cover
Contact Name
Sayyidah Aulia
Contact Email
-
Phone
+6282111138787
Journal Mail Official
jurnalfenomena@untag-sby.ac.id
Editorial Address
Fakultas Psikologi Untag Surabaya Jl. Semolowaru 45 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
FENOMENA
ISSN : 08542104     EISSN : 26228947     DOI : -
Core Subject : Education,
Fenomena is a journal published by Faculty of Psychology University of 17 August 1945 Surabaya. This journal is published twice a year in June and December. Fenomena aims to be a means of communication and exchange of scientific work for college student, lecturers and researchers to publish research articles or conceptual articles. Journal of phenomenon was first published in 2006. Currently Fenomena covers only articles relating to social psychology and industrial & organizational psychology.
Arjuna Subject : -
Articles 46 Documents
Kecenderungan melakukan bullying ditinjau dari jenis kelamin dan urutan kelahiran pada santri di Pondok Pesantren Finiswati, Endang; Matulessy, Andik
FENOMENA Vol 27 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.937 KB) | DOI: 10.30996/fn.v27i1.1479

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui perbedaan kecenderungan melakukan bullying ditinjau dari jenis kelamin dan urutan kelahiran pada santri di pondok pesantren. Subyek penelitian ini adalah santriwan dan santriwati yang berdomisili di Pondok Pesantren Darul ‘Ulum, Rejoso, Peterongan, Jombang. Subyek penelitian berjumlah 159 orang, dengan 82 santri laki-laki dan 77 santri perempuan atau dengan 92 santri anak pertama, 37 santri anak tengah dan 30 santri anak terakhir. Pengambilan data menggunakan skala likert kecenderungan melakukan bullying, kemudian dilakukan analisis Alpha Cronbach, Kolmogorov Smirnov dengan bantuan SPSS for Windows versi 20.0. Hasil analisis kecenderungan melakukan bullying pada santri ditinjau dari jenis kelamin menggunakan analisis Mann-Whitney menunjukkan bahwa nilai Z = -2,711 pada p = 0,007 (p < 0,05). Hal tersebut berarti ada perbedaan yang signifikan pada tingkat bullying antara laki-laki dan perempuan. Begitu juga hasil analisis kecenderungan melakukan bullying pada santri ditinjau dari urutan kelahiran menggunakan analisis Kruskal-Wallis Test menunjukkan nilai Chi-Square = 9,466 pada p = 0,009 (< 0,05), artinya terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat bullying antara anak pertama, anak tengah dan anak terakhir. Kata kunci : Bullying, Santri, Jenis Kelamin, Urutan Kelahiran
Religiusitas dan agresivitas pada partisipan partai politik Aisyah, Siti; Rini, Amanda Pasca
FENOMENA Vol 27 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.44 KB) | DOI: 10.30996/fn.v27i1.1499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan agresivitas pada partisipan partai politik. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara religiusitas dengan agresivitas pada partisipan partai politik”. Subyek penelitian ini adalah partisipan partai politik yang pernah berkonflik di daerah Sampang Madura. Pengambilan data dilaksanakan dengan memberikan skala religiusitas dan skala agresivitas kepada 100 partisipan partai politik. Data yang diperoleh berdasarkan respon dari sampel pada penelitian ini dianalisis menggunakan Spearman Brown dengan bantuan SPSS versi 20. Analisa data untuk pengujian hipotesis dilakukan menggunakan teknik korelasi Spearman Brown. Hasil data penelitian menunjukan koefisien korelasi Spearman Brown (rho) sebesar -0,247 pada taraf signifikan p = 0,013 (p<0,05) yang berarti terdapat hubungan negatif yang signifikan antara religiusitas dengan agresivitas pada partisan partai politik. Artinya tingkat religiusitas dapat mempengaruhi agresivitas pada partisipan partai politik. Jadi, hipotesis yang diajukan diterima/terbukti.Kata kunci: religiusitas, agresivitas, partisipan parpol.
Motivasi memperoleh penghasilan tambahan di luar jam dinas dan loyalitas prajurit TNI Wibowo, Anjar Tri; Saragih, Sahat
FENOMENA Vol 27 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.545 KB) | DOI: 10.30996/fn.v27i1.1481

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan antara motivasi memperoleh penghasilan tambahan di luar jam dinas dengan loyalitas prajurit TNI. Adapun hipotesis yang diajukan ialah ada hubungan negatif antara motivasi memperoleh penghasilan tambahan di luar jam dinas dengan loyalitas anggota TNI. Subyek dalam penelitian ini sebanyak 64 prajurit TNI yang masih aktif dan tinggal di Surabaya dan sekitarnya. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala motivasi memperoleh penghasilan tambahan dan skala loyalitas prajurit yang selanjutnya dianalisis dengan teknik korelasi product moment dengan program Statistic Package for Sosial Science for Windows (SPSS) 20.0 untuk membuktikan hipotesis. Hasil analisis uji hipotesis diperoleh koefisien korelasi Pearson (rxy) =  -0,452 pada taraf signifikansi (p) = 0,000 (p<0.01). Hal tersebut membuktikan bahwa ada hubungan negatif, antara motivasi memperoleh penghasilan tambahan di luar jam dinas dengan loyalitas anggota TNI. Hasil kuadrat pada nilai koefisien korelasi diperoleh nilai koefisien determinasi sebesar 0,204 yang berarti bahwa motivasi memperoleh penghasilan tambahan pada prajurit TNI memberikan sumbangan efektif terhadap loyalitas prajurit TNI sebesar 20,7%.Kata kunci: motivasi, loyalitas, penghasilan tambahan
Front Pembela Islam: Menggali akar konflik beragama ditinjau dari fanatisme agama, prasangka agama dan intensi konflik Akhrani, Lusy Asa
FENOMENA Vol 27 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.253 KB) | DOI: 10.30996/fn.v27i1.1482

Abstract

Beberapa tahun terakhir konflik agama menjadi ancaman bagi keutuhan bangsa. Konflik agama seolah tidak dapat dipisahkan oleh kepentingan politik setelah beberapa gelombang aksi damai dipelopori oleh Front Pembela Islam (FPI). FPI menjadi organisasi masyarakat yang sangat popular dengan berbagai kontroversi yang dihasilkan dan dicitrakan oleh media. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti peran fanatisme agama, prasangka agama dan intensi konflik terhadap konflik agama dengan partisipan penelitian anggota Front Pembela Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Penelitian dilakukan di Surabaya, JawaTimur dengan menggunakan teknik accidental sampling. Pengujian dan analisis data menggunakan Structural Equation Model (SEM) dimana pengujian model teoritis dinyatakan sesuai (fit), dan menunjukan pengaruh langsung dan tidak langsung pada variabel fanatisme agama terhadap variabel konflik agama. Hasil analisis jalur penelitian menunjukan terdapat peran secara signifikan antara fanatisme agama, prasangka agama, dan intense konflik agama. Hasil analisis menunjukan terdapat peran baik secara simultan maupun parsial antara variabel fanatisme agama, prasangka agama, dan intensi konflik terhadap konflik agama.Kata Kunci: Fanatisme Agama, Front Pembela Islam,  Intensi Konflik, Konflik Agama, Prasangka Agama
Self image dan impulsive buying terhadap produk fashion pada dewasa awal Ningrum, Eka Cahya; Matulessy, Andik
FENOMENA Vol 27 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.717 KB) | DOI: 10.30996/fn.v27i1.1483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self image dengan impulsive buying terhadap produk fashion pada dewasa awal. Hipotes yang diajukan dalam penelitian ini adalah “ada hubungan negatif antara self image dengan impulsive buying terhadap produk fashion pada dewasa awal”. Penelitian dilakukan di Kota Surabaya dengan subyek perempuan dewasa awal berjumlah 70 orang. Pengambilan sampling dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik incidental sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala Self Image dan skala Impulsive Buying terhadap produk fashion yang selanjutnya dianalisis menggunakan product moment dengan program Statistic Package for Sosial Science for Windows (SPSS) versi 16.0 untuk membuktikan hipotesis. Hasil analisis korelasi product moment menghasilkan nilai rxy = 0,973 dengan p = 0,000 (< 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang sangat signifikan antara self image dengan impulsive buying terhadap produk fashion pada dewasa awal. Kata kunci: self image, impulsive buying, dewasa awa
Prokrastinasi anggota Polrestabes Surabaya ditinjau dari jenis kelamin dan locus of control Sutrisno, Adi; Rini, Amanda Pasca; Pratitis, Niken Titi
FENOMENA Vol 27 No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.626 KB) | DOI: 10.30996/fn.v27i1.1498

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perbedaan prokrastinasi pada anggota Polrestabes Surabaya ditinjau dari Jenis Kelamin dan Locus of Control. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat perbedaan prokrastinasi di tinjau dari jenis kelamin dimana laki-laki lebih prokrastinasi dibanding wanita, sedangkan hipotesis minor yang diajukan adalah Locus of Control Internal berkorelasi negatif terhadap prokrastinasi dan Locus of Control Eksternal berkorelasi negatif terhadap prokrastinasi. Subyek dalam penelitian ini adalah 144 orang anggota Polrestabes Surabaya yang terdiri dari Sat Reskrim, Sat Sabhara, Sat Lantas, dan Sat Binmas. Teknik pengumpulan data menggunakan skala prokrastinasi dan skala Locus of Control yang selanjutnya dianalisis menggunakan alpha cronbach, kolmogorov-smirnov, Shapiro-Wilk, Levene statistic dengan program SPSS versi 20.0 untuk membuktikan hipotesis. Berdasarkan analisis dengan menggunakan analisis statistik One Way Anova menggunakan SPSS versi 20.0 diperoleh hasil F = 10,456 dengan signifikansi sebesar 0,002. Hal tersebut berarti terdapat perbedaan prokrastinasi yang signifikan ditinjau dari Jenis Kelamin (Pria & Wanita). Artinya pria lebih cenderung prokrastinasi dibanding wanita. Uji korelasi yang telah dilakukan antara variabel Locus of Control Internal dan Prokrastinasi diperoleh koefisien korelasi sebesar -0,425 pada taraf signifikansi 0,000. Hal tersebut menunjukkan bahwa Locus of Control Internal mempunyai hubungan negatif dan sangat signifikan dengan Prokrastinasi. Sedangkan dari hasil uji korelasi antara Locus of Control Eksternal dan Prokrastinasi diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,502 dengan taraf signifikansi sebesar 0,000 yang berarti Locus of Control Eksternal dengan Prokrastinasi mempunyai hubungan positif dan sangat signifikan. Jadi, hipotesis dalam penelitian ini seluruhnya diterima.Kata kunci: prokrastinasi, locus of control internal, locus of control eksternal, jenis kelamin
Keharmonisan keluarga, motivasi menjadi PSM dan perilaku prososial pada pekerja sosial Kota Surabaya Lestari, Maria Sekar; Suroso, Suroso; Noviekayati, IGAA
FENOMENA Vol 27 No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.673 KB) | DOI: 10.30996/fn.v27i2.1978

Abstract

Kesejahteraan sosial merupakan suatu keadaan terpenuhinya kebutuhan hidup yang layak bagi masyarakat. Surabaya tidak terlepas dari permasalahan kesejahteraan sosial, dapat dikatakan Surabaya juga mengalami krisis pada aspek sosial. Melihat fenomena yang terjadi, timbul Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang tergerak melakukan perilaku prososial terhadap masyarakat.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara keharmonisan keluarga dan motivasi menjadi PSM dengan Perilaku Prososial pada PSM. Subjek penelitian adalah 35 orang PSM yang berada di Surabaya, dengan teknik purposive sampling. Analisa dilakukan dengan menggunakan Uji Nonparametrik Spearman menggunakan SPSS 21.0. Hasil yang didapat setelah dilakukan adalah Korelasi antara keharmonisan keluarga dengan perilaku prososial diperoleh hasil Rho = -0,253 dan p = 0,142 (p>0,05) hipotesis ditolak yang artinya tidak ada hubungan antara antara keharmonisan keluarga dan perilaku prososial, sedangkan Korelasi antara motivasi menjadi PSM dengan perilaku prososial diperoleh hasil Rho = -0,233 dan p = 0,178 (p>0,05) berarti tidak ada hubungan antara motivasi menjadi PSM dengan perilaku prososial pada Pekerja Sosial Masyarakat.Kata Kunci : keharmonisan keluarga, motivasi menjadi PSM, perilaku prososial pada PSM
Religiusitas, Kontrol Diri dan Agresivitas Verbal Remaja Chaq, Mohammad Chablul; Suharnan, Suharnan; Rini, Amanda Pasca
FENOMENA Vol 27 No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.416 KB) | DOI: 10.30996/fn.v27i2.1979

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui korelasi antara religiusitas dan kontroldiridengan agresivitas verbal remaja. Subjek penelitian ini adalah siswa MA Al-Hidayah Baron, Nganjuk sebanyak 100 orang terdiri dari pria dan wanita yang berusia antara 15 – 18 tahun. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala agresivitas verbal remaja, skala religiusitas dan skala kontrol. Hasil analisis data menggunakan Spearman’s Rho mendapatkan hasil secara parsial, ditemukan nilai antara religiusitas dengan agresivitas verbal: Rho=0,11 dan p=0913 (p>0.05), hal ini berarti tidak ada hubungan antara religiusitas dengan agresivitas verbal pada remaja. Uji parsial juga menemukan nilai antara variabel kontrol diri dengan agresivitas verbal: Rho=-0,248 dan p=0.013 (p<0.05) hal ini berarti ada hubungan negatif yang antara kontrol diri dengan agresivitas verbal pada remaja. Hasil secara simultan antara religiusitas dan kontrol diri dengan agresifitas verbal tidak dapat dibuktikan karena analisis nonparametik dari Spearman tidak bisa melihat hubungan secara simultan.Kata kunci: Religiusitas, Kontrol Diri, Agresivitas Verbal Remaja.
Pengaruh job insecurity terhadap perilaku kerja inovatif melalui mediasi work engagement Ardy, Ludi Prasetyo
FENOMENA Vol 27 No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.234 KB) | DOI: 10.30996/fn.v27i2.1980

Abstract

Inovasi merupakan salah satu cara yang dilakukan oleh perusahaan melalui karyawan untuk tetap bertahan pada persaingan bisnis. Adanya restrukturisasi pada perusahaan berakibat pada penurunan hasil inovasi karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan job insecurity sebagai prediktor perilaku kerja inovatif dengan melibatkan variabel work engagement sebagai variabel mediator. Konsep ketiga variabel tersebut akan di uji berdasarkan dua penelitian yang menghasilkan kesimpulan yang berbeda. De spiegelare (2014)  menyatakan bahwa job insecurity berpangurh negatif terhadap perilaku kerja inovatif karena dipersepsikan sebagain ancaman oleh karyawan. Penelitian berikutnya yang dilakukan oleh Niesen (2018) membuktikan bahwa job insecurity tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku kerja inovatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisa data menggunakan SEM-PLS dari data hasil survei. Sampel pada penelitian ini melibatkan 194 partisipan pada salah satu perusahaan milik pemerintah yang sedang mengalami restrukturisasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa job insecurity berpengaruh signifikan (negatif) terhadap perilaku kerja inovatif. Work engagement berpengaruh signifikan (positif) terhadap perilaku kerja inovatif. Uji mediasi work engagement pada pengaruh job insecurity terhadap perilaku kerja inovatif menunjukan hasil siginifikan. Hasil ini menunjukan bahwa pada penelitian ini terjadi mediasi parsial pada pengaruh job insecurity terhadap perilaku kerja inovatif melalui work engagement.Keywords: job insecurity, engagement, inovatif, restrukturisasi
Hubungan antara kepercayaan diri dan kompetensi sosial dengan kesediaan berbagi informasi (willingness to share information) pendengar radio Lestari, Bawin Sri; Suryanto, Suryanto; Matulessy, Andik
FENOMENA Vol 27 No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/fn.v27i2.2104

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dan kompetensi sosial dengan kesediaan berbagi informasi pendengar radio Suara Surabaya. Subjek penelitian ini adalah 75 pendengar yang berbagi informasi di radio Suara Surabaya, usia 22 – 55 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan teknik pengambilan data propotional sampling, pengukurannya menggunakan regresi ganda dan korelasi parsial. Hasil analisis regresi menunjukkan nilai F regresi sebesar 88,564 dengan p = 0,000 (p < 0,005). Kesimpulannya ada hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dan kompetensi sosial dengan kesediaan berbagi informasi. Diperoleh R2 = 0,703, artinya kesediaan berbagi informasi di pengaruhi variabel kepercayaan diri dan kompetensi sosial sebesar 70,3 %. Radio Suara Surabaya perlu meningkatkan kepercayaan diri dan kompetensi sosial pada pendengarnya, dengan melakukan pelatihan terkait kepercayaan diri, gathering pendengar untuk meningkatkan kesediaan berbagi informasi pada pendengar radio Suara Surabaya.Kata kunci: Kesediaan Berbagi Informasi, Kepercayaan Diri, Kompetensi Sosial, Pendengar Radio