cover
Contact Name
Mohammad Arfi Setiawan
Contact Email
marfis@unipma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
marfis@unipma.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
CHEESA: Chemical Engineering Research Articles
ISSN : 26148757     EISSN : 26152347     DOI : -
CHEESA: Chemical Engineering Research Articles is scientific journal that publishes articles in the field of Chemical Engineering, Organic Chemistry, Inorganic Chemistry, Analytical Chemistry, Biochemistry, and Physical Chemistry. It is a journal to encourage research publication to research scholars, academicians, professionals and student engaged in their respective field. Author can submit manuscript by doing online submission. Author should prepare their manuscript to the instructions given in Author Guidelines before doing online submission. Template of article can be download in right sidebar. All submissions will be reviewed and evaluated based on originality, technical research, and relevance to journal contributions. Chemical Engineering Research Articles is published by Universitas PGRI Madiun on June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2020)" : 6 Documents clear
Karakterisasi Pengeringan Bawang Merah (Allium cepa L.) Menggunakan Tray Dryer Rintis Manfaati; Hibah Baskoro; Muhammad Muhlis Rifai
CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/cheesa.v3i2.7660.71-78

Abstract

Pengeringan bawang merah (Allium cepa L.) menggunakan tray dryer bertujuan menghasilkan produk sesuai standar bahan kering, tetapi kadar nutrisinya tetap dipertahankan. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari karakteristik proses pengeringan bawang merah melalui beberapa tinjauan yaitu kadar air bawang merah setelah pengeringan, laju pengeringan konstan (Rc), kadar air bebas kritis (Xc), parameter pengeringan (k), profil kurva laju pengeringan menurun dan nilai difusivitas rata-rata. Pengeringan dilakukan pada bawang merah dengan kadar air awal 82,5%, dan ketebalan 1-2 mm. Suhu pengeringan divariasi pada rentang 50-70 oC, waktu pengeringan 6 jam dan laju udara pengeringan 2,0 m/s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu optimum pengeringan adalah 70 oC dengan kadar air bawang merah setelah pengeringan adalah 8,3896%, nilai Rc yaitu 1,2968 kg/jam.m2, nilai Xc yaitu 2,3044 kg air/kg bahan kering dan nilai k adalah 0,0173 menit-1. Profil perpindahan air terikat dalam bawang merah terjadi secara difusi dengan nilai difusivitas rata-rata (DL) adalah 1,5556.10-10 m2/detik.
Deteksi dan Identifikasi Senyawa Flavonoid Ekstrak Etanol Kulit Batang Tanaman Majapahit (Crescentia cujete) dengan LCMS Fatimah Fatimah; Rahma Diyan Martha; Asmarani Kusumawati
CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/cheesa.v3i2.7688.88-98

Abstract

Tanaman Majapahit (Crescentia cujete) merupakan salah satu tanaman yang banyak tersebar di Indonesia. Namun, tanaman ini kurang mendapatkan perhatian, karena kurangnya informasi mengenai potensi tanaman tersebut. Flavonoid merupakan salah satu kelompok senyawa terbesar yang terdapat pada tanaman yang memiliki beberapa fungsi farmakologis dan medisinal, salah satunya anti kanker. Dalam penelitian ini, dilakukan deteksi dan identifikasi senyawa flavonoid pada ekstrak etanol kulit batang tanaman majapahit menggunakan LCMS, untuk mengetahui potensi tanaman majapahit sebagai salah satu kandidat tanaman potensial antikanker. Berdasarkan hasil deteksi menggunakan LCMS diketahui terdapat sekitar 88 senyawa yang terdeteksi, termasuk didalamnya 12 senyawa flavonoid. Senyawa flavonoid yang ditemukan, yaitu; acetoin, quercetine, kaempferol-3-O-rhamnoside, acacetin7-rutinoside, fortunellin, kaempferol 3-[6”-(3-hydroxy-3-methylglutaryl) glucoside], didymin, diosmin, hesperidin, rutin, narirutin 4’-glucoside, kaempferol 3-[6”-(3-hydroxy-3-methylglutaryl) glucoside]-7-glucoside. Kaempferol-3 -O-rhamnoside merupakan flavonoid dengan komposisi terbesar yakni, sebesar 4,072%. Keseluruhan flavonoid yang teridentifikasi memiliki potensi sebagai antikanker, kecuali acetoin dan fortunellin.
Sintesis Nanopartikel Bovine Serum Albumin Kombinasi Cisplatin dan Asam Folat Sebagai Kandidat Antikanker Ersalina Nidianti; Ary Andini; Nia Kurniaty Rukman
CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/cheesa.v3i2.7742.79-87

Abstract

Kanker adalah penyakit tidak menular yang menyebabkan morbiditas dan mortalitas di seluruh wilayah dunia. Salah satu pengobatan kanker adalah dengan menggunakan obat kemoterapi cisplatin. Namun cisplatin memiliki efek samping yang bersifat toksik jika dikonsumsi dalam dosis dan waktu tertentu. Kombinasi nanopartikel bovine serum albumin (BSA) yang mengandung cisplatin dikembangkan dengan modifikasi ikatan menggunakan asam folat sebagai solusi alternatif meminimalisir efek toksik yang dihasilkan dan mengoptimalkan sistem pengiriman obat. Tujuan penelitian adalah sintesis kombinasi nanopartikel BSA yang mengandung cisplatin dan modifikasi ikatan menggunakan asam folat sebagai kandidat antikanker. Penelitian ini dilakukan melalui sintesis dengan metode desolvasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nanopartikel BSA yang dikombinasi dengan cisplatin dan asam folat telah berhasil disintesis. Analisis FT-IR menunjukkan bahwa ada gugus fungsi O-H alkohol, C-H, C-C, NO2 yang berperan dalam sintesis nanopartikel. Analisis XRD menunjukkan adanya pergeseran peak dari NP-BSA 31,69 menjadi As-CP-NP-BSA 34,45; ukuran nanopartikel NP-BSA 2,38 nm dan As-CP-NP-BSA 2,62 nm sedangkan analisis SEM-EDX diketahui ada unsur C, O, Mg, Cl dan Pt.
Pengaruh Fenantren terhadap Aktivitas Enzim Katabolik Pseudomonas Putida TI (8) Meilisa Rusdiana Surya Efendi; Sri Sumarsih; Novia Fajarwati
CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/cheesa.v3i2.7735.99-105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh fenantren terhadap aktivitas enzim katabolik pada Pseudomonas putida TI (8). Isolat ditumbuhkan pada media Air Mineral Sintetis (AMS) dengan penambahan 1% fenantren. Enzim katabolik diuji aktivitasnya terhadap fenantren. Uji aktivitas enzim ditentukan berdasarkan penurunan absorbansi NADH pada panjang gelombang 340 nm. Satu unit aktivitas enzim dinyatakan sebagai jumlah enzim yang membutuhkan 1 µmol NADH untuk mengoksidasi substrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat dapat tumbuh menggunakan fenantren hingga 10 hari inkubasi. Aktivitas enzim katabolik tertinggi terhadap fenantren pada inkubasi hari ke 8 sebesar 5,391 U/mL. Penambahan 1% hidrokarbon poliaromatik dapat meningkatkan aktivitas enzim sebesar 10 kali, hal ini menunjukkan bahwa enzim katabolik pada Pseudomonas putida TI (8) merupakan enzim induktif.
Modifikasi Metode Analisis Daya Hambat terhadap Proses Denaturasi Protein yang Diinduksi oleh Panas Zaldy Rusli; Lusi Agus Setiani
CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/cheesa.v3i2.7499.55-62

Abstract

Sebagian besar protein akan mengalami denaturasi yang lambat pada suhu tubuh, dapat terjadi dalam waktu setengah hari atau bahkan tahun. Proses denaturasi protein dapat diinduksi oleh panas sehingga akan terjadi perubahan struktur dari protein dan mengakibatkan perubahan peran biologis dari protein tersebut yang dapat berdampak bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari metode yang dimodifikasi untuk digunakan dalam menganalisis daya hambat suatu bahan terhadap proses denaturasi protein yang diinduksi oleh panas. Metode yang digunakan adalah metode analisis penghambatan proses denaturasi protein secara in vitro. Protein dikondisikan pada suhu tubuh (37 °C) yang dilanjutkan dengan menginduksi protein menggunakan panas pada suhu 70 °C. Modifikasi dilakukan dengan menambahkan suatu kontrol tanpa perlakuan, reagen uji protein serta persamaan yang digunakan untuk menentukan konsentrasi penghambatan denaturasi 50% protein (IC50). Analisis dilakukan dengan mengukur serapan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa konsentrasi dari natrium diklofenak dan ekstrak air daun afrika (Vernonia amygdalina) dengan menggunakan parameter IC50 diperoleh hasil berturut-turut adalah 520,80mg/L dan 3.751,88 mg/L. Metode ini dapat digunakan untuk menentukan daya hambat proses denaturasi protein, tetapi masih memerlukan pengembangan lebih lanjut, agar diperoleh suatu metode yang memiliki tingkat akurasi dan presisi yang baik.
Kinetika Ekstraksi Minyak Atsiri Lada Hitam (Piper nigrum) Secara Hidrodistilasi Shintawati Shintawati; Analianasari Analianasari; Zukryandry Zukryandry
CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/cheesa.v3i2.7388.63-70

Abstract

Lada hitam dikenal dengan nama King of Spices yang merupakan salah satu komoditi unggulan ekspor asal Provinsi Lampung. Lada hitam memiliki aroma dan rasa pedas yang khas. Kontribusi aroma berasal dari senyawa volatile yang terkandung pada minyak atsiri dalam lada hitam. Minyak atsiri lada diperoleh dari ekstraksi pelarut, hidrodistilasi, distilasi uap, distilasi fluida super kritik dan  hidrodistilasi menggunakan microwave. Nilai konsentrasi minyak atsiri selama ekstraksi serta laju ekstraksi dapat diprediksi dari model kinetika. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari ekstraksi minyak atsiri lada hitam dan mengetahui model kinetika ekstraksi minyak atsiri lada hitam secara hidrodistilasi. Hidrodistilasi dilaksanakan selama 5 jam dengan pengambilan data setiap 15 menit. Hasil penelitian memperlihatkan kinetika ekstraksi lada hitam mengikuti model kinetika ekstraksi orde kedua.  Nilai parameter kinetika orde kedua dari ekstraksi minyak atsiri lada hitam yaitu kapasitas ekstraksi minyak atsiri lada,Cs, laju awal ekstraksi, h, dan konstanta laju ekstraksi, k masing-masing adalah 4,9 gL-1, 0,206 g L-1menit-1 dan 0,0086 g-1L menit-1 dan nilai determinasi sebesar 99,97%. Hasil eksperimen didapat perolehan ekstraksi sebesar 5,14%.

Page 1 of 1 | Total Record : 6