cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
RELE: Rekayasa Elektrikal dan Energi Jurnal Teknik Elektro
ISSN : -     EISSN : 26227002     DOI : -
Core Subject :
RELE: Rekayasa Elektrikal dan Energi Jurnal Teknik Elektro, diterbitkan oleh Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Medan, Indonesia, yang memuat artikel tentang bidang penelitian ilmiah Teknik Elektro, termasuk hasil penelitian ilmiah asli , Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima naskah di bidang penelitian termasuk bidang keilmuan Energi Terbarukan, Instrumentasi, Tegangan Tinggi, Sistem Kendali.
Arjuna Subject : -
Articles 78 Documents
Sistem Pengamanan Perlintasan Kereta Api Terhadap Jalur Lalu Lintas Jalan Raya Oyi Adi Sutrisno
-
Publisher : RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/rele.v2i1.4422

Abstract

Abstrak — Saat ini banyak pengerdara sepeda motor maupun pengendara roda 4 (mobil) yang menerobos lampu lalu lintas (trafic light) dan melanggar rambu lalu lintas karna itu dapat membahayakan pada pengemudi kendaraan.kurangnya kesadaran diri untuk keselamatan saat berada dipertlintasan kereta api yang berpalang ,maka timbulah ide untuk merancangan sistem pengamanan lalu lintas yang diharapkan bisa mengatasi tidak dislipinnya pengemudi kendaraan.Kata kunci :  LCD,arduino,motor servo,lampu led,switch limitAbstract — Currently many motorbike drivers and 4-wheelers (cars) break through traffic lights and violate traffic signs because it can be dangerous for vehicle drivers. Lack of self-awareness for safety while on a railroad crossing that is barred, then arises idea to design a traffic security system that is expected to be able to overcome the dislocation of vehicle drivers.Keywords :   LCD, Arduino, servo motor, LED lights, switch limit
Analisis Kerja Rele Overall Diferensial Pada Generator Dan Transformator PLTG Paya Pasir PT. PLN Persero Surya Hardi
-
Publisher : RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/rele.v2i2.4418

Abstract

Abstrak — Sistem proteksi berfungsi untuk melindungi peralatan dari kerusakan pada saat terjadinya gangguan serta melokalisir gangguan agar tidak meluas. Dengan sistem proteksi yang baik, maka kerugian yang tidak diinginkan bisa dihindarkan, terutama pada peralatan vital seperti pada generator dan transformator Salah satu peralatan yang berperan dalam sistem proteksi adalah rele proteksi overall diferensial yang digunakan untuk melindungi generator dan transformator.Rele ini melindungi generator dan transformator dari gangguan-gangguan internal seperti hubung singkat antar fasa, hubung singkat dari fasa ke tanah, maupun hubung singkat antar belitan.Rele ini bekerja berdasarkan setting arus dan waktu operasi yang sudah ditentukan sehingga bisa bekerja dengan cepat dan tepat sasaran.Rele bekerja dengan membandingkan arus yang masuk dan keluar. Rele akan mendeteksi adanya gangguan dan memerintahkan pemutus tenaga (PMT) untuk membuka (trip). Sistem proteksi yang baik ditunjang oleh setting yang tepat pada rele diferensial guna mencegah terjadinya kegagalan proteksi dan meningkatkan kehandalan dari system.Penelitian ini bertujuan menganalisa kinerja rele overall diferensial dan mensetting rele overall diferensial pada generator dan transformator.Metode yang digunakan untuk menentukan setting rele diferensial yaitu dengan mencari data sekunder di PT PLN (PERSERO) dan mencari referensi jurnal yang sesuai dengan penelitian yang dilakukan.Kata kunci :  Sistem Proteksi, Rele Diferensial, Rele Overall Diferensial dan Setting ReleAbstract — Protection system functions to protect equipment from damage when interference occurs and to localize the interference so it does not spread. With a good protection system, then unwanted losses can be avoided, especially on vital equipment such as generators and transformers One of the equipment that plays a role in the protection system is differential overalls protection relays that are used to protect generators and transformers. These cables protect generators and transformers from internal disturbances such as short circuit between phases, short circuit from phase to ground, or short circuit between turns. This relay works based on the current setting and operating time specified so that it can work quickly and precisely on target. incoming and outgoing. Rele will detect interference and instruct the power breaker (PMT) to open (trip). A good protection system is supported by the right settings on the differential relay to prevent protection failure and increase the reliability of the system. This research aims to analyze the performance of the differential overalls and the setting of the differential overalls on the generator and transformer. The method used to determine the differential relay settings is by looking for secondary data at PT PLN (PERSERO) and looking for journal references that are consistent with the research conducted.Keywords :     Protection System, Differential Relays, Differential Overall Relays and Rele Settings
Analisis Karakteristik Pembangkit Listrik Hot Air Stirling Engine Dengan Bahan Bakar Metanol Noorly Evalina
-
Publisher : RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/rele.v2i2.4423

Abstract

Abstrak — Mesin stirling merupakan suatu mesin kalor yang digerakkan melalui siklus kompresi dan ekspansi pada fluida kerja dalam wujud gas. Pada prinsip kerjanya ada 3 tipe mesin stirling yaitu tipe Alpha, Beta dan tipe Gamma. Secara Umum Skema Kerja Mesin ini, pada suhu yang berbeda fluida kerja terjadi perbedaan tekanan yang dapat menimbulkan perubahan energi panas menjadi energi kerja mekanik yang akan menggerakkan roda flywheel yang dihubungkan dengan generator DC sehingga dapat menimbulkan energi listrik. Bahan yang digunakan adalah Metanol yang dapat diperbaharui sehingga dapat menghemat bahan bakar fosil yang masih tersedia.Listrik yang dihasilkan kemudian dapat digunakan setelah melalui joule thief inverter dan dapat diterima pada lampu 3 watt AC, bahwa saat berbeban kecepatan putaran yang dihasilkan jauh lebih kecil dimana pada saat tanpa beban pada waktu 20 detik putaran yang dihasilkan 491 rpm, sedangkan saat berbeban kecepatan putaran yang dihasilkan 334 rpmKata kunci :  Striling Engine, Methanol, Joule Thief InverterAbstract — Stirling engine is a heat engine that is driven through a cycle of compression and expansion of the working fluid in the form of gas. In principle, there are 3 types of stirling engines, namely Alpha, Beta and Gamma types. In general, the Machine Work Scheme, at different temperatures the working fluid occurs a difference in pressure that can cause changes in heat energy into mechanical work energy that will drive the flywheel wheel which is connected to a DC generator so as to cause electrical energy. The material used is renewable Methanol so that it can save fossil fuels that are still available. The electricity produced can then be used after going through a joule thief inverter and can be received on a 3 watt AC lamp, that when loaded the rotation speed produced is much smaller where at when no load at 20 seconds the rotation generated 491 rpm, while when the resulting rotation speed is 334 rpmKeywords :     Striling Engine, Methanol, Joule Thief Inverter
Superkapasitor Sebagai Penyimpan Energi Menggunakan Bahan Graphene Faisal Irsan Pasaribu
-
Publisher : RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/rele.v2i2.4419

Abstract

Abstrak — Graphene adalah material baru yang ditemukan tahun 2004 secara sederhana oleh Andre Geim dan Konstantin Novoselov dengan menggunakan selotip yang direkatkan dengan karbon sehingga didapat lapisan dengan orde nanometer dari karbon tersebut. Graphene memiliki keunggulan mobilitas muatan yang tinggi dan memiliki konduktivitas listrik dan panas lebih baik dari material yang lain. Terutama dalam pembuatan super kapasitor yang dapat menyimpan muatan listrik. Penelitian ini Bertujuan untuk merancang superkapasitor dengan bahan dari graphene, activated carbon, polyurethane dan phosporic acid (H3PO4) dan menganalisi muatan listrik dan tegangan yang tersimpan selama pengecasan berlangsung, pada percobaan pertama pengecasan selama 1 menit dengan tegangan yang tersimpan 1,8volt dan tegangan akan habis selama 50:20,2 menit, maka voltase yang turun setiap detiknya  pada percobaan ke dua pengecasan selama 2 menit dengan tegangan yang tersimpan 1,8volt dan tegangan akan habis selama 58:28,8 menit, maka voltase yang turun setiap detiknya , pada percobaan ketiga pengecasan selama 60:24 menit dengan tegangan yang tersimpan 2volt dan tegangan akan habis selama 180:18,4 menit, maka voltase yang turun setiap detiknya . penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa superkapasitor memiliki muatan tegangan yang kecil tetapi memiliki daya simpan yang lama.Kata kunci :  Graphene, activated carbon, polyurethane, phosporic acid (H3PO4), super kapasitor, lama tegangan habis.Abstract — Graphene is a new material that was discovered in 2004 simply by Andre Geim and Konstantin Novoselov using tape that is glued to carbon to obtain a layer of nanometer order from the carbon. Graphene has the advantage of high charge mobility and has better electrical and thermal conductivity than other materials. Especially in the manufacture of super capacitors that can store electrical charges. This study aims to design a supercapacitor with materials of graphene, activated carbon, polyurethane and phosporic acid (H3PO4) and analyzing the electrical charge and the voltage stored during the fitting, in the first experiment of 1 minute retention with 1.8volt stored voltage and voltage discharged for 50: 20.2 minutes, then the voltage drops every second 0.0006 v/s in the experiment to two chargers for 2 minutes with 1.8 volts voltage and the voltage will be exhausted for 58: 28.8 minutes, then the voltage drops every second 0.0005 v/s, in the third experiment the 60:24 minute charger with 2volt stored voltage and the voltage will run out for 180: 18.4 minutes, then the voltage drops every second 0.000185 v/s. the research can be concluded that the supercapacitor has a small voltage charge but has a long shelf lifeKeywords :     Graphene, activated carbon, polyurethane, phosporic acid (H3PO4), supercapasitor, long voltage runs out
Solar Tracking System Untuk Mengoptimalkan Penyerapan Energi Matahari Pada Solar Cell Menggunakan Mikrokontroler Atmega 8535 Samaria Chrisna HS
-
Publisher : RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/rele.v2i2.4421

Abstract

Abstrak— Penggunaan solar cell sudah semakin sering digunakan dalam pemanfaatan cahaya matahari sebagai masukan untuk menghasilkan daya listrik. Dalam prakteknya, pemasangan posisi solar cell hanya pada satu posisi tertentu sehingga penyerapan cahaya matahari tidak maksimum. Untuk peningkatan dari penyerapan cahaya matahari, maka posisi solar cell dipasang tetap berhadapan dengan arah datangnya sinar matahari ataupun solar cell harus selalu mengikuti arah pergerakan matahari sehingga diperlukan suatu tracking system pada pemasangan solar cell. Modul solar tracking system dalam penelitian ini menggunakan LDR, motor servo dan mikrokontroler ATMEGA 8535 dimana dari hasil pengujian modul menunjukkan peningkatan dalam penyerapan energi matahari jika solar cell mengikuti arah datangnya sinar matahari.Kata kunci :  Solar Cell, Tracking System, Mikrokontroler ATMega8535Abstract —.The use of solar cells is increasingly being used in the use of sunlight as input to produce electricity. In practice, the installation of the solar cell position is only in one particular position so that the absorption of sunlight is not maximum. To increase the absorption of sunlight, the position of the solar cell is fixed still facing the direction of the coming of sunlight or the solar cell must always follow the direction of the movement of the sun so that we need a tracking system in the installation of solar cells. The solar tracking system module in this study uses the LDR, servo motor and ATMEGA 8535 microcontroller where the module test results show an increase in the absorption of solar energy if the solar cell follows the direction of sunlight.Keywords :     Solar Cell, Tracking System, ATMega8535 Microcontroller
Unjuk Kerja Generator Clok Sinyal Low Pass Filter, Pam Multiplexing Pada Rangkaian Percobaan Pulse Code Mudulation (PCM) Aplikasi pada Laboratorium Dasar Sistem Telekomunikasi Muhammad Adam
-
Publisher : RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/rele.v2i2.4417

Abstract

Abstrak — Salah satu dari teknologi dasar sistem telekomunikasi digital adalah teknik modulasi digital, dimana teknik modulasi digital ini mengizinkan data digital untuk dibawa atau dipancarkan melalui saluran analog frekuensi radio. PCM berfungsi untuk mengubah sinyal analog  menjadi digital. Dimana dalam sistem digital, sinyal analog yang dikirimkan cukup dengan sampel – sampelnya saja.  Tahap awal dari proses perubah analog ke digital adalah PAM, yang merupakan saklar elektronik yang dikontrol oleh pulsa train (pulsa sampling). Namun, PAM adalah dasar dari metode pengkodean analog-ke-digital. yang penting yang disebut modulasi kode pulsa (PCM).  Maka  frekuensi dari hasil pengujian tegangan pada osiloskop sebesar 40 Volt dan PCM sebesar 25 volt dengan masing-masing frekuesi sebesar 50 Hz dan PCM sebesar 8 Hz.Kata kunci :  Generator, pulsa PCM dan sinyal PAM MultiplexingAbstract — One of the basic technologies of digital telecommunications systems is digital modulation techniques, where digital modulation techniques allow digital data to be carried or transmitted through radio frequency analog channels. PCM functions to convert analog signals into digital. Where in a digital system, the analog signal that is sent is enough with just the samples. The initial stage of the analog to digital conversion process is PAM, which is an electronic switch that is controlled by train pulses (pulse sampling). However, PAM is the basis of the analog-to-digital coding method. what's important is called pulse code modulation (PCM). Then the frequency of the test results on the oscilloscope voltage of 40 Volts and PCM of 25 volts with each frequency of 50 Hz and PCM of 8 Hz.Keywords :     Generator, PCM pulses and PAM multiplexing signals
Pengaruh Temperatur Permukaan Panel Surya Terhadap Daya Yang Dihasilkan Dari Berbagai Jenis Sel Surya Partaonan Harahap
-
Publisher : RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/rele.v2i2.4420

Abstract

Abstrak — Dalam penelitian ini untuk mendapatkan pengaruh temperatur,dan perbandingan 2 merk panel sel surya dilakukan pengukuran berdasarkan intensitas 1225 dan temperatur 41,1°C. Pengukuran yang dimaksud adalah melihat besarnya tegangan Merk A 20,3 Volt dan B 3,5 volt , arus Merk A 1,17 Amper dan B 1,68 Amper, daya output Merk A 19,21 Watt dan B 16,94 Watt, daya input Merk A 183 Watt dan B 226 Watt  antara tiap panel sel surya. Pada pengukuran dua panel surya jenis polycrystalline merk A dan B, dapat disimpulkan bahwa dari kinerja pada panel sel surya dari merek A  dan B yang lebih bagus adalah  B dikarenakan  nilai penyerapan pada B lebih besar dibandingkan dengan surya dikarenakan nilai Imp penyerapan yang berbeda tiap jenis dan tipe. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi peningkatan daya yang dihasilkan yaitu temperatut permukaan panel sel surya sangat berpengaruh terhadap efisiensi yang dihasilkan dari panel surya yang artinya semangkin rendah suhu permukaan maka efisiensi Pv akan semangkin meningkat begitupun sebaliknya.Kata kunci :  Panel Sel Surya, TemperaturAbstract — In this study to get the effect of temperature, and the comparison of 2 brands of solar cell panels was measured based on the intensity of 1225 and the temperature of 41.1 ° C. The measurement in question is to see the magnitude of Brand A voltage of 20.3 Volts and B 3.5 volts, the current of Brand A 1.17 Amperes and B 1.68 Amperes, the output power of Brand A 19.21 Watts and B 16.94 Watts, the power input Brand A 183 Watt and B 226 Watt between each solar cell panel. In the measurement of two polycrystalline type solar panels brands A and B, it can be concluded that the performance of the solar cell panels of brands A and B is better, B because the absorption value in B is greater than that of solar because the Imp absorption value is different for each type and type. There are several factors that influence the increase in power generated, namely the surface temperature of solar cell panels is very influential on the efficiency generated from solar panels, which means that the lower the surface temperature, the efficiency of Pv will increase and vice versa.Keywords :     Solar Cell Panel, Temperature
Perancangan Prototype Troli Pengangkut Barang Otomatis Mengikuti Pergerakan Manusia faisal irsan pasaribu; Suthes Yogen
-
Publisher : RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1477.902 KB) | DOI: 10.30596/rele.v1i2.3011

Abstract

Abstrak —Prototipe dari troli otomatis yang mengikuti pergerakan manusia adalah robot yang berfungsi sebagai troli untuk membawa barang belanjaan yang mengikuti manusia secara otomatis, tanpa perlu didorong atau ditarik, sehingga gerakan ini dapat memudahkan manusia untuk berbelanja. Prototipe troli memiliki kemampuan untuk mendeteksi keberadaan pengguna dan mengikuti arah gerakan pengguna. Kontrol prototipe troli menggunakan sistem minimum mikrokontroler Arduino Uno, dengan mendeteksi posisi pengguna menggunakan sensor Ultrasonik. Prototip troli ini ditenagai oleh 4 motor DC dan sumber daya baterai yang memiliki daya 9V DC. Muatan maksimum dari daya dukung prototipe ini adalah 1 Kg. Kemampuan prototipe troli mendeteksi arah gerakan pengguna terbatas pada jarak 200 cm. Kontrol prototipe ini dapat menyesuaikan gerakan dan dapat berhenti, berputar mengikuti arah pengguna, mundur dan maju yang tergantung pada jarak antara prototipe troli dan pengguna.Kata kunci:  troli prototipe, sensor ultrasonikAbstract — The Prototype of an automatic trolley that follows the movement of human is a robot that serves as a trolley to bring shopping goods that follow humans automatically, without the need to be pushed or pulled, so this movement can ease humans for shopping. The trolley prototype has the ability to detect the presence of users and follow the direction of user movement. The trolley prototype control uses the Arduino Uno microcontroller minimum system, by detecting the user's position using the Ultrasonic sensor. The trolley prototype is powered by 4 DC motors and the power source of a battery that has 9V DC power. The maximum load of this prototype carrying capacity is 1 Kg. The trolley prototype capability detects the user's motion direction is limited to a distance of 200 cm. This prototype control is able to adjust the movement and can stop, turn following the direction of the user, backward and forward which depends on the distance between the prototype of the trolley and the user.Keywords: prototype trolley, ultrasonic sensor
Sistem Monitoring Tempat parkir Berbasis Arduino Mega Dengan modul Komunikasi XBee Pro S2c morlan pardede; Elferida Hutajulu; Bakti Viyata Sundawa
-
Publisher : RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1240.581 KB) | DOI: 10.30596/rele.v1i2.3012

Abstract

Abstrak — Sistem parkir manual pada lokasi parkir yang luas dan banyak kenderaan dapat menjadi kendala bagi pengendara untuk mencari lokasi parkir yang kosong, untuk mengatasi hal tersebut diperlukan  sebuah alat bantu untuk kelancaran pencarian lokasi parkir.Pada penelitian ini lokasi parkir dibagi duazona dan setiap zona terdiri empat buah slot parkir dan pusat pemantau. Setiap zona dikendalikan mikrokontroler Arduino Mega dan dilengkapi dengan sensor ultrasonik, lampu indikator dan modul komunikasi XBee Pro S2C, sedangkan pada pusat pematau ditambahkan sebuah komputer pemantau. Keberadaan kenderaan dideteksi dengan sensor ultrasonik dimana untuk mendeteksi slot parkir sensor ditempatkan di atas slot parkir dan untuk mendeteksi kenderaan masuk dan keluar ditempatkan di atas pintu masuk dan pintu keluar. Mikrokontroler menghitung kenderaaan yang masuk dan  keluardari  zona parkir dan  selanjutnya menghidupkan lampu merah jika jumlah kenderaan pada zona sama atau lebih besar dari kapasitas zona.  Informasi parkir dari setiap zona dikirimkan ke pusat pemantau dengan modul XBee Pro S2C. Mikrokontroler pusat akan menerima informasi parkir dari setiap zona melalui modul XBee Pro S2C dan selanjutnya diberikan ke komputer pusat untuk diproses dan hasilnya ditampilkan pada monitor komputer. Penelitian ini menghasilkan sebuah prototype sistem monitoring tempat parkir yang dapat memberikan informasi lokasi parkir dan dapat membantu pengendara mencari tempat parkir pada lokasi yang luas dan banyak kenderaan.Kata kunci: Sensor ultrasonik, Slot parkir,Arduino Mega,XBee-Pro S2C,Abstract — A manual parking system at the parking location and many vehicles can be an problem for driver find an empty location. For this case, we need a tool for the search for parking locations is needed. In this study the parking location is divided into two zones and each zone consists of four slots parking and monitoring center. Each zone is controlled by the Arduino Mega microcontroller and is equipped with ultrasonic sensors, indicator lights and XBee Pro S2C communication modules, while a monitoring center is added to the monitoring center. The presence of vehicles is detected by an ultrasonic sensor where to detect the parking slot the sensor is placed above the parking slot and to detect the entry and exit vehicles placed above the entrance and exit. The microcontroller closes the incoming and outgoing parking zone and then turns on the red light if the number of vehicles in the zone equal to or greater than zone capacity. Parking information from each zone is sent to the monitoring center with the XBee Pro S2C module. The central microcontroller will receive parking information from each zone through the XBee Pro S2C module and then it is given to the central computer for processing and the results are displayed on a computer monitor. This study produced a parking lot monitoring system prototype that can provide parking location information and can help motorists look for parking spaces in large locations and many vehicles.Keywords: Ultrasonic sensors, parking slots, Arduino Mega, XBee-Pro S2C
Pengaruh Pemakaian Beban Tidak Seimbang Terhadap Umur Peralatan Listrik zuraidah tharo; Amani Darma Tarigan; Rahmadsyah Pulungan
-
Publisher : RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.448 KB) | DOI: 10.30596/rele.v1i1.2256

Abstract

The unbalanced loads used is common to electricity consumers, and common at  the field. Many of its 20 KV Distribution Depots are installed to serve users of electrical energy, and the lack of management of kWH Meter setup settings based on profiles of each customer is different from each other, as well as the use of varying electrical energy in each customer causing uneven distribution of the Distribution Tray. This raises another problem, namely the loss of electrical energy due to imbalance Electrical load in each phasa. Therefore, the authors analyze the effect of load imbalance on the age of electrical equipment. Furthermore, applying appropriate measures to balance the load of the transformer, so that consumers are expected to better understand the consequences of Electrical Load imbalance.

Filter by Year

2022 2022


Filter By Issues
All Issue