cover
Contact Name
Aji Septiaji
Contact Email
ajiseptiaji@gmail.com
Phone
+6285294606969
Journal Mail Official
jurnaldiglosiaunma@gmail.com
Editorial Address
Jalan. K.H. Abdul Halim, No. 103, Kabupaten Majalengka
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Diglosia
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 25495119     EISSN : 25495119     DOI : -
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia tergabung dalam Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP). Jurnal ini memuat artikel ilmiah penelitian dan gagasan konseptual atau kajian teoretis dalam bidang pendidikan, kebahasaan, dan kesusastraan Indonesia. Setiap artikel melalui peer review process. Adapun scope penelitian pada jurnal ini yaitu (1) sastra (teori, kritik, dan sejarah sastra); (2) Keterampilan dan pembelajaran sastra; (3) Keterampilan dan pembelajaran bahasa; (4) Analisis wacana; (5) Penelitian linguistik, sosiolinguistik, dan psikolinguistik; (6) Evaluasi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (7) Kurikulum pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (8) Model atau media pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (9) Kajian kebudayaan Indonesia; dan (10) penelitian lainnya yang relevan. Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan FEBRUARI dan AGUSTUS.
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2021): Agustus" : 22 Documents clear
Peran Permainan terhadap Pemerolehan Bahasa Kedua Aldimas Muhammad Arbi
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.54 KB)

Abstract

Penelitian ini dibuat untuk mengetahui seberapa besar peran games terhadap pemerolehan bahasa kedua seseorang. Penelitian ini dilakukan secara daring dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Pencarian data dilakukan dengan cara membuat survei di laman google form yang kemudian diisi oleh responden, lalu dianalisis dan dijabarkan hasilnya. Data yang telah didapatkan dari jawaban responden kemudian disajikan dengan menggunakan diagram. Dari 49 orang responden yang mengisi survei yang telah dibuat, terdapat sebanyak 89,8% responden yang menjawab bahwa games sangat berperan di dalam proses penguasaan bahasa Inggris. Hasil tersebut juga sesuai dengan jawaban dari para responden bahwa sebanyak 61,2% orang menjawab dengan bermain games, nilai bahasa Inggris mereka menjadi meningkat. Jadi, hasil dari penelitian ini pun sesuai dengan pendapat Krashen bahwa pemerolehan bahasa juga dapat terjadi terhadap orang dewasa, kemudian juga pada proses pemerolehan bahasa, seseorang hanya mengetahui bahwa ia sedang berkomunikasi atau berinteraksi dengan bahasa Inggris, jadi hal tersebut terjadi secara alami. Kata Kunci: permainan, pemerolehan bahasa kedua, krashen, Inggris This research was made to find out how big the role of games on the acquisition of a person's second language. This research was conducted online using qualitative descriptive research methods. The data search was carried out by surveying the google form page which was then filled in by respondents, then analyzed and the results explained. The data that has been obtained from the respondents' answers are then presented using diagrams. Of the 49 respondents who filled out the survey that had been made, there were as many as 89.8% of respondents who answered that games played a very important role in the process of mastering English. These results are also following the answers of the respondents that as many as 61.2% of people answered by playing games, their English scores increased. So, the results of this study are also following Krashen's opinion that language acquisition can also occur in adults, then also in the language acquisition process, a person only knows that he is communicating or interacting with English, so this happens naturally. Keyword: games, second language acquisition, krashen, English
Kesantunan Pragmatik Imperatif dalam Tuturan Deklaratif Mahasiswa Berdasarkan Latar Belakang Sosial Ekonomi Rina Agustini; Andri Noviadi
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.127 KB)

Abstract

Penelitian yang bertopik “Berbahasa Indonesia Santun dalam Dimensi Strata Sosial” ini bertujuan mendeskripsikan keterkaitan antara latar belakang sosial ekonomi yang dimiliki oleh mahasiswa dengan kesantunan dalam berbahasa. Untuk mencapai target dan tujuan penelitian, peneliti menggunakan metode penyediaan data berupa “simak cakap” yang diikuti oleh penggunaan teknik simak libat cakap, teknik rekam dan teknik. Teknik lain yang digunakan sehubungan dengan penggunaan metode cakap adalah teknik pancing, cakap semuka, dan cakap tansemuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wujud Kesantunan Pragmatik Imperatif Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Galuh Berdasarkan Latar Belakang Sosial Ekonomi meliputi, tuturan Deklaratif yang menyatakan makna Pragmatik Imperatif Suruhan,  Tuturan Deklaratif yang menyatakan makna Pragmatik Imperatif Permohonan, Tuturan Deklaratif yang menyatakan makna Pragmatik Imperatif Persilaan, dan  Tuturan Deklaratif yang menyatakan makna Pragmatik Imperatif LaranganKata kunci: kesantunan, tuturan deklaratif, latar belakang sosial ekonomi The research with the topic "Speaking Indonesian Politely in the Dimension of Social Strata" aims to describe the relationship between the socio-economic background of students and politeness in language. To achieve the targets and objectives of the study, the researcher used the method of providing data in the form of "listening to the conversation" which was followed by the use of listening and speaking techniques, recording techniques and techniques. Other techniques used in connection with the use of the proficient method are fishing rods, face-to-face, and face-to-face skills. The results showed that the Forms of Imperative Pragmatic Politeness for Students of the Indonesian Language Education Study Program FKIP Galuh University Based on Socio-Economic Backgrounds include, Declarative Speech which states the meaning of Pragmatic Imperative of the Order, Declarative Speech which states the meaning of Pragmatic Imperative of Request, Declarative Speech which states the meaning of Pragmatic Imperative of Request. , and Declarative Speech which states the meaning of Pragmatic Imperative Prohibition.Keywords: politeness, declarative speech, socio-economic background
Rekonstruksi Cerita Rakyat "Goyang Karawang" Berdasarkan Analisis Struktur dan Nilai Budaya Risnawati Sumarlin; Een Nurhasanah; Slamet Triyadi
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.866 KB)

Abstract

Goyang Karawang merupakan cerita rakyat berasal dari Kabupaten Karawang  tidak banyak yang mengetahui secara utuh. Namun konotasi Goyang Karawang menjadi suatu hal yang menggemparkan dari luar Karawang. Goyang Karawang banyak dikenal oleh masyarakat luar Kabupaten Karawang sebagai suatu tarian, pada akhirnya banyak stigma negatif yang terekspos, akan tetapi ada beberapa pendapat bahwa Goyang Karawang bukan saja berasal dari sebuah tarian, namun ada gagasan lain yaitu bagian dari perjuangan melawan penjajah, terlepas dari benar atau tidaknya bahwa tidak dapat dipungkiri Goyang Karawang mempunyai magnet bagi kemajuan kota Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Fokus kajian ini selain ingin mengetahui asal usul cerita rakyat Goyang Karawang, juga menganalisis struktur yang terkandung serta menggali nilai-nilai budaya yang terdapat pada jalan cerita rakyat Goyang Karawang. Selain mempunyai tujuan untuk mengkaji cerita rakyat Goyang Karawang, tujuan lainnya adalah melestarikan, mendalami secara kritis mengenai cerita rakyat, karena cerita rakyat bagian dari sastra lisan. Pada era sekarang, tidak banyak negara-negara diluaran sana yang budayanya tidak hilang, maka dari itu tujuan penelitian ini untuk mempertahankan kekayaan yang dimiliki, mengakui kearifan lokal yang ada. Karena sastra sebagai refleksi atau gambaran kehidupan manusia yang tidak dapat dipisahkan.Kata kunci: cerita rakyat, goyang karawang, struktur, nilai budaya Goyang Karawang is a folk tale from Karawang Regency, not many people know it in its entirety. However, the connotation of Goyang Karawang became a shocking thing from outside Karawang. Goyang Karawang is widely known by people outside Karawang Regency as a dance, in the end a lot of negative stigma is exposed, but there are some opinions that Goyang Karawang is not only derived from a dance, but there are other ideas that are part of the struggle against the invaders, regardless of true whether or not that it is undeniable that Goyang Karawang has a magnet for the progress of the city of Karawang. This study uses a qualitative approach and descriptive method. The focus of this study in addition to wanting to know the origin of the Goyang Karawang folklore, also analyzes the structure contained and explores the cultural values contained in the Goyang Karawang folklore. In addition to having the aim of studying the folklore of Goyang Karawang, another goal is to preserve, critically study folklore, because folklore is part of oral literature. In the current era, there are not many countries out there whose culture is not lost, therefore the purpose of this research is to maintain the wealth they have, to acknowledge the existing local wisdom. Because literature is a reflection or picture of human life that cannot be separated.Keywords:  folklore, goyang karawang, structure, culture value
Tuturan Langsung dan Tidak Langsung dalam Debat Walikota PSI Surabaya di Youtube Tahun 2020 Fatikhatul Koiroh; Luluk Isani Kulup
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.33 KB)

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk  menganalisis jenis tuturan langsung dan tuturan tidak langsung lokusi, ilokusi dalam dialog Debat walikota PSI Surabaya.  Data penelitian ini adalah teori  Tuturan Langsung Debat Walikota PSI Surabaya di Youtube Tahun 2020 menggunakan Yule dan Searle. Metode dalam yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian  kualitatif merupakan prosedur yang menghasilkan data deskriptif berupa data tertulis lisan di masyarakat bahasa. Sumber data melalui catatatan tertulis atau melalui pengunduhan youtube berupa video atau audio tanpa pengambilan foto atau film. Pencatatan sumber data utama melalui melihat atau mendengar. Sumber data berupa transkrip pada debat walikota Surabaya 4 Juli 2020 yang ada  tuturan langsung dan tidak langsung ditayangkan pada hari Sabtu pukul 13.00-15.00 di unduh melalui youtube. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik pengunduhan,teknik simak libat cakap, teknik simak bebas cakap, teknik catat. teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif karena data berupa kalimat yang ada di youtube melalui  proses pengunduhan melalui link internet. Kata Kunci: tuturan langsung, tuturan tidak langsung, debat walikota psi, surabaya di youtube tahun 2020  The purpose of this study was to analyze the types of direct speech and indirect speech of the locus, illocution in the debate dialogue of the mayor of PSI Surabaya. The data of this research is the theory of the PSI Surabaya Mayor's Debate Speech on Youtube 2020 using Yule and Searle. The method used in this study is a qualitative research method, which is a procedure that produces descriptive data in the form of written oral data in the language community. Sources of data are through written notes or through YouTube downloading in the form of video or audio without taking photos or films. Main data source recording by viewing or hearing. The data source is in the form of a transcript of the Surabaya mayoral debate on July 4, 2020, which has direct and indirect stories broadcast on Saturdays at 13.00-15.00 downloaded via Youtube.The data collection technique used in this study used the downloading technique, the listening proficiently technique, the free listening technique, the note-taking technique, while the data analysis technique used was descriptive because the data was in the form of a sentence on YouTube through the download process via an internet link.Keywords: direct speech, indirect speech, to the psi mayor's debate surabaya on youtube  year 2020
Inferioritas Tokoh Pribumi dalam Novel "Pangeran dari Timur" Karya Iksaka Banu dan Kurnia Efendi Ratna Wulandari; Zaky Mubarok
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.041 KB)

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang pada permasalahan yang ditimbulkan akibat penjajahan kolonial terhadap pribumi dalam novel Pangeran dari Timur karya Iksaka Banu-Kurnia Efendi. Adanya bentuk dominasi yang ditunjukkan oleh bangsa Eropa sebagai superior menyebabkan inferioritas terhadap pribumi sebagai bangsa terjajah. Melalui pola tersebut, pribumi kemudian menjadi subjek yang tertekan atau dapat disebut sebagai kelompok Subaltern. Berdasarkan dengan kajian teori post-kolonial, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk ketertindasan atau inferioritas pribumi sebagai kaum terjajah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, dengan sumber data berupa Novel Pangeran dari Timur karya Iksaka Banu-Kurnia Efendi. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa bentuk superior Eropa yang meliputi dominasi kekuasaan, intelektual dan sosial budaya, mengakibatkan pribumi menjadi kaum inferior. Bangsa terjajah akan ditempatkan sebagai penopang kualitas hidup Eropa, sebagai kelompok yang tidak akan mencapai kesetaraan, terpinggirkan dan mendapat pelabelan yang buruk.Kata kunci : post-kolonial, Inferior, Superior This research is set against the problems caused by colonial colonization of the natives in Novel Pangeran dari Timur by Iksaka Banu-Kurnia Efendi. The existence of a form of domination shown by europeans as superior led to inferiority towards the natives as a colonized nation. Through this pattern, the natives then become depressed subjects or can be referred to as Subaltern groups. Based on the study of post-colonial theory, this study aims to describe the forms of order or inferiority of the natives as colonized. The method used in this study is qualitative descriptive method, with data source in the form of Novel Pangeran dari Timur by Iksaka Banu-Kurnia Efendi. The results of this study illustrate that the superior form of Europe which includes the dominance of power, intellectual and socio-cultural, resulted in the natives becoming inferior. Colonized nations will be placed as supporters of European quality of life, as groups that will not achieve equality, be marginalized and get poor labeling.Keyword : post-colonial, Inferior, Superior
Model Experiential Learning sebagai Alternatif Pembelajaran Menulis Karangan Eksposisi Berdasarkan Faktor Kebahasaan pada Siswa Kelas X di SMA Embang Logita
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.24 KB)

Abstract

Penggunaan suatu model, pendekatan atau metode dalam suatu pembelajaran dapat menentukan keberhasilan belajar siswa. Salah satu model pembelajaran berupa model pengalaman atau experiential learning dapat dijadikan alternatif pembelajaran dalam menulis atau mengkontruksi teks eksposisi pada siswa Sekolah menengah Atas di Kelas X sesuai denga silabus dan kompetensi dasar yang ada dalam Kurikulum 2013. Keterampilan menulis dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, salah satunya dalam bentuk teks. Pembelajaran menulis dalam bentuk teks pada kurikulum 2013 kelas X salah satunya adalah memproduksi teks eksposisi. Memproduksi teks eksposisi merupakan keterampilan dalam bentuk teks yang harus dikuasai oleh siswa. Siswa diharapkan dapat memahami kelengkapan isi, kelengkapan struktur dan penggunaan bahasa. Siswa Sekolah Menengah Atas merupakan anak yang sudah mempunyai daya wawasan pengetahuan yang lebih dibandingkan dengan siswa Sekolah Tingkat Pertama sehingga dalam membuat keterampilan menulis teks eksposisi lebih terstruktur karena salah satunya lebih luas wawasan dalam hal kebahasaan.Kata Kunci: experiential learning, teks eksposisi, kebahasaan  The use of models, approach or method in learning can the determine student learning success. One learning model in the form of an experiential learning model can be used as an alternative learning in writing or constructing exposition text in high school student in class X according to syllabus and basic competencies in the 2013 curriculum. Writing skills can be done in various forms, one of which is in the form of text. One of the learning to write in text in the 2013 curriculum for class X is producing exposition text is a textual skill that students must master. Student are expected to understand the completeness of the structure and the use of language.  Middle school students are children who are already have more insight into knowledge compared to junior high school student so that in making exposition text writing skills more structured because one of them has broader insight in term of language.Keywords: experiential learning, exposition text, language 
Salam Pendidikan Karakter dalam Cerpen Senyum Karyamin Karya Ahmad Tohari Miftahul Arifah Baroroh Baried; Atiqa Sabardilla
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.899 KB)

Abstract

Sastra menjadi pemikat pikiran dan perasaan setiap pembaca bahkan penulis merangkai hasil ciptaan dari gagasan melalui sebuah karya sastra tulisan. Penelitian ini yang berjudul Salam Pendidikan karakter Dalam Cerpen Senyum Karyamin Karya Ahmad Tohari yang membahas tentang kehidupan sosial seseorang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan adalah pendekatan pragmatik dan pendekatan objektif, kedua pendekatan tersebut beranggapan karya sastra sebagai struktur yang otonom mengarahkan pada analisa karya sastra dan memperlihatkan tujuan penerima pembaca terhadap karya sastra. Jenis metode yang dipakai adalah penelitian deskripsi kualitatif, metode dengan menganalisis secara sosial dan memberi gambaran keadaan. Hasil tujuan penelitian dapat dibajarkan melalui ketiga aspek pengetahuan dengan unsur intrinsik, nilai-nilai Pendidikan dan analisis struktur teletak pada cerita pendek Senyum Karyamin karya Ahmad Tohari. Sesudah menganalisis sumber data sebagai petunjuk, dapat mengetahui bahwa cerpen ini ialah memberikan motivasi dan inspirasi. Dengan membaca cerpen senyum karyamin memberikan suatu pelajaran betuk kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi suatu cobaan. Cerpen senyum karyamin ini menggambarkan kehidupan sosial dengan nilai sosial, norma sosial serta menasihatkan bahwa menjadi manusia harus kuat, sabar, ikhlas, serta setia dalam melalui ujian yang dihadapi dalam hidup.  Kata kunci: cerpen, unsur intrinsik dan nilai Pendidikan. Literature captivates the thoughts and feelings of every reader, even the author composes the creation of ideas through a written literary work. This study, entitled Salam Character Education in the Karyamin Smile Short Story by Ahmad Tohari, discusses one's social life. The approach used in this study is a pragmatic approachh and an objective research both approaches assume that literary works as an autonomous structure lead to the analysis of literary works and show the purpose of the reader's acceptance of literary works. The type of method used is qualitative descriptive research, a method by analyzing socially and giving an overview of the situation. The results of the research objectives can be explained through the three aspects of knowledge with intrinsic elements, educational values and analysis of teletactic structures in the short story Smile Karyamin by Ahmad Tohari. After analyzing the data sources as a guide, it can be seen that this short story is to provide motivation and inspiration. By reading the short story, Karyamin's smile provides a lesson in the form of patience and sincerity in facing an ordeal. This short story of Karyamin's smile describes social life with social values, social norms and advises that being a human being must be strong, patient, sincere, and faithful in going through the tests faced in life. Keywords: short story, intrinsic elements and educational value.
Perjuangan Perempuan dalam Novel "Wedding Agreement" Karya Mia Chuz: Kajian Feminisme Annisa Septi Nursafitri; Rian Damariswara
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.822 KB)

Abstract

Artikel ini menganalisis cerita dari novel Wedding Agreement yang menceritakan perjuangan perempuan bernama Tari dalam mempertahankan rumah tangganya. Meskipun tidak memperoleh hak lahir dan batin dari suaminya, ia tetap menjalankan tanggung jawabnya sebagai istri. Tujuan dari analisis novel ini yaitu untuk menunjukkan bentuk-bentuk perjuangan dari tokoh utama Tari, serta hal-hal yang dapat menginspirasi kaum wanita. Adapun metodologi yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu deskriptif kualitatif dengan pendekatan feminisme. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Novel Wedding Agreement, berupa penggalan-penggalan yang berupa kalimat, serta teknik pengumpulan data menggunakan teknik analisis dokumen. Hasil analisis menunjukkan bahwa bentuk-bentuk perjuangan Tari dalam mempertahankan rumah tangganya, antara lain 1) teguh dalam mengambil keputusan dengan cara meminta saran kepada orang-orang terdekatnya, 2) berupaya dan mencari cara untuk mempertahankan rumah tangganya, 3) berusaha memanfaatkan waktunya untuk menjadi istri yang baik dan taat kepada suami. Selain itu, terdapat pula hal-hal yang dilakukan oleh tokoh Tari yang dapat menginspirasi kaum wanita, diantaranya memiliki sikap religius, sabar dan teguh dalam menghadapi suaminya, serta tidak gegabah dalam mengambil keputusan yang menyangkut rumah tangganya dan suami.Kata kunci: perjuangan perempuan, novel, kajian feminisme  This article analyzes based from the novel Wedding Agreement which tells the struggle of a woman named Tari in defending her marriage. Even though she does not get physical and mental rights from her husband, she still carries out her responsibilities as a wife. The purpose of the analysis of this novel is to show the struggle of main characters, Tari. As well as things that can inspire women. The methodology used in this research is descriptive qualitative approach to feminist approach. The data source used in this research is the Novel Wedding Agreement, in the form of fragments in the form of sentences, as well as data collection techniques using document analysis techniques. The results of the analysis show that the forms of dance struggle in defending the household, among others, are 1) persistence in making decisions by asking for advice from the people closest to him, 2) trying and looking for ways to defend the household, 3) trying to use his time to become a good wife and obedient to her husband. In addition, there are also things that dance figures do that can inspire women, including having a religious attitude, being patient and persistent in dealing with her husband, and not being careless in making decisions regarding her household and husband.Keywords : woman struggle, novel, study of feminism
Gambaran Kerusakan Lingkungan dan Perilaku Green Behavior dalam Kumpulan Cerpen Kompas: Kajian Ekokritik Sastra Riswanda Himawan; Fransisca Despa Listiani
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji gambaran kerusakan lingkungan dan perilaku green behavior dalam kumpulan cerpen Kompas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gambaran kerusakan lingkungan dan perilaku green behavior dalam cerpen pilihan yang diambil dari buku kumpulan cerpen Kompas. Sumber data penelitian adalah sepuluh cerpen yang dibukukan dalam kumpulan cerpen Kompas. Melalui metode deskriptif kualitatif ditemukan hal-hal sebagai berikut. Pertama, gambaran kerusakan lingkungan yang muncul dalam cerpen-cerpen pilihan digambarkan dengan kutipan narasi dan dialog tokoh. Gambaran kerusakan alam itu meliputi: eksploitasi tambang, penebangan pohon, pencemaran air, pencemaran udara, perusakan terumbu karang, pemburuan satwa langka, dan limbah sampah penyebab banjir. Kedua, perilaku green behavior yang ada dalam cerpen-cerpen ditunjukkan dengan kutipan narasi dan dialog tokoh. Perilaku green behavior yang tergambar dalam cerpen-cerpen pilihan meliputi: (1) penanaman berbagai jenis tumbuhan, (2) kesadaran melindungi satwa liar dari perburuan, (3) menjaga kemurnian mata air, (4) mengurangi penggunaan obat kimia untuk tanah dan tumbuhan, dan (5) upaya pencegahan kebakaran lahan.Kata kunci: gambaran, ekologi, kumpulan, cerpen, kompas This study examines the description of environmental damage and green behavior in the 2014 collection of short stories. This study aims to describe the description of environmental damage and green behavior in selected short stories taken from the 2014 Kompas short story collection book. The source of research data is ten short stories which are recorded in a collection of short stories. Kompas 2014. Through the qualitative descriptive method the following were found. First, the description of environmental damage that appears in selected short stories is depicted with narrative quotes and character dialogues. The description of natural damage includes: exploitation of mines, felling of trees, water pollution, air pollution, destruction of coral reefs, hunting of endangered species, and flood-causing waste. Second, green behavior in short stories is shown by narrative quotes and character dialogues. Green behavior illustrated in selected short stories includes: (1) planting various types of plants, (2) awareness of protecting wildlife from hunting, (3) maintaining the purity of springs, (4) reducing the use of chemical drugs for soil and plants, and (5) efforts to prevent land fires.Keywords: overview, ecology, collection, short stories, compass
Pengintegrasian Kecerdasan Lokal (Local Genius) Wilayah 3 Cirebon dalam Materi Ajar Sosiolinguistik Pipik Asteka; Risma Khairun Nisya; Deden Sutrisna
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.421 KB)

Abstract

Urgensi dalam penelitian ini adalah perlunya materi ajar Sosiolinguistik terintegrasi kecerdasan lokal wilayah 3 Cirebon untuk meningkatkan kompetensi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) mata kuliah Sosiolinguistik, baik itu kompetensi sikap dan tata nilai, kompetensi pengetahuan, keterampilan umum dan keterampilan khusus pada mahasiswa yang diintegrasikan ke dalam materi ajar Sosiolinguistik di Perguruan Tinggi. Tujuan penelitian ini adalah pengintegrasian kecerdasan lokal (local genius) wilayah 3 Cirebon  dalam materi ajar Sosiolinguistik, menemukan keefektifan materi ajar Sosiolinguistik terintegrasi kecerdasan lokal  wilayah 3 Cirebon , dan mendiseminasikan hasil penelitian di Perguruan Tinggi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analisis. Artinya data terurai dalam bentuk kata-kata, bukan dalam bentuk angka. Seperti yang telah disebutkan Semi (2012) bahwa dalam penelitian yang bersifat deskriptif, penulis berupaya menemukan pandangan, membuat kesimpulan dan memberikan rumusan-rumusan yang diarahkan kepada pemerkayaan hasil kajian lewat kata-  kata. Jadi, penelitian jenis ini lebih mengutamakan kedalaman penghayatan terhadap interaksi antarkonsep yang sedang dikaji secara empiris.Kata kunci: pengintegrasian, materi ajar, kecerdasan lokal, sosiolinguistik, wilayah 3 Cirebon. The urgency in this research is the need for Sociolinguistic teaching materials that are integrated with local intelligence in Cirebon 3 area to improve the competency of Graduate Learning Outcomes (CPL) for Sociolinguistics courses, be it attitudes and values competence, knowledge competence, general skills and special skills in students who are integrated into Sociolinguistics teaching materials in Higher Education. The purpose of this research is to integrate local genius (local genius) in Cirebon region 3 in Sociolinguistics teaching materials, find the effectiveness of Sociolinguistics teaching materials integrated with local intelligence in Cirebon 3 area, and disseminate research results in universities. This research uses descriptive-analytical method. This means that the data is decomposed in the form of words, not in the form of numbers. As mentioned by Semi (2012) that in descriptive research, the author seeks to find views, draw conclusions and provide formulations that are directed at enriching the results of the study through words. So, this type of research prioritizes the depth of appreciation of the interactions between concepts that are being studied empirically.Keywords: integration, teaching materials, local genius, sociolinguistics, region 3 Cirebon.

Page 1 of 3 | Total Record : 22