cover
Contact Name
Hariyadi
Contact Email
Hariyadi
Phone
-
Journal Mail Official
hariefamily@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Rang Teknik Journal
ISSN : 25992081     EISSN : 25992090     DOI : -
RANG TEKNIK JOURNAL, merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang diterbitkan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat yang terbit 2 (dua) kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2022): Vol. 5 No. 1 Januari 2022" : 23 Documents clear
PERBANDINGAN METODE INTERNATIONAL ROUGHNESS INDEX DENGAN PAVEMENT CONDITION INDEX UNTUK PENENTUAN KONDISI JALAN NASIONAL DI KOTA WAMENA (STUDI KASUS : RUAS JALAN WAMENA – HABEMA) Muhamad Agung Rahman; Herdianto Arifin; Bertho Orbain Sowolino
Rang Teknik Journal Vol 5, No 1 (2022): Vol. 5 No. 1 Januari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v5i1.2702

Abstract

Pembangunan infrastruktur jalan merupakan suatu kebutuhan mutlak bagi pengembangan suatu wilayah agar tercapai kesinambungan dan pemerataan pembangunan pada setiap daerah serta membentuk struktur ruang dalam rangka mewujudkan sarana pembangunan nasional. Untuk membuka isolasi dan akses masyarakat terhadap perkembangan perekonomian di Kota Wamena, pemerintah melaksanakan pembangunan dan pemeliharaan jalan. Pemeliharaan jalan bertujuan untuk mempertahankan tingkat pelayanan sesuai dengan standar pelayanan minimum yang ditetapkan.Penelitian ini dilakukan pada ruas Jalan Wamena-Habema sepanjang 35,100 kilometer. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kondisi jalan hasil pengukuran metode IRI dengan metode PCI. Data yang digunakan berupa data IRI  dan PCI semester 2 tahun 2020 yang diperoleh dari Sistem Pengelolaan Database Jalan Nasional (SiPDJN) Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan kondisi jalan Wamena-Habema berdasarkan metode IRI dan metode PCI. Pada metode IRI 61,8% kondisi baik, 32,2% kondisi sedang. Kondisi rusak ringan dan rusak berat 4,0% dan 2,0%. Sedangkan pada metode PCI 49,6% kondisi baik, 9,7% kondisi sedang. Kondisi jelek dan parah 40,5% dan 0,3%. Dengan dilakukan penelitian kondisi jalan menggunakan metode IRI dan PCI pada ruas Jalan Wamena-Habema dapat memberikan deskripsi atau gambaran tentang data kondisi jalan eksisting. Data kondisi jalan dapat digunakan sebagai database untuk perencanaan dan pelaksanaan pemeliharaan jalan.
ANALISIS DURATION COST TRADE OFF UNTUK MENGEJAR KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PROYEK (STUDI KASUS: PENINGKATAN JALAN SIMOREJO-BAURENO KABUPATEN BOJONEGORO JAWA TIMUR) Subakir, Ali Hasan; Sugiyanto, Sugiyanto
Rang Teknik Journal Vol 5, No 1 (2022): Vol. 5 No. 1 Januari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v5i1.2705

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan latar belakang adanya proyek peningkatan jalan Simorejo – Baureno, yang pada awal pelaksanaan diduga mengalami keterlambatan dari jadwal progres yang direncanakan karena berbagai alasan kendala operasional dan faktor cuaca. Berdasarkan atas evaluasi dan investigasi di lapangan terhadap berjalannya proyek tersebut, ditemukan besarnya keterlambatan sebesar 16% pada pengamatan hari ke-60. Dalam kaitannya dalam pelaksanaan proyek konstruksi ada 3 sasaran yang harus diwujudkan, yaitu ketepatan jadwal pelaksanaan sesuai rencana waktu yang dijadwalkan (on schedule), menggunakan jumlah anggaran sesuai dengan yang dianggarkan (on budget) dan hasilnya memenuhi rencana mutu dan syarat-syarat pekerjaan (on specification). Oleh karena itu, agar adanya keterlambatan pada proyek tersebut tidak berimbas pada mundurnya waktu akhir penyelesaian proyek, maka salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mempercepat durasi pelaksanaan proyek dengan metode crashing. Pada penerapan metode tersebut langkah yang harus ditempuh adalah dengan menerapkan penambahan jam kerja melalui sistem kerja lembur dalam rangka mempercepat kegiatan pelaksanaan proyek. Dengan demikian, dalam upaya mempercepat durasi pelaksanaan proyek dengan metode crashing ada perhitungan-perhitungan yang dikenal dengan istilah analisis pertukaran biaya terhadap waktu (duration cost trade off). Pada analisis duration cost trade off, maka waktu dan biaya dapat dioptimalkan tanpa mengurangi kualitas yang diisyaratkan. Data-data yang digunakan dan diolah dalam penelitian ini adalah bersumber dari pelaksana proyek (kontraktor) yang berperan langsung dalam pelaksanaan proyek yang diteliti. Langkah awal yang dilakukan adalah dengan menentukan adanya lintasan kritis pada proyek tersebut dan langkah berikutnya adalah dengan penerapan perhitungan berdasarkan skenario penambahan lembur 1 jam, penambahan lembur 2 jam dan penambahan lembur kerja 3 jam. Hasil dari penelitian ini diperoleh perhitungan  penambahan 1 jam kerja lembur didapatkan durasi crashing sebesar 207,34 hari dengan biaya Rp 12.297.028.682, tetapi proyek masih terlambat 27,35 hari. Penambahan 2 jam kerja lembur didapat durasi crashing sebesar 190,47 hari dengan biaya Rp 12.376.431.195, tetapi proyek masih terlambat 8,47 hari. Penambahan 3 jam kerja lembur didapat durasi crashing sebesar 180 hari dengan biaya sebesar Rp 12.475.182.757 dan proyek akan selesai tepat waktu (on schedule). Hasil optimumnya adalah dengan penambahan lembur 3 jam/hari dan biaya membengkak Rp. 239.244.839 atau 1,12% dari total anggaran dengan cost slope Rp. 4.430.460 per hari..Kata Kunci: Crashing, duration cost trade off, lembur kerja, biaya dan cost slope. 
EVALUASI SISTEM MANAJEMEN PADA PELAKSANAAN PROYEK PEMBANGUNAN SARANAN DAN PRASARANA TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) DI TUBAN JAWA TIMUR Sugiyanto Sugiyanto; Rendi Untoko
Rang Teknik Journal Vol 5, No 1 (2022): Vol. 5 No. 1 Januari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v5i1.2706

Abstract

Pada penelitian ini, evaluasi sistem manajemen pada proyek yang diteliti terdiri dari evaluasi kinerja biaya, evaluasi kinerja jadwal dan evaluasi penerapan mutu pada pelaksanaan proyek. Evaluasi kinerja biaya dan jadwal proyek menggunakan metode konsep nilai hasil (earned value) dan evaluasi penerapan mutu pada pelaksanaan proyek berdasarkan penilaian fisik konstruksi terhadap spesifikasi teknis yang dipersyaratkan. Penggunaan metode nilai hasil untuk mengetahui kinerja biaya dan jadwal proyek dilakukan dengan analisa variabel-variabel BCWS (Budgeted Cost for Work Schedule), ACWP (Actual Cost for Work Performed) dan BCWP (Budgeted Cost for Work Performed), kemudian digambarkan pada kurva S dengan tampilan informasi sumbu X menunjukkan durasi proyek dan sumbu Y menyatakan biaya proyek. Kurva S sangat bermanfaat untuk dipakai karena dapat dengan jelas menunjukkan kemajuan proyek dalam bentuk yang mudah dipahami, apakah terjadi pembengkakan atau penghematan anggaran proyek dan apakah terjadi kelambatan atau percepatan dalam jadwal proyek. Berdasarkan evaluasi kinerja biaya proyek, dapat diketahui terjadi pembengkakan biaya aktual proyek terhadap anggaran sebesar Rp. 12.070.959 atau pemborosan biaya sebesar 2.5% dari total anggaran biaya proyek. Kondisi terjadinya pemborosan anggaran dinamakan cost overrun, hal ini mengindikasikan bahwa pengendalain biaya dalam pelaksanaan proyek yang diteliti masih belum optimal. Berdasarkan atas evaluasi kinerja jadwal proyek, dapat diketahui ada beberapa minggu yang mengalami keterlambatan dan adapula beberapa minggu yang mengalami percepatan. Namun begitu pada masa mendekati batas akhir jadwal proyek, pelaksanaan proyek dapat dicapai tepat jadwal sesuai dengan yang direncanakan. Kondisi tercapainya jadwal pelaksanaan proyek sesuai dengan jadwal yang direncanakan (tepat jadwal) disebut on schedule, hal ini mengindikasikan bahwa dalam pelaksanaan jadwal proyek yang diteliti dapat dikendalikan secara optimal dan tepat sasaran. Adapun untuk evaluasi penerapan mutu, didapatkan bahwa berdasarkan atas penilain fisik konstruksi terhadap spesifikasi teknis yang dipersyaratkan memenuhi persyaratan mutu (persyaratan mutu terpenuhi). Kata kunci: kinerja, nilai hasil, pemborosan, tepat jadwal dan spesifikasi. 
PENGARUH KESESUAIAN UPAH, TINGKAT PENDIDIKAN, PENGALAMAN KERJA DAN MANAJERIAL TERHADAP PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA PEKERJAAAN PASANGAN BATA PEMBANGUNAN GIS 150 kV KOTA PADANG Yusnita, Yessy; Honesti, Leli
Rang Teknik Journal Vol 5, No 1 (2022): Vol. 5 No. 1 Januari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v5i1.2712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh variabel kesesuaian upah, tingkat pendidikan, pengalaman kerja dan manajerial terhadap variabel produktivitas tenaga kerja pada pekerjaan pasangan bata pembangunan GIS 150 kV kota Padang. Metode penelitiannya menggunakan mengunakan teknik sampel jenuh dengan jumlah populasi sebanyak 10 tenaga kerja.  Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif, dimana koefisien determinasi (R), uji-t, uji-F dianalisa secara regresi multiples dengan menggunakan Software SPSS 21. Dari hasil analisis diperoleh bahwa variabel manajerial mempunyai pengaruhterhadap variabel produktivitas tenaga kerja, variabel kesesuaian upah tidak mempunyai pengaruh terhadap variabel produktivitas tenaga kerja, variabel pengalaman kerja berpengaruh terhadap variabel produktivitas tenaga kerja dan variabel tingkat pendidikan tidak berpengaruh terhadap variabel produktivitas tenaga kerja. Kemudian, dari hasil  uji-F diperoleh bahwa tingkat pendidikan, kesesuaian upah, pengalaman kerja dan manajerial berpengaruh secara signifikan terhadap variabel produktivitas tenaga kerja dengan nilai 5,308. Sedangkan dari hasil uji koefisien determinasi (R) diperoleh hasilnya adalah 90%, yang mana ini menunjukkan bahwa  produktivitas kerja tenaga kerja dipengaruhi oleh variabel manajerial, kesesuaian upah, pengalaman kerja dan tingkat pendidikan.
INDENTIFIKASI KERUSAKAN JALAN PAYAKUMBUH-BATUSANGKAR STUDI KASUS JALAN BARULAK TANJUNG BARUH – TANJUNG ALAM Elvi Syamsuir; Winda Armaya; M. Irfan
Rang Teknik Journal Vol 5, No 1 (2022): Vol. 5 No. 1 Januari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v5i1.2729

Abstract

Jalan Raya dari Payakumbuh - Batusangkar termasuk Jalan Kota dan Kabupaten yang menghubungkan kota Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Batusangkar dengan jarak tempuh sepanjang 36 km. Untuk menuju Kota Batusangkar dari Payakumbuh ada beberapa daerah yang dilewati mulai dari Piladang – Barulak - Tanjung Alam – Salimpauang – Tabek Patah – Sungai Tarab. Kondisi beberapa jalan dari Piladang menuju Batusangkar mengalami kerusakan, lebih tepat daerah Barulak dengan Nagari Barulak Kecamatan Tanjung Baru menuju Tanjung Alam. Kerusakan ini dapat menimbulkan terjadinya kecelakaan pada pengguna jalan. Untuk menghindari dampak negatif yang ditimbulkan oleh kerusakan jalan tersebut, diperlukan lah penanganan khusus seperti perbaikan jalan, dimana metode perbaikan jalan harus mempertimbangkan kondis existing dengan mengumpulkan data terkait dengan kondisi jalan. Telah dilakukan penelitian tentang Indentifikasi Kerusakan Jalan Payakumbuh-Batusangkar (Studi Kasus Jalan Barulak Tanjumg Baruh – Tanjung Alam). Penelitian ini dilakukan dengan tahapan (1) Asessment awal, yaitu survey awal, survey yang dilakukan untuk mengetahui kondisi jalan secara umum (2) Visual Asessment, melakukan pengecekan kondisi jalan dengan cara melihat langsung kerusakan-kerusakan yang ada pada jalan serta membagi kerusakan tersebut dalam beberapa jenis/ komponen. (3) Technical Asessment, Pengukuran langsung yang dilakukan terhadap kerusakan-kerusakan jalan untuk mengambil dimensi serta luas kerusakan. Hasil yang didapatkan pada saat penelitian ini dilakukan dan sampai tahap pengolahan data menunjukkan bahwa jalan Payakumbuh-Batusangkar (Barulak Tanjung Baruh – Tanjung Alam) dalam kondisi kerusakan rata-rata high (tinggi) kecuali retak pinggir dengan tingkat kerusakan low. Pada Ruas Jalan Barulak Tanjung Alam STA 0 + 000 sampai STA 0 + 800 ditemukan jenis kerusakan pada perkerasaan jalan yang paling jauh besar adalah retak memanjang dengan luas kerusakan 61,5 m² dan terkecil adalah retak pinggir dengan luas kerusakan 1 m². Penelitian ini menghasilkan suatu sarankan pada pemerintah terkait supaya kerusakan yang terjadi pada ruas jalan Barulak Tanjung Baruh- Tanjung Alam tidak menjadi lebih parah maka perlu dilakukan tindakan perbaikan pada bagian-bagian yang rusak sehingga tidak menimbukan kerusakan yang lebih parah, serta terciptanya keamanan dan kenyamanan pengendara.
ANALISIS TPM MESIN PEMOTONG TEKSTIL OTOMATIS CNC-CUTTER KURIS DENGAN METODE OEE DI PT. YIFAN JAYA Iwan Nugraha Gusniar; Alfian Sidik
Rang Teknik Journal Vol 5, No 1 (2022): Vol. 5 No. 1 Januari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v5i1.2733

Abstract

Mesin CNC-Cutter C 3030 menjadi salah satu mesin pemotong otomatis tekstil yang cukup diandalkan dalam meningkatkan efisiensi waktu produksi. Mesin ini berfungsi sebagai mesin pemotong otomatis kain atau tekstil dengan menggunakan program sehingga desain yang sudah dibentuk bisa langsung input ke mesin dan mesin akan memotong kain sesuai desain. Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui nilai efektivitas produksi pada mesin CNC-Cutter C 3030, nilai efektivitas meliputi availability, performance rate dan quality rate, meode penelitian yang dilakukan dengan metode total productive maintenance, setelah dilakukan penelitian didapatkan Nilai availability sebesar 86,26% pada setiap minggu, Nilai performance rate, quality Rate mesin menunjukan hasil sebesar 96,8%, dan hasil perhitungan Overall Equipment Effectiveness adalah 80,83%.
PENGARUH VARIASI KENDARAAN LEADER DAN PANJANG PLATOON TERHADAP KECEPATAN Sri Ramayanti; Bayu Martanto Adji; Yosritzal Yosritzal
Rang Teknik Journal Vol 5, No 1 (2022): Vol. 5 No. 1 Januari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v5i1.2734

Abstract

Naiknya  jumlah kepemilikan kendaraan akan berpengaruh pada peningkatan arus lalu lintas, yang biasanya akan menghasilkan kemacetan di jaringan jalan. Fenomena ini mengakibatkan kendaraan cenderung berjalan beriring – iringan (platoon). Beberapa karakteristik yang dipakai dalam mendeskripsikan  fenomena platoon tersebut yaitu: jarak antar kendaran (headway) kecepatan rata-rata  dan jumlah  kendaraan dalam platoon. Penelitian ini untuk menganalisa pengaruh variasi kendaraan leader dan panjang platoon terhadap kecepatan kendaraan. Penelitian dilakukan pada jalan raya Padang – Bukittinggi yang merupakan jalan arteri di Propinsi Sumatera Barat. Data yang dipakai adalah data primer, survey langsung dilapangan dengan merekam arus lalu lintas kendaraan beriringan (traffic platoon) selama 2 hari. Untuk menentukan kecepatan diambil jarak 50 m dan waktu diukur dengan stop program. Nilai rata – rata headway relatif sama pada pengukuran pada saat jam sibuk dan jam tidak sibuk. Secara umum  headway antar kendaraan bervariasi, disebabkan kecepatan kendaraan yang tidak konstan. Pengukuran platoon sampai dengan 2 detik lebih berpengaruh terhadap penurunan kecepatan daripada pengukuran platoon sampai dengan 3 detik. Pada pengukuran platoon sampai dengan 2 detik terjadi penurunan rerata kecepatan sebesar 8.36 % setiap penambahan 1 (satu) kendaraan pada platoon, sedangkan pada pengukuran platoon sampai dengan 3 detik terjadi penurunan rerata kecepatan  sebesar 4.40 %.
SOIL INVESTIGATION BERDASARKAN UJI SONDIR DI KECAMATAN HARAU KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Hanifah Asnur; Ramacos Fardela
Rang Teknik Journal Vol 5, No 1 (2022): Vol. 5 No. 1 Januari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v5i1.2735

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Uji Sondir di Kabupaten Lima Puluh Kota tepatnya di Kecamatan Harau Pada Tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan daya dukung tanah serta jenis pondasi yang cocok di titik lokasi penelitian sehingga terhindar dari kegagalan struktur (bangunan roboh/runtuh). Metode penyelidikan tanah dilakukan dengan cara pengujian langsung di lapangan menggunakan alat sondir. Data sekunder didapat dari beberapa kajian literatur. Data primer didapat dari hasil sondir di dua titik lokasi yang telah ditentukan. Analisis data menggunakan dua parameter pada setiap kedalaman yaitu Nilai Perlawanan Konus (NK) dalam satuan kg/cm2, Jumlah Hambatan Pelekat (JHP) dalam satuan kg/cm. Kedua parameter diatas dicatat untuk setiap interval 20 cm sampai kedalaman dimana didapatkan nilai  NK ≥ 155 kg / cm2, dengan batasan kedalaman maksimum 10  m dari muka tanah setempat. Hasil penelitian sondir diukur dari elevasi ± 0.00 (muka tanah setempat) pada titik 1 NK ³ 155 kg/cm2 didapat pada posisi kedalaman – 10.00 m dengan nilai TFR 410 kg/cm. Sedangkan pada titik 2 didapat pada posisi kedalaman – 6.00 m dengan nilai TFR 248 kg/cm. Berdasarkan perhitungan daya dukung tanah maka jenis pondasi yang cocok untuk perencanaan pembangunan proyek tersebut adalah pondasi dalam (bore pile).
ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN IJUK 0,25% DAN 0,5% PADA CAMPURAN BETON fc’ 14,5 MPa (NON STRUKTUR) Haristha, Yosi; Bastian, Elfania
Rang Teknik Journal Vol 5, No 1 (2022): Vol. 5 No. 1 Januari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v5i1.2762

Abstract

Concrete is the majority of materials used in construction in Indonesia in general. Concrete mix innovations are needed so that concrete has better quality and quality. Innovation in concrete mixture one of them by using organic waste. In addition to improving quality, organic waste used is expected to reduce global warming. In Nagari IV Koto Palembayan ijuk from enau trees is not processed and left alone, so over time the ijuk can become waste. In this study discussed the effect of the addition of ijuk in the concrete mixture against the strong press of concrete. The targeted concrete press strong value is 14.5 MPa. The test object is made by varying the amount of ijuk addition in the concrete mixture by 0.25% and 0.5%. The test object used is a cylinder measuring 15cm in diameter and 30 cm high. Testing was conducted when the concrete was 7 days old, 14 days and 28 days old using 2 samples of test objects. The results showed a strong value of normal concrete press age of 28 days obtained at 15.57, while the strong value of additional concrete press ijuk 0.25% and 0.5% obtained by 19.82 MPa and 18.26 MPa. The results showed additional concrete ijuk 0.25% increased by 27.30% from the normal concrete press strength and the strong value of additional concrete press ijuk 0.5% also increased by 17.28% from the strong normal concrete press.
PERENCANAAN ULANG GEOMETRIK DAN PERKERASAN JALAN PADA RUAS JALAN BATAS KOTA PADANG – KOTA PAINAN KM 70+000 - KM 72+700 Elsa Eka Putri; Muhammad Iqbal
Rang Teknik Journal Vol 5, No 1 (2022): Vol. 5 No. 1 Januari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v5i1.2813

Abstract

Software bisa membantu pekerjaan menjadi mudah dan cepat. Autodesk Infraworks adalah salah satu software yang dapat mempermudah perencanaan jalan dan merupakan software yang cukup banyak digunakan oleh negara maju. Perencanaan ulang geometrik jalan meliputi perhitungan tebal perkerasan serta anggaran biaya dengan studi kasus pada jalan batas Kota Padang - Kota Painan KM 70+000 - KM 72+700 yang berlokasi di Sago Salido, IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Jalan batas Kota Padang - Kota Painan ini merupakan jalur Lintas Sumatra yang menghubungkan antara Provinsi Sumatera Barat dengan Provinsi Bengkulu. Tujuan dari penelitian ini adalah merencanakan ulang geometrik jalan, tebal perkerasan jalan, dan rencana anggaran biaya berdasarkan standar dan peraturan yang berlaku di Indonesia, sehingga dapat bermanfaat sebagai referensi dalam perencanaan jalan dengan menggunakan software Autodesk Infraworks yang disesuaikan dengan peraturan yang berlaku di Indonesia. Perencanaan geometrik jalan menggunakan aplikasi Autodesk infraworks didapatkan hasil untuk jalan kolektor kelas III A ini, sepanjang 2706,38 m yang memiliki 8 tikungan dan 6 lengkung vertikal serta volume galian sebesar 21550,44 m3 dan volume timbunan sebesar 21519,47 m3. Perhitungan tebal perkerasan dilakukan berdasarkan Manual Desain Perkerasan (MDP) tahun 2017 dengan menggunakan struktur perkerasan kaku sehingga didapatkan struktur perkerasan dengan hasil pelat beton dengan tebal 40 mm, lapis fondasi LMC dengan tebal 60 mm dan lapis drainase dengan tebal 145 mm. Dari perencanaan jalan ini diperoleh rencana anggaran biaya sebesar Rp. 43.447.698.000,00 (empat puluh tiga milyar empat ratus empat puluh tujuh juta enam ratus sembilan puluh delapan ribu rupiah). Sehingga dapat disimpulkan aplikasi Autodesk Infraworks dinilai dapat mempermudah pelaksanaan dan penggambaran dalam pekerjaan serta menghemat waktu, dengan standar AASHTO (American Association of State Highway and Transportation Officials) tahun 2011 dengan perbedaan hasil perhitungan  kecil dari 1%.

Page 1 of 3 | Total Record : 23