cover
Contact Name
Aji Septiaji
Contact Email
ajiseptiaji@gmail.com
Phone
+6285294606969
Journal Mail Official
jurnaldiglosiaunma@gmail.com
Editorial Address
Jalan. K.H. Abdul Halim, No. 103, Kabupaten Majalengka
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Diglosia
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 25495119     EISSN : 25495119     DOI : -
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia tergabung dalam Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP). Jurnal ini memuat artikel ilmiah penelitian dan gagasan konseptual atau kajian teoretis dalam bidang pendidikan, kebahasaan, dan kesusastraan Indonesia. Setiap artikel melalui peer review process. Adapun scope penelitian pada jurnal ini yaitu (1) sastra (teori, kritik, dan sejarah sastra); (2) Keterampilan dan pembelajaran sastra; (3) Keterampilan dan pembelajaran bahasa; (4) Analisis wacana; (5) Penelitian linguistik, sosiolinguistik, dan psikolinguistik; (6) Evaluasi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (7) Kurikulum pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (8) Model atau media pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (9) Kajian kebudayaan Indonesia; dan (10) penelitian lainnya yang relevan. Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan FEBRUARI dan AGUSTUS.
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2020): Agustus" : 25 Documents clear
PEMILIHAN PERANGKAT RETORIKA PADA PIDATO PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA DALAM MEMPROMOSIKAN KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM BIDANG PENDIDIKAN Noermanzah Noermanzah
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 4, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.25 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan pemilihan perangkat retorika pada pidato presiden Republik Indonesia dalam mempromosikan kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan. Metode penelitian menggunakan analisis wacana kritis model Van Dijk. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, wawancara, dan catat. Teknik analisis pada tiga kerangka dimensi yaitu pada teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Uji keabsahan data menggunakan uji validitas pakar dan triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Joko Widodo dalam menggunakan perangkat retorika, baik dalam bentuk kalimat, diksi, kohesi, dan koherensi bukan hanya memberikan janji saja pada masyarakat dalam setiap bahasa yang disampaikan dalam pidatonya, tetapi benar-benar dilaksanakan khususnya pada program pendidikan. Walaupun ada beberapa program pendidikan yang menjadi janji dan harapan di masa yang akan datang, tetapi sebagian besar dilaksanakan pada masa kerjanya. Perlu diketahui bahwa perangkat retorika yang disusun pada pidato resmi di bidang pendidikan disusun oleh tim kerja kepresidenan. Berbeda dengan pidato tidak resmi lebih dominan disusun oleh presiden secara pribadi sehingga terlihat pidato yang disampaikan masih ada yang menggunakan kalimat minor dan mayor, diksi slang, diksi konotasi, diksi jargon, idiom, dan kohesi elipsis yang seharusnya dihindari dalam penggunaan pidato kenegaraan presiden Republik Indonesia.Kata kunci: perangkat retorika, pidato presiden, kebijakan pemerintah, bidang pendidikan The objective of this research was to explain the selection of rhetorical instruments in the speech of the President of the Republic of Indonesia in promoting government policies in education. The research method used is Van Dijk model of critical discourse analysis. Data collection techniques using documentation techniques, interviews, and notes. The analysis technique is based on three dimensional frameworks, namely the text, social cognition, and social context. The data validity test used expert validity test and data source triangulation. The results show that specifically President Susilo Bambang Yudhoyono and President Joko Widodo in using rhetorical tools, both in the form of sentences, diction, cohesion, and coherence, not only give promises to the public in every language delivered in their speeches, but are actually implemented specifically in education programs. Although there are several educational programs that have made promises and hopes for the future, most of them were implemented during their tenure. It should be noted that the rhetoric set in formal speeches on education was compiled by the presidential working team. In contrast to informal speeches, the more dominant is composed by the president personally so that there are still speeches that use minor and major sentences, slang diction, connotation diction, jargon diction, idioms, and elliptical cohesion which should be avoided in the use of the state speech of the president of the Republic of IndonesiaKeywords: rhetoric devices, presidential speeches, government policies, education
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA BIDANG MORFOLOGI DAN EJAAN PADA JUDUL YOUTUBE DI CHANNEL BAIM PAULA Ely Irmawati; Nabela Putri Indah Sari; Paraga Aji Kusumahastuti
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 4, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.196 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa bidang morfologi dan ejaan pada judul Youtube di Channel Baim Paula. Masalah yang dianalisis adalah kesalahan berbahasa dalam bidang morfologi dan ejaan pada judul Youtube di Channel Baim Paula. Teori kesalahan berbahasa yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori bersinonim Tarigan. Teori pembatasan kesalahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori membatasi kesalahan berbahasa Corder. Teori morfologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori morfologi Rahmadi. Analisis pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak dan catat. Hasil analisis ditemukan kesalahan berbahasa bidang morfologi dan ejaan pada judul Youtube di Channel Baim Paula berupa penyingkatan morfem kesalahan morfologi yang meliputi; penyingkatan morf {ber-}, {di}, {me-}, {meN-}, (ter-}, {-in}, {-an}, {per-an}, {di-kan), {me-kan}, {men-i}, {-lah), {meN-kan}, {meN-}, kesalahan penggunaan tanda titik (.), kesalahan penggunaan tanda koma (,), kesalahan penggunaan tanda hubung (-), kesalahan penggunaan tanda tanya (?), kesalahan penggunaan tanda seru (!), kesalahan penulisan huruf miring, kesalahan penulisan huruf abjad, dan kesalahan penulisan bentuk ulang.Kata kunci: kesalahan morfologi, kesalahan ejaan, Youtube This study was designed to describe the morphological and spelling errors in the Youtube title on the Baim Paula Channel. The problem that was analyzed was a mistake made in the field of morphology and spelling in the Youtube title on the Baim Paula Channel. The theory of error used in this study is Tarigan's synonym theory. The theory that refutes used in this study is the theory that refutes Corder. The morphological theory used in this study is Rahmadi's morphological theory. The analysis in this study used a qualitative descriptive method, data collection was carried out by listening and note taking techniques. The results of the analysis found errors in changing the sphere of morphology and spelling in the Youtube title in the Baim Paula Channel consisting of morphological levels of morphological errors that included; morphic abbreviations {bent}, {at}, {me}, {meN-}, (ter-}, {-in}, {-an}, {per-}, {in-right), {me-kan}, {men-i}, {-lah), {meN-kan}, {meN-}, misuse of the dot (.), misuse of commas (,), misuse of hyphens (-), errors use of question marks (?), errors in using exclamation points (!), errors in italics, errors in letters of the alphabet, and errors in re-use.Keywords: morphological error, spelling error, Youtube
DEKONSTRUKSI FEMINISME DAN KONDISI SOSIAL MASYARAKAT DALAM NOVEL IBUK KARYA IWAN SETYAWAN Primasari Wahyuni; Rika Novita Kusumaningrum
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 4, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.58 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dekonstruksi feminisme dan kondisi sosial masyarakat dalam novel Ibuk karya Iwan Setyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan dekonstruksi dan feminisme dengan metode analisis isi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi yang bersumber dari novel Ibuk karya Iwan Setyawan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode baca dan catat. Teknik analisis data dengan langkah-langkah: menetapkan tujuan penelitian, merumuskan temuan penelitian, mentabulasikan dan pemberian koding, interpetasi, dan penarikan kesimpulan.  Uji keabsahan data menggunakan triangulasi teori dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dekonstruksi feminisme dan kondisi sosial masyarakat dalam novel Ibuk digambarkan melalui tokoh utama perempuan bernama Ngatinah. Ngatinah merupakan perempuan Jawa yang lahir dan dibesarkan di Batu, Malang, Jawa Timur. Sebagai seorang perempuan yang lahir dan dibesarkan di Jawa, Ngatinah mendobrak budaya Jawa yang masih kental menggunakan ideologi patriarki. Dalam memilih pasangan hidup, Ngatinah tidak mau dijodohkan dan memilih pasangannya sendiri. Demikian halnya dalam hal pendidikan, sebagai korban ideologi patriarki yang memarginalkan perempuan, Ngatinah bertekad agar kelima anaknya, baik perempuan maupun laki-laki harus mengenyam pendidikan tinggi. Namun demikian, wacana kultural budaya Jawa masih sangat terasa dalam novel Ibuk karya Iwan Setyawan. Pemikiran maju Ngatinah terkait dengan kebebasan memilih pasangan hidup dan pentingnya pendidikan belum mampu menembus ideologi patriarki yang terlanjur mengakar kuat dalam budaya Jawa.Kata kunci: dekonstruksi feminisme, kondisi sosial masyarakat, novelThe research aimed to describe the deconstruction of feminism and social conditions in the Ibuk novel by Iwan Setyawan. This study uses a deconstruction approach and feminism with content analysis methods. The data collection technique uses documentation techniques which are derived from the Ibuk novel by Iwan Setyawan. The data was collected using the read and note method. Data analysis techniques with the steps: setting research objectives, formulating research findings, tabulating and providing coding, interpretation, and drawing conclusions. Data validity test used theory triangulation and member check. The results showed that the deconstruction of feminism and social conditions in society of “Ibuk”  novel was depicted through a female protagonist named Ngatinah. Ngatinah is a Javanese woman who was born and raised in Batu, Malang, East Java. As a woman who was born and raised in Java, Ngatinah broke the Javanese culture which is still strong using patriarchy ideology. In choosing a living partner, Ngatinah will not be crowned and choose his own partner. Similarly, in the case of education, as a victim of the patriarchoidean ideology that is the case of women, Ngatinah is determined that the five children are both female and male to be educated. Nevertheless, Javanese cultural discourse is still very pronounced in the novel “Ibuk” by Iwan Setyawan. Ngatinah's forward thinking is related to the freedom to choose couple and the importance of education has not been able to penetrate the patriarchism ideology that has already been firmly rooted in Javanese culture. Keywords: deconstruction of feminism, social conditions of society, novel
PENGGUNAAN GOOGLE CLASSROOM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN READING COMPREHENSION DI UNIVERSITAS DARMA PERSADA Yoga Pratama; Fridolini Fridolini
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 4, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.697 KB)

Abstract

Kemajuan informasi dan teknologi telah mempengaruhi banyak aspek kehidupan termasuk pendidikan. khususnya teknologi internet yang memberikan efek positif terhadap pendidikan khususnya dalam proses khususnya pembelajaran pemahaman membaca dalam Bahasa Inggris. Di masa lalu, pembelajaran membaca masih menggunakan metode konvensional seperti buku, modul, dan papan tulis, tetapi saat ini seiring dengan kemajuan zaman dosen dan mahasiswa dapat menggunakan teknologi multimedia interaktif seperti, smartphone, dan desktop computer yang dapat membuat pembelajaran menjadi lebih efektif, inovatif, kreatif dan interaktif. Dalam penelitian kualitatif ini penulis mencoba menganalisis teknologi baru yaitu google classroom sebagai solusi untuk masalah lama dalam pengajaran pemahaman membaca dalam Bahasa Inggris.Kata Kunci: mengajar, bahasa Inggris, membaca, google classroom, teknologi The Advances of information and technology have influenced many aspects of life including education. Especially the internet which has a very positive effect on education, especially in the process, especially reading comprehension in English. In the past, teaching Reading still used conventional methods such as books, modules, and blackboards, but nowadays in this digital era with the advancement of time lecturers and students can use interactive multimedia technologies such as smartphones and desktop computers that can make learning more effective, innovative, creative and interactive. In this qualitative study, the author tries to analyse the new technology, the Google classroom as a solution of the old problems in studying Reading comprehension.Keywords: teaching, English, Reading, Google classroom, technology
ANALISIS KOHESI DAN KOHERENSI WACANA BERITA RUBRIK NASIONAL PADA MAJALAH ONLINE TEMPO Fahrizal Lalang Sitoro; Andi Haris Prabawa; Yakub Nasucha; Laili Etika Rahmawati
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 4, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.059 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan kohesi pada wacana berita rubrik nasional di Majalah Online Tempo Edisi Bulan Januari 2020 dan memaparkan koherensi pada wacana berita rubrik nasional di Majalah Online Tempo Edisi Bulan Januari 2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode sampling. Hasil penelitian yaitu kohesi gramatikal yang meliputi referensi, subtitusi, elipsis, dan konjungsi. Pada referensi terdapat referensi pesona, referensi penunjukan, dan referensi komparatif. Pada subtitusi meliputi subtitusi nominal dan subtitusi frasa. Selanjutnya, pada elipsis terdapat elipsis nominal dan elipsis verbal. Terakhir ialah konjungsi, konjungsi meliputi konjungsi koordinatif dan konjungsi subordinatif. Pada aspek koherensi terdapat hubungan sebab akibat, akibat sebab, generik spesifik, aditif, amplikatif, argumentasi, dan syarat tujuan.Kata kunci: kohesi, koherensi, wacana, berita This research aims to explain the cohesion of the national rubric news discourse in the January 2020 Online Tempo Magazine and explain the coherence of the national rubric news discourse in the January 2020 Tempo Online Magazine. This type of research is a qualitative descriptive study. Data collection in this study uses a sampling method. The results of the study are grammatical cohesion which includes references, substitution, ellipsis, and conjunctions. In the reference there are charm references, reference references, and comparative references. In substitution includes nominal substitution and phrase substitution. Furthermore, there are nominal ellipsis and verbal ellipsis. Finally, conjunctions, conjunctions include coordinative conjunctions and subordinative conjunctions. In the aspect of coherence there is a causal relationship, causal cause, specific generic, additive, amplicative, arhumentation, and objective requirements.Keywords: cohesion, coherence, discourse, news
PENGARUH PROGRAM SILENT READING TERHADAP NILAI KETERAMPILAN MEMBACA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP ISLAM CITRA BUNDA TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Nur Syamsiyah; Ulfa Hazima Zahra
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 4, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.488 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program silent reading terhadap nilai keterampilan membaca mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Islam Citra Bunda tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Islam Citra Bunda, Ciputat-Tangerang Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Data diolah melalui regresi berganda dengan bantuan SPSS 16. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, tes, dan studi dokumenter. Subjek penelitian adalah siswa SMP Islam Citra Bunda berjumlah 37 siswa. Objek penelitian adalah program silent reading. Hasil yang diperoleh melalui regresi berganda dengan bantuan SPSS 16 adalah Fhitung sebesar 2,435 dan Ftabel = 1,854, dengan demikian Fhitung> Ftabel. Artinya berdasarkan uji F secara bersama-sama (simultan) variabel jumlah kehadiran siswa (X1) dan variabel rata-rata jumlah bacaan siswa (X2) berpengaruh terhadap nilai keterampilan membaca siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia (Y). Hasil penelitian secara parsial dalam uji T pertama diperoleh nilai Thitung jumlah kehadiran sebesar 1,186 dan Ttabel = 1,697, dengan demikian Thitung < Ttabel. Pada uji t kedua  diperoleh nilai Thitung rata-rata jumlah bacaan sebesar 0,248 dan Ttabel = 1,697, dengan demikian Thitung < Ttabel. Artinya variabel jumlah kehadiran siswa (X1) dan variabel rata-rata jumlah bacaan siswa (X2) tidak berpengaruh terhadap nilai keterampilan membaca siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia (Y). Hasil rata-rata nilai keterampilan membaca pada mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui pretest adalah 62 dan posttest adalah 75 dengan peningkatan presentasi sebesar 13%. Rata-rata jumlah bacaan siswa pada program silent reading adalah 14 lembar dalam satu kali pertemuan.Kata kunci: program Silent reading, keterampilan membaca, bahasa Indonesia This study aims to determine the effect of the Silent reading program on the value of reading skills of Indonesian subjects at Citra Bunda Islamic Middle School in 2018/2019. This research was conducted at Citra Bunda Islamic Middle School, Ciputat, South Tangerang. The research method used descriptive quantitative. The data is processed through multiple regression using SPSS 16. Data collection techniques used observation, test, and documentary studies. The research subjects were 37 students of Citra Bunda Islamic Middle School. The object of research is the Silent reading program. The results obtained through multiple regression using SPSS 16 are Fhitung of 2.435 and Ftabel = 1.854, thus Fcount> Ftable. This means that based on the F test together (simultaneously) variable number of student attendance (X1) and the average variable number of student readings (X2) affect the value of students' reading skills in Indonesian subjects (Y). The results of partial research in the first T test obtained the value of Tcount of the presence of 1.186 and Ttabel = 1.697, thus Thitung<Ttabel. In the second T test obtained an average value of  Tcount the number of readings of 0.248 and Ttabel = 1.697, thus Thitung<Ttabel. This means that the number of student attendance (X1) and the average number of students reading (X2) does not affect the value of students' reading skills in Indonesian (Y) subjects. The average value of reading skills in Indonesian subjects through pretest is 62 and posttest is 75 with an increase in presentation by 13%. The average number of students reading in the Silent reading program is 14 sheets in one meeting.Keywords: Silent reading program, reading skills, Indonesian language
PENILAIAN ARTIKEL ILMIAH MAHASISWA BERDASARKAN SISTEM EVALUASI ARJUNA Diena San Fauziya
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 4, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.072 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya pertanyaan antara terpublikasinya artikel ilmiah oleh setiap mahasiswa yang akan menyelesaikan studi strata 1 di jurnal yang khusus diterbitkan untuk memfasilitasi hal itu dengan kualitas yang menyertainya. Tujuan penelitian adalah untuk menilai kualitas artikel yang teleh dipublikasikan melalui parameter substansi isi dan gaya penulisan. Metode penelitian adalah deskriptif dengan pengumpulan data melalui studi dokumen dengan perhitungan penilaian secara deskriptif kuantitatif. Teknik pengolahan data melalui deskriptif melalui perhitungan persentase capaian yang diperoleh dari pembagian skor rata-rata terhadap skor ideal yang selanjutnya dideskripsikan secara kualitatif untuk mengetaui kelebihan dan kekurangan artikel ilmiah. Yang menjadi sumber data adalah 20 artikel ilmiah dalam salah satu jurnal publikasi mahasiswa di perguruan tinggi keguruan dan ilmu pendidikan. Hasil yang diperoleh adalah artikel ilmiah dinilai mendapat capaian tinggi untuk gaya penulisan, yakni dibuktikan dengan 7 dari 9 indikator mendapat capaian di atas 50%, sementara substansi isi dinilai masih rendah, yakni 6 dari 9 indikator mendapat capaian di bawah 50%.Kata kunci: artikel ilmiah, instrumen evaluasi, arjunaThis research is motivated by the question between the publication of scientific articles by each student who will complete his undergraduate study in a special journal published to facilitate this with the quality that comes with it. The aim of the study was to assess the quality of articles that have been published through the parameters of substance and writing style. The research method is descriptive with data collection through document study with quantitative descriptive assessment calculations. The data processing technique is descriptive through calculating the percentage of achievement obtained from the distribution of the average score against the ideal score which is then described qualitatively to determine the advantages and disadvantages of scientific articles. The data source is 20 scientific articles in one of the student publication journals in teacher training and education institutions. The results obtained are that scientific articles are considered to have high achievement for writing style, which is proven by 7 out of 9 indicators that have achieved above 50%, while the substance of the content is considered to be still low, namely 6 out of 9 indicators get achievements below 50%. Keywords: scientific paper, evaluation instruments, arjuna
PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING Deden Sutrisna; Aef Suhaeful
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 4, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.947 KB)

Abstract

Teks laporan hasil observasi merupakan teks yang berbentuk hasil laporan atau pengamatan yang sudah dilakukan pengamatan berdasarkan langkah-langkah, ciri, dan struktur yang dimiliki. Teks laporan hasil observasi adalah teks yang pertama muncul dalam pelajaran bahasa Indonesia kelas X Kurikulum 2013, masih banyak peserta didik yang kurang paham mengenai konsep teks laporan hasil observasi. Pengetahuan peserta didik tentang unsur-unsur dan langkah-langkah dalam menulis teks laporan hasil observasi pun masih sangat rendah. Jika pengetahuan peserta didik masih rendah mengenai teks laporan hasil observasi, kemungkinan untuk menghasilkan teks laporan hasil observasi yang baik akan sulit dicapai. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi rendahnya kemampuan peserta didik dalam menulis teks laporan hasil observasi adalah pengajaran yang dilakukan dengan kreatif. Guru berperan memberikan pelayanan untuk memudahkan peserta didik dalam proses pembelajaran. Agar dapat menjadi fasilitator yang baik seorang guru harus memiliki kemampuan yang baik dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan peserta didik. Peran guru sebagai fasilitator dalam proses belajar mengajar sangat dibutuhkan untuk keberhasilan belajar peserta didik. Guru harus menggunakan model pembelajaran yang tepat dalam proses belajar mengajar, terutama dalam pelajaran menulis. Hal ini diperlukan agar peserta didik menjadi aktif dalam kegiatan belajar sehingga diperoleh hasil belajar yang baik. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menciptakan suasana pembelajaran yang aktif adalah dengan melakukan inovasi. Inovasi tersebut berupa pengunaan dan pengembangan model pembelajaran. Adapun model pembelajaran yang akan digunakan peneliti yaitu model pembelajaran Experiential learning.Kata Kunci:  experiential learning, keterampilan menulis, teks laporan hasil observasi   The text of the observation report is text in the form of reports or observations that have been made based on the steps, characteristics, and structures that are owned. The text of the observation report is the first text to appear in Indonesian class X curriculum 2013, there are still many students who do not understand the concept of the observation report text. The students' knowledge about the elements and steps in writing the observation report text was still very low. If students' knowledge is still low about the observation result report text, the possibility of producing a good observation report text will be difficult to achieve. One way that can be done to overcome the low ability of students in writing observation report text is teaching that is done creatively. The teacher has a role in providing services to facilitate students in the learning process. In order to be a good facilitator, a teacher must have good skills in communicating and interacting with students. The role of the teacher as a facilitator in the teaching and learning process is needed for the success of learning of students. Teachers must use appropriate learning models in the teaching and learning process, especially in writing lessons. This is necessary so that students become active in learning activities so that good learning outcomes are obtained. One of the ways that can be done to create an active learning atmosphere is by making innovations. This innovation is in the form of using and developing learning models. The learning model that researchers will use is the Experiential learning model.Keywords: experiential learning, writing skills, the text of the observation report
EKSISTENSI PELACUR MUSLIMAH DALAM NOVEL TUHAN IZINKAN AKU MENJADI PELACUR KARYA MUHIDIN M. DAHLAN Gilang Nur Alfi Jauhari
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 4, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.66 KB)

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mencari makna eksistensi pelacur yang terkandung di salam teks sastra berbentuk novel dengan judul Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis melalui pembacaan mendalam pada objek penelitian yang berbentuk novel. Data-data berupa kata, frasa, dan kalimat kemudian dianalisis menggunakan teori struktur naratif dari A.J Greimas dengan kesimpulan yang diambil dengan memanfaatkan paradigma eksistensialisme Soren Kierkegard untuk menemukan makna eksistensi yang terkandung di dalam teks. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pendekatan strukturalisme pada karya sastra dapat dimanfaatkan bukan hanya  sebagai deskripsi saja, akan tetapi juga untuk menarik makna yang tersimpan pada struktur teks sebelum melompat lebih jauh ke arah konteks; (2) eksistensi yang ditemukan adalah eksistensi yang sesuai dengan Soren Kierkegaard bahwa manusia tak bisa lepas dari Tuhan. Melacur adalah cara pelacur untuk mencintai Tuhan dengan jalan lain; dan (3) novel ini berisikan kritik sosial bagi kaum beragama yang belum mengetahui esensi dari beragam itu sendiri. Sehingga ketika ditanya tentang tujuan beragama, mereka tidak bisa menjawab.Kata Kunci: struktur, eksistensi, Tuhan, pelacur, esensiThe study was intended to look for the meaning of existence of prostitutes contained in a literary text in the form of novel with the title Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur. The method used is descriptive analysis through an in-depth reading of a novel as a research object. The data in the form of words, phrases and sentences were analyzed using the narrative structure of A.J Greimas with a conclusion taken by utilizing the existentialism paradigm of Soren Kierkegard to discover the meaning of existence contained in the text. The results of this study showed that (1) the structuralism approach to literary works can be utilized not only as a description, but also to draw the meaning stored on the text structure before jumping further towards the context; (2) the existence found is an existence that corresponds to Soren Kierkegaard that human could not escape from God. Prostitution is the way the prostitute to love God by another way; and (3) this novel contains social criticism for religious people who do not know the essence of the variety itself. So when asked about religious purposes, they could not answer.Keywords: structure, existence, God, prostitute, essence
TAHAPAN DALAM BAGIAN HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ARTIKEL MAHASISWA PROGRAM MAGISTER PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA UNIVERSITAS BENGKULU Dian Eka Chandra Wardhana; Kanang Setiyo Hindarto; Noermanzah Noermanzah; Efnawati Efnawati; Rian Surya Putra
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 4, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.688 KB)

Abstract

Kajian kerangka bagian hasil penelitian dan pembahasan ditulis sesuai dengan isi bab serta ditentukan oleh peneliti atau penulis dengan cara mencontoh hasil tulisan kakak tingkat. Padahal penulisan bagian hasil penelitian dan pembahasan harus merujuk pada teori Swales yang dituangkan dalam buku Panduan Penulisan Tesis. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini menggambarkan tahapan bagian hasil penelitian dan pembahasan dalam artikel tulisan mahasiswa agar kegiatan memindahkan suatu hasil penelitian tidak akan terjadi lagi. Metode penelitian menggunakan metode analisis isi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Data penelitian ini adalah 20 artikel dari tesis mahasiswa Program Magister Pendidikan Bahasa Indonesia periode wisuda Desember 2019 sampai Agustus 2020. Analisis data dilakukan dengan aplikasi NVIVO.  Hasil penelitian menggambarkan bahwa tahapan penyajian artikel pada bagian hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan adanya peralihan dari satu gagasan ke gagasan yang lain. Namun, gagasan tersebut masih erat kaitannya dengan gagasan utama. Walau demikian, keberadaan setiap tahapan dalam bagian hasil penelitian dan pembahasan sesuai dengan keberadaan tujuan gagasan tersebut. Keberadaan tahapan tersebut utuh dan runtut sesuai dengan prinsip lokalitas dan prinsip analogi. Sayangnya setiap gagasan yang dimunculkan belum memaknai hasil penelitian yang dikaitkan dengan hasil penelitian relevan sehingga belum muncul kebaruan hasil penelitian pada bagian pembahasan.Kata kunci: tahapan artikel, bagian hasil penelitian dan pembahasan The study framework section of the research and discussion results is written in accordance with the contents of the chapter and is determined by the researcher or writer by imitating the writings of seniors. Even though the writing of the research and discussion results section must refer to the Swales theory as outlined in the Thesis Writing Guide. Therefore, the purpose of this study was to describe the framework of the research results section and discussion in student writing articles so that the activity of transferring a research result will not happen again. The research method uses content analysis methods. Data collection techniques using documentation techniques. The data of this research are 20 articles from the student's thesis of the Program Magister Pendidikan Bahasa Indonesia period December 2019 to August 2020. Data analysis was carried out using the NVIVO application. The results of the study illustrate that the stages of presenting articles in the research results and discussion sections indicate a transition from one idea to another. However, this idea is still closely related to the main idea. However, the existence of each stage in the research and discussion results section corresponds to the existence of the idea's objectives. The existence of these stages is complete and coherent in accordance with the principle of locality and the principle of analogy. Unfortunately, every idea that is raised does not make sense of the research results that are associated with relevant research results, so the novelty of the research results has not yet appeared in the discussion section.Keywords: article ttages, research results and discussion section

Page 1 of 3 | Total Record : 25