cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang panjang,
Sumatera barat
INDONESIA
Ekspresi Seni
ISSN : 14121662     EISSN : 25802208     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Journal of Ekspresi Seni, published by ISI Padangpanjang Journal Publisher in cooperation with The Aliance of Indonesian Industrial Product Designer (ADPII), welcomes full research articles in the area of Performance Art, Culture from the following subject areas: Design History, Art History, Visual Culture, Design Methodology, Design Process, Design Discourse, Design and Culture, Sociology Design, Design Management, Art Critism, Anthropology of Art, Artifact Design, Industrial Design, Visual Communication Design, Photography, Interior Design, Craft, Architecture, Film, Multimedia, Creative Industry, Design Policy, and other historical, critical, cultural, psychological, educational and conceptual research in visual art and design
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 20, No 1 (2018): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni" : 6 Documents clear
ESTETIKA GERAK EKOR ORCAELLA BREVIROSTRIS DALAM TEKNIK BAKAR RAKU Susanto, Indro Dwi
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 20, No 1 (2018): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni
Publisher : LPPMPP Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (923.126 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v20i1.385

Abstract

Pesut dengan nama latinOrcaella brevirostris adalah sejenis hewan mamalia yang sering disebut lumba-lumba air tawar. Tidak seperti mamalia air lain yakni lumba-lumba dan ikan paus yang hidup di laut, pesut hidup di sungai-sungai daerah tropis.Mamalia air tawar ini mempunyai kepala berbentuk setengah lingkaran dengan kedua matanya yang kecil. Tubuh pesut berwarna abu-abu sampai biru hitam. Sirip punggung kecil dan membundar di belakang pertengahan punggung. Dahi tinggi dan membundar setengah lingkaran, tidak ada paruh. Pesut bergerak dalam kawanan. Walaupun pandangannya tidak begitu tajam dan kenyataan bahwa pesut hidup dalam air yang mengandung lumpur, namun pesut merupakan hewan yang ahli dalam mendeteksi dan menghindari rintangan yang ada di depan. Mereka menggunakan ultrasonik untuk melakukan lokasi gema seperti yang dilakukan oleh kerabatnya di laut. Pesut sangat gemar memunculkan diri ke atas permukaan air dan melompat menunjukan keindahan tubuhnya. Gerak ekor yang gemulai akan terlihat ketika muncul diatas permukaan air. Keindahan ini akan diwujudkan dalam karya keramik artistik dengan teknik bakar raku.
KEKOMPAKAN DAN KEBERSAMAAN ANTAR SISWA YANG DIBANGUN MELALUI LAGU-LAGU DALAM BINSIK SIANG Pratama, Amor Seta Gilang
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 20, No 1 (2018): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni
Publisher : LPPMPP Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (924.478 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v20i1.386

Abstract

Kekompakan dan kebersamaan merupakan hal yang penting di dalam lingkungan militer. Lagu-lagu yang hadir dalam kegiatan Binsik Siang merupakan media yang dapat membangun kekompakan dan kebersamaan antar sesama siswa militer di Skadik 405. Berlari dan bernyanyi dalam kegiatan Binsik Siangdapat membangun kekompakan derap langkah kaki antar sesama siswa, dan juga membangun kebersamaan dengan bernyanyi secara bersama-sama. Proses terjadinya kekompakan dan kebersamaan ketika berlari dan bernyanyi, terlebih dahulu melalui proses penyesuaian dan rutinitas. Kekompakan dan kebersamaan yang dibangun melalui lagu-lagu Binsik Siang, seperti yang dinyatakan Blacking merupakan cermin dari budaya masyarakatnya, yang dalam hal ini merupakan budaya militer. Oleh sebab itu hal tersebut harus dibangun, dan lagu-lagu dalam kegiatan Binsik Siang memfasilitasi hal tersebut.Kajian ini dibahas menggunakan ilmu Antropologi dan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan Etnografi
FILM BAGURAU; REPRESENTASI CITRA PEREMPUAN MINANGKABAU Andhika, Yuditia Leo
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 20, No 1 (2018): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni
Publisher : LPPMPP Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1061.916 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v20i1.387

Abstract

Bagurau adalah film pendek yang mengangkat isu perempuan Minangkabau saat ini dalam menanggapi perubahan kehidupan sosial masyarakat. Film ini lebih memfokuskan cerita pada fenomena perempuan Minangkabau dari sudut pandang Tukang Dendang dalam suatu pertunjukan musik malam Bagurau. Masyarakat Minangkabau masih menganggap bahwa menjadi Tukang Dendang adalah pekerjaan yang tidak sesuai norma agama dan adat yang dipegang oleh masyarakat Minangkabau. Limpapeh rumah nan gadang yaitu istilah bagi perempuan Minangkabau berarti perempuan bijaksana yang merupakan tiang penyangga dari keutuhan rumah, menjadi pedoman, memiliki budi pekerti yang baik, taat pada norma agama dan adat. Pedoman tersebut luntur bagi perempuan Minangkabau yang berprofesi sebagai Tukang Dendang. Film ini menghadirkan citra perempuan Minangkabau yang memiliki sudut pandang tersendiri dalam adat budayanya.
TOKOH PAULINA DALAM LAKON MAUT DAN SANG DARA KARYA ARIEL DORFMAN TERJEMAHAN MIMI NOTOKUSUMO Suisno, Edi; Alamo, Enrico; Novia, Ega
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 20, No 1 (2018): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni
Publisher : LPPMPP Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.025 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v20i1.388

Abstract

Maut dan Sang Dara karya Ariel Dorfman merupakan salah satu lakon realisme psikologis. Dengan mengusung genre tragedi, lakon yang mengangkat tema trauma dan dendam masa lalu ini, bercerita tentang konflik psikologis wanita korban penyiksaan dan pelecehan seksual yang secara tidak sengaja dipertemukan kembali dengan salah satu tersangka kasusnya, yakni seorang dokter. Lakon Maut dan Sang Dara menjadi sumber inspirasi untuk dapat memerankan tokoh Paulina Salas menggunakan pendekatan akting presentasi dan metode akting Stanilavsky. Bentuk dan pencarian karakter yang dilakukan selama proses latihan bertujuan agar maksud dan pesan moral pengarang dapat tersampaikan dengan baik.
RAGAM BENTUK PENDHOK KERIS GAYA SURAKARTA Darmojo, Kuntadi Wasi
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 20, No 1 (2018): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni
Publisher : LPPMPP Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (943.567 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v20i1.383

Abstract

Pendhok merupakan salah satu bagian elemen perabot keris yang selalu melekat pada warangka atau sarung keris. Fungsi utama pendhok adalah sebagai pembungkus gandar untuk melindungi bilah keris. Pendhok keris gaya Surakarta sebagian besar memiliki bentuk dengan penerapan ragam hias yang cukup bervariatif, dimana konsep dasar ragam hias adalah memiliki fungsi keindahan sehingga pendhok tersebut ketika diterapkan pada warangka akan menambah daya tarik karena menjadi indah dalam melengkapi tampilan keris secara utuh. Namun, pendhok keris juga memiliki fungsi lain yaitu fungsi simbolik dan sosial.Metode tulisan ini adalah mempergunakan metode analisis interaktif, dimana analisis data yang dipergunakan untuk mengurai permasalahan terkait keberadaan pendhok keris.
MEMBACA PERTUNJUKAN TEATER BERJUDUL NEGERI YANG TERKUBUR KARYA ZURMAILIS SUTRADARA SYUHENDRI Susandro, Susandro; Harun, Afrizal
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 20, No 1 (2018): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni
Publisher : LPPMPP Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1005.964 KB) | DOI: 10.26887/ekse.v20i1.389

Abstract

Penelitian ini bertujuan membaca salah satu perkembangan bentuk teater modern yang ada di Sumatera Barat. Penelitian ini berdasarkan pada kualitas data (kualitatif), disempitkan menjadi penelitian studi kasus. Bahan atau data terdiri dari tulisan atau ceramah yang terekam dalam konteks yang berbeda, bisa data dari hasil observasi, berita dari surat kabar, dan sebagainya. Persentuhan antara gagasan dan bentuk pertunjukan NyT dengan pertunjukan teater modern lainnya di Indonesia terutama di Sumatra Barat dapat ditarik ke dalam beberapa poin, pertama, secara konseptual (ide/gagasan) Syuhendri mencoba merespon dan menyerap isu-isu yang tengah berkembang secara menasional. Juga ditambah pada dekade 90-an dan 2000-an globalisasi masih hangat-hangatnya dalam pendengaran setiap orang. Kedua, persentuhan Syuhendri dengan tokoh teater lainnya di Sumatra Barat secara teknis tidaklah memiliki kendala, dalam artian dapat diakses tanpa dibatasi oleh jarak. Untuk itu besar kemungkinan karya Syuhendri juga dipengaruhi oleh adanya ruang dialogis antara Syuhendri dengan seniman lainnya di Sumatra Barat

Page 1 of 1 | Total Record : 6