cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Industri
ISSN : 14112485     EISSN : 20877439     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Industri aims to: Promote a comprehensive approach to the application of industrial engineering in industries as well as incorporating viewpoints of different disciplines in industrial engineering. Strengthen academic exchange with other institutions. Encourage scientist, practicing engineers, and others to conduct research and other similar activities.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2006): DECEMBER 2006" : 8 Documents clear
PENGEMBANGAN KURSI RODA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN RUANG GERAK PENDERITA CACAT KAKI I Made Londen Batan
Jurnal Teknik Industri Vol. 8 No. 2 (2006): DECEMBER 2006
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2504.929 KB) | DOI: 10.9744/jti.8.2.pp. 97-105

Abstract

According to the survey to the wheelchair users in Surabaya, it is found that 70% of the respondents want to have activities inside or outside their home independently. Therefore, a wheelchair that can satisfy their requirements is on demand. In this research we used an integrated product development to design a wheelchair. We simulated the ergonomic design by a method so called RULA for static load 150 kg. This proposed wheelchair is an ergonomic wheelchair. It is a wheelchair, that satisfies the safety regulations. By using a joystick, a user can control the wheelchair to move forward and backward, to set the seat up and down as convenience as they want to. We hope that this wheelchair can help the physical handicaps to move more freely and have more activities than before. Abstract in Bahasa Indonesia : Hasil kuisioner yang disebarkan ke pemakai kursi roda di kota Surabaya pada akhir 2005 dan awal 2006 menunjukkan bahwa 70% reponden tidak menginginkan lagi didampingi oleh seorang pemandu para saat mereka beraktifitas di dalam maupun di luar rumah. Sehingga, sebagai transportasi yang sangat dibutuhkan oleh penderita cacat kaki, kursi roda perlu untuk dikembangkan berdasarkan permintaan dan keinginan mereka. Pada makalah ini akan dipaparkan metode pengembangkan kursi roda yang didasarkan pada metode pengembangan produk terintegrasi. Melalui analisa kekuatan material pada beban statis 150 kg dan simulasi kenyamanan dengan metode RULA, dapat dirancang sebuah kursi roda yang aman dan nyaman, dapat bergerak maju mundur, tempat duduk dapat naik turun serta seluruh gerakannya dikontrol sendiri oleh pemakai kursi roda. Pengembangan kursi roda ini diharapkan dapat meningkatkan ruang gerak penderita cacat kaki dalam beraktifitas. Kata kunci: kursi roda, transportasi, aman, nyaman, simulasi, RULA.
PERUMUSAN STRATEGI PEMASARAN MELALUI PENENTUAN PRIORITAS TRAPEZOIDAL FUZZY NUMBER (Studi Kasus Industri Minuman Tradisional) Nunung Nurhasanah
Jurnal Teknik Industri Vol. 8 No. 2 (2006): DECEMBER 2006
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.99 KB) | DOI: 10.9744/jti.8.2.pp. 131-140

Abstract

The competition in industries is increasing rapidly. This, in turn, encourages companies to define their marketing strategies appropriately. PT. X is a small-to-medium scale company which produces traditional beverage as its main product. The main problem in PT. X is the limited budget for expanding its business and for applying its marketing strategies. At the moment, the market growth is about 16,67% ,while the market relative to the competitor is about 0,07. Boston Consulting Group matrix says that this company is in a Question Mark position. Beside, according to 7 experts there are 13 strategy variations for defining the priorities. Using the Trapezoidal Fuzzy Number, we found three strategies that meaningful to be applied in this company. First by adding the new market with product diversification (72,72), second by partnering investment (71,50), and the last by breakingthrough the existing market (70,93). The first strategy is applied by defining the variation of the products packaging and creating the product's diversification. The second one is applied by proactively, searching the information about investors, who are willing to be its partners. The last one is applied by assuring the quality and avaluibilty of the products to the customers. Abstract in Bahasa Indonesia : Persaingan di dunia industri semakin ketat seiring dengan terus meningkatnya laju pertumbuhan industri. Persaingan ini mengakibatkan setiap industri lebih jeli dalam merumuskan strategi pemasaran perusahaannya. PT. X merupakan industri minuman tradisional yang berada pada skala Industri Kecil Menengah. Permasalahan utama industri ini adalah terbatasnya dana untuk mengembangkan usaha dan menjalankan kegiatan pemasaran. Saat ini pertumbuhan pasar industri sebesar 16,67%, sedangkan pangsa pasar relatif terhadap pesaing utama adalah 0,07. Matriks Boston Consulting Group menyatakan bahwa perusahaan berada pada posisi tanda tanya. Terdapat 13 variasi yang ditawarkan untuk menentukan prioritas kepentingannya oleh 7 orang pakar. Sebanyak 3 strategi terpilih melalui Trapezoidal Fuzzy Number, yaitu menambah pasar baru melalui pengembangan produk baru (72,72), bermitra dalam investasi (71,50) dan menerobos pasar yang ada (70,93). Strategi pertama dirumuskan dengan mengembangkan variasi kemasan dan variasi produk. Strategi kedua dirumuskan dengan sikap proaktif perusahaan dalam mencari informasi mengenai investor untuk menjalin kerjasama dalam bidang investasi dengan perusahaannya. Strategi ketiga dirumuskan dengan sikap dan komitmen perusahaan untuk menjamin ketersediaan produk dan menjaga kualitas produk. Kata kunci: industri minuman tradisional, matriks boston consulting group, trapezoidal fuzzy number, strategi pemasaran.
MINIMASI WAKTU PENGERJAAN PRODUK MELANIE SLEIGH CHANGING TABLE MELALUI PENDEKATAN SIMULASI DAN TABU SEARCH Natalia Sofyan; Meifani Meifani; I Gede Agus W.
Jurnal Teknik Industri Vol. 8 No. 2 (2006): DECEMBER 2006
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.42 KB) | DOI: 10.9744/jti.8.2.pp. 141-147

Abstract

The focus of this research is to solve a complex problem through the system approach. As a study case, we tried to minimize the production time at furniture industry using the appropriate process scheduling. Both simulation and Tabu Search methods were employed to solve the scheduling problem. The simulation helped to solve the problem through system approach, while the Tabu Search was employed to find the optimal solutions. The result shows that the hybrid method gave better solution than the initial condition. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian ini memiliki fokus pada penyelesaian suatu permasalahan yang kompleks melalui pendekatan sistem. Permasalahan yang dibahas adalah bagaimana menurunkan waktu pengerjaan produk di industri perkayuan melalui proses penjadwalan yang tepat. Metode simulasi dan Tabu Search digunakan dalam penyelesaian permasalahan. Simulasi digunakan untuk menyelesaikan permasalahan melalui pendekatan sistem sedangkan Tabu Search digunakan untuk mencari solusi yang optimal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gabungan pendekatan yang diusulkan memiliki solusi yang lebih baik daripada kondisi awal. Kata kunci: simulasi, Tabu Search, penjadwalan.
KAPASITAS ANGKAT BEBAN UNTUK PEKERJA INDONESIA Dedik Santoso
Jurnal Teknik Industri Vol. 8 No. 2 (2006): DECEMBER 2006
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.617 KB) | DOI: 10.9744/jti.8.2.pp. 148-155

Abstract

The main objective of this study was to determine the maximum acceptable weight of lift (MAWL) for Indonesian population both males and females. The secondary objective was to develop models to predict the MAWL for Indonesian population based on anthropometric variables (sixteen variables) and job related variables (lifting frequency, lifting height, vertical distance of lift). A total of 80 subjects (female students, female workers, male students, and male workers) were used in this study, 20 people for each group. The subjects performed nine lifting tasks (combination of three frequencies and three lifting heights). Psychophysical methodology was used to determine MAWL. Subjects were asked to perform the lifting tasks with loads as much as they can without straining themselves and with the assumption that they work for eight hours per day. The models were developed using data from 75% of the subjects. The models were validated using the data from the other 25% of the subjects. Testing of the models revealed that general model developed for all subjects predicted lifting capacity as well as the specific models. Abstract in Bahasa Indonesia : Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menentukan MAWL (Maximum Acceptable Weight of Lift) untuk orang Indonesia baik pria maupun wanita. Tujuan lain adalah menyusun suatu model yang bisa dipakai untuk memperkirakan MAWL orang Indonesia berdasarkan variabel anthropometri (16 varabel) dan variabel yang berhubungan dengan pekerjaaan (frekuensi angkatan, tinggi angkatan, jarak vertikal dari angkatan). Ada 80 orang sebagai subyek dalam penelitian ini yang terdiri dari mahasiswi, mahasiswa, pekerja wanita, pekerja pria masing-masing 20 orang. Setiap orang melakukan 9 jenis pekerjaan mengangkat beban (kombinasi antara 3 frekuensi dan 3 ketinggian angkat). Metode yang digunakan dalam menentukan MAWL adalah psychophysical. Dengan metode ini, setiap subyek diminta untuk melakukan pekerjaan mengangkat barang sesuai dengan frekuensi dan tinggi angkatan yang ditetapkan seberat mungkin sesuai dengan kemampuan mereka dengan asumsi bahwa mereka harus melakukan pekerjaan tersebut selama 8 jam setiap hari tanpa memaksa diri sendiri (untuk menghindari terjadinya cedera). Model yang dikembangkan diperoleh dari data 75% subyek sedangkan 25% dari subyek digunakan untuk validasi model tersebut. Dari pengujian model diperoleh bahwa model yang dikembangkan secara umum dapat digunakan secara cukup akurat terhadap model yang dikembangkan untuk masing-masing kelompok subyek. Kata kunci: anthropometry, tugas mengangkat, populasi Indonesia, kapasitas mengangkat, psychophysical, MAWL.
DESAIN DAN PEMBUATAN ALAT PENGGILING DAGING DENGAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT Stefanus Ongkodjojo; Charles Anson; Soejono Tjitro
Jurnal Teknik Industri Vol. 8 No. 2 (2006): DECEMBER 2006
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.139 KB) | DOI: 10.9744/jti.8.2.pp. 106-113

Abstract

Quality Function Deployment (QFD) is a powerful development methodology with a wide range of applications. This paper presents a simple case using QFD on the design, detail, and process phase of a Meat Grinder product as a tool of improvement for hygienic of the Meat Grinder. The main purpose of QFD in this study was to apply in construction a method of customer-oriented design used in other industries, and to adapt some of the tables and matrices. Another purpose of this case study was to test the applicability of QFD in the design and process planning of a Meat Grinder. The developed prototype was chosen to be the screw part as the main part of the Grinder and a significant achievement was made on the improvement of hygienic, noted on less corrosive material selected of aluminum alloy 514.0 and improvement of surface roughness of 62.2%. Abstract in Bahasa Indonesia : Quality Function Deployment (QFD) adalah metodologi pengembangan yang cukup handal dengan rentang aplikasi yang luas. Makalah ini mempresentasikan kasus sederhana penggunaan metode QFD pada tahapan desain, detail dan proses produk penggiling daging sebagai alat untuk meningkatkan higenitasnya. Tujuan utama dari QFD pada studi ini adalah untuk menerapkan desain yang berorientasi pada pelanggan dengan mengadaptasi beberapa matriks dan table pada tahapan-tahapannya. Tujuan yang lain yaitu untuk menguji kemampuan QFD pada proses perancangan sebuah penggiling daging. Prototipe yang dipilih untuk dikembangkan yaitu bagian ulir sebagai bagian utama dari sebuah penggiling daging dan hasil yang cukup signifikan telah didapat pada hal higenitas, ditandai dengan terpilihnya material yang kurang korosif yaitu paduan aluminium 514.0 sebagai material yang digunakan serta perbaikan nilai kekasaran permukaan sebesar 62.2 % dari produk yang telah ada dipasaran. Kata kunci: quality function deployment, the house of quality, penggiling daging.
APLIKASI SISTEM PENGUKURAN PRODUKTIVITAS KAITANNYA DENGAN PENGUPAHAN Pribadiyono Pribadiyono
Jurnal Teknik Industri Vol. 8 No. 2 (2006): DECEMBER 2006
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.36 KB) | DOI: 10.9744/jti.8.2.pp. 114-121

Abstract

In every profit or nonprofit oriented organization, human resources are the key factor in achieving the efficiency and effectiveness of the organization. In this paper, we design the technique for measuring the individual productivity in the working area. This measurement is based on the job description, key result area and Key Performance Indicators. The aims of this method are (1) to capture the indicators that affect the performance of the workers, (2) to design the performance improvement based on the individual achievement, (3) to identify the percentage of the workers who are satisfying the standard performance of the organization and (4) to design the individual performance reward , based on her/his productivity achievement. Abstract in Bahasa Indonesia : Setiap organisasi, baik yang profit oriented maupun tidak, manusia sebagai faktor modal merupakan sumber daya yang sangat berperan dalam mencapai tujuan organisasi yang efisien dan efektif. Tujuan dari pengukuran produktivitas pada makalah ini adalah untuk mendesain teknik pengukuran produktivitas individu ditempat kerja dikaitkan dengan job description, key result area, dan Key Performance Indicators. Metode ini juga bertujuan untuk mengetahui indikator-indikator yang menyebabkan naik dan turunnya prestasi kerja individu, untuk merencanakan perbaikan pestasi individu berdasarkan prestasi kerjanya, untuk mengetahui persentase (%) karyawan yang memenuhi standar prestasi perusahaan serta merencanakan perhitungan bonus prestasi kerja individu berdasarkan pencapaian produktivitasnya. Kata kunci: pengukuran produktivitas, pengupahan, prestasi kerja individu.
MENGUKUR KESUKSESAN PRODUK PADA TAHAP DESAIN: SEBUAH PENDEKATAN FUZZY-MCDM Ade Febransyah
Jurnal Teknik Industri Vol. 8 No. 2 (2006): DECEMBER 2006
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.93 KB) | DOI: 10.9744/jti.8.2.pp. 122-130

Abstract

It has always been a great challenge to any product development team to forecast the success of a new product at the design stage. For any product concept, it is of interest to assign an accurate probability to any event or state of the world that reflects the new product success. This probability is then required in decision tree analysis for selecting the best product concept. In practice, the probability is determined solely on intuition or subjective judgment due to impreciseness, lack of information during the design stage, and the cognitive limitation of decision makers. This paper presents an approach integrating fuzzy set theory and multi criteria decision making (MCDM) approach in forecasting accurately the success of a new product. The analytic hierarchy process (AHP) is used due to its simplicity as a prescriptive approach that will help decision makers select the best decision with respect to a set of criteria. Fuzzy numbers are used to describe any judgment on design criteria and the event probability of a product concept. A numerical example is given to illustrate the use of this approach. Abstract in Bahasa Indonesia : Selalu menjadi tantangan besar bagi setiap tim pengembang produk untuk dapat mengestimasi tingkat kesuksesan suatu produk baru pada tahap desain. Tingkat kesuksesan yang dinyatakan dengan besar probabilitas berbagai state of the world dari suatu konsep produk selanjutnya digunakan dalam analisa keputusan untuk memilih konsep produk terlayak. Selama ini besar probabilitas ditentukan lebih banyak berdasarkan intuisi dan subyektifitas pengambil keputusan. Praktik ini cenderung menghasilkan keputusan yang bias mengingat keterbatasan kapabilitas kognitif manusia dalam mensintesa berbagai keunggulan maupun kekurangan dari sekumpulan konsep produk. Tulisan ini bertujuan untuk menyampaikan satu pendekatan yang mengintegrasikan logika fuzzy dan pendekatan pengambilan keputusan berkriteria jamak (multi criteria decision making /MCDM) dalam menentukan tingkat kesuksesan suatu konsep produk yang lebih akurat. MCDM digunakan karena pada dasarnya problem pemilihan konsep produk terbaik selalu mempertimbangkan sekumpulan kriteria. Pendekatan analitic hierarchy process (AHP) dipilih karena pendekatan ini menawarkan perspektif preskriptif yang akan menuntun pengambil keputusan untuk melakukan apa yang sebaiknya dan dapat dilakukan dalam membuat keputusan. Bilangan fuzzy digunakan untuk merepresentasikan penilaian terhadap berbagai kriteria dan besar kemungkinan dari berbagai tingkat kesuksesan suatu produk. Dengan menggunakan pendekatan Fuzzy - MCDM, tingkat kesuksesan dari suatu konsep produk akan diperoleh dengan lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan untuk sesuatu yang sulit dilakukan bila pengambilan keputusan lebih didasari intuisi dan subyektifitas semata. Sebuah contoh numerik disampaikan untuk menerangkan penggunaan pendekatan ini. Kata kunci: bilangan fuzzy, MCDM, AHP, konsep produk baru.
THE EFFECT OF DECOMPOSITION METHOD AS DATA PREPROCESSING ON NEURAL NETWORKS MODEL FOR FORECASTING TREND AND SEASONAL TIME SERIES Subanar Subanar; Suhartono Suhartono
Jurnal Teknik Industri Vol. 8 No. 2 (2006): DECEMBER 2006
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.66 KB) | DOI: 10.9744/jti.8.2.pp. 156-164

Abstract

Recently, one of the central topics for the neural networks (NN) community is the issue of data preprocessing on the use of NN. In this paper, we will investigate this topic particularly on the effect of Decomposition method as data processing and the use of NN for modeling effectively time series with both trend and seasonal patterns. Limited empirical studies on seasonal time series forecasting with neural networks show that some find neural networks are able to model seasonality directly and prior deseasonalization is not necessary, and others conclude just the opposite. In this research, we study particularly on the effectiveness of data preprocessing, including detrending and deseasonalization by applying Decomposition method on NN modeling and forecasting performance. We use two kinds of data, simulation and real data. Simulation data are examined on multiplicative of trend and seasonality patterns. The results are compared to those obtained from the classical time series model. Our result shows that a combination of detrending and deseasonalization by applying Decomposition method is the effective data preprocessing on the use of NN for forecasting trend and seasonal time series.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2006 2006


Filter By Issues
All Issue Vol. 24 No. 1 (2022): June 2022 Vol. 23 No. 2 (2021): Dec 2021 Vol. 23 No. 1 (2021): June 2021 Vol. 22 No. 2 (2020): December 2020 Vol. 22 No. 1 (2020): June 2020 Vol. 21 No. 2 (2019): December 2019 Vol. 21 No. 1 (2019): June 2019 Vol. 20 No. 2 (2018): December 2018 Vol. 20 No. 1 (2018): June 2018 Vol. 19 No. 2 (2017): Desember 2017 Vol. 19 No. 1 (2017): JUNE 2017 Vol. 18 No. 2 (2016): DECEMBER 2016 Vol. 18 No. 1 (2016): JUNE 2016 Vol. 17 No. 2 (2015): DECEMBER 2015 Vol. 17 No. 1 (2015): JUNE 2015 Vol. 16 No. 2 (2014): DECEMBER 2014 Vol. 16 No. 1 (2014): JUNE 2014 Vol. 15 No. 2 (2013): DECEMBER 2013 Vol. 15 No. 1 (2013): JUNE 2013 Vol. 14 No. 2 (2012): DECEMBER 2012 Vol. 14 No. 1 (2012): JUNE 2012 Vol. 13 No. 2 (2011): DECEMBER 2011 Vol. 13 No. 1 (2011): JUNE 2011 Vol. 12 No. 2 (2010): DECEMBER 2010 Vol. 12 No. 1 (2010): JUNE 2010 Vol. 11 No. 2 (2009): DECEMBER 2009 Vol. 11 No. 1 (2009): JUNE 2009 Vol. 10 No. 2 (2008): DECEMBER 2008 Vol. 10 No. 1 (2008): JUNE 2008 Vol. 9 No. 2 (2007): DECEMBER 2007 Vol. 9 No. 1 (2007): JUNE 2007 Vol. 8 No. 2 (2006): DECEMBER 2006 Vol. 8 No. 1 (2006): JUNE 2006 Vol. 7 No. 2 (2005): DECEMBER 2005 Vol. 7 No. 1 (2005): JUNE 2005 Vol. 6 No. 2 (2004): DECEMBER 2004 Vol. 6 No. 1 (2004): JUNE 2004 Vol. 5 No. 2 (2003): DECEMBER 2003 Vol. 5 No. 1 (2003): JUNE 2003 Vol. 4 No. 2 (2002): DECEMBER 2002 Vol. 4 No. 1 (2002): JUNE 2002 Vol. 3 No. 2 (2001): DESEMBER 2001 Vol. 3 No. 1 (2001): JUNE 2001 Vol. 2 No. 2 (2000): DESEMBER 2000 Vol. 2 No. 1 (2000): JUNE 2000 Vol. 1 No. 1 (1999): JUNE 1999 More Issue