cover
Contact Name
Waluyo Satrio Adji
Contact Email
waluyo.satrio.adji@uin-antasari.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
piaud@uin-antasari.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Edukasi AUD
ISSN : 24432636     EISSN : 26155907     DOI : -
Core Subject : Education,
Early Childhood Education Journal (JEA): JEA is an Open Access journal containing research articles in the field of Early Childhood Education. JEA: receive articles in Indonesian, English and Arabic. This journal publishes articles twice a year in June and December. JEA uses quetext plagiarism checker. This journal is published by the FTK State Islamic University Antasari Banjarmasin. JEA has p-issn 2443 2636 and e-issn 2615 5907.
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 2 (2016)" : 4 Documents clear
Upaya mengembangkan Kemampuan Bahasa dalam Menceritakan Kembali Cerita 86-94 Damayati, Aprilia Eka
Jurnal Edukasi AUD Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.69 KB) | DOI: 10.18592/jea.v2i2.1543

Abstract

AbstrakPermasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil pengembangan anak dalam menceritakan kembali cerita/dongeng yang di dengar masih belum optimal, terdapat 60% anak yang belum mampu menceritakan kembali cerita yang di dengar, dan 40% anak yang mampu mengungkapkan bahasa melalui cerita yang didengar, penyebabnya yaitu metode pembelajaran yang kurang bervariatif sehingga anak menjadi pasif. Oleh sebab itu perlu menyusun kegiatan pembelajaran dengan menerapkan pendekatan kontekstual, melalui model pembelajaran kooperatif picture and picture untuk membuat pembelajaran menjadi bermakna dan menyenangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas guru, meningkatkan aktivitas siswa, dan meningkatkan hasil pengembangan bahasa siswa. Penelitian ini menggunakan metode tindakan kelas, dengan rancangan 2 siklus 3 kali pertemuan. Setting penelitiannya di kelompok A TK Adzkia Martapura Kabupaten Banjar. Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas guru dan lembar observasi aktivitas siswa dan LKS evaluasi untuk siswa yang diadakan pada akhir pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan skor aktivitas guru pada siklus I pertemuan pertama 26, pertemuan kedua 27, dan siklus II 28. Aktivitas anak pada siklus I pertemuan pertama 82,08% sangat aktif, pertemuan kedua 93,33% sangat aktif dan pada siklus II 98,33% sangat aktif. Ketuntasan klasikal pada siklus I pertemuan pertama 73,68%, pertemuan kedua 100%, dan pada siklus II ketuntasan klasikal yang diperoleh adalah 100%, Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa hasil pengembangan bahasa anak dalam menceritakan kembali cerita/dongeng yang di dengar menggunakan modelpicture and pictrue pada kelompok A TK Adzkia Martapura Kabupaten Banjar meningkat. Disarankan kepada guru agar menggunakan model pembelajaran picture and picture sebagai salah satu alternative upaya meningkatkan proses pengembangan bahasa anak TK secara optimal.Kata Kunci: kemampuan bahasa, cerita/dongeng, model picture and picture.
Upaya Mengembangkan Kognitif dalam Mencocokkan Bilangan dengan Lambang Bilangan Melalui Model Make A Match di Kelompok B TK. Aisyiyah 6 Banjarmasin Milliannoor, Milliannoor
Jurnal Edukasi AUD Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.446 KB) | DOI: 10.18592/jea.v2i2.1544

Abstract

Abstrak Permasalahan dalam penelitian ini adalah dalam mengenal bilangan masih lemah dan perlu ditingkatkan hal ini dapat dilihat pada kenyataan dilapangan saat guru TK. Aisyiyah 6 memberikan materi tentang mengenal bilangan, dari 18 orang anak hanya 6 orang berkembang sesuai dengan harapan sedangkan 12 lainnya masih dikategorikan mulai berkembang dan itu artinya 35% yang berhasil. Hal ini disebabkan antara lain kurangnya keterlibatan aktivitas siswa dalam pembelajaran mengenal lambang bilangan. Oleh sebab itu perlu dilakukan perbaikan pembelajaran dengan menggunakan model Make a Match. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil pengembangan kognitif anak. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Tindakan dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setting penelitian adalah kelompok B TK. Aisyiyah 6 Banjarmasin, dengan jumlah anak 18 orang yang terdiri dari 10 anak laki-laki dan 8 orang anak perempuan. Jenis data dan penelitian ini adalah data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh melalui teknik pengukuran dengan evaluasi pada anak. Sedangkan data kualitatif diperoleh dari hasil observasi aktivitas guru dan siswa. Analisis data secara naratif dan teknik persentase berdasarkan skala persentase dan indikator ketuntasan pengembangan yang ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar pengembangan kognitif anak kelompok B TK Aisyiyah 6 Banjarmasin mengalami perbaikan. Hal ini terlihat dari hasil observasi aktivitas guru yaitu mendapat katagori baik pada pertemuan 1, dan pada pertemuan 2 juga mendapatkan katagori baik, sedangkan pada siklus II mengalami perbaikan mendapatkan katagori sangat baik, sedangkan observasi aktivitas anak yaitu 62,5% katagori aktif pada pertemuan 1 siklus I, dan 77,32% katagori aktif pada pertemuan 2, meningkat menjadi 88,89% katagori sangat aktif pada siklus II begitu juga dengan hasil pengembangan anak yaitu 27,78% di bawah indikator ketuntasan pengembangan, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 100% di atas indikator ketuntasan yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil temuan penelitian ini bahwa penggunaan model make a match dapat meningkatkan hasil pengembangan kognitif dalam mencocokkan bilangan dengan lambang bilangan di kelompok B TK. Aisyiyah 6 Banjarmasin, disarankan agar guru-guru di tamak kanakkanak dapat menggunakan model ini dalam melaksanakan kegiatan pengembangan kognitif sebagai upaya dalam menciptakan perbaikan dan meningkatkan pemahaman anak, aktivitas anak serta meningkatkan mutu kualitas pembelajaran disekolah masing-masing. Kata-kata Kunci: Pengembangan Kognitif, Mencocokkan Bilangan, Lambang Bilangan, ModelMake A Match.
Penanaman Nilai Sosial Anak Usia Dini Melalui Gerak dan Lagu Adji, Waluyo Satrio
Jurnal Edukasi AUD Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.203 KB) | DOI: 10.18592/jea.v2i2.1545

Abstract

Abstrak Masa Anak Usia Dini merupakan investasi masa depan yang perlu distimulasi perkembangannya sejak usia dini. Sel-sel otak yang dimiliki anak sejak bayi tidak akan mampu tumbuh dan berkembang secara optimal jika stimulus yang diberikan tidak tepat. Salah satu kawasan yang perlu dikembangkan oleh guru TK/RA dalam merangsang anak adalah dengan penanaman nilai sosial Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media gerak dan lagu untuk menanamkan nilai sosial pada anak usia dini. Media gerak dan lagu akan mampu menjadi media yang efektif digunakan untuk menanamkan nilai sosial anak jika deterapkan secara tepat. Dalam menggunakan media gerak dan lagu untuk menanamkan nilai sosial pada anak uasia dini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah: (1) membuat tujuan, dengan pertimbangan disesuaikan dengan tingkat perkembangan anak adan tidak monoton, olah vocal. (2) action, pembuatan bait lagu serta gerakan yang sesuai. Sehingga nilai disampaikan kepada anak bisa dicerna sesuai kebutuhan
Upaya Mengembangkan Bahasa Dalam Mengenal Pembendaharaan Kata Mengenai Kata Sifat Melalui Model Examples Non Examples Pada Kelompok A TK Al Amini, Siti Rahmah
Jurnal Edukasi AUD Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.756 KB) | DOI: 10.18592/jea.v2i2.1542

Abstract

AbstrakPermasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan anak meguasai keterampilan yang ditandai dengan rendahnya hasil pengembangan bahasa dalam mengungkapkan kata sifat. Hal ini disebabkan anak kurang aktif dalam kegiatan pembelajara, pembelajaran cenderung berpusat pada guru. Oleh sebab itu perlu menyusun kegiatan pembelajaran dengan menerapkan suatu model pembelajaran, melalui model pembelajaran examples non examples untuk membuat pembelajaran menjadi bermakna dan menyenangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas guru, meningkatkan aktivitas siswa, dan meningkatkan hasil pengembangan bahasa anak. Penelitian ini menggunakan metode tindakan kelas, dengan rancangan 2 siklus 3 kali pertemuan. Setting penelitiannya di kelompok A TK Al-Khairiyah Martpaura. Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas guru dan lembar observasi aktivitas siswa dan LKS evaluasi untuk siswa yang diadakan pada akhir pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar pengembangan bahasa anak kelompok A TK Al Khairiyah Martapura mengalami peningkatan. Hal ini terlihat dari hasil observasi aktivitas guru yaitu mendapat skor 26 pada pertemuan 1, dan 27 pada pertemuan 2, sedangkan pada siklus II pertemuan 1 meningkat menjadi 28, sedangkan observasi aktivitas anak yaitu 79,44% katagori aktif pada pertemuan 1 siklus I, dan 82,22% katagori sangat aktif pada pertemuan 2, meningkat menjadi 93,33% katagori sangat aktif pada pertemuan 1 siklus II begitu juga dengan hasil pengembangan anak yaitu 100% di atas indikator ketuntasan pengembangan pada pertemuan 1, menurun pada pertemuan 2 menjadi 73,33% ketuntasan , kemudian meningkat pada siklus II menjadi 100% di atas indikator ketuntasan yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil temuan penelitian ini disarankan agar guru-guru di tamak kanak-kanak dapat menggunakan model Examplen non Examples dalam melaksanakan kegiatan pengembangan bahasa sebagai upaya dalam menciptakan perbaikan dan meningkatkan pemahaman anak, aktivitas anak serta meningkatkan mutu kualitas pembelajaran disekolah masing-masing.Kata Kunci: Pengembangan bahasa, kata sifat, Model examples non examples

Page 1 of 1 | Total Record : 4