cover
Contact Name
Rina Setiana
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.keperawatan@ui.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing, Universitas Indonesia, Indonesia
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Indonesia
Published by Universitas Indonesia
ISSN : 14104490     EISSN : 23549203     DOI : https://doi.org/10.7454/jki
Core Subject : Health,
Focus and Scope Jurnal Keperawatan Indonesia (JKI, or Nursing Journal of Indonesia) contributes to the dissemination of information related to nursing research and evidence-based study on urban nursing issues in low-middle income countries. The scope of this journal is broadly multi-perspective in nursing areas such as Nursing Education, Clinical Practice, Community Health Care, Management and Health System, Health Informatics, and Transcultural Nursing, with a focus on urban nursing issues in low-middle income countries. JKI is committed to communicating and being open to the discussion of ideas, facts, and issues related to health across a wide range of disciplines. The journal accepts original research articles, synthesized literature, and best practice reports or case reports that use the quantitative, qualitative, or mixed-method approach. JKI adheres to journalistic standards that require transparency of real and potential conflicts of interest that authors and editors may have. It follows publishing standards set by the International Committee of Medical Journal Editors (ICMJE), the World Association of Medical Editors (WAME), and the Committee on Publication Ethics (COPE). Letters and commentaries about our published articles are welcome. All submitted contributions will undergo a blind peer-review process according to appropriate criteria.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2006): September" : 6 Documents clear
Penyusunan Studi Kasus Sri Yona
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 10, No 2 (2006): September
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v10i2.177

Abstract

AbstrakStudi kasus merupakan metode yang semakin dikenal dan berharga serta menjadi unik, khususnya pada penelitian di bidang keperawatan. Hal ini erat kaitannya dengan filosofi keperawatan yang melihat manusia secara menyeluruh. Studi kasus merupakan penelitian yang menekankan pada pemahaman yang lebih mendalam akan fenomena tertentu terhadap individu. Studi kasus juga berguna dalam mengekspolorasi masalah yang belum atau pun masih sedikit yang diketahui tentang fenomena tertentu. Peneliti dapat menggunakan beberapa teknik dalam pengumpulan data, seperti wawancara mendalam/ depth interview dan kuesioner. Beberapa tahapan dalam membuat suatu studi kasus diawali dengan menentukan masalah, membuat disain dan instrumen, mengumpulkan data, membuat analisis data, dan mempersiapkan laporan penelitian. Hasil akhir studi kasus adalah pemahaman yang mendalam akan suatu fenomena. Penulisan artikel ini bertujuan sebagai masukan bagi peneliti pemula agar dapat mendisain suatu studi kasus yang baik. AbstractCase study, as one methodology research, is increasing recognized and value and become unique in nursing research. This related to the nursing philosophy which emphasizes whole aspect of human. Case study emphasizes on understanding of phenomenon, based on the human experiences. Case study is also useful as exploratory phase in research, in particularly when the researchers have little knowledge about particularly phenomenon. In collecting data, there are several ways, such as questionnaires, in depth-interview. There are several procedures in case study, namely determining problem, deciding design and instrument, collecting data, analyzing data and preparing outcomes research. The final outcome of case study is the understanding of phenomenon and holistic aspect of phenomenon. The aim of this article is to provide some input for beginner in order to achieve good research design.
Pengaruh Asap Rokok Kretek Terhadap Imunitas Seluler Tikus Betina Strain LMR Rosila Idris; Hadi Hartamto
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 10, No 2 (2006): September
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v10i2.172

Abstract

AbstrakPenelitian eksperimental ini bertujuan mengetahui pengaruh asap rokok terhadap sistem imun seluler. Ada tiga kelompok tikus yang dipajan selama 7, 14, dan 21 siklus estrus dibandingkan dengan kontrol yang tidak terpajan asap rokok. Parameter yang dinilai adalah persentase blastranformasi limfosit T yang dikultur selama 72 jam. Hasilnya pada pemajanan selama 7 dan 14 siklus estrus tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna dibandingkan kontrol, sedangkan pemajanan pada 21 siklus terdapat perbedaan yang bermakna. Hal ini dapat diartikan baru pada pemajanan 21 siklus terjadi gangguan imunitas seluler. Pada pemajanan 7 siklus dibandingkan 21 siklus terdapat perbedaan blastransformasi limfosit T secara signifikan (p=0.004), sedangkan pada pemajanan 14 dibandingkan 21 siklus terlihat perbedaan blastransformasi limfosit T tidak bermakna (p=0.986). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan imunitas seluler tikus akan terganggu setelah pemajanan asap rokok 21 siklus estrus. Berdasarkan hasil penelitian ini kemungkinan imunitas seseorang yang terpajan asap rokok cukup lama dapat terganggu. Perlu penelitian lebih lanjut dengan pemajanan lebih dari 21 siklus untuk mengetahui timbulnya penyakit kanker dan kardiovaskuler. AbstractExperimental research was done to understand the effect of cigarette smoke to cellular immunity. In this research, 3 groups of rats were exposed by cigarette smoke for 7, 14, and 21 estrous cycles. Each group had a control group that was not exposed by cigarette smoke. Percentage of T lymphocytes blastransformation that cultured in 72 hours was used as the parameter. T Lymphocytes blastransformation was measured with the blood culture preparation. The result showed the groups exposed in 7 and 14 cycles had no significant influence in cellular immunity. But the groups exposed in 21 cycles showed a decline of the cellular immunity function. This research has provided that the cellular immunity of the rats declines by the cigarette smoke in 21 cycle’s exposure. Based on this research, people who are exposed by cigarette smoke for long time can decrease of their immunity, especially cellular immunity.
Logam Berat, Radiasi, Diet, Rokok, Alkohol, dan Obat-obatan Sebagai Penyebab Infertilitas Pria Rosila Idris; Hadi Hartamto
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 10, No 2 (2006): September
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v10i2.176

Abstract

AbstrakInfertilitas pada pria dapat disebabkan berbagai faktor seperti logam berat, radiasi, diet, rokok, alkohol, dan obat-obatan. Logam berat yang sering dihubungkan sebagai penyebab gangguan proses spermatogenesis adalah timbal dan kadmium. Radiasi pada intensitas tinggi dapat menyebabkan kerusakan sperma atau mutasi. Konsumsi yang mengandung kortison dan leptin dalam jumlah banyak dapat mempengaruhi produksi FSH dan LH yang mengakibatkan kuantitas sperma berkurang. Asap rokok dapat mengakibatkan penurunan kuantitas atau kualitas sperma pada perokok aktif maupun pasif. Sedangkan alkohol dan obat-obatan dapat menurunkan fertilitas pria melalui jalur gangguan sistem hormon reproduksi. Gangguan hormonal dapat menyebabkan gangguan spermatogenesis, sehingga terjadi gangguan kualitas atau kuantitas sperma. AbstractInfertility on male can be cause by some factors such as heavy metal, radiation, diet, cigarette, alcohol, and drugs. Heavy metals that often related to influence the process of spermatogenesis are plumbum and cadmium. Radiation on the high intensity can destroy sperm or mutation. Consumption of cortisone and leptin in the large number will influence the production of FSH and LH that will decrease the quantity of sperm. Cigarette smoker can decrease the quantity or sperm quality on active and passive smoker. While alcohol and drugs can decrease the fertility of male through interference on reproductive hormone system. Hormonal interferences can cause/effect on spermatogenesis, so that caused decreased quality or quantity of sperm.
Persepsi Pasien dengan HIV/AIDS dan Keluarganya Tentang HIV/AIDS dan Stigma Masyarakat Terhadap Pasien HIV/AIDS Agung Waluyo; Elly Nurachmah; Rosakawati Rosakawati
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 10, No 2 (2006): September
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v10i2.175

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi persepsi pasien HIV/AIDS dan keluarganya tentang HIV/AIDS dan stigma masyarakat terhadap pasien HIV/AIDS. Pendekatan yang digunakan pada penelitian kualitatif ini adalah fenomenologi. Sejumlah 13 informan (7 pasien dan 6 anggota keluarga) berpartisipasi dalam penelitian ini. Profil demografik informan klien HIV/AIDS meliputi pendidikan sekolah menengah atas sampai perguruan tinggi, berjenis kelamin pria usia 18–40 tahun. Informan keluarga umumnya adalah kakak kandung (berjenis kelamin pria dan wanita) dan orangtua (ibu) dari klien HIV/AIDS berusia 45–55 tahun. Hasil analisis didapatkan beberapa tema: (1) Pengetahuan pasien/keluarga tentang HIV/AIDS yang rendah (2) Pasien tidak terinformasi tentang penyakitnya (3) Kepercayaan yang salah tentang HIV/AIDS dan cara penularannya (4) Pasien HIV/AIDS bertanggung jawab atas dan pantas untuk terinfeksi HIV/AIDS (5) Perasaan takut dikucilkan/ upaya untuk merahasiakan tentang penyakitnya (6) Perasaan tersisih/ dikucilkan oleh keluarga dan kelompok tertentu (7) Intimidasi/ teror fisik (8) Putus asa dan (9) Harapan pasien HIV/AIDS. Hasil penelitian ini dapat bermanfaat untuk meminimalkan stigma dengan cara mengoptimalkan pengetahuan masyarakat sehingga deteksi dini pada orang yang berisiko dapat dilakukan. Hal ini memungkinkan terjadinya optimalisasi terapi ARV dan efektifitas asuhan keperawatan pada pasien HIV/AIDS dan juga peningkatan kualitas hidup pasien. AbstractThe purpose of this study was to identify the patient’s and relative’s perception on HIV/AIDS & stigma amongst the people. The design of this qualitative research is phenomenology approach. Thirteen informants (7 patients and 6 relatives of the patients) participated the study. The demographic profile of the informants were male and female with age from 18 years old to 40 years old for the patient and 45-55 for relatives. The findings identified some themes which are: (1) Lack of knowledge about HIV/AIDS on patient and relatives (2) The patients were not well informed on their condition (3) Misperception on HIV/AIDS and mode of spreading of HIV/AIDS (4) HIV/AIDS patients are responsibled and deserved for having infected HIV/ AIDS (5) The effort of the patient & their relatives to say nothing about their condition because they are afraid to be isolated from the community (6) The feeling of being isolated by the family member or a certain group of the people (7) Intimidation and physical Teror (8) The feeling of desperate and (9) Patient’s hopes. The result of these studies could be beneficial to minimize stigma by improving the knowledge of the people where it may optimize the early detection on the high risk people. It could also optimizes the treatment of ARV & the nursing care to the HIV/AIDS patient and their quality of life during AIDS stage.
Perbedaan Kepedulian Maternal Antara Ibu Primipara dan Ibu Multipara Pada Awal Periode Post Partum Yati Afiyanti; Imami Nur Rachmawati; Nani Nurhaeni
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 10, No 2 (2006): September
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v10i2.174

Abstract

AbstrakPengetahuan tentang kepedulian maternal sangat penting bagi perawat maternitas dalam memberikan dukungan informasi pada para ibu nifas. Program persiapan pemulangan berdasarkan apa yang menjadi kepedulian ibu nifas dapat dijadikan cara yang efektif dalam memberikan asuhan keperawatan pada ibu dan keluarganya. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengidentifikasi kepedulian maternal para ibu nifas di Indonesia pada awal pasca melahirkan baik pada ibu primi maupun multipara dan mengidentifikasi perbedaan kepedulian maternal pada dua kelompok ibu nifas tersebut. Rancangan penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Metode pemilihan sampel menggunakan total sampel selama 3 bulan berturut-turut. Instrumen yang digunakan ada tiga jenis yang dikembangkan berdasarkan penelusuran literatur. Data dianalisis menggunakan uji statistik univariat Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepedulian maternal ibu primipara dan multipara meliputi yang aspek keluarga, diri sendiri, dan bayi terdapat perbedaan bermakna diantara kedua tersebut. Hasil studi bisa digeneralisasi bila dilakukan replikasi dan menggunakan jumlah sampel yang lebih besar. AbstractMaternal concerns knowledge is very important for a maternity nurse in providing information support for all post partum mothers. A discharge planning preparation program that based on maternal concerns can be a good effective way to give nursing care for post partum mothers and families. The purpose of this study is to identify maternal concerns for post partum Indonesian mothers including prime and multi porous and to identify the differences of maternal concerns between these groups. This study used cross sectional design. The total sample was chosen as a strategy for sample selection during three months. In this study, data were collected using three instruments developed based upon a review literature. Univariat statistic was used to analyze the data. The result of this study indicated that maternal concerns for the prime and multi porous mothers for three aspects (self, baby, and family) were significant difference. The result from this study can be generalized by using a big sample in next replication study.
Perbandingan Tingkat Kemampuan Mekanisme Koping Sebelum dan Sesudah Pemberian Bimbingan Individu pada Mahasiswa Profesi di Rumah Sakit Jiwa Mustikasari Mustikasari
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 10, No 2 (2006): September
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v10i2.173

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan kemampuan mekanisme koping dalam berinteraksi mahasiswa program profesi Keperawatan Jiwa sebelum dan sesudah pemberian bimbingan individu di Rumah Sakit Jiwa. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian adalah total populasi mahasiswa program profesi Keperawatan Jiwa laki-laki dan perempuan. Data primer diperoleh dari 60 responden dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian didapatkan ada peningkatan kemampuan koping mahasiswa program profesi dari menghindar untuk berinteraksi (sebelum diberikan bimbingan individu) hingga dapat berinteraksi dengan klien gangguan jiwa (setelah diberikan bimbingan individu) dengan peningkatan nilai mean sebesar 5,15. Sedangkan hasil uji statistik didapatkan ada peningkatan yang signifikan kemampuan mekanisme koping mahasiswa sebelum dan sesudah pemberian bimbingan individu (p value 0.003). Kesimpulan penelitian adalah mahasiswa yang akan praktik di RS Jiwa diharapkan mempersiapkan diri terlebih dahulu dengan cara mempelajari pengetahuan dalam merawat klien gangguan jiwa melalui studi literatur, studi lapangan, dan diskusi dengan pembimbing juga kemampuan analisis diri dalam berinteraksi dengan klien gangguan jiwa. Sedangkan pembimbing diharapkan dapat melakukan pendampingan pada mahasiswa berupa bimbingan individu (bedside teaching) dalam berinteraksi dengan klien gangguan jiwa secara terjadual. AbstractThe aim of thus research is to know about increasment in ability of coping mechanism and interaction of the student’s in psychiatric nursing programme on clinical studies, before and after the bedside teaching. The descriptive research with cross sectional method is used in this research. The research population is both female and male students in psychiatric nursing programme on clinical studies. Primary data was got from 60 respondences using questioner. The result of study found that there is an increase of coping ability of proffession programe students from avoid to inteeact to be come able to interact with psychiatric client (after the students is given the beside teaching), with an increase of mean score about 5.15. Where as the result of statistical analysis found tjat there is a significant rise of students coping mecanism ability before and after the beside teaching is given (p value 0.003). The summary of this study is the student should prepare themselfbefore going to the psychiatric hospital by learning how to take care the psychiatric client through literature study, field study, and in interaction with psychiatric client. Likewise/meanwhile the facililator should be able to accompany the student like beside teaching when interact with psychiatric client using a schedule.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2006 2006


Filter By Issues
All Issue Vol 24, No 3 (2021): November Vol 24, No 2 (2021): July Vol 24, No 1 (2021): March Vol 23, No 3 (2020): November Vol 23, No 2 (2020): July Vol 23, No 1 (2020): March Vol 22, No 3 (2019): November Vol 22, No 2 (2019): July Vol 22, No 1 (2019): March Vol 21, No 3 (2018): November Vol 21, No 2 (2018): July Vol 21, No 1 (2018): March Vol 20, No 3 (2017): November Vol 20, No 2 (2017): July Vol 20, No 1 (2017): March Vol 19, No 3 (2016): November Vol 19, No 2 (2016): July Vol 19, No 1 (2016): March Vol 18, No 3 (2015): November Vol 18, No 2 (2015): July Vol 18, No 1 (2015): March Vol 17, No 3 (2014): November Vol 17, No 2 (2014): July Vol 17, No 1 (2014): March Vol 16, No 3 (2013): November Vol 16, No 2 (2013): July Vol 16, No 1 (2013): March Vol 15, No 3 (2012): November Vol 15, No 2 (2012): July Vol 15, No 1 (2012): March Vol 14, No 3 (2011): November Vol 14, No 2 (2011): July Vol 14, No 1 (2011): March Vol 13, No 3 (2010): November Vol 13, No 2 (2010): July Vol 13, No 1 (2010): March Vol 12, No 3 (2008): November Vol 12, No 2 (2008): July Vol 12, No 1 (2008): March Vol 11, No 2 (2007): September Vol 11, No 1 (2007): March Vol 10, No 2 (2006): September Vol 10, No 1 (2006): March Vol 9, No 2 (2005): September Vol 9, No 1 (2005): March Vol 8, No 2 (2004): September Vol 8, No 1 (2004): March Vol 7, No 2 (2003): September Vol 7, No 1 (2003): March Vol 6, No 2 (2002): September Vol 6, No 1 (2002): March Vol 5, No 2 (2001): September Vol 5, No 1 (2001): March Vol 2, No 8 (1999): December Vol 2, No 7 (1999): September Vol 2, No 6 (1999): May Vol 2, No 5 (1998): October Vol 1, No 4 (1998): July Vol 1, No 3 (1997): December Vol 1, No 2 (1997): July Vol 1, No 1 (1997): January More Issue