cover
Contact Name
Waluyo Satrio Adji
Contact Email
waluyo.satrio.adji@uin-antasari.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
piaud@uin-antasari.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Edukasi AUD
ISSN : 24432636     EISSN : 26155907     DOI : -
Core Subject : Education,
Early Childhood Education Journal (JEA): JEA is an Open Access journal containing research articles in the field of Early Childhood Education. JEA: receive articles in Indonesian, English and Arabic. This journal publishes articles twice a year in June and December. JEA uses quetext plagiarism checker. This journal is published by the FTK State Islamic University Antasari Banjarmasin. JEA has p-issn 2443 2636 and e-issn 2615 5907.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 1 (2015)" : 5 Documents clear
IMPLEMENTASI MODEL MAKE A MATCH DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MENGENAL LAMBANG BILANGAN PADA KELOMPOK A TK GUYUB MENTARI MATARAMAN KABUPATEN BANJAR Purwasih, Erniy
Jurnal Edukasi AUD Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.359 KB) | DOI: 10.18592/jea.v1i1.2148

Abstract

Kemampuan kognitif anak-anak TK Guyub Mentari Mataraman terutama padaindikator membilang dengan menunjuk benda hanya 25 % atau 5 orang memilikinilai bintang ***, 3 orang atau 15 % memiliki nilai bintang ** dan 12 orang 60%memiliki nilai bintang *, begitu juga pada semester II hanya sekitar 6 orang atau30% anak yang memiliki nilai bintang ***, pada semester I tahun ajaran 2013/2014kemampuan yang dicapai dengan nilai bintang *** juga hanya 5 orang atau 25%dengan jumlah anak yang sama yaitu 20 orang. Penulis juga mengadakan observasiyang dilakukan pada tanggal 25 Juli 2013 terhadap bidang pengembangan kognitifdengan indikator menghubungkan/memasangkan lambang bilangan dengan bendahasilnya hanya 5 orang atau 25 % anak yang memiliki nilai bintang ***. Makadipilihlah modek make a match untuk mengembangkan kemampuan mengenallambang bilangan melalui penelitian tindakan kelas.Hasil pengembangan kognitif anak mengalami peningkatan dalam hal ketepatan dankecepatan anak menghubungkan gambar dengan lambang bilangan, pencapaiankemampuan kognitif anak dalam ketepatan anak menghubungkan gambar denganlambang bilangandi siklus I hanya mencapai 35 %, meningkat pada siklus II menjadi95% yang secara klasikal terjadi peningkatan yang signifikan . Kata Kunci :Model Make A Match, Kemampuan Kognitif, Lambang Bilangan
UPAYA MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK DALAM MENYUSUN KALIMAT SEDERHANA PADA STRUKTUR LENGKAP MENGGUNAKAN MODEL PICTURE AND PICTURE PADA KELOMPOK B TK ASSALAM SIMPANG EMPAT KAB. BANJAR Puspawati, Sri Endang
Jurnal Edukasi AUD Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.677 KB) | DOI: 10.18592/jea.v1i1.2150

Abstract

Kemampuan menyusun kalimat sederhana dengan struktur lengkap pada anak kelompok B di TK ASSALAM Simpang Empat Kab.Banjar belum berkembang secara optimal. Sehingga, model pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture yang merupakan pembelajaran dengan pendekatan yang menyenangkan, menciptakan suasana belajar yang aktif, kreatif dan menarik perhatian anak dipilih untuk memecahkan masalah tersebut dalam penelitian tindakan kelas. Hasil pengembangan aspek bahasa anak pada kemampuan menyusun kalimat sederhana pada struktur lengkap, menunjukkan adanya perkembangan, pada siklus I pertemuan 1 dengan nilai 28%, pertemuan 2 dengan nilai 45%, dan siklus II pertemuan 1 dengan nilai 73%, meningkat pada pertemuan 2 dengan skor 83%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil perkembangan kemampuan berbahasa anak pada materi menyusun kalimat sederhana pada struktur lengkap dengan model pembelajaran kooperatif tipe picture and picture dikelompok B di TK ASSALAM Simpang Empat Kab.Banjar, dapat berkembang sesuai dengan harapan.Kata Kunci :Kemampuan berbahasa, Make a Match, Menyusun Kalimat Sederhana
LINTAS SEJARAH DAN RAGAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (FORMAL, NON FORMAL, INFORMAL) Saudah, Saudah
Jurnal Edukasi AUD Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.851 KB) | DOI: 10.18592/jea.v1i1.2145

Abstract

Children are a gift of God which is given to be treated and maintained. Oneeffort to give attention to early childhood is the provision of a decent education tochildren, especially during the development of the child, so the child is able tomaximize its development to the optimum. an early age is an important phase inhuman development across the life span. the attention of parents to their childrenwill determine how the child in adult life. to provide educational services for earlychildhood can be started since the child is born until the age of 6 years. thegovernment has set up the organization for early childhood: first, formal channelsinclude kindergarten (TK), Raudhatul RA (RA) and kindergarten outstanding(TKLB). A second, non-formal pathways include garden Nursery (TPA), play group(KB) and a type of early childhood education Units (SPS), and the third informalchannels such as family education and the environment. This type of service devotedto early childhood is intended to prepare children to enter further education.Keywords: Early Childhood Education(ECD), Formal, Formal, Informal
EFEKTIVITAS PERMAINAN GAMBAR BENDA DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN BAHASA ANAK DOWN SYNDROME Ismail, Murniyanti
Jurnal Edukasi AUD Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.272 KB) | DOI: 10.18592/jea.v1i1.2146

Abstract

Anak Down Syndrome dengan kondisi keterbatasan dalam kecerdasan mengalami berbagai hambatan, baik dalam hal belajar yang sifatnya akademis maupun dalam kemampuan bahasa secara baik dan benar. Dalam kecerdasan berbahasa mereka kurang dalam penguasaan kata-kata, perbendaharaan kata, kesalahan dalam pengucapan serta dalam konsep pemahaman. Subjek penelitian ini adalah anak Down Syndrome usia enam tahun, yang bersangkutan menunjukkan bahwa perbendaharaan kata masih sangat terbatas, anak dapat bicara tetapi pengucapan kata-kata sering tidak jelas. Anak sudah dapat menyambung titik dalam menulis huruf-huruf tapi anak belum dapat membaca dan bila diminta untuk mengulang menyebutkan kata-kata atau huruf anak sering tidak mau, dalam aspek sosialisasi anak juga mengalami hambatan. Desain atau rancangan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan subjek tunggal (Single Subject Research) yaitu eksperimen yang dilaksanakan pada satu subjek dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh dari perlakuan yang diberikan secara berulang-ulang dalam waktu tertentu (Tawney & David, 1987:9). Dalam penelitian dengan metode subjek tunggal, desain yang akan digunakan adalah desain A-B-A, yang terdiri dari tiga tahapan kondisi, yaitu: A1 Baseline-1, (B) Treatment, A2 Baseline-2. Setelah dilakukan pengujian dalam bentuk eksperimen kemudian dianalisis secara keseluruhan, disimpulkan bahwa media gambar benda secara signifikan dapat membantu dalam mengidentifikasi, menyebutkan dan mengingat gambar dalam menyebutkan huruf awal dari nama benda tersebut.Kata Kunci :Gambar Benda, Kecerdasan Bahasa, Down Syndrome
UPAYA PENGEMBANGAN ASPEK KOGNITIF DALAM AKTIVITAS YANG BERSIFAT EKSFLORATIF & MENYELIDIK (MENCAMPUR WARNA) MENGGUNAKAN MODEL EXAMPLE NON EXAMPLES DI KELOMPOK B TK TUNAS MUDA KEC. SIMPANG EMPAT KAB. BANJAR Norlaila, Hj.
Jurnal Edukasi AUD Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.619 KB) | DOI: 10.18592/jea.v1i1.2147

Abstract

Anak-anak di TK Tunas Muda Kab. Banjar khususnya pada kelompok B, masih memiliki kemampuan kognitif yang rendah dalam mengenal warna. Salah satu model pembelajaran yang bisa diterapkan dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak khususnya dalam pembelajaran mencampur warna adalah model pembelajaranexamples non examples. Model ini merupakan salah satu tipe dari model pembelajaran kooperatif yang menekankan pada partisipasi dan aktivitas anak untuk mencari sendiri materi (informasi) pelajaran yang akan dipelajari melalui bahan-bahan yang tersedia. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas. Terjadi peningkatan pada kemampuan kognitif anak dalam mencampur warna melalui pembelajaran Examples non Examples dalam hal ketepatan anak membedakan gambar dan menyebutkan gambar dengan benar serta ketepatan dalam mencampur warna. Secara klasikal akhir siklus pertama diketahui jumlah anak yang tuntas mencapai 64% meningkat menjadi 82% pada akhir siklus kedua. Kata Kunci : Kognitif, Example Non Examples, Eksfloratif , Menyelidik

Page 1 of 1 | Total Record : 5