cover
Contact Name
Aji Septiaji
Contact Email
ajiseptiaji@gmail.com
Phone
+6285294606969
Journal Mail Official
jurnaldiglosiaunma@gmail.com
Editorial Address
Jalan. K.H. Abdul Halim, No. 103, Kabupaten Majalengka
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Diglosia
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 25495119     EISSN : 25495119     DOI : -
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia tergabung dalam Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP). Jurnal ini memuat artikel ilmiah penelitian dan gagasan konseptual atau kajian teoretis dalam bidang pendidikan, kebahasaan, dan kesusastraan Indonesia. Setiap artikel melalui peer review process. Adapun scope penelitian pada jurnal ini yaitu (1) sastra (teori, kritik, dan sejarah sastra); (2) Keterampilan dan pembelajaran sastra; (3) Keterampilan dan pembelajaran bahasa; (4) Analisis wacana; (5) Penelitian linguistik, sosiolinguistik, dan psikolinguistik; (6) Evaluasi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (7) Kurikulum pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (8) Model atau media pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (9) Kajian kebudayaan Indonesia; dan (10) penelitian lainnya yang relevan. Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan FEBRUARI dan AGUSTUS.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2019): Agustus" : 13 Documents clear
PENERAPAN METODE COPY THE MASTER PADA PEMBELAJARAN MENULIS TEKS ARGUMENTASI UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS MENULIS MAHASISWA Eli Syarifah Aeni; Woro Wuryani; Yeni Rostikawati
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.93 KB)

Abstract

Membaca dan menulis merupakan aspek keterampilan berbahasa yang sangat penting. Pada era literasi sekarang ini. Kedua keterampilan tersebut menjadi perhatian bagi banyak pihak, terutama dalam dunia pendidikan. Membaca adalah kegiatan menerima atau menyerap materi dari buku yang dibacanya. Adapaun menulis adalah mengeluarkan ide atau gagasan dari materi yang sudah dibacanya. Jadi, membaca dan menulis tidak dapat dipisahkan. Walaupun membaca dan menulis sudah diajarkan sejak tingkat sekolah dasar, namun tetap saja mahasiswa masih merasa kesulitan untuk menemukan gagasan atau ide yang akan dituangkannya. Sehubungan dengan hal tersebut, peneliti memberikan solusi untuk memepermudah mahasiswa dalam menulis teks argumentasi dengan menerapkan metode copy the master yang merupakan salah satu metode dengan cara menulis dari hasil membaca. Dengan metode ini, diharapkan mahasiswa lebih mudah menemukan gagasan, baik berupa tema, seting/latar, penokohan, alur cerita, data, dan fakta untuk memperkuat argumen dari hasil membaca terlebih dahulu sehingga menjadi sebuah tulisan yang berbeda dan bervariatif.  Penelitian ini dilakukan melalui eksperimen, yaitu mengujicobakan metode Copy the master dalam pembelajaran menulis teks argumentasi. Tahapan penelitian dilakukan dengan a) Persiapan/ pra-lapangan, b) Proses pekerjaan lapangan, dan c)  analisis data. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas metode Copy the master dalam pembelajaran menulis teks argumentasi sehingga kreativitas menulis mahasiswa IKIP Siliwangi pun meningkat.  Kata kunci: metode Copy The Master, pembelajaran menulis, teks argumentasi,
ANALISIS FACE FAUX FRECKLES DALAM ARUS BUDAYA POPULER DENGAN PENDEKATAN CULTURAL STUDIES Wahyu Cahyadi Cahyadi; Muhamad Adji
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.899 KB)

Abstract

Artikel ini membahas mengenai tren face faux freckles dalam kajian pendekatan cultural studies yang mencakup politik identitas, rasisme, serta cultural appropriation. Adapun teori-teori yang digunakan pada artikel ini meliputi teori yang dikemukakan oleh Kemala (1989) mengenai politik identitas berdasarkan kesukuan, serta Bell Hooks (1992) mengenai rasisme dan cultural appropriation. Metode yang digunakan pada penulisan artikel ini dengan pendekatan analisis deskriptif kualitatif dengan didukung oleh referensi baik buku, jurnal maupun media massa. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan berkembangnya tren freckles di masyarakat, mengindikasikan adanya politik identitas dan rasisme bagi penderita freckles khususnya orang-orang ras Kaukasia, dimana sebelumnya freckles ini dianggap sesuatu yang kotor, perlu ditutupi, dan diobati namun dengan adanya tren ini freckles menjadi sesuatu yang perlu dibanggakan. Selain itu dengan berkembangnya tren freckles ini timbul masalah cultural appropriation dimana penggunaan atribut dari budaya kelompok minoritas tidak bisa digunakan secara sembarang sebab memiliki maksud dan arti dari budaya tersebut yang tidak bisa dikenakan oleh orang selain dari budaya itu sendiri seperti freckles ini yang merupakan ciri dari orang-orang ras Kaukasia atau berkulit putih yang dimana kulitnya sangat sensitif terhadap paparan sinar matahari atau dapat dikatakan adanya kelainan pada kulitnya.
KAJIAN ADVERBIA ASPEK PADA RUBRIK BERITA UTAMA SURAT KABAR HARIAN KEDAULATAN RAKYAT PERIODE FEBRUARI 2019 Mutia Sinjia; Sudarmini Sudarmini
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.259 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penanda adverbia aspek pada rubrik berita utama surat kabar harian Kedaulatan Rakyat periode Februari 2019 dan (2) makna adverbia aspek pada rubrik berita utama surat kabar harian Kedaulatan Rakyat periode Februari 2019. Metode analisis data yang digunakan yaitu metode agih, dengan teknik dasar bagi unsur langsung (BUL) dan teknik lanjutan teknik lesap dan teknik ganti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penanda adverbia aspek terdiri dari adverbia tunggal berupa belum, baru, mulai, sedang, lagi, tengah, masih, sudah, telah, sempat, dan pernah dan adverbia gabungan berupa belum sempat, belum pernah, masih belum, masih sempat, baru mulai, sudah mulai, dan telah dan sedang dan (2) terdapat lima makna keterangan aspek, yaitu inkoatif, kompletif, inkompletif, futuratif, dan repetitif.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS DAN MEMBACA MELALUI IMPLEMENTASI KULTUR LITERASI SISWA SMP Teti Sobari; Dede Abdurrakhman; Iis Siti Salamah Azzahra
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.687 KB)

Abstract

Kemampuan literasi sangat dibutuhkan dalam menghadapi era industri saat ini. Melalui kemampuan menulis siswa dapat mentranfer informasi untuk menyelesaikan berbagai permasalahan. Tujuan penelitian ini yaitu (1) implementasi kultur literasi dalam pembelajaran kemampuan menulis dan membaca, (2) implikasi implementasi kultur literasi dalam meningkatkan kemampuan menulis, (3) kendala dalam implementasi kultur literasi dalam meningkatkan kemampuan menulis dan membaca. Metode yang digunakan yaitu metode quasi eksperimen. Teknik penelitian yang digunakan adalah tes, angket, dan wawancara. Sampel penelitian yaitu siswa. Hasil penelitian menunjukkan Implementasi kultur literasi dilaksanakan terintegrasi dengan gerakan literasi sekolah yang sudah dicanangkan pemerintah dapat berjalan dengan baik. Hasil Implikasi kultur literasi menunjukkan bahwa diketahui nilai Sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,000 < 0,05 maka ho ditolak dan ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada atau terdapat perbedaan rata-rata antara hasil belajar Pre tes dengan Post tes yang artinya ada pengaruh penggunaan perlakuan untuk meningkatkan hasil belajar dalam menulis teks cerita fantasi di siswa SMP kelas VII. Kendala yang dihadapi selama pelaksanaan kultur literasi adalah 1) sarana perpustakaan tidak tertata baik karena tidak ada petugas khusus di perpustakaan; 2) ketersediaan buku bacaan di perpustakaan masih minim; 3) dukungan dari guru mata pelajaran lain masih minim; 4) masih ada siswa yang belum memahami pentingnya kultur literasi bagi peningkatan kemampuan menulis, dan 5) kemampuan berpikir kritis masih lemah.Kata kunci: kultur literasi, kemampuan menulis, kemampuan membaca
NALURI KEMATIAN TOKOH ABDUL GHANI ZAHID DALAM NOVEL MENCARI PEREMPUAN YANG HILANG KARYA IMAD ZAKI TERJEMAHAN ZURIYATI Agus Hariyana; Zuriyati Zuriyati
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.882 KB)

Abstract

Tujuan penelitian yang membahas tentang dinamika kepribadian iini adalah untuk mendeskripsikan naluri kematian yang melingkupi kehidupan mental dalam wadah alam bawah sadar, yang merupakan bagian dari energy seksual (libido). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif, yaitu dengan mendeskripsikan atau menggambarkan tentang naluri kematian seorang tokoh dalam sebuah teks sastra berupa novel. Adapun sampel yang digunakan adalah purposive samping, novel berjudulMencari Perempuan yang hilang karya Imad Zaki penerjemah Zuriyati. Istrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Hasil yang didapat adalah terungkapnya naluri kematian melalui tindakan dan ucapan tokoh Abdul Ghani Zahid. Kendati pada mulanya yang berkembang adalah naluri kehidupan (Eros) namun pada perkembangan selnajutnya naluri kematian (Thanatos) yang dominan. Kata Kunci: naluri kematian, naluri kehidupan, dinamika kepribadian, psikologi sastra
TEORI PERENCANAAN BAHASA LAUDER & LAUDER DAN APLIKASINYA DALAM KONTEKS BAHASA INDONESIA Sudaryanto Sudaryanto; Zultiyanti Zultiyanti; Agnes Yumartati; Farah Muthia Saputri; Nungky Nurmalitasari
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.033 KB)

Abstract

Lauder & Lauder memiliki pandangan bahwa perencanaan bahasa adalah sebuah kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah atau badan yang ditunjuk oleh pemerintah, dalam hal ini Badan Bahasa. Visi Badan Bahasa adalah terwujudnya insan berkarakter dan jati diri bangsa melalui bahasa dan sastra Indonesia. Guna mewujudkan visi tersebut, Badan Bahasa memiliki tugas utama, yaitu melaksanakan pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia. Tulisan ini berfokus pada pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa Indonesia semata. Dimulai dari pembahasan UU Nomor 24 Tahun 2009, kemudian Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2014, diikuti Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2016, sampai kegiatan-kegiatan, seperti Gerakan Literasi Nasional (GLN), Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), Aksi Pengendalian Bahasa Negara, dan Diplomasi Kebahasaan melalui Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Kata Kunci: perencanaan bahasa, pengembangan bahasa, pembinaan bahasa, bahasa Indonesia
RASISME DALAM NOVEL BUMI MANUSIA KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Muhammad Fauzi Ridwan; Kunto Sofianto
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.719 KB)

Abstract

AbstrakKarya sastra novel menjadi salah satu media bagi pengarang untuk menyalurkan ide dan gagasan tentang kondisi sosial masyarakat pada zamannya, sebab novel merupakan salah satu karya yang bisa mencerminkan kondisi sosial di masyarakat secara detail. Salah satu isu yang muncul kepermukaan pada masa penjajahan Belanda di Indonesia adalah tentang perilaku rasisme. Novel Bumi Manusia milik Pramoedya Ananta Toer, salah satu karya sastra masterpiece yang membahas tindakan rasisme pada masa kolonial. Penelitian perlu dilakukan untuk mengetahui sejauhmana praktik rasisme terhadap masyarakat Indonesia oleh penjajah Belanda. Pendekatan yang digunakan dalam kajian yaitu Sosiologi Sastra dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh, rasisme yang dilakukan oleh kolonial Belanda tidak sebatas hanya membedakan orang berdasarkan warna kulit. Namun, bentuk rasisme yang muncul dalam novel hinggga pada hak-hak masyarakat yang dibatasi oleh kolonial.
PENGARUH TABUNGAN LITERASI TERHADAP PEMBELAJARAN MENULIS TEKS TANGGAPAN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 2 CIMAHI Enung Nurhayati; Ratih Sapdiani; Rochmat Tri Sudrajat; Zakiyah Lailatul Farihah
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.709 KB)

Abstract

Masalah utama penelitian ini pelaksanaan program tabungan literasi dan pengaruhnya terhadap pembelajaran menulis teks tanggapan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Cimahi. Permasalahannya yaitu (1) pelaksanaan program Tabungan Literasi di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kota Cimahi, dan (2) pengaruh program Tabungan Literasi terhadap pembelajaran menulis teks tanggapan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kota Bandung. Tujuan utama penelitian ini adalah memotret dan mendeskripsikan pelaksanaan dan pengaruh TL terhadap pembelajaran menulis teks tanggapan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kota Cimahi. Dengan asumsi bahwa program TL dapat menjadi pendorong peningkatan pembelajaran menulis teks tanggapan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kota Cimahi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kota Cimahi dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, penyebaran angket, dan pencatatan lapangan. Selanjutnya data diolah dengan cara pengorganisasian data, penjabaran data, pelaksanaan sintesa, penyusunan data, pemiliha data, dan penyimpulan data. Dalam simpulan ditemukan bahwa tabungan literasi dapat mempengaruhi pembelajaran menulis teks tanggap di siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kota Cimahi. Kata Kunci: tabungan literasi, pembelajaran menulis, teks tanggapan
PELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA DAN IMPLIKASINYA PADA MAHASISWA THAILAND DI IAIN SURAKARTA Egidia Aisyia Oktarini; Wahyu Oktavia
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.304 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis pelanggaran prinsip kerja sama yang terjadi dalam percakapan mahasiswa Thailand di IAIN Surakarta. Penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan tujuan-tujuan tertentu dari setiap pelanggaran prinsip kerja sama yang terjadi dalam percakapan mahasiswa Thailand di IAIN Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah peristiwa tutur yang terjadi pada percakapan mahasiswa Thailand. Objek penelitian ini adalah data yang mengandung bentuk pelanggaran dalam. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data menggunakan teknik simak berpartisipasi dan teknik catat. Data dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif dengan langkah transkrip data dan klasifikasi data. Analisis data model interaktif Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan tiga kesimpulan. Pertama, bentuk pelanggaran prinsip kerja sama yang terjadi dalam percakapan mahasiswa Thailand di IAIN Surakarta yang terdiri atas empat maksim tunggal, yaitu (1) maksim kuantitas, (2) maksim kualitas, (3) maksim relevansi, dan (4) maksim cara/ pelaksanaan. Kedua, yaitu tiga tujuan dari pelanggaran prinsip kerja sama, yaitu (1) tujuan representatif (berupa: memberikan informasi/ memberi penjelasan, memastikan, menyatakan harapan, dan menegaskan); (2) tujuan direktif (berupa: menyindir, mengejek, memberikan saran, dan mengkritik/ protes); dan (3) tujuan ekspresif (berupa: berbohong, menyombongkan diri, menyatakan tidak suka, menyatakan prihatin, merayu/ menggoda, memuji, bingung, dan menciptakan humor). Pelanggaran prinsip kerja sama dapat dijadikan sebagai bahan ajar kelas berbicara BIPA IAIN Surakarta yakni mahaisswa Thailand dalam bertutur harus mematuhi maksim-maksim yang ada pada prinsip keja sama agar komunikasi dapat berjalan secara lancar.
TOKOH MARIA DALAM NOVEL SPRING KARYA ALMINO SITUMORANG Rina Herlina
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 3, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.845 KB)

Abstract

Di dalam karya sastra sosok Perempuan sering dibicarakan dan dijadikan sebagai objek pencitraan. Perempuan ternyata menarik untuk dibicarakan. Perempuan adalah sosok yang mempunyai dua sisi. Di satu pihak, perempuan adalah keindahan. Pesonanya dapat membuat laki-laki tergila-gila. Di sisi yang lain, ia dianggap lemah. Ekofeminisme adalah salah satu pemikiran dan gerakan sosial yang menghubungkan masalah ekologi dan perempuan. Ekofeminisme berkembang menjadi sebuah gerakan yang ingin mengembalikan kesadaran manusia akan pentingnya identifikasi perempuan dengan alam dan perempuan mempunyai peran sentral dan strategis dalam pengelolaan lingkungan. Artikel ini mengemukakan berbagai contoh peran perempuan dalam lingkungan hidup yang terdapat pada karya sastra berupa novel berjudul Spring yang diperankan oleh tokoh Maria sebagai tokoh utama dalam novel tersebut. Adapun ruang lingkup yang sesuai dengan perempuan adalah rumah atau keluarga. Peran perempuan dalam keluarga dibagi menjadi tiga peran, yaitu: anak, ibu, dan istri.Kata kunci: tokoh, peran perempuan, novel, ekofeminisme In literature, the figure of a woman is often discussed and used as an object of image. Women turned out to be interesting to talk about. Woman is a figure who has two sides. On the one hand, women are beauty. Her charm can drive boys crazy. On the other hand, he is considered weak. Ecofeminism is a thought and social movement that connects ecological issues and women. Ecofeminism has developed into a movement that wants to restore human awareness of the importance of identifying women with nature and women having a central and strategic role in environmental management. This article presents various examples of the role of women in the environment contained in a literary work in the form of a novel entitled Spring, played by Maria as the main character in the novel. The scope that suits women is home or family. The role of women in the family is divided into three roles, namely: child, mother and wife.Keywords: character, women's role, novel, ecofeminism

Page 1 of 2 | Total Record : 13