cover
Contact Name
Aji Septiaji
Contact Email
ajiseptiaji@gmail.com
Phone
+6285294606969
Journal Mail Official
jurnaldiglosiaunma@gmail.com
Editorial Address
Jalan. K.H. Abdul Halim, No. 103, Kabupaten Majalengka
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Diglosia
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 25495119     EISSN : 25495119     DOI : -
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia tergabung dalam Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP). Jurnal ini memuat artikel ilmiah penelitian dan gagasan konseptual atau kajian teoretis dalam bidang pendidikan, kebahasaan, dan kesusastraan Indonesia. Setiap artikel melalui peer review process. Adapun scope penelitian pada jurnal ini yaitu (1) sastra (teori, kritik, dan sejarah sastra); (2) Keterampilan dan pembelajaran sastra; (3) Keterampilan dan pembelajaran bahasa; (4) Analisis wacana; (5) Penelitian linguistik, sosiolinguistik, dan psikolinguistik; (6) Evaluasi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (7) Kurikulum pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (8) Model atau media pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (9) Kajian kebudayaan Indonesia; dan (10) penelitian lainnya yang relevan. Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan FEBRUARI dan AGUSTUS.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2023): Agustus" : 17 Documents clear
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM PELAYANAN PUBLIK PERPUSTAKAAN DAERAH INDRAMAYU DITINJAU DARI TEORI LEECH Eny Tarsinih
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 7, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa pada pelayanan publik Perpustakaan Daerah Indramayu berdasarkan maksim Leech 1983. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan. Sumber data dalam penelitian adalah tuturan bahasa oleh pihak pelayanan Perpustakaan Daerah Indramayu dengan menggunakan metode simak dimana proses pengumpulan datanya yaitu; teknik simak bebas libat cakap, teknik catat dan teknik rekam. Langkah-langkah analisis data penelitian ini meliputi: tahap deskripsi atau tahap orientasi, tahap reduksi, dan tahap seleksi. Jumlah data yang diteliti dalam kesantunan berbahasa adalah 7 tuturan. Berdasarkan penelitian terdapat empat maksim kesantunan bertutur. Maksim kearifan sebanyak lima data, maksim kedermawanan sebanyak tujuh data, maksim Pujian sebanyak empat data, maksim kebijaksanaan sebanyak dua data, maksim kedermawanan sebanyak tiga data, maksim kerendahan hati sebanyak satu data, dan maksim kesepakatan sebanyak satu data. Hasil penelitian menunjukkan kesantunan bertutur yang digunakan pihak pelayanan perpustakaan saat berkomunikasi sesuai dengan maksim-maksim teori Leech, yang menunjukkan bahwa; memiliki sikap bijaksana (maksim kebijaksanaan), sikap pemurah hati (maksim kedermawanan), rasa ketidakmampuan diri atau sikap rendah hati (maksim kerendahan hati), dan sikap sependapat (maksim kesepakatan). Sehingga, dapat disimpulkan bahwa hanya terdapat empat maksim  dan dikatakan cukup santun.Kata Kunci: kesantunan berbahasa; pelayanan publik; perpustakaan daerah Indramayu.
PEREMPUAN DAN LAKI-LAKI DALAM KEKERABATAN MATRILINEAL (STUDI PENDAHULUAN PROFIL BUDAYA MINANGKABAU DALAM NOVEL INDONESIA LOKALITAS) Iswadi Bahardur; Putri Dian Afrinda
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 7, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini merupakan studi pendahuluan terhadap kajian profil budaya matrilineal Minangkabau yang direfleksikan sastrawan dalam novel-novel Indonesia modern warna lokal periode angkatan Balai Pustaka sampai dengan angkatan 2000-an. Studi pendahuluan ini juga berangkat dari dua latar belakang permasalahan. Pertama, menurut ketentuan sistem kekerabatan matrilineal di Minangkabau perempuan adalah pewaris garis keturunan serta pewaris harta pusaka dari pihak keluarga ibu. Ketentuan ini berimplikasi terhadap munculnya wacana perempuan Minangkabau sebagai Bundo Kanduang sang pemilik kekuasaan di wilayah domestik dan publik. Kedua, menurut ketentuan sistem kekerabatan matrilineal pemimpin di ruang publik bukan perempuan, melainkan laki-laki yang berperan sebagai mamak dan penghulu. Data penelitian diperoleh melalui studi literatur bersumber dari berbagai hasil penelitian terdahulu yang relevan. Ada dua temuan dari telaah terhadap literatur terdahulu yang relevan. Kekuasaan perempuan Minangkabau di wilayah domestik dan publik hanyalah sebatas wacana belaka karena wewenang tersebut tetap dipegang oleh laki-laki. Kedua, masih menurut ketentuan sistem kekerabatan matrilineal di Minangkabau, laki-laki bertanggung jawab penuh terhadap ibu, saudara perempuan, dan kemenakan,  tetapi tidak mendapatkan tempat di rumah gadang. 
INDUSTRI KREATIF BERBASIS BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Lasmi Hartati; Rozi Rozi
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 7, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat Indonesia kurang memperhatikan bahasa Indonesia, baik di kalangan anak-anak, remaja maupun dewasa. Namun, kepedulian masyarakat terhadap perdagangan atau bisnis cukup tinggi, yang menunjukkan bahwa perhatian masyarakat terhadap bisnis lebih besar dibandingkan bidang bahasa. Oleh karena itu, kesadaran dan perhatian masyarakat terhadap bahasa Indonesia harus ditingkatkan. Untuk meningkatkan perhatian masyarakat terhadap bahasa Indonesia, maka penulis mencoba menjalin kerjasama antara keduanya yaitu kewirausahaan sebagai salah satu cara untuk mempromosikan nilai-nilai kebahasaan khususnya bahasa Indonesia. Industri kreatif berbasis bahasa dan sastra dipilih sebagai bidang usaha. Industri kreatif berbasis bahasa dan sastra dapat berupa kaos olah kata dan sastra, tas, stiker, topi dan sweater. Pengolahan teks dapat berupa kata baku dan tidak baku, kata motivasi, puisi dan pantun. Pilihan ini dipilih sebagai bentuk kewirausahaan yang dapat digunakan untuk mensosialisasikan nilai-nilai bahasa dan sastra di dalamnya. Bahkan bisa dijadikan sebagai salah satu industri kreatif yang bisa dikembangkan. Bidang kreatif berbasis bahasa dan sastra berpotensi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kecintaan dan pelestarian bahasa Indonesia, khususnya di kalangan penuturnya.
Nilai Karakter pada Kumpulan Film Pendek Profil Pelajar Pancasila yang dibintangi JKT48 Produksi Kemendikbud RI Taufik Hidayat; Rina Agustini; Heryanto Gunawan; Peti Rahmawati
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 7, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai karakter pada Kumpulan Film Pendek Profil Pelajar Pancasila yang dibintangi JKT48 Produksi Kemendikbud RI. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif analitik. Objek yang diteliti yakni 7 (tujuh) film pendek yang berada di Akun Youtube Cerdas Berkarakter Kemdikbud RI. Hasil dari penelitian ini ialah: (1) film pendek “Senja yang Kesepian” memiliki nilai karakter cerdas dan gotong royong, (2) film pendek “Langit Tak Selamanya Abu-abu” memiliki nilai karakter jujur, tanggung jawab, dan cerdas, (3) film pendek “Angin Berhembus dengan Jujur” memiliki nilai karakter jujur, nilai sehat, bersih, dan nilai peduli, (4) film pendek “Horizon Jauh Milikku” memiliki nilai karakter cerdas, (5) film pendek “Jangan Terjebak Fatarmorgana” memiliki nilai cerdas dan kreatif, (6) film pendek “Warna Langit pun Bisa Berubah” memiliki nilai peduli dan nilai kreatif, (7) film pendek “Elang Tak Takut Terbang Sendiri “ memiliki nilai tanggung jawab. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bahan ajar guru untuk penguatan karakter remaja Indonesia.
STRATEGI KESANTUNAN POSITIF DIGUNAKAN OLEH ANAK KEMBAR DAN BINTANG TAMU DI VIDEO YOUTUBE KIDS MEET (2018-2020) Fridolini Fridolini; Riska Shofwatun Nida
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 7, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi kesantunan positif dan faktor yang mempengaruhi penggunaan strategi kesantunan positif pada video Kids Meet yang digunakan oleh anak kembar, dan para bintang tamu di acara tersebut. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode kualitatif deskriptif dimana objek penelitiannya adalah 9 video Kids Meet di kanal YouTube HiHo Kids yang dibawakan pada tahun 2018 sampai 2020 oleh anak kembar. Data penelitian ini adalah ujaran anak kembar, dan para bintang tamu di video Kids Meet saat bercakap. Berdasarkan analisis, ditemukan ujaran anak kembar, dan para bintang tamu dari 9 video Kids Meet yang menggunakan strategi kesantunan positif, dan faktor yang mempengaruhi mereka menggunakan strategi kesantunan positif ada 3; yaitu faktor imbalan, faktor jarak sosial, dan faktor peringkat pembebanan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa strategi kesantunan positif digunakan sebagai pembuka percakapan dengan seseorang ketika kita tidak ingin membuat kesan pertama yang buruk dan untuk meminimalisir jarak antar pembicara dengan lawan bicara dengan cara memuaskan keinginan lawan bicara untuk dihargai. Orang dewasa lebih sering menggunakan strategi kesantunan positif dalam sebuah percakapan dibandingkan anak-anak. Jarak usia yang cukup jauh dan juga perbedaan latar belakang profesi antara anak kembar dan juga para bintang tamu di Kids Meet tidak membatasi penggunaan strategi kesantunan pada ujaran mereka dalam bercakap. Kata Kunci: Pragmatik, Strategi Kesantunan, Kesantunan Positif, Ujaran, Acara Ragam Anak The objectives of this research are to analyse positive politeness strategies and the factors influencing the use of positive politeness strategies in the Kids Meet videos used by twins and the guests at the program. This research is conducted using a qualitative approach and descriptive qualitative method, and the object of research is 9 videos of Kids Meet on the HiHo Kids YouTube channel, which are presented from 2018 to 2020 by twins. The utterances of the twins and the guests in the Kids Meet videos while talking are used as data for this research. Based on the analysis, it is found utterances of twins and guests from 9 videos of Kids Meet used positive politeness strategies, and there are 3 factors influencing them to use positive politeness strategies; those are payoffs, social distance, and ranking of imposition. From this research, it can be concluded that positive politeness strategies are used as conversation starters with someone when we do not want to make a bad first impression and to minimize the distance between the speaker and the interlocutors by satisfying the interlocutor's desire to be appreciated. Adults use positive politeness strategies more often in a conversation than children. The considerable age gap and the difference in professional backgrounds between the twins and the guests on Kids Meet do not limit the use of politeness strategies in their utterances in conversation. Keywords: Pragmatics, Politeness Strategies, Positive Politeness, Utterances, Kids Variety Show.
PENGEMBANGAN MODEL EVALUASI KETERAMPILAN BERBAHASA MEMIRSA SISWA BERBANTUAN VIDEO INTERAKTIF BERBASIS HTML5 PACKAGE (H5P) Iis Siti Salamah Azzahra; Aji Septiaji
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 7, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi serta masuknya era Society 5.0 memberi dampak yang signifikan bagi perkembangan kemampuan berbahasa siswa, tidak terkecuali pada kemampuan memirsa. Keterampilan ini melibatkan kemampuan untuk memahami dan menanggapi pesan yang disampaikan melalui media visual, seperti gambar, video, dan animasi. Namun demikian, diperlukan sebuah cara untuk mengukur tingkat keberhasilan memirsa siswa yang tidak hanya efektif untuk digunakan tetapi dapat dilakukan bersamaan dengan kegiatan memirsanya itu sendiri sehingga teras lebih menarik. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran sebuah model evaluasi berbantuan video interaktif berbasis HTML5 package atau H5P. Metode penelitian yang digunakan adalah RnD (Reasearch and Development). Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi, lembar observasi, angket, validasi produk, dan tes. Hasil validasi media terhadap pembelajaran bahasa menunjukkan persentase 95,6% % dari tiga ahli dan 93% dari hasil ujicoba. Luaran penelitian membuat pembelajaran kemampuan berbahasa memirsa d di kelas semakin menarik, melatih siswa berteknologi dan juga mendapatkan gambaran hasil pemahaman siswa dalam memirsa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INTEGRATIF DALAM PERKULIAHAN KAJIAN PUISI INDONESIA BERBASIS LESSON STUDY Rosi Gasanti
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 7, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pembelajaran yang dihadapi dalam perkuliahan kajian puisi Indonesia pada mahasiswa program studi bahasa dan sastra Indonesia di STKIP Yasika adalah mahasiswa masih memiliki kelemahan dalam kemampuan menganalisis struktur dan menggali nilai-nilai yang terdapat pada puisi lama (mantra). Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya mahasiswa dalam mengekplorasi materi serta mengalami kesulitan dalam proses transliterasi pada teks puisi (mantra) yang sebagian besar menggunakan bahasa daerah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam menghadapi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran integratif berbasis lesson study pada proses perkuliahan di kelas. Pembelajaran kajian puisi Indonesia yang dirancang secara integratif dan dilaksanakan dalam bentuk kegiatan Lesson Study mencakup tiga tahap kegiatan yaitu  Plan, Do, dan See. Dalam tahap Plan dilakukan diskusi mengenai perencanaan pembelajaran dalam bentuk RPS, dalam tahap Do dilakukan pembelajaran oleh dosen model berdasarkan RPS hasil Plan, dalam tahap See dilakukan refleksi pelaksanaan pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif  melalui penerapan model pembelajaran Integratif dalam perkuliahan kajian puisi Indonesia. Berdasarkan hasil penerapan lesson study pada mahasiswa prodi PBSI di STKIP Yasika dapat disimpulkan bahwa lesson study dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menganalisis struktur dan nilai dalam puisi lama sehingga pembelajaran lebih berkualitas dibanding dengan pembelajaran sebelumnya.
KAJIAN STRUKTUR BATIN PUISI “ SAJAK AKHIR TAHUN” KARYA ACEP ZAMZAM NOOR Idan Setiari
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 7, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puisi berjudul “Sajak Akhir Tahun” Karya Acep Zamzam Noor memiliki struktur batin di antaranya tema, rasa, nada, sense, subject matter, tujuan, dan totalitas makna. Berdasarkan hasil kajian dan analisis struktur batin puisi tersebut temanya adalah kejenuhan hidup, rasanya adalah penyesalan dan kebingungan, nadanya adalah putus asa, sense-nya adalah ganasnya arus dan persaingan hidup, subject matter-nya adalah keputusasaan menjalani kehidupan, tujuannya adalah supaya kita tidak mudah putus asa, dan totalitas maknanya adalah seberat apapun beban atau masalah yang kita pikul haruslah dapat atau bisa mengatasinya. Dengan demikian hasil kajian dan analisis struktur batin puisi ini setelah disesuaikan dengan kriteria pemilihan bahan ajar memiliki atau mencapai tingkat kesesuaian (kecocokan) untuk dijadikan alternatif bahan pengajaran apresiasi puisi di Sekolah Menengah Umum bahkan puisi ini dapat memperkaya juga menambah bahan pengajaran apresiasi sastra pada umumnya dan puisi khususnya guna lebih meningkatkan pengetahuan, pengalaman, pemahaman, dan wawasan siswa dalam upaya mencapai tujuan pengajaran dan tujuan pembangunan. Kata Kunci: apresiasi sastra, puisi, struktur batin The poementitled “Sajak Akhir Tahun” by Acep Zamzam Noor has an inner structure including theme, feeling, tone, sense, subject matter, purpose, and the totality of meaning. Based on the results of the study and analysis of the inner structure of the poem, the theme is the sense is the ferocity of life’s currents and competition, the subject matter is hopelessnes in living life, the goal is so that we don’t give up easily, and the totality of the meaning is that no matter how heavy the burden or problem we carry, we must be able to or can overcome it. Thus the resul of the study and analysis of the inner structure of this poem after being adjusted to the criteria for selecting teaching materials have or reach a level of suitability (suitability) ti be used as an alternative teaching material for poetry appreciation in public high schools, in general andpotry in particular for le to increase students knowledge, experience, understanding, and insight in an effort to achieveteaching goals and development goals Keywords: literary appreciation, poetry, inner structure
TIPE RAGAM BAHASA PADA UJARAN DALAM NASKAH FILM “RAYA AND THE LAST DRAGON” Disa Khairina Haq; Nurul Fitriani
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 7, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study is to identify and describe types of language style found in utterances used by the main character and other characters in “Raya and the Last Dragon” movie script. It used qualitative approach with descriptive qualitative method in order to explain comprehensively and completely of the data finding. The result of the study showed that the characters in “Raya and the Last Dragon” movie script use different language style depending on the situational context of where the conversation happened, and also depending on their interlocutors. Types of language style found in this study are frozen, consultative, casual, and intimate style.Key words:  language style, type, utterances, movie script, characters.
RAGAM BAHASA DAN UNGKAPAN TRADISIONAL MELALUI NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL KAMPUNG NAGA DALAM PERSPEKTIF SOSIOLINGUISTIK SEBAGAI MATERI AJAR BAHASA INDONESIA DI SMA Pipik Asteka; Deden Sutrisna; Nirma Lasari
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 7, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali nilai-nilai kearifan lokal Kampung Naga melalui ragam bahasa dan ungkapan tradisonal sebagai materi ajar Bahasa Indonesia di SMA. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif melalui wawancara dan observasi terhadap masyarakat Kampung Naga untuk mengidentifikasi ragam bahasa dan ungkapan tradisional yang mencerminkan nilai-nilai kearifan budaya lokal serta aktualisasi dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, data tersebut dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ragam bahasa dan ungkapan tradisional yang digunakan oleh masyarakat Kampung Naga memiliki nilai-nilai kearifan lokal dalam hal sopan santun dan menghormati orang lain, nilai keakraban dan kebersamaan. Nilai-nilai bersyukur, berbagi, solidaritas, menjaga hubungan baik, menerima takdir dengan ikhlas, dan hidup sederhana. Nilai-nilai tersebut juga tercermin dalam realitas kehidupan sehari-hari masyarakat Kampung Naga, seperti gotong royong dalam membantu satu sama lain, membagikan hasil panen dan hidup dengan sederhana. Oleh karena itu, ragam bahasa dan ungkapan tradisional yang ada di Kampung Naga dapat dijadikan materi ajar Bahasa Indonesia di SMA untuk memperkenalkan nilai-nilai kearifan budaya lokal kepada siswa. Hal ini diharapkan dapat membantu siswa memahami dan menghargai budaya lokal serta meningkatkan kesadaran mereka terhadap pentingnya melestarikan kearifan budaya lokal di Indonesia.Kata kunci : Nilai-nilai kearifan budaya lokal, ragam bahasa, ungkapan tradisional, sosiolinguistik, bahan ajar SMA.

Page 1 of 2 | Total Record : 17