cover
Contact Name
Ali Daud Hasibuan
Contact Email
alidaudhasibuan@uinsu.ac.id
Phone
+6281370870259
Journal Mail Official
al-irsyadjpbk@uinsu.ac.id
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar Pasar V Medan Estate, Kab. Deli Serdang, SUmatera Utara, Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : 20888341     EISSN : 26862859     DOI : -
Al-Irsyad: The Counseling and Education Journal is scientific journal in education and counseling guidance that managed by The Bimbingan Konseling Islam Majors of Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Faculty of UIN Sumatera Utara Medan. Al-Irsyad presents topics about development of counseling guidance profession as a teacher based on the four competence of a teacher. They are pedagogic, personal, social, and professional. Besides that, Al-Irsyad is also emphasize to the integration of islamic values. Al-Irsyad is published two times in a year. There are January-June edition and July-December edition. The first edition of Al-Irsyad was Vol.1, No.1, January-June Edition on 2012, but was not yet have p-ISSN and e-ISSN. Then, in Vol.5, No. 1, January-June Edition on 2015 was published in print with p-ISSN: 2088-8341. Further, Vol. 10, No.1, January-June 2020 Edition on 2020 edition publish OJS with e-ISSN: 2686-2859.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2022): Edisi Januari-Juni 2022" : 10 Documents clear
Pembelajaran Daring Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDIT Syarif Ar-Rasyid Islamic School Medan Tahun Ajaran 2020-2021 Reza Noprial Lubis
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol 12, No 1 (2022): Edisi Januari-Juni 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/al-irsyad.v12i1.11222

Abstract

This study uses qualitative research with descriptive methods, which are based on the focus to reveal that qualitative research is about various events that occur in the hope of obtaining real data and truly describing the actual situation in the object under study. SDIT Syarif Ar-Rasyid Islamic School is an institution located at Menteng Street 7 Number 186, Medan Denai District, Medan City. The results are based on research and discussion, so the key is that the preparation of PAI teachers in carrying out learning is quite challenging. This can be seen from the document prepared by the teacher, namely the planned mode learning implementation plan. Barriers to daring learning in PAI Subjects at SDIT Syarif Ar-Rasyid Islamic School, namely: (1) Students are still classified as children, so using online learning applications requires parental guidance. This has an impact on the absence of students, where learning activities are gathered together with the activities of parents; (2) There is no learning support media that is considered effective for carrying out bold learning activities. Thus, PAI learning is only carried out through the WhatsApp Video Call application.
Gambaran Kesepian pada Mahasiswa Selama Pembelajaran Daring Mutiara Cahya Noviani; Nurus Sa'adah
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol 12, No 1 (2022): Edisi Januari-Juni 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/al-irsyad.v12i1.11563

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi dengan adanya pembelajaran jarak jauh (daring) di masa pandemi Covid-19. Proses pembelajaran di Perguruan Tinggi yang menggunakan daring dalam kurun waktu hampir tiga tahun ini menimbulkan rasa kesepian pada mahasiswa karena tidak dapat berinteraksi secara langsung baik dengan dosen ataupun teman-temannya. Oleh sebab itu, tujuan utama penelitian ini dimaksudkan untuk mengungkap gambaran kesepian selama pembelajaran daring pada mahasiswa di masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi, dan kemudian teknik menganalisa data menggunakan mereduksi data dan disajikan, kemudian menarik kesimpulan dari data yang sudah diverifikasi. Hasil analisis dari penelitian ini adalah: Kesepian yang dialami oleh mahasiswa memiliki beberapa karakteristik perilaku dan berfikir yang ditandai dengan perasaan sedih, murung, tidak bersemangat, merasa tidak berharga, yang berpusat pada kegagalan, tentunya hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti mahasiswa mengalami kesulitan untuk melakukan interaksi sesama individu lainnya dalam proses pembelajaran secara daring.
Factors That Influence of Mental Disorder Among Teenager Raudhatul Mumtahanah; Popon Siti Wulandari; Wahyunengsih Wahyunengsih
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol 12, No 1 (2022): Edisi Januari-Juni 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/al-irsyad.v12i1.11883

Abstract

The purpose of this study was to determine what factors trigger mental disorders experienced by adolescents. The object of this study amounted to 186 parents who have children at the junior high school level and senior high school level. Data was taken based on a questionnaire. The results showed that each teen has different causes of mental disorders. The causative factor can be influenced by the home environment and school environment, both from parents and peers.
Kepercayaan Diri (Self Confidence) Dan Perkembangannya Pada Remaja Muhammad Riswan Rais
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol 12, No 1 (2022): Edisi Januari-Juni 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/al-irsyad.v12i1.11935

Abstract

Self Confidence atau kepercayaan diri merupakan sikap positif seorang individu yang memampukan dirinya untuk mengembangkan penilaian positif, baik terhadap dirinya maupun terhadap lingkungan atau situasi yang sedang dihadapinya. Idealnya kepercayaan diri yang dimiliki individu haruslah berada pada kategori sangat tinggi. Hal ini dimaksudkan agar mampu mengembangkan aspek – aspek yang ada dalam dirinya, dibutuhkan kepercayaan diri yang tinggi pada individu tersebut. Dan masa remaja dibagi menjadi dua, yaitu masa remaja awal dimulai sekitar usia 11 sampai 12 tahun dan berakhir pada sekitar usia 16 sampai 17 tahun dan remaja akhir sekitar 16 hingga 17 tahun dan berakhir pada  sekitar usia 18 tahun. Individu akan mencapai masa transisi pada masa remaja akhir dan lebih mendekati pada masa kedewasaa. Oleh sebab itu masa remaja merupakan masa yang penting dari rentang kehidupan seseorang, suatu periode transisional, masa perubahan, masa usia rentan bermasalah, dan masa dimana individu mencari identitas diri, atau usia yang sangat menentukan, dan masa ambang menuju kedewasaan.
Stres Akademik Siswa Selama Pembelajaran Daring Di SMP Negeri 1 Binjai Kabupaten Langkat Serta Implikasinya Dalam Bimbingan Dan Konseling Wahfiuddin - Rambe; Suhairi Suhairi
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol 12, No 1 (2022): Edisi Januari-Juni 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/al-irsyad.v12i1.11996

Abstract

Penelitian ini membahas tentang stres akademik siswa selama pembelajaran daring di SMP Negeri 1 Binjai Kabupaten Langkat serta implikasinya dalam Bimbingan dan Konseling. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui gambaran stres akademik yang dialami oleh siswa di SMP Negeri 1 Binjai Kabupaten Langkat selama mengikuti pembelajaran daring, (2) untuk mengetahui bagaimana implikasi Bimbingan dan Konseling dalam menangani siswa yang terindikasi mengalami stres akademik. Skripsi ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, pengumpulan datanya dengan wawancara dan analisis datanya secara kualitatif. Adapun alasannya menggunakan jenis penelitian ini adalah karena penulis ingin menggali secara maksimal dan mendalam tentang stres akademik yang dialami oleh siswa selama mengikuti pembelajaran secara daring akibat pandemi Covid-19. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stres terjadi karena siswa tidak mampu mengatasi kesulitan dan hambatan yang ditemui dalam proses pembelajaran daring. Stres yang dialami siswa termasuk stres negatif sebab memberi dampak buruk pada diri siswa tersebut. Stres yang dialami siswa terlihat pada aspek fisik, kognitif, afektif, dan konatif. Sedangkan faktor penyebab stres pada siswa selama pembelajaran daring terdiri atas dua faktor, yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi, kemampuan, kecerdasan, dan kepribadian seseorang. Sedangkan faktor eksternal meliputi, tuntutan dari sekolah dan orang tua serta ketersediaan fasilitas yang menunjang pembelajaran
Penyebab Putus Sekolah Anak Pesisir Pantai Di Desa Bagan Kuala sekar aulia prameswari; Rahmat Khairi Rangkuti; Rahmadiah Fidiya Ansani
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol 12, No 1 (2022): Edisi Januari-Juni 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/al-irsyad.v12i1.12010

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab banyaknya anak putus sekolah di desa Bagan Kuala sehingga diharapkan dapat ditemukan beberapa solusinya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan pada 10 orang anak yang diambil melalui random sampling dan diteliti melalui teknik observasi serta wawancara. Hasil penelitian menyatakan bahwa beberapa penyebab anak putus sekolah adalah dikarenakan faktor ekonomi, perhatian orang tua, rendahnya motivasi dan pengaruh lingkungan. Dan dengan adanya layanan konseling kelompok, didapati bahwa adanya perubahan pemikiran sehingga anak-anak merasa bahwa hal yang menjadi penyebab bukanlah masalah serta mereka menjadi berpikir bahwa sekolah itu penting. Sehingga dapat disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok memiliki pengaruh dalam perubahan pemikiran anak-anak yang putus sekolah.
Kecanduan TIKTOK Pada Anak Pesisir Pantai Dan Implikasi Layanan Konseling Kelompok (Studi Kasus) widya syafitri harahap; Sona Satriana
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol 12, No 1 (2022): Edisi Januari-Juni 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/al-irsyad.v12i1.12012

Abstract

The Tik Tok application is one of the social media applications that provides unique and interesting special effects to make short videos that are cool and attract the attention of many people who see it. The phenomenon of social media addiction to the Tik Tok application in students who like movement on the Tik Tok application compared to school assignments. . This research was conducted in Bagan Batu Village, Tanjung Beringin District, Serdang Begadai Regency. The research was conducted starting from February 12, 2022. The research subjects were MA students in Class X, totaling 5 students who were determined by purposive sampling technique. The problems experienced by 5 students are different, student I is caused by insecurity to other friends, student II is caused by dependence on others, student III is caused by a broken home (problems that occur from the family) student IV is due to being angry. angry and finally student V has learning difficulties because he is too dependent on the tik-tok application so he forgets the time and stays up all night as a result students have learning difficulties. The solution to this problem is to provide group counseling guidance services to students by providing advice in the form of examples and consequences when using the Tik-Tok application excessively by providing an understanding in order to minimize playing cellphones and then being replaced by being able to play with the closest people such as family, friends, and family. local living environment.
Dilema Psikososial Dalam Penyesuaian Sosial Pada Remaja Gifted Nurhayani Hayani
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol 12, No 1 (2022): Edisi Januari-Juni 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/al-irsyad.v12i1.12077

Abstract

Individu pada fase remaja mengalami suatu periode yang memperlihatkan fenomena perubahan dikarenakan adanya transisi perubahan berbagai aspek perkembangannya. Pada fase remaja, terjadi pola perubahan perilaku yang sangat berbeda dan tampak diskontiniu. Remaja sering bertanya-tanya dan berusaha menemukan jati dirinya dan demikian juga halnya dengan individu gifted di fase remajanya. Namun remaja gifted memiliki kekhususan. Perkembangan kognitif yang berada di level di atas rata-rata membuat remaja gifted memiliki kedalaman emosi sehingga  tidak hanya membuat  berfikir  dan merasa secara berbeda dari teman sebayafr. Proses perkembangan identitas  remaja dengan bakat intelektual tinggi ini mengalami kerumitan dikarenakan perbedaan bawaan mereka untuk mendapatkan nilai konformitas dari teman sebayanya. Inilah yang menyebabkan remaja gifted berusaha menyembunyikan keberbakatannya dalam mengembangkan identitas alternatif yang dirasa secara sosial lebih dapat diterima. Dengan memakai topeng pelindung dianggap dapat membantu untuk merahasiakan cintanya dengan belajar dan menyembunyikan minatnya yang berbeda dari teman sebayanya. Jika identitas yang tersembunyi ini benar-benar membawa kepada penerimaan yang dicarinya, remaja gifted akan menjadi takut untuk membuka topengnya. Dilema sosial inilah yang membuat remaja gifted berada diposisi rentan  mengalami kesulitan dalam  penyesuaian sosial.
Analisis Keefektifan Pemberian Layanan Bimbingan Konseling Secara Online di Masa Pandemi Covid-19 Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Bintang Bayu Tumiyem Tumiyem; Abdul Rahman; Muhammad Askuri Hasibuan
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol 12, No 1 (2022): Edisi Januari-Juni 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/al-irsyad.v12i1.12193

Abstract

Pemberian Layanan BK pada peserta didik di masa pandemi covid-19 sangat penting, karena besar kaitannya dengan hasil belajar mata pelajaran yang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran Layanan BK di masa pandemi covid-19 pada siswa kelas X SMK Negeri 1 Bintang Bayu. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitan ini yaitu sumber data primer atau data utama. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini diolah melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Sedangkan pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi data dan sumber. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa; Penggunaan media digital digunakan agar kegiatan layanan BK tetap dapat terlaksana, yakni menggunakan berbagai media daring untuk memudahkan proses interaksi sekalipun tidak dengan tatap muka kapan dan dimana saja. Konselor dapat memberikan layanan dengan aplikasi wahatsApp, Zoom, Google Classroom, telepon dan live chat zoom. Melalui pengamatan yang dilaksanakan dalam jaringan atau online dengan memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia seperti foto, video dan dokumen. Dapat disimpulkan bahwa pemberian layanan BK dengan aplikasi wahatsApp, Zoom, Google Classroom, telepon dan live chat zoom kurang efektif karena terdapat beberapa hambatan yaitu, kendala jaringan, biaya pembelian quota, serta tidak secara nyata menampakkan keadaan sebenarnya yang terjadi yang dialami siswa, selain itu sulit mengetahui keseriusan siswa mengikuti layanan, kurangnya antusias siswa dalam mengikuti kegiatan layanan. Dari hasil penelitian ini perlu adanya inovasi dalam pemberian layanan BK jarak jauh sehingga target   penyampaian dari materi layanan  dapat  dicapai.
Efektivitas Layanan Bimbingan Konseling Kelompok dengan Teknik Self-Regulation dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Hanun Qothrunnada Mudiantoro; Abdul Muhid
Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol 12, No 1 (2022): Edisi Januari-Juni 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/al-irsyad.v12i1.12195

Abstract

Masa pandemi Covid-19 seperti PSBB dan PPKM memunculkan banyak perubahan pada sektor pendidikan, seperti kegiatan belajar-mengajar hingga layanan bimbingan sekolah dilaksanakan secara virtual. Kebijakan untuk sekolah dari rumah membuat siswa harus beradaptasi dengan situasi dan suasana baru. Ketidakmampuan siswa dalam beradaptasi menimbulkan problem akademik dan kesehatan mental, seperti stress dan menurunnya motivasi belajar siswa. Banyaknya problematika yang muncul selama pandemi ini menjadi tantangan baru bagi guru-guru layanan bimbingan dan konseling sekolah, salah satunya yakni menggunakan bimbingan konseling kelompok dengan teknik self-regulation demi meningkatkan motivasi belajar siswa. Riset ini memiliki tujuan guna melihat efektivitas layanan bimbingan konseling kelompok dengan teknik self-regulation demi meningkatkan motivasi belajar siswa, melalui metode kualitatif literature review. Hasil literature review menunjukkan bahwa layanan bimbingan konseling kelompok dengan teknik self-regulation  terbukti efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 10