cover
Contact Name
Rina Setiana
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.keperawatan@ui.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing, Universitas Indonesia, Indonesia
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Indonesia
Published by Universitas Indonesia
ISSN : 14104490     EISSN : 23549203     DOI : https://doi.org/10.7454/jki
Core Subject : Health,
Focus and Scope Jurnal Keperawatan Indonesia (JKI, or Nursing Journal of Indonesia) contributes to the dissemination of information related to nursing research and evidence-based study on urban nursing issues in low-middle income countries. The scope of this journal is broadly multi-perspective in nursing areas such as Nursing Education, Clinical Practice, Community Health Care, Management and Health System, Health Informatics, and Transcultural Nursing, with a focus on urban nursing issues in low-middle income countries. JKI is committed to communicating and being open to the discussion of ideas, facts, and issues related to health across a wide range of disciplines. The journal accepts original research articles, synthesized literature, and best practice reports or case reports that use the quantitative, qualitative, or mixed-method approach. JKI adheres to journalistic standards that require transparency of real and potential conflicts of interest that authors and editors may have. It follows publishing standards set by the International Committee of Medical Journal Editors (ICMJE), the World Association of Medical Editors (WAME), and the Committee on Publication Ethics (COPE). Letters and commentaries about our published articles are welcome. All submitted contributions will undergo a blind peer-review process according to appropriate criteria.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (1997): January" : 6 Documents clear
Pengaruh Faktor-Faktor Sosial Demografis dan Psikososial Pada Praktik Kesehatan Ibu Pramigravida Selama Kehamilan Maria A. Wijaya Rini
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 1, No 1 (1997): January
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v1i1.72

Abstract

Faktor-faktor sosial demografis dan psikososial yang berpengaruh pada praktik kesehatan ibu hamil di Amerika Serikat ditinjau kembali, sebagai dasar untuk melihat implikasinya pada pramigravida di Indonesia selama trimester kedua. Faktor-faktor sosial demografis meliputi ras, usia, pendidikan dan status sosial ekonomi. Faktor-faktor psikososial mencakup dukungan sosial, motivasi dan stres. Tiga belas jurnal kesehatan dan keperawatan di Amerika Serikat dikaji. Hasilnya menunjukkan bahwa, dengan mengabaikan ras, selama kehamilan wanita di Amerika Serikat melakukan penyesuaian terhadap praktik kesehatannya. Diantaranya beberapa kelompok budaya di Amerika Serikat, faktor-faktor sosial demografis berpengaruh pada perbedaan praktik kesehatan ibu. Status sosial ekonomi dan dukungan sosial merupakan faktor dominan dan penentu kuat pada praktik kesehatan ibu. Penelitian menunjukkan ketidaksesuaian hasil yang berkaiatan dengan pengaruh stres dan motivasi pada praktik kesehatan ibu. The socidemographic and psychososial factors that have an impact on the maternal health practices during pregnancy among United States population were reviewed, as a base to the implication for Indonesia primigravidas during the second trimester. The sociodemographic factors included race, age, education, and socioeconomic status. The pychosocial factors included social support, motivation, and stress. Thirteen reviews from nursing and health journals in the pragnancy regardless of race. Some sociodemographic factors impact differently among the cultures. Socioeconomic status is a strong predictor of the maternal health practice as well as social support. There are inconsistent findings regarding the impact of stress motivation on maternal health practices.
Peran Perawat Dalam Penerapan ‘PHC’ Pada Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak – Keluarga Berencana Junaiti Sahar
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 1, No 1 (1997): January
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v1i1.67

Abstract

Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksploratif yang bertujuan menguraikan kegiatan yang dilakukan perawat dan mengindentifikasi faktor yang mempengaruhi kegiatan perawatan dalam pelayanan KIA dan KB di Puskesmas dan di masyarakat.Penelitian dilakukan terhadap empat perawat yang masing-masing bekerja di Puskesmas Induk dan Puskesmas Pembantu di Bogor dan Puskesmas Induk dan Puskesmas Pembantu di Depok. Tiap perawat diamati oleh dua orang peneliti selama jam kerja untuk mengetahui jumlah waktu yang digunakan untuk kegiatan KIA dan KB.Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosentase waktu rata-rata yang digunakan perawat untuk pelayanan KIA dan KB adalah 29,6% dari total waktu pelayanan Puskesmas. Waktu yang lain digunakan oleh perawat untuk melaksanakan kegiatan pemeriksaan, penyuntikan, pengisian kartu pemanggil pasien dan menyiapkan obat. Perawat yang bekerja pada Puskesmas di Bogor menunjukkan bobot kegiatan paling tinggi dalam pelayanan KIA dan KB, sedangkan tiga perawat lainnya, hanya melakukan kegiatan pada Balai Pengobatan, depot obat dan kegiatan non keperawatan lain. Kegiatan perawat tertinggi di Posyandu adalah pemberian imunisasi dan pemantauan pertumbuhan yaitu 89,3% dari kegiatan lain. Puskesmas yang memberikan kewenangan yang lebih besar kepada perawat dan perawat dengan kemampuan lebih untuk melakukan pelayanan KB, ternyata menunjukkan cakupan KB yang cukup tinggi, yaitu 82,4%.Beberapa faktor yang menyebabkan perawat kurang berperan dalam pelayanan KIA dan KB antara lain karena perawat tidak diberikan kewenangan untuk memberikan pelayanan KIA dan KB, serta uraian tugas yang kurang jelas dan tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan perawat. This resort utilized exploratif descriptive design with the purpose of describing the nurse’s activities and identification of factor affective nursing activities in maternal child healt care and family planning services in health center and community.For nurses working at twograin health center and to subdistrict health center located in Bogor and Depok were included in this study. Each nurse was observed by two observers throughout the working in hours to collect data on time spent bu nurses for maternal child health care and family planning services.The result of study revealed that the average of presentage time spent by nurses to provide maternal child health care and family planning sevices was 26,6% of total time spent in health center. The rest of time was spent by nurses for non-nursing activities such as examination parenteral medication, filling out frames, calling for patients and preparing the madication. The nurse who worked at health center in Bogor. Showed the most time spent for maternal child health care and family planning services, while another three nurses only worked at medical room, and drug counter and did non-nursing activities. Imunization and mentoring of child growth were reported as the most activities done (89,3%) at integrated health post (Posyandu) compared to another nurses’s activities. The health center with more autonomy giren to the nurses and asses with more competencies to provide family planning services that infact had an high coverage of family planning which was 82,4%.Several factors affecting the low contributing of nurses on mater hal child health care of family planning have been identified in this study were that those nurses were not authorized to offer maternal child health care of family planning, and the unclear job descriptions, as well ad inadequate educational background of nurses.
Kesehatan Jiwa Wanita Usia Pada Usia Produktif: Suatu Kajian Masalah Achir Yani S Hamid
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 1, No 1 (1997): January
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v1i1.71

Abstract

Kesehatan jiwa wanita sangat mempengaruhi kesehatan wanita. Pada usia produktif gangguan kesehatan jiwa wanita sering berhubungan dengan: perannya sebagai istri, ibu dan pekerja; kondisi kesehatan fisik terutama kondisi bagian tubuh yang menjadi simbol kewanitaan; serta penganiayaan fisik atau mental. Proses berduka, kemurungan, psikosa paska melahirkan, bunuh diri merupakan reaksi negatif dari gangguan terhadap kesehatan jiwa. The status of woman mental health gives a lot of influences to the whole of her health condition. On productive age, the alteration of woman’s mental health  could be induced by her role as wife, mother and worker, her physical condition mainly the condition of sexual organ; as well as physical and mentaly abused. Grieving process, depression, psicosa after labour and suicide are negative responses that was triggered by those alterations.
Pola Penyelesaian Masalah Belajar Mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia Sari Mulyati; Budi Anna Keliat
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 1, No 1 (1997): January
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v1i1.70

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola penyelesaian masalah yang digunakan, mengidentifikasi pola penyelesaian masalah dan mengetahui perbedaan pola penyelesaian masalah mahasiswa baru FIK-UI program A dengan program B tahun 1992/1993. Metode penelitian Deskriptif Eksploratif dengan sampel sebanyak 67 orang yang terdiri dari 27 orang mahasiswa baru program A dan 40 mahasiswa baru program B. Data yang terkumpul dianalisa dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial, dalam menguju hipotesa yang digunakan T Test Hipotesa untuk selisih mean. Hasil yang diperoleh menunjukkan lima pola penyelesaian masalah yang digunakan mahasiswa bersifat konstruktif, yaitu mengembangkan dan mempertahankan kompetensi dan percaya diri, mengembangkan persepsi yang positif tentang situasi kehidupan, mengurangi tekanan melalui pengalihan, tidak mengurangi tekanan melalui penggunaan substansi dan atau mengekspresi marah, serta tidak menghindari konfrontasi dan menarik diri. Nilai rata-rata tertinggi adalah tidak menggunakan pola penyelesaian masalah dengan cara mengurangi tekanan melalui penggunaan substansi dan atau mengekspresi marah.Terdapat perbedaan pola penyelesaian masalah mahasiswa baru program A dan B. Penyelesaian masalah program A lebih konstruktif dibanding program B, hal ini berarti menolak hipotesa H1 dan menerima hipotesa H0 dan setelah diuji dengan T Test menunjukkan perbedaan yang tidak bermakna (λ 0,01 dan T 2,36). The research show and identify the problem solving pattern and the different between that are used A program and B program among FIK UI new students on 1992/1993. The research utilized explorative-descriptive design. Samples consist of 67 student, included 27 students from A and 40 from B. Data are analized by descriptive and inferencial statistic. Hypotesist are tested by t test hypotesist. The result show 5 (five) problem solving patterns that are used constructively; developing ang maintaining self confidence competition, developing positive perception, not descreasing the pressure is not using problem solving pattern by decreasing pressure with substantional or expressing anger. The result shows no significant meaning between A and B program (λ 0,01 and t = 2,36), refused H1 hypotesis, and accepted H0 hypotesis.
Analisa Konsep Koping : Suatu Pengantar Achir Yani S Hamid
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 1, No 1 (1997): January
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v1i1.1

Abstract

Analisa konsep koping merupakan suatu upaya membahas phenomena-phenomena yang mendasari mekanisme pertahanan diri. Pada penelitian yang dilakukan banyak difokuskan pada perilaku, strategi dan gaya koping dibandingkan penggunaan yang tepat istilah pola koping. Hasil penelitian menunjukkan mekanisme koping mempunyai hasil positif dan negatif dan memberikan dampak yang sejalan terhadap penanganan stres yang menimbulkan koping tersebut.Pembahasan konsep koping sangat penting karena dapat membantu kemampuan klien dalam membatasi masalah dengan menggunakan strategi koping yang paling efektif.
Peranan Perawat dan Bidan Dalam Pelayanan Konseling Kontrasepsi Mantap Azrul Azwar
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 1, No 1 (1997): January
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v1i1.73

Abstract

Untuk lebih meningkatkan mutu pelayanan kontrasepsi mantap, sejak tahun 1984 telah diselenggarakan pelayanan konseling kontrasepsi oleh bidan terlatih, yang kemudian sejak lima tahun terakhir juga oleh perawat terlatih. Penelitian ini bermaksud mendapatkan informasi tentang pendayagunaan perawat dibandingkan dengan bidan dalam pelayanan konseling kontrasepsi mantap. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan pengamatan terhadap 117 perawat dan bidan yang mengikuti pelatihan konseling kontrasepsi mantap pada tahun 1994. Hasil penelitian menyimpulkan pendayagunaan perawat dan bidan dalam pelayanan konseling kontrasepsi mantap memberikan hasil yang tidak berbeda bermakna. In order the further improve the quality of voluntary surgical contraception (VSC) services, since 1984, the VSC counseling services had been provided by the trained midwives, and then in the five years, also by the trained nurses. The aims of this study is to collect information regarding the roles of nuses in comparation to midwives in VSC counseling services. The method of data collection used was interview and observation towards 117 nurses and midwives who had been trained on VSC counseling techniques in1994. The result of study found out that the roles of nurses in VSC counseling services are as good as the midwives.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

1997 1997


Filter By Issues
All Issue Vol 24, No 3 (2021): November Vol 24, No 2 (2021): July Vol 24, No 1 (2021): March Vol 23, No 3 (2020): November Vol 23, No 2 (2020): July Vol 23, No 1 (2020): March Vol 22, No 3 (2019): November Vol 22, No 2 (2019): July Vol 22, No 1 (2019): March Vol 21, No 3 (2018): November Vol 21, No 2 (2018): July Vol 21, No 1 (2018): March Vol 20, No 3 (2017): November Vol 20, No 2 (2017): July Vol 20, No 1 (2017): March Vol 19, No 3 (2016): November Vol 19, No 2 (2016): July Vol 19, No 1 (2016): March Vol 18, No 3 (2015): November Vol 18, No 2 (2015): July Vol 18, No 1 (2015): March Vol 17, No 3 (2014): November Vol 17, No 2 (2014): July Vol 17, No 1 (2014): March Vol 16, No 3 (2013): November Vol 16, No 2 (2013): July Vol 16, No 1 (2013): March Vol 15, No 3 (2012): November Vol 15, No 2 (2012): July Vol 15, No 1 (2012): March Vol 14, No 3 (2011): November Vol 14, No 2 (2011): July Vol 14, No 1 (2011): March Vol 13, No 3 (2010): November Vol 13, No 2 (2010): July Vol 13, No 1 (2010): March Vol 12, No 3 (2008): November Vol 12, No 2 (2008): July Vol 12, No 1 (2008): March Vol 11, No 2 (2007): September Vol 11, No 1 (2007): March Vol 10, No 2 (2006): September Vol 10, No 1 (2006): March Vol 9, No 2 (2005): September Vol 9, No 1 (2005): March Vol 8, No 2 (2004): September Vol 8, No 1 (2004): March Vol 7, No 2 (2003): September Vol 7, No 1 (2003): March Vol 6, No 2 (2002): September Vol 6, No 1 (2002): March Vol 5, No 2 (2001): September Vol 5, No 1 (2001): March Vol 2, No 8 (1999): December Vol 2, No 7 (1999): September Vol 2, No 6 (1999): May Vol 2, No 5 (1998): October Vol 1, No 4 (1998): July Vol 1, No 3 (1997): December Vol 1, No 2 (1997): July Vol 1, No 1 (1997): January More Issue