cover
Contact Name
Dewi Muliyati
Contact Email
dmuliyati@unj.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dmuliyati@unj.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika
ISSN : 24610933     EISSN : 24611433     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
The Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika (JPPPF) is dedicated to all physics education practitioners. The coverage of JPPPF includes: experimental research, action research, qualitative research, quantitative research, and development research (model, media, and learning evaluation) aimed to improving the quality and building innovation in Physics Education.
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2015): JPPPF - Jurnal Penelitian " : 17 Documents clear
Back Matter JPPPF Volume 1 Nomor 2, Desember 2015 Editor JPPPF
Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Vol 1 No 2 (2015): JPPPF - Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, Volume 1 Nomor 2, Des
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.107 KB) | DOI: 10.21009/1.012111

Abstract

Pengembangan Model Pembelajaran Adaptive Blended Learning untuk Berbagai Jenis Gaya Belajar Siswa Menengah Atas pada Pokok Bahasan Listrik Statis Nuri Rimbawati; Muchlas Muchlas
Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Vol 1 No 2 (2015): JPPPF - Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, Volume 1 Nomor 2, Des
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.631 KB) | DOI: 10.21009/1.01201

Abstract

Abstract Physics learning are currently given by using model and varied online media learning. However, that varied learning model is still rarely pay attention to students learning styles. Consequently, learning becomes less optimal and less motivated students. Rapidly information technology blooming gave a great opportunity for the development of online learning models that have the adaptive feature of the student's learning style. The aim of this research is to produce learning model blended learning, merger between models of online learning and face-to-face learning, adaptive by learning styles of students. This product was validated by experts consist of media experts and learning physics expert. The results showed that developed of learning model, according to experts has validated in good categories so that used in physics learning. Keywords: model learning, blended learning, learning style Abstrak Pelajaran fisika saat ini telah banyak diberikan dengan menggunakan model dan media pembelajaran online yang variatif. Namun, dari berbagai model pembelajaran tersebut masih jarang yang memperhatikan gaya belajar siswa. Akibatnya, pembelajaran menjadi kurang maksimal dan kurang memotivasi siswa. Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat telah memberikan peluang yang besar bagi pengembangan model pembelajaran online yang memiliki sifat adaptif terhadap gaya belajar siswa. Penelitian ini bertujuan menghasilkan model pembelajaran blended learning, yakni penggabungan antara model pembelajaran online dan pembelajaran face to face, yang adaptif sesuai gaya belajar siswa yang mengikutinya. Produk ini divalidasi oleh ahli yang terdiri atas: ahli media, dan ahli pembelajaran fisika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran yang dikembangkan, menurut para ahli memiliki validasi dalam kategori baik sehingga layak digunakan dalam pembelajaran fisika. Kata-kata kunci: model pembelajaran, blended learning, gaya belajar.
Kurikulum Tersembunyi Lingkungan di dalam Materi Energi Terbarukan untuk Fisika SMA Desnita Desnita
Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Vol 1 No 2 (2015): JPPPF - Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, Volume 1 Nomor 2, Des
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.88 KB) | DOI: 10.21009/1.01202

Abstract

Abstract Renewable energy resources education, in essence, is the treatment of various topics and issues related to enewable energy resources and technologies as an environmental hidden curriculum in physics education at Senior High School. Based on the statement, environmental Hidden Curriculum in teaching physics concept, especially renewable energy resource was developed. Used research and development method, with step: need assessment, development theoretic models, validation, trial, and revision. The development result is a curriculum with contain: concept of green energy renewal resource and waste cooking oil as a kind of the resources, producing process, and learning strategies to implementation the curriculum. Implementation as trial this curriculum was conducted at a senior high school in South of Jakarta. Didactic exploration improves the learning process, link or integration in physics concept, when worksheets were used in the physics lab and multimedia system. The worksheet content are picture, video, and text or article about green renewable energy resources. Used project based learning and cooperative learning, using the worksheet was improve not only cognitive aspect of the student, but also their skill and attitude to save environmental. Kata-kata Kunci: environmental hidden curricullum, green renewable energy resources, learning strategies. Abstrak Inti dari pendidikan tentang sumber energi terbarukan adalah ujicoba terhadap sejumlah topik dan isu yang terkait dengan sumber energi terbarukan ramah lingkungan dan teknologinya sebagai sebuah kurikulum tersembunyi dalam pendidikan fisika pada tingkat SMA. Berdasarkan alasan tersebut, telah dikembangkan kurikulum lingkungan yang tersembunyi di dalam mengajar konsep fisika, khususnya sumber energi ramah lingkungan. Hasil pengembangan adalah kurikulum yang berisi konsep sumber energi terbarukan ramah lingkungan dan minyak jelanta sebagai salah satu jenisnya, proses produksi, dan strategi pembelajaran dalam penerapan kurikulum tersebut. Implementasi terhadap siswa salah satu SMA di Jakarta Selatan menunjukkan bahwa materi pembelajaran lingkungan dikaitkan atau diajarkan secara terintegrasi dalam pembelajaran fisika, menggunakan lembar kerja yang berisi konsep, gambar, video, dan teks atau artikel tentang sumber energi terbarukan ramah lingkungan di laboratorium multimedia fisika. Menggunakan pembelajaran berbasis projek dan kooperatif, penggunaan lembar kerja tersebut terbukti meningkatkan tidak hanya pengetahuan, tapi juga keterampilan, dan sikap kepedulian siswa terhadap lingkungan. Kata-kata Kunci: kurikulum lingkungan yang tersembunyi, sumber energi terbarukan ramah lingkungan, strategi pembelajaran
Implementasi Model Pembelajaran Argumentasi Dialogis dalam Pembelajaran Fisika untuk Meningkatkan Kemampuan Argumentasi Ilmiah Siswa SMA Muslim Muslim
Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Vol 1 No 2 (2015): JPPPF - Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, Volume 1 Nomor 2, Des
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.496 KB) | DOI: 10.21009/1.01203

Abstract

Abstract Low ability of scientific arguments related to the students' learning process in the physics classroom that has not habituate scientific argumentation ability. This study aimed to examine the effect of the implementation of arguments dialogical learning model to increase students' ability of scientific argumentation. Argumentation dialogical learning model consists of five phases of learning, namely stages: (1) identification of the problem; (2) group argument discussion; (3) classroom argument discussion; (4) class mediation; and (5) the integration of knowledge. Each stage involves students learning activities directly in order to develop the ability of scientific argumentation. The pre-experimental method with the one group pretest and posttest design used in this research. The essay ability of the scientific arguments test and observation sheet used as a research instruments. Subjects in this study were students of 10th grade in one of the state senior high schools in Bandung, which is determined by random cluster sampling technique. The results show there is an increase in the ability of the student to the acquisition of scientific arguments with medium category after argument dialogical learning model implemented and it was concluded that the implementation of arguments dialogical learning model increased the students’ ability of scientific argumentation. Keywords: argument dialogic learning model, scientific argumentation ability Abstrak Rendahnya kemampuan argumentasi ilmiah siswa terkait proses pembelajaran fisika di kelas yang belum melatihkan kemampuan argumentasi ilmiah. Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh implementasi model pembelajaran argumentasi dialogis terhadap kemampuan argumentasi ilmiah siswa. Model pembelajaran argumentasi dialogis terdiri dari lima tahap pembelajaran, yaitu: (1) identifikasi masalah; (2) diskusi argumentasi kelompok; (3) diskusi argumentasi kelas; (4) mediasi kelas; dan (5) integrasi pengetahuan. Setiap tahapan melibatkan secara langsung aktivitas siswa untuk berlatih mengembangkan kemampuan argumentasi ilmiah. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-experiment dengan desain penelitian one group pretest and posttest. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi tes kemampuan argumentasi ilmiah berbentuk uraian dan lembar observasi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X pada salah satu SMA Negeri di Kota Bandung yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan argumentasi ilmiah siswa dengan kategori sedang setelah diimplementasikan model pembelajaran argumentasi dialogis, sehingga dapat disimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran argumentasi dialogis berpengaruh terhadap kemampuan argumentasi ilmiah siswa. Kata-kata kunci: model pembelajaran argumentasi dialogis, kemampuan argumentasi ilmiah
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Menggunakan Pembelajaran Tipe Shared dan Webbed untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Muhammad Yusuf; Ana Ratna Wulan
Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Vol 1 No 2 (2015): JPPPF - Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, Volume 1 Nomor 2, Des
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.133 KB) | DOI: 10.21009/1.01204

Abstract

Abstract The research aims to analyze the improvement of science process skills through the implementation of discovery learning using integrated instruction of shared and webbed types on the topic of Global Warming. The method adopted was quasi experiment with the matching-only pretest-posttest control group design, conducted in one of the state junior high schools in Bulungan Regency, North Kalimantan, more specifically in the seventh-grade class for the school year of 2014/2015. The research instruments employed consisted of written tests of science process skills in the forms of multiple choice questions. Research results show that there was no significant difference in the use of discovery learning of shared-integrated and webbed-integrated types in improving students’ science process skills, based on tcount = -1.537, inside the acceptable range listed in ttable = ±2.014, with a significance value of 0.131. The mean N-Gain scores for students’ science process skills in shared-integrated and webbed-integrated classes were 0.55 and 0.47, respectively, which were both categorized as moderate. Keywords: Discovery Learning, Shared- Integrated, Webbed-Integrated, Science Process Skills. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan keterampilan proses sains (KPS) peserta didik melalui penerapan model pembelajaran discovery learning dengan menggunakan pembelajaran terintegrasi tipe shared dan webbed pada materi Pemanasan Global. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment dengan desain The Matching-Only Pretest-Posttest Control Group Design yang dilaksanakan di salah satu SMP negeri di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, kelas VII tahun pelajaran 2014/2015. Pengumpulan data yang digunakan melalui pretest dan posttest keterampilan proses sains berbentuk soal tertulis pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara penggunaan model pembelajaran discovery learning tipe keterpaduan shared dengan tipe keterpaduan webbed untuk meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik berdasarkan nilai thitung= -1,537 yang berada pada daerah penerimaan ttabel = ±2,014 dengan nilai signifikansi 0,131. Rerata N-Gain keterampilan proses sains peserta didik kelas keterpaduan shared 0,55 dengan kriteria sedang dan kelas keterpaduan webbed 0,47 dengan kriteria sedang. Kata-kata kunci: Discovery Learning, Keterpaduan Shared, Webbed, Keterampilan Proses Sains.
Efektivitas Program Pendidikan Guru MIPA Kelas Bilingual Universitas Negeri Jakarta Raihanati Raihanati; Yetti Supriyati; Wardani Rahayu
Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Vol 1 No 2 (2015): JPPPF - Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, Volume 1 Nomor 2, Des
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.748 KB) | DOI: 10.21009/1.01205

Abstract

Abstract This research aims to determine the effectiveness of Bilingual Class Mathematics and Sciences Educational Teacher State University of Jakarta (PGMIPABI) State University of Jakarta. This research is evaluation program, conducted at Faculty of Mathematics and Sciences, State University of Jakarta, use Countenance Stake models. Based on the result data analysis and data interpretation formulated: (1) PGMIPABI Program at State University of Jakarta conducted professionally, with clear legal basis, and involve stakeholders; (2) PGMIPABI program at State University of Jakarta, conducted with support by lecturer staff, utilizing the integrated infrastructure management, so as meet the satisfaction by students; (3) PGMIPABI program of State University of Jakarta, produces MIPA teacher candidates with good performance and well received by bilingual school when a field study. Based on the result, can concluded the PGMIPABI State University of Jakarta was effective. Then researcher recommended this program will be continuous, but the Lecturer ability about teaching in English on mathematic and sciences will be improve. Keywords: PGMIPABI, Evaluation Program, Stake Countenance Model Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program pendidikan guru MIPA Kelas Bilingual (PGMIPABI). Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian evaluasi program, yang dilakukan di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Jakarta dengan menggunakan pendekatan Model Countenance Stake. Menggunakan angket, pedoman wawancara sebagai alat pengumpul data. Berdasarkan hasil analisis data dan interpretasi data dirumuskan kesimpulan sebagai berikut: (1) program PGMIPABI Universitas Negeri Jakarta direncanakan secara professional, dengan dasar hukum yang jelas, dan melibatkan stake holders; (2) Pelaksanaan PGMIPABI Universitas Negeri Jakarta didukung oleh tenaga pendidik, tenaga kependidikan, memanfaatkan sarana prasarana penunjang yang dikelola secara terpadu, sehingga memberikan kepuasan terhadap mahasiswa; namun masih sangat terbatas dosen yang menguasai kemampuan mengajar dengan pengantar bahasa inggris, (3) PGMIPABI Universitas Negeri Jakarta menghasilkan calon guru MIPA Bilingual dengan prestasi baik dan diterima dengan baik oleh sekolah bilingual di tempat mereka PPL (Program Pengalaman Lapangan). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa PGMIPABI sudah berjalan secara efektif. Peneliti merekomendasikan sebaiknya PGMIPABI dilanjutkan, dan perlu peningkatan kemampuan dosen menggunakan bahasa inggris dalam pembelajaran. Kata-kata kunci: PGMIPABI, evaluasi Program, Model Stake Countenance
Penggunaan Modul Berbasis Konstruktivis pada Mata Kuliah Fisika Kuantum untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep ditinjau dari Kemampuan Matematik Mahasiswa Nurhayati Nurhayati; Boisandi Boisandi
Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Vol 1 No 2 (2015): JPPPF - Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, Volume 1 Nomor 2, Des
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.039 KB) | DOI: 10.21009/1.01206

Abstract

Abstract To be a good teacher, physical education students should be actively involved in the learning process, but until now the students have not been involved actively. This research was aimed to know the effect modules of constructivist based for mathematical ability and concept student in quantum physics. This study used an experimental method. The population is all students of physical education IKIP-PGRI Pontianak sixth semester of the academic year 2014-2015, consist of three class. Samples were taken at random cluster sampling technique number two classes. Experimental class with constructivist module and the other class with conventional module. Data mastery of concepts and mathematical abilities were measured using a test technique. Hypothesis testing using Kruskal Wallis test contained in SPSS. Based on the results of data analysis can be concluded that: (1) there is the effect of the use of module based constructivist against mastery of concept of the student where the average mastery of concepts students acquire learning using module-based inquiry was higher than students who acquire learning by using conventional module, (2) there is the effect of high and low mathematical ability to mastery of concepts students and (3) there is interaction between the use of constructivist-based module with a mathematical ability to mastery of concepts students. Keywords: Module, constructivist, mastery of concepts, mathematical ability Abstrak Untuk menjadi guru yang baik, mahasiswa pendidikan fisika harus terlibat aktif dalam proses pembelajaran, namun sampai sekarang mahasiswa belum terlibat secara aktif. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan modul berbasis konstruktivis, kemampuan matematik mahasiswa dan interaksinya terhadap penguasaan konsep mahasiswa pada mata kuliah fisika kuantum. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi adalah seluruh mahasiswa pendidikan fisika semester enam IKIP PGRI Pontianak tahun akademik 2014-2015, sejumlah tiga kelas. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling sejumlah dua kelas. Satu kelas eksperimen 1 dengan modul konstruktivis dan satu kelas eksperimen 2 dengan modul konvensional. Data penguasaan konsep dan kemampuan matematik diukur menggunakan teknik tes. Uji hipotesis menggunakan uji Kruskal Wallis yang terdapat pada program SPSS. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat pengaruh penggunaan modul berbasis konstruktivis terhadap pengusaan konsep mahasiswa dimana rata-rata penguasaan konsep mahasiswa yang memperoleh pembelajaran menggunakan modul berbasis inkuiri lebih tinggi dibandingkan mahasiswa yang memperoleh pembelajaran dengan menggunakan modul konvensional, (2) terdapat pengaruh kemampuan matematik tinggi dan rendah terhadap penguasaan konsep mahasiswa dan (3) terdapat interaksi antara penggunaan modul berbasis konstruktivis dengan kemampuan matematik terhadap penguasaan konsep mahasiswa. Kata-kata kunci: Modul, konstruktivis, penguasaan konsep, kemampuan matematik
Analisis Didaktis Berdasarkan Kemampuan Kognitif dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Kalor Susana Susana; Sriyansyah Sriyansyah
Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Vol 1 No 2 (2015): JPPPF - Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, Volume 1 Nomor 2, Des
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.354 KB) | DOI: 10.21009/1.01207

Abstract

Abstract Cognitive abilities and critical thinking skill are the essential things to develop in learning process. The purpose of this research is to analyze didactically students’ cognitive abilities and critical thinking on heat concept in order to design an appropriate learning. Research method was descriptive analysis. Research subject was 25 senior high school students in Bandung. Data was documented by using 10 essay items of cognitive abilities test and 5 essay items of critical thinking skill. Data was analyzed based on the interpretation of the test score. The findings showed that students’ cognitive abilities on each cognitive process indicators respectively 48% understand (C2), 41% apply (C3), 36% analyze (C4) and 38% evaluate (C5). The findings of students’ critical thinking, respectively the ability to identify main idea of problem (58%), to interprets data accurately (36%) and to formulate a rational decision (28%). Keywords: didactic analysis, cognitive abilities, critical thinking, heat concept. Abstrak Kemampuan kognitif dan keterampilan berpikir kritis merupakan hal esensial yang penting untuk dikembangkan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis didaktis terhadap kemampuan kognitif dan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi kalor dalam rangka untuk merancang pembelajaran yang tepat. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik. Subjek penelitian sebanyak 25 siswa kelas XII pada salah satu sekolah menengah atas di Kota Bandung. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan kognitif sebanyak 10 soal dan keterampilan berpikir kritis sebanyak 5 soal berbentuk uraian. Data dianalisis berdasarkan tafsiran persentase hasil tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kognitif siswa pada tiap indikator proses kognitif berturut-turut sebesar 48% memahami (C2), 41% mengaplikasikan (C3), 36% menganalisis (C4) dan 38% mengevaluasi (C5). Keterampilan berpikir kritis siswa meliputi: kemampuan mengidentifikasi elemen utama suatu masalah (58%), kemampuan menginterpretasi data secara akurat (36%) dan kemampuan merumuskan keputusan rasional (28%). Kata-kata kunci: analisis didaktis, kemampuan kognitif, berpikir kritis, konsep kalor.
Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Pendekatan Multirepresentasi untuk Meningkatkan Prestasi Belajar dan Konsistensi Ilmiah Berbasis Multirepresentasi pada Materi Elastisitas Annisa Permata Sari; Selly Feranie; Saeful Karim
Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Vol 1 No 2 (2015): JPPPF - Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, Volume 1 Nomor 2, Des
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.217 KB) | DOI: 10.21009/1.01208

Abstract

Abstract Experimental studies have conducted problem based learning model with multirepresentation appoach for seeing the increase of learning achievement and scientific consistency. Research was implemented at one of senior high school in West Bandung. Multirepresentation approach (verbal, graph and math) that believed that able to make easier the students for learning concept in various representation. Pre-experiment method is used with one group pretest and posttest design. Research sample was one of tenth grade classes. The instrument to measure the learning achievement is in the form of multiple choice question which consist of twenty six questions, while scientific consistency was measured by multirepresentative three tier test based 21 questions which consist of seven concepts. These is an improvement between pretest and posttest result, it is categorized as medium with gain normalization of learning achievement 0,44 while gain normalization of scientific consistency 0,38. Futher, there is improvement scientific consistency level for whole elastic subject, four students in the consistency level, 13 students in enough consistency level and four students in the not consistency level. Based on the research result, there is tendency in multirepretation answers with students’ multi intelegences level. Keywords: PBM with multirepresentation approach, learning achievement, scientific consistency Abstrak Telah dilakukan penerapan model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan multirepresentasi untuk melihat peningkatan prestasi belajar dan konsistensi ilmiah. Penelitian dilaksanakan di salah satu SMA Negeri di Kabupaten Bandung Barat. Pendekatan multirepresentasi (verbal, gambar dan matematis) yang diyakini dapat memudahkan siswa mempelajari konsep dalam berbagai representasi. Metode yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain one group pretest and posttest design. Sampel penelitian adalah satu kelas X. Instrumen untuk mengukur prestasi belajar berupa multiple choice test sebanyak 26 soal sedangkan konsistensi ilmiah diukur dengan menggunakan three tier test berbasis multirepresentatif sebanyak 21 soal terdiri dari 7 konsep. Terjadi peningkatan antara hasil pretes dan postes, yaitu berada pada ketegori sedang dengan gain prestasi belajar 0,44 sedangkan gain konsistensi ilmiah 0,38. Selain itu, terjadi peningkatan level konsistensi ilmiah untuk keseluruhan materi elastistisitas, yaitu 4 siswa berada pada level konsisten, 13 siswa cukup konsisten dan 4 siswa tidak konsisten. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat kecenderungan jawaban multirepresentasi siswa dengan kecerdasan majemuk. Kata-kata kunci: PBM dengan pendekatan multirepresentatif, prestasi belajar, konsistensi ilmiah berbasis
Karakteristik Pengembangan Tes Keterampilan Berpiki Kritis Bumi dan Antariksa Untuk Calon Guru Taufik Ramlan Ramalis; Dadi Rusdiana
Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Vol 1 No 2 (2015): JPPPF - Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, Volume 1 Nomor 2, Des
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.664 KB) | DOI: 10.21009/1.01209

Abstract

Abstract The purpose of this study was to analyze the characteristics of the f critical thinking skills test and measurement errors according to classical test theory and item response theory. The test is based on the basic concepts and essential principles of the Earth Space, with reference to the core critical thinking skills. The research method used a mixed methods design with embedded experimental models. The analysis in this study is based on 41 responses of students teacher prospective who have taken IPBA courses at the Physics education department of FPMIPA UPI. Based on classical test theory indicates that of 18 test items were analyzed 15 items were good quality, reliability index of 0.89. From information function and standard error measurement of item response theory, the overall conclusion of this evaluation is that the model 2PL is better to use when evaluating the test. Keywords: critical thinking skills, earth and space, classical test theory, item response theory Abstrak Tujuan penelitian ini untuk menganalisis karakteristik tes keterampilan berpikir kritis serta kesalahan pengukuran menurut teori tes klasik dan teori respons item. Tes disusun berdasarkan konsep dasar dan prinsip esensial sains Bumi dan Antariksa, dengan mengacu pada inti keterampilan berpikir kritis. Metode penelitiannya menggunakan mixed methods dengan desain embedded experimental model. Analisis dalam penelitian ini didasarkan pada respons 41 mahasiswa calon guru yang telah mengambil matakuliah IPBA di departemen pendidikan Fisika FPMIPA UPI. Berdasarkan teori tes klasik menunjukkan bahwa dari 18 item tes yang dianalisis 15 item yang berkualitas baik, indeks reliabilitas 0,89. Dari fungsi informasi dan pengukuran kesalahan baku pada teori respons item, kesimpulan keseluruhan dari evaluasi ini adalah bahwa model 2PL adalah lebih baik untuk digunakan ketika mengevaluasi tes. Kata-kata kunci: keterampilan berpikir kritis, bumi dan antariksa, teori tes klasik, teori respon item.

Page 1 of 2 | Total Record : 17


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 1 (2022): [Online First] JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika), Volu Vol 7 No 2 (2021): JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika), Volume 7 Issue 2, D Vol 7 No 1 (2021): JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika), Volume 7 Issue 1, J Vol 6 No 2 (2020): JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika), Volume 6 Issue 2, D Vol 6 No 1 (2020): JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika), Volume 6 Issue 1, J Vol 5 No 2 (2019): JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika), Volume 5 Issue 2, D Vol 5 No 1 (2019): JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika), Volume 5 Issue 1, J Vol 4 No 2 (2018): JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika), Volume 4 Issue 2, D Vol 4 No 1 (2018): JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika), Volume 4 Issue 1, J Vol 3 No 2 (2017): JPPPF - Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, Volume 3 Nomor 2, Des Vol 3 No 1 (2017): JPPPF - Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, Volume 3 Nomor 1, Jun Vol 2 No 2 (2016): JPPPF - Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, Volume 2 Nomor 2, Des Vol 2 No 1 (2016): JPPPF - Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, Volume 2 Nomor 1, Jun Vol 1 No 2 (2015): JPPPF - Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, Volume 1 Nomor 2, Des Vol 1 No 1 (2015): JPPPF - Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, Volume 1 Nomor 1, Jun More Issue