cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JPP Undiksha
ISSN : 23017821     EISSN : 25492608     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran (JPP) adalah wadah publikasi ilmiah dalam bidang pendidikan dan pengajaran yang merupakan hasil penelitian ataupun review artikel. JPP diterbitkan oleh Universitas Pendidikan Ganesha 3 kali dalam setahun, yaitu bulan April, Juli, dan Oktober. Penulis diharapkan memasukkan artikelnya secara online menggunakan fasilitas OJS dengan melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Jika mengalami kesulitan dalam penggunaan OJS, penulis bisa memasukkan artikel melalui email jppundiksha@gmail.com
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 42, No 1 Apr (2009)" : 10 Documents clear
Pemahaman Dan Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Kompetensi Guru Matematika Sekolah Menengah Atas di Kota Singaraja Astawa, I Wayan Puja
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 1 Apr (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.025 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i1 Apr.1725

Abstract

Penelitian terhadap guru Matematika Sekolah Menengah Atas (SMA) di kota Singaraja berkaitan dengan perubahan kurikulum dilakukan dengan tujuan mengetahui (1) pemahaman mereka terhadap Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), (2) profil upaya mereka dalam memahami perubahan kurikulum, (3) peranan layanan profesional kurikulum dalam meningkatkan pemahaman terhadap KBK; (4) profil pelaksanaan KBK, dan (5) kesulitan-kesulitan yang dihadapi dalam melaksanakan KBK. Sampel penelitian sebanyak 24 orang dipilih dengan menggunakan teknik purposive random sampling. Data diperoleh dengan menggunakan kuisioner dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Analisis data menunjukkan hasil-hasil sebagai berikut. (1) Pemahaman guru terhadap landasan filosofis, pedagogis, dan evaluasi KBK tergolong sedang. (2) Upaya mereka dalam memahami perubahan kurikulum cukup baik yang dilakukan melalui belajar sendiri, belajar dari teman, dan mengikuti layanan profesional kurikulum seperti pelatihan, seminar, atau lokakarya. (3) Peranan layanan profesional kurikulum sangat baik dalam meningkatkan pemahaman mereka terhadap KBK. (4) Pelaksanaan pembelajaran telah sesuai dengan tuntutan KBK. Mereka telah melaksanakan proses pembelajaran yang berfaham konstruktivis maupun penilaian dengan menggunakan beragam sumber. (5) Kesulitan guru dalam melaksanakan KBK lebih banyak bersumber dari luar dirinya seperti ukuran kelas yang relatif besar dan sarana prasarana yang kurang.Kata kunci : kurikulum berbasis kompetensi
Pendidikan Kebudayaan Bali (PKB) Sebagai Strategi Mewujudkan Ajeg Bali Rai, I Wayan
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 1 Apr (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.022 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i1 Apr.1727

Abstract

Artikel ini mengkaji masalah perubahan sosial budaya pada masyarakat Bali yang disebabkan oleh globalisasi. Hal ini menimbulkan kegelisahan pada masyarakat Bali tentang kebertahanan kebudayaan Bali. Karena itu, muncul wacana tentang Gerakan Ajeg Bali sebagai solusi untuk mempertahankan ke-ajeg-an kebudayaan Bali. Dalam konteks inilah pendidikan bisa memainkan peran penting, yakni berwujud Pendidikan Kebudayaan Bali (PKB). PKB  bisa diterapkan pada lembaga pendidikan formal, dengan tujuan tidak saja menjadikan orang Bali secara fisikal (penampilan), tetapi yang lebih penting adalah menjadi orang Bali sebagai orang Bali secara sosiobudaya. Dengan cara ini tercipta orang Bali yang mempraktikkan kebudayaan Bali secara Tri Kaya Parisudha (pikiran, ucapan, dan tindakan) dalam kehidupan bermasyarakat tanpa mengabaikan asas multikulturalisme.Kata kunci: perubahan budaya, ajeg bali, pendidikan kebudayaan bali
Model Pembelajaran Fisika Interaktif Berbasis Web Dengan Internet Di SMUN 1 Singaraja Suwindra, I Nyoman Putu
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 1 Apr (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.458 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i1 Apr.1730

Abstract

Penelitian ini bertujuan, (1) mengembangkan model pembelajaran Fisika interaktif berbasis Web, (2) mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Fisika interaktif berbasis Web dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas I SMUN 1 Singaraja tentang konsep Kine-matika Gerak Lurus yang ditampilkan di halaman Web, dan (3) mendeskripsikan respon siswa terhadap model. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian dalam dua tahapan, yaitu: pengembangan model dan implementasi. Data dikumpulkan dengan tes, angket, wawancara. Data yang terkumpul dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian diperoleh sebagai berikut. (1) Model pembelajaran Fisika interaktif berbasis Web yang dikembangkan dapat diakses melalui alamat URL: http://www.geocities.com/suwindra/. (2) Model pembelajaran Fisika interaktif ber-basis Web dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep Fisika. (5) Berdasarkan analisis respon siswa, lebih dari 85% siswa yang terlibat memberikan respon positif, kurang dari 12% merespon negatif, dan sisanya 2,26% ragu-ragu.Kata kunci : model pembelajaran interaktif berbasis Web.
Profil Bahasa Bali Masyarakat Tutur Muslim Pegayaman Dan Implikasi Pengajarannya di Sekolah Putra, I Nyoman Adi Jaya
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 1 Apr (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.709 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i1 Apr.1722

Abstract

Penelitian yang dilakukan di masyarakat tutur Muslim Pegayaman ini adalah penelitian kebahasaan yang memfokuskan kajian pada dua aspek mikro dari Bahasa Bali (BB) yang mereka gunakan. Kedua aspek bahasa yang dimaksud meliputi aspek fonologi dan aspek morfologi. Pada aspek fonologi ditemukan sejumlah proses fonologis, yang meliputi: degeminasi, homorganik, harmonisasi suara vokal, alternasi suara konsonan, pelesapan suara konsonan, penyisipan vokal atau konsonan, dan variasi pelafalan fonem /f/ dan /p/. Sedangkan pada aspek morfologi di-temukan adanya penambahan afiksasi (inklusif awalan, sisipan, akhiran, dan konfiks) kepada bentukan-bentukan dasar yang khas Pegayaman. Terkait temuan-temuan ini, dalam mengajarkan BB di Sekolah Dasar maupun di Madrasah Ibtidaiyah, sebagai tempat pendidikan formal pertama di mana BB diajarkan sebagai muatan lokal, guru-guru Bahasa Bali diharapkan lebih luwes dengan tetap mengedepankan pentingnya mengajarkan kaidah-kaidah BB yang dibakukan. Dengan singkat, para guru Bahasa Bali yang bertugas di Pegayaman hendaknya memahami dengan baik dan mengajarkan language usage dan language use secara proporsional.Kata kunci: aspek fonologi, aspek morfologi, Bahasa Bali, masyarakat tutur, Pegayaman
Pembelajaran Sains Melalui Pendekatan Berbasis Ergonomi Mengurangi Kelelahan Siswa SD 1 Sangsit, Sawan, Buleleng Wijana, Nyoman
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 1 Apr (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.348 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i1 Apr.1731

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui adanya perbedaan kelelahan antara kelompok eksperimen yang dalam pembelajarannya menggunakan pendekatan berbasis ergonomi (PBE) dan kelompok kontrol yang dalam pembelajarannya tanpa menggunakan PBE. Jenis penelitian ini termasuk jenis penelitian quasi eksperimental dengan rancangan randomized pre-test post-test nonequivalent group design. Pengambilan sampel dilakukan secara random. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Mann-Whitney dengan taraf signifikansi 5 %. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna terhadap kelelahan siswa SD, antara kelompok eksperimen yang dalam pembelajarannya dengan menggunakan pendekatan berbasis ergonomi (PBE) dan kelompok kontrol yang dalam pembelajarannya tanpa menggunakan PBE    (p < 0,05). Perbedaan kelelahan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol mencapai 30,78 (73,76%). Dalam hal ini kelelahan beraktivitas pada kelompok kontrol menurun sebesar 7,94 (78,46%); motivasi 6,87 (67,89%); dan kelelahan fisik sebesar 16,15 (77,19%). Dengan demikian, dapat disarankan bahwa pembelajaran dengan menggunakan pendekatan berbasis ergonomi (PBE) sebaiknya dapat diterapkan dalam pembelajaran sains di SD.Kata kunci: pendekatan berbasis ergonomi (PBE),  kelelahan.
Kajian Analitik Terhadap Semboyan ”Bhinneka Tunggal Ika” Pursika, I Nyoman
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 1 Apr (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.86 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i1 Apr.1726

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengungkap makna yang terkandung dalam semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”. Istilah “Bhinneka Tunggal Ika” dipetik dari Kitab Sutasoma karya Mpu Tantular.  Semula istilah tersebut menunjukkan pada semangat toleransi keagamaan, khususnya antara agama Hindu dan Buddha. Setelah diangkat menjadi semboyan bangsa Indonesia konteks permasalahannya menjadi lebih luas yang meliputi suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA). Bhinneka Tunggal Ika merupakan pernyataan jiwa dan semangat bangsa Indonesia yang mengakui realitas bangsa yang majemuk, namun tetap menjunjung tinggi kesatuan. Bhinneka Tunggal Ika adalah cerminan keseimbangan antara unsur perbedaan yang menjadi ciri keanekaan dengan unsur kesamaan yang menjadi ciri kesatuan. Bhinneka Tunggal Ika merumuskan dengan tegas adanya harmoni antara kebhinnekaan dan ketunggalikaan, antara keanekaan dan keekaan, antara kepelbagaian dan kesatuan, antara hal banyak dan hal satu, atau antara pluralisme dan monisme.Kata kunci : bhinneka, tunggal, dan ika
Implementasi Pembelajaran Kooperatif Berpendekatan Siklus ACE Berbantuan LKM Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Kimia Analitik Kuantit Selamat, I Nyoman
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 1 Apr (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i1 Apr.1728

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Kimia Analitik Kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Pendidikan Ganesha Tahun Akademik 2006/2007 yang memprogram matakuliah Kimia Analitik Kuantitatif sebanyak 36 orang. Sedangkan sebagai objeknya adalah aktivitas belajar, hasil belajar, dan tanggapan mahasiswa terhadap implementasi model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan siklus ACE berbantuan LKM. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, yang dalam setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Hasil penelitian pada Siklus I menunjukkan bahwa aktivitas belajar mahasiswa dalam kategori aktif serta rerata hasil belajar mahasiswa sebesar 70,9. Pada Siklus II, aktivitas belajar mahasiswa mengalami peningkatan menjadi kategori sangat aktif serta rerata hasil belajar mahasiswa mengalami peningkatan menjadi 77,5. Tanggapan mahasiswa terhadap implementasi pembelajaran ini tergolong positif.Kata-kata kunci: pembelajaran kooperatif, siklus ACE, LKM
Implementasi Model Pembelajaran Patriot Terpadu Untuk Menumbuhkembangkan Budaya Kewirausahaan di Perguruan Tinggi Suharsono, Naswan
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 1 Apr (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i1 Apr.1723

Abstract

Penelitian ini bertujuan menemukan suatu model teknologi pendidikan kewirausahaan terpadu dari teori ke aplikasi. Keterpaduan dimulai dari penguasaan pengetahuan teoritik, mempraktekkan di lapangan, dan mengkaji secara ilmiah fenomena tumbuhkembangnya. Kegiatan penelitian dilakukan dengan merekayasa prototipa paket pembelajaran berdasarkan model teoretik PATRIOT, kemudian menawarkannya kepada maha-siswa melalui bidang pendidikan, pengabdian, dan penelitian secara bertahap. Kompetensi sasaran akhir yang ingin dicapai adalah terbentuknya kemampuan melakukan tindakan usaha (TUsaha) sesuai bidang keilmuan dan interes mahasiswa. Prototipa itu  terdiri dari bahan ajar kewirausahaan (BA-KWU), standar operasional praktek kerja lapangan (SO-PKL), standar operasional kuliah kerja lapangan (SO-KKL), dan standar operasional penelitian karya akhir (SO-PKA) yang diformat dalam satu Buku Panduan Program Pengembangan Budaya Kewirausahaan di Perguruan Tinggi (P3-BKPT). Prototipa keempat instrumen itu diuji-empirik ke 110 mahasiswa, 10 dosen, dan 27 praktisi untuk mendapatkan data sinergi kinerja antar komponen dan pola manajemennya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipa Buku P3-BKPT dengan keempat komponennya secara umum telah menunjukkan sinegi kerjanya. Namun, pada tahapan pelaksanaannya terkendala oleh lemahnya koordinasi antar personel yang terlibat, kejelasan prosedur standar operasional, kesiapan mahasiswa terjun ke lapangan, dan variasi kondisi internal perusahaan tempat mahasiswa berpraktek.Kata kunci : kewirausahaan, budaya bisnis, model terpadu, pendidikan tinggi
Pengembangan Model Pembelajaran Kimia Berbasis Siklus Belajar Catur Pramana Suja, I Wayan
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 1 Apr (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i1 Apr.1729

Abstract

Model pembelajaran seharusnya sesuai dengan karakteristik materi, tingkat perkem-bangan siswa, dan daya dukung sekolah. Dalam penelitian ini telah dikembangkan tiga model pembelajaran Kimia berbasis Siklus Belajar Catur Pramana.  Konsep-konsep Kimia yang bersifat deklaratif dengan bukti empiris strategis diajarkan dengan model SAPU (Sabda-Anumana-Pratyaksa-Upamana) dan SUAP (Sabda-Upamana-Anumana-Pratyaksa), sedangkan konsep yang berbasis eksperimen strategis diajarkan dengan model PAUS (Pratyaksa-Anumana-Upamana-Sabda). Uji coba model-model pembelajaran tersebut menyebabkan aktivitas, hasil belajar, dan sikap ilmiah siswa tergolong tinggi.Kata kunci : model pembelajaran Kimia, catur pramana
Penerapan Pendekatan Pembelajaran Matematika Berbasis Pemecahan Masalah Kontekstual Terbuka Siswa Kelas Xi-IPA1 SMAN 2 Singaraja Parma, I Made
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 1 Apr (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i1 Apr.1724

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kompetensi berpikir kreatif belajar Matematika siswa, (2) meningkatkan hasil belajar Matematika siswa terhadap konsep-konsep Matematika. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI-IPA1 SMA Negeri 2 Singaraja Tahun Pelajaran 2005/2006 sebanyak 35 orang. Data mengenai kompetensi berpikir kreatif belajar siswa dikumpulkan dengan metode pengamatan terhadap masalah yang dikerjakan dan data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan dengan metode tes pilihan ganda disertakan proses pengerjaannya. Selanjutnya data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) terjadi peningkatan kompetensi berpikir kreatif belajar siswa sebesar 24%, yaitu dari skor rerata 55% dengan kategori rendah menjadi skor rerata 79% termasuk kategori sedang, (2) terjadi peningkatan hasil belajar sebesar 5.40 yaitu dari skor rerata sebesar 69.40 menjadi 74.80 dan ketuntasan belajar klasikal sebesar 15 %, yaitu dari skor rerata 71% menjadi 86%).Kata kunci: masalah kontekstual terbuka, kompetensi berpikir kreatif, dan hasil belajar.

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2009 2009


Filter By Issues
All Issue Vol 55, No 1 (2022) Vol 55 No 1 (2022) Vol 54, No 3 (2021): OCTOBER 2021 Vol 54, No 2 (2021): JULY 2021 Vol 54, No 1 (2021): April 2021 Vol 54 No 3 (2021): OCTOBER 2021 Vol 54 No 2 (2021): JULY 2021 Vol 54 No 1 (2021): April 2021 Vol 53, No 3 (2020): OCTOBER 2020 Vol 53, No 2 (2020): JULY 2020 Vol 53, No 1 (2020): April 2020 Vol 53 No 3 (2020): OCTOBER 2020 Vol 53 No 2 (2020): JULY 2020 Vol 53 No 1 (2020): April 2020 Vol 52, No 3 (2019): OCTOBER 2019 Vol 52, No 2 (2019): JULY 2019 Vol 52, No 1 (2019): APRIL 2019 Vol 52 No 3 (2019): OCTOBER 2019 Vol 52 No 2 (2019): JULY 2019 Vol 52 No 1 (2019): APRIL 2019 Vol 51, No 3 (2018): October 2018 Vol 51, No 2 (2018): July 2018 Vol 51, No 1 (2018): April 2018 Vol 51 No 3 (2018): October 2018 Vol 51 No 2 (2018): July 2018 Vol 51 No 1 (2018): April 2018 Vol 50, No 3 (2017): October 2017 Vol 50, No 2 (2017): July 2017 Vol 50, No 1 (2017): April 2017 Vol 50 No 3 (2017): October 2017 Vol 50 No 2 (2017): July 2017 Vol 50 No 1 (2017): April 2017 Vol 49, No 3 (2016): Oktober 2016 Vol 49, No 2 (2016): Juli 2016 Vol 49, No 1 (2016): April, 2016 Vol 49 No 3 (2016): Oktober 2016 Vol 49 No 2 (2016): Juli 2016 Vol 49 No 1 (2016): April, 2016 Vol 48, No 1-3 (2015): April, 2015 Vol 48 No 1-3 (2015): April, 2015 Vol 47, No 2-3 (2014): Oktober, 2014 Vol 47, No 1 (2014): April, 2014 Vol 47 No 2-3 (2014): Oktober, 2014 Vol 47 No 1 (2014): April, 2014 Vol 46, No 3 (2013): Oktober, 2013 Vol 46, No 2 Juli (2013) Vol 46, No 1 (2013): April, 2013 Vol 46 No 3 (2013): Oktober, 2013 Vol 46 No 2 Juli (2013) Vol 46 No 1 (2013): April, 2013 Vol 45, No 3 (2012): Oktober, 2012 Vol 45, No 2 (2012): Juli, 2012 Vol 45, No 1 (2012): April, 2012 Vol 45 No 3 (2012): Oktober, 2012 Vol 45 No 2 (2012): Juli, 2012 Vol 45 No 1 (2012): April, 2012 Vol 44, No 1 (2011): April 2011 Vol 44 No 1 (2011): April 2011 Vol 43, No 3 (2010): Oktober 2010 Vol 43, No 2 (2010): Juli, 2010 Vol 43, No 1 (2010): April 2010 Vol 43 No 3 (2010): Oktober 2010 Vol 43 No 2 (2010): Juli, 2010 Vol 43 No 1 (2010): April 2010 Vol 42, No 3 Okt (2009) Vol 42, No 2 Jul (2009) Vol 42, No 1 Apr (2009) Vol 42 No 3 Okt (2009) Vol 42 No 2 Jul (2009) Vol 42 No 1 Apr (2009) Vol 41, No 4 (2008): Edisi Khusus 2008 Vol 41, No 1 (2008): April 2008 Vol 41 No 4 (2008): Edisi Khusus 2008 Vol 41 No 1 (2008): April 2008 More Issue