cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
ISSN : 19074174     EISSN : 26210681     DOI : -
Core Subject : Social,
ALQALAM : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan (P-ISSN: 1907-4174 ; E-ISSN: 2621-0681) merupakan jurnal berkala yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan yang memuat tulisan dari dosen, tenaga kependidikan, pemerhati pendidikan dan lain sebagainya. Jurnal ini mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang terkait dengan isu ke-Islaman yang berhadapan dengan isu sosial seperti pendidikan, sejarah, komunikasi, sosial politik, hukum, ekonomi, dan lainnya. Scope ini dijabar dalam fokus isu per edisi yang membahas isu sosial kontemporer seperti, kearifan lokal, urban dan multikultural.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Al Qalam Vol. 15, No. 1, Januari-Juni 2021" : 7 Documents clear
DINAMIKA PERAN PENILAIAN DIRI DALAM MENINGKATKAN EMPLOYABILITY SISWA SMK Muhamad Hasan Abdillah; Fatwa Tentama; Herlina Siwi Widiana
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Al Qalam Vol. 15, No. 1, Januari-Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v15i1.451

Abstract

Employability merupakan bagian penting yang harus dimiliki setiap individu dalam memasuki dunia kerja, karena employability mempengaruhi perilaku atau usaha individu dalam mencari pekerjaan, kualitas pekerjaan yang dipilih, dan hasil pencarian kerja. Penelitian ini bertujuan menyelidiki apakah penilaian diri mampu memprediksi tingkat employability siswa. Peneliti memilih siswa kelas XII SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro sebagai subjek penelitian (N=433) dengan kriteria telah melaksanakan praktek kerja industry. Sampel penelitian berjumlah 168 siswa yang terdiri dari siswa kelas TSM D, TKR, C, TKR D, MM A, RPL, dan TPHP. Pemilihan sampel dilakukan secara random dengan teknik cluster sampling. Skala model likert sebagai instrumen utama dalam mempreroleh data emprik. Untuk menjawab hipotesis peneliti menggunakan teknik regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS V.23. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa penilaian diri memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap tinggi rendahnya employability (p
READING GENRE IN TEACHING AND LEARNING ENGLISH Suaibatul Aslamiah
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Al Qalam Vol. 15, No. 1, Januari-Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v15i1.462

Abstract

Genre is a type or a kind of reading text commonly found in writing. Reading text is one of the four skills that students must master in English. The various types of the text that students learn can help them to improve their skill. Such as narrative, recount, descriptive text and so on. A part from that, the teacher must be able to choose and analyze the right text so that can help the students develop reading and writing skills. The stages in analyzing text are as follows: register analysis, grammatical rhetorical analysis, interactional analysis and genre analysis. The approach used to teach the genre is an approach emphasizing understanding the text production such as grammar, objectives and language features. The characteristic in the genre based approach are language learning as social activity, explicit teaching and apprenticeship teaching. The pedagogical approaches to teach genre are multiple pedagogical approaches to genre, implicit genre pedagogies, explicit genre pedagogies, and interactive genre pedagogies. Besides that, we can use implicit and explicit method approaches in developing genres. Moreover, the benefits from reading genre analysis are the students can understand the content of the text as a whole, both in term of grammar, factions and so on.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DARI ORNAMEN ARSITEKTUR MASJID ASSU’ADA WARINGIN husin husin; Nor Anisa
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Al Qalam Vol. 15, No. 1, Januari-Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v15i1.541

Abstract

Masjid Assu’ada lebih dikenal dengan sebutan “Masjid Lancip” merupakan salah satu masjid tertua yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Utara, tepatnya di Desa Waringin, Kecamatan Haur Gading yang selama ini tidak banyak diketahui masyarakat Kalimantan Selatan lantaran lokasinya yang agak terpencil. Masjid Assu’ada telah masuk cagar budaya, namun belum banyak yang mengetahui sejarah masjid dan bagaimana nilai-nilai pendidikan Islam yang terdapat pada ornamen arsitektur masjid tersebut. Perkembangan zaman yang berubah telah mengiringi perkembangan Masjid Assu’ada dan mengalami beberapa kali renovasi, namun bentuk dan tiang masih tetap dipertahankan. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menjelaskan bagaimana nilai-nilai pendidikan Islam yang terdapat pada ornamen arsitektur Masjid Assu’ada dan bagaimana isi pesan tersirat pada bangunan masjid tersebut. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah sebagian pengelola masjid dan sesepuh yang dianggap lebih mengetahui tentang masjid Assu’ada. Prosedur pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan Islam yang ingin disampaikan ialah, nilai ketauhidan atau akidah, nilai ibadah atau syariat, dan nilai muamalah atau akhlak. Nilai-nilai tersebut disisipkan melalui ornamen arsitektur dan bagian-bagian yang terdapat pada masjid Assu’ada.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MAHASISWA PAI BERBASIS WHATSHAAP Muhammad Jamil Hadi
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Al Qalam Vol. 15, No. 1, Januari-Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v15i1.427

Abstract

Pembelajaran dapat berjalan efektif jika unsur-unsur pembelajaran dapat terpenuhi dalam proses pembelajaran. Factor pendukung keberhasilan itu juga tidak lepas dari penggunaan teknologi sebagai media pembelajaran yang lebih menarik dan memenuhi kebutuhan pendidik dan peserta didik. Oleh sebab itu untuk mempermudah kegiatan mengajar terutama dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) seorang pendidik hendaknya mampu mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi. Aplikasi Whatshaap merupakan media komunikasi yang dapat dikembangkan sebagai media pembelajaran interaktif oleh mahasiswa PAI. Dengan mengembangkan media pembelajaran berbasis whatshaap, dosen dan mahasiswa dapat melakukan proses pembelajaran secara jarak jauh (Distance Learning). Methode penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) yaitu dengan cara mengembangkan suatu produk kemudian dikembangkan dengan menguji keefektifan produk tersebut. Kemudian model penelitian menggunakan model CTL yaitu, model pembelajaran berbasis problematic, memanfaatkan lingkungan peserta didik untuk memperoleh kegiatan pembelajaran, memberikan aktivitas kelompok, membuat aktivitas belajar mandiri, membuat aktivitas belajar bersama masyarakat (Prihantoro, 2015). Tahapan yang perlu diperhatikan dalam mengembangkan aplikasi media pembelajaran adalah: 1.) menentukan konsep dan model pembelajaran, 2.) menentukan kompetensi dasar yang akan dicapai peserta didik, 3.) menentukan materi yang akan dimuat dalam media pembelajaran, 4.) menentukan evaluasi yang digunakan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan media pembelajaran yang digunakan.
KODE ETIK GURU DALAM PENGAPLIKASIAN MEDIA PEMBELAJARAN ONLINE PAI DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Windarto Windarto
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Al Qalam Vol. 15, No. 1, Januari-Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v15i1.420

Abstract

Kode etik merupakan pedoman perilaku bagi guru Indonesia, berupa aturan-aturan yang menata hubungan antara; guru dengan lembaga pendidikan, guru dengan guru, guru dengan peserta didik, dan guru dengan lingkungan. Kode etik guru bertujuan menjaga etika dan meningkatkan martabat guru, menjadikan guru handal dalam mengembangkan beragam potensi peserta didik, serta menjunjung tinggi martabat profesi. Penelitian ini berfokus pada kode etik guru dalam ranah profesionalitasnya yang berkewajiban mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai UU No. 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen dan keputusan kongres PGRI pasal 2, konkritnya berupa pengaplikasian media pembelajaran berbasis teknologi dan komunikasi di ranah PAI di era revolusi industri 4.0. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan library research. Sistem pengumpulan data dengan cara mengakomodasi, membaca, mencatat serta mengolah berbagai literatur bacaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mengukur kode etik guru dalam mengaplikasikan media pembelajaran online PAI di era revolusi industri 4.0 bisa diindikasikan pada; (1) kompetensi pendidik; (2) prinsip pemilihan dan penggunaan media; (3) pembelajaran PAI di era revolusi industri 4.0.
PENDIDIKAN ISLAM DAN DISABILITAS: TELAAH PEMIKIRAN ABDULLAH NASKIH ULWAN M Anshari; M. Firdaus Nuzula; Suriadi Suriadi; Ulin Nuha
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Al Qalam Vol. 15, No. 1, Januari-Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v15i1.573

Abstract

Anak dengan penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dalam bidang pendidikan, menjadi seorang anak dengan disabilitas tidak mengugurkan kewajibannya untuk mendapatkan pendidikan khususnya pendidikan agama Islam. Namun tidak banyak para tokoh pendidikan dalam dunia Islam yang memberikan perhatian terhadap pendidikan bagi anak dengan penyandang disabilitas. Abdullah Nashih Ulwan merupakan pemikir pendidikan Islam kontemporer yang memberikan perhatian terhadap pendidikan agama Islam bagi anak dengan penyandang disabilitas dalam kitabnya Tarbiyah Al-Aulād Fī Al-Islām. Penelitian ini merupakan kajian pustaka dengan mengunakan metode deskriptif analitik. Hasil kajian pusataka menunjukkan bahwa Abdullah Nashih Ulwan memiliki konsepsi dan strategi tentang bagaimana pendidikan Islam bagi anak dengan penyandang disabilitas,yaitu: Pertama, pemberian perhatian, kasih sayang, motivasi dan dukungan terhadap mereka. Kedua, menghilangkan stigma negatif stereotip terhadap mereka.
PEMBENTUKAN IDENTITAS SOSIAL DALAM PERAYAAN IDUL ADHA DI DESA NGAMPUNGAN KABUPATEN JOMBANG Nurul Azizah; Agus Machfud Fauzi
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Al Qalam Vol. 15, No. 1, Januari-Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v15i1.555

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang penduduknya mayoritas menganut agama Islam, sehingga dalam perayaan hari-hari besar keagamaan khususnya hari besar Islam menjadi hari yang banyak dinanti oleh masyarakatnya salah satunya adalah hari raya idul adha (hari raya qurban). Ibadah Qurban menjadi salah satu perayaan umat muslim di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Ibadah tahunan ini dirayakan seluruh umat muslim di tanah air tak terkecuali di pedesaan. Perayaan idul adha ini menjadi moment yang ditunggu oleh masyarakat khususnya di desa yang mayoritas masyarakatnya berstatus ekonomi menengah kebawah. Tak jarang dalam pelaksanaannya, ibadah qurban ini sering digunakan sebagai ajang dalam rangka membentuk suatu identitas sosial di masyarakat karena umumnya ditunaikan oleh masyarakat yang memiliki status ekonomi menengah keatas. Paper ini mengkaji mengenai konstruksi sosial pada perayaan idul adha yang ada di Desa Ngampungan, Jombang. Teori konstruksi sosial Petter L. Berger digunakan dalam menganalisis permasalahan ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan secara kualitatif dengan maksud untuk memperoleh data yang mendalam. Hasil penelitian konstruksi sosial masyarakat desa Ngampungan terkait perayaan perayaan Idul Adha menunjukkan adanya pembentukan suatu identitas sosial yaitu masyarakat yang melakukan ibadah qurban setiap tahunnya adalah masyarakat yang mampu sedangkan masyarakat yang tidak melakukan ibadah qurban ataupun belum pernah melakukan ibadah qurban dianggap sebagai masyarakat biasa atau kurang mampu. Stigma terkait identitas sosial yang terbentuk ini sebagai hasil dari proses sosial dalam masyarakat.

Page 1 of 1 | Total Record : 7