cover
Contact Name
Panji Suroso
Contact Email
panjisuroso@unimed.ac.id
Phone
+6289518044056
Journal Mail Official
gondang@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl.Willem Iskandar Ps. V, Medan Estate.
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya
ISSN : 25990594     EISSN : 25990543     DOI : https://doi.org/10.24114/gondang.v5i2
Gondang is a Journal of Art and Cultural for information and communication resources for academics, and observers of Art and Culture, Performing Arts, Educational Arts, Methodology of Art and Cultural. The published paper is the result of research, reflection, and actual critical study with respect to the themes of Art and Culture. All papers are peer-reviewed by at least two referees. The scope of Gondang is the Science of Art and Culture. Published twice a year (June and December) and first published for print edition in June 2017.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2019): Gondang: Jurnal Seni dan Budaya, Juni 2019" : 5 Documents clear
Menulis Cerita Pendek dengan Metode Outdoor Learning Dedi Irawan; Ece Sukmana
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol 3, No 1 (2019): Gondang: Jurnal Seni dan Budaya, Juni 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (980.076 KB) | DOI: 10.24114/gondang.v3i1.12498

Abstract

Dalam meningkatkan kemampuan menulis cerpen, seorang guru harus pintar merancang suatu strategi belajar dengan pemilihan model pembelajaran yang tepat. Salah satu cara yang dapat dilakukan seorang guru adalah menciptakan suasana belajar yang lebih inovatif terhadap pembelajaran sastra, maka dipilihlah metode outdoor learning sebagai salah satu upaya meningkatkan kemampuan pemahaman menulis cerpen. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen pada siswa kelas VII SMPN 1 Sumedang, sebanyak 32 siswa. Hasil analisis data tanggapan siswa dari 32 responden dapat dilihat bahwa, sebagian besar siswa menyatakan positif dan sebagian kecil menyatakan hal yang negatif terhadap pembelajaran menulis cerpen dengan metode outdoor learning. Berdasarkan hasil pengolahan data dari populasi yang berdistribusi normal maka perhitungan dilanjutkan dengan menggunakan uji z, diperoleh bahwa z hitung = 0,50 sedangkan z tabel untuk taraf signifikan 1% ialah 2,33. karena z hitung terletak di dalam interval – z 0,4900 s.d z 0,4900 atau (-2,33 < 0,50 < 2,33), maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima. Dengan demikian, dapat penulis simpulkan bahwa hasil pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan metode outdoor learning pada siswa kelas VII SMPN 1 Sumedang.
Rebu dalam Sistem Kekerabatan Etnis Batak Karo di Desa Lingga Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo Jepri Andi Sinuraya; Waston Malau
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol 3, No 1 (2019): Gondang: Jurnal Seni dan Budaya, Juni 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (939.737 KB) | DOI: 10.24114/gondang.v3i1.13018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman masyarakat etnis Karo terhadap adat rebu, bentuk hubungan sungkan (Avoidance Relationship) dan penyebab lunturnya adat istiadat rebu pada masyarakat etnis Karo di Desa Lingga. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh penulis melalui studi pustaka, wawancara dan dokumentasi. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 9 orang yang terdiri dari Kepala Desa Lingga, Sekretaris Desa, pemuka Agama, pemuda, budayawan dan warga desa Lingga. Berdasarkan data yang telah diperoleh oleh penulis, disimpulkan bahwa hampir seluruh masyarakat yang tinggal di Desa Lingga memahami adat rebu dan sebagian besar masyarakat masih menjalankan adat rebu tersebut. Bentuk hubungan sungkan (avoidance relationship) atau yang pada adat suku Karo disebut rebu merupakan bentuk aturan bersikap atau berprilaku antara mertua dan menantu dan sebaliknya (kela – mami dan mama – permain), antara hubungan ­yang berbeda jenis kelamin namun tidak kandung (turangku). Penyebab lunturnya nilai-nilai adat pantang (rebu) dalam lingkup kekerabatan pada masyarakat desa Lingga disebabkan oleh perubahan dan tuntutan zaman yang memaksa masyarakat yang terlibat dalam sistem kekerabatan Karo untuk lebih menekankan nilai kemanusiaan dari pada nilai adat istiadat maupun Agama. 
Vokal Tradisi Batak Toba “Andung” Stevanie Lumbangaol; Uus Karwati; Diah Latifah
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol 3, No 1 (2019): Gondang: Jurnal Seni dan Budaya, Juni 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.848 KB) | DOI: 10.24114/gondang.v3i1.13182

Abstract

In the current era of globalization, learning is often associated with local wisdom. The local cultural base is indeed very important, because national character is formed from cultural roots. Therefore many have raised local culture and wisdom as a basis for learning. Likewise, in the Music Education Study Program, one course is presented, namely Vocal Tradition of the Archipelago, in which there is material in the Toba Batak Tradition Vocal, Andung. Through this course, "Andung" is taught, so that the traditional vowels return and the young generation is able to appreciate them. Based on this background it is necessary to do research on the existence of Andung in the present, with the aim of reintroducing Andung as a vocal of the Toba Batak tradition. This article is a small part of the research on the development of vocal learning media for the "Andung" Toba Batak tradition. Data collection about Andung, carried out by documentation techniques, surveys and interviews. Interviewees consisted of three people, two pangandung people, one cultural observer. The data obtained are andung mabalu, andung matean ina, andung tilahaon.
Sinkretisme pada Pertunjukan Seni Gamelan Koromong Kampung Cikubang Rancakalong Kabupaten Sumedang Rony Hidayat Sutisna; Dadang Suganda; Reiza D Dienaputra; Bucky Wibawa Karya Guna
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol 3, No 1 (2019): Gondang: Jurnal Seni dan Budaya, Juni 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.898 KB) | DOI: 10.24114/gondang.v3i1.12789

Abstract

Tujuan artikel ini mendiskusikan tentang simbol-simbol sinkretisme dalam pertunjukan seni gamelan koromong yang berada di wilayah Kampung Cikubang Kabupaten Sumedang Jawa Barat. Melalui pendekatan desain riset kualitatif dengan metode studi kasus terhadap gejala atau fenomena yang terdapat pada seni gamelan koromong ini, dapat disimpulkan bahwa acara rutin yang dilaksanakan tiap tanggal 14 Maulud pada tahun Islam ini menunjukan adanya perpaduan antara konteks Sunda, Islam, dan Hindu. Konteks Sundanya tercermin dalam gambaran simbol-simbol peribadatan dengan pola-pola tertentu yang menyiratkan kuatnya kepercayaan terhadap sesuatu yang bersifat transendental. Dalam kegiatan yang sama, diyakini pula bahwa penanggalan Islam yang di pakai sekaligus memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Hal lainnya yang mewarnai proses sinkretisme dalam upacara ritual ini yaitu pemahaman terhadap animisme dan dinamisme dalam ajaran Hindu seperti mempercayai kekuatan benda dan hubungan dengan nenek moyang (karuhun). 
Minat Siswa Sekolah Menengah Atas dalam Mengikuti Jong Batak Art Festival IV di Taman Budaya Sumatera Utara Erfinaika Siringoringo; Uyuni Widiastuti; Lamhot Basani Sihombing
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol 3, No 1 (2019): Gondang: Jurnal Seni dan Budaya, Juni 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.697 KB) | DOI: 10.24114/gondang.v3i1.12257

Abstract

This study aims to determine the interest of YP high school students. HKBP Sidorame in following Jong Batak Art Festival IV in the North Sumatra Cultural Park and the factors that influenced the interest of YP High School students. HKBP Sidorame in following Jong Batak Art Festival IV in North Sumatra Cultural Park. The theory used in this study is the theory of interest, kinds of interests, influencing factors, jong batak which explains the feeling of being more like and feeling interested in something or activity, without being told. Basically, interest is the acceptance of a relationship between yourself and something outside of yourself, the stronger or nearer the relationship, the greater the interest. The method in this study is mixed methods. Data collection is based on library studies, observation, and documentation. The sample in this study were students of class XII IPS 1 totaling 32 people. Based on the results of the research conducted, it can be seen that the use of questionnaires as research instruments shows that students are interested in participating in the Jong Batak Art Festival IV but have not reached the highest level in the assessment category, which is Very Interested.

Page 1 of 1 | Total Record : 5