cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Kuningan
ISSN : -     EISSN : 25982052     DOI : -
Core Subject : Social,
EMPOWERMENT adalah media penerbitan karya tulis berbasis hasil pengabdian masyarakat dosen dan mahasiswa, menerima tulisan dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan/multidisipin. Jenis naskah yang dipublikasikan adalah naskah asli/orisinal hasil pengabdian kepada masyarakat, jurnal ini terbit dalam 6 (enam) bulanan. EMPOWERMENT diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 01 (2021): Empowerment" : 15 Documents clear
Perberdayaan Kelompok Masyarakat Melalui Ekplorasi Benih Pohon Hutan di Desa Karangsari Kabupaten Kuningan Jawa Barat Ismail, Agus Yadi; Adhya, Ilham
Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 01 (2021): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v4i01.4015

Abstract

Kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan berupa pertanaman pohon semakin diminati. Namun ketersediaan sumber bibit yang berasal dari mutu benih yang baik masih terbatas .Tujuan dari pemberdayaan kepada masayarakat  adalah berupa pelatihan ,penyuluhan dan praktek pengunduhan benih tanaman hutan  yang dapat digunakan untuk pembuatan persemaian. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan,diskusi  dan praktek penggunduhan benih. Hasil dari kegiatan ini adalah  transfer pengetahuan berkaitan dengan ekplorasi benih meliputi Pemilihan lokasi kebun benih, tata cara ekplorasi sampai pada pembersihan dan sortasi benih, ekplorasi benih  dilakukan pada 25 pohon Caliandra spp dengan berat benih yang di hasilkan  sebanyak    1  kg benih basah.  Kegiatan Tehnik eksplorasi benih tanaman hutan bagi masyarakat desa sekitar hutan sangat diperlukan dengan harapan dapat memenuhi pasokan untuk penyediaan persemaian yang menghasilkan bibit yang bermutu baik untuk kegiatan rehabilitasi lahan dan hutan sehingga kedepan perlu adanya kegiatan lebih lanjut terkait dengan pengunduhan benih.
Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Era Pandemi Covid-19 untuk Mendukung Koordinasi Kerja Aparatur Desa Sembawa, Kuningan Jawa Barat Krisdiawan, Rio Andriyat; Fitriani, Aida; Haqmi, Fahrul
Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 01 (2021): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v4i01.3647

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) telah dinyatakan oleh WHO sebagai pandemic dan lndonesia telah menyatakan COVID-19 sebagai bencana non alam berupa wabah penyakit yang wajib dilakukan upaya penanggulangan sehingga tidak terjadi peningkatan kasus.  Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mendorong perangkat desa mengambil peran khusus dalam penanggulangan wabah COVID-19 yang disebabkan virus corona SARS-CoV-2. Ada lima peran khusus perangkat desa dalam mempercepat penanggulangan COVID-19 di tingkat desa diantaranya : Pertama, perangkat desa harus mengolah arus data dan informasi seluruh warganya. Kedua, perangkat desa harus mampu mengelola kendali informasi terkait COVID-19. Ketiga, perangkat desa menangambil inisiatif mitigasi dampak sosial dan ekonomi warga. Keempat, perangkat desa dapat membuat pranata sosial baru yamg sesuai dengan kebutuhan di desa. Kelima, bagaimana agar perangkat desa bisa memberikan informasi terkait COVID-19 setiap hari, yaitu dengan memanfaatkan peran teknologi informasi dan Komunikasi (TIK). Penggunaan TIK di era pandemic COVID-19, bagi aparatur desa seperti disebutkan diatas, sangat diutamakan terutama untuk berkoordinasi dan memberikan informasi. Dalam koordinasi rapat yang tidak bisa dilakukan secara langsung, dapat memanfaatkan teknologi rapat secara daring dengan menggunakan google meet. Dalam hal pemberian informasi dan koordinasi langsung dari warga, RT, RW, bisa memanfaatkan media social seperti Whatsapp, Telegram dan lain sebagainya. Disaat protocol covid diberlakukan, masyarakat dan aparatur desa harus benar-benar menguasai penggunaan TIK.
Penyuluhan Hukum tentang Dampak Positif dan Negatif Penggunaan Gadget dan Media Sosial Yuhandra, Erga; Akhmaddhian, Suwari; Fathanudien, Anthon; Tendiyanto, Teten
Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 01 (2021): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v4i01.4028

Abstract

Perkembangan dan kemajuan Teknologi Informasi yang demikian pesat telah menyebabkan perubahan kegiatan kehidupan manusia dalam berbagai bidang yang secara langsung telah mempengaruhi lahirnya bentuk-bentuk perbuatan hukum baru, penggunaan dan pemanfaatan Teknologi Informasi harus terus dikembangkan untuk menjaga, memelihara, dan memperkukuh persatuan dan kesatuan nasional berdasarkan Peraturan Perundang-undangan demi kepentingan nasional, bahwa pemanfaatan Teknologi Informasi berperan penting dalam perdagangan dan pertumbuhan perekonomian nasional untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan pengabdian ini lebih menitik beratkan kepada para remaja baik itu laki-laki maupun perempuan, adapun sasaran lain yang menjadi tujuan dari diadakannnya penyuluhan ini yaitu para orang tua yang mana memiliki anak yang harus dijaga dan dilindungi. Metode pendekatan yang digunakan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini melalui metode pendekatan workshop, ceramah kemudian diakhir acara diadakan tanya jawab, dengan tanya jawab ini masyarakat diberikan kesempatan untuk bertanya sesuai dengan tema penyuluhan, atau masyarakat dapat bertanya di luar tema yang telah ditentukan. Manfaat diselenggarakannya penyuluhan hukum di Desa Mekarjaya Kecamatan Pancalang Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat adalah untuk mewujudkan kesadaran hukum masyarakat yang lebih baik sehingga setiap angggota masyarakat menyadari dan menghayati hak dan kewajibannya sebagai warga negara dan mewujudkan budaya  hukum dalam sikap dan perilaku yang sadar, patuh, dan taat terhadap hukum serta dapat memahami akan dampak positif dan negatif dari penggunaan gadget dan media sosial diera digital seperti sekarang ini.
Creative Packaging sebagai upaya Peningkatan Daya Saing Pedagang Laklak Bali di Pasar Ketapian Sumerta Oktaviani, Anak Agung Sagung Mirah; Sukadana, I Wayan
Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 01 (2021): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v4i01.4186

Abstract

  Pasar Ketapian Sumerta memiliki pedagang Jajanan khas Bali yaitu Laklak Bali. Laklak Bali memiliki unsur budaya leluhur Bali yang tinggi serta cita rasa yang sangat nikmat. Hal ini berbanding terbalik dengan keadaan pedagang Laklak Bali di Pasar Ketapian Sumerta yang kurang memiliki daya saing dalam memasarkan produknya melalui sebuah packaging yang kreatif. 2Maka dari itu pengabdian ini bertujuan untuk membantu memfasilitasi serta memberi pedoman pedagang Laklak Bali di Pasar Ketapian Sumerta dalam mengembangkan creative packaging serta daya saing pedagang Jajan Bali Pasar Ketapian Sumerta . Dalam pengabdian ini dilakukan metode observasi dan perencanaan, perancangan, serta implementasi. Setelah implementasi penggunaan creative packaging, pedagang Laklak Bali sudah mampu mencapai rata-rata peningkatan pendapatan Rp 50.000 hingga Rp 150.000 dari biasanya, serta para pedagang lebih mudah branding ke sosial media masing-masing melalui creative packaging yang telah digunakan. Melalui creative packaging, pedagang tradisional Laklak Bali mampu meningkatkan daya saingnya, sehingga memperoleh keuntungan yang lebih tinggi.
Pelatihan Penumbuhan Jiwa Entrepreneurship dalam Pembangunan Desa Cigandamekar Kabupaten Kuningan Harjadi, Dikdik; Komarudin, Munir N
Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 01 (2021): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v4i01.4223

Abstract

Peningkatkan sumberdaya manusia merupakan salah satu faktor tumbuhnya pembangunan, salah satunya adalah peningkatkan jiwa kewirausahaan masyarakat. Desa Babakanjati merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Cigandamekar Kabupaten Kuningan. saat ini desa Babajakjati terdiri dari empat dusun, dimana tiap dusun memiliki ciri khas tersendiri. Namun demikian, tidak semua dusun memiliki unit usaha atau UMKM tersendiri. Sejalan dengan tema KKN Universitas Kuningan, maka untuk meningkatkan motivasi dan pengelolaan mengenai kegiatan kewirausahaan dengan mengadakan kegiatan pelatihan kewirausahaan bagi pelaku UMKM di desa Babakanjati Kecamatan Cigandamekar Kabupaten Kuningan pada tanggal 19 Agustus 2019. Metode yang digunakan yaitu Ceramah dan Diskusi. Hasil dari kegiatan pelatihan yaitu masyarakat menjadi mengetahui bagaimana jiwa kewirausahaan dapat ditumbuhkan sehingga terciptanya kualitas sumberdaya manusia yang unggul dan bermanfaat.
Pemberdayaan dalam Pengelolaan Digital Marketing untuk Mewujudkan Desa Wisata Budaya di Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan Harjadi, Dikdik; Praramdana, Gilang Kripsiyadi; Komarudin, Munir N; Manalu, Vigory G
Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 01 (2021): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v4i01.4200

Abstract

Kecamatan Cigugur merupakan sebuah Kecamatan yang terletak di Kaki Gunung Ciremai Kabupaten Kuningan. Dengan keindahan alamnya dan udaranya yang sejuk ini membuat masyarakatnya sebagian besar berprofesi di bidang perkebunan, pertanian  dan peternakan. Namun saat ini masyarakat mulai memanfaatkan keindahan alamnya sebagai objek pariwisata. Hal ini ditandai dengan banyaknya bermunculan tempat wisata baru maupun cafe and restoran yang berjejer sepanjang jalan khususnya Desa Cisantana Kecamatan Cigugur. Namun jika dilihat lebih dalam penggunaanya saat ini digital marketing masih belum dilakukan maksimal oleh pihak pengelola wisata desa cisantana, padahal ketika menggunakan digital marketing dapat meningkatkan penjualan. Permasalahan yang ada di Desa-Desa Wilayah Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan ini, adalah bagaimana peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat dalam melestarikan, inventarisasi dan mengembangkan potensi budaya yaitu kearifan lokal, tradisi, seni  setempat sebagai salah satu tujuan wisata budaya, bagaimana aspek pendampingan pengelolaan digital marketing sebagai media promosi rintisan wisata alam dan budaya  kepada pengelola atau aparatur desa atau kecamatan, dan bagaimana pengelolaan pembentukan rintisan Desa Wisata yang ada di Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan.  Hasil dari kegiatan ini masyarakat khususnya para pengelola obyek wisata sudah mulai memahami dimana kegiatan promosi merupakan kegiatan yang sangat penting dilakukan untuk menarik wisatawan, terutama wisatawan asing. Dalam kegiatan ini para pengeola sudah dilatih untuk menggunakan media promosi yang baik dan bijak untuk melakukan promosi kegiatan usaha yang mereka lakukan. Adapun media promosi yang difokuskan adalah intagram dan chanel youtube. Kegiatan pelatihan ini dilakukan dalam dua tahapan, yaitu tahap pelatihan dan praktek langsung. Setelah dilakukan prkatek langsung dilakukan evaluasi mengenai kegiatan promosi yang sudah dilakukan.
Penyuluhan Hukum dan Pendampingan Kepesertaan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Sektor Informal Kelompok Tani “Sumber Rejo” Desa Tuwang Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak Adillah, Siti Ummu; Purnawan, Amin; Istina, Siti Rodhiyah Dwi
Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 01 (2021): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v4i01.4048

Abstract

This community service aims to provide knowledge and understanding of employment social security for workers in the informal sector, such as: Doctors, Advocates, Traders, Fishermen, Farmers, Ojek Workers, Becak Workers, and so on, especially for the Tuwang Village "Sumber Rejo" Farmer Group. Karanganyar District, Demak Regency. This community service is expected to provide knowledge and insight to the farming community about the importance of work safety, which in turn is expected to raise awareness to obtain legal protection for labor social security for farmers at work. The method used in this community service is to provide counseling and assistance, through lectures and discussions, which will then be followed up by assisting the farming community to become a participant in employment social security. The results and discussion were community service by providing legal counseling and assistance to farmer groups "Sumber Rejo" regarding the importance of being a participant in the Social Security Workforce for the Informal Sector like farmers, to anticipate work accidents, old age or death. AbstrakPengabdian   masyarakat   ini   bertujuan   untuk   memberikan   pengetahuan   dan pemahaman   tentang jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja di sektor informal, seperti: Dokter, Advokat, Pedagang, Nelayan, Petani, Tukang Ojek, Tukang Becak, dan sebagainya, khusunya bagi Kelompok Tani “Sumber Rejo” Desa Tuwang Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak. Pengabdian  masyarakat  ini  diharapkan  dapat memberikan  pengetahuan dan wawasan kepada masyarakat tani tentang pentingnya keselamatan kerja, yang pada akhirnya diharapkan dapat menimbulkan munculnya kesadaran untuk mendapatkan perlindungan hukum atas jaminan sosial ketenagakerjaan terhadap petani pada saat bekerja. Metode yang digunakan  dalam  pengabdian masyarakat ini adalah dengan melakukan penyuluhan dan pendampingan, melalui metode  ceramah dan diskusi, yang selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan melakukan pendampingan dibantu oleh kepada masyarakat tani untuk menjadi peserta jaminan sosial ketenagakerjaan. Hasil dan pembahasan  yaitu pengabdian  masyarakat  dengan melakukan penyuluhan  hukum dan pendampingan terhadap kelompok tani “Sumber Rejo” tentang pentingnya menjadi peserta Jaminan Sosial Tenaga Kerja bagi Sektor Informal sperti petani, untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan kerja, memasuki usia tua ataupun kematian. 
Penyuluhan Hukum tentang Pentingnya Legalitas Badan Usaha sebagai Perlindungan Hukum Bagi Pelaku Usaha Anugrah, Dikha; Dialog, Bias Lintang; Tendiyanto, Teten; Budiman, Haris; Rahmat, Diding
Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 01 (2021): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v4i01.4058

Abstract

Perkembangan perekonomian semakin hari semakin meningkat, meski dalam keadaan Pandemik dan banyak kegiatan usaha yang terdampak, namun roda perekonomian terus berputar. Dengan perkembangan perekonomian tersebut berakibat pada berkembangnya badan usaha yang memerlukan adanya daftar perusahaan, mengingat masih banyaknya badan usaha yang belum memiliki izin usaha atau legalitas. Daftar perusahaan adalah daftar catatan resmi yang diadakan menurut atau berdasarkan ketentuan undang-undang ini dan atau peraturan-peraturan pelaksanaannya, dan memuat hal-hal yang wajib didaftarkan oleh setiap perusahaan serta disahkan oleh pejabat yang berwenang dari kantor pendaftaran perusahaan. Tujuan pengabdian ini lebih menitik beratkan kepada pelaku usaha yang belum memeiliki izin usaha secara resmi, adapun sasaran lain yang menjadi tujuan diadakanya penyuluhan ini yaitu pelaku usaha UMKM agar mendapatkan legalitas usahanya. Metode pendekatan yang digunakan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini melalui metode pendekatan workshop, ceramah kemudian diakhir acara diadakan tanya jawab, dengan metode tanya jawab ini masyarakat diberikan kesempatan untuk bertanya sesuai dengan tema penyuluhan, atau masyarakat dapat bertanya di luar tema yang telah ditentukan. Adapun manfaat diselenggarakannya penyuluhan hukum di Desa Sindangsari Kecamatan Sindangagung Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat adalah mewujudkan kesadaran hukum masyarakat yang lebih baik sehingga setiap anggota masyarakat menyadari dan menghayati pentingnya izin usaha untuk keberlangsungan dan perkembangan usaha yang dijalaninya, terutama bagi pelaku UMKM.
Penyuluhan Hukum Pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kecamatan Semarang Selatan Purnawan, Amin; Khisni, Akhmad; Adillah, Siti Ummu
Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 01 (2021): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v4i01.4049

Abstract

Pengabdian masyarakat berupa penyuluhan hukum pelaksanaan pemungutan pajak penghasilan UMKM di Kota Semarang ini penting, karena diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran hukum pajak para pelaku UMKM. Aspek perpajakan yang memperhatikan kepentingan dunia usaha (business friendly) perlu dijadikan paradigma baru. Dengan adanya globalisasi dan kebijakan perubahan struktural, UMKM semakin diperlukan. Peran negara adalah menyediakan kerangka regulasi yang efektif beserta mekanisme pengawasan dan penegakan.  Latar belakang pengabdian masyarakat ini didasarkan pada kenyataan tentang tingkat ketaatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah  (UMKM) dalam memenuhi kewajiban perpajakan masih sangat rendah. Kontribusi UMKM terhadap penerimaan pajak sangat kecil, yaitu kurang lebih 0.5% dari total penerimaan pajak. UMKM merupakan sektor ekonomi yang mempunyai peran cukup besar dalam perekenomian nasional. Berdasarkan data Produksi Domestik Bruto (PDB) tahun 2017, UMKM mempunyai kontribusi kurang lebih 57% total PDB. Namun demikian apabila dibandingkan dengan kontribusi UMKM terhadap penerimaan pajak, terdapat miss-match. Kegiatan pengabdian masyarakat bekerja sama dengan Kecamatan Semarang Selatan Kota Semarang. Mitra memiliki peran yang cukup kuat dalam menggerakkan pelaku UMKM di wilayahnya. Solusi yang ditawarkan adalah pembentukan kelompok kader sadar pajak sebagai model dan memberikan sosialisasi dan pendampingan pembayaran pajak penghasilan bagi pelaku UMKM. Solusi hasil yang disepakati, yaitu meningkatnya pengetahuan dan pemahaman tentang pembayaran pajak penghasilan UMKM., serta kemauan untuk membayar kewajiban pajak UMKM. Luaran yang dihasilkan, yaitu kader sadar pajak UMKM, dapat melakukan sosialisasi dan pendampingan untuk menjadi wajib pajak UMKM yang patuh dan sukarela.
Pemberdayan Masyarakat melalui Creation of Enterprises Formation of Entrepreneurs (CEFE) sebagai upaya Menghadapi Dampak Ekonomi Akibat Adanya Wabah Covid 19 Nurhayati, Neni
Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 01 (2021): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v4i01.4047

Abstract

Tujuan pengabdian ini dilakukan untuk melatih dan memberikan keterampilan serta pendampingan kewirausahaan secara bertahap bagi peserta agar memiliki kompetensi kewirausahaan dan bisnis sehingga mampu mendirikan usaha yang layak dengan memanfaatkan peluang yang ada serta mengembangkan SDM yang mampu menciptakan kesempatan kerja bagi dirinya sendiri maupun orang lain yang pada akhirnya akan menciptakan sumber penghasilan baru bahkan menjadi sumber penghasilan utama keluarga sebagai langkah menghadapi dampak ekonomi adanya pandemi covid 19. Adapun metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian yaitu pelatihan dengan menggunakan teknis presentasi informasi dan metode simulasi serta pendampingan dengan pendekatan individual dengan cara on the spot. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu menciptakan keterampilan wirausaha yang dijadikan alternatif solusi untuk dapat menciptakan sumber penghasilan baru bahkan bisa menjadi sumber penghasilan utama keluarga ditengah kondisi covid-19 ini.

Page 1 of 2 | Total Record : 15