cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman
ISSN : -     EISSN : 24776300     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin. Jurnal ini terbit sebanyak dua kali setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini menerbitkan penelitian dan artikel konseptual yang berkaitan dengan bidang ilmu bimbingan dan konseling, pendidikan, dan psikologi pendidikan..
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2021): December" : 10 Documents clear
KETAHANAN KELUARGA DI MASA PANDEMI (STUDI KASUS PADA ISTRI YANG MENJALANI LONG DISTANCE MARRIAGE) DI KABUPATEN KENDAL Laelatul Anisah; Cahya Milia Tirta Safitri
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 7, No 2 (2021): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.249 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v7i2.5780

Abstract

Menjalani long distance marriage bukanlah hal yang mudah, terutama di masa pandemi. Salah satu faktor terbesar yang melatarbelakangi hal tersebut adalah faktor ekonomi. Problematika mengenai long distance marriage ini lebih banyak dirasakan oleh istri, sehingga berdampak pada rentannya ketahanan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam bagaimana ketahanan keluarga di masa pandemi pada istri yang menjalani long distance marriage. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif  dengan pendekatan fenomenologis. Adapun pengumpulan data mengunakan observasi dan wawancara mendalam. Analisa data dilakukan melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data.Partisipan berjumlah tiga orang dengan kriteria istri yang menjalani long distance marriage. Adapun hasil penelitian dari ketiga partisipan menunjukkan bahwa long distance marriage membuat mereka kesulitan dalam berkomunikasi secara efektif, sehingga mengakibatkan perselingkuhan, perubahan perilaku dan pertengkaran yang tidak ada habisnya. Saran dari penelitian ini diharapkan bagi pasangan yang menjalani long distance marriage dapat meningkatkan komunikasi yang intim dan efektif baik melalui media sosial maupun telepon supaya ketahanan yang dibangun sejak awal perkawinan dapat berjalan harmonis._____________________________________________________________________Living a long distance marriage is not an easy thing, especially during a pandemic. One of the biggest factors behind this is the economic factor. The problem with long distance marriage is mostly felt by the wife, so it has an impact on the vulnerability of the family's resilience. This study aims to dig deeper into how family resilience during the pandemic is for wives who undergo long distance marriage. The method used is a qualitative method with a phenomenological approach. The data collection uses observation and in-depth interviews. Analysis of the data used is descriptive data analysis. Data analysis was carried out in three stages, namely data reduction, data presentation and data verification.There are three participants with the criteria of a wife undergoing long distance marriage. The results of the research from the three participants showed that long distance marriage made it difficult for them to communicate effectively, resulting in infidelity, behavior changes and endless fights. Suggestions from this research are expected for couples who undergo long distance marriage can improve intimate and effective communication both through social media and telephone so that the resilience that was built since the beginning of the marriage can run harmoniously.
MEMPREDIKSI PENGARUH KONTRIBUSI KEMAMPUAN PERENCANAAN KARIR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Yurike Kinanthy Karamoy; Endarta Murti Basuki
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 7, No 2 (2021): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.834 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v7i2.5659

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengklarifikasi hasil temuan terdahulu berkaitan dengan pengaruh  kemampuan perencanaan karir terdapat motivasi belajar peserta didik yang ditinjau dari faktor budaya. Penelitian saat ini menerapkan pendekatan kuantitatif melalui survei desain cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah peserta didik SMK di Kabupaten Jember. Sampel penelitian ini berjumlah 346 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cross-sectional sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen skala psikologis Kemampuan Perencanaan Karir (KPK) dan Skala Motivasi Belajar (SMB). Analisis data menggunakan teknik regresi linier dengan bantuan aplikasi pengolah data statistik IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi belajar merupakan prediktor dari kemampuan perencaanaan karir peserta didik. Layanan konseling karir sangat dibutuhkan untuk menyamakan persepsi anak dan orang tua terhadap pilihan karir anak. ___________________________________________________________________               The purpose of this study was to clarify the results of previousfindings related to the influence of career planning abilities on students learning motivation in terms of cultural factors. The current study applies a quantitative approach through  a cross sectional survey design. The population in this study were SMK students in Jember regency. The sample of this study amounted to 346 people. The sampling technique used is cross sectional sampling. The data collection technique used the psychological scale instrument of career palnning ability and learning motivation scale. Data analysis used linear regression technique with the help of statistical data processing application IBM SPSS statistics. The result showed that learning motivation is a predictor of students career planning abilities. Career counseling services are urgently needed to equalize the perception of children and parents on childrens career choices  
IDENTIFIKASI KONFLIK MENANTU TERHADAP MERTUA YANG TINGGAL SERUMAH DI KOTA PALANGKA RAYA Salman Salman; Arini Safitri; Desi Erawati
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 7, No 2 (2021): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.018 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v7i2.5788

Abstract

Dilatarbelakangi dari banyaknya konflik yang timbul ketika anak memutuskan untuk tetap tinggal satu rumah dengan orang tua ketikauu sudah menikah dan membawa serta pasangannya untuk tinggal bersama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui identifikasi sikap menantu terhadap mertua yang tinggal serumah di kota Palangka Raya. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif fenomenologi. Adapun sumber data dalam penelitian ini ada lima Informan yaitu lima menantu perempuan yang tinggal serumah dengan mertuanya di jalan dr. Murjani. Untuk pengolahan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi, data dianalisis dan disimpulkan atau verifikasi.  Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa identifikasi konflik pada menantu yang tinggal serumah dengan mertuanya di kota Palangka Raya  ditinjau dari konflik intrapersonal, konflik interpersonal dan faktor penyebab konflik. Adapun yang masuk dalam kategori intrapersonal pada unsur pendekatan-penghindaran terjadi pada dua menantu sedangkan yang masuk dalam kategori unsur penghindaran-penghindaran terjadi pada tiga menantu, selanjutnya yang masuk pada katagori interpersonal pada unsur escalation, invalidation, withdrawal and avoidance dan negative interpretation terjadi pada lima menantu yang tinggal serumah dengan mertuanya. Sedangkan Faktor yang melatarbelakangi terjadinya konflik dalam penelitian ini ada lima yaitu, kurangnya komunikasi terlihat pada tiga menantu. Kemudian yang kedua, sikap egosentrisme dalam hal ini ditemukan juga pada tiga menantu. selanjutnya masalah ekonomi yang dialami oleh satu menantu. Berikutnya adanya perbedaan pendapat ditemukan pada kelima menantu dan yang terakhir yaitu salah paham hal ini juga dimiliki oleh kelima menantu._____________________________________________________________________Background in this research because there are many conflict that appear when a child decide to live in one house with their parents after married and bring their couple to live together.  Research objective was to know the conflict identification between daughter in law and mother in law who lived in one house in Dr. Murjani street Palangka Raya.This research was field research with qualitative descriptive approach.  While data source in this research were five daughters in law who lived in on house with her mother in law which lived in Dr. Murjani street as informants.  Data collection used observation, interview and documentation, then data analyzed and concluded or verification.The result showed that conflict identification on daughter in law who lived in one house with her mother in law at Dr. Murjani street Palangka Raya reviewed from intrapersonal conflict, interpersonal conflict and factors that caused conflict.  Approaches-avoidance element that happen on two daughters in law, while avoidance-avoidance element happen on three daughters in law and these two things entered intrapersonal category, while escalation, invalidation, withdrawal and avoidance and negative interpretation element entered interpersonal category that happen on five daughters in law who lived with her mother in law.  While there were five factors that caused conflict in this research, they were lack of communication happen on three daughters in law. Second, egocentrism happen on three daughters in law.  Then economy problem happen on one daughter in law, next different opinion happen on five daughters and last was misunderstanding happen on five daughters in law.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KEMATANGAN KARIR PADA MAHASISWA SEMESTER AKHIR FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS X DI YOGYAKARTA Prayuda Nur Rifki; Laelatul Anisah
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 7, No 2 (2021): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.547 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v7i2.5655

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah kematangan karir yang rendah atau ketidakmatangan karir di kalangan mahasiswa, kemampuan merencanakan karir masih menjadi masalah dimana kecerdasan emosional juga dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang dihadapai calon sarjana baru seperti kehawatiran dan ketakutan tidak mendapatkan pekerjaan, merasa kurang memiliki informasi suatu pekerjaan dan merasa tidak dapat beradaptasi dengan suatu pekerjaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan kematangan karier pada mahasiswa semester akhir Fakultas Psikologi Universitas X di Yogyakarta. Adapun metode penelitian menggunakan kuantitatif dan metode pengambilan sampel yang dipakai penelitian ini adalah teknik simple random sampling. Populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa tingkat akhir Fakultas Psikologi Universitas X Yogyakarta. Jumlah mahasiswa semester akhir berjumlah 158 orang, sehingga jumlah sampel total penelitian 61 orang atau 71,5% dari jumlah populasi. Hasil dari penelitian ini nilai koefisien korelasi diperoleh r = 0,159  dengan nilai p = 0,000. Nilai signifikansi sebesar 0,000 menunjukan signifikansi pada taraf 1% (p = 0,01) artinya p<0,01. Hal ini menunjukan adanya korelasi yang sangat signifikan antara kecerdasan emosional dengan kematangan karir pada mahasiswa tingkat semester akhir Univeristas X di Yogyakarta. Hal ini berarti dengan dimilikinya kecerdasan emosional yang tinggi maka akan diikuti dengan dimilikinya kematangan karir yang tinggi juga. Begitu pula sebaliknya, dengan dimilikinya kecerdasan emosional yang rendah juga akan diikuti dengan kematangan karir yang rendah pula.____________________________________________________________________The background of this research is low career maturity or career immaturity among students, the ability to plan a career is still a problem where emotional intelligence is also needed to overcome the problems faced by prospective new graduates such as worries and fears of not getting a job, feeling lack of information. a job and feel unable to adapt to a job. The purpose of this study was to determine the relationship between emotional intelligence and career maturity in final semester students of the Faculty of Psychology, University X in Yogyakarta. The research method uses quantitative and the sampling method used in this study is a simple random sampling technique. The population of this study were final year students of the Faculty of Psychology, University X Yogyakarta. The number of final semester students amounted to 158 people, so the total sample of the study was 61 people or 71.5% of the total population. The results of this study obtained the value of the correlation coefficient r = 0.159 with a value of p = 0.000. A significance value of 0.000 indicates a significance level of 1% (p = 0.01) meaning p <0.01. This shows that there is a very significant correlation between emotional intelligence and career maturity in final semester students of University X in Yogyakarta. This means that having high emotional intelligence will be followed by having high career maturity as well. Vice versa, having low emotional intelligence will also be followed by low career maturity as well.
PERAN ORANG TUA DALAM MENDAMPINGI PESERTA DIDIK BELAJAR DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA SD ISLAM NURUL IHSAN PALANGKARAYA Rita Rahmaniati; Neng Mariani; Dwi Sari Usop
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 7, No 2 (2021): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.187 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v7i2.5964

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam mendampingi peserta didik pada saat pembelajaran dari dimasa pandemi covid 19.  Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif . Subjek penelitian ini adalah Guru kelas V, orang tua dan peserta didik kelas V di SD Islam Nurul Ihsan. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Prosedur analisis data menggunakan tahapan yang terdiri dari Pengumpulan Data, Reduksi Data, Penyajian Data, dan Penarikan  Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua peserta didik kelas V SD Islam Nurul Iiihsan Palangkaraya mengalami kesulitan dalam mendampingi peserta didik belajar dirumah pada masa pandemi covid-19 karena factor dalam dan factor luar.  Faktor dalam  yaitu 1) kurangnya pengetahuan dan pendidikan orang tua, 2) minimnya waktu yang dimiliki orang tua untuk mendampingi dan mengawasi peserta didik 3) kurangnya komunikasi antara orang tua dan peserta didik 4) orang tua kurang mampu memberikan motivasi sedangkan faktor dari luar yaitu factor guru, yakni 1) kurang maksimalnya penjelasan guru terhadap materi dan 2) tingkat ekonomi keluarga. Rekomendasi dari penelitian adalah adalah guru dan kepala Sekolah hendaknya membekali orang tua untuk mendampingi belajar anak di rumah melalui kegiatan pelatihan pendampingan pembelajaran Daring bagi orangtua.____________________________________________________________________This study aims to determine the role of parents in assisting students during learning from the covid 19 pandemic. The research method used in this study is a qualitative research method. The subjects of this study were fifth grade teachers, parents and fifth grade students at Nurul Ihsan Islamic Elementary School. The data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The data analysis procedure uses stages consisting of Data Collection, Data Reduction, Data Presentation, and Drawing Conclusions. The results showed that parents of fifth grade students at the Islamic Elementary School Nurul Iiihsan Palangkaraya had difficulties in assisting students to study at home during the COVID-19 pandemic due to internal and external factors. Internal factors are 1) lack of parental knowledge and education, 2) lack of time for parents to accompany and supervise students 3) lack of communication between parents and students 4) parents are less able to provide motivation while external factors are factors teachers, namely 1) the teacher's explanation of the material is less than optimal and 2) the economic level of the family. The recommendation from the research is that teachers and principals should equip parents to assist their children's learning at home through online learning mentoring training activities for parents.
HALAMAN DEPAN JBKR VOL. 7 NO. 2 TAHUN 2021 Halaman Depan
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 7, No 2 (2021): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.821 KB)

Abstract

HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN TINGKAT KEDISIPLINAN SISWA SMP NEGERI 15 KOTA KUPANG DI MASA PANDEMI COVID 19 Petrisia Anas Waluwandja; Sanhedri Boimau; Dixon E.M. Taek Bete
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 7, No 2 (2021): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.593 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v7i2.5547

Abstract

Hasil belajar siswa mulai menurun di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan tingkat kedisiplinan siswa SMP Negeri 15 Kota Kupang pada masa Pandemi Covid 19. Penelitian ini menggunakan pendekatan korelasi. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Pola asuh  orang  tua siswa SMP Negeri 15 Kota Kupang dengan nilai  rata-rata  sebesar 83, 98 termasuk kedalam kategori cukup baik yaitu berada pada interval 81-85; (2) Tingkat kedisiplinan siswa SMP Negeri 15 Kota Kupang dengan nilai rata-rata sebesar 82,11 dikategorikan cukup baik yaitu berada pada interval 78-83; (3) Hasil analisis hipotesis menunjukkan bahwa nilairxy = 0,526 berada pada arah  yang positif. Hubungan pola asuh orang  tua dengan tingkat kedisiplinan siswa SMP Negeri 15 Kota Kupang termasuk dalam kategori cukupkuat dengan interval 0,40-0,599; (4) Data penelitian dan hasil  juga menunjukkan bahwa thitung = 0,526 , sedangkan ttabel pada taraf signifikansi 5% = 1,671 dan t tabel pada taraf signifikan 1% = 2,390. Ini berarti bahwa thitung lebih besar dari ttabel. Maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan tingkat kedisiplinan siswa kelas SMP Negeri 15 Kota Kupang. _____________________________________________________________Student’s learning outcomes began to decline during the COVID-19 pandemic. This study aims to determine the relationship between parenting patterns and the level of discipline of students at SMP Negeri 15 Kupang City during the Covid 19 Pandemic. This study applies a correlation approach. The number of samples in this study are 60 students. The results showed that: (1) The parenting pattern of the students of SMP Negeri 15 Kupang City with an average score of 83, 98 was included in the fairly good category, which was in the 81-85 interval; (2) The level of discipline of students of SMP Negeri 15 Kupang City with an average score of 82.11 is categorized as quite good, which is in the 78-83 interval; (3) The results of the hypothesis analysis show that the value of rxy = 0.526 is in a positive direction. The relationship between parenting patterns and the level of discipline of students at SMP Negeri 15 Kupang City is included in the fairly strong category with an interval of 0.40-0.599; (4) The research data and results also show that tcount = 0,526, while ttable at a significance level of 5% = 1,671 and t table at a significant level of 1% = 2,390. This means that tcount is greater than ttable. So it can be concluded that there is a significant relationship between parenting patterns and the level of discipline of students of  SMP Negeri 15 Kupang City. Keywords: Pattern; parrenting; Discipline; Pandemic; Covid  
CYBERCOUNSELING SEBAGAI INOVASI KONSELOR MENGHADAPI TANTANGAN DISRUPSI PADA ERA SOCIETY 5.0 Ball Qiss Ayuni; Syarifah Runika Umaria; Amallia Putri
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 7, No 2 (2021): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.977 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v7i2.5842

Abstract

Individu tidak dapat terlepas dari pembaharuan teknologi dengan era yang terus bergerak. Cybercounseling justru tidak akan menjadi suatu hal menakutkan akan menggantikan peran konselor di era society.Tantangan yang hadir juga memengaruhi kinerja konselor dan apabila menghindar akan jauh tertinggal serta profesi konselor akan tidak lagi dilirik sebagai profesi yang dapat menangani masalah dengan responsif. Hingga cybercounseling hadir membantu mempermudah kinerja konselor dengan menghadirkan kelebihan yang telah dipaparkan. Di perlukan pula bentuk pengawasan yaitu supervisi cybercounseling Hal ini penting untuk menilai bagaimana melaksanakan konseling secara online (a) berkomunikasi dan mempertahankan empati, (b) memahami cerita konseli, (c) menghadapi tantangan disrupsi, dan (d) mengevaluasi efektivitas konselor. Penulis membahas beberapa hal mengenai artikel konseptual dengan menyajikan lieratur berdasarkan hal yang relevan pada era society 5.0  dengan adanya inovasi cybercounseling konselor akan senantiasa memiliki ketuntasan kompetensi profesional serta mendorong kebermanfaatan konselor agar terus bergerak dari perkembangan zaman yang terbaru sebagai konselor yang inovatif dan mengikuti kebaruan.____________________________________________________________________People are constantly evolving, and individuals cannot do without technological updates. Cybercounseling will not be a scary thing, it will replace the role of the counselor in the era of society. The challenges that are present also affect the performance of the counselors and if they avoid it, they will be far behind and the counselor profession will no longer be looked at as a profession that can handle problems responsively. Until cybercounseling comes to help facilitate the performance of counselors by presenting the advantages that have been described. A form of supervision is also needed, namely cybercounseling supervision. It is important to assess how to carry out online counseling (a) communicate and maintain empathy, (b) understand the counselee's story, (c) face the challenges of disruption, and (d) evaluate the effectiveness of the counselor. The author discusses several things about conceptual articles by presenting literature based on things that are relevant in the era of society 5.0 This article with the literature review method aims to capture the insight of counselors, with the innovation of cybercounseling counselors will always have complete professional competence and encourage the usefulness of counselors so that they continue to move from developments. the latest era as a counselor who is innovative and follows the novelty.
MINAT REMAJA DITINJAU DARI TES MINAT ROTHWELL MILLER INTEREST BLANK (RMIB) DI LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK (LKSA) KOTA PALANGKA RAYA Meylani Safar Rini; Ihsan Mz; Desi Erawati
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 7, No 2 (2021): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.09 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v7i2.5669

Abstract

Generasi milenial sekarang cenderung kesulitan menentukan minat atau karirnya di masa depan. Oleh sebab itu penelitian ini mengurai tentang minat remaja ditinjau dari tes Rothwell Miller Interest Blank atau disingkat RMIB. Remaja tidak akan melakukan suatu aktivitas yang mereka senangi jika mereka tidak menyadari kebutuhan terhadap minatnya. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Informan penelitian ini adalah remaja berusia 15-18 tahun, berjumlah sembilan orang di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Al-Amin Kota Palangka Raya. Pengumpulan data dilakukan dengan tes minat RMIB, wawancara, observasi, yang dianalisis menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian yang ditemukan di lapangan menunjukkan bahwa tes RMIB remaja di LKSA Al-Amin memiliki berbagai minat diantaranya social service, medical, mechanical, dan practical. Terdapat empat orang yang memiliki kecenderungan pada minat social service, dua orang cenderung pada medical, dua orang mechanical dan terdapat satu orang yang mempunyai minat pada bidang practical. Penelitian ini juga mengungkap adanya pengaruh motivasi internal dan eksternal yang mendorong remaja di LKSA Al-Amin untuk menguatkan minat yang mereka miliki. Khusus pada motivasi eksternal, motif sosial dan emosional mempunyai peran yang signifikan dalam menumbuhkan minat pada remaja di LKSA Al-Amin._____________________________________________________________Millennials today are tend to determine their future interests or careers. Therefore, this study describes about adolescents' interest from the Rothwell Miller Interest Blank test (RMIB). Adolescents will not do actvity based on their will once they are not aware of their interests. This type of research used was descriptive qualitative. The respondent of this study were nine teenagers aged 15-18 years at the Al-Amin Child Welfare Institution (LKSA) Palangka Raya City. Data was collected by using the RMIB interest test, interviews, and observations, which analyzed using triangulation techniques. This research showed that the reasult of adolescents’ RMIB test at LKSA Al-Amin had various interests including social service, medical, mechanical, and practical. Found four adolescents who tend to have interest in social services, two adolescents who tend to medical field, two adolescents were tend to mechanical and there was one adolescent with practical interest. This study also reveals the influence of internal and external motivations that encouraged adolescents at LKSA Al-Amin to strengthen their interests. Specifically on external motivation, social and emotional motives had significant role in growing interest in adolescents in LKSA Al-Amin.
STRESS AKADEMIK DAN COPING MAHASISWA MENGHADAPI PEMBELAJARAN ONLINE DI MASA PANDEMI COVID-19 Amallia Putri; Yuline Yuline
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 7, No 2 (2021): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (918.877 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v7i2.5313

Abstract

Studi literatur ini disusun dengan tujuan untuk memaparkan kondisi stress akademik serta coping yang dilakukan mahasiswa mengatasi stress akademik dalam pembelajaran online dimasa pandemi covid-19. Dalam menelaah beberapa jurnal mengenai stress akademik mahasiswa, diperoleh bahwa pandemi serta perubahan yang terjadi pada proses pembelajaran membuat meningkatnya stress akademik mahasiswa. Banyak permasalahan yang bermunculan akibat dari meningkatnya stress akademik. Untuk mengatasinya mahasiswa perlu melakukan strategi coping stress untuk mengurangi perasaan stress yang terjadi. Coping dimaknai sebagai sebuah usaha individu untuk dapat mengatasi stress yang menghampirinya melalui perubahan kognitif atau perilaku agar memperoleh perasaan aman pada dirinya. Coping stress ini dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu: 1) Problem focused copping yang mengubah atau menghilangkan stressor dan mengurangi dampak stress melalui tindakan individu itu sendiri, dan 2) Emotional focused coping yaitu dengan mengubah cara individu secara emosional bereaksi terhadap penyebab stress. Dengan informasi mengenai pengelolaan stress akademik melalui coping stress mahasiswa diharapkan lebih peduli dan sadar sehingga dapat mengurangi tekanan psikologis dalam menghadapi pembelajaran online dimasa pandemi covid-19.____________________________________________________________This literature study was compiled with the aim of explaining the conditions of academic stress and the coping done by students to overcome academic stress in online learning during the covid-19 pandemic. In reviewing several journals regarding student academic stress, it was found that the pandemic and changes that occurred in the learning process had increased student academic stress. Many problems arise as a result of increased academic stress. To overcome this, students need to do stress coping strategies to reduce feelings of stress that occur. Coping is interpreted as an individual's effort to be able to overcome the stress that comes to him through cognitive or behavioral changes in order to gain a feeling of security in himself. Coping stress can be done in two ways, namely: 1) Problem focused coping that changes or eliminates stressors and reduces the impact of stress through the individual's own actions, and 2) Emotional focused coping, namely by changing the way individuals emotionally react to stressors. With information on managing academic stress through coping with stress, students are expected to be more concerned and aware so that they can reduce psychological pressure in dealing with online learning during the COVID-19 pandemic.

Page 1 of 1 | Total Record : 10