cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
JURNAL NOKEN : Ilmu-Ilmu Sosial
ISSN : 24776203     EISSN : 26144336     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Noken (Social Science) is biannual publication issued in the month of December and March. noken is a scientific journal which prioritizes the publication of articles (research and non-research based) regarding to social science issues that deal with social science issues such as social and political problem, education, law and others.
Arjuna Subject : -
Articles 194 Documents
KEMAMPUAN MENGUBAH NASKAH PERCAKAPAN DRAMA KE DALAM BENTUK NARASI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI I BONTOLEMPANGAN KECAMATAN BONTOLEMPANGAN KABUPATEN GOWA Rosmida, Rosmida; Rawi, Rais Dewa P.
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Noken
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v2i1.21

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri I Bontolempangan Kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowa dalam mengubah naskah percakapan drama ke bentuk prosa narasi. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII  SMP Negeri I Bontolempangan Kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowa yang berjumlah 114 sedangkan sampel sebanyak 37%  dari populasi atau sebanyak 37 siswa.  Untuk mendapatkan data yang akurat, digunakan tes sebagai instrument penelitian. Siswa diberi tugas mengubah naskah percakapan drama ke dalam bentuk prosa narasi. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan  menggunakan teknik statistik ragam persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri I Bontolempangan Kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowa secara umum dapat disimpulkan belum memadai, karena jumlah siswa jumlah siswa yang memperoleh nilai di atas 6,5 hanya sebanyak 21 siswa atau sebesar 56,75% , hasil ini belum mencapai prinsip belajar tuntas yang menyatakan bahwa ketaatan belajar dikatakan tercapai bila jumlah siswa mencapai 85% dari jumlah siswa yang mendapat nilai minimal 6,5. Belum maksimalnya kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri I Bontolempangan Kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowa dalam mengubah naskah percakapan drama ke bentuk prosa narasi disebabkan masih kurangnya penguasaan siswa terhadap karya sastra khususnya prosa, dan juga proses belajar mengajar di sekolah tersebut kurang maksimal.
KEMAMPUAN MENGUBAH NASKAH PERCAKAPAN DRAMA KE DALAM BENTUK NARASI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI I BONTOLEMPANGAN KECAMATAN BONTOLEMPANGAN KABUPATEN GOWA Rosmida Rosmida; Rais Dewa P. Rawi
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Noken
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v2i1.21

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri I Bontolempangan Kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowa dalam mengubah naskah percakapan drama ke bentuk prosa narasi. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII  SMP Negeri I Bontolempangan Kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowa yang berjumlah 114 sedangkan sampel sebanyak 37%  dari populasi atau sebanyak 37 siswa.  Untuk mendapatkan data yang akurat, digunakan tes sebagai instrument penelitian. Siswa diberi tugas mengubah naskah percakapan drama ke dalam bentuk prosa narasi. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan  menggunakan teknik statistik ragam persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri I Bontolempangan Kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowa secara umum dapat disimpulkan belum memadai, karena jumlah siswa jumlah siswa yang memperoleh nilai di atas 6,5 hanya sebanyak 21 siswa atau sebesar 56,75% , hasil ini belum mencapai prinsip belajar tuntas yang menyatakan bahwa ketaatan belajar dikatakan tercapai bila jumlah siswa mencapai 85% dari jumlah siswa yang mendapat nilai minimal 6,5. Belum maksimalnya kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri I Bontolempangan Kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowa dalam mengubah naskah percakapan drama ke bentuk prosa narasi disebabkan masih kurangnya penguasaan siswa terhadap karya sastra khususnya prosa, dan juga proses belajar mengajar di sekolah tersebut kurang maksimal.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Aljabar Siswa Kelas VII SMP Negeri 6 Kota Sorong Anwar, Zakiyah
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Noken
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v2i1.22

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui persentase kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan masalah aljabar. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII, SMP Negeri 6 Kota Sorong. Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 35 orang dengan cara Cluster Proportional Random Sampling. Data dikumpulkan dengan cara pemberian tes. Teknik analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Analisis ini digunakan untuk mengetahui persentase kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan masalah aljabar untuk tiap jenis kesalahan. Dari hasil penelitian diperoleh data sebagai berikut persentase tiap jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan masalah aljabar adalah kesalahan konsep  sebesar 54, 73%  dikategorikan  dalam kategori rendah, kesalahan fakta sebesar 5,71% dikategorikan dalam kategori sangat rendah, kesalahan prinsip sebesar 53,85% dikategorikan dalam katergori rendah, kesalahan keterampilan sebesar 82,86% dikategorikan dalam kategori tinggi.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Aljabar Siswa Kelas VII SMP Negeri 6 Kota Sorong Zakiyah Anwar
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Noken
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v2i1.22

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui persentase kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan masalah aljabar. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII, SMP Negeri 6 Kota Sorong. Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 35 orang dengan cara Cluster Proportional Random Sampling. Data dikumpulkan dengan cara pemberian tes. Teknik analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Analisis ini digunakan untuk mengetahui persentase kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan masalah aljabar untuk tiap jenis kesalahan. Dari hasil penelitian diperoleh data sebagai berikut persentase tiap jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan masalah aljabar adalah kesalahan konsep  sebesar 54, 73%  dikategorikan  dalam kategori rendah, kesalahan fakta sebesar 5,71% dikategorikan dalam kategori sangat rendah, kesalahan prinsip sebesar 53,85% dikategorikan dalam katergori rendah, kesalahan keterampilan sebesar 82,86% dikategorikan dalam kategori tinggi.
ANALISIS MOTIVASI GENERASI MUDA DALAM MELAKUKAN PERILAKU MENYIMPANG (STUDI KASUS PERILAKU SEKS PRANIKAH DI DISTRIK MALAIMSIMSA KOTA SORONG) Nurhidaya, Nurhidaya
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Noken
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v2i1.23

Abstract

Penelitian ini didasari keinginan untuk mengetahui dan mendeskripsikan secara mendalam mengenai perilaku seks pranikah pada generasi muda khususnya mahasiswa yang ada di Distrik Malaimsimsa Kota Sorong. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan cara purposive sampling yaitu pemilihan siapa subjek yang ada dalam posisi terbaik untuk memberikan informasi yang dibutuhkan. Sumber data diperoleh melalui penyebaran angket kepada mahasiswa dan wawancara mendalam bersama tokoh agama serta tokoh masyarakat yang ada di Distrik Malaimsimsa Kota Sorong. Perilaku seks pranikah saat ini sudah menjadi fenomena pada generasi muda khususnya mahasiswa yang ada di Distrik Malaimsimsa Kota Sorong. Adapun motivasi mahasiswa melakukan perilaku seks pranikah diantaranya adalah atas dasar rasa cinta, hubungan yang dijalani sudah lama serta adanya unsur takut kehilangan. Selain motivasi, seks pranikah juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya faktor interaksi dengan teman dan pemilik rumah sewa (kost), lingkungan dan media, serta kurangnya control dan kunjungan orang tua, sehingga mahasiswa dapat melakukan segala sesuatunya dengan bebas termasuk perilaku  pranikah. Maraknya seks pranikah yang dilakukan oleh generasi muda tersebut juga menimbulkan dampak tersendiri bagi pelakunya. Adapun dampak dari perilaku seks tersebut diantaranya adalah kehamilan di luar pernikahan, Terinfeksi penyakit seksual, membuat seseorang menjadi seksual person, yaitu ada saatnya ia merasakan ingin melakukannya kembali, pengguguran janin/aborsi, serta Perasaan takut ditinggal pasangan karena mereka merasakan ikatan yang sulit untuk dilupakan dan dilepas dengan pasangan yang sudah mengambil virginitasnya. Dalam hal ini selain orang tua dan lingkungan, pemerintah juga dituntut agar lebih serius dalam menyikapi kasus tersebut. Misalnya, dengan cara seringnya melakukan sosialisai seperti sosialisasi tentang program Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja (PKBR), program ini tidak lain sebagai antisipasi meningkatnya perilaku seks bebas  di kalangan generasi muda saat ini.
ANALISIS MOTIVASI GENERASI MUDA DALAM MELAKUKAN PERILAKU MENYIMPANG (STUDI KASUS PERILAKU SEKS PRANIKAH DI DISTRIK MALAIMSIMSA KOTA SORONG) Nurhidaya Nurhidaya
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Noken
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v2i1.23

Abstract

Penelitian ini didasari keinginan untuk mengetahui dan mendeskripsikan secara mendalam mengenai perilaku seks pranikah pada generasi muda khususnya mahasiswa yang ada di Distrik Malaimsimsa Kota Sorong. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan cara purposive sampling yaitu pemilihan siapa subjek yang ada dalam posisi terbaik untuk memberikan informasi yang dibutuhkan. Sumber data diperoleh melalui penyebaran angket kepada mahasiswa dan wawancara mendalam bersama tokoh agama serta tokoh masyarakat yang ada di Distrik Malaimsimsa Kota Sorong. Perilaku seks pranikah saat ini sudah menjadi fenomena pada generasi muda khususnya mahasiswa yang ada di Distrik Malaimsimsa Kota Sorong. Adapun motivasi mahasiswa melakukan perilaku seks pranikah diantaranya adalah atas dasar rasa cinta, hubungan yang dijalani sudah lama serta adanya unsur takut kehilangan. Selain motivasi, seks pranikah juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya faktor interaksi dengan teman dan pemilik rumah sewa (kost), lingkungan dan media, serta kurangnya control dan kunjungan orang tua, sehingga mahasiswa dapat melakukan segala sesuatunya dengan bebas termasuk perilaku  pranikah. Maraknya seks pranikah yang dilakukan oleh generasi muda tersebut juga menimbulkan dampak tersendiri bagi pelakunya. Adapun dampak dari perilaku seks tersebut diantaranya adalah kehamilan di luar pernikahan, Terinfeksi penyakit seksual, membuat seseorang menjadi seksual person, yaitu ada saatnya ia merasakan ingin melakukannya kembali, pengguguran janin/aborsi, serta Perasaan takut ditinggal pasangan karena mereka merasakan ikatan yang sulit untuk dilupakan dan dilepas dengan pasangan yang sudah mengambil virginitasnya. Dalam hal ini selain orang tua dan lingkungan, pemerintah juga dituntut agar lebih serius dalam menyikapi kasus tersebut. Misalnya, dengan cara seringnya melakukan sosialisai seperti sosialisasi tentang program Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja (PKBR), program ini tidak lain sebagai antisipasi meningkatnya perilaku seks bebas  di kalangan generasi muda saat ini.
Analisis Proses Pemecahan Masalah Geometri Berdasarkan Teori Van Hiele di Sekolah Menengah Atas Indah, M.E.B
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Noken
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v2i1.24

Abstract

This study aims to explore and describe the process of problem solving geometry reach the level of visualization, analysis and informal deduction based on the Van Hiele theory. This type of research is descriptive explorative and qualitative approach. Subject of the study was obtained from the high school students who were tested on the level of Van Hiele geometry. Each level of visualization, analysis and informal deduction taken two learners who can communicate well. The results of this study indicate that solving problems in geometry learners who attained think visualization is to identify problems and set goals using the language question. Troubleshooting on the geometry of learners who attained think the analysis is through fifth troubleshooting step IDEAL using their own language, but less systematic. Troubleshooting on the geometry of students who reach a level of thinking is through the informal deduction fifth troubleshooting step IDEAL by systematically using their own language.
Analisis Proses Pemecahan Masalah Geometri Berdasarkan Teori Van Hiele di Sekolah Menengah Atas M.E.B Indah
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Noken
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v2i1.24

Abstract

This study aims to explore and describe the process of problem solving geometry reach the level of visualization, analysis and informal deduction based on the Van Hiele theory. This type of research is descriptive explorative and qualitative approach. Subject of the study was obtained from the high school students who were tested on the level of Van Hiele geometry. Each level of visualization, analysis and informal deduction taken two learners who can communicate well. The results of this study indicate that solving problems in geometry learners who attained think visualization is to identify problems and set goals using the language question. Troubleshooting on the geometry of learners who attained think the analysis is through fifth troubleshooting step IDEAL using their own language, but less systematic. Troubleshooting on the geometry of students who reach a level of thinking is through the informal deduction fifth troubleshooting step IDEAL by systematically using their own language.
ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN MODAL KERJA TERHADAP KEMAMPUAN PENCAPAIAN LABA PADA USAHA DAGANG (STUDI KASUS PADA TOKO DI SORONG) Bintari, Wisang Candra
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Noken
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v2i1.25

Abstract

Penelitian ini berfokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi pencapaian laba masa depan. Hasil uji dan olah data menerangkan hal-hal sebagai berikut hipotesis pertama (Hipotesis 1) yang mengatakan bahwa variable kas (X1), variable piutang (X2) serta variable persediaan (X3) secara bersama-sama mempunyai pengaruh terhadap variable laba (Y) dapat dibuktikan pada Uji F sehingga dapat diterima dan terbukti.  Penilaian keyakinan hipotesis tersebut didasarkan pada hasil uji bahwa nilai F hitung adalah sebesar 7,298 dengan tingkat signifikan 0,001 atau sebesar 0,1%.Pada sisi lain nilai F tabel dengan variable bebas sebanyak 3 variabel dan sampel sejumlah 36 obyek pengamatan adalah 2,342. Jika dibandingkan maka dinyatakan bahwa nilai F hitung > nilai F tabel yang berarti secara simultan ketiga variable bebas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap laba. Hipotesis kedua (Hipotesis 2) yang mengatakan bahwa secara terpisah (Parsial) variable-variabel kas (X1), piutang (X2) dan persediaan (X3) tidak terbukti memberikan pengaruh secara parsial terhadap variable (Y) pencapaian laba. Penarikan keyakinan hipotesis tersebut didasarkan pada hal-hal sebagai berikut Variable kas (X1), mempunyai nilai 0,000 secara parsial variable ini tidak terbukti memberikan pengaruh terhadap variable (Y) pencapaian laba. Variable piutang (X2), memberikan pengaruh terhadap pencapaian laba (Y) sebesar 0,011. Variabel persediaan (X3), mempunyai nilai -0,531 terhadap pencapain laba. Adapun kontribusi pengaruh masing-masing variable bebas terhadap variable terikat dalam penelitian ini dapat dijabarkan sebagai berikut Variable kas (X1) memberikan pengaruh 0,000 terhadap pencapaian laba (Y). Pengertian yang terkandung adalah apabila toko Iqra mengalami peningkatan kas 0,000 atau 0% dari tahun lalu, maka perlu usaha peningkatan penjualan supaya kas perusahaan lebih meningkat. Variable piutang memberikan pengaruh terhadap laba (Y) sebesar 0,011 atau 1,1%. Makna yang terkandung adalah apabila perusahaan menambah jumlah piutangnya sampai sebesar 1,1%,  maka pada saat dan periode yang sama tersebut membuka peluang bagi toko Iqra untuk meningkatkan laba sampai 100% dibandingkan dengan periode sebelumnya Variable persediaan (X3) -0,531 menyatakan bahwa setiap penambahan (karena tanda -) akan mengurangi laba sebesar -0,531. Hipotesis ketiga (Hipotesis 3) yaitu bahwa persediaan mempunyai pengaruh dominan diantara variable-variabel kas (X1), piutang (X2) terhadap kemampuan pencapaian laba ternyata tidak terbukti. Penolakan hipotesis ini berdasarkan hasil uji sebagai berikut:variable (X1) yaitu variable kas memiliki nilai yang dominan kedua setelah piutang dalam upaya pencapaian laba pada toko Iqra. Variable (X2) yaitu ternyata memiliki nilai yang dominan dalam upaya kemampuan pencapaian laba pada toko Iqra. Variable (X3) yaitu variable persediaan yang merupakan faktor yang paling rendah dominannya dalam kemampuan pencapaian laba pada toko Iqra.
ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN MODAL KERJA TERHADAP KEMAMPUAN PENCAPAIAN LABA PADA USAHA DAGANG (STUDI KASUS PADA TOKO DI SORONG) Wisang Candra Bintari
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Noken
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v2i1.25

Abstract

Penelitian ini berfokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi pencapaian laba masa depan. Hasil uji dan olah data menerangkan hal-hal sebagai berikut hipotesis pertama (Hipotesis 1) yang mengatakan bahwa variable kas (X1), variable piutang (X2) serta variable persediaan (X3) secara bersama-sama mempunyai pengaruh terhadap variable laba (Y) dapat dibuktikan pada Uji F sehingga dapat diterima dan terbukti.  Penilaian keyakinan hipotesis tersebut didasarkan pada hasil uji bahwa nilai F hitung adalah sebesar 7,298 dengan tingkat signifikan 0,001 atau sebesar 0,1%.Pada sisi lain nilai F tabel dengan variable bebas sebanyak 3 variabel dan sampel sejumlah 36 obyek pengamatan adalah 2,342. Jika dibandingkan maka dinyatakan bahwa nilai F hitung > nilai F tabel yang berarti secara simultan ketiga variable bebas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap laba. Hipotesis kedua (Hipotesis 2) yang mengatakan bahwa secara terpisah (Parsial) variable-variabel kas (X1), piutang (X2) dan persediaan (X3) tidak terbukti memberikan pengaruh secara parsial terhadap variable (Y) pencapaian laba. Penarikan keyakinan hipotesis tersebut didasarkan pada hal-hal sebagai berikut Variable kas (X1), mempunyai nilai 0,000 secara parsial variable ini tidak terbukti memberikan pengaruh terhadap variable (Y) pencapaian laba. Variable piutang (X2), memberikan pengaruh terhadap pencapaian laba (Y) sebesar 0,011. Variabel persediaan (X3), mempunyai nilai -0,531 terhadap pencapain laba. Adapun kontribusi pengaruh masing-masing variable bebas terhadap variable terikat dalam penelitian ini dapat dijabarkan sebagai berikut Variable kas (X1) memberikan pengaruh 0,000 terhadap pencapaian laba (Y). Pengertian yang terkandung adalah apabila toko Iqra mengalami peningkatan kas 0,000 atau 0% dari tahun lalu, maka perlu usaha peningkatan penjualan supaya kas perusahaan lebih meningkat. Variable piutang memberikan pengaruh terhadap laba (Y) sebesar 0,011 atau 1,1%. Makna yang terkandung adalah apabila perusahaan menambah jumlah piutangnya sampai sebesar 1,1%,  maka pada saat dan periode yang sama tersebut membuka peluang bagi toko Iqra untuk meningkatkan laba sampai 100% dibandingkan dengan periode sebelumnya Variable persediaan (X3) -0,531 menyatakan bahwa setiap penambahan (karena tanda -) akan mengurangi laba sebesar -0,531. Hipotesis ketiga (Hipotesis 3) yaitu bahwa persediaan mempunyai pengaruh dominan diantara variable-variabel kas (X1), piutang (X2) terhadap kemampuan pencapaian laba ternyata tidak terbukti. Penolakan hipotesis ini berdasarkan hasil uji sebagai berikut:variable (X1) yaitu variable kas memiliki nilai yang dominan kedua setelah piutang dalam upaya pencapaian laba pada toko Iqra. Variable (X2) yaitu ternyata memiliki nilai yang dominan dalam upaya kemampuan pencapaian laba pada toko Iqra. Variable (X3) yaitu variable persediaan yang merupakan faktor yang paling rendah dominannya dalam kemampuan pencapaian laba pada toko Iqra.

Page 1 of 20 | Total Record : 194