cover
Contact Name
Reza Andrea
Contact Email
reza@wicida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Sebatik
ISSN : 14103737     EISSN : 2621069X     DOI : -
Core Subject : Science,
SEBATIK merupakan jurnal kumpulan artikel hasil penelitian, karya ilmiah, maupun program pengabdian masyarakat dari seluruh civitas akademik di Indonesia dalam rangka mengitegrasikan informasi. SEBATIK menyediakan layanan publikasi terbuka untuk semua kalangan umum, baik di semua lingkungan perguruan tinggi maupun keguruan dan lembaga penelitian lainnya, dengan kebebasan bertukar informasi yang didedikasikan untuk memfasilitasi kolaborasi antara peneliti, penulis maupun pembaca melalui pertukaran informasi. SEBATIK mulai diperkenalkan dan dikembangkan di lingkungan STMIK Widya Cipta Dharma sejak tahun 2001 dan terbuka lebar untuk pengembangan yang berkesinambungan. SEBATIK terbit berkala dua kali dalam setahun, yaitu Juni dan Desember, dimana setiap edisi terbitan mengandung paling sedikit 5 buah judul artikel. Jurnal ini memuat hasil-hasil kegiatan penelitian, penemuan dan pengabdian masyarakat dari bukan hanya dari dunia IT tetapi juga berbagai bidang disiplin ilmu. SEBATIK terbuka untuk topik-topik penelitian dan pengabdian seperti topik hubungan masyarakat, peningkatan ekonomi, pendidikan, infrastruktur TIK, dan lain-lain. Semoga dengan artikel-artikel dalam kultivasi para peneliti dapat saling berbagi ilmu demi memajukan Indonesia khususnya Kalimantan Timur.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 27 Documents
Search results for , issue "Vol 24 No 2 (2020): Desember 2020" : 27 Documents clear
EFEK SIKAP WAJIB PAJAK, KESADARAN WAJIB PAJAK, PENGETAHUAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN PAJAK DI MASA COVID 19 Jeni Susyanti; Siti Aminah Anwar
Sebatik Vol 24 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pajak merupakan sumber pendapatan utama suatu negara yang memiliki peran penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan dan menggambarkan kemandirian ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang terdiri dari sikap wajib pajak, kesadaran wajib pajak, pengetahuan perpajakan yang mempengaruhi kepatuhan wajib pajak pelaku ekonomi kreatif individu millennial sub sektor fashion di Indonesia. Metode kuantitatif dengan menggunakan alat analisis Smart PLS (Partial Least Square), dengan teknik analisis pengujian data menggunakan statistik inferensial. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan unit analisis sub sektor fashion ekonomi kreatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh langsung antara sikap wajib pajak, kesadaran wajib pajak, dan pengetahuan pajak terhadap kepatuhan pajak. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan sikap wajib pajak, kesadaran wajib pajak dan pengetahuan perpajakan dapat menyebabkan kenaikan kepatuhan pajak. Walaupun penelitian ini berhasil membuktikan pengaruh antar variabel, namun data sekunder selama covid 19 menunjukkan bahwa masih banyak pelaku ekonomi kreatif yang masih kebingungan dalam menerapkan peraturan perpajakan PMK no.86 / PMK.03 / 2020.
MENINGKATKAN KUALITAS BASIS DATA DENGAN MENERAPKAN ASPEK KONSISTENSI PADA PENAMAAN FIELD DAN TABEL Khoirunnita, Aulia; Maringka, Raissa; Maringka, Rodney Giovanni
Sebatik Vol 24 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Basis data merupakan salah satu tolak ukur yang berpengaruh pada kualitas sistem informasi. Suatu sistem informasi efektif tentunya memiliki basis data yang berkualitas. Aspek-aspek yang dapat diukur untuk menentukan kualitas basis data adalah aspek kebenaran, konsistensi, jangkauan, tingkat detail, kelengkapan, minimalitas, kemampuan untuk berintegrasi dan kemampuan untuk dibaca. Salah satu kesalahan yang sering didapati dalam basis data adalah berhubungan dengan aspek konsistensi. Aspek konsistensi yang tidak terlalu diperhatikan penerapannya dapat menimbulkan konflik data akibat ambiguitas serta duplikasi data. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas basis data dengan menerapkan konsistensi pada penamaan field dan tabel. Suatu metode penamaan untuk menghasilkan konsistensi dalam standarisasi diterapkan pada penelitian ini. Dari hasil pengujian menggunakan SQL Server didapati bahwa metode yang ditawarkan dalam penelitian ini dapat menjadi salah satu solusi dari penamaan field dan tabel yang tidak konsisten dan menimbulkan ambiguitas.
KONTRIBUSI METODE COACHING DALAM KOMUNIKASI PERSUASIF PEGAWAI DI RSUD R. SYAMSUDIN, SH KOTA SUKABUMI Widiana Latifah; Nani Nurani Muksin
Sebatik Vol 24 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RSUD R. Syamsudin, SH Kota Sukabumi adalah rumah sakit rujukan di area kota Sukabumi serta wilayah kabupaten Sukabumi, Bogor dan Cianjur. Dibutuhkan motivasi yang tinggi dari pegawainya untuk dapat melaksanakan kinerja pelayanan bagi masyarakat yang pada saat ini memiliki kecenderungan menuntut pelayanan prima. Pimpinan RSUD R. Syamsudin, SH Kota Sukabumi menentukan kebijakan metode coaching sebagai salah satu cara komunikasi persuasif pimpinan kepada pegawai dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi dan sebagai upaya pembinaan pegawai. Coaching secara konseptual merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja pegawai, dengan melakukan penekanan pada motivator pribadi, memberikan wawasan ke depan, membangun tujuan, menciptakan rencana pengembangan, serta mengenalkan prestasi yang dimiliki oleh pegawai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana metode coaching yang dilaksanakan di RSUD R. Syamsudin, SH Kota Sukabumi. Teori yang digunakan adalah teori komunikasi persuasif, teori motivasi dan teori coaching, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dengan narasumber yaitu Direktur serta Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD R. Syamsudin, SH Kota Sukabumi. Analisis data dilakukan dalam tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Menguji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini adalah, pimpinan RSUD R. Syamsudin, SH telah melaksanakan komunikasi persuasif pegawai dengan metode coaching. Dengan langkah-langkah coaching, proses peningkatan motivasi berlangsung alami dan tanpa paksaan karena semuanya muncul dari diri sendiri. Baik solusi bagi permasalahan pekerjaan, ide-ide serta harapan dalam karier semua berasal dari diri sendiri. Dengan mendapatkan proses penguatan dari coach, sehingga timbul motivasi untuk meningkatkan kinerja dari diri sendiri.
DETERMINASI PROFITABILITAS PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2015-2019 Martini Martini
Sebatik Vol 24 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profitabilitas dapat menggambarkan kemampuan sebuah perusahaan dalam menghasilkan laba (keuntungan) selama suatu periode tertentu. Profitabilitas suatu perusahaan dapat mempengaruhi kebijakan para investor atas investasi yang ditanamkan pada sebuah perusahaan. Kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba ini dapat menarik minat para investor untuk menanamkan dananya guna memperluas usahanya, begitu juga sebaliknya. Jika tingkat profitabilitas perusahaan rendah akan dapat menyebabkan para investor menarik dananya dari perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh debt to equity ratio, current ratio, firm size, dan pertumbuhan penjualan terhadap profitabilitas. Penelitian ini dilakukan pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Peralatan Rumah Tangga, kosmetik & Keperluan Rumah Tangga dan Rokok yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015-2019 sebanyak 16 perusahaan. Sampel penelitian ini dipilih melalui teknik purposive random sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa debt to equity ratio, current ratio, dan firm size berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas, sedangkan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh terhadap profitabilitas. Nilai profitabilitas yang diperiksakan dengan Return On Assets ditentukan oleh variabel Debt to Equity Ratio, Current Ratio, Firm Size dan Pertumbuhan Penjualan sebesar 45.7%, sisanya dijelaskan oleh variabel-variabel lain diluar penelitian seperti Total Assets Turn Over, Assets Tangibility, Debt to Total Assets, Inventory Turnover.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA RANTAI PASOK DI INDUSTRI PERTAMBANGAN (STUDI KASUS PT BERAU COAL) Dewi Safitriani; Kris Adi Nugraha
Sebatik Vol 24 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertambangan adalah rangkaian kegiatan pencarian, penambangan, pengolahan, pemurnian, pemanfaatan dan penjualan bahan galian melalui proses yang dilakukan dari hulu sampai hilir. Untuk menjalankan proses bisnis tersebut membutuhkan kinerja rantai pasok yang baik dipengaruhi informasi dan kemampuan kolaborasi. Dalam kegiatan manajemen rantai pasok (supply chain management) memiliki aliran proses yaitu informasi, barang/jasa dan aliran biaya. Manajemen rantai pasok memiliki peran penting di dalam sebuah perusahaan sehingga masalah di suatu proses kegiatan dapat menghambat kinerja rantai pasok secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas (independen) terhadap variabel terikat (dependen). Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT Berau Coal dengan menggunakan sampel sebanyak 50 responden melalui kuesioner online. Data yang diperoleh akan di analisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan data analisis Excel. Variabel proses produksi, perencanaan, proses optimists, model tata letak dan desain, model alokasi peralatan operasional, pengantaran produksi dan penanganan stok sangat berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja rantai pasok pada industri perusahaan. Kegiatan alokasi peralatan operasional memiliki nilai signifikan terbesar, kemudian diikuti oleh proses produksi, pengantaran produksi dan penangan stok, model tata letak dan desain, perencanaan, dan proses optimists. Hasil hipotesis keseluruhan variabel bebas (independen) diterima karena nilai signifikan nya < 0,05 yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel bebas (independen) dengan variabel terikat (dependen) serta koefisien determinan ( ) sebesar 0,556 menunjukkan adanya pengaruh besar variabel bebas terhadap kinerja rantai pasok.
PENGARUH PELATIHAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PTBANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK KANTOR WILAYAH JAKARTA SENAYANDENGAN METODE SURVEY EXPLANATIVE Siti Nur Amanah
Sebatik Vol 24 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan SDM melalui pelatihan di Bank BNI ini merupakan bagian dari manajemen intern perusahaan. Sebagai bagian yang memberikan pengaruh besar pada perusahaan, hal ini pastinya tidak bisa dianggap sepele. Selain itu motivasi kerja merupakan salah satu faktor yang dapat memberikan pengaruh dalam meningkatkan kinerja karyawan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti adakah pengaruh pelatihan serta motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di PT. BNI Kantor Wilayah Jakarta Senayan, dengan menggunakan satu variabel terikat yaitu Kinerja Karyawan serta dua variabel bebas yaitu Pelatihan dan Motivasi Kerja. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh Pelatihan terhadap kinerja dengan koefisien regresi sebesar 1.345 dan adanya pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja dengan koefisien regresi sebesar 1,238 serta menghasilkan kontribusi Pelatihan terhadap kinerja sebesar 43%, dan kontribusi Motivasi Kerja terhadap kinerja sebesar 55,8%. Sedangkan kontribusi Pelatihan dan Motivasi Kerja secara bersama-sama terhadap kinerja sebesar 62,8%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kontribusi Pelatihan memperoleh hasil terkecil dibandingkan dengan Motivasi, untuk itu disarankan perlunya perhatian terhadap Pelatihan Karyawan di PT. BNI Kantor Wilayah Jakarta Senayan, salah satunya dengan meningkatkan kegiatan pelatihan hendaknya bisa terus dilaksanakan dengan adanya beberapa peningkatan, baik secara metode maupun materi Diktat serta pelaksanaannya diberikan secara continue disesuaikan dengan tingkat pekerjaan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
TINJAUAN PEMETAAN RISIKO PADA PERGURUAN TINGGI NEGERI SATUAN KERJA BERDASARKAN PP NO 60 TAHUN 2008 TENTANG SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH (STUDI KASUS DI POLITEKNIK NEGERI BANDUNG) ita susanti; Sumiyati Sumiyati; Rachmad Imbang Tritjahjono
Sebatik Vol 24 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Pasal 13 ayat (1) PP No. 60 Tahun 2008 tentang SPIP, Pimpinan Instansi Pemerintah wajib melakukan penilaian risiko. Penilaian risiko dilakukan melalui manajemen risiko. Penelitian ini dilakukan di Polban karena Polban sebagai institusi pemerintah yang melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi Negeri belum menyusun peta risiko sebagai bagian dari SPIP. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama, studi literatur sebagai studi pendahuluan, yaitu mempelajari peta risiko yang dilakukan oleh instansi lain. Tahap kedua penyebaran kuesioner ke jurusan dan unit yang ada di lingkungan Polban, untuk mengetahui pemahaman tentang manajemen risiko. Langkah berikutnya adalah sosialisasi manajemen risiko pada setiap jurusan dan unit di lingkungan Polban. Sosialisasi ini bertujuan agar pihak yang terlibat dalam pencapaian tujuan organisasi Polban mempunyai persepsi yang sama dalam menentukan tingkat risiko. Sosialisasi diikuti dengan pembuatan peta risiko setiap jurusan dan unit, hingga menghasilkan dokumen peta risiko yang terintegrasi di lingkungan Polban. Tahap ketiga pemantauan pembuatan peta risiko di jurusan dan unit sesuai dengan aturan dan arahan. Hasilnya menunjukkan pimpinan unit sebagai penanggung jawab yang berada di lingkungan Polban memahami arti penting risiko dan risiko yang akan muncul pada setiap aktivitas. Hal ini terlihat dari jawaban kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan sosialisasi SPIP yang diselenggarakan oleh manajemen Polban.
PERMASALAHAN DAN SOLUSI PROGRAM INDONESIA PINTAR DALAM MEWUJUDKAN PEMERATAAN PENDIDIKAN DI KABUPATEN BENGKAYANG Bella Ghia Dimmera; Pebria Dheni Purnasari
Sebatik Vol 24 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan Program Indonesia Pintar di Kabupaten Bengkayang dan alternatif solusi penyelesaiannya yang diperlukan dalam mewujudkan pemerataan pendidikan di Kabupaten Bengkayang. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun responden dalam penelitian ini adalah pemerintah daerah Kabupaten Bengkayang, Kepala Sekolah, Guru, peserta didik penerima KIP, serta orang tua peserta didik penerima KIP. Pelaksanaan PIP dapat mendukung upaya pemerataan pendidikan, hal ini ditandai dengan adanya PIP dapat membantu keluarga peserta didik yang kurang mampu, sehingga peserta didik yang terkendala dengan biaya sekolah dapat tetap merasakan pendidikan yang layak dan merata. Hasil yang dicapai adalah terdapat enam permasalahan dari pandangan pemerintah daerah, Kepala Sekolah, guru, peserta didik, dan masyarakat. Permasalahan tersebut antara lain pendistribusian KIP yang tidak merata, pencairan dana PIP tidak secara utuh, peserta didik penerima KIP tidak tepat sasaran, masih ada orang tua penerima KIP yang tidak mengelola dana bantuan PIP dengan baik, masyarakat kurang dilibatkan dalam pelaksanaan PIP, serta sebagian besar masyarakat kurang memahami kebijakan maupun mekanisme penyaluran dana bantuan PIP. Alternatif solusi yang diberikan adalah terus menerus mendorong adanya keterlibatan semua pihak untuk bekerjasama saling memantau dan mengevaluasi pelaksanaan PIP secara menyeluruh dan seimbang.
ANALISA PEMILIHAN PENGURUS DAN UNIT USAHA BUMDES DESA SUKA MAJU KECAMATAN SUNGAI BETUNG KABUPATEN BENGKAYANG KALIMANTAN BARAT Shanti Veronica br Siahaan; Benedhikta Kikky Vuspitasari
Sebatik Vol 24 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan lembaga usaha desa yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintahan desa dalam upaya memperkuat perekonomian desa dan dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi desa. BUMDes merupakan pilar kegiatan ekonomi di desa yang berfungsi sebagai lembaga sosial (social institution) dan komersial (commercial institution). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pemilihan pengurus dan jenis unit usaha BUMDes Karaje Agi Desa Suka Maju, Kecamatan Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan narasumber yang dipilih secara purposeful sampling yaitu Kepala Desa, Penjabat Kepala Desa, dan pengurus inti BUMDes. Hasil penelitian diketahui bahwa pemilihan pengurus dan jenis usaha BUMDes sangat dipengaruhi oleh dominasi Kepala Desa dimana pengurus BUMDes terpilih dinilai kurang memiliki jiwa wirausaha dan belum terpenuhinya persyaratan minimum pendidikan sebagaimana yang tertulis dalam Permendesa No.14 Tahun 2015 pasal 14. Selain itu pemilihan jenis usaha toko yang rencananya menjual alat tulis kantor, fotokopi dan jasa pengetikan belum dapat dijalankan karena sepenuhnya bergantung pada dana BUMDes yang belum kunjung diberikan kepada pengurus BUMDes. Hal ini menunjukkan rendahnya keurgensian usaha yang dipilih tersebut untuk segera diimplementasikan. Kepengurusan BUMDes yang sudah terbentuk sejak tahun 2017 masih sebatas di atas kertas karena belum ada kegiatan usaha yang dijalankan, dan akhirnya menimbulkan ketidak harmonisan hubungan antara Kepala Desa dan pengurus BUMDes yang berujung pada keinginan untuk penggantian kepengurusan. Oleh karena itu, desa perlu memiliki struktur badan usaha milik desa yang memiliki kompetensi di bidangnya yang merupakan salah satu penentu keberhasilan pelaksanaan BUMDes.
PENERAPAN FRAMEWORK IONIC DALAM PERANCANGAN APLIKASI E-CONCEPT SEBAGAI ALAT TERUKUR DALAM PEREKRUTAN SIMPATISAN PEMILUKADA Mustazzihim Suhaidi; Nurhadi Nurhadi; Latip Latip
Sebatik Vol 24 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu bentuk dari Gerakan Reformasi adalah pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) baik di tingkat kabupaten, kotamadya maupun provinsi yang dilaksanakan secara langsung. Implikasi dari pelaksanaan pemilukada langsung adalah semakin banyaknya calon - calon yang bermunculan, terlebih ketika dibukanya peluang bagi calon perseorangan (independen) untuk ikut berlaga memperebutkan sebagai pemenangnya. Dengan jumlah penduduk yang besar, sosial kemasyarakatan yang beragam, dan ketatnya persaingan, menjadikan Pemilukada sebuah proses yang menghabiskan energi dan tentu biaya besar. Dalam pandangan masyarakat, semakin banyak calon berarti semakin banyak pilihan. Sebaliknya, bagi para kandidat berarti persaingan yang semakin ketat. Butuh desain strategi yang jitu dan tepat agar perjalanan menuju kantor bupati atau walikota, gubernur bisa lebih efektif dan efisien. Data merupakan aset yang paling berharga pada saat kampanye atau sosialisasi karena dapat berfungsi sebagai alat utama sebuah indikator keberhasilan dan pencapaian target kampanye sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan, terutama meningkatkan efisiensi biaya dan efektifitas gerakan Tim Kampanye. E-Concept adalah Software Aplikasi alat ukur dalam perekrutan simpatisan Pemilukada yaitu sebagai alat ukur untuk memenangkan pemilu/pilkada dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pengolahan data serta teknik statistika dalam membaca dan mendesain prediksi peluang bagi calon atau kandidat. Ionic Framework merupakan salah satu solusi yang dapat dipergunakan, dimana penggunaan Ionic Framework memungkinkan pengembang membuat aplikasi untuk beberapa platform dengan hanya menggunakan bahasa pengembangan web untuk membuat sebuah aplikasi mobile, sehingga dapat meminimalkan waktu dan biaya dalam proses pengembangan sistem berikutnya.

Page 1 of 3 | Total Record : 27