cover
Contact Name
Aji Septiaji
Contact Email
ajiseptiaji@gmail.com
Phone
+6285294606969
Journal Mail Official
jurnaldiglosiaunma@gmail.com
Editorial Address
Jalan. K.H. Abdul Halim, No. 103, Kabupaten Majalengka
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Diglosia
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 25495119     EISSN : 25495119     DOI : -
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia tergabung dalam Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP). Jurnal ini memuat artikel ilmiah penelitian dan gagasan konseptual atau kajian teoretis dalam bidang pendidikan, kebahasaan, dan kesusastraan Indonesia. Setiap artikel melalui peer review process. Adapun scope penelitian pada jurnal ini yaitu (1) sastra (teori, kritik, dan sejarah sastra); (2) Keterampilan dan pembelajaran sastra; (3) Keterampilan dan pembelajaran bahasa; (4) Analisis wacana; (5) Penelitian linguistik, sosiolinguistik, dan psikolinguistik; (6) Evaluasi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (7) Kurikulum pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (8) Model atau media pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (9) Kajian kebudayaan Indonesia; dan (10) penelitian lainnya yang relevan. Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan FEBRUARI dan AGUSTUS.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2019): Februari" : 12 Documents clear
REGISTER DALAM RUBRIK OTOMOTIF DAN GASPOL 52 SURAT KABAR TRIBUN JOGJA DAN KAITANNYA DENGAN PEMBELAJARAN TEKS BERITA KELAS VIII SMP Andriyadi Yuda Wibawa
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.206 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh register dalam rubrik Otomotif dan Gaspol 52 Surat Kabar Tribun Jogja. Alasan peneliti memilih judul ini karena ingin memperkenalkan istilah-istilah register terutama pada rubrik Otomotif dan Gaspol 52 Surat Kabar Tribun Jogja kepada siswa kelas VIII. Register dalam rubrik Otomotif dan Gaspol 52 Surat Kabar Tribun Jogja belum ditemukannya bentuk dan makna kebahasaan registernya. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan bentuk dan makna kebahasaan register dalam rubrik Otomotif dan Gaspol 52 Surat Kabar Tribun Jogja dan kaitannya dengan pembelajaran teks berita kelas VIII. Subjek penelitian ini adalah rubrik Otomotif dan Gaspol 52 pada Surat Kabar Tribun Jogja edisi Maret sampai dengan April 2019, sedangkan objek penelitiannya adalah register bidang otomotif yang terdapat dalam rubrik Otomotif dan Gaspol 52 Surat Kabar Tribun Jogja edisi Maret sampai dengan April 2019. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi menggunakan teknik baca dan catat, sedangkan jenis data yang digunakan adalah data kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan yaitu metode padan. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. 1) Bentuk kebahasaan register dalam rubrik Otomotif dan Gaspol 52 Surat Kabar Tribun Jogja terdapat 63 data untuk bentuk register selingkung terbatas dan 60 data untuk bentuk register selingkung terbuka. 2) Makna kebahasaan register dalam rubrik Otomotif dan Gaspol 52 Surat Kabar Tribun Jogja terdapat 45 data untuk jenis makna luas dan 78 data untuk jenis makna sempit. 3) Keterkaitan penggunaan bahasa register dalam rubrik Otomotif dan Gaspol 52 Surat Kabar Tribun Jogja dapat dijadikan alternatif bahan ajar terhadap siswa kelas VIII SMP.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA DALAM MATERI PEMENTASAN DRAMA PADA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 9 SINGKAWANG Wahyuni Oktavia; Safrihady Safrihady; Suryo Ediyono; Mardian Mardian; Nurlian Nurlian
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.729 KB)

Abstract

Penelitian berlatar belakang dikarenakan hasil belajar siswa masih tergolong rendah dalam aspek berbicara pada materi memntaskan drama. Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk melihat hasil peningkatan keterampilan berbicara siswa dalam pementasan drama sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran role playing, melihat hasil keterlaksanaan penerapan model pembelajaran role playing dalam pembelajaran pementasan drama pada siswa kelas XI IPA, dan melihat respon peningkatan keterampilan berbicara siswa dalam pementasan drama dengan penerapan model pembelajaran role playing pada siswa XI IPA SMA Negeri 9 Singkawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan bentuk penlitian design pre-eksperimental dan rancangan yang akan digunakan dalam pola penelitian di kelas adalah one group pretest-posstest. Populasi yang ditetapkan dalam penelitian adalah kelas XI. Penentuan sampel dengan menggunakan teknik  sampling purposive dan sampel yang ditentukan dalam penelitian adalah kelas XI IPA. Hasil data perhitungan menunjukan mean yang diperoleh sangat berbeda. Mean yang diterima pada tahapan pretest sebesar 60,55 dan mean yang diperoleh pada tahap posttest sebesar 63,23. Hasil keterlaksanaan pada pertemuan pertama memperoleh besaraan 89,95%, kedua 83,34%,  ketiga 89,95%, dan keempat 84,21%. Dari hasil tersebut maka dapat simpulkan bahwa keterlaksanaan penerapan model role playing sangat berdampak baik bagi hasil penelitian. Untuk perolehan dari penyebaran angket dapat dilihat dari persentase pada item sangat setuju (SS) sebesar 67,25%, setuju (S) sebesar 30%, tidak setuju (TS) 3,20, dan sangat tidak setuju (STS) 0%. Berdasarkan hasil perolehan persentase sangat setuju (SS) dan setuju(S) jika dijumlahkan maka akan mendapatkan hasil sebesar 97, 25% dan jika dilihat pada tabel angket respon siswa maka akan masuk dalam kategori sangat senang. Dengan hasil yang didapat maka hasil perhitungan uji t dengan besaran nilai  >  pada taraf signifikansi 5% (2,069 > 1,729) dengan Df 19 yang berarti dapat disimpulkan terdapat peningkatan secara signifikan pada hasil belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran role playing.
TEKS EKSPLANASI SEBAGAI BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA DI KELAS XI SMAN 5 BANDUNG (Kajian Deskiptif Kualitatif terhadap Fungsi, Struktur dan Kaidah Kebahasaan dalam Proses Pembelajaran Berbasis Genre) Elsan Nasrillah; Engkos Kosasih; Khaerudin Kurniawan
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.742 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta di lapangan bahwa teks eksplanasi merupakan jenis teks yang baru dipelajari dalam mata pelajaran bahasa Indonesia sejak diberlakukan kurikulum 2013. Hal tersebut mengakibatkan peserta didik maupun guru belum terlalu memahami konsep atau teori teks eksplanasi dan bahan ajar teks eksplanasi masih kurang. Tujuan penelitian ini, yaitu (1) mendeskripsikan fungsi teks eksplanasi karangan peserta didik kelas XI SMA Negeri 5 Bandung; (2) mendeskripsikan struktur teks eksplanasi karangan peserta didik kelas XI SMA Negeri 5 Bandung; (3) mendeskripsikan kaidah kebahasaan teks eksplanasi karangan peserta didik kelas XI SMA Negeri 5 Bandung; dan (4) mengembangkan bahan ajar teks eksplanasi berdasarkan hasil kajian teks eksplanasi karangan peserta didik kelas XI SMA Negeri 5 Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini yaitu teks eksplanasi yang ditulis oleh peserta didik kelas XI SMA Negeri 5 Bandung. Data penelitian ini berupa hasil analisis fungsi, struktur, dan kaidah kebahasaan teks eksplanasi. Hasil penelitian ini yaitu sebagai berikut. Pertama, fungsi yang ditemukan pada teks eksplanasi karangan peserta didik, yaitu memaparkan proses, memparakan alasan, memaparkan akibat, memaparkan solusi, dan memaparkan cara. Kedua, struktur yang ditemukan pada teks eksplanasi karangan peserta didik, yaitu pernyataan umum, paragraf penjelas, dan kesimpulan. Ketiga, Kaidah kebahasaan yang ditemukan pada teks eksplanasi karangan peserta didik, yaitu keterangan waktu, konjungsi kronologis, konjungsi kausalitas, kata tunjuk, kata kerja pasif, dan kata sandang penghubung. Keempat, pengembangan bahan ajar teks eksplanasi dari hasil kajian teks eksplanasi karangan peserta didik yang berupa handout. Kata kunci: analisis tekstual, teks eksplanasi, bahan ajar
NILAI-NILAI BUDAYA DALAM ANTOLOGI CERPEN INDONESIA-MALAYSIA DAN IMPLEMENTASINYA SEBAGAI BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA DI SMA Pipik Asteka; Yulia Ningsih; Suryo Ediyono
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.281 KB)

Abstract

 Pembelajaran apresiasi sastra merupakan pembelajaran yang sangat penting dalam upaya menumbuhkan dan mengembangkan kepribadian peserta didik. Salah satu karya sastra yang bisa dijadikan sebagai bahan ajar apresiasi sastra di SMA adalah cerpen. Terutama cerpen yang memiliki segudang budaya dan ilmu yang dapat dijadikan contoh, sebagai pelajaran serta pengalaman peserta didik, sehingga tidak ada alasan untuk meninggalkan apalagi melupakan kebudayaan yang ada hanya karena perubahan kemajuan zaman. Nilai-nilai budaya sangat sesuai diajarkan kepada peserta didik karena mengandung nilai sejarah dan kebudayaan masyarakat yang dapat dimanfaatkan sebagai pengetahuan dan pengalaman belajar peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan nilai-nilai budaya dalam Antologi Cerpen Indonesia-Malaysia. (2)Mendeskripsikan kesesuaian antara unsur nilai-nilai budaya dalam Antologi Cerpen Indonesia-Malaysia dengan kriteria bahan ajar apresiasi sastra di SMA.Metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode deskriptif kualitatif. Artinya, penulis menganalisis karya sastra yang berorientasi pada teks, kemudian memaparkan makna yang diperoleh dari cerpen yang dikaji.Antologi Cerpen Indonesia-Malaysia memiliki struktur pembangun karya sastra dan unsur nilai-nilai budaya yang dapat dipelajari, sehingga dapat membantu peserta didik meningkatkan wawasan khazanah kebudayaan. Nilai-nilai budaya yang terdapat dalam cerpen Ki Pawon  Karya Heri Nurdiansyah berupa tempat-tempat bersejarah yang merupakan bukti toponimi legenda Sang Kuriang; nilai-nilai budaya dalam cerpen Pudarnya Impian Uma’ Karya Khoiriyyah Azzahro berupa sistem perdagangan masyarakat di Pulau Kalimantan yang menggunakan alat transportasi berupa jukung dan rumah lanting; nilai-nilai budaya dalam cerpen Periaku Untuk Ibu Pertiwi Karya Mohd. Ali Salim yaitu perjuangan dan cita-cita masyarakat Sarawak untuk kemerdekaan bumi Sarawak; dan nilai-nilai budaya dalam cerpen Dang Sari Padi Menguning Karya S.M. Zakir yaitu sistem kepercayaan mistis masyarakat Melayu yang menghormati alam.Kata kunci: nilai budaya, antologi cerpen, bahan ajar, apresiasi sastra. 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW DENGAN MEDIA MEME TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS ANEKDOT PADA SISWA KELAS X SMAN 88 JAKARTA Siti Ansoriyah; Muhammad Dawut
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.964 KB)

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Jingsaw dengan media Meme terhadap keterampilan menulis siswa. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen. Desain yang digunakan  pretest  posttest control group. Sampel penelitian dengan random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes keterampilan menulis teks anekdot. Berdasarkan hasil penelitian metode Jingsaw dengan menggunakan media Meme terhadap kemampuan menulis teks anekdot sangat berpengaruh, sehingga metode ini dapat diaplikasikan sebagai salah satu alternatif metode pembelajaran dalam menulis teks anekdot karena metode ini dapat membimbing siswa untuk saling bekerja sama dan menciptakan ide dalam menulis teks anekdot dengan pilihan kata yang kreatif.  Selain itu, penggunaan metode Jingsaw dengan menggunaan media Meme ini dapat memudahkan siswa dalam menulis teks anekdot, media yang digunakan pada metode ini sebagai daya imajinasi siswa dalam menulis teks anekdot, bahwa terdapat pengaruh positif model pembelajaran jigsaw dengan media meme terhadap keterampilan menulis anekdot pada siswa kelas X SMAN 88 Jakarta. Kata Kunci: keterampilan menulis, teks anekdot, model pembelajaran jigsaw, media meme
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS BERITA DENGAN METODE KOOPERATIF MEMBACA DAN MENGARANG TERINTEGRASI BERORIENTASI PENGALAMAN BELAJAR (Studi Eksperimen pada Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Galuh Ciamis) Sofiatin Sofiatin
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.744 KB)

Abstract

ABSTRAKMahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Galuh (UNIGAL) menggangga menulis berita merupakan keterampilan menulis yang sulit. Mereka juga jarang membaca surat kabar, sehingga mereka kurang mengenal bahasa berita (bahasa jurnalistik). Tujuan penelitian eksperimen kuasi ini adalah untuk menjelaskan proses metode kooperatif pembelajaran membaca dan mengarang berorientasi pengalaman belajar diterapkan pada pembelajaran menulis berita mahasiswa, menilai profil tulisan berita mahasiswa, dan membuktikan metode pembelajaran ini berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan menulis berita mahasiswa. Penelitin ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen quasi.Adanya penerapan metode kooperatif pembelajaran membaca dan mengarang atau yang disebut dengan metode CIRC yang berorientasi pengalaman belajar, berpengaruh  terhadap peningkatan kemampuan menulis berita mahasiswa yang dibuktikan dengan nilai rata-rata kelas hasil prates 35,65 dan nilai rata-rata kelas hasil postes 84,14. Melalui uji t–test, diketahui hasil t hitung 14,350 melalui taraf kesalahan 0,05 lebih besar dari t tabel 2,048. Jika t hitung lebih besar dari t tabel, maka H1 diterima dan Ho ditolak. Selain itu, peningkatan kemampuan lebih baik pada kelas eksperimen terhadap kelas kontrol, dibuktikan dengan uji t-tes sample related dimana hasil t hitung 2,588 melalui taraf kesalahan 0,05 lebih besar dari t tabel 2,003. Jika t hitung lebih besar dari t tabel maka H1 diterima dan Ho ditolak. Oleh karena itu, metode CIRC berorientasi pengalaman belajar diharapkan dapat diimplementasikan pada mata kuliah Bahasa Jurnalistik Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra di perguruan tinggi manapun. Kata Kunci: Metode kooperatif, pengalaman belajar, kemampuan menulis berita.
STRUKTUR DAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL INTO THE MAGIC SHOP KARYA JAMES R. DOTY Risma Khairun Nisya; Iis Nurazizah
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.586 KB)

Abstract

Sastra menyajikan nilai-nilai kehidupan yang dapat menginspirasi pembaca melalui paparan peristiwa yang berhubungan dengan kehidupan. Sastra menjadi bahan ajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah, sehingga membahas karya sastra melalui struktur pembangun dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadi sangat penting. Salah satu nilai yang dapat ditemukan dalam karya sastra yaitu nilai pendidikan. Nilai-nilai pendidikan dalam karya sastra digambarkan pada karakter tokoh-tokohnya. Seperti pada novel berjudul Into The Magic Shop karya James R. Doty yang menggambarkan kehidupan sehari-hari dan mengajarkan kita untuk menerapkan konsep hidup “mencintai diri sendiri”. Novel ini seolah-seolah mengajak kita bergerak untuk menemukan pintu magic shop dalam diri masing-masing. Sebagaimana Jim, tokoh utama dalam novel yang menemukan kunci keberhasilannya menjadi seorang dokter bedah saraf yang hebat meskipun hidup dalam kemiskinan. Dengan kegigihan dan kerja keras tokoh Jim dapat menjadi inspirasi bagi pembaca dalam menjalani kehidupan. Makalah ini menganalisis struktur pembangun dalam novel Into The Magic Shop dan menemukan nilai pendidikan yang digambarkan penulis dalam karakter tokoh-tokohnya. Kata kunci: struktur, nilai pendidikan, novel, into the magic shop
KENDALA TRANSFER BUDAYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING (BIPA) DI UNIVERSITAS SEBELAS MARET Murtianis Murtianis; Andayani Andayani; Muhammad Rohmadi
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.592 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan kendala apa saja yang dihadapi dalam transfer budaya pada pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala-kendala transfer budaya dalam pembelajaran BIPA meliputi 1) terbatasnya kemampuan berbahasa indonesia mahasiswa asing pada tingkat dasar, 2) penggunaan dwibahasa oleh orang Indonesia, 3) cross culture, 4) tempo bicara masyarakat Indonesia, 5) kurangnya motivasi mahasiwa asing, 6) keterbatasan pengetahuan pengajar tentang kebudayaan, 7)  keterbatasan pengintegrasian budaya dalam pembelajaran, dan 8) tidak ada tuntutan evaluasi khusus tentang pemahaman budaya.Kata Kunci: bahasa, budaya, transfer, BIPA 
KONFLIK BATIN TOKOH MARIAMIN DALAM NOVEL AZAB DAN SENGSARA KARYA MERARI SIREGAR Dewi Robiatul Adawiyah
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.142 KB)

Abstract

Keberadaan tokoh dalam suatu cerita fiksi memiliki peranan penting dalam menyampaikan pesan kepada pembaca. Sebuah cerita fiksi memiliki tokoh-tokoh dengan karakteristik dan perwatakan yang berbeda-beda. Munculnya tokoh dengan membawa kisah perjalan hidup, secara tidak langsung dapat mempengaruhi kondisi psikologis para tokoh atau pelaku cerita lainnya. Kondisi kejiwaan yang dialami para tokoh dapat mengalami perubahan tergantung situasi yang dihadapi. Pada dasarnya psikologi sastra memberikan perhatian pada masalah yang berkaitan dengan unsur-unsur kejiwaan tokoh-tokoh fiksional yang terkandung dalam karya sastra. Artikel ini berfokus pada konflik batin yang dialami oleh tokoh bernama Mariamin dalam novel Azab dan Sengsara karya Merarai Siregar dan novel ini sebagai objek penelitian. Konflik batin yang dialami Mariamin sangatlah banyak dan beragam, konflik mendekat-mendekat, menjauh-mendekat, dan konflik menjauh-menjauh. Mariamin adalah sosok perempuan yang ramah, penyabar, cerdas, dan kuat. Kata Kunci: konflik batin, tokoh, novel The existence of a character in a fictional story has an interest in conveying a message to the reader. A fictional story that has characters with different characters and characters. The emergence of a character with a story about the journey of life can indirectly affect the psychological condition of the characters or other story actors. The psychological conditions that change the characters can change depending on the dependent situation. It is true that literary psychology pays attention to problems related to the psychological elements of fictional characters contained in literary works. This article focuses on the inner conflicts that a character named Mariamin in Merarai Siregar's Azab and Sengsara is looking for and this novel as an object of research. The inner conflicts that run through Mariamin are many and varied, conflicts are getting closer, closer and farther away. Mariamin is a friendly, patient, intelligent and strong woman. Keywords: inner conflicts, characters, novels
ANALISIS TEMA DAN RIMA PADA PUISI DENGAN PUISI AKU KARYA TAUFIQ ISMAIL Lelih Maolidah
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.2 KB)

Abstract

Martabat manusia adalah sama, apapun kedudukannya, agama, suku seseorang tidak mengurangi harkat dan martabat manusia itu sebagai manusia yang ditempatkan paling tinggi di atas segala makhluk di dunia ini. Itu adalah hal pokok yang seharusnya kita sadari dan pahami sebagai manusia. Namun, ada kalanya kita sebagai manusia sendiri menempatkan dan menilai diri kita lebih tinggi dari pada orang lain. Banyak masalah yang terjadi disekitaran kita berhubungan dengan keberadaan manusia yang tidak sudi dianggap rendah oleh orang lain. puisi “dengan puisi aku” bahwa setiap manusia adalah derajatnya sama di mata Allah. Sebagaimana kita lihat disekitar kita bahwa masih terdapat di sana sini ketidakadilan. Ini terjadi baik antara kesengajaan atau tidak sengaja, ini menunjukan rendahnya kesadaran manusia akan keadilan atau berbuat adil sesama manusia atau dengan sesame makhluk hidup. Seandainya di negara kita terjadi pemerataan keadilan maka tidak akan terjadi protes yang disertai dengan kekerasan. Dalam artikel ini akan mengungkap tema dan rima dalam puisi Taufiq Ismail. Kata Kunci: tema, rima, puisi Human dignity is the same, regardless of one's position, religion or ethnicity, it does not diminish the dignity of the human being as a human being who is placed highest above all creatures in this world. That is the main thing that we should be aware of and understand as humans. However, there are times when we as humans ourselves place and value ourselves higher than others. Many of the problems that occur around us are related to human existence that others do not want to look down on. poetry "with my poetry" that every human being is equal in the eyes of Allah. As we see around us, there are still injustices here and there. This happens either deliberately or unintentionally, this shows the low awareness of humans about justice or doing justice to fellow humans or with fellow living beings. If in our country there was equal justice, there would not be protests accompanied by violence. In this article, we will reveal the themes and rhymes in Taufiq Ismail's poetry. Keywords: themes, rhymes, poetry

Page 1 of 2 | Total Record : 12