cover
Contact Name
Bukhori Muslim
Contact Email
bukhorimuslim079@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNALISTRENDI
ISSN : 25274465     EISSN : 25490524     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 99 Documents
ENAM KEBIASAAN STRATEGIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENULIS PEMULA: PERSPEKTIF TEORI DAN PRAKTIK Marham Jupri Hadi
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.905 KB)

Abstract

Bagi penulis pemula, khususnya bagi mahasiswa tahun pertama di program studi pendidikan bahasa Inggris. Aktifitas menulis bukanlah sesuatu yang mudah. Tidak hanya terbentur dengan kendala psikologis, mereka seringkali dihadapkan pada masalah teknis. Artikel ini mencoba untuk mengungkap beberapa kendala yang umum dihadapi oleh "beginning writers" atau penulis pemula dan bagaiman langkah-langkah strategis untuk mengatasi kendala-kendala tersebut. Ide yang ditawarkan pada tulisan ini disarikan dari hasil kajian pustaka yang dipadukan dengan pengalaman penulis.
PECAH BELAH BUNYIKAN MELODI INDAH UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMBELAJARAN SENI MUSIK SISWA KELAS IX 1 SMP NEGERI 4 MATARAM Endang Sriningsih
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (817.638 KB)

Abstract

Inovasi Pembelajaran ini terinspirasi oleh keinginan inovator untuk bermain musik secara sederhana dan menarik. Terkait dengan revolusi industri 4.0, sebenarnya inti dari revolusi industri adalah mengedepankan teknologi untuk teknologi dan kreativitas yang dimaksud adalah terkait alat musik angklung yang tidak mudah didapatkan di Mataram NTB, sehingga inovator memunculkan ide menemukan alat yang mudah diperoleh dan bisa digunakan untuk bermain kemajuan zaman. Senada dengan definisi teknnologi (Alwi dkk, 2002: 1158) yaitu bahwa teknologi adalah 1. metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis; ilmu pengetahuan terapan; 2. keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Inovator memiliki ide mengkolaborasikan antara definisi teknologi sebagai tools untuk mempermudah mencapai suatu kebutuhan, dengan kreativitas dalam berkesenian. Kolaborasi antara musik. Alat (tools) yang digunakan berupa pecah belah difungsikan sebagai alat musik melodis. Ide ini menjadi Inovasi Pembelajaran yang diterapkan di kelas IX 1 SMPN 4 Mataram, dengan menggunakan model pembelajaran PAIKEM. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam bermain musik. Inovasi Pembelajaran ini terdiri dari 3 tahap. Tahap 1. Mendeteksi nada yang dihasilakan pecah belah pada saat dipukul; tahap 2. Mengelompokkan nada-nada dari pecah belah dalam 1 oktaf (7 nada pokok); Tahap 3. Bermain musik ansambel menggunakan pecah. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata siswa Aktivitas 1 ke 2 meningkat 14,5%, dan aktivitas 2 ke 3 meningkat 12,8%. Berdasarkan hasil ketuntasan belajar: aktivitas 1 jumlah siswa yang dinyatakan tuntas 20,7%. aktivitas 2: 51,7%. aktivitas 3: 100%, dan data hasil kuesioner para siswa, 100% siswa menyatakan bahwa keterampilan bermain musik mereka meningkat.
MODEL PENGINTEGRASIAN STRATEGI AFEKTIF DALAM PEMBELAJARAN BERCERITA SISWA KELAS VIII MTs NW BANGLE Purnawarman Purnawarman
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.905 KB)

Abstract

Strategi belajar digunakan pembelajar untuk mencapai tujuan tertentu dan terwujud dalam berbagai jenis. Dalam kehidupan sehari-hari manusia dan bahasa tidak dapat dipisahkan. Dalam bahasa terkandung pesan yang akan disampaikan antara dua orang atau lebih. Penyampaian pesan tersebut dapat dilakukan dengan aktifitas berbicara. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan bagaimana pengaplikasian model pengintegrasian strategi afektif dalam pembelajaran bercerita siswa kelas VIII MTs NW Bangle. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data diambil dari (1) wawancara dengan guru BI mengenai pembelajaran berbicara yang dilakukan, (2) observasi pada saat pelaksanaan pembelajaran di kelas, dan (3) dokumentasi berupa RPP dan foto yang diambil pada kegiatan pembelajaran. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan yang dibuat oleh peneliti sesuai dengan kurikulum, pelaksanaan pembelajaran di kelas sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang dibuat dengan menerapkan enam komponen strategi afektif, serta penilaian yang dilakukan peneliti dan siswa menunjukkan keefektifan strategi yang digunakan dalam pembelajaran bercerita di kelas. Dengan penelitian ini penulis berkesimpulan bahwa pengaplikasian model dengan mengintegrasikan strategi afektif dalam pembelajaran berbicara bahasa Indonesia siswa kelas VIII MTs NW Bangle dilaksanakan dengan baik oleh guru, dan strategi afektif dapat mendukung efektivitas kemampuan berbicara bahasa Indonesia siswa.
KODIFIKASI POTENSI MATERI TEKS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KURIKULUM 2013 JENJANG SMA UNTUK MENGEMBANGKAN LITERASI MITIGASI BENCANA Bukhori Muslim
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.591 KB)

Abstract

Indonesia memiliki wilayah yang rentan terkena dampak bencana seperti: banjir, gunung meletus, tsunami, gempa bumi dan angin puting beliung dan longsor. Oleh sebab itu, diperlukan literasi yang kuat untuk menambah pemahaman dan pengetahuan peserta didik agar memiliki kemampuan dalam mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengidentifikasi teks yang menyajikan literasi mitigasi bencana pada buku bahasa Indonesia Kurikulum 2013 mulai dari kelas X-XII. 2) Mengkodifikasi materi teks pembelajaran bahasa Indonesia Kurikulum 2013 jenjang SMA yang potensial untuk dikembangkan dalam literasi mitigasi bencana alam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data telaah pustaka dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini yaitu: 1) Teks yang menyajikan literasi mitigasi bencana pada pembelajaran bahasa Indonesia kurikulum 2013 yaitu teks eksplanasi pada kelas XI sedangkan pada kelas X dan XII tidak ditemukan teks yang bertemakan literasi kebencanaan. 2) Berdasarkan kodifikasi terhadap teks pembelajaran Bahasa Indonesia maka ditemukan beberapa teks yang potensial untuk dikembangkan sebagai literasi mitigasi bencana yaitu teks observasi, teks eksposisi, teks eksplanasi, teks prosedur, dan teks cerita sejarah.
TRANSFORMASI MUSIKALISASI PUISI: KAJIAN ATAS TIGA PUISI Syukrina Rahmawati
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.453 KB)

Abstract

Musikalisasi puisi berkembang semakin pesat. Tidak dipungkiri bahwa kehadiran musikalisasi puisi menjadi salah satu bentuk kegiatan bagi masyarakat dalam memahami sebuah puisi. Semua kalangan di masyarakat dapat menikmati sebuah musikalisasi puisi baik tua maupun muda. Hal itu dikarenakan bentuknya yang telah diubah ke dalam bentuk lagu. Studi kasus difokuskan pada puisi “Aku Ingin” karya Sapardi Djoko Damono, “Paman Doblang” karya WS. Rendra , dan “Sajadah Panjang” karya Taufiq Ismail ke bentuk lagu “Aku Ingin” karya AGS Arya Dipayana, “Paman Doblang” karya Kantata-Takwa, dan “Sajadah Panjang” karya Bimbo. Penjelmaan lagu dari bentuk puisinya merupakan salah satu kreativitas komposer dalam memadukan unsur puisi dan musik sehingga menarik untuk dinikmati. Rumusan masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah transformasi ke musikalisasinya berupa lagu “Aku Ingin”, “Paman Doblang”, dan “Sajadah Panjang yang dilihat dari aspek hubungan intertekstual, dan peran serta fungsinya yang dapat diperoleh masyarakat secara keseluruhan berdasarkan bentuk lagunya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa unsur-unsur musik dalam puisi dan bentuk musikalisasi atau lagunya memiliki peran masing-masing untuk memunculkan variasi sehingga membentuk suasana dan jiwa yang berbeda. Dengan demikian, pemahaman akan sebuah puisi tidak hanya dapat dilakukan dengan membaca biasa tetapi juga dapat dilakukan dengan bermacam-macam cara seperti musikalisasi puisi. Cenderung melalui musikalisasi puisi, pembaca akan lebih mudah memahami sebuah puisi karena dibantu dengan media yang lain.
NEGARA ISLAM DAN ISLAM NUSANTARA DALAM WACANA VISI MISI CAPRES 2019: KAJIAN WACANA KRITIS DAN POSTMODREN Kholid Kholid
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.998 KB)

Abstract

The purpose of this study is to describe a discourse in the vision and mission of the 2019 presidential candidate on the Islam Nusantara and the Islamic State. The Islam Nusantara and the Islamic State Discourse became a polemic to both of the presidential candidate’s supporters in the current 2019 democratic contestation situation. This study uses postmodern theory as a foothold in analyzing phenomena or polemic on linguistic perspectives, by looking at the arguments of those who agree and those who disagree with the Islam Nusantara and the Islamic State discourse. This study uses qualitative descriptive methods to understand and describe both discourses. Observation, interviews and documentation are conducted in collecting data. Analyzing data is conducted by classifying several pro and contra arguments to Islam Nusatara and the Islamic State discourse, and then the arguments are described by providing linguistic perspective interpretations.
Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Melalui Jejaring Sosial Facebook Siswa Kelas X TKJ Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pancakarya Tangerang Riky Marantika; Isdewangga Isdewangga
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 5 No 1 (2020): Edisi April 2020
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.316 KB) | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v5i1.256

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan tentang bagaimana meningkatkan kemampuan menulis teks eksposisi melalui jejaring sosial Facebook siswa kelas X TKJ Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pancakarya Tangerang. Tujuan penelitian ini adalah memahami faktor-faktor Peningkatan kemampuan menulis teks eksposisi. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian tindakan kelas siklus I menunjukkan, ketuntasan belajar sebesar 54,29%, berarti pada siklus I siswa belum mencapai ketuntasan klasikal yang ditentukan (75%), hal ini karena masih ada siswa yang kurang fokus karena dan cendrung asyik bermain facebook sendiriPada siklus II, guru memberikan fokus untuk lebih fokus dalam Menulis Teks eksposisi melalui jejaring sosial Facebook , sehingga pada siklus II ketuntasan klasikal menjadi 83,33%. Nilai rata-rata prestasi belajar pada siklus I 69,19% pada siklus II peningkatan prestasi menjadi 78,94%. Daya serap klasikal juga meningkat dari 69,19% menjadi 78,94%. Peningkatan ini tampak dari proses pembelajaran dan aktivitas siswa yang lebih aktif, fokus dan lebih bersemangat. Dengan demikian, dapat disimpulkan dengan pembelajaran melalui Jejaring Sosial Facebook guru dapat mengkondisikan kelas dengan baik lisan maupun online , siswa lebih leluasa dengan fasilitas facebooktanpa khawatir takut siswa lebih senang dalam memberikan ide juga berpikir aktif dalam media tulisan menggunakan facebook
Commuter Line (KRL) Advertisements: Discourse Analysis Of Structure And Language Function Rohmatul Jannah; Didin Nuruddin Hidayat
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 5 No 1 (2020): Edisi April 2020
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.313 KB) | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v5i1.215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi struktur dan fungsi bahasa periklanan yang terdapat di transportasi umum KRL (Kereta Rel Listrik), khususnya di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Lebih khusus, penelitian ini juga bertujuan untuk menggambarkan fungsi bahasa yang terkandung dalam produk iklan di KRL. Menggunakan pendekatan analisis wacana, penelitian ini menekankan pengungkapan struktur dan fungsi bahasa iklan. Data penelitian ini diperoleh melalui dokumentasi dari beberapa jalur komuter. Penelitian ini menemukan bahwa iklan-iklan yang terdapat di KRL berfokus terhadap gambar. Struktur linguistik pendek dan simpel bertujuan untuk memudahkan pembaca dalam memahami iklan. Fungsi bahasa iklan produk dalam KRL adalah fungsi informasi, fungsi persuasif, dan fungsi membangun citra membentuk image produk yang positif di mata calon konsumen. Kesimpulan yang diambil dari penelitian ini adalah bahwa sebagian besar iklan di KRL menampilkan iklan pendek dan cenderung memprioritaskan gambar. Beberapa iklan hanya terdiri dari kalimat sederhana utama. Fungsi bahasa dalam iklan produk di KRL berupaya melibatkan konsumen dan membangun gambar positif pada iklan. Penelitian selanjutkan disarankan untuk menambahkan data yang lebih kuat dan variatif untuk mengeksplorasi lebih baik struktur bahasa dan fungsi yang digunakan dalam iklan KRL.
Menulis Cerita Melalui Peta Pikiran Berbasis Kolokasi Kata Harsono Harsono; Yanti Linarsih
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 5 No 1 (2020): Edisi April 2020
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.451 KB) | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v5i1.213

Abstract

Writing stories is a difficult because of the limited vocabulary of the students. The concept map is one that is considered effective in overcoming this problem. The concept map in question must have innovations in the form of proper collocations so students will be able to write stories intact, cohesive and coherent This study aims to determine the differences in writing stories through the application of learning innovation based on word collocation mind maps with mind maps without word collocations. The population was taken in class III SDI Al Munawwarah Pamekasan. The sample in this study was class III A as many as 20 students with the application of word collocation-based mind map innovation as an experimental class with class III B SDI Al Munawwarah 20 students with mind maps without word collocation as a control class. Data collection using the test method then analyzed using descriptive analysis. The analysis showed a difference in the results of writing a story with a mind map based on collocation of words with excellent indicators of 25% and good indicators of 75%. While the control class with good indicators is 65% and sufficient indicators are 35%
METAFORA Metafora dalam Puisi Kerinduan Ibnu ‘Arabi (Kajian Semiotik-Pragmatik) Muhammad Dedad Bisaraguna Akastangga
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 5 No 1 (2020): Edisi April 2020
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1232.534 KB) | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v5i1.208

Abstract

Abstrak Tarjuman al-Ashwaq karya Ibn ‘Arabi merupakan kumpulan puisi kerinduan yang di dalam bait-baitnya menggunakan simbol-simbol metafora yang menarik untuk ditelusuri secara lebih dalam. Tujuan penelitian ini adalah mengungkapkan unsur metafora, jenis metafora, makna metafora serta fungsi metafora yang terdapat dalam bait puisi kerinduan Ibn ‘Arabi. Penelitian ini menggunakan gabungan dua teori, yaitu teori semiotik-pragmatik. Semiotika digunakan untuk mengungkap makna metafora, sedangkan pragmatik digunakan mengungkap fungsi implikatur dalam bait-bait tersebut. Hal ini didasarkan bahwa karya sastra merupakan sistem tanda yang bermakna dan tanda-tanda tersebut baru mendapat makna apabila diberi makna oleh pembacanya. Metode yang digunakan adalah semiotik-pragmatik. Pada tataran semiotik, pusat pemaknaan atau kata kunci terletak pada kata, frase, kalimat yang berupa metafora. Tataran pragmatik digunakan untuk mengungkap fungsi metafora yang terdapat dalam bait-bait puisi kerinduan Ibn ‘Arabi. Dengan memberikan makna dari metafora serta menjelaskan fungsinya, maka bait-bait puisi yang berbentuk metafora tersebut dapat dipahami secara utuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metafora dalam bait puisi kerinduan Ibn ‘Arabi terbagi kedalam dua golongan besar, yaitu metafora berdasarkan kode bahasa dan berdasarkan kode sastra. Pada tataran kode bahasa berdasarkan unsur fungsional sintaksis ditemukan tiga jenis metafora yaitu, metafora nominatif, predikatif dan kalimat, sedangkan pada tataran kode sastra dikelompokkan dalam tiga jenis, yaitu berdasarkan ketidaklangsungan ekspresi ditemukan tiga jenis metafora, yaitu metafora perbandingan, pemanusiaan dan penggantian. Berdasarkan penggantian arti ditemukan metafora blank symbol, natural symbol dan private symbol, sedangkan berdasarkan citraan dan imaji ditemukan metafora bercitraan visual/penglihatan, bercitraan auditif/pendengaran, bercitraan olfaktif/ penciuman, becitraan taktilis/ perabaan, bercitraan gustatif/ pengecapan, bercitraan sensation/ perasaan, dan bercitraan kinetik/ gerakan.Adapun fungsi implikatur dalam puisi Ibn ‘Arabi secara umum sebagai fungsi ekspresi puitis. Kata Kunci : Puisi, Metafora, Ibnu Arabi, Semiotik, Pragmatik

Page 1 of 10 | Total Record : 99