cover
Contact Name
Hariyadi
Contact Email
Hariyadi
Phone
-
Journal Mail Official
hariefamily@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Rang Teknik Journal
ISSN : 25992081     EISSN : 25992090     DOI : -
RANG TEKNIK JOURNAL, merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang diterbitkan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat yang terbit 2 (dua) kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 45 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Januari 2019" : 45 Documents clear
PERINGKAT FAKTOR PENYEBAB YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA KLAIM DARI KONTRAKTOR KE OWNER PADA PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA PADANG Ariani, Vivi
Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Januari 2019 Rang Teknik Journal
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.305 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v2i1.1000

Abstract

Abstrak Penelitian ini mempresentasikan hasil survei tentang penentuan peringkat faktor yang mempengaruhi terjadinya pengajuan klaim oleh penyedia jasa berdasarkan pengalaman dan pemahaman yang dimiliki atas tuntutan yang menjadi tanggung jawab pemilik proyek (pengguna jasa) pada proyek-proyek swasta dan pemerintah di Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya tuntutan/klaim pada proyek konstruksi. Adapun pelaksanaan penulisan artikel ini diorganisasikan sebagai berikut: Pertama kajian literatur terkait klaim konstruksi dipaparkan dan diikuti dengan penyebab terjadinya pengajuan klaim yang dilaksanakan oleh penyedia jasa. Selanjutnya adalah analisis dan diskusi dan diakhiri oleh konklusi dan rekomendasi. Metodologi penelitian ini didesain bentuk penelitian kuantitatif dengan penyebaran survey kuesioner kepada praktisi industri konstruksi untuk menjawab tujuan penelitian. Pengumpulan data survey kuesioner  dilakukan kepada stakeholder proyek konstruksi di Kota Padang, meliputi pemilik proyek (owner), konsultan perencana, konsultan pengawas dan kontraktor. Teknik analisa data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif yaitu: rata-rata (mean) dan standar deviasi. Mean digunakan untuk mengetahui nilai rata-rata dari jumlah respon untuk tiap jawaban yang tersedia. Selanjutnya berdasarkan mean dan standar deviasi ditetapkan rangking masing-masing pernyataan. Analisa dilanjutkan dengan menghitung natural cut off point untuk mereduksi peringkat/rangking. Dari hasil analisa, diperoleh 12 faktor (dari 28 faktor)  penyebab terjadinya klaim konstruksi oleh kontraktor terhadap pemilik proyek. Luaran penelitian diharapkan dapat membantu manajer proyek untuk mempermudah proses pengajuan dan efisiensi keberhasilan klaim proyek konstruksi.  Kata kunci: Klaim, Proyek Konstruksi, Kontraktor dan Pemilik
PERINGKAT FAKTOR PENYEBAB YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA KLAIM DARI KONTRAKTOR KE OWNER PADA PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA PADANG Ariani, Vivi
Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Januari 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.305 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v2i1.1000

Abstract

Abstrak Penelitian ini mempresentasikan hasil survei tentang penentuan peringkat faktor yang mempengaruhi terjadinya pengajuan klaim oleh penyedia jasa berdasarkan pengalaman dan pemahaman yang dimiliki atas tuntutan yang menjadi tanggung jawab pemilik proyek (pengguna jasa) pada proyek-proyek swasta dan pemerintah di Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya tuntutan/klaim pada proyek konstruksi. Adapun pelaksanaan penulisan artikel ini diorganisasikan sebagai berikut: Pertama kajian literatur terkait klaim konstruksi dipaparkan dan diikuti dengan penyebab terjadinya pengajuan klaim yang dilaksanakan oleh penyedia jasa. Selanjutnya adalah analisis dan diskusi dan diakhiri oleh konklusi dan rekomendasi. Metodologi penelitian ini didesain bentuk penelitian kuantitatif dengan penyebaran survey kuesioner kepada praktisi industri konstruksi untuk menjawab tujuan penelitian. Pengumpulan data survey kuesioner  dilakukan kepada stakeholder proyek konstruksi di Kota Padang, meliputi pemilik proyek (owner), konsultan perencana, konsultan pengawas dan kontraktor. Teknik analisa data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif yaitu: rata-rata (mean) dan standar deviasi. Mean digunakan untuk mengetahui nilai rata-rata dari jumlah respon untuk tiap jawaban yang tersedia. Selanjutnya berdasarkan mean dan standar deviasi ditetapkan rangking masing-masing pernyataan. Analisa dilanjutkan dengan menghitung natural cut off point untuk mereduksi peringkat/rangking. Dari hasil analisa, diperoleh 12 faktor (dari 28 faktor)  penyebab terjadinya klaim konstruksi oleh kontraktor terhadap pemilik proyek. Luaran penelitian diharapkan dapat membantu manajer proyek untuk mempermudah proses pengajuan dan efisiensi keberhasilan klaim proyek konstruksi.  Kata kunci: Klaim, Proyek Konstruksi, Kontraktor dan Pemilik
ANALISIS 〖SF〗_6 PADA SEALINGEND TERHADAP TEKANAN MOISTURE CONTENT DAN DEWPOINT GIS KIARACONDONG Pratama, Irvan Aditia; Arfianto, Teguh
Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Januari 2019 Rang Teknik Journal
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.136 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v2i1.1002

Abstract

Gas Insulated Substation (GIS) didefinisikan sebagai rangkaian beberapa peralatan yang terpasang di dalam sebuah metal enclosure dan diisolasi oleh gas bertekanan.Pada umumnya gas bertekanan yang digunakan adalah Sulfur Hexafluoride ( ). Berdasarkan uraian diatas maka penulis ingin menguji dan menganalisis kualitas gas  pada GIS  untuk tetap menjaga dan meningkatkan keandalan pada GIS . metode yang dilakukan adalah mengihitung nilai  dew point , moisture content dan menghitung laju penurunan tekanan gas  pada Sealingend serta membandingkanya dengan standar Internasional. Pada penelitian ini penulis mendapat hasil nilai dewpoint -44 °C pada pole A dan Pole B ini menunjukan bahwa nilai dewpoint masih sesuai dengan standar internasional yaitu <-5 °C dan pada hasil penurunan tekanan pole A dan pole B mendapat hasil penurunan sebesar 26,10% dan 0 % ini mengindikasikan bahwa pada kompartement sealing end pole A mengalami kebocoran karena sudah tidak sesuai dengan standar laju kebocoran yaitu <1% sehingga akan berpengaruh kepada kualitas gas  ,akan tetapi untuk pole B masih sesuai dengan standar yang berlaku. Sehingga untuk  nilai kandungan dewpoint dan moisture content pada sealingend masih sesuai standar akan tetapi sealing end pole A sudah mengalami kebocoran .
ANALISIS 〖SF〗_6 PADA SEALINGEND TERHADAP TEKANAN MOISTURE CONTENT DAN DEWPOINT GIS KIARACONDONG Pratama, Irvan Aditia; Arfianto, Teguh
Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Januari 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.136 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v2i1.1002

Abstract

Gas Insulated Substation (GIS) didefinisikan sebagai rangkaian beberapa peralatan yang terpasang di dalam sebuah metal enclosure dan diisolasi oleh gas bertekanan.Pada umumnya gas bertekanan yang digunakan adalah Sulfur Hexafluoride ( ). Berdasarkan uraian diatas maka penulis ingin menguji dan menganalisis kualitas gas  pada GIS  untuk tetap menjaga dan meningkatkan keandalan pada GIS . metode yang dilakukan adalah mengihitung nilai  dew point , moisture content dan menghitung laju penurunan tekanan gas  pada Sealingend serta membandingkanya dengan standar Internasional. Pada penelitian ini penulis mendapat hasil nilai dewpoint -44 °C pada pole A dan Pole B ini menunjukan bahwa nilai dewpoint masih sesuai dengan standar internasional yaitu <-5 °C dan pada hasil penurunan tekanan pole A dan pole B mendapat hasil penurunan sebesar 26,10% dan 0 % ini mengindikasikan bahwa pada kompartement sealing end pole A mengalami kebocoran karena sudah tidak sesuai dengan standar laju kebocoran yaitu <1% sehingga akan berpengaruh kepada kualitas gas  ,akan tetapi untuk pole B masih sesuai dengan standar yang berlaku. Sehingga untuk  nilai kandungan dewpoint dan moisture content pada sealingend masih sesuai standar akan tetapi sealing end pole A sudah mengalami kebocoran .
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PROYEK BANGUNAN GEDUNG PEMERINTAH DI KOTA BUKITTINGGI Rudi, Rudi; Kurniawan, Deddy
Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Januari 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v2i1.1070

Abstract

Dalam  pelaksanaan  proyek  konstruksi  tepat waktu,  dapat dipastikan menguntungkan  kedua  belah  pihak,  oleh  sebab  itu  perusahaan  yang  baik  akan  selalu berusaha melaksanakan sesuai waktu yang telah ditetapkan atau berusaha meminimalkan keterlambatan  dengan  memilih  tindakan  koreksi  yang  perlu  dilakukan  dan mengambil keputusan berdasarkan  analisa dari berbagai faktor. Oleh sebab itu diperlukan penelitian untuk mengidentifikasi  dan menganalisa  faktor-faktor  yang mempengaruhi  pelaksanaan proyek.     Hasil  analisa  data  menunjukan  ada  enam  sub  faktor    utama  yang  sangat berpengaruh terhadap kinerja waktu pelaksanaan proyek konstruksi gedung di kota Bukittinggi,   sub faktor tersebut adalah Keterlambatan  pengiriman  Barang dengan nilai Eigen Value sebesar 28,269 %, Kekurangan Bahan Konstruksi dengan nilai Eigen Value sebesar 16,294 %, Kualitas Bahan yang kurang baik dengan nilai Eigen Value sebesar 13,492%, Kerusakan bahan ditempat penyimpanan dengan nilai Eigen Value sebesar 7,796 %, Ketidak tepatan waktu pemesanan dengan nilai Egien Valua sebesar 6,648 %, Keterlambatan pengiriman / penyediaan peralatan dengan nilai Eigen Value sebesar 6,466 % Untuk mengatasi keterlambatan  ini,  pihak - pihak yang  terlibat dalam pembangunan proyek  konstruksi  gedung  harus  melakukan  beberapa  cara atau  strategi  diantaranya    : Penjadwalan  pengiriman  material  yang harus  benar  benar  tersusun  dengan  teratur  dan efektif , mengantisipasi dengan cepat terhadap kekurangan maerial dilapangan,   menjaga kualitas barang yang dikirim ke proyek agar mengikuti spesifikasi yang ada,  menyediakan tempat  penyimpanan  material  yang layak  dan  memadai,  menyusun  jadwal  permintaan material dari lapangan yang tepat, menyediakan peralatan utama yang dibutuhkan sesuai dengan waktu pelaksanaan pekerjaan .Kata Kunci : Management konstruksi, Faktor keterlambatan waktu
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PROYEK BANGUNAN GEDUNG PEMERINTAH DI KOTA BUKITTINGGI Kurniawan, Deddy; Rudi, Rudi
Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Januari 2019 Rang Teknik Journal
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v2i1.1070

Abstract

Dalam  pelaksanaan  proyek  konstruksi  tepat waktu,  dapat dipastikan menguntungkan  kedua  belah  pihak,  oleh  sebab  itu  perusahaan  yang  baik  akan  selalu berusaha melaksanakan sesuai waktu yang telah ditetapkan atau berusaha meminimalkan keterlambatan  dengan  memilih  tindakan  koreksi  yang  perlu  dilakukan  dan mengambil keputusan berdasarkan  analisa dari berbagai faktor. Oleh sebab itu diperlukan penelitian untuk mengidentifikasi  dan menganalisa  faktor-faktor  yang mempengaruhi  pelaksanaan proyek.     Hasil  analisa  data  menunjukan  ada  enam  sub  faktor    utama  yang  sangat berpengaruh terhadap kinerja waktu pelaksanaan proyek konstruksi gedung di kota Bukittinggi,   sub faktor tersebut adalah Keterlambatan  pengiriman  Barang dengan nilai Eigen Value sebesar 28,269 %, Kekurangan Bahan Konstruksi dengan nilai Eigen Value sebesar 16,294 %, Kualitas Bahan yang kurang baik dengan nilai Eigen Value sebesar 13,492%, Kerusakan bahan ditempat penyimpanan dengan nilai Eigen Value sebesar 7,796 %, Ketidak tepatan waktu pemesanan dengan nilai Egien Valua sebesar 6,648 %, Keterlambatan pengiriman / penyediaan peralatan dengan nilai Eigen Value sebesar 6,466 % Untuk mengatasi keterlambatan  ini,  pihak - pihak yang  terlibat dalam pembangunan proyek  konstruksi  gedung  harus  melakukan  beberapa  cara atau  strategi  diantaranya    : Penjadwalan  pengiriman  material  yang harus  benar  benar  tersusun  dengan  teratur  dan efektif , mengantisipasi dengan cepat terhadap kekurangan maerial dilapangan,   menjaga kualitas barang yang dikirim ke proyek agar mengikuti spesifikasi yang ada,  menyediakan tempat  penyimpanan  material  yang layak  dan  memadai,  menyusun  jadwal  permintaan material dari lapangan yang tepat, menyediakan peralatan utama yang dibutuhkan sesuai dengan waktu pelaksanaan pekerjaan .Kata Kunci : Management konstruksi, Faktor keterlambatan waktu
Analisis Transportasi Terhadap Penerapan Arus Lalu Lintas Satu Arah Ishak, Ishak
Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Januari 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v2i1.1071

Abstract

Perubahan arus lalulintas satu arah (One Way Street)  pada ruas jalan yang diterapkan Pemerintah Kota Jambi tentunya akan berimbas pada pengguna jalan  yang  semakin meningkat karena  menghubungkan ke jalan utama. Dengan semakin meningkatnya para pengguna jalan (kendaraan bermotor) maka akan mempengaruhi kinerja dan tingkat pelayanan jalan tersebut. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini memiliki tahapan-tahapan, mulai dari studi literatur dan pengumpulan data secara primer dan sekunder. Selanjutnya pengumpulan data hambatan samping dilakukan dengan menghitung dan mencatat jumlah aktivitas samping jalan pada lokasi penelitian selama periode pengamatan yang dilakukan oleh beberapa surveyor. Hasil perhitungan kecepatan arus bebas Kol. Amir Hamzah yang menggunakan arus satu arah didapat sebesar 51 km/. Derajat kejenuhan ( DS) atau tingkat pelayanan  jalan satu arah (One Way Street) Kategori C dan Kategori B, berarti arus lalu lintas masih baik (lancar)
ANALISIS TRANSPORTASI TERHADAP PENERAPAN ARUS LALU LINTAS SATU ARAH Ishak, Ishak
Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Januari 2019 Rang Teknik Journal
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v2i1.1071

Abstract

Perubahan arus lalulintas satu arah (One Way Street)  pada ruas jalan yang diterapkan Pemerintah Kota Jambi tentunya akan berimbas pada pengguna jalan  yang  semakin meningkat karena  menghubungkan ke jalan utama. Dengan semakin meningkatnya para pengguna jalan (kendaraan bermotor) maka akan mempengaruhi kinerja dan tingkat pelayanan jalan tersebut. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini memiliki tahapan-tahapan, mulai dari studi literatur dan pengumpulan data secara primer dan sekunder. Selanjutnya pengumpulan data hambatan samping dilakukan dengan menghitung dan mencatat jumlah aktivitas samping jalan pada lokasi penelitian selama periode pengamatan yang dilakukan oleh beberapa surveyor. Hasil perhitungan kecepatan arus bebas Kol. Amir Hamzah yang menggunakan arus satu arah didapat sebesar 51 km/. Derajat kejenuhan ( DS) atau tingkat pelayanan  jalan satu arah (One Way Street) Kategori C dan Kategori B, berarti arus lalu lintas masih baik (lancar)
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN LINGKUNGAN DENGAN PERILAKU PROLINGKUNGAN SEKOLAH ADIWIYATA (Studi Kasus SDN 21 Taluak Kab. Agam) Martini, Martini
Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Januari 2019 Rang Teknik Journal
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v2i1.1072

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan lingkungan dengan perilaku prolingkungan pada peserta didik sekolah dasar (SD) Adiwiyata. Perilaku prolingkungan dianalisis dengan model teori Lawrence Green dan pengetahuan lingkungan diukur menggunakan skala NEP. Hasil penelitian ini sesuai dengan teori Lawrence Green yakni pengetahuan lingkungan tidak berhubungan dengan perilaku prolingkungan pada peserta didik sekolah Adiwiyata. Hasil analisis perilaku prolingkungan didapatkan bahwa perilaku prolingkungan sekolah Adiwiyata sangat baik. Dengan demikian program Adiwiyata mempunyai pengaruh positif dalam mengubah perilaku prolingkungan
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN LINGKUNGAN DENGAN PERILAKU PROLINGKUNGAN SEKOLAH ADIWIYATA (Studi Kasus SDN 21 Taluak Kab. Agam) Martini, Martini
Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Januari 2019
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v2i1.1072

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan lingkungan dengan perilaku prolingkungan pada peserta didik sekolah dasar (SD) Adiwiyata. Perilaku prolingkungan dianalisis dengan model teori Lawrence Green dan pengetahuan lingkungan diukur menggunakan skala NEP. Hasil penelitian ini sesuai dengan teori Lawrence Green yakni pengetahuan lingkungan tidak berhubungan dengan perilaku prolingkungan pada peserta didik sekolah Adiwiyata. Hasil analisis perilaku prolingkungan didapatkan bahwa perilaku prolingkungan sekolah Adiwiyata sangat baik. Dengan demikian program Adiwiyata mempunyai pengaruh positif dalam mengubah perilaku prolingkungan