cover
Contact Name
Suparna Wijaya
Contact Email
sprnwijaya@pknstan.ac.id
Phone
+6287780663168
Journal Mail Official
jpi.jurnal@pknstan.ac.id
Editorial Address
Jl. Bintaro Utama Sektor V, Bintaro Jaya, Tangerang Selatan 15222 Phone: (021) 7361654-58, Ext. 292 /Fax: (021) 7361653
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pajak Indonesia (Indonesian Tax Review)
ISSN : -     EISSN : 25990535     DOI : https://doi.org/10.31092/jpi
Core Subject : Economy,
Perpajakan, termasuk: Pajak Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai dan PPn BM, KUP, Bea Meterai, Penagihan Pajak dengan Surat Paksa, Sengketa dan Pengadilan Pajak, Akuntansi Pajak, Perencanaan Pajak (Tax Planning), Pemeriksaan, Pemeriksaan Buper dan Penyidikan Pajak, Perpajakan Internasional, PBB, Pajak Karbon, Pajak Perdagangan Internasional, Bea dan Cukai, Pajak Daerah dan/atau Retribusi Daerah, Perpajakan lainnya
Articles 85 Documents
REFORMULASI PENGKREDITAN PAJAK MASUKAN PASCA OMNIBUS LAW Wijaya, Suparna; Izma Awwalia Sabina, Dewani
JURNAL PAJAK INDONESIA (Indonesian Tax Journal) Vol 5 No 1 (2021): Kebijakan Perpajakan Pasca Omnibus Law dan Implementasinya
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/jpi.v5i1.1241

Abstract

Input tax crediting is one of the obligations that must be carried out by taxable person. In order to provide convenience and relief for taxable person as taxpayers, the tax authority regulates the provision through relaxation of input tax crediting in the Job Creation Law. But in the implementation of relaxation of input tax crediting still causes conflicts between taxable persons, one of which is related to input tax crediting before the business is confirmed as a taxable person. Other derivative regulations related to input tax crediting are also considered to have not reflected fairness and are considered irrelevant. The purpose of this research is to further review how the implementation of the guidelines for calculating input tax crediting before the business is confirmed as a taxable person and provide advices and ideas for the tax authority on how the regulation on input tax crediting should be in accordance with the principles and characteristics of Value Added Tax. Thus, this r esearch needs to be done so that the input tax crediting regulations can be reformulated, considering the enactment of the Omnibus Law is a very appropriate momentum for the Directorate General of Taxes to improve regulations in the taxation sector.   Pengkreditan pajak masukan merupakan salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan pengusaha kena pajak. Dalam rangka memberikan kemudahan dan keringanan bagi PKP (Pengusaha Kena Pajak) selaku wajib pajak, otoritas pajak mengatur ketentuan tersebut melalui Relaksasi Pengkreditan Pajak Masukan di dalam Undang-Undang Cipta Kerja. Namun di dalam pengimplementasiannya relaksasi pengkreditan pajak masukan masih menimbulkan konflik antar pengusaha kena pajak, salah satunya terkait pengkreditan pajak masukan sebelum pengusaha dikukuhkan sebagai pengusaha kena pajak. Peraturan turunan lain terkait pengkreditan pajak masukan juga dirasa belum mencerminkan keadilan dan dianggap sudah tidak relevan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meninjau lebih lanjut bagaimana pelaksanaan Pedoman Penghitungan Pengkreditan Pajak Masukan sebelum pengusaha dikukuhkan sebagai PKP serta memberikan saran dan masukan bagi otoritas pajak bagaimana seharusnya peraturan mengenai pengkreditan pajak masukan agar sesuai dengan prinsip dan karakteristik Pajak Pertambahan Nilai. Dengan demikian, penelitian ini perlu dilakukan agar nantinya peraturan pengkreditan pajak masukan dapat direformulasi. mengingat disahkannya Omnibus Law merupakan momentum yang sangat tepat bagi Direktorat Jenderal Pajak untuk memperbaiki regulasi di sektor perpajakan.
FORMAL TAX COMPLIANCE IN INDONESIA THROUGH ELECTRONIC TAX FILING: A CASE STUDY OF MICRO, SMALL, AND MEDIUM ENTERPRISES (MSMEs) Alzhar Valentino Erdiansyah; Khoirunurrofik
JURNAL PAJAK INDONESIA (Indonesian Tax Journal) Vol 5 No 1 (2021): Kebijakan Perpajakan Pasca Omnibus Law dan Implementasinya
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/jpi.v5i1.1237

Abstract

We investigated the possible correlation betweenbusiness size and formal tax compliance use: data from the Directorate General of Taxes at the province level in Indonesia for 2014 – 2018. We employed the aggregate business-level Micro, Small, and Medium electronic tax filing data combined with the Base Transceiver Station data at the provincial level. We found that micro and small-scale taxpayers e – filing rate has a positive and significant effect on formal tax compliance. Yet, bothhave a non-linear relationship to formal tax compliance. These results imply that size or business scale MSME taxpayers is associated with formal tax compliance, and greater benefits can be obtained in a province with a high microscale taxpayer's e – filing rate.Tujuan penelitian kami untuk mengkaji korelasi antara skala usaha wajib pajak dengan kepatuhan perpajakan formal yang menggunakan data Direktorat Jenderal Pajak pada level provinsi dalam kurun waktu 2014 – 2018. Kami menggunakan data agregat wajib pajak UMKM yang melaporkan SPT elektronik yang dikombinasikan dengandata Base Transceiver Station pada level provinsi.Metodologi penelitian yang digunakan adalah metodekuantitatif dengan regresi panel data. Hasil regresi panel data menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kepatuhan pelaku usaha berskala mikro dan skala kecil dengan tingkat kepatuhan formal pelaku UMKM pada suatu provinsi. Namun hasil penelitian juga menunjukkan bahwa hubungan tingkat kepatuhan wajib pajak berskala mikro dan kecil bersifat tidak linier terhadap kepatuhan perpajakan formal. Kesimpulan penelitan memperlihatkan bahwa skala usaha wajib pajak UMKM berasosiasi dengan kepatuhan perpajakan formal dan provinsi dengan tingkat e-filing wajib pajak berskala mikro yang tinggi memiliki tingkat kepatuhan lebih baik.
AUDIT DATA ANALYTICS DENGAN MS-EXCEL: USE CASE PEMERIKSAAN PAJAK Febrian, Febrian
JURNAL PAJAK INDONESIA (Indonesian Tax Journal) Vol 5 No 1 (2021): Kebijakan Perpajakan Pasca Omnibus Law dan Implementasinya
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/jpi.v5i1.1238

Abstract

In Tax Auditing, the main activity carried out is the proof of examining the evidence. The Examination of this evidence is done by processing data received from Taxpayers. A growing issue is data from Taxpayers that are processed not only in the form of physical form but also in the form of electronic data such as general ledger. This encourages auditorsto develop Audit Data Analytics (ADA) to be able to perform a series of tests of the electronic data. At the same time, there is a tendency for auditors to use MS-Excel in almost all stages of auditing. Using design science method, this study proposes the artifact findings related to the MS-Excel model and instantiation for the implementation of ADA. The results show the framework for using MS-Excel technology artifacts in the form of steps (1) data preparation and data cleaning (2) application of data analytics (descriptive analytics, diagnostics analytics and predictive analytics). Dalam pemeriksaan pajak , kegiatan utama yang dilaksanakan adalah pengujian bukti. Pengujian bukti ini dilakukan dengan melakukan pengolahan data yang diterima dari Wajib Pajak. Isu yang berkembang adalah data yang diolah dari Wajib Pajak tidak hanya berupa data dalam bentuk fisik, akan tetapi juga berupa data elektronik seperti pembukuan general ledger (buku besar). Hal ini mendorong pemeriksa untuk mengembangkan Audit Data Analytics (ADA) untuk dapat melakukan serangkaian pengujian dari data elektronik tersebut. Pada saat yang sama, terdapat kecenderungan pemeriksa untuk menggunakan MS-Excel dalam hampir semua tahap pemeriksaan. Penelitian ini menggunakan metode design science research mengajukan temuan artefak yang berkaitan dengan model dan instantiasi (instantiation) MS-Excel untuk implementasi ADA. Hasil penelitian didapatkan kerangka penggunaan arterfak teknologi MS-Excel berupa langkah-langkah (1) data preparation dan data cleaning (2) penerapan data analytics (descriptive analytics, diagnostics analytics dan predictive analytics).
ANALISIS PAJAK PENGHASILAN PEMOTONGAN DAN PEMUNGUTAN ATAS APLIKASI STREAMING MUSIK SPOTIFY DITINJAU DARI TEORI ECONOMIC PRESENCE Faifitasari, Jihan Rana
JURNAL PAJAK INDONESIA (Indonesian Tax Journal) Vol 4 No 2 (2020): Dinamika Kebijakan Perpajakan Indonesia
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/jpi.v4i2.1061

Abstract

Pengenaan pajak digital bagi perusahaan asing yang tidak memiliki kantor fisik  (non-BUT) telah berhasil dilakukan di berbagai negara. Di Indonesia, pemerintah masih kesulitan dalam memungut pajak digital bagi perusahana asing karena kehadiran fisik atau kantor dari perusahaan digital tersebut tidak berada di tanah air. Dengan menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara dan analisis serta menggunakan studi kasus pada perusahaan Spotify di Indonesia, penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan didasarkan pada teori significant economic presence dan peraturan yang baru disahkan, pemerintah Indonesia dapat memungut pajak digital bagi perusahaan asing non-BUT di Indonesia. Penulis juga menyertakan alternatif kebijakan bagi pemerintah apabila pemungutan pajak digital tidak dapat dilakukan akibat terhalang perjanjian P3B atau Tax Treaty antara negara yang berkepentingan.
PENGHINDARAN PAJAK PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN DI INDONESIA: PROFITABILITAS, TATA KELOLA PERUSAHAAN, INTENSITAS PERSEDIAAN, LEVERAGE Yulianty, Astrid; Ermania Khrisnatika, Maradela; Firmansyah S.E., M.M., M.Ak., Dr.Amrie
JURNAL PAJAK INDONESIA (Indonesian Tax Journal) Vol 5 No 1 (2021): Kebijakan Perpajakan Pasca Omnibus Law dan Implementasinya
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/jpi.v5i1.1201

Abstract

This study examines the effect of profitability, corporate governance, inventory intensity, and leverage on tax avoidance. Corporate governance in this study consists of independent commissioners and audit committees. The method used in this study is quantitative. This study uses secondary data obtained from the financial statements of mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2016 to 2019, which were downloaded through www.idx.co.id. Based on purposive sampling, the total sample of this study amounted to 72 observations. The data analysis technique used is multiple linear regression analysis for sample data. This study concludes that profitability has a positive effect on tax avoidance. Meanwhile, independent commissioners, audit committees, and inventory intensity do not affect tax avoidance. Furthermore, leverage has a negative effect on tax avoidance.   Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh profitabilitas, tata kelola perusahaan, intensitas persediaan, dan leverage terhadap penghindaran pajak. Tata kelola perusahaan dalam penelitian ini terdiri dari komisaris independen dan komite audit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan pertambangan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia selama tahun 2016 sampai 2019 yang diunduh melalui www.idx.co.id. Berdasarkan purposive sampling, total sampel penelitian ini berjumlah 72 observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda untuk data sampel. Penelitian ini menyimpulkan bahwa profitabilitas berpengaruh positif terhadap penghindaran pajak. Sementara itu, komisaris independen, komite audit, dan intensitas persediaan tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Selanjutnya, leverage berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak.  
LITERATURE REVIEW TAX AMNESTY DAN KEPATUHAN Nugrahanto, Arif
JURNAL PAJAK INDONESIA (Indonesian Tax Journal) Vol 4 No 2 (2020): Dinamika Kebijakan Perpajakan Indonesia
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/jpi.v4i2.1057

Abstract

Penelitian mengenai tax amnesty dan kepatuhan pajak telah banyak dilakukan oleh peneliti, baik dari Indonesia maupun dari luar negeri. Namun penelitian-penelitian tersebut belum menghasilkan kesimpulan yang conclusive. Melalui penelitian ini, Peneliti berusaha mengidentifikasi persamaan mauupun perbedaan dalam aspek metodologi, data, maupun temuan penelitian, terkait dengan topik tax amnesty dan kepatuhan pajak, dengan pendekatan kualitatsi, yaitu denganmelakukan studi literatur.Dari berbagai literatur yang telah dianalisis, baik di Indonesia maupun di luar negeri, diketahui beberapa hal. Bahwa terdapat beberapa penelitian yang menghasilkan temuan bahwa tax amnesty meningkatkan kepatuhan, namun tidak sedikit penelitian yang menghasilkan temuan yang sebaliknya. Hal ini mengindikasikan bahwa penelitian menganai keberhasilan tax amnesty  masih sangat tebuka untuk dikaji lebih lanjut. Selain itu, terlihat bahwa peneliti di Indonesia lebih banyak menggunakan proxy kepatuhan formal dalam mengidentifikasi patuh-tidaknya wajib pajak, sedangkan peneliti dari luar negeri, cenderung menggunakan proxy kepatuhan material, dalam hal ini bisanya digunakan variable penerimaan pajak. Dan penggunaan metode penelitian untuk dalam rangka mendeteksi peningkatan kepatuhan pajak akibat tax amnesty sangat variatif.
ANALISIS ATAS PENERAPAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 23 TAHUN 2018 DI KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA MALANG SELATAN Irawan, Ferry; Erdika, Faizal Achmad Putra
JURNAL PAJAK INDONESIA (Indonesian Tax Journal) Vol 5 No 1 (2021): Kebijakan Perpajakan Pasca Omnibus Law dan Implementasinya
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/jpi.v5i1.1054

Abstract

This research attempts to find the impact of the practice of Government Regulation Number 23 of 2018 (PP 23/2018) at KPPPratama Malang Selatan. In finding the impact of that regulation, this research compares the income from tax of micro small and medium enterprises (UMKM) with total tax revenue and also compares the income tax of UMKM with taxpayer growth in 2018. This research is designed by case study approach. The result shows that practice of PP 23/2018 gives a positive impact to the taxpayer growth. Furthermore, PP 23/2018 has an appreciable contribution to the total of final income tax in 2018, which is 8,11%. In the other side, PP 23/2018 also has a contribution of 1,68% to total tax revenue at KPP Pratama Malang Selatan in 2018. Penelitian ini mencoba untuk mengetahui dampak dari penerapanPeraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018 (PP 23 Tahun 2018) di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Selatan pada tahun pajak 2018. Untuk mengetahui dampak dari penerapan peraturan tersebut, penulis membandingkan penerimaan pajak atas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terhadap keseluruhan penerimaan pajak dan membandingkan penerimaan pajak atas UMKM dengan pertumbuhan Wajib Pajak. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan PP 23 Tahun 2018 memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (Usahawan dan Pekerja Bebas) dan Badan Usaha. Selain itu, PP 23 Tahun 2018 juga memiliki kontribusi yang cukup besar terhadap total penerimaan PPh Final pada tahun pajak 2018 di KPP Pratama Malang Selatan, yaitu sebesar 8,11%. Sementara itu, PP 23 Tahun 2018 memiliki kontribusi sebesar 1,68% terhadap total penerimaan pajak pada tahun pajak 2018 di KPP Pratama Malang Selatan.
EVALUASI PELAKSANAAN P3B INDONESIA DENGAN NEGARA MITRA: TINJAUAN TERHADAP PASAL SUBSTANTIF Suwardi, Suwardi
JURNAL PAJAK INDONESIA (Indonesian Tax Journal) Vol 4 No 2 (2020): Dinamika Kebijakan Perpajakan Indonesia
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/jpi.v4i2.1052

Abstract

Jenis penghasilan yang mendapatkan  perhatian inetnsitas tinggi dari para wajib pajak adalah business income profit serta interest. Sedang   jenis penghasilan berupa royalti (royalty) dan dividen (dividend) mendapatkan perhatian sedang dalam level atas setelah kategori jenis penghasilan berupa business profit dan interest. Pasal-pasal terkait businees profit, bunga, dividen dan royalty harus mendapatkan perhatian lebih bagi delegasi Indonesia. Pasal-pasal tersebut perlu mendapat pehatian khusus saat melakukan negosiasi terhadap calon negara mitra maupun renegosiasi dengan mintra P3B.
ANALISIS VALUASI NILAI PASAR WAJAR SAHAM PT BANK DANAMON INDONESIA TBK DALAM RANGKA AKUISISI TAHAP KEDUA OLEH MUFG BANK LTD Irawan, Ferry; Ekapradana, I Gede Agus Putra
JURNAL PAJAK INDONESIA (Indonesian Tax Journal) Vol 4 No 2 (2020): Dinamika Kebijakan Perpajakan Indonesia
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/jpi.v4i2.1053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai pasar wajar saham PT Bank Danamon Indonesia dalam rangka akuisisi yang dilakukan oleh MUFG Bank pada tahun 2018. Akuisisi ini merupakan langkah MUFG Bank untuk memperluas pengaruhnya di Indonesia. Kegiatan akuisisi akan dilakukan oleh MUFG Bank direncanakan dalam tiga tahap dan pada penelitian ini terbatas pada rencana akuisisi tahap kedua. Adapun pada tahap kedua ini, MUFG Bank berencana untuk menambah 20,1% saham PT Bank Danamon Indonesia Tbk dan akuisisi ini disahkan pada tanggal 3 Agustus 2018. Adapun tujuan penelitian ini terbatas pada valuasi 20,1% nilai  pasar saham PT Bank Danamon Indonesia berdasarkan pada teori penilaian bisnis. Data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan data-data sekunder terkait objek penilaian dan data industri terkait pada tahun 2018. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh bahwa nilai pasar wajar saham PT Bank Danamon Indonesia sebesar Rp8.223,81 per lembar saham dengan nilai ekuitas perusahaan sebesar Rp78.822.259.890.241,20. Selain menghitung nilai saham PT Bank Danamon Indonesia, penelitian ini juga menganalisis membandingkan kinerja keuangan PT Bank Danamon Indonesia sebelum dan setelah kebijakan akuisisi.
Insentif dan Disinsentif Fiskal dalam Upaya Pencapaian Target Penerimaan Pajak Tahun 2020 Kumar, Jai; Aribowo, Irwan
JURNAL PAJAK INDONESIA (Indonesian Tax Journal) Vol 4 No 2 (2020): Dinamika Kebijakan Perpajakan Indonesia
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/jpi.v4i2.1015

Abstract

Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak terhadap dunia kesehatan, melainkan juga terhadap perekonomian. Dikarenakan kondisi perekonomian indonesia mengalami penurunan yang drastis, pemerintah berupaya untuk menanggulanginya dengan memberikan insentif fiskal (stimulus fiskal) kepada para wajib pajak. Insentif fiskal yang diberikan pemerintah bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat yang berujung pada peningkatan pertumbuhan ekonomi. Dilain pihak, insentif fiskal tentunya akan mengakibatkan terjadinya penurunan penerimaan pajak dalam jangka pendek, namun apabila pertumbuhan ekonomi dapat meningkat, maka shortfall jangka pendek akan dapat teratasi, serta pertumbuhan penerimaan pajak dalam jangka panjang kembali menjadi sehat. Namun pada kenyataannya, banyak insentif fiskal yang tidak membuahkan hasil positif terhadap perekonomian dan penerimaan pajak sehingga berpotensi untuk menjadi disinsentif fiskal. Agar kondisi ini dapat ditanggulangi, perlu adanya penerapan kebijakan tambahan sebagai pendamping kebijakan insentif fiskal agar kondisi perekonomian dan penerimaan pajak tahun 2020 dapat terselamatkan, serta insentif fiskal yang telah diberikan tidak menjadi disinsentif bagi DJP.