cover
Contact Name
Rina Setiana
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.keperawatan@ui.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing, Universitas Indonesia, Indonesia
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Indonesia
Published by Universitas Indonesia
ISSN : 14104490     EISSN : 23549203     DOI : https://doi.org/10.7454/jki
Core Subject : Health,
Focus and Scope Jurnal Keperawatan Indonesia (JKI, or Nursing Journal of Indonesia) contributes to the dissemination of information related to nursing research and evidence-based study on urban nursing issues in low-middle income countries. The scope of this journal is broadly multi-perspective in nursing areas such as Nursing Education, Clinical Practice, Community Health Care, Management and Health System, Health Informatics, and Transcultural Nursing, with a focus on urban nursing issues in low-middle income countries. JKI is committed to communicating and being open to the discussion of ideas, facts, and issues related to health across a wide range of disciplines. The journal accepts original research articles, synthesized literature, and best practice reports or case reports that use the quantitative, qualitative, or mixed-method approach. JKI adheres to journalistic standards that require transparency of real and potential conflicts of interest that authors and editors may have. It follows publishing standards set by the International Committee of Medical Journal Editors (ICMJE), the World Association of Medical Editors (WAME), and the Committee on Publication Ethics (COPE). Letters and commentaries about our published articles are welcome. All submitted contributions will undergo a blind peer-review process according to appropriate criteria.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2005): March" : 7 Documents clear
Kualitas Hidup Klien Kanker yang Menerima Pelayanan Hospis Atau Homecare: Suatu Analisis Kuantitatif Murtiwi Murtiwi; Elly Nurachmah; Tuti Nuraini
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 9, No 1 (2005): March
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v9i1.154

Abstract

AbstrakKualitas hidup menjadi masalah penting dalam pengalaman para pengidap penyakit kanker yang telah berhasil mengendalikan penyakitnya dan memperpanjang masa hidup yang harus dilaluinya (Ersek, Ferrel, Dow, & Melancon, 1997). Ironisnya, tidak banyak yang peduli dengan tingkat kualitas hidup mereka selama menghabiskan sisa hidupnya (Stetz, 1998). Pengalaman lapangan menunjukan banyak klien mengeluh dan mengemukakan harapan yang ingin didapatkan selama klien diberikan pelayanan. Dengan dilakukan penelitian ini diharapkan dapat dikembangkan model intervensi keperawatan yang dapat meningkatkan kualitas hidup klien pengidap kanker. Pengumpulan data dilaksanakan melalui dua pendekatan yaitu kuantitatif dan kualitatif. Pada penerbitan ini, hasil penelitian ditampilkan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan tiga kuesioner untuk mengidentifikasi profil demografik klien dan pengasuh, tingkat kualitas hidup klien pengidap kanker yang menerima pelayanan hospis, serta faktor yang mempengaruhi kualitas hidup klien. Melalui data ini, dikembangkan suatu model intervensi keperawatan. Responden yang telah berpartisipasi pada penelitian ini adalah 66 orang klien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 63.7% responden didiagnosis sebagai kanker payudara dan kanker ginekologik. Sedangkan responden yang berada pada stadium III dan IV sebanyak 72.8%. Mayoritas (77.3%) responden menyatakan bahwa faktor yang sangat mempengaruhi kualitas hidup klien adalah keberadaan keluarga di samping klien. Pada uji pearson chi-square, variable jenis kanker, stadium kanker, dan pekerjaan menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kualitas hidup (p=0.04; p = 0.013; p = 0.018 dengan  = 0.05). Hasil uji regresi logistik ditemukan pekerjaan dan stadium penyakit telah berhubungan secara signifikan dengan kualitas hdup (p = 0.025 dan p = 0.021,  = 0.05). Kesimpulan dari penelitian, dukungan dan keberadaan keluarga sangat diperlukan oleh seseorang pengidap kanker dalam menjalani sisa-sisa hidupnya. Implikasi riset ditunjukkan untuk upaya meningkatkan kualitas hdup klien kanker dilihat dari aspek pemberdayaan klien, keluarga, tim kesehatan, dan fasilitas untuk mempertahankan kegiatan harian klien selama periode terminal penyakitnya.  AbstractQuality of life is an important issue among clients with cancer who had succeeded to control their illness and extend their life trajectory (Ersek, Ferrel, Dow, & Melancon, 1997). However, not so many people concern with their quality of life during their terminal period (Stetz, 1998). Field experience showed many patients complain and express what they want to expect from the service provided. The purpose of the study was to develop a nursing intervention model that can improve the quality of life of the clients with cancer. Two approaches was utilized in collecting data includes quantitative and qualitative research methodes, but on this publication only the result of quantitative research which will be presented. Three questionnaires were used in quantitative approach to identify the demographic profile of the clients and their caregiver, to identify the level of quality of life of the clients receiving hospice/ home care service, and factors that influenced the quality of life. Through this data, the development of nursing intervention model was developed. The finding showed that 63.7% of respondents were diagnosed with breast and gynecologic cancers. The respondent who had advance cancer (stages III and IV) were 72.8%. Seventy seven point three percent of respondents stated that the most influencing factor to quality of life was the presence of their family. A pearson chi-square test showed significant relationships between the type of cancer, stages, job of the clients and quality of life (p = 0.04, 0.013, 0.018 respectively with  = 0.015). A logistic regression test demonstrated that job of the clients and stadium of illness had significant relationships with quality of life of clients (p = 0.025 & 0.02,  = 0.05). The conclusion of this study was the presence and supports of family were two important factors needed by clients with cancer. The nursing implication has directed to the efforts improving the quality of the life of client daily activities during their terminal period.
Mengenal Analisis Ketahanan (Survival Analysis) Dewi Gayatri
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 9, No 1 (2005): March
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v9i1.158

Abstract

AbstrakTulisan ini bertujuan untuk mengenalkan analisis ketahanan yang dikembangkan pertama kali oleh astronom Inggris, yaitu Edmund Halley. Analisis ini menjadi salah satu alat penting dalam statistik vital dan ilmu aktuarial serta ilmu lainnya. Tulisan ini memperkenalkan tentang istilah dan metode yang digunakan dalam analisis ketahanan beserta contoh aplikasinya dalam penelitian kesehatan. AbstractThis article aims to introduce survival analysis which has been developed by Edmund Halley- an English astronomer. Survival analysis plays a vital role in vital statistic, actuarial science and many other sciences. Furthermore, this article will discuss the terminology and method that are used in survival analysis with its’ applications in health research.
Hubungan Penerapan Metode Pembelajaran Collaborative Learning (CL) and Problem Based Learning (PBL) dengan Motivasi Belajar pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Indonesia Efy Afifah
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 9, No 1 (2005): March
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v9i1.153

Abstract

AbstrakLulusan merupakan hasil dari proses pendidikan. Setiap program pendidikan, termasuk di Fakultas Ilmu Keperawatan UI harus dapat menghasilkan lulusan yang bermutu yang sesuai dengan perkembangan ilmu dan tekhnologi dan kebutuhan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas lulusan melalui peningkatan kualitas metode pembelajaran. Penggunaan metoda pembelajaran CL dan PBL yang mulai diterapkan sejak tahun 2002 dinilai dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penerapan metoda pembelajaran CL dan PBL terhadap motivasi peserta didik di Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasi. Sampel penelitian adalah sebanyak 143 peserta didik reguler angkatan 2002 dan 2003. Analisa data dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini menyimpulkan ada hubungan yang bermakna antara penerapan metode pembelajaran CL dan PBL dengan motivasi belajar mahasiswa keperawatan UI (p < 0,05). AbstractGraduate is a result of a learning process. Each learning program, included in Faculty of Nursing University of Indonesia, must produce qualified graduate in time with knowledge and technology development. A qualified graduate can be achieved by many strategies. One of these strategies that has been suggested is an improvement of teaching and learning methods. Collaborative Learning (CL) and Problem Based-Learning (PBL) are known as good methods to increase critical thinking and problem solving competency of the graduate. The research purpose is to explore the correlation between nursing students’ motivation and application of CL and PBL methods in Faculty of Nursing-University of Indonesia. This research design is a descriptive correlation. The samples are 143 students from regular program, who were enrolled in 2002 and 2003 academic year. Data were analyzed using chi-square test. The result of the study conclude that there are a significant correlation between CL and PBL application and nursing student’motivation in Faculty of Nursing-University of Indonesia (p < 0,05).
Penggunaan Literatur dalam Penelitian Kualitatif Yati Afiyanti
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 9, No 1 (2005): March
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v9i1.157

Abstract

AbstrakPenggunaan literatur baik pada penelitian kuantitatif maupun pada penelitian kualitatif mutlak diperlukan. Literatur digunakan untuk memberikan suatu gambaran hal-hal yang telah diketahui dan yang belum diketahui dari suatu fenomena khusus. Penelusuran dan peninjauan ulang berbagai literatur yang relevan dengan suatu topik penelitian dapat dilakukan sebelum, selama dan setelah dilakukannya proses pengambilan dan analisis data penelitian tersebut. Khususnya pada penelitian kualitatif, penggunaan literature memiliki berbagai tujuan berdasarkan jenis penelitian kualitatif yang dilakukan. Secara umum, untuk mempertahankan kealamiahan data, penggunaan literatur secara ekstensif dilakukan setelah penelitian dilakukan. AbstractEither in quantitative research or in qualitative research, using the literature is critical. It is conducted to generate a picture of what is known and not known about a particular situation. Searching and reviewing of the relevant literature of the study could be conducted before, during, and after the data collection and analysis of the study. In qualitative research particularly the purpose conducting the literature review varies, based on the type of study to be conducted. In general, to keep the scientific nature of data, using the extensive literature should be conducted after the study has been conducted.
Hubungan Antara Perilaku Instruktur Klinik dan Pencapaian Tujuan Mata Ajar Oleh Mahasiswa Tahap Profesi Keperawatan Dessie Wanda
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 9, No 1 (2005): March
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v9i1.152

Abstract

AbstrakEvaluasi dari proses belajar mengajar saat ini hanya dilakukan dari sudut pandang mahasiswa. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa metode tersebut sudah tidak tepat untuk digunakan lagi karena proses belajar mengajar itu sendiri terdiri dari dua komponen penting yaitu mahasiswa dan staf pengajar (Makarem, et. Al., 2001). Seringkali hasil evaluasi dari mahasiswa tidak sama dengan evaluasi yang dilakukan oleh staf pengajar, padahal evaluasi terhadap proses belajar mengajar harus berasal dari dua komponen tersebut dimana keefektifan dari suatu proses belajar mengajar dapat tergambar pada nilai yang didapat mahasiswa setelah melewati tiap mata ajar. Peneliti tertarik untuk mengkaji hubungan antara perilaku instruktur klinik terhadap pencapaian tujuan mata ajar oleh mahasiswa yang sedang berada pada tahap profesi. Sampel penelitian ini adalah staf pengajar Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia yang sekaligus berfungsi sebagai instruktur klinik di lapangan dan mahasiswa profesi. Data penelitian yang diolah menggunakan analisis regresi menunjukkan bahwa adanya pengaruh linier yang cukup signifikan antara perilaku instruktur klinik terhadap pencapain nilai mata ajar. Dengan melihat nilai korelasi Pearson dapat disimpulkan adanya korelasi yang signifikan (p < 0,05) antara faktorfaktor memasilitasi diskusi, memberikan contoh peran dan sikap instruktur secara umum dengan faktor nilai mata ajar. AbstractLearning processes are usually evaluated from the students although two important subjects involved, there are students and instructors (Makarem, et. al., 2001). Hence, it is more accurate to evaluate learning processes from both students and instructors point of view. It is quite often that the evaluation result from the students different from the evaluation result from the instructor. Moreover, the effectiveness of the process is interpreted as good mark achieved by students. This paper’s aim is to find out the relationship between the instructors ‘behavior and students’ achievement in clinical phase of their study. The data collected is analyzed by regression and correlation analysis. The results showed that the instructors behaviors on facilitating discussion, role playing and their general attitude were siginificantly affect the students achievement.
Pemanfaatan Teknologi Informatika dalam Dunia Pendidikan Rr. Tutik Sri Hariyati
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 9, No 1 (2005): March
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v9i1.156

Abstract

AbstrakPada era perkembangan teknologi terjadi beberapa pergeseran bentuk metode pemberian pendidikan, kalau dahulu kita kenal bahwa pembelajaran terjadi di kelas dan jika ada interaksi antara pengajar dan peserta didik pada waktu dan tempat yang sama maka saat ini hal tersebut sudah berubah. Banyaknya metode pembelajaran jarak jauh yang berbasis web, maka proses pembelajaran dapat dilaksanakan di mana saja dan kapan saja. Peserta didik dapat belajar di rumah, di tempat kerja atau di perpustakaan. Ini sangat memudahkan peserta didik. Tulisan ini memaparkan tentang penggunaan teknologi informasi dalam pendidikan khususnya pendidikan keperawatan di Indonesia serta kendala yang dihadapinya. AbstractIn the era of high technology a revolution in learning has occurred and has moved from classroom and synchronous to a more independent and asynchronous method. Distance learning based on web makes many students have access to learn any time and anywhere whether they want it-at home, at work, or in the local library. It is very flexible for students. The article discusses about information technology in nursing education and also the problems that are usually encountered in Indonesia.
Tingkat Penerapan Prinsip ‘Enam Tepat’ dalam Pemberian Obat Oleh Perawat di Ruang Rawat Inap Kuntarti Kuntarti
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 9, No 1 (2005): March
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v9i1.155

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi tingkat penerapan prinsip enam tepat dalam pemberian obat di ruang rawat inap. Prinsip enam tepat merupakan prinsip yang harus diperhatikan oleh perawat dalam pemberian obat untuk menghindari kesalahan pemberian obat dan keberhasilan pengobatan. Disain yang digunakan adalah deskriptif-eksploratif. Responden pada penelitian ini adalah perawat ruang rawat inap yang berperan dalam pemberian obat. Pengambilan sampel dengan cara purposive sampling berjumlah 81 orang dari 17 ruang rawat di RS Dr. Ciptomangunkusumo (RSCM) Jakarta. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuisioner untuk memperoleh data deskriptif tentang tingkat pengetahuan perawat mengenai prinsip enam tepat, tingkat penerapannya, dan faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat penerapan prinsip enam tepat oleh perawat secara umum baik. Urutan tingkat penerapan masing-masing komponen adalah (1) tepat pasien, (2) tepat waktu, (3) tepat obat, (4) tepat cara, (5) tepat dokumentasi, dan (6) tepat dosis. Namun, tingkat penerapan prinsip umum yang berkaitan dengan aspek keamanan bagi perawat masih rendah, yaitu sebagian besar perawat tingkat penerapannya rendah 51,9%. Faktor internal yang mempengaruhi tingkatpenerapan ini adalah karakteristik responden dan tingkat pengetahuan. Sedangkan faktor eksternalnya yaitu ketersediaan fasilitas dan Standar Operasional Prosedur (SOP), serta faktor supervisi dari atasan. Upaya mempertahankan dan meningkatkan tingkat penerapan prinsip ini dapat dilakukan dengan memperbanyak pelaksanaan pendidikan keperawatan berkelanjutan dan meningkatkan supervisi. AbstractThe purpose of this study was to identify level of application of six rights principles in medication at ward. Six rights principles were the principles that must be attention by nurses in medication to avoid errors medication and to take a successful of medication. The design of this study was desciptive-explorative with purposive sampling. Eighty one (81) nurses who give medication from 17 (seventeen) wards were participated as respondens in this study. The study has been conducted in Dr. Cipto Mangunkusumo Hospital Jakarta by distributed a set of quisioner to get data about level of knowledge, level of application, and factors influencing in application of six rights principles in medication. The result of this study revealed that the most of nurses generalized had level of application of six rights principles good with the following were (1) right patient, (2) right time, (3) right drug, (4) right route, (5) right documentation, and (6) right dose. This study also revealed that the most of nurses (51.9%) had the level of application of universal precaution were poor. The internal factors that influencing in application of six rights principles were respondens’s characteristics and level of knowledge. The external factors were facilities and Standard Operational Procedure (SOP) for medication, and also supervision by a ward manager. To maintain and increase of the level of application should be done by extend the Continuing Nursing Education and increase supervision.

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2005 2005


Filter By Issues
All Issue Vol 24, No 3 (2021): November Vol 24, No 2 (2021): July Vol 24, No 1 (2021): March Vol 23, No 3 (2020): November Vol 23, No 2 (2020): July Vol 23, No 1 (2020): March Vol 22, No 3 (2019): November Vol 22, No 2 (2019): July Vol 22, No 1 (2019): March Vol 21, No 3 (2018): November Vol 21, No 2 (2018): July Vol 21, No 1 (2018): March Vol 20, No 3 (2017): November Vol 20, No 2 (2017): July Vol 20, No 1 (2017): March Vol 19, No 3 (2016): November Vol 19, No 2 (2016): July Vol 19, No 1 (2016): March Vol 18, No 3 (2015): November Vol 18, No 2 (2015): July Vol 18, No 1 (2015): March Vol 17, No 3 (2014): November Vol 17, No 2 (2014): July Vol 17, No 1 (2014): March Vol 16, No 3 (2013): November Vol 16, No 2 (2013): July Vol 16, No 1 (2013): March Vol 15, No 3 (2012): November Vol 15, No 2 (2012): July Vol 15, No 1 (2012): March Vol 14, No 3 (2011): November Vol 14, No 2 (2011): July Vol 14, No 1 (2011): March Vol 13, No 3 (2010): November Vol 13, No 2 (2010): July Vol 13, No 1 (2010): March Vol 12, No 3 (2008): November Vol 12, No 2 (2008): July Vol 12, No 1 (2008): March Vol 11, No 2 (2007): September Vol 11, No 1 (2007): March Vol 10, No 2 (2006): September Vol 10, No 1 (2006): March Vol 9, No 2 (2005): September Vol 9, No 1 (2005): March Vol 8, No 2 (2004): September Vol 8, No 1 (2004): March Vol 7, No 2 (2003): September Vol 7, No 1 (2003): March Vol 6, No 2 (2002): September Vol 6, No 1 (2002): March Vol 5, No 2 (2001): September Vol 5, No 1 (2001): March Vol 2, No 8 (1999): December Vol 2, No 7 (1999): September Vol 2, No 6 (1999): May Vol 2, No 5 (1998): October Vol 1, No 4 (1998): July Vol 1, No 3 (1997): December Vol 1, No 2 (1997): July Vol 1, No 1 (1997): January More Issue