cover
Contact Name
Panji Suroso
Contact Email
panjisuroso@unimed.ac.id
Phone
+6289518044056
Journal Mail Official
gondang@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl.Willem Iskandar Ps. V, Medan Estate.
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya
ISSN : 25990594     EISSN : 25990543     DOI : https://doi.org/10.24114/gondang.v5i2
Gondang is a Journal of Art and Cultural for information and communication resources for academics, and observers of Art and Culture, Performing Arts, Educational Arts, Methodology of Art and Cultural. The published paper is the result of research, reflection, and actual critical study with respect to the themes of Art and Culture. All papers are peer-reviewed by at least two referees. The scope of Gondang is the Science of Art and Culture. Published twice a year (June and December) and first published for print edition in June 2017.
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2022): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, JUNI 2022" : 24 Documents clear
TRADISI UPACARA ADAT NGASA DALAM KONSTRUKSI SOSIAL MASYARAKAT DUSUN JALAWASTU CISEURUH Riska Dinda Permata; Muhammad Iqbal Birsyada
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol 6, No 1 (2022): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, JUNI 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gondang.v6i1.27199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Sejarah upacara adat Ngasa di Dusun Jalawastu: (2) Prosesi upacara adat Ngasa di Dusun Jalawastu: (3) Konstruksi sosial masyarakat dalam tradisi upacara adat Ngasa di Dusun Jalawastu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Ada dua jenis data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh melalui wawancara informan kunci serta data sekunder berupa kajian pustaka. Alat pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan berupa pengumpulan data sampai dengan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teori. Jumlah informan penelitian ini sebanyak  tujuh orang yang terdiri dari perwakilan pemangku adat, juru kunci, sesepuh, jagabaya dan ketua RT setempat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Upacara adat Ngasa di Jalawastu dilakukan  sebagai bentuk perwujudan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa: (2) Prosesi tradisi Ngasa di Jalawastu meliputi beberapa beberapa tahap yaitu mempersiapkan gunungan dari hasil panen sampai Ngasa di Pasarean Gedong: (3) Konstruksi sosial masyarakat terhadap tradisi Ngasa adalah sebagai wujud syukur atas nikmat dan karunia Tuhan Yang Maha Esa serta menjaga nafsu, menjaga ketertiban, menjaga ketertiban leluhur, gotong royong, saling menerima, dan mengikuti perintah leluhur.
Meningkatkan Kecerdasan Intrapersonal Siswa Melalui Model Pembelajaran Problem Solving: Studi Eksperimen Dalam Pembelajaran Seni Tari Ace Iwan Suryawan; Devita Juniawan; Heni Komalasari; Agus Budiman
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol 6, No 1 (2022): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, JUNI 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gondang.v6i1.28690

Abstract

Tujuan pada penulisan artikel ini untuk memaparkan model pembelajaran problem solving melalui daring terhadap kecerdasan intrapersonal siswa menengah. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode Pre-Experimental Design dengan one grup prestest-posttest design. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket dan test performasi. Hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa model problem solving pada pembelajaran daring di kelas VII E SMPN 2 Cimahi berpengaruh terhadap kecerdasan intrapersonal siswa, hal ini dapat dilihat dari nilai angket pretest dan postest yang terdapat nilai kenaikan yang signifikan melalui uji paired sampel t-test yang menunjukan nilai sig (2-tailed) bernilai 0,000 < 0,05 artinya “Ha diterima dan Ho ditolak”, maka dapat disimpulkan baha melalui model problem solving pada pembelajaran tari secara daring dapat meningkatkan kecerdasan intrapersonal siswa. Penelitian diharapkan dapat berimplikasi  sebagai sumber referensi model pembelajaran problem solving secara daring untuk meningkatkan kecerdasan intrapersonal.
Strategi Pengembangan Bakat Siswa Menghadapi Kompetisi FLS2N Cabang Solo Gitar di SMAN 1 Bukitinggi Supriando Supriando
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol 6, No 1 (2022): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, JUNI 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gondang.v6i1.29695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi yang digunakan oleh SMAN 1 Bukittinggi dalam pengembangan bakat peserta didiknya untuk menghadapi kompetisi FLS2N cabang solo gitar. Penelitian ini merupakan penelitian yang melihat dan mengurai bagaimana SMAN 1 Bukittinggi sebagai satuan pendidikan melakukan pengembangan minat dan bakat siswanya bermain gitar untuk menghadapai kompetesi Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) cabang solo gitar. Penelitian menjelaskan strategi pengembangan minat bakat siswa pada aspek fasilitas praktikal untuk siswa yang berbakat, sistem seleksi terhadap siswa dan pelatih, sistem manajemen, serta aspek alokasi waktu yang diberikan oleh sekolah terhadap siswa untuk kegiatan ekstrakurikuler yang menunjang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menekankan pada aspek pengamatan terhadap objek penelitian dan lebih memperhatikan pada substansi objek penelitian yang diamati. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah ditemukan langkah-langkah konstruktif yang dibangun oleh sekolah dalam membina peserta didiknya untuk pengembangan prestasi non-akademik khususnya dalam menghadapi kompetisi FLS2N cabang solo gitar.
Perancangan Produk Souvenir Objek Wisata Lubuak pandakian Nagari Sumpur Kudus Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung Ahmad Bahrudin; Ferry Fernando; A Fachrizky Al-Amien
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol 6, No 1 (2022): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, JUNI 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gondang.v6i1.30493

Abstract

Nagari Sumpur Kudus merupan Nagari yang berada di Kec. Sumpur Kudus yang memiliki kekayaan alam yang melimpah juga situs bersejarah bukti perjuangan pahlawan yaitu Tugu PDRI, selain itu juga memiliki objek wisata yang saat ini sedang dikembangkan, dan pembangunann impra strukturnya sedang di kerjakan Adapun dana yang digunakan adalah dana desa, Adapun objek wisata yang sedang dikembangkan adalah air terjun Lubuak pandakian, yang menjadi kendala pengembangan selanjutnya adalah belum adanya produk cenderamata yang menjadi ciri khas objek wisata tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental  suatu cara untuk mencari hubungan sebab akibat (hubungan kausal) metode ini digunakan dalam melakukan eksperimen tentang produk souvenir mulai dari pra desain, perancangan desain dan pembuatan prototype. Adapun hasil penelitian berupa beberpa produk hasil perancangan souvenir / cenderamata dalam bentuk mockup digital diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan pendukung bagi objek wisata air terjun Lubuak pandakian, selain sebagai buah tangan bagi wisatawan juga sebagai saraa promosi bagi objek wisata, yang lebih dikenal baik tingkat nasional, maupun internasional, produk yang di hasil kan berupa souvenir.
Musik Oklik Bojonegoro dalam Kajian Etnomusikologi sebagai Upaya Pelestarian Budaya Elva Rizki Anggraeni; Setyo Yanuartuti; Anik Juwariyah; Yoyok Yermiandhoko; I Nyoman Lodra
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol 6, No 1 (2022): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, JUNI 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gondang.v6i1.30685

Abstract

Oklik merupakan salah satu kesenian musik tradisi khas Bojonegoro. Alat musik dari bambu ini tercipta berdasarkan latar belakang fenomena sejarah di masa lalu. Tujuan dari penelitian ini ialah mendeskripsikan hasil kajian terhadap musik oklik menggunakan teori etnomusikologi serta upaya pelestarian musik oklik di masa kini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berasal dari dua sumber yakni sumber primer dan sekunder. Sumber data primer didapatkan melalui penelitian lapangan. Data sekunder diperoleh melalui kajian pustaka yang berkaitan dengan judul penelitian. Pengumpulan data primer dilakukan melalui tiga teknik yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik oklik dapat memuat kajian etnomusikologi, mencakup unsur sejarah, tradisi ritual masyarakat, organologi dan musikalitas. upaya pelestarian oklik dilaksanakan oleh penggiat seni Bojonegoro dengan melakukan pengembangan unsur organologi, musikalitas, dan proses pementasannya. Upaya pelestarian lainnya ialah dukungan pemerintah daerah dan ketertarikan para akademisi mengenai penelitian dan kajian terhadap musik oklik Bojonegoro. Kata Kunci: Oklik, Etnomusikologi, Pelestarian Budaya
Sparkling Surabaya Dance: Kajian Estetika Desain Busana Karya Tari Sparkling Surabaya Keziavtian Wisnu Istighfaria; Guruh Marhaenis Handoko Putro; Setyo Yanuartuti
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol 6, No 1 (2022): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, JUNI 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gondang.v6i1.31198

Abstract

Awal mula riset ini didasarkan pada desain busana yang dipakai penari tarian Sparkling Surabaya. Busana yang digunakan oleh para penari seakan memberikan ciri khas yang unik jika dibandingkan dengan tarian daerah lain. Dengan adanya hal tersebut, peneliti tertarik dalam meneliti sebuah interpretasi serta mencari tahu busana tarian Sparkling Surabaya. Tujuan riset ini yaitu untuk mendeskripsikan busana, makna yang tekandung, aksesoris dan pengaruh perubahan tata busana Tarian Suramadu. Metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan estetika fungsional digunakan dalam riset ini. Riset ini dilakukan di Kota Surabaya dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara serta dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan menjelaskan keunikan busana tari Sparkling Surabaya yaitu pada busana yang khas menggunakan sayap, sampur, mahkota dan aksesoris lain yang disertakan. Sedangkan kaitannya dengan estetika busana yang digunakan pada penari Sparkling Surabaya yaitu ada pada penciptaannya melalui eksresi gerak dan karakter dari masyarakat kota Surabaya.
Siginyang Saluang Pauh dalam Menembus Perkampungan Seni di Kota Padang Desmawardi Desmawardi; Sriyanto Sriyanto; Azzura Yenli Nazrita; Mesy Andriana
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol 6, No 1 (2022): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, JUNI 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gondang.v6i1.31636

Abstract

Saluang Pauh adalah salah satu bentuk alat musik tiup Minangkabau di kota Padang. Secara tradisi Saluang Pauh akan tampil dikala ada kaba yang akan diiringi. Artinya penampilan Saluang Pauh berfungsi sebagai pengiring kaba atau saluang tidak akan tampil secara tunggal. Kaba merupakan salah satu seni tutur mengisahkan berbagai pola kehidupan masyarakat Minangkabau. Siginyang Saluang Pauh terinspitasi dari imbauan Saluang Pauh sebelum masuk kaba. Garitiak dari melodi yang dilahirkan peniup Saluang Pauh seolah-olah menghimbau masyarakat Minangkabau agar menoleh ke belakang sebelum melanjutkan perjalanan sejauhmana berjalan dan jangan lupakan kampung halaman sesuai dengan falsafah Minangkabau “satinggi tinggi tabang bangau, jatuah ka kubangan juo”. Penelitian ini bertujuan untuk menggali nilai seni yang terdapat dalam pertunjuan Saluang Pauh dan mengkabarkan kepada anak negri sendiri agar dapat mencintai seni budaya sendiri agar jangan hilang ditelan masa serta menciptakan sebuah komposisi musik baru yang diproses dari jalinan melodi Saluang Pauh. Proses penelitian dan penciptaan Komposisi musik dilakukan dengan tahapan pengumpulan data, validasi data dengan instrumen, penulisan struktur pertunjukan serta membuat notasi dasar beberapa irama Saluang Pauh dan notasi pengembangan. Penelitian Komposisi musik Siginyang Saluang Pauh menggunakan metode penelitian yang kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan Deskriptif Analitif, dengan tahapan (1) Observasi dan studi pustaka, (2) Riset ke lokasi di mana Saluang Pauh tumbuh dan berkembang. (3) Interpretasi dan eksperimentasi yang menghasilkan pola interpretasi penelitian ini dilakukan selama lebih kurang satu bulan.
Matematika dalam Seni: Barisan Fibonacci dan Golden Ratio Pada Lagu Hey Jude dari The Beatles Maria Klara Amarilis Citra Sinta Dewi Tukan; Wilfridus Beda Nuba Dosinaeng
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol 6, No 1 (2022): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, JUNI 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gondang.v6i1.31981

Abstract

Golden ratio atau rasio emas sering diidentikkan dengan dengan suatu keindahan di alam. Karya-karya musik yang indah dan terkenal sering dipercaya mengandung golden ratio di dalam komposisi musiknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Barisan Fibonacci dan Golden Ratio pada lagu Hey Jude. Keindahan dari lagu yang dirilis pada tahun 1968 ini menjadikannya sangat populer di berbagai kalangan dari masa ke masa dan tetap dinyanyikan hingga sekarang. Penelitian diawali dengan melakukan studi literatur untuk memperdalam pemahaman konsep terkait materi penelitian. Selanjutnya, solmisasi lagu Hey Jude versi orisinal dilakukan dengan menggunakan aplikasi komputer. Analisis kemudian dilakukan pada interval nada-nada lagu Hey Jude untuk mengetahui persentase Nada Fibonacci dan ketepatan golden ratio pada lagu tersebut. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa lagu Hey Jude mengandung Barisan Fibonacci dan golden ratio di dalam susunan notasinya. Persentase total Nada Fibonacci dalam lagu Hey Jude yaitu sebesar  dari total seluruh nada dengan bait kedelapan adalah bait yang paling banyak mengandung Nada Fibonacci yaitu sebesar 54.72%. Sedangkan dari sisi golden ratio, lagu Hey Jude memiliki ketepatan golden ratio yang tinggi yaitu sebesar 83.87%.
Meko: Bentuk dan Makna Gong Rote dalam Tarian foti Apris Yulianto Saefatu; Zulkarnaen Mistortoify; Aris Setiawan
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol 6, No 1 (2022): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, JUNI 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gondang.v6i1.32085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan simbolis makna Gong Rote yang terkandung dalam tarian foti. Tarian Foti merupakan tarian tradisional yang berasal dari pulau Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Tarian ini ditampilkan oleh seorang penari pria dengan menampilkan gerakan yang atraktif dan 'energik'. Tarian foti sering ditampilkan baik dalam budaya maupun acara ceremonialdalam masyarakat pulau Rote Ndao. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dimana proses pengumpulan data dilakukan secara deskriptif dengan desain penelitian fenomenologi. Data penelitian dikumpulan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, serta aktivitas, dan transkripsi. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa, bentuk musik ritmik dari Gong Rote terdiri dari beberapa elemen irama yaitu ketukan, aksen, dan pola. Makna simbolis dari bentuk musik ritmik Gong Rote dalam tarian foti adalah sebagai simbol semangat, ketangkasan, dan keperkasaan sserta identitas masyarakat. Gong Rotedimaknai masyarakat sebagai simbol yang menarik semangat keluarga, yang kemudian memberikan perjuangan menjalani kehidupan dalam keluarga maupun sesama.
Perubahan Fungsi Musik Kolintang di Desa Lembean Minahasa Utara Marlyn Brainy Girlie Windewani; Zulkarnain Mistortoify
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol 6, No 1 (2022): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, JUNI 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gondang.v6i1.32100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan fungsi musik kolintang yang ada di desa Lembean, Minahasa Utara. Penelitian ini berada di ranah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode partisipan observer, di mana peneliti turun langsung ke lapangan dan melakukan observasi, serta melakukan wawancara mendalam dengan para narasumber. Masyarakat di desa Lembean melakukan upacara ritual menggunakan tiga bilah kayu sebagai alat untuk ritual. Kemudian masuknya Kristen Protestan di desa Lembean, kolintang ini dianggap kafir oleh Gereja. Nelwan Katuuk seorang difabel memperkenalkan kembali Kolintang dengan memainkan lagu-lagu rohani pada sebuah acara pernikahan sehingga terbentuklah orkes kolintang. Banyak pemuda Desa Lembean tertarik untuk belajar memainkan kolintang sehingga membentuk grup kolintang legendaries yang bernama Kadoodan, dari situlah orkes kolintang bertransmutasi menjadi alat-alat kolintang. Setelah Kadoodan melalukan rekaman kaset maka masyarakat mulai mengapresiasi musik kolintang baik di Minahasa hingga ke Nusantara bahkan sampai keluar negeri. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu, perubahan fungsi musik kolintang di Desa Lembean, Minahasa Utara diawali dari fungsi ritual dan sekarang berubah menjadi musik rakyat.

Page 1 of 3 | Total Record : 24