cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JPP Undiksha
ISSN : 23017821     EISSN : 25492608     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran (JPP) adalah wadah publikasi ilmiah dalam bidang pendidikan dan pengajaran yang merupakan hasil penelitian ataupun review artikel. JPP diterbitkan oleh Universitas Pendidikan Ganesha 3 kali dalam setahun, yaitu bulan April, Juli, dan Oktober. Penulis diharapkan memasukkan artikelnya secara online menggunakan fasilitas OJS dengan melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Jika mengalami kesulitan dalam penggunaan OJS, penulis bisa memasukkan artikel melalui email jppundiksha@gmail.com
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 42, No 2 Jul (2009)" : 11 Documents clear
Pengembangan Model Pembelajaran IPS Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Sasak: ke Arah Sikap dan Prilaku Berdemokrasi Siswa SMP/MTS Ismail, M.; ., Sukardi; Surachman, Su’ud
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 2 Jul (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.432 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i2 Jul.1745

Abstract

Penelitian berangkat dari  fakta semakin kuatnya gejala erosi sikap dan perilaku berdemokrasi di kalangan masyarakat (siswa), seperti sikap yang mau menang sendiri, suka memaksakan kehendak, kurang mengakui pihak lain, sikap toleran yang semakin melemah, kurangnya empati dan lain-lainya. Sementara itu, pembelajaran demokrasi melalui Pendidikan IPS kurang memberikan kontribusi terhadap pengembangan sikap dan perilaku demokratis, yang ditandai penyebabnya oleh dua hal, yaitu sisi substantif yang melupakan unsur lokal dan sisi pembelajaran yang monolitik dan undemokratis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kearifan lokal masyarakat Sasak terkandung nilai-nilai dan unsur-unsur demokrasi yang dijalankan secara teguq (kuat dan utuh), bender atau lomboq (lurus dan jujur), patut (benar), tuhu (sungguh-sungguh), dan trasna (penuh rasa kasih sayang) yang ditopang oleh awiq-awiq adat (aturan/norma) dan sesenggak (ungkapan atau pribahasa) baik yang positif maupun negatif. Namun demikian, keseluruhan nilai kearifan lokal tersebut belum ditransformasi untuk anak didik, akibatnya pembelajaran IPS yang masih cenderung berlangsung monolitik, kurang demokratis, kesan menghafal, dan  tidak kontekstual, membosankan dan tidak optimal. Oleh karenanya, kajian lanjutan pengembangan model penting dilakukan untuk menguji efektivitasnya dalam rangka pengembangan sikap dan perilaku berdemokrasi siswa SMP/ MTs.Kata kunci:   Pembelajaran IPS, Kearifan Lokal, Sikap dan Prilaku Berdemokrasi
Pengembangan Modul Fisika Kontekstual Interaktif Berbasis Web Untuk Siswa Kelas Sujanem, Rai; Suwindra, I Nyoman Putu; Tika, I Ketut
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 2 Jul (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.069 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i2 Jul.1743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dan mengembangkan (1) Modul Fisika kontekstual interaktif berbasis web, dan (2) pedoman guru tentang penerapan Modul Fisika kontekstual inter-aktif berbasis web untuk kelas I SMA. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian pe-ngembangan produk Modul Fisika kontekstual interaktif berbasis web. Pengembangan produk menggunakan desain model Dick dan Carey. Proses pengembangan menggunakan instrumen-instrumen: tes pemahaman konsep, angket fasilitas pendukung pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK), angket kompetensi guru dan siswa dalam TIK, angket ahli isi, angket ahli media, angket siswa perorangan, angket siswa kelompok kecil, dan angket respon implementasi pada pembelajaran. Instrumen-instrumen tersebut memenuhi persyaratan validitas isi. Studi pendahulu-an melibatkan 440 siswa kelas I SMA di kota Singaraja, 12 orang guru TIK, dan 34 guru Fisika. Proses uji formatif melibatkan 3 ahli isi dan media pembelajaran, 3 ahli desain, 6 siswa perorangan, 12 siswa kelompok kecil, dan 4 orang guru. Uji sumatif melibatkan 60 siswa kelas I SMA. Ana-lisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan uji- t. Berdasarkan hasil analisis data, ditemu-kan hasil-hasil penelitian seperti berikut. Pertama, telah berhasil dikembangkan (1) enam Modul Fisika kontekstual interaktif berbasis web, dan (2) panduan Guru tentang penerapan Modul Fisika kontekstual interaktif berbasis web. Kedua, hasil evaluasi.Kata kunci : Modul Fisika kontekstual – interaktif – web.
Arah Penelitian Pendidikan Dan Budaya Pada LPTK di Bali Tegeh, I Made
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 2 Jul (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.894 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i2 Jul.1732

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi: (1) kuantitas penelitian pendidikan dan budaya, (2) tema-tema penelitian pendidikan dan budaya, (3) jenis-jenis penelitian pendidikan dan budaya, (4) kendala-kendala yang dihadapi oleh Lembaga Penelitian (Lemlit) dalam mengem-bangkan penelitian pendidikan dan budaya, dan (5) upaya-upaya yang dilakukan oleh Lemlit untuk mengatasi kendala-kendala pengembangan penelitian pendidikan dan budaya tahun 2006-2008. Penelitian ini termasuk penelitian survei. Populasi penelitian ini adalah ketua Lembaga Penelitian LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) di Bali yang meliputi Undiksha Singaraja, UNHI Denpasar, IKIP PGRI Bali, dan IKIP Saraswati Tabanan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pencatatan dokumen dan wawancara. Instrumen pengumpulan datanya adalah lembar pencatatan dokumen dan pedoman wawancara. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan non-statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kuantitas penelitian pendidikan dan budaya tahun 2006-2008 di keempat LPTK di Bali meliputi penelitian pendidikan 284 judul dan penelitian budaya 52 judul, (2) tema penelitian pendidikan didominasi oleh aplikasi strategi/ metode/model/pendekatan pembelajaran di dalam kelas, (3) jenis penelitian pendidikan didominasi oleh jenis penelitian eksperimen, sedangkan pada penelitian budaya jenis penelitian adalah kualitatif, (4) terdapat beberapa kendala yang dihadapi Lemlit dalam mengembangkan penelitian pendidikan dan budaya, dan (5) beberapa upaya telah dilakukan untuk mengatasi kendala-kendala Lemlit dalam mengembangkan penelitian pendidikan dan budaya.Kata kunci: arah penelitian, pendidikan dan budaya, LPTK di Bali
Inquiry Model For Teaching Grammar Ratminingsih, Ni Made
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 2 Jul (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.919 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i2 Jul.1737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Gramatika siswa VIII.1 SMP Lab IKIP Negeri Singaraja. Dengan prosedur penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian membuktikan bahwa pemanfaatan model pembelajaran Inquiry yang menekankan pada pemberdayaan siswa dalam belajar dengan lebih mandiri, yaitu belajar menemukan konsep sendiri, dapat meningkatkan penguasaan gramatika siswa.Kata Kunci : Grammar Lessons, Inquiry Model, Contextual Approach
The Relatioship Between Discourse And Grammar In Discourse Functional Approach And Its Implication In Language Teaching Suarnajaya, I Wayan
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 2 Jul (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.023 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i2 Jul.1739

Abstract

Artikel ini bermaksud untuk mengungkapkan secara singkat konsep gramatika menurut pendekatan fungsional yang berlandaskan pada wacana (diskos). Konsep gramatika menurut pendekatan fungsional sangat berbeda dengan konsep grammar seperti yang diperkenalkan oleh pendekatan formal atau otonomis. Para tokoh dari pada pendekatan fungsional sangat yakin bahwa gramatika bermula dari wacana. Para pengikut pendekatan formal meyakini bahwa keberadaan gramatika tidak tergantung pada penggunaan secara komunikatif gramatika itu. Dengan mengacu kepada pandangan penganut pendekatan fungsional, pembicaraan tentang gramatika hendaknya memperhitungkan berbagai aspek wacana, seperti : struktur wacana, sikap pembicara, faktor-faktor interaksi, dan hakikat kategori analisis. Pembahasan tentang gramatika fungsional dalam tulisan ini disertai dengan implikasi dari pendekatan gramatika fungsional dalam pengajaran bahasa. Kata kunci: grammar, wacana, pendekatan fungsional, dan pendekatan otonomis.
MENINGKATKAN KEEFEKTIFAN PUJIAN DAN KRITIK DALAM PENGELOLAAN PERILAKU BELAJAR SISWA KELAS 3 SD NO. 1 KEROBOKAN, SAWAN, BULELENG Rasana, I Dewa Putu Raka
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 2 Jul (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.248 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i2 Jul.1736

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bahw pujian dan kritik efektif  dipergunakan dalam pengelolaan  perilaku belajar siswa kelas 3 SD No. 1 Kerobokan, Sawan, Buleleng tahun ajaran 2008/2009. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi. Data  dianalisis secara deskriptif. Prosedur pengolahan data adalah sebagai berikut: (1) deskripsi data, (2) analisis kesalahan, (3) situasi kelas, (4) prosentase Perilaku belajar, dan (5) kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pujian dan kritik yang tepat adalah efektif  dipergunakan dalam pengelolaan perilaku belajar siswa kelas 3 SD No. 1 Kerobokan, Sawan, Buleleng tahun ajaran 2008/2009. Hal itu ditunjukkan melalui beberapa kali pengamatan. Pengamatan awal menunjukkan bahwa suasana kelas tidak kondusif atau masih buruk. Hasil pengamatan berikutnya dalam siklus 1 menunjukkan bahwa suasana kelas sudah baik; dengan prosentase perilaku belajar 70% setelah guru yang mengajar Bahasa Bali menerapkan pujian dan kritik secara tepat. Hasil pengamatan berikutnya lagi dalam siklus 2 menunjukkan bahwa suasana kelas sudah lebih baik prosentase perlaku belajar 90% setelah guru tersebut menerapkan pujian dan kritik secara tepat. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada para guru SD untuk mempelajari teori tentang pujian dan kritik secara men-dalam dan cara penerapannya secara tepat, agar mereka tidak mengorbankan para siswa  dalam jebakan kritik dalam melakukan pembelajaran di kelas. 
Meningkatkan Keterampilan Menulis Karya Ilmiah Melalui Teknik Sispem Pada Siswa SMAN 1 Singaraja Suandi, I Nengah; Halustini, Ni Made; Widiarsini, Nyoman
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 2 Jul (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.181 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i2 Jul.1738

Abstract

Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana teknik sispem dapat meningkatkan keterampilan menulis karya ilmiah pada siswa kelas XI SMAN 1 Singaraja. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas XI SMAN1 Singaraja tahun 2008. Data yang telah dikumpulkan dengan metode observasi, kuesioner, dan pemberian tugas kemudian dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik sispem dapat meningkatkan keterampilan menulis karya ilmiah pada siswa kelas XI SMAN1 Singaraja. Secara kuantitatif, hal ini tampak dari perolehan nilai rata-rata dari 6,8 pada siklus I naik menjadi 7.9 pada siklus II, sedangkan secara kualitatif, hal ini tampak dari hasil pengamatan dan hasil wawancara yang  dilakukan bahwa sebagian besar siswa menyatakan senang terhadap penggunaan teknik sispem dalam pembelajaran menulis karya ilmiah dan cukup memudahkan dalam memahami materi pembelajaran menulis karya ilmiah.Kata kunci: keterampilan menulis, teknik sispem
Evaluasi Penerapan Model Siklus Belajar Berbasis Tri Pramana Pada Pembelajaran Kimia di SMA Subagia, I Wayan; Wiratma, I Gusti Lanang
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 2 Jul (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i2 Jul.1740

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kualitas penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa dalam mengimplementasikan Model Siklus Belajar Berbasis Tri Pramana pada pembelajaran kimia di SMA. Penelitian ini melibatkan tujuh Skripsi mahasiswa yang dievaluasi berdasarkan lima aspek penelitian, yaitu (1) jenis model siklus belajar yang diterapkan, (2) hubungan tujuan pembelajaran dengan model siklus belajar, (3) ketepatan metode penelitian yang digunakan, (4) hasil-hasil penelitian yang dicapai, dan (5) kekuatan dan kelemahan penerapan model siklus belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pemilihan model siklus belajar yang digunakan sudah sesuai dengan karakteristik materi pelajaran, karakteristik siswa, dan karakteristik lingkungan tempat pembelajaran; (2) pemilihan model siklus belajar yang digunakan sudah sesuai dengan tujuan pembelajaran yang dideskripsikan dalam Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar; (3) metode penelitian yang digunakan dalam setiap penelitian sudah sesuai dengan tujuan penelitian dan desain penelitian; (4) hasil-hasil yang dicapai menunjukkan bahwa penerapan model siklus belajar mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa; dan (5) kekuatan dari penerapan model siklus belajar ini adalah mampu memfasilitasi terwujudnya pembelajaran yang berpusat pada siswa, namun peningkatan penguasaan siswa terhadap materi pelajaran tidak ditemukan pada setiap penelitian.Kata kunci : siklus belajar, pembelajaran, kimia.
Survei Afeksi Guru-Guru Sma Dan SMP Negeri di Kabupaten Buleleng Tentang Pembelajaran Yang Berorientasi Pada Local Indigenous Martha, I Nengah
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 2 Jul (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i2 Jul.1734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang afeksi, yakni: (1) penerimaan, (2) partisipasi, (3) sikap, (4) pengintegrasian diri, dan (5) tingkat toleransi para guru SMA dan SMP Negeri di kabupaten Buleleng tentang pembelajaran yang berorientasi pada local indigenous.Penelitian ini dirancang dalam desain penelitian deskriptif - kualitatif untuk memper-oleh gambaran tentang afeksi guru. Subjek penelitian ini adalah guru-guru SMA dan SMP Negeri di kabupaten Buleleng. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner dan wawancara, yang selan-jutnya diolah secara deskriptif-ekplanatif-interpretatif. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa, para guru SMA dan SMP Negeri di kabupaten Buleleng memiliki afeksi (penerimaan, partisipasi, sikap, pengintegrasian diri, dan  tingkat toleransi) yang baik tentang pembelajaran yang berorien-tasi pada local indigenous.Kata kunci: survei, afeksi, local indigenous
Pengaruh Pelatihan Loncat Tegak Di Tanah Berpasir Dan Tidak Berpasir Terhadap Kekuatan, Kecepatan, dan Power Otot Tungkai Sudiana, I Ketut
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42, No 2 Jul (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i2 Jul.1742

Abstract

Penelitian ini tergolong penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan The pretest- posttest control groups same subject design. Tujuan penelitian adalah untuk membuktikan secara ilmiah pengaruh pelatihan loncat tegak di tanah berpasir dan tidak berpasir terhadap kecepatan, kekuatan dan  daya ledak otot tungkai. Sampel penelitian adalah mahasiswa semester satu sampai dengan semester delapan FOK Undiksha yang mengambil matakuliah Pembinaan Prestasi Pencak Silat yang berjumlah 45 orang. Mereka dibagi dalam kelompok eksperimen dan kontrol dengan masing-masing berjumlah 15 orang. Pelatihan terdiri atas pelatihan di tanah ber-pasir dan di tanah yang tidak berpasir sebagai kelompok eksperimen, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan pelatihan (hanya melakukan pelatihan secara konvensional sebagaimana biasanya dilakukan oleh masyarakat umum). Pelatihan dilaksanakan dalam waktu empat minggu. Frekuensi pelatihan tiga kali seminggu, dengan intensitas pelatihan 70% sampai dengan 80% dari Denyut Nadi Maksimal yang dilakukan dalam dua sampai empat  set dan sepuluh repetisi serta istirahat antar set selama dua menit. Data diperoleh dari pengukuran kekuatan otot tungkai dengan meng-gunakan alat back and legs dynamometer, kecepatan otot tungkai dengan kemampuan lari sprint enam puluh meter, dan power otot tungkai dengan menggunakan tes loncat tegak yang dilakukan pada saat pretest dan posttest. Data dianalisis dengan teknik statistik t- test dan dibantu dengan menggunakan program SPSS 10.0. Dari hasil analisis didapatkan bahwa tidak ada perbedaan bermakna (p>0,05); kelompok perlakuan daya ledak di tanah nilai Sig adalah 0,414, kelompok perlakuan daya ledak di pasir nilai sig adalah 0,043 dan kelompok kontrol nilai sig adalah 0,213. Berdasarkan hasil di atas dapat disimpulkan bahwa: tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara pelatihan loncat tegak di tanah berpasir dengan tidak berpasir terhadap kekuatan, kecepatan, dan power otot tungkai. Disarankan agar dilakukan penelitian ulang dengan memperhatikan berbagai variabel kendali lainnya seperti suhu udara dan lingkungan, juga memperhatikan pening-katan program pelatihan seperti penyesuaian terhadap takaran pelatihan (repetisi, set, istirahat antar set, frekuensi pelatihan dan durasi pelatihan)Kata kunci: pelatihan, kekuatan, kecepatan, power, otot, tungkai

Page 1 of 2 | Total Record : 11


Filter by Year

2009 2009


Filter By Issues
All Issue Vol 55, No 1 (2022) Vol 55 No 1 (2022) Vol 54, No 3 (2021): OCTOBER 2021 Vol 54, No 2 (2021): JULY 2021 Vol 54, No 1 (2021): April 2021 Vol 54 No 3 (2021): OCTOBER 2021 Vol 54 No 2 (2021): JULY 2021 Vol 54 No 1 (2021): April 2021 Vol 53, No 3 (2020): OCTOBER 2020 Vol 53, No 2 (2020): JULY 2020 Vol 53, No 1 (2020): April 2020 Vol 53 No 3 (2020): OCTOBER 2020 Vol 53 No 2 (2020): JULY 2020 Vol 53 No 1 (2020): April 2020 Vol 52, No 3 (2019): OCTOBER 2019 Vol 52, No 2 (2019): JULY 2019 Vol 52, No 1 (2019): APRIL 2019 Vol 52 No 3 (2019): OCTOBER 2019 Vol 52 No 2 (2019): JULY 2019 Vol 52 No 1 (2019): APRIL 2019 Vol 51, No 3 (2018): October 2018 Vol 51, No 2 (2018): July 2018 Vol 51, No 1 (2018): April 2018 Vol 51 No 3 (2018): October 2018 Vol 51 No 2 (2018): July 2018 Vol 51 No 1 (2018): April 2018 Vol 50, No 3 (2017): October 2017 Vol 50, No 2 (2017): July 2017 Vol 50, No 1 (2017): April 2017 Vol 50 No 3 (2017): October 2017 Vol 50 No 2 (2017): July 2017 Vol 50 No 1 (2017): April 2017 Vol 49, No 3 (2016): Oktober 2016 Vol 49, No 2 (2016): Juli 2016 Vol 49, No 1 (2016): April, 2016 Vol 49 No 3 (2016): Oktober 2016 Vol 49 No 2 (2016): Juli 2016 Vol 49 No 1 (2016): April, 2016 Vol 48, No 1-3 (2015): April, 2015 Vol 48 No 1-3 (2015): April, 2015 Vol 47, No 2-3 (2014): Oktober, 2014 Vol 47, No 1 (2014): April, 2014 Vol 47 No 2-3 (2014): Oktober, 2014 Vol 47 No 1 (2014): April, 2014 Vol 46, No 3 (2013): Oktober, 2013 Vol 46, No 2 Juli (2013) Vol 46, No 1 (2013): April, 2013 Vol 46 No 3 (2013): Oktober, 2013 Vol 46 No 2 Juli (2013) Vol 46 No 1 (2013): April, 2013 Vol 45, No 3 (2012): Oktober, 2012 Vol 45, No 2 (2012): Juli, 2012 Vol 45, No 1 (2012): April, 2012 Vol 45 No 3 (2012): Oktober, 2012 Vol 45 No 2 (2012): Juli, 2012 Vol 45 No 1 (2012): April, 2012 Vol 44, No 1 (2011): April 2011 Vol 44 No 1 (2011): April 2011 Vol 43, No 3 (2010): Oktober 2010 Vol 43, No 2 (2010): Juli, 2010 Vol 43, No 1 (2010): April 2010 Vol 43 No 3 (2010): Oktober 2010 Vol 43 No 2 (2010): Juli, 2010 Vol 43 No 1 (2010): April 2010 Vol 42, No 3 Okt (2009) Vol 42, No 2 Jul (2009) Vol 42, No 1 Apr (2009) Vol 42 No 3 Okt (2009) Vol 42 No 2 Jul (2009) Vol 42 No 1 Apr (2009) Vol 41, No 4 (2008): Edisi Khusus 2008 Vol 41, No 1 (2008): April 2008 Vol 41 No 4 (2008): Edisi Khusus 2008 Vol 41 No 1 (2008): April 2008 More Issue