cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Techne : Jurnal Ilmiah Elektroteknika
ISSN : 14128292     EISSN : 26157772     DOI : -
urnal Ilmiah Elektroteknika Techné (p-ISSN: 1412-8292, e-ISSN: 2615-7772) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer, Universitas Kristen Satya Wacana. Kajian ilmu yang tercakup dalam Jurnal Ilmiah Elektroteknika Techné adalah bidang-bidang Elektronika dan Komputer, baik yang menyangkut perangkat keras maupun perangkat lunak. Jurnal Ilmiah Elektroteknika Techné terbit online pertama kali tahun 2010. Jurnal ini terbit dua kali setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober. Jurnal Ilmiah Elektroteknika Techné menganut prinsip Open Access, sehingga semua artikel yang dipublikasikan dapat diakses secara bebas oleh setiap pengunjung.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 19 No. 2 (2020)" : 5 Documents clear
Pembuatan Penakar Hujan Berbiaya Rendah Menggunakan Sensor Beban Berbasis Arduino Uno Agusta Kurniawan; Indah Mulia; Sabella Nisa Adelia Rifai; Sigit Purwandika
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 19 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v19i02.228

Abstract

Telah dibuat penakar hujan dengan sistem timbangan berbasis arduino uno. Sensor beban (load cell) akan mengukur massa air hujan menggunakan prinsip jembatan wheatstone. Nilai massa air hujan akhirnya akan dikonversi menjadi nilai curah hujan. Pembuatan alat dilakukan dengan menghubungkan sensor beban dengan konverter ADC HX711 yang juga bekerja sebagai penguat, Arduino Uno untuk mengubah data yang dihasilkan sensor ke data curah hujan, dan MATLAB untuk menampilkan hubungan antara waktu dan curah hujan. Tahapan pembuatan penakar hujan terbagi menjadi perancangan bagian elektronika, pembuatan program pada Arduino Uno, pembuatan program pada MATLAB dan terakhir mengamati keluaran data curah hujan. Hasil pengujian menunjukkan masih ada perbedaan massa antara keluaran alat ukur penakar hujan dengan massa di neraca digital pada berbagai variasi curah hujan dari 1 mm hingga 100 mm. Massa air hujan terbaca sama antara neraca digital dan respon sensor load cell saat curah hujan 54 mm, yaitu saat menunjukkan massa 105 gram. Saat curah hujan di bawah 54 mm, massa neraca digital lebih besar daripada massa respon pada sensor load cell, kebalikannya saat curah hujan di atas 54 mm, massa neraca digital lebih kecil daripada massa respon pada sensor load cell.
Aplikasi Try-On Hairstyle Berbasis Augmented Reality Pinasthika Aulia Fadhila; Ledya Novamizanti; Fat’hah Noor Prawita
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 19 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v19i02.229

Abstract

Augmented Reality merupakan teknologi yang dapat mempermudah hidup manusia yang diaplikasikan di berbagai macam bidang seperti pengelola jasa pangkas rambut. Ketidakpastian pemilihan model rambut oleh pelanggan membuat penata rambut dan pelanggan menjadi ragu. Try-On Hairstyle merupakan aplikasi berbasis android yang dapat memberikan gambaran secara virtual berbagai jenis model rambut pria maupun wanita yang sesuai dengan bentuk wajah pengguna. Aplikasi ini menerapkan algoritma Viola-Jones untuk tahap face detection dan face tracking secara markerless. Setelah melakukan deteksi wajah, sistem akan mengkategorikan wajah pelanggan berdasarkan bentuk wajah dan aplikasi ini akan menampilkan berbagai model rambut yang tersedia berdasarkan bentuk wajah pelanggan dengan teknologi augmented reality. Sistem ini diuji dengan pengujian black box, pengujian berdasarkan jarak, pengujian berdasarkan intensitas cahaya, pengujian berdasarkan rotasi kepala, dan pengujian user acceptance. Hasil dari aplikasi ini adalah dapat mendeteksi wajah dan menampilkan model rambut yang sesuai dengan akurasi 100% dengan jarak terbaik pada 30 cm-40 cm, sudut wajah terhadap kamera sebesar 0°, dan cahaya dengan intensitas cahaya lebih besar dari 10 lux. Tingkat kepuasan pelanggan dalam menggunakan aplikasi ini sebesar 91,7625%.
Prototipe Sistem Pembuatan Larutan Nutrisi Otomatis pada Hidroponik Metode Nutrient Film Technique Addy Rachmad Nurcahyo; Kiki Prawiroredjo; Susan Sulaiman
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 19 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v19i02.230

Abstract

Prototipe Sistem Pembuatan Larutan Nutrisi Otomatis pada Hidroponik Nutrient Film Technique merupakan suatu sistem otomasi yang dapat mempermudah dan mempersingkat waktu pembudidaya dalam proses pembuatan larutan nutrisi untuk budidaya tanaman hidroponik. Pembuatan larutan nutrisi dilakukan secara otomatis sesuai dengan umur tanaman selada yang diatur menggunakan Real Time Clock (RTC). Sistem yang dibuat terdiri dari sensor jarak ultrasonik sebagai pengukur ketinggian laruran nutrisi dan sensor Total Dissolved Solids (TDS) meter untuk mengukur kadar total padatan terlarut. Sensor dihubungkan ke Arduino Mega 2560 sebagai komponen utama yang memproses sinyal masukan. Keluaran dari Arduino dikirim ke modul relay yang berfungsi sebagai saklar otomatis untuk mengatur kerja perangkat keluaran berupa pompa pengisian air, pompa sirkulasi, motor pengaduk dan solenoid valve. Pembuatan nutrisi dilakukan sebanyak 6 kali, yaitu pada umur 0 hari dan 7 hari dengan target TDS 600 ppm, umur 14 hari dan 21 hari dengan target TDS 700 ppm, umur 28 hari dengan target TDS 800 ppm dan umur 35 hari dengan target TDS 850 ppm. Pembuatan larutan nutrisi dapat berjalan secara otomatis dengan kadar TDS larutan nutrisi yang dihasilkan pada tiap target pembuatan rata-rata sebesar 640 ppm, 716 ppm, 833 ppm dan 862 ppm dengan toleransi 50 ppm. Kata kunci: Arduino Mega, Hidroponik, Nutrient Film Technique, Selada, Total Dissolved Solids
Implementasi Metode Forward Chaining dan Certainty Factor Pada Sistem Pakar Diagnosa Osteoporosis Euis Musyarofah; Rini Mayasari; Agung Susilo Yuda Irawan
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 19 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v19i02.234

Abstract

Osteoporosis merupakan salah satu penyakit berisiko pada manusia, terutama pada orang lanjut usia. Penyakit osteoporosis ini tidak hanya menyerang lansia namun bisa menyerang pada orang berusia muda. Hal ini terjadi karena pola makan dan pola hidup seseorang yang tidak teratur. Forward chaining dan certainty factor merupakan salah satu metode dalam sistem pakar. Pada penelitian ini metode Forward chaining merupakan metode cara berfikir sebagai mesin inferensi berdasarkan fakta-fakta yang ada guna mendapatkan suatu kesimpulan serta metode certainty factor digunakan sebagai tolak ukur dari hasil nilai diagnosa terhadap suatu penyakit. Penelitian ini telah berhasil dan tepat menerapkan metode forward chaining dan certainty factor sebagai alat pengambilan keputusan serta tolak ukur pada sistem pakar penyakit osteoporosis.
Sistem Pemantauan Gas Karbon Monoksida (CO) Pada Produk KOLISS-IoT Menggunakan Teknologi Web Krisna Aditya; Dian Budhi Santoso; Lela Nurpulaela
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 19 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v19i02.239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gas karbon monoksida (CO) pada produk kompor penghasil listrik dengan teknologi Internet of Things (KOLISS-IoT) yang berpotensi menghasilkan gas CO dari pembakaran yang tidak sempurna. Metode yang digunakan dalam pembuatan alat ini diawali dengan pembuatan produk KOLISS-IoT dan pembuatan sistem pemantauan gas CO yang didukung dengan teknologi Internet of Things (IoT). Proses pemantauan gas CO menggunakan sensor gas tipe MQ-7, sebagai pengendalinya menggunakan Arduino Uno serta untuk menampilkan hasil pemantauan pada halaman web menggunakan modul WiFi ESP8266 sebagai pengirim datanya. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, sensor MQ-7 dapat mendeteksi gas karbon monoksida (CO) pada produk KOLISS-IoT yang selanjutnya ditampilkan di LCD dan halaman web. Hasil pengambilan data didapatkan rata-rata gas CO yang terdeteksi sebesar 5,72 ppm serta rata-rata waktu pengiriman data pada halaman web membutuhkan waktu 8,1 detik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5