cover
Contact Name
Jurnal Media Analis Kesehatan
Contact Email
mediaanalis@poltekkes-mks.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
mediaanalis@poltekkes-mks.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Media Analis Kesehatan
ISSN : 20871333     EISSN : 26219557     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Media Analis Kesehatan merupakan jurnal ilmiah berkalah yang diterbitkan oleh Politeknik Kesehatan Kemenkes Makassar Jurusan Analis Kesehatan dengan pISSN : 2087-1333, dan e-ISSN : 2621-9557. Media Analis Kesehatan merupakan merupakan jurnal ilmiah yang memuat tulisan ilmiah yang berkaitan dengan bidang ilmu analis kesehatan atau teknologi laboratorium medik. Keberadaan jurnal ini memberikan ruang bagi para tenaga analis kesehatan dan tenaga teknologi laboratorium medis untuk mempublikasikan tulisan ilmiahnya dalam jurnal yang lebih spesifik dengan mudah dan berkelanjutan. Sirkulasi media analis kesehatan poltekkes Makassar terbit setiap dua kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2019): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN" : 11 Documents clear
ANALISIS KADAR NITRIT (NO2) PADA AIR SUMUR BOR DI DAERAH PERSAWAHAN DESA TO’E KECAMATAN TIROANG KABUPATEN PINRANG nuradi nuradi; Tri Wahyuni Sam
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.54 KB) | DOI: 10.32382/mak.v10i1.1007

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi kemungkinan adanya kadar nitrit (NO2) pada air sumur bor yang diakibatkan karena penggunaan pupuk yang berlebihan dan dapat mencemari air tanah. Maksud penelitian ini yaitu untuk mengetahui kadar nitrit yang terkandung dalam air sumur bor, yang menggunakan Spektrofotometer UV-Vis dengan panjang gelombang 523 nm dan dilakukan dengan analisis kuantitatif. Sampel yang diperiksa sebanyak 5 dan pengambilan sampel dilakukan secara acak (random). Dari hasil analisis kuantitatif maka diperoleh kandungan rata-rata kadar nitrit (NO2) dalam masing-masing sampel yaitu 0,0010; 0,0016; 0,0077; 0,0042 dan 0,0102 ppm. Dari hasil yang diperoleh tersebut disimpulkan bahwa semua sampel yang telah diperiksa memenuhi syarat yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menkes RI No.907/MENKES/SK/VII/2002, yakni kadar nitrit (NO2) dalam air tidak lebih dari 3 ppm sehingga tidak membahayakan kesehatan serta dapat dikonsumsi oleh masyarakat. Disarankan kepada peneliti selanjutnya agar meneliti unsur-unsur kimia lain dalam air sumur bor.Kata kunci : Nitrit, Air Sumur Bor
PENGARUH LAMA PEMANASAN TERHADAP NILAI KESADAHAN KALSIUM PADA AIR SUMUR GALI ASAL DESA BANTI MURUNG KABUPATEN MAROS Rahman Rahman; kalma kalma
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.163 KB) | DOI: 10.32382/mak.v10i1.1032

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya endapan billa air dibiarkan dalam beberapa hari dan timbulnya lapisan kerak pada wadah pemanas air apabila air dipanaskan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemanasan terhadap nilai kesadahan kalsium pada air sumur gali asal Desa Bantimurung Kabupaten Maros.  Jenis penelitian ini bersifat eksperimen semu yang dilaksanakan secara laboratorik dimana jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 3 sampel dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara acak sederhana. Metode yang digunakan didalam penentuan nilai kesadahan kalsium adalah metode Kompleksometri dengan menggunakan Larutan baku K2EDTA 0,01 M. Dari hasil penelitian dengan menggunakan uji anova maka didapatkan hasil bahwa Fhitung (19,07) >  FTabel (3,48), berarti Hα diterima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan terhadap nilai kesadahan kalsium pada air sumur gali dengan variasi waktu pemanasan (pendidihan) 0 menit, 2 menit, 4 menit, 6 menit, dan 8 menit. Kata Kunci : Kesadahan kalsium, Pemanasan,   Air Sumur Gali, Bantimurung
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN MIANA (Coleus atropurpureus) TERHADAP Escherichia coli Anita Anita; Mujahidah Basarang; Rahmawati Rahmawati
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.898 KB) | DOI: 10.32382/mak.v10i1.1040

Abstract

Indonesia memiliki banyak jenis tanaman yang dapat dibudidayakan karena bermanfaat dan kegunaannya besar bagi manusia dalam hal pengobatan.Tanaman memiliki komponen kimia yang dapat digunakan sebagai obat. Pada saat ini, banyak orang yang menggunakan bahan alam yang dalam pelaksanaannya membiasakan hidup dengan menghindari bahan kimia sintesis dan lebih mengutamakan bahan alami. Salah satu tumbuhan yang mengandung senyawa obat yaitu Miana. Daun miana memiliki senyawa antibakteri berupa flavonoid, tanin, dan saponin yang berfungsi untuk menghambat pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak daun miana dalam menghambat pertumbuhan Escherichia coli. Sampel dalam penelitian ini adalah ekstrak daun miana dengan menggunakan lima konsentrasi yaitu konsentrasi 250 mg/ml, 125 mg/ml, 62,5 mg/ml, 31,25 mg/ml, dan 15,62 mg/ml. Pada penelitian ini digunakan tetrasiklin sebagai kontrol positif dan akuabides sebagai kontrol negatif dengan masa inkubasi selama 24 jam pada suhu 37°C menggunakan metode difusi agar. Hasil penelitian pada konsentrasi 250 mg/ml memiliki zona hambat 18 mm, konsentrasi 125 mg/ml memiliki zona hambat 15 mm, konsentrasi 62,5 mg/ml memiliki zona hambat 11,3 mm, konsentrasi 31,25 mg/ml memiliki zona hambat 9 mm, dan konsentrasi 15,62 mg/ml memiliki zona hambat 7 mm. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun miana mampu menghambat pertumbuhan Escherichia coli. Hal ini terbukti dengan terbentuknya diameter zona hambat disekitar paper disk dan Semakin tinggi konsentrasi ekstrak daun miana maka semakin besar diameter zona hambat yang terbentuk. Kata Kunci : Ekstrak Daun Miana (Coleus atropurpureus), Escherichia coli, Metode Difusi Agar
PENGARUH MASA MENSTRUASI TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN DAN MORFOLOGI ERITROSIT sitti hadijah; Hasnawati Hasnawati; Masyita Putri Hafid
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.912 KB) | DOI: 10.32382/mak.v10i1.861

Abstract

Menstruasi merupakan proses fisiologi pelepasan endometrium yang banyak terdapat pembuluh darah dan terjadi setiap satu bulan sekali. siklus menstruasi normalnya 25 sampai 32 hari. Pengeluaran darah selama menstruasi menunjukkan kehilangan simpanan zat besi secara cepat sesuai dengan banyaknya darah yang keluar sedangkan semakin lama wanita mengalami menstruasi maka semakin banyak pula darah yang keluar dan semakin banyak kehilangan timbunan zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan Kadar Hemoglobin dan morfologi eritrosit pada wanita yang mengalami masa menstruasi. Penelitian ini dilakukan di laboratorium RSUD Pangkep menggunakan 20 sampel wanita yang sedang menstruasi. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experimental). Data diolah dengan menggunakan statistik uji rata-rata (mean) dan uji Spearman correlation dengan tingkat kemaknaan α 0.05. Berdasarkan hasil penelitian pada wanita dalam masa menstruasi menunjukkan kadar hemoglobin kurang dari normal, sehingga masa menstruasi berpengaruh terhadap kadar hemoglobin dan Masa Menstruasi berpengaruh terhadap Morfologi Eritrosit. Uji Statistik menggunakan  Uji Correlation Spearman menunjukkan bahwa Rs hitung  > Rs tabel maka Ha diterima dan Ho di tolak. Kata Kunci : Masa Menstruasi, Kadar Hemoglobin, Morfologi Eritrosit
STUDI ANALISIS KADAR BILIRUBIN TERHADAP LAMA WAKTU KONSUMSI OBAT ANTI TUBERKULOSIS (OAT) PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU Cindy Yunita; Novi Utami Dewi
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3730.083 KB) | DOI: 10.32382/mak.v10i1.862

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh berbagai strain mikobakteria, umumnya Mycobacterium tuberculosis. Pengobatan penyakit tuberkulosis paru yang dilakukan selama berbulan-bulan ini, dikhawatirkan dapat mengganggu beberapa fungsi organ terutama organ hati sehingga dapat mempengaruhi mekanisme kerja hati. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kadar bilirubin terhadap lama waktu konsumsi obat anti tuberkulosis (OAT) pada penderita tuberkulosis  paru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Besar sampel pada penelitian ini adalah 28 sampel. Spesimen serum dari sampel penelitian diperiksa dengan metode spektrofotometri. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium RSUD Labuang Baji Makassar pada tanggal 22 Februari s/d 09 Mei 2018. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif, berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan tentang analisis kadar bilirubin terhadap lama waktu konsumsi obat anti tuberkulosis pada penderita tuberkulosis paru yaitu kadar bilirubin total pada bulan kedua dan kelima normal (100%) dan terjadi peningkatan pada bulan ketiga (28,57%) dan bulan keempat (14,29%), kadar bilirubin direk pada bulan kedua sampai dengan bulan keempat terjadi peningkatan (28,57%) dan bulan kelima (14,29%) serta kadar bilirubin indirek bulan kedua dan bulan kelima normal (100%) dan terjadi peningkatan pada bulan ketiga dan bulan keempat (14,29%). Oleh karena itu,  pemeriksaan kadar bilirubin total,direk dan indirek perlu dilakukan sebagai salah satu tes pemantauan fungsi hati penderita tuberkulosis yang menjalani pengobatan.
PENGARUH VARIASI LAMA PENYIMPANAN REAGEN ENZIM 1A TERHADAP HASIL PEMERIKSAAN UREUM DARAH METODE BERTHELOT Rahmi Nur Fahisyah; Nurlia Naim; zulfian armah
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.796 KB) | DOI: 10.32382/mak.v10i1.980

Abstract

Pemeriksaan ureum dengan menggunakan reagen enzim 1a  merupakan uji yang sering digunakan oleh para klinisi, teknik laboratorium sangat berpengaruh terhadap hasil pemeriksaan ureum, namun kesalahan yang biasa dilakukan oleh para klinisi yaitu sering membuat reagen yang berlebihan sehingga mengalami penyimpanan. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Kimia Klinik Analis Kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan reagen enzim 1a terhadap hasil pemeriksaan ureum darah metode berthelot. Jenis penelitian ini bersifat eksperimen semu dimana sampel pemeriksaan yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 3 sampel. Data hasil penelitian dianalisa dengan menggunakan uji analysis of variance (Anova). Setelah dilakukan penelitian didapatkan hasil bahwa Fhitung ( 44,49 ) > F tabel ( 5,14 ) pada α 0.05 berarti ho ditolak dan Ha diterima, yang menunjukkan bahwa ada pengaruh yang bermakna antara lama penyimpanan reagen enzim 1a terhadap hasil pemeriksaan ureum darah metode berthelot, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa lama penyimpanan reagen enzim 1a pada suhu ruangan berpengaruh terhadap hasil pemeriksaan kadar ureum. Kata Kunci : Lama Penyimpananan,  Metode Berthelod,, Reagen Enzim 1a, Ureum
PENGARUH VARIASI VOLUME PENGGUNAAN REAGENSIA TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH METODE GOD-PAP (GLUKOSA OXIDASE PEROKXIDASE AMINOANTIPYRINE PHENOL) Muhammad Nasir; A Rasdiana
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.043 KB) | DOI: 10.32382/mak.v10i1.981

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang pada metode pemeriksaan yang tidak sesuai dengan prosedur pemeriksaan yang ada, salah satunya adalah pemeriksaan glukosa darah.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh Variasi Volume penggunaan Reagensia pada pemeriksaan glukosa darah metode GOD-PAP( Glukosa Oxidase Peroksidase Aminoantypyrine Phenol).Penelitian ini bersifat ekperimen semu dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu  Accidental sampling dengan besar sampel 9 sampel.Data disajikan dengan uji Anova.Hasil analisa data dengan menggunakan uji Anova diperoleh Fhitung(6,74 ) > Ftabel (3,40),sehinggah dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Variasi penggunaan reagensia pada pemeriksaan glukosa darah metode GOD-PAP.Untuk melakukan pemeriksaan glukosa darah variasi volume reagen warna harus tepat,tidak boleh ada pengurangan volume reagen.Kata Kunci  : Variasi Volume Penggunaan Reagensia, Pemeriksaan Glukosa Darah
ANALISIS JUMLAH PEMERIKSAAN LIMFOSIT PADA PENDERITA HUMAN IMMUNODEFISIENCY VIRUS (HIV) prawansa amran; Andi Wais Al Qarni
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.596 KB) | DOI: 10.32382/mak.v10i1.982

Abstract

Virus HIV merupakan Virus yang menyerang system kekebalan tubuh, sedangkan sistem kekebalan tubuh bertugas untuk melindungi tubuh dari penyakit apa pun yang setiap hari menyerang tubuh kita. Virus HIV Menyerang Sel darah putih yaitu Limfosit T sehingga terjadi penurunan  Limfosit T dalam sirkulasi darah, Limfosit dibagi menjadi dua yaitu limfosit T dan Limfosit B sehingga peneliti ingin membuktikan hal tersebut dengan menghitung limfosit total pada sediaan apus darah dari penderita Virus HIV. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah limfosit pada penderita HIV. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 21 juni – 7 juli 2018 menggunakan jenis penelitian Observasi laboratorium. Dalam penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 15 sampel yang diperoleh dari populasi penderita HIV menggunakan teknik total sampling. Analisa data dalam penelitian ini data yang diperoleh dari hasil penelitian Analisis Jumlah pemeriksaan  Limfosit pada penderita HIV akan   disajikan dalam bentuk tabel dan dianalisis scara deskriptif kemudian dinarasikan. Setelah dilakukan analisa data dapat disimpulkan bahwa didapatkan hasil 26.66% yang menunjukkan jumlah Limfosit yang Normal dan 73.33% yang menunjukkan jumlah Limfosit dibawah normal. Saran dari peneliti untuk peneliti selanjutnya dalam penentuan sampel sebaiknya memperhatikan lama menderita Virus HIV
PENGARUH EKSTRAK KLIKA ONGKEA (Mezzetia parviflora Becc.) TERHADAP KADAR INSULIN TIKUS WISTAR YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOCIN Jangga Jangga; mawar mawar
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.201 KB) | DOI: 10.32382/mak.v10i1.983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak klika ongkea (Mezzetia parviflora Becc.) terhadap kadar insulin tikus wistar yang diinduksi  streptozotocin. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan rancangan modifikasi pretest postest randomized controlled group design,  dilaksanakan mulai bulan September sampai dengan Desember 2017, jumlah sampel sebanyak 120 ekor tikus wistar.  Pemeriksaan kadar insulin dilakukan 5 kali, yaitu 1 kali sebelum diinduksi STZ dan 4 kali setelah diinduksi STZ, yaitu hari ke-1, ke-7, ke-14, ke-21 dan ke-28, Kelompok I diberikan larutan koloidal Na. CMC 1%, kelompok II diinduksi STZ 40 mg/kgBB tikus , kelompok  III diinduksi STZ 40 mg/kgBB tikus kemudian diberikan galvus 0,9 mg/200kgBB tikus, kelompok  IV diinduksi STZ 40 mg/kgBB tikus kemudian diberikan suspensi ekstrak klika ongkea 100 mg/kgBB tikus, kelompok  V diinduksi STZ 40 mg/kgBB tikus kemudian diberikan  suspensi ekstrak klika ongkea 300 mg/kgBB tikus dan kelompok VI pada hari minus 2 diberikan suspensi ekstrak klika ongkea 300 mg/kgBB tikus kemudian  diinduksi STZ 40 mg/kgBB tikus. Masing-masing kelompok  pada hari ke-1, ke-7, ke-14, ke-21 dan ke-28  dipuasakan terlebih dahulu kemudian diobservasi masing-masing 4 ekor.  Data yang diperoleh  dianalis dengan menggunakan uji T tidak berpasangan. Hasil penelitian menujukkan bahwa pemberian ekstrak klika ongkea berpengaruh terhadap kadar insulin, dan  tidak ada perbedaan pengaruh pemberian dosis bertingkat ekstrak klika ongkea terhadap kadar insulin.Kata kunci : ekstrak klika ongkea, insulin, streptozotocin
ANALISIS KADAR SERUM GLUTAMIC PYRUVIC TRANSAMINASE (SGPT) DAN SERUM GLUTAMIC OXALOACETIC TRANSAMINASE (SGOT) PADA PETANI YANG MENGGUNAKAN PESTISIDA Widarti Widarti; Nurqaidah Nurqaidah
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.695 KB) | DOI: 10.32382/mak.v10i1.984

Abstract

SGPT dan SGOT merupakan enzim yang keberadaan dan kadarnya dalam darah dijadikan penanda terjadinya gangguan fungsi hati. Enzim tersebut normalnya berada pada sel-sel hati. Kerusakan pada hati akan menyebabkan enzim-enzim hati tersebut lepas ke dalam aliran darah sehingga kadarnya dalam darah meningkat dan menandakan adanya gangguan fungsi hati. Hati merupakan salah satu organ target pestisida. Akumulasipenggunaan pestisida jika masuk kedalam hati tidak dapat diuraikan serta dieksresikan dan tersimpan dalam hati akan menyebabkangangguan sel atau organel hati. Hal ini mengakibatkan kerusakan padaparenkim hati atau gangguan permeabilitas membran sel hati sehingga enzim bebas keluar sel.Sebagai respon terhadap kerusakan pada hati maka konsentrasi enzim dalam darah akan meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis gambaran kadar SGPT pada petani yang menggunakan pestisida, dan untuk menganalisis gambaran kadar SGOT pada petani yang menggunakan pestisida. Penelitian ini dilakukan di RSUD Pangkep pada tanggal 22 Februari s/d 10 April 2018 dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 10 subjek. Hasil analisa data presentase pada pemeriksaan SGPT dan SGOT didapatkan hasil yaitu kadar SGPT normal sebesar 100% dan tidak normal sebesar 0%, kadar SGOT normal sebesar 90% dan tidak normal sebesar 10%

Page 1 of 2 | Total Record : 11