cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan)
ISSN : 24610437     EISSN : 25409131     DOI : -
Jukung adalah jurnal yang berisikan hasil-hasil penelitian ilmiah meliputi bidang rekayasa dan teknologi lingkungan yang dikelola oleh Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat. Jukung diterbitkan dua kali dalam setahun setiap bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 149 Documents
PEMETAAN INDEKS KENYAMANAN UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BANJARBARU Garu Ujwala; Rijali Noor; Nova Annisa; Rony Riduan
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 4, No 2 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (982.214 KB) | DOI: 10.20527/jukung.v4i2.6588

Abstract

Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru merupakan salah satu RTH dalam bentuk hutan kota yang juga menjadi ruang aktivitas publik. Sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang sekaligus menjadi ruang aktivitas publik maka lingkungan di dalamnya harus dikondisikan senyaman mungkin karena nyamannya suatu RTH akan meningkatkan produktifitas orang di dalamnya.  Sebaran indeks kenyamanan Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru berada pada kriteria nyaman dan sebagian tidak nyaman dan hanya wilayah Perpustakaan cabang dan sebagian wilayah Fakultas Kedokteran yang memiliki kriteria indeks tidak nyaman. Persepsi responden mahasiswa dan civitas akademika Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru tentang tingkat kenyamanan adalah nyaman, kondisi suhu udara adalah agak panas, kondisi kelembaban udara adalah sedang, kondisi angin adalah sepoi-sepoi, dan kondisi penerimaan matahari adalah sedang. Kata kunci: Hutan Kota, Indeks Kenyamanan, Ruang Terbuka Hijau. ABSTRACTLambung Mangkurat Banjarbaru University is one of the Green Open Space in the form of urban forest which is also a space for public activities. As a Green Open Space which is also a space for public activities, the environment in it should be as comfortable as possible because the comfort of an Green Open Space will increase the productivity of people in it. Distribution of temperature humidity index of Lambung Mangkurat Banjarbaru University were on comfortable criteria and some were uncomfortable criteria and only Library area and some areas of Medical Faculty that have uncomfortable index criteria. The respondents perception of student and the academic community of Lambung Mangkurat Banjarbaru University about temperature humidity index is comfortable, the air temperature condition is rathert hot, the air humidity is medium, the wind condition is the breezy, and the condition of the sun reception is moderate.  Keywords: Green Open Space, Urban Forest, Temperature Humidity Index
2. APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) UNTUK PEMETAAN SEBARAN TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH ILEGAL DI KOTA BANJARBARU, KALIMANTAN SELATAN Andy Mizwar; Putri Rachmalia Kartini
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 2, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v2i1.1058

Abstract

POTENSI REDUCE, REUSE, RECYCLE (3R) SAMPAH PADA BANK SAMPAH `BANK JUNK FOR SURABAYA CLEAN (BJSC)` Arlini Dyah Radityaningrum; Jenny Caroline; Dyah Kusuma Restianti
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 3, No 1 (2017): MARET 2017
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v3i1.3194

Abstract

Pengelolaan sampah dengan konsep Reduce, Reuse, Recycle (3R) merupakan upaya yang efektif dalam mengurangi jumlah sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Program bank sampah merupakan satu alternatif pengelolaan sampah secara 3R. Bank Junk for Surabaya Clean (BJSC) merupakan satu program pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Surabaya dengan konsep 3R. Penelitian ini bertujuan untuk (i) menganalisa komposisi sampah masuk pada BJSC, (ii). menghitung keseimbangan massa sampah pada BJSC, (iii) menghitung potensi 3R sampah pada BJSC. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, observasi, wawancara dan sampling tentang mekanisme bank sampah dan komposisi sampah yang masuk. Data dianalisa secara deskriptif kuantitatif dengan tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total sampah masuk ke BJSC adalah 984,9 kg dengan komposisi sampah kertas 52,1%, sampah plastik 39,6%, sampah logam 5,6% dan sampah kaca 2,7%. Keseimbangan massa sampah pada BJSC adalah sampah masuk 984,4 kg dengan sampah tereduksi 96,5% dan sampah residu yang ke TPA 3,5 %. Potensi 3R sampah di BJSC adalah melalui kegiatan daur ulang (recycle) sampah kertas 26,3% dan sampah plastik 15,9%, sedangkan guna ulang (reuse) sampah kertas 23,7%, sampah plastik 22,2%, sampah logam 5,6% dan sampah kaca 2,7%.                                                                                     Kata kunci: bank sampah, 3R, reduksi sampah, residu sampah Reduce, Reuse, Recycle (3R) is an effective alternative of waste management to reduce waste residu collected to landfill. Waste bank is one alternative of waste management practicing 3R. Bank Junk for Surabaya Clean (BJSC) is a program of community based waste management with 3R concept in Surabaya. This research aimed to (i) analized waste compositions collected in BJSC, (ii) counted mass balanced of wastes in BJSC, (iii) counted the amount of wastes reduced, reused and recycled in BJSC. The data were collected with survey, observation, interview and sampling to analyze mechanism of BJSC and waste compositions in BJSC. The result showed that the wastes collected in BJSC were around 984,4 kg with 52,1% of paper, 39,6% of plastic, 5,6% of metal and 2,7% of glass. The mass balanced showed 96,5% of waste reduction and 3,5% of waste residu. The potensial of 3R activity conducted in BJSC was for 26,3% of paper recycle, 15,9% of plastic recycle, 23,7% of paper reuse, 22,2% of plastic reuse, 5,6% of metal reuse and 2,7% of glass reuse.  Keywords: bank junk, 3R, waste reduction, waste residu
MANAJEMEN LIMPASAN AIR HUJAN DI DAERAH PERKOTAAN DENGAN RAIN GARDEN DAN MENJAGANYA DARI KEBERADAAN NYAMUK Nova Annisa; Hafiizh Prasetia
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 3, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v3i2.4027

Abstract

ABSTRAKRain garden adalah salah satu praktik pembangunan berkelanjutan untuk mengatasi masalah limpasan air hujan. Rain garden sangat cocok sekali dikembangkan di daerah perkotaan dimana lahan resapan sudah mulai hilang digantikan dengan lapisan beton yang kaku. Tujuan dari kajian ini adalah mengungkapkan bagaimana model rain garden untuk daerah perkotaan dan bagaimana cara untuk menjaganya dari keberadaan nyamuk. Kajian dilakukan dengan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil pengamatan diketahui bahwa model rain garden dapat dikembangkan untuk daerah perkotaan. Model rain garden yang satu dan yang lainnya dapat dihubungkan dengan pipa atau gorong-gorong sehingga memungkinkan rain garden berjalan optimal. Rain garden yang bagus harus tidak ada genangan lebih dari 72 jam. Hal ini bertujuan untuk menjaga dari keberadaan nyamuk yang dianggap mengganggu. Perawatan yang bagus terhadap rain garden juga mampu untuk menjaganya dari nyamuk. Kata Kunci: rain garden, nyamuk, siklus hidup  ABSTRACT Rain garden is one of sustainable development practices to overcome the problem of runoff water. Rain garden is very well suited to develop in urban areas where the recharge ground has begun to disappear replaced with a rigid concrete layer. The purpose of this study is to reveal how the rain garden model for urban areas and how to guard against the presence of mosquitoes. The study was conducted by descriptive analysis. Based on the observation, it is known that rain garden model can be developed for urban area. Rain garden models that one and the other can be connected with a pipe or culvert that allows rain garden to run optimally. A nice rain garden should have no puddle over 72 hours. It aims to keep from the presence of mosquitoes that are considered disturbing. Good treatment of rain garden is also able to keep it from mosquitoes. Keywords: rain garden, mosquitoes, life cycle
PEMANFAATAN LIMBAH LUMPUR IPAL PABRIK KARET SEBAGAI BAHAN BAKU COMPOSTING Fazarita Hayati; Andy Mizwar; Jumar Jumar
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 1, No 1 (2015): September 2015
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v1i1.1041

Abstract

Limbah lumpur sebagai produk dari pengolahan air limbah industri merupakan material yang kaya nutrisi dan dapat digunakan kembali sebagai pupuk atau kondisioner tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kelayakan composting limbah lumpur dengan penambahan kotoran sapi sebagai sumber nutrisi dan serbuk gergaji sebagai bulking agent. Desain penelitian terdiri dari limbah lumpur dicampur dengan kotoran sapi dan serbuk gergaji pada tiga level rasio yang berbeda, yaitu 10:2:1 (A), 10:1:1 (B), dan 10:1:2 (C). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa composting limbah lupur IPAL pabrik karet dengan penambahan kotoran sapi dan serbuk gergaji terbukti efektif menghasilkan kompos dengan karakteristik fisik-kimia yang memenuhi Permentan 2009 dan SNI 19-7030-2004. Komposisi optimum composting terjadi pada perlakuan A.
PENGARUH VARIASI pH DAN BERAT ADSORBEN DALAM PENGURANGAN KONSENTRASI Cr TOTAL PADA LIMBAH ARTIFISIAL MENGGUNAKAN ADSORBEN AMPAS DAUN TEH Nurafriyanti Nurafriyanti; Nopi Stiyati Prihatini; Isna Syauqiah
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 3, No 1 (2017): MARET 2017
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v3i1.3200

Abstract

Salah satu penyebab pencemaran lingkungan adalah logam berat. Krom merupakan salah satu parameter logam berat pencemar lingkungan. Oleh karena itu harus dilakukan reduksi logam krom, salah satunya dengan proses adsorpsi. Adsorpsi bisa dilakukan dengan menggunakan adsorben alami. Salah satu potensi adsorben alami yang bisa didapatkan di Kalimantan Selatan adalah ampas daun teh. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi pH dan berat adsorben dalam pengurangan Cr total pada limbah cair artifisial serta menganalisis efisiensi  pengurangan Cr total dan kapasitas adsorpsi dengan menggunakan adsorben dari ampas daun teh. Sebelum proses adsorpsi dilakukan, adsorben diaktivasi  menggunakan NaOH 4%. Selanjutnya proses adsorpsi dilakukan dengan menggunakan metode batch. Variabel bebas pH (4,5,6,7,8) , berat adsorben sebanyak 0,4 ; 0,6 ; 0,8; 1,0 gram dengan waktu kontak 45 menit. Kecepatan pengadukan 120 rpm dan konsentrasi Cr total sebesar 10 ppm. Hasil penelitian menunjukan penurunan Cr total terbesar terjadi pada pH 4 dan pada berat 0,4 gram. Efisiensi penyerapan Cr terbesar terjadi pada larutan  pH 4 sebanyak 13,18% dan kapasitas adsorpsi sebanyak 0,06 mg/g. Efisiensi dan kapasitas adsorpsi terbesar terjadi pada berat 0,4 gram adalah 12,11% dan 0,06 mg/g.Kata Kunci: Adsorpsi, Cr total, ampas daun teh, efisiensi, kapasitas adsorpsi  One of the causes of environmental pollution is heavy metals. Chromium is one of the parameters of heavy metal polluters. Therefore, chromium metal reduction must be done, one way to do it is with adsorption process . Adsorption can be done using natural adsorbent. One of the potential natural adsorbent which can be found in South Kalimantan is the dregs of tea leaves. This study aims to analyze the influence of pH and adsorbent weight in the reduction of total Cr in artificial wastewater and analyze the efficiency and the reduction of Cr total adsorption capacity by using adsorbents from the dregs of the tea leaves. Before the adsorption process is executed, the adsorbent was chemically activated using 4% NaOH. Furthermore, the adsorption process is done by using the batch method. The independent variable pH (4,5,6,7,8), the weight of the adsorbent as much as 0.4; 0.6; 0.8; 1.0 grams in 45 minutes contact time. Stirring speed of 120 rpm and total Cr concentration of 10 ppm. The results showed that the largest decrease of total Cr achieved at pH 4 and 0.4 gram of weight. The largest Cr adsorption at pH 4 solution is 13.18% and adsorption capacity at 0.06 mg/g. The largest efficiency and capacity achieved at 0.4 gram of weight is 12.11% and 0.06 mg/g
PENGARUH UKURAN BAHAN TERHADAP KOMPOS PADA PEMANFAATAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT Budi Nining Widarti; Rifky Fitriadi Kasran; Edhi Sarwono
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 1, No 1 (2015): September 2015
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v1i1.1034

Abstract

Tandan kosong kelapa sawit merupakan hasil sampingan dari pengolahan minyak  kelapa sawit. Sekam padi hasil samping dari  proses penggilingan beras yang akan menjadi limbah penggilingan. Tandan kosong kelapa sawit dan sekam padi merupakan limbah pemanfaatannya masih belum digunakan secara optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi ukuran tandan kosong terhadap nilai N, P, K, dan  C/N Rasio  kompos. Pada proses pengomposan ini, panambahan bahan dilakukan dengan variasi ukuran tandan kosong yaitu 5 dan 7,5 cm. Bahan penelitian berupa tandan kosong kelapa sawit, sekam padi dan kotoran sapi. Penelitian dilakukan selama 40 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan unsur hara kompos, untuk kadar N sebesar 0,74% pada A1. Kadar P sebesar 0,17% pada B1. Kadar K sebesar 0,18% pada A2. Kadar C/N Rasio sebesar 17-20 pada semua komposter. Variasi ukuran TKKS sebesar 5 dan 7,5 cm pada pengomposan ini tidak berpengaruh terhadap kandungan unsur hara kompos, karena TKKS yang tidak mudah didegradasi oleh mikroorganisme.Kata kunci : Kompos, tandan kosong kelapa sawit, sekam padi.
PENCAPAIAN TARGET STOP BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN DI KELURAHAN KELAYAN TENGAH KOTA BANJARMASIN ACHIEVEMENT OF OPEN DEFECATION FREE IN KELURAHAN KELAYAN TENGAH BANJARMASIN CITY Gusti Ihda Mazaya
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 2, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v2i2.2307

Abstract

Target strategi sanitasi (SSK) Kota Banjarmasin tahun 2014-2019 agar praktek buang air besar sembarangan (BABs) diturunkan sampai 0% pada tahun 2019. Kelurahan Kelayan Tengah merupakan salah satu kelurahan di Kota Banjarmasin yang dikategorikan sebagai zona resiko sanitasi yang tinggi berdasarkan jumlah cakupan jamban per keluarga dan tingkat BABs. Kelurahan Kelayan Tengah dekat dengan sungai Kelayan, hal ini menyebabkan masyarakat masih banyak yang melakukan praktek BABs. Penelitian ini bertujuan untuk pencapaian target stop BABs dengan sistem penyaluran air limbah (SPAL) menggunakan sistem terpusat dan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) Komunal. Penelitian dilakukan dengan kajian literatur terkait penelitian, survei lapangan, analisis data kuesioner, dan perencanaan SPAL di RT 14,15,20 dan 21. Kuesioner sebanyak 75 responden, berdasarkan dari rumah yang belum memiliki jamban. Aspek yang dianalisa meliputi aspek teknis dan sosial. Untuk pencapaian target stop buang air besar sembarangan dilakukan kegiatan pemicuan, merencanakan SPAL dan IPAL komunal dengan menggunakan anaerobic baffle reactor (ABR), didesain untuk 150 sambungan rumah.Lokasi penempatan IPAL di SD Kelayan Tengah 2.  Kata kunci: Sanitasi, BABs, SPAL, IPAL. Target of strategy sanitation Banjarmasin city 2014 to 2019 is that the practice of open defecation free (ODF) reduced to 0 % at 2019. Kelayan Tengah village is one of village in Banjarmasin city categorized as a high risk of sanitary zone based on total toilet of family and ODF level. Kelayan Tengah village located near with kelayan river, This causes the society practice of ODF. This study aims to assess ODF with applying off-site sanitation system of sewerage system and communal waste water treatment plant (WWTP). This study was commenced by reviewing relavan literatures, conducting field survey, analysis data of questionnaire, and design of sewerage system and WWTP in the neighborhood association  (rukun tetangga/RT) 14, 15, 20, and 21. Questionnaire was fulfilled by 75 respondents whose houses do not have toilet. The analysis included the assessment of technical aspect, and sosial aspect. Endeavors toward ODF with an effort to disseminate, establishment of sewerage system, and communal WWTP used anaerobic baffle reactor (ABR), sewerage system covers 150 house connections. Establishment of WWTF in selementary school of Kelayan Tengah 2.  Keywords: Sanitation, ODF, sewerage system, WWTP 
STUDI PEMANTAUAN AIR LIMBAH CAIR TAMBANG PADA PT. XXX DI MUARA TEWEH KALIMANTAN TENGAH Annisa Annisa
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 4, No 1 (2018): MARET 2018
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v4i1.4660

Abstract

Kegiatan penambangan Batubara sebagai salah satu komoditas penambahan devisa negara. Namun dampak negatif dari kegiatan penambangan batubara adalah sebagai penghasil air limbah dengan kandungan bahan-bahan yang berbahaya, terlebih jika kegiatan penambangan tersebut dekat di hulu sungai. PT. XXX adalah sebuah perusaahan yang bergerak dibidang pertambangan yang terletak di Muara Teweh Kalimantan Tengah. Guna mengetahui dampak lingkungan yang disebabkan olehkegiatan penambangan khususnya dampak dari air limbah batubara maka PT. XXX  melakukan pemantauan lingkungan pertriwulan. Kegiatan ini bertujuan untuk  mengetahui penurunan kualitas air. Analisis data lapangan dan laboratorium atas beberapa parameter diantaranya analisis pH, Total Suspended Solid (TSS), kandungan Fe dan Mn yang merujuk pada Peraturan  Gubernur Kalimantan Selatan  No. 036 Tahun 2008  Tentang Baku Mutu Air Limbah Kegiatan Penambangan, Pengolahan/Pancucian Batubara dan Kepmen LH No. 113 Tahun 2003 untuk keluaran dari kolam pengolahan limbah cair tambang batubara. Berdasarkan Hasil analisis laboratorium  didapatkan hasil uji parameter kualitas air  yaitu nilai TSS berkisar <2 mg/l – 13 mg/l, nilai pH antara 6,89 -7,78, kandungan besi (Fe) berkisar  0,06 mg/l - 0,78 mg/l dan kandungan Mangan (Mn) berkisar < 0,0022 mg/l – 0,004 mg/l.Kata kunci: Batubara, parameter, penambangan, pH, TSS. Coal mining activities as one of the commodity additions of foreign exchange. However, the negative impact of coal mining activities is as a producer of waste water with dangerous ingredients, especially if the mining activities are near the upstream of the river. PT. XXX is a mining company located in MuaraTeweh, Central Kalimantan. In order to know the environmental impact caused by mining activities, especially the impact of coal waste water, PT. XXX conducts quarterly environmental monitoring. This activity aims to determine the decrease of water quality. Analysis of field and laboratory data on several parameters such as pH analysis, Total Suspended Solid (TSS), Fe and Mncontents referring to South Kalimantan Goverment Regulation no. 036 Year 2008 About Quality Standard of Wastewater Mining, Processing / washing Coal and LH Decree No. 113 of 2003 for the output of liquid waste pools of coal mines. Pursuant to result of laboratory analysis got result of water quality parameter test that is value of TSS about <2 mg / l - 13 mg / l, pH value between 6,89 -7,78, iron content (Fe) 0,06 mg / l - 0 , 78 mg / l and Manganese content (Mn) ranged from <0.0022 mg / l - 0.004 mg / l.Key word: coal, mining, parameter, pH, TSS.
7. NILAI EKONOMI, LINGKUNGAN, DAN SOSIAL DARI PERKEBUNAN SAWIT SWADAYA DI KABUPATEN SERUYAN, KALIMANTAN TENGAH, INDONESIA Hafiizh Prasetia; Nova Annisa; Ariffin Ariffin; A. W. Muhaimin; Soemarno Soemarno
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 2, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v2i1.1059

Abstract

ABSTRAK Tanaman sawit adalah suatu komoditas perkebunan unggulan di Kabupaten Seruyan. Hal ini disebabkan adanya nilai ekonomi yang tinggi dari perkebunan tersebut. Selain itu, kondisi agroekologi di wilayah ini sebagian besar sesuai untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman sawit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai ekonomi, lingkungan, dan sosial dari perkebunan sawit swadaya di Kabupaten Seruyan. Metode penelitian menggunakan metode surveieksploratif (exploratory research) dengan analisisberupa perhitungan Net Present Value (NPV), Benefit Cost Rasio (B/C Ratio) danInternal Rate of Return (IRR). Hasil penelitian menjelaskan bahwa NPV, B/C Ratio dan IRRdi beberapa lokasi pada aspek finansial dan lingkungan masih ada yang tidak signifikan, namun signifikan pada aspek sosial ekonomi.Dengan hasil ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan lahan untuk dikonversi menjadi perkebunan sawit akan memperoleh manfaat yang besar pada aspek sosial ekonomi namun kurang menguntungkan pada aspek finansial dan lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan lahan untuk dikonversi menjadi perkebunan sawit dapat meningkatkankesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Kata kunci: Perkebunan Sawit Swadaya, Kelayakan Usaha, NPV, B/C Ratio, IRR

Page 1 of 15 | Total Record : 149