cover
Contact Name
Hariyadi
Contact Email
Hariyadi
Phone
-
Journal Mail Official
hariefamily@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Rang Teknik Journal
ISSN : 25992081     EISSN : 25992090     DOI : -
RANG TEKNIK JOURNAL, merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang diterbitkan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat yang terbit 2 (dua) kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2021): Vol. 4 No. 2 Juni 2021" : 23 Documents clear
ANALISA KEBUTUHAN DAN KAPASITAS RUANG PARKIR PADA ZONA A UNIVERSITAS ISLAM NAHDLATUL ULAMA JEPARA Saputro, Yayan Adi; Umam, Khotibul; Kakantini, Dhian Marhaendri
Rang Teknik Journal Vol 4, No 2 (2021): Vol. 4 No. 2 Juni 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v4i2.1916

Abstract

Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara merupakan satu – satunya universitas yang ada di Kabupaten Jepara Provinsi Jawa Tengah. Yang memiliki lima fakultas program sarjana dan satu program pasca sarjana. Dimana universitas islam nahdlatul ulama jepara terdapat salah satu masalah yaitu ruang parkir, meskipun pihak Universitas telah menyediakan ruang parkir pada setiap fakultas namun kenyataannya masih banyak kendaraan baik motor maupun mobil yang parkir di sembarang tempat misalnya di tepi jalan, sehingga mengganggu lalu lintas di Universitas. Terdapat beberapa zona parkiran di UNISNU Jepara dan zona yang diperkirakan paling meluap yaitu pada zona A untuk kendaraan sepeda motor. Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kapasitas ruang parkir pada zona A dan mengevaluasi kebutuhan ruang parkir pada zona A. Dengan menggunakan metodologi identifikasi masalah, pengumpulan data, perhitungan data, serta analisis kapasitas ruang parkir. Luas lahan parkir pada zona A 750 m2 dari hasil analisa perhitungan kapasitas ruang parkir yang tersedia hanya mampu menampung 500 SRP untuk sepeda motor sedangkan kapasitas ruang parkir kebutuhan mencapai rata – rata 1607 SRP, untuk nilai turn over pada waktu maksimum rata – rata 3,21, dengan durasi selama 8 jam rata-rata 25,71 menit, indeks parkir didapat maksimal 101,2%. Dengan hasil dari analisa perhitungan menunjukkan bahwa ketersediaan ruang parkir tidak dapat memenuhi daripada kebutuhan ruang parkir saat ini, maka perlunya tindakan lanjutan dari masalah ini.
KAJIAN DISTRIBUSI SEDIMENTASI TERHADAP UMUR RENCANA WADUK CIAWI DI KABUPATEN BOGOR Siwu, Wulandari Pingkan; Sangkawati, Sri; Sriyana, Ignatius
Rang Teknik Journal Vol 4, No 2 (2021): Vol. 4 No. 2 Juni 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v4i2.2321

Abstract

Waduk Ciawi terletak di bagian hulu sungai Ciliwung di Desa Cipayung Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat. Waduk Ciawi merupakan waduk eka guna (single purpose) yang dibangun untuk pengendalian debit puncak banjir maksimum di hulu Sungai Ciliwung dengan konsep dry dam. Perencanaan suatu bendungan tentunya tidak akan pernah terlepas dari rencana usia waduk, dalam perencanaannya selalu memperhitungkan jumlah sedimen yang akan masuk ke dalam waduk selama usia guna waduk karena pengendapan sedimen di dead storing dapat berdampak pada usia guna waduk, sehingga perlu dilakukan analisis untuk memprediksi besarnya sedimentasi dan pola distribusi sedimen pada Waduk Ciawi dalam upaya optimalisasi pengelolaan waduk. Memprediksi besarnya sedimentasi di Waduk Ciawi dilakukan berdasarkan pengaruh sedimen layang dan analisis distribusi sedimen menggunakan Metode Empiris Pengurangan Luas (Empirical Area Reduction Method). Berdasarkan hasil analisis, jumlah sedimen yang mengendap di Waduk Ciawi sepanjang umur rencana adalah sebesar 206.687,60 m3, dengan elevasi nol baru (new zero elevation) waduk setelah tahun ke 50 yaitu pada +512 m dan kapasitas tampungan efektif yang terisa sampai dengan umur efektif tercapai (T50) sebesar 6.178.131 m3. Secara teoritis Waduk Ciawi masih bisa berfungsi dengan baik sampai dengan umur rencana terlampaui.
ANALISIS REDUKSI DEBIT BANJIR DI DALAM DAS PUCANG GADING Nicko Fadhil Muhammad; Suseno Darsono; Suharyanto Suharyanto; Agus Supriyanto
Rang Teknik Journal Vol 4, No 2 (2021): Vol. 4 No. 2 Juni 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v4i2.2344

Abstract

Pemerintah Indonesia menyusun kebijakan Nasional Sumber Daya Air. Undang-undang Nomor. 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air (SDA) dimaksudkan untuk mengelola SDA wilayah sungai, baik jangka pendek, menengah maupun jangka panjang secara berkelanjutan. Bencana banjir di DAS Pucang Gading terjadi di beberapa tahun terakhir. Banjir pada wilayah tersebut berakibat buruk bagi lingkungan sekitar. Kerugian tidak hanya dialami oleh masyarakat namun juga oleh pemerintah di daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mereduksi banjir di DAS Pucang Gading agar menjadi referensi dalam menanggulangi banjir yang terjadi di wilayah tersebut. Beberapa analisis yang dilakukan adalah menganalisis banjir kondisi eksisting dengan debit banjir kala ulang 100 tahun (skema 1), analisis untuk mereduksi banjir dengan penambahan embung dan kolam rencana (skema 2), analisis untuk mereduksi banjir dengan penambahan embung, kolam dan sudetan rencana (skema 3), serta memilih alternatif pemodelan yang sesuai pada lokasi banjir. Berdasar pada hasil analisis, alternatif yang direkomendasikan untuk berbagai lokasi banjir adalah sebagai berikut: lokasi banjir Perumahan Dinar Indah direkomendasikan 5 Embung (Kayen, Panggang Timur, Panggang, Mluweh dan Kalongan) yang mereduksi sebesar 84,20 m3/detik (13,79%), lokasi banjir jalan raya depan Kubota direkomendasikan Sudetan 1 yang mereduksi sebesar 9,60 m3/detik (80%), lokasi banjir Taman Tirto Agung direkomendasikan Sudetan 1 dan Kolam Tirto Agung yang mereduksi sebesar 31,40 m3/detik (58,26%), lokasi banjir Jl. Durian direkomendasikan Kolam KORPRI yang mereduksi sebesar 3,10 m3/detik (48,44%), lokasi banjir simpang UNPAND direkomendasikan 5 Kolam (Tirto Agung, Graha Estetika, Tirto Husodo, UNPAND dan KORPRI) dan 2 sudetan yang mereduksi sebesar 44,80 m3/detik (57,36%) dan 45,20 m3/detik (40,21%), lokasi Bendung Pucang Gading direkomendasikan 8 embung dan 5 kolam yang mereduksi sebesar 61,60 m3/detik (11,28%).
ANALISIS BANJIR SUBDAS CIMANUK UNTUK MENENTUKAN STATUS PERINGATAN DINI BANJIR KOTA GARUT Jennifer Gerina Putri; Suharyanto Suharyanto; Pranoto Samto Atmojo
Rang Teknik Journal Vol 4, No 2 (2021): Vol. 4 No. 2 Juni 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v4i2.2369

Abstract

Kabupaten Garut khususnya Kawasan Kota Garut merupakan daerah dengan potensi bencana banjir yang tinggi. Kawasan Garut masih dinyatakan sebagai daerah rawan bencana. Hal tersebut berdasarkan hasil laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut. Kawasan Kota Garut dilalui oleh Sungai Cimanuk yang berhulu di Pegunungan Mandalagiri di Kabupaten Garut mengalir ke dan bermuara di Laut Jawa di Kabupaten Indramayu. Pada tanggal 21 September 2016, Garut mengalami banjir bandang yang banyak menyebabkan korban jiwa. Banjir yang menimpa Kota Garut disebabkan oleh buruknya kondisi DAS Cimanuk, dikarenakan alih fungsi tata guna lahan. Selain upaya struktural, kerusakan dan kerugian dapat diminimalisir dengan upaya nonstruktural yaitu peringatan dini banjir. Peringatan dini banjir pada penelitian ini melakukan analisis banjir menggunakan pemodelan hidrologi dan hidrolika, dimana analisis hidrologi dilakukan di DAS Cimanuk Hulu mulai dari Kecamatan Cikajang Kabupaten Garut, hingga batas daerah genangan Waduk Jatigede di Kecamatan Wado Kabupaten Sumedang. Analisis hidrolika dilakukan mulai Bendung Cimanuk di Kecamatan Bayongbong hingga Bendung Copong di Kecamatan Garut Kota. Hasil analisis berdasarkan kala ulang 2, 5, 10, 25, 50 dan 100 tahun menunjukan bahwa debit banjir Q5, Q10, Q25, Q50 dan Q100 berpotensi menimbulkan bencana banjir di 9 desa atau 6 kecamatan yaitu Kecamatan Bayongbong, Cisurupan, Cilawu, Garut Kota, Tarogong dan Banyuresmi. Waktu tempuh desa yang berada di luar Kawasan Kota Garut adalah Desa Bayongbong dan Desa Cilea di Kecamatan Bayongbong yaitu 0.1 jam (6 menit) jika banjir terjadi dengan Q ≥ Q50 tahun. Untuk desa yang berada di dalam Kawasan Kota Garut adalah Desa Sukakarya dan Desa Cisurupan di Kecamatan Bayongbong, yaitu 1.5 jam (90 menit) jika banjir terjadi dengan Q ≥ Q50 dan Q100 tahun. Warga mulai evakuasi saat status level peringatan dini menunjukkan peralihan dari level Siaga ke level Awas.
EVALUASI PENERAPAN SPESIFIKASI UMUM PADA LAPISAN PONDASI PERKERASAN LENTUR Ella Nurhayati; Akhmad Suraji; Benny Hidayat
Rang Teknik Journal Vol 4, No 2 (2021): Vol. 4 No. 2 Juni 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v4i2.2383

Abstract

Perkerasan jalan sering mengalami kerusakan sebelum umur rencana yang disebabkan oleh mutu material lapis pondasi rendah dan kepadatan lapis pondasi yang tidak tercapai. Perlunya evaluasi penerapan terhadap spesifikasi teknis atau spesifikasi umum yang harus dilakukan sejak awal konstruksi sampai pasca konstruksi agar proyek tersebut mencapai mutu yang diinginkan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat penerapan Spesifikasi Umum sebagai standar rujukan dalam dokumen kontrak pada pekerjaan perkerasan dan untuk mengetahui apa saja hambatan dalam pencapaian mutu perkerasan. Penelitian dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara/kuesioner dengan variabel penelitian adalah material, pelaksanaan, hasil pengujian, sdm dan peralatan. Responden penelitian adalah kontraktor,konsultan dan pengawas PU. Hasil penelitian menunjukkan untuk tingkat penerapan telah 100% memenuhi Spesifikasi Umum pada kedua paket. Untuk hasil tingkat kesulitan/hambatan pada Paket Pembangunan Jalan Teluk Bayur – Nipah Purus DAK (P.098) Kota Padang menurut kontraktor,konsultan dan pengawas PU adalah Cash Flow perusahaan dengan tingkat kesulitan masing – masing 61%,68% dan 53%. Pada Paket Pembangunan Jalan Pasar Baru – Alahan Panjang DAK (P.073) Kab. Pesisir Selatan tingkat kesulitan/hambatan tertinggi menurut kontraktor adalah kesulitan memahami substansi standar mutu dengan nilai 43%, menurut konsultan adalah kurangnya pelatihan keahlian dan keterampilan dalam metoda konstruksi dengan nilai 57% dan menurut pengawas PU adalah keterbatasan quarry yang mempunyai izin dengan nilai 79%.
ANALISA PENERAPAN MANAJEMEN WAKTU PADA PROYEK BETON PENANGKIS OMBAK Sugiyanto, Sugiyanto; Fallah, Saiful
Rang Teknik Journal Vol 4, No 2 (2021): Vol. 4 No. 2 Juni 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v4i2.2385

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan studi kasus pemasangan beton pada PT. Trans Pacific Petrochemical Indotama Tuban. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan tersebut karena lokasinya berada di tepi laut terhadap adanya keropos tanah yang bisa mengancam keberadaan akses dan peralatan vital perusahaan. Dari hasil investigasi penyebab adanya keropos tanah tersebut disebabkan karena keberadaan penangkis ombak tidak mampu lagi bekerja dengan performa yang diharapkan karena mengalami korosif dan berkarat sehingga tidak mampu mencegah adanya erosi dan abrasi ombak laut. Berdasarkan hasil investigasi tersebut pula, perusahaan mengambil langkah untuk membuat penangkis ombak yang baru terbuat dari komponen beton dengan mempertimbangkan umur ekonomis, efektivitas kerja dan biaya pemeliharaan. Dalam rangka untuk mengetahui apakah upaya teknik pengendalian waktu pelaksanaan proyek dilakukan secara efektif pada proyek beton penangkis ombak, maka diperlukan analisa penerapan manajemen waktu pada proyek tersebut. Teknik pengendalian pada proyek yang diteliti dilakukan dengan menggunakan metode nilai hasil (earned value) yang merupakan upaya pengendalian terpadu pelaksanaan waktu proyek dengan aplikasi Kurva S. Berdasarkan analisa penerapan manajemen waktu pada proyek yang diteliti, didapatkan informasi waktu pelaksanaan proyek pada minggu ke-1, ke-2, ke-3 dan minggu ke-7 berjalan dengan lebih lambat dari jadwal yang direncanakan; kemudian pada minggu ke-4, ke-5, ke-6, ke-8 dan minggu ke-9 berjalan dengan lebih cepat dari jadwal yang direncanakan; dan akhirnya pada minggu ke-10 pelaksanaan proyek mencapai penyelesaian sesuai dengan jadwal yang direncanakan. Berdasarkan atas analisa kinerja jadwal dengan menggunakan metode nilai hasil (earned value method) pada pelaksanaan proyek beton penangkis ombak, didapatkan hasil perhitungan varian jadwal (schedule variance) SV = 0 dan indek kinerja jadwal (schedule performance index) SPI =1. Dengan demikian, hasil analisa pelaksanaan proyek yang diteliti secara meyakinkan menunjukkan terjadinya jadwal pelaksanaan proyek sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan (on schedule). Kata Kunci: Proyek, Manajemen Waktu, Jadwal dan Nilai Hasil
STUDI ANALISIS PROYEK JALAN SIDOHARJO KECAMATAN SENORI TUBAN DENGAN METODE ANALISIS KOMPONEN SKBI-2.3.26.1987 Arief Setiawan; Sugiyanto Sugiyanto
Rang Teknik Journal Vol 4, No 2 (2021): Vol. 4 No. 2 Juni 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v4i2.2395

Abstract

ABSTRAK Proyek jalan Sidoharjo Kecamatan Senori Tuban merupakan pemeliharaan berkala atas kondisi jalan tersebut yang sebelumnya menggunakan jenis perkerasan lentur (flexible pavement). Kondisinya adalah perkerasan jalan tidak mempunyai kekuatan untuk menahan beban lalu lintas kendaraan secara keseluruhan, sehingga jalan tersebut mengalami penurunan (seattlement) dan pergeseran (sleeding) baik pada perkerasan jalan maupun pada tanah dasar. Akibatnya jalan tersebut menjadi bergelombang dan berlubang sampai akhirnya tingkat kerusakannya makin bertambah parah. Obyek dalam penelitian ini adalah proyek jalan menggunakan konstruksi jenis perkerasan kaku (rigid pavement) berupa jalan beton. Jalan beton memiliki modulus elastisitas yang tinggi, akan mendistribusikan beban terhadap bidang area tanah yang cukup luas, sehingga bagian terbesar dari kapasitas struktur perkerasan diperoleh dari slab beton sendiri. Hal ini berbeda dengan perkerasan lentur, dimana kekuatan perkerasan diperoleh dari lapisan-lapisan tebal pondasi bawah, pondasi dan lapisan permukaan. Berdasarkan parameter lalu lintas pada proyek jalan yang diteliti dengan menggunakan metode analisis komponen SKBI-2.3.26.1987 didapatkan data kendaraan yang melintas di jalan tersebut terdiri dari 55,4% jenis kendaraan berat dengan angka ekivalen E=1,0648 dan 44,6% jenis kendaraan ringan dengan angka ekivalen E=0,0072, lalu lintas harian rata-rata LHRT=56 kendaraan/hari/2 arah, lintas ekivalen permulaan LEP=33,1888, lintas ekivalen akhir LEA=49,4941, lintas ekivalen tengah LET=41,3415 dan lintas ekivalen rencana LER=62,0123. Berdasarkan parameter-parameter yang lain pada metode analisis komponen SKBI-2.3.26.1987 didapatkan daya dukung tanah dasar (DDT) dan california bearing ratio (CBR) yang diidentifikasi dari harga CBR yang mewakili CBR=4, faktor regional FR=3.0 – 3.5, indeks permukaan IP=1.5 – 2.0, koefisien kekuatan relatif a=0.15 dan batas-batas minimum tebal perkerasan 20 cm dengan indeks tebal perkerasan ITP=7.5 – 9.99. Kata Kunci: Perkerasan, Jalan Beton, Lalu Lintas, Komponen, dan Ekivalen.
ANALISIS KEBUTUHAN DAN KETERSEDIAAN AIR BERSIH DI WILAYAH KECAMATAN TIGO NAGARI KABUPATEN PASAMAN Nofrizal, Nofrizal; Saputra, Robi Agung
Rang Teknik Journal Vol 4, No 2 (2021): Vol. 4 No. 2 Juni 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v4i2.2480

Abstract

Clean water is one of the basic needs in supporting human life, as an area that is developing and experiencing regional expansion, Tigo Nagari District needs more and more water along with its development, especially clean water. With the increase in the infrastructure of Tigo Nagari District, it is certain that for the next few years, Tigo Nagari District will need even more clean water. In this study, an analysis of the need and availability of clean water was carried out in the Tigo Nagari District, Pasaman Regency. The analysis was carried out in the Tigo Nagari sub-district, which originates from the Batang Malandu river. In addition, this research will also evaluate the reservoir and distribution network in order to determine the current reservoir capacity and distribution network capability. Based on the results of the analysis, it was found that the total need for clean water in the Tigo Nagari District area in 2030 was 47.40 l / second, compared to the available discharge, the water source of the Batang Malandu river was still able to meet the needs of the population until 2030. evaluation results show that the reservoir capacity is still able to accommodate clean water needs.
ALTERNATIF PERENCANAAN JEMBATAN RANGKA BAJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE LRFD DI JEMBATAN GELATIK KOTA SAMARINDA Santi Yatnikasari; Muhammad Noor Asnan; Ulwiyah Wahdah Mufassirin Liana
Rang Teknik Journal Vol 4, No 2 (2021): Vol. 4 No. 2 Juni 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v4i2.2518

Abstract

Jembatan merupakan elemen penting dalam sistem transportasi. Jembatan adalah suatu konstruksi yang menghubungkan dua jalan yang terputus karena adanya jurang, lembah, sungai bahkan menghubungkan antar pulau yang terpisah cukup jauh. Jembatan rangka baja banyak dibangun untuk kepentingan lalu lintas jalan raya. Secara umum jembatan rangka baja lebih menguntungkan daripada jembatan lainnya, karena batang-batang utama rangka baja memikul gaya aksial tekan atau gaya aksial tarik, konstruksi jembatan jauh lebih ringan, bentang jembatan jauh lebih panjang, pelaksanaan dilapangan jauh lebih mudah. Struktur bangunan jembatan rangka baja terdiri atas beberapa bagian batang utama pembentuk rangka yaitu batang gelagar induk, batang gelagar melintang dan memanjang, batang-batang ikatan angin atas dan bawah, ikatan pengaku dan sistem lantai kendaraan yang membentuk suatu konstruksi yang kaku sehingga membentuk jalur lalu lintas yang aman dan nyaman. Tujuan dari penelitian ini adalah merencanakan ulang jembatan Gelatik menggunakan struktur jembatan rangka baja dengan metode Load And Resistance Factor Design (LRFD), dan mengacu pada peraturan Standar Nasional Indonesia (SNI). Profil baja yang digunakan pada perencanaan jembatan ini adalah profil baja WF untuk gelagar memanjang, gelagar melintang, gelagar induk, dan profil L untuk ikatan angin atas dan ikatan angin bawah.
KAJIAN PENANGANAN DAMPAK BANJIR KABUPATEN PEKALONGAN M. Afif Salim; Agus B Siswanto
Rang Teknik Journal Vol 4, No 2 (2021): Vol. 4 No. 2 Juni 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v4i2.2525

Abstract

Bencana banjir yang terjadi di kabupaten Pekalongan pada Februari 2021 disebabkan oleh tingginya intensitas hujan selama satu minggu dengan curah hujan >50 mm/hari dan pasang surut air laut akibat rob yang mencapai 0,9-1,1 meter.permasalahan lain akibat banjir kabupaten Pekalonganadalah perubahan tata guna lahan, penurunan tanah (land subsidence), sampah, erosi-sedimentasi, serta faktor operasi dan pemeliharaan. Kerugian akibat bencana banjir menyebabkan kerugian material, bangunan hingga lumpuhnya kondisi lalulintas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pengumpulan data primer dan sekunder, pengolahan data dengan deskriptif kualitatif dengan menggambarkan pemahaman, pendekatan studi/ penelitian dengan observasi dilapangan. Penanganan banjir yang sudah dilakukan adalah dengan menambah pintu sorong darurat pada drainase, pengadaan pompa air mobile kapasitas 250 liter/detik, tanggul CCSP (Corugated Concrete Sheet Pile), rehabilitasi pintu air Sungai Bremi, pembangunan rumah pompa Mrican kapasitas 8x2 m3/detik, dan pembangunan tanggul tanah Silempeng sepanjang 2.200 meter. Adapun penanganan darurat yang dilakukan ketika banjir Februari 2021 adalah dengan pembukaan Long Storage Silempeng- Sengkarang dan penyiapan sandbag serta karung-karung besar untuk penanganan darurat. Keywords: Banjir, Pekalongan, , Penanganan,Rob

Page 1 of 3 | Total Record : 23