cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Economica: Jurnal Ekonomi Islam
ISSN : 20859325     EISSN : -     DOI : -
EEconomica: Jurnal Ekonomi Islam is a scientific journal in the field of Islamic economics studies published twice a year by the Institute of Islamic Economic Research and Development (LP2EI), Faculty of Islamic Economics and Business UIN Walisongo Semarang. The editors receive scientific articles in the form of conceptual script or unpublished research results or other scientific publications related to Islamic Economics themes which cover Islamic Finance, Islamic Banking, Islamic Accounting, Islamic Marketing, also Behavioral Economics, Management, and Human Resources in Islamic perspective.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2018)" : 16 Documents clear
Literature Study on Murābaḥah Financing in Islamic Banking in Indonesia Maulidizen, Ahmad
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2018.9.1.2411

Abstract

Islamic banking in Indonesia has experienced significant growth, including assets, financing provided and the number of customers. Islamic bank financing 70-80% is given to the community by using the contract of mur?ba?ah, in the form of consumptive and productive. Islamic bank operations must be guided by Fatwa of the National Sharia Council in order to carry out its optimal function economically and to run the Shari'a comprehensively. Therefore, this article will explain the concept of mur?ba?ah conceptually and application in Islamic banking in Indonesia. The purpose of writing this article so that the implementation of Mur?ba?ah contract in Islamic Bank in Indonesia can be in accordance with the principles of Shari'a that put forward the principle of justice and no party is harmed.Perbankan syariah di Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang signifikan, termasuk aset, pembiayaan yang diberikan dan jumlah pelanggan. Pembiayaan bank syariah 70-80% diberikan kepada masyarakat dengan menggunakan kontrak mur?ba?ah, dalam bentuk konsumtif dan produktif. Kegiatan bank syariah harus dipandu oleh Fatwa Dewan Syariah Nasional untuk menjalankan fungsi optimalnya secara ekonomis dan menjalankan syariat secara komprehensif. Oleh karena itu, artikel ini akan menjelaskan tentang konsep mur?ba?ah secara konseptual dan aplikasinya pada Bank Islam di Indonesia. Tujuan penulisan artikel ini agar pelaksanaan kontrak Mur?ba?ah di Bank Syariah di Indonesia dapat sesuai dengan prinsip syariah yang mengedepankan asas keadilan dan tidak ada pihak yang dirugikan.
Backmatter (Author Guidelines, Acknowledgement, and Back Cover) Fuadi, Nasrul Fahmi Zaki
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wakaf sebagai Instrumen Ekonomi Pembangunan Islam Fuadi, Nasrul Fahmi Zaki
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2018.9.1.2711

Abstract

This study aimed to analyze the role of waqf as an economic instrument for Islamic development. This was motivated by unresolved poverty conditions. That poor people still experience difficulties in meeting their primary needs. On the other hand, endowments as Islamic economic instruments have excellent potential in developing the economy and providing benefits to the community. This study uses qualitative methods by reviewing kinds of literature in obtaining waqf models in several countries and their success. The results show that endowments have potential in economic development. Some countries show their success in managing waqf and providing benefits to the community. The results of this study also show that Indonesia has a very good waqf potential and is able to be a solution to the problem of poverty.Artikel ini mencoba untuk menganalisis bagaimana peran wakaf sebagai intrumen ekonomi pembangunan Islam. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh kondisi kemiskinan yang belum terselesaikan. Bahwa penduduk miskin masih mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan primernya. Di sisi lain, wakaf sebagai intrumen ekonomi Islam memiliki potensi yang sangat baik dalam pengembangan perekonomian dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengkaji beberapa sumber dalam mendapatkan model wakaf di beberapa negara dan keberhasilannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wakaf memiliki potensi dalam pembangunan ekonomi. Beberapa negara menunjukkan keberhasilannya dalam mengelola wakaf dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Hasil dari penelitian ini juga menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi wakaf yang sangat baik dan mampu menjadi solusi dari masalah kemiskinan.
Mengembangkan Koperasi Syariah di Indonesia: Pendekatan Interpretative Structural Modelling (ISM) Rusydiana, Aam Slamet; Devi, Abrista
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2018.9.1.2181

Abstract

Despite growing rapidly, but Islamic cooperatives are still experiencing many obstacles in its development, both from the internal, external and regulatory side. This study attempts to identify the factors of needs, activities, and objectives in the development of sharia cooperatives in Indonesia, using the Interpretative Structural Modelling (ISM) approach. The results of this study provide some conclusions include: (1) Elements of the needs of the key key in sharia cooperative development strategy in Indonesia to improve SMEs is the need for strong support on the legal aspects of sharia cooperatives, (2) Elements of activities that are key to Shariah cooperative development are to conduct training and certification programs for shariah cooperative management and members, and (3) Elements of actors/institutions that are key in sharia cooperative development strategy in Indonesia to improve UMKM is sharia financial institution.Walaupun tumbuh dengan pesat, namun koperasi syariah masih mengalami banyak kendala dalam pengembangannya, baik dari sisi internal, eksternal maupun regulasi. Penelitian ini mencoba untuk mengidentifikasi faktor-faktor kebutuhan, aktifitas dan tujuan dalam pengembangan koperasi syariah di Indonesia, dengan pendekatan metode Interpretative Structural Modelling (ISM). Hasil penelitian memberikan beberapa kesimpulan, antara lain: (1) Elemen kebutuhan yang menjadi kunci utama dalam strategi pengembangan koperasi syariah di Indonesia untuk meningkatkan UMKM adalah perlu adanya dukungan yang kuat pada aspek hukum koperasi syariah, (2) Elemen aktifitas yang menjadi kunci utama dalam pengembangan koperasi syariah adalah mengadakan training dan program sertifikasi bagi manajemen koperasi syariah dan anggota, dan (3) Elemen pelaku/lembaga yang menjadi kunci utama dalam strategi pengembangan koperasi syariah di Indonesia untuk meningkatkan UMKM adalah lembaga keuangan syariah.
Model Inovasi Produk Perbankan Syariah di Indonesia Apriyanti, Hani Werdi
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2018.9.1.2053

Abstract

Sharia banking faces various challenges in order to reach market share both sharia banking and the other one. The sharia banking industry in Indonesia must take competitive advantage through product innovation. This research suggests conceptual model product innovation for sharia banking industry using the opportunity of global sharia economic development and the international trust in Indonesia. Product innovation for sharia banking can achieved by strengthening Sharia Banking Working Group, sharia compliance, financial stability, product innovation activity. This model expected to encourage market expansion both domestically and abroad. It?s achieved by providing a variety of products that are closer and accepted by the community, with products that have a high social attachment (close to the society).Perbankan syariah saat ini dihadapkan pada persaingan yang ketat dalam meraih pangsa pasar, baik persaingan antara bank syariah dengan bank konvensional maupun antarsesama bank syariah. Oleh karena itu, perbankan syariah harus memiliki keunggulan kompetitif dengan melakukan inovasi produk. Penelitian ini mengusulkan model inovasi produk dengan memanfaatkan peluang pesatnya perkembangan ekonomi syariah global dan membaiknya kepercayaan dunia internasional terhadap ekonomi Indonesia dengan dukungan penguatan Working Group Perbankan Syariah (WGPS), pemenuhan ketentuan syariah (sharia compliance), pencapaian stabilitas keuangan, serta peningkatan dalam aktivitas inovasi produk. Model yang diusulkan diharapkan dapat mendorong perluasan pasar perbankan syariah baik di dalam negeri maupun luar negeri dengan menyediakan beragam produk yang lebih dekat dan diterima masyarakat. Perbankan syariah diharapkan melakukan inovasi produk yang memiliki kelekatan sosial tinggi (dekat, dapat diterima, serta sesuai dengan preferensi masyarakat).
Pengaruh Penerapan Nilai-nilai Islami dan Komitmen Organisasional terhadap Kinerja Karyawan Pemasaran Bank Umum Syariah di Jawa Barat Suherman, Usep Deden
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2018.9.1.2413

Abstract

Implementation of Islamic values is necessary for the development of the organization today, in order to impact organizational commitment and employee performance. The purpose of this study is is to determine and analyze the influence of Islamic values and organizational commitment to the performance of marketing employees of Sharia Commercial Bank in West Java. The method used is a descriptive and explanatory survey, by taking 100 samples of marketing employees, with sample accidental sampling technique and data analysis using path analysis. The research findings show that the implementation of Islamic values and organizational commitment partially or together have an impact on the performance of marketing employees of Sharia Commercial Bank in West Java. that the application of Islamic values and organizational commitment partially or together has an impact on the performance of marketing employees of Sharia Commercial Bank in West Java. Furthermore, the determinant value obtained is worth 0.892, this gives the meaning that Islamic values and organizational commitment are able to explain the performance of marketing employees worth 89.2%. Meanwhile, 10.8% was due to other factors.Penerapan nilai-nilai Islami diperlukan dalam perkembangan organisasi saat ini, agar berdampak terhadap komitmen organisasional dan kinerja karyawan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh nilai-nilai Islami dan komitmen organisasional terhadap kinerja karyawan pemasaran Bank Umum Syariah di Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah descriptive dan explanatory survey, dengan mengambil sampel 100 orang karyawan pemasaran, teknik sampel accidental sampling dan analisis data menggunakan path analysis. Dari penelitian ini ditemukan hasil bahwa penerapan nilai-nilai Islami dan komitmen organisasional secara parsial maupun bersama-sama mempunyai dampak terhadap kinerja karyawan pemasaran Bank Umum Syariah di Jawa Barat. Selanjutnya, nilai determinan diperoleh senilai 0.892, hal ini memberikan makna bahwa nilai-nilai Islami dan komitmen organisasional mampu menjelaskan kinerja karyawan pemasaran senilai 89,2%. Sementara itu, senilai 10,8% disebabkan oleh faktor lainnya.
Perencanaan Keuangan Islam Sederhana dalam Bisnis E-Commerce pada Pengguna Online Shop Saadah, Naili
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2018.9.1.2593

Abstract

Technological developments and digitalization in all sectors including the industrial sector force all industry players to follow if they want to survive. Behind the digitalization that targets all aspects of transactions, as a Muslim, there are basic rules that must still be used as guidelines, including not forgetting the aspects of sharia in dealing with it especially in the current era of globalization. This study will examine how e-commerce business as part of the industrial revolution synergizes with Islam which is implemented in the form of simple Islamic financial planning. Using ethnography studies and adjoining case study methods this study investigates two participants as micro-entrepreneurs who implement e-commerce. The results of the study prove that micro-entrepreneurs in the e-commerce business have implemented Islamic financial planning in a simple way through the allocation of specific budgets for worship needs such as zakat, infaq and alms in their financial planning.Perkembangan teknologi dan digitalisasi di semua sektor memaksa semua pelaku industri untuk mengikutinya jika ingin tetap bertahan. Di balik digitalisasi yang menyasar semua aspek transaksi, sebagai seorang muslim ada aturan dasar yang tetap harus dijadikan pedoman, di antaranya tidak melupakan aspek syariah dalam bermuamalah apalagi di era globalisasi saat ini. Penelitian ini akan mengkaji bagaimana bisnis e-commerce sebagai bagian dari revolusi industri bersinergi dengan Islam yang diimplementasikan dalam bentuk perencanaan keuangan Islam secara sederhana. Menggunakan studi etnograpi dan metode studi kasus yang berdampingan penelitian ini mengobsevasi dua partisipan sebagai pelaku usaha mikro yang menerapkan e-commerce. Hasil penelitian membuktikan bahwa pelaku usaha mikro dalam bisnis e-commerce telah menerapkan perencanaan keuangan Islam secara sederhana melalui pengalokasian anggaran khusus untuk kebutuhan ibadah, seperti zakat, infak dan sedekah dalam perencanaan keuangannya.
Indikator Kesejahteraan Petani melalui Nilai Tukar Petani (NTP) dan Pembiayaan Syariah sebagai Solusi Keumala, Cut Muftia; Zainuddin, Zamzami
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2018.9.1.2108

Abstract

As an agricultural country, attention to the welfare of farmers in Indonesia is considered very strategic. One of the measuring tools for farmers? welfare that is used today is Farmer?s Exchange Rate (FER). This study aims to examine and explore some of the problems with the exchange rate experienced by farmers, including; Farmer?s Exchange Rate (FER) in identifying the welfare of farmers, determining the increase and decrease of Farmer Exchange Rate (FER) in Indonesia; and the potential of Islamic financing in providing solutions for the welfare of farmers. The results show that the increase in FER is not always good. Determination of the increase and decrease rice farmers? exchange rates are productivity, grain prices, prices of consumer goods, and prices of fertilizers, the exchange rate of farmers on food and nonfood consumption, and production costs. Shariah schemes can be used as a new alternative to help the interest-free and profit-sharing agricultural sector.Sebagai negara agraris perhatian terhadap kesejahteraan petani di Indonesia dinilai sangat strategis. Salah satu alat ukur kesejahteraan petani yang digunakan saat ini adalah Nilai Tukar Petani (NTP). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menggali beberapa permasalahan terhadap nilai tukar yang dialami petani, antara lain; Nilai Tukar Petani (NTP) dalam mengindentifikasi kesejahteraan petani, penentu peningkatan dan penurunan Nilai Tukar Petani (NTP) pangan di Indonesia; dan potensi pembiayaan syariah dalam memberikan solusi untuk mensejahterakan petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kenaikan NTP tidak selalu baik. Penentu terjadinya kenaikan dan penurunan nilai tukar petani padi adalah produktivitas, harga gabah, harga barang konsumsi, dan harga pupuk, nilai tukar petani terhadap konsumsi makanan dan nonmakanan, serta biaya produksi. Skim syariah dapat dijadikan alternatif baru untuk membantu sektor pertanian yang bebas bunga dan berdasarkan bagi hasil.
Perencanaan Keuangan Islam Sederhana dalam Bisnis E-Commerce pada Pengguna Online Shop Saadah, Naili
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2018.9.1.2593

Abstract

Technological developments and digitalization in all sectors including the industrial sector force all industry players to follow if they want to survive. Behind the digitalization that targets all aspects of transactions, as a Muslim, there are basic rules that must still be used as guidelines, including not forgetting the aspects of sharia in dealing with it especially in the current era of globalization. This study will examine how e-commerce business as part of the industrial revolution synergizes with Islam which is implemented in the form of simple Islamic financial planning. Using ethnography studies and adjoining case study methods this study investigates two participants as micro-entrepreneurs who implement e-commerce. The results of the study prove that micro-entrepreneurs in the e-commerce business have implemented Islamic financial planning in a simple way through the allocation of specific budgets for worship needs such as zakat, infaq and alms in their financial planning.Perkembangan teknologi dan digitalisasi di semua sektor memaksa semua pelaku industri untuk mengikutinya jika ingin tetap bertahan. Di balik digitalisasi yang menyasar semua aspek transaksi, sebagai seorang muslim ada aturan dasar yang tetap harus dijadikan pedoman, di antaranya tidak melupakan aspek syariah dalam bermuamalah apalagi di era globalisasi saat ini. Penelitian ini akan mengkaji bagaimana bisnis e-commerce sebagai bagian dari revolusi industri bersinergi dengan Islam yang diimplementasikan dalam bentuk perencanaan keuangan Islam secara sederhana. Menggunakan studi etnograpi dan metode studi kasus yang berdampingan penelitian ini mengobsevasi dua partisipan sebagai pelaku usaha mikro yang menerapkan e-commerce. Hasil penelitian membuktikan bahwa pelaku usaha mikro dalam bisnis e-commerce telah menerapkan perencanaan keuangan Islam secara sederhana melalui pengalokasian anggaran khusus untuk kebutuhan ibadah, seperti zakat, infak dan sedekah dalam perencanaan keuangannya.
Indikator Kesejahteraan Petani melalui Nilai Tukar Petani (NTP) dan Pembiayaan Syariah sebagai Solusi Keumala, Cut Muftia; Zainuddin, Zamzami
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2018.9.1.2108

Abstract

As an agricultural country, attention to the welfare of farmers in Indonesia is considered very strategic. One of the measuring tools for farmers’ welfare that is used today is Farmer’s Exchange Rate (FER). This study aims to examine and explore some of the problems with the exchange rate experienced by farmers, including; Farmer’s Exchange Rate (FER) in identifying the welfare of farmers, determining the increase and decrease of Farmer Exchange Rate (FER) in Indonesia; and the potential of Islamic financing in providing solutions for the welfare of farmers. The results show that the increase in FER is not always good. Determination of the increase and decrease rice farmers’ exchange rates are productivity, grain prices, prices of consumer goods, and prices of fertilizers, the exchange rate of farmers on food and nonfood consumption, and production costs. Shariah schemes can be used as a new alternative to help the interest-free and profit-sharing agricultural sector.Sebagai negara agraris perhatian terhadap kesejahteraan petani di Indonesia dinilai sangat strategis. Salah satu alat ukur kesejahteraan petani yang digunakan saat ini adalah Nilai Tukar Petani (NTP). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menggali beberapa permasalahan terhadap nilai tukar yang dialami petani, antara lain; Nilai Tukar Petani (NTP) dalam mengindentifikasi kesejahteraan petani, penentu peningkatan dan penurunan Nilai Tukar Petani (NTP) pangan di Indonesia; dan potensi pembiayaan syariah dalam memberikan solusi untuk mensejahterakan petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kenaikan NTP tidak selalu baik. Penentu terjadinya kenaikan dan penurunan nilai tukar petani padi adalah produktivitas, harga gabah, harga barang konsumsi, dan harga pupuk, nilai tukar petani terhadap konsumsi makanan dan nonmakanan, serta biaya produksi. Skim syariah dapat dijadikan alternatif baru untuk membantu sektor pertanian yang bebas bunga dan berdasarkan bagi hasil.

Page 1 of 2 | Total Record : 16