No 1 (2004): Pemilu Legislatif 2004 More Issue