cover
Contact Name
Fauziah
Contact Email
fauziah.fahrullah@gmail.com
Phone
+6282123089992
Journal Mail Official
ojsbunda@gmail.com
Editorial Address
AKADEMI KEBIDANAN BUNGA HUSADA SAMARINDA Jalan Abdul Wahab Sjahranie Gang 3 No.12 RT.10 Kelurahan Gunung Kelua –Samarinda Ulu Kalimantan Timur, Kode Pos: 75123
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)
ISSN : 26227487     EISSN : 26227495     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda. Adapun ruang lingkup/topik dalam Jurnal Ilmiah Kebidanan adalah bidang Kebidanan, Kandungan dan Pendidikan Kebidanan. Dalam setiap edisinya, Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” menerbitkan 5 hingga 8 (delapan) artikel/ hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Kebidanan Bunga Husada (Akbid Bunda) saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 53 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN KETERATURAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN DI KLINIK BERSALIN RAMLAH PARJIB 3 KOTA SAMARINDA Ani Mar’atus Sholihah; Bayu Fijri
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The health status of a country is determined by several indicators one of which is the Maternal Mortality Rate (MMR) is still quite high 228 / 100,000 live births, while the MDG target in 2015 MMR can be reduced to 102 / 100,000 live births. the direct cause of maternal death in Indonesia is bleeding Data from the Samarinda City Health Office shows that the maternal mortality rate in 2012 was 75 / 100,000 live births. The death rate was due to bleeding 20 / 100,000, 5 / 100,000 due to hypertension in pregnancy and 50 / 100,000 live births due to others such as asthma, heart, hepatitis and others.Clarifying pregnant women in the status of mild, moderate and severe risk cannot be used as a benchmark anymore, because all pregnant women are at high risk, even in normal pregnancy, in labor complications can occur without being predicted beforehand, therefore every pregnant woman must examine herself thoroughly regularly and get optimal midwifery services supported by a good attitude of midwives. A good attitude of midwives during providing midwifery services to every pregnant woman is a real strategy in an effort to increase motivation of pregnant women on the importance of regular pregnancy checks.This study aims to determine the relationship of maternal knowledge with regular third trimester pregnancy examinations at the Ramlah Parjib Maternity Clinic in Samarinda.This study uses descriptive analytical research method to determine the relationship of maternal knowledge with regular third trimester pregnancy examinations at the Ramlah Parjib 3 Clinic Samarinda, with a cross sectional study design. The population in this study was third trimester pregnant women who examined their pregnancies at the Ramlah Parjib 3 Maternity Clinic in Samarinda, by convenience sampling amounting to 32 respondents.Based on statistical tests between the two pregnancy rate variables a statistical test is performed using the chi square formula, it is known that the value of chi square X2 is calculated (24.5) and P value is 0.00 while the price of chi square (X2) table is at db = 3-1: 2, at the 0.05 significance level (alpha) is 5.591, this means that the X2 count lebih dari X2 table or P value kurang dari of alpha, it can be concluded that there is a significant relationship between the knowledge of pregnant women and the regularity of the examination.From this study it was concluded that there was a significant relationship between the knowledge of pregnant women and the regularity of examinations at the Ramlah Parjib III Samarinda clinic. And it is hoped that all parties interested in improving the health status of pregnant women can further enhance antenatal care services or pregnancy examinations so as to achieve maximum and better results for the future.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KECEMASAN TENTANG HUBUNGAN SEKS SELAMA KEHAMILAN PADA SUAMI DI KLINIK AMINAH AMIN SAMARINDA TAHUN 2018 Fitriana Fitriana; Rahmawati Rahmawati
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan bukan merupakan halangan untuk melakukan hubungan seks. Hubungan seks dapat dilakukan dengan aman sejak terbentuknya janin sampai dengan mulainya saat persalinan asalkan kehamilan berjalan normal. Pada kebanyakan pasangan akan timbul kecemasan karena perubahan saat istri hamil antara lain rasa takut pada keguguran sehingga suami memilih untuk menghentikan hubungan seks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kecemasan tentang hubungan seks selama kehamilan pada suami di klinik Aminah Amin Samarinda. Desain penelitian desain studi korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah semua suami yang memiliki istri hamil yang datang periksa di Klinik Aminah Amin Samarinda pada bulan Februari - Maret 2018 sejumlah 37 orang suami. Teknik sampel menggunakan teknik total sampling dan pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji Kendall Tau. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan kecemasan tentang hubungan seks selama kehamilan pada suami di dengan p-value = 0,005 kurang dari α (0,05). Tenaga kesehatan hendaknya dapat memberikan penyuluhan kepada suami tentang hubungan seks selama kehamilan pada saat ibu melakukan pemeriksaan kehamilan dengan didampingi suami.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMERIKSAAN PAP SMEAR PADA WANITA USIA SUBUR DI POLIKLINIK KEBIDANAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH H. ABDUL MANAP KOTA JAMBI Rini Febrianti; Mugi Wahidin
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pap smear merupakan salah satu jenis pemeriksaan skrining dalam deteksi dini kanker serviks yang efektif, sederhana dan murah. Di Indonesia tercatat hanya 5% penduduk wanita yang melakukan pemeriksaan Pap Smear secara rutin, sementara itu RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi mengalami sedikit peningkatan tiap tahunnya tentang pemeriksaan Pap Smear. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemeriksaan Pap Smear pada wanita usia subur di poliklinik kebidanan rumah sakit umum daerah (RSUD) H.Abdul Manap Kota Jambi. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian analitik dengan menggunakan metode Cross Sectional, penelitian ini dilakukan di Poliklinik RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi Tahun 2019, Populasi dalam penelitian ini adalah 167 wanita usia subur, dengan menggunakan teknik accidental sampling didapatkan sampel 117 orang wanita usia subur, penelitian ini dilakukan dari tanggal 5 – 24 September Tahun 2019. Data diolah secara komputerisasi, disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi, dianalisa secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan 85.5% wanita usia subur dengan pengetahuan rendah, 78.6% sikap negatif dan 74.4% tidak didukung oleh keluarga. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan pemeriksaan Pap Smear yaitu p= 0.046 (p kurang dari 0.05), ada hubungan bermakna antara sikap dengan pemeriksaan Pap Smear yaitu p =0.019 (p kurang dari 0.05), dan ada hubungan bermakana antara dukungan keluarga dengan pemeriksaan Pap Smear yaitu p= 0.042 (p kurang dari 0.05). Berdasarkan hasil penelitian, disaranan pada tenaga kesehatan mampu untuk melakukan promosi kesehatan guna untuk melakukan pemeriksaan Pap Smear.
HUBUNGAN MOBILISASI DINI POST SECTIO CAESAREA (SC) DENGAN PROSES PENYEMBUHAN LUKA OPERASI DI RUANG KEBIDANAN RSUD. ABDUL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA TAHUN 2018 Fauziah Fauziah; Fitriana Fitriana
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu jenis pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan adalah Sectio Caesaria (SC), dimana SC adalah pembedahan untuk melahirkan janin dengan membuka dinding rahim namun pada kenyataannya masih sering terjadi komplikasi pada ibu post partum seperti infeksi puerperal, perdarahan, luka pada kandung kencing, embolisme paru-paru, ruptur uteri dan juga dapat terjadi pada bayi seperti kematian perinatal. Data dari badan kesehatan dunia (WHO) mengatakan bahwa persalinan dengan bedah Caesar adalah sekitar 10-16% dari semua proses persalinan dinegara-negara berkembang dan dari hasil studi pendahuluan yang peneliti lakukan pada bulan Januari - April tahun 2018 di Ruang Kebidanan RSUD. Abdul Wahab Sjahranie Samarinda diketahui bahwa jumlah persalinan sebanyak 152 dimana jumlah persalinan normal sebanyak 63 persalinan, jumlah persalinan SC sebanyak 89 kasus sepanjang bulan Januari 2017 sampai januari 2018. Jenis penelitian secara deskriptif analitik dan desain cross sectional dimana penelitian dilaksanakan dengan tujuan menganalisa hubungan mobilisasi dini pada ibu post SC dengan proses penyembuhan luka operasi di Ruang Kebidanan RSUD. Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Tahun 2018, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner dan observasi, kemudian disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dan sampel dalam penelitian ini adalah ibu-ibu post operasi SC yang berjumlah 30 orang. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan signifikan antara mobilisasi dini dengan proses penyembuhan luka operasi di Ruang Kebidanan RSUD. Abdul Wahab Sjahranie Samarinda (P kurang dari 0,05 : OR=0,500). Saran yang dapat penulis sampaikan kepada tenaga kesehatan diharapkan dapat terus meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu tentang pentingnya melakukan mobilisasi dini dan perawatan luka setelah menjalani persalinan secara sectio caesarea yang bermanfaat untuk pemulihan kesehatan fisiknya seperti semula.
STATUS SOSIAL EKONOMI DENGAN PENGGUNAAN KB IMPLAN PADA WANITA PUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LOA BUAH TAHUN 2017 Bayu Fijri; Fauziah Fauziah; Rahmawati Rahmawati
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meskipun program KB dinyatakan cukup berhasil di Indonesia, namun hingga saat ini juga masih mengalami hambatan-hambatan antara lain adalah masih banyak Pasangan Usia Subur (PUS) yang masih belum menjadi peserta KB. Banyak perempuan yang mengalami kesulitan dalam menentukan pilihan jenis kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisakorelasi status sosial ekonomi dengan penggunaan KB Implan pada wanita PUS di wilayah kerja Puskesmas Loa Buah tahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross Sectional dan teknik pengumpulan data berupa angket. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita pasangan usia subur akseptor KB di wilayah kerja Puskesmas Loa Buah yaitu sebanyak 801 orang. Variabel yang diteliti adalah status sosial ekonomi sebagai variabel bebas dan penggunaan KB Implan sebagai variabel terikat. Data diuji dengan distribusi frekuensi dan Chi Square (X2). Dari penelitian variabel tingkat pendidikan dengan kunjungan ke posyandu didapatkan hasil X2hitung= 7,1 lebih dari X2tabel= 3,84 dan Pvalue= 0,003 pada α 5%. Sehingga dapat di simpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan status sosial ekonomi dengan penggunaan KB Implan.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP EVALUASI HASIL BELAJAR PARTOGRAF PADA MAHASISWA TINGKAT II DIPLOMA III AKADEMI KEBIDANAN BUNGA HUSADA SAMARINDA TAHUN 2017 Datin Fidiani
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar akan optimal, kalau ada motivasi. Makin tepat motivasi yang diberikan, akan makin berhasil pula pelajaran itu. Jadi motivasi akan senantiasa menentukan intensitas usaha belajar bagi para mahasiswa. Hasil studi pendahuluan di lahan praktik terutama di RSUD. A. Wahab Syahrani tidak semua mahasiswa Kebidanan bisa mengisi lembar partograf dengan benar, rata-rata dalam penerapannya belum sempurna. Pada saat konsultasi asuhan kebidanan ibu bersalin rata-rata mahasiswa Akbid Bunga Husada belum bisa mengisi lembar prtograf. Hal tersebut yang mendasari dilakukannya penelitian tentang Hubungan Motivasi Belajar terhadap Evaluasi Hasil Belajar Partograf pada Mahasiswa Tingkat II Diploma III Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda Tahun 2017. Penelitian ini bersifat dekriptif analitik dengan yaitu metode untuk mengetahui hubungan motivasi belajar partograf pada mahasiswa Tingkat II Diploma III Akademi Kebidanan Bunga Husada Tahun 2017, dengan desain penelitian Cross Sectional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Tingkat II Program Studi Diploma III Akademi Kebidanan Bunga Husada Tahun 2017 dengan jumlah populasi 86 orang. Teknik pengambilan sample dengan total sampling. Tempat penelitian di Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan Chi Square (X2), tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variable motivasi belajar dengan evaluasi hasil belajar partograf. Hasil pengujian statistik diperoleh nilai X2 hitung = 6.36 lebih dari nilai X2 tabel = 3.84 (p value = 0.012 kurang dari α 0.05), OR = 3.43. Peneliti menyarankan Kepada Institusi pendidikan agar dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa agar tercapai hasil belajar partograf lebih baik. Kepada pengajar agar dapat mempertahankan dan meningkatkan pengetahuan para mahasiswa tentang pentingnya penggunaan partograf dalam setiap tindakan dalam proses persalinan serta meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dalam proses pembelajaran sehingga mencapai hasil yang lebih baik. Kepada mahasiswa agar melaksanakan proses pembelajaran yang didasari oleh keinginan menjadi lebih baik.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PERAWATAN PAYUDARA DENGAN PENGELUARAN ASI PADA IBU NIFAS DI RUANG JABAL TSUR RS. ISLAM SAMARINDA TAHUN 2016 Roni Nahsriana; Bayu Fijri
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya jumlah Ibu Nifas yang ASInya tidak keluar setelah persalinan, sehingga memicu kegagalan ASI eksklusif karena pemberian asupan selain ASI pada bayi sebelum 6 bulan pertama kehidupan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang perawatan payudara dengan pengeluaran ASI pada ibu nifas di ruang Jabal Tsur Rumah Sakit Islam Samarinda tahun 2016. Desain penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik analisa data dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Analisis yang digunakan adalah Chi square. Uji kemaknaan hubungan digunakan tingkat kepercayaan (α) 0,05. Dari hasil penelitian diketahui bahwa mayoritas ibu nifas di Ruang Jabal Tsur RS. Islam Samarinda pengeluaran ASInya masih buruk (66,7%). Mayoritas ibu nifas di Ruang Jabal Tsur RS. Islam Samarinda memiliki pengetahuan yang rendah tentang perawatan payudara (56,7%). Dari hasil analisa data P value = 0,013, ini berarti ada hubungan antara pengetahuan ibu nifas tentang perawatan payudara dengan pengeluaran ASI pada Ibu Nifas di Ruang Jabal Tsur RS. Islam Samarinda Tahun 2016. Berdasarkan hasil penelitian ini kita dapat mengetahui bahwa apabila kita ingin membuat pengeluaran ASI yang baik pada ibu nifas, dapat dibantu dengan meningkatkan pengetahuan mereka tentang bagaimana perawatan payudara yang baik agar dapat menyiapkan diri untuk dapat segera memberikan ASI untuk bayinya sehingga dapat memperoleh asupan dan nutrisi yang baik.
PENGETAHUAN DAN PARTISIPASI WANITA USIA SUBUR DALAM PROGRAM DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DI KELURAHAN GUNUNG KELUA SAMARINDA Bayu Fijri; Roni Nahsriana
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program skrining kanker serviks di Indonesia meliputi Pap smear, pendekatan kunjungan tunggal dengan menggunakan inspeksi visual dengan asam asetat (IVA Test) yang diikuti dengan cryotherapy, serta skrining dengan kolposkopi, namun hingga kini cakupan skrining masih rendah di semua wilayah dan diperparah lagi dengan kurangnya pengetahuan dasar yang dimiliki perempuan mengenai skrining sebagai kesempatan untuk pencegahan kanker serviks. Penelitian ini bertujuan Menentukan pengetahuan dan partisipasi WUS dalam deteksi dini kanker serviks. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan deskriptif analitik cross sectional. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan SPSS Versi 22. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan responden sudah baik (41.3%). Namun variable deteksi dini kanker serviks menunjukkan responden yang belum melakukan deteksi dini sebanyak 68 orang (56.2%). Penghitungan bivariat menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan dengan deteksi dini kanker servik dengan P value 0.003.
PERILAKU PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK USIA 6-24 BULAN DI POSYANDU KELURAHAN KEPARAKAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS MERGANGSAN KOTA YOGYAKARTA Lala Budi Fitriana; I Kadek Dwi Widyantara
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecukupan gizi sangat penting bagi kesehatan balita dimana seluruh pertumbuhan dan kesehatan balita erat kaitannya dengan masukan makanan yang memadai. Kekurangan gizi pada balita dapat menimbulkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan dan perkembangan balita yang optimal memerlukan pemenuhan gizi yang sesuai dengan pertumbuhan. Pemberian makanan pendamping ASI sebaiknya diberikan secara bertahap baik dari tekstur maupun jumlah porsinya. Pemenuhan gizi balita bergantung pada perilaku ibu dalam memberikan asupan gizi pada anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku pemberian makanan pendamping ASI dengan status gizi pada anak usia 6-24 bulan di Posyandu Kelurahan Keparakan wilayah kerja Puskesmas Mergangsan Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah ibu dan anak usia 6-24 bulan dengan jumlahl 93 ibu dan 93 anak. Teknik sampling adalah accidental sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner, dacin dan mikrotoa. Waktu penelitian dilaksanakan pada 17 April-12 Mei 2014. Analisis data menggunakan Spearman Rho. Hasil analisis Spearman Rho diperoleh nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,270 dengan p value sebesar 0,009. Keeratan hubungan antara perilaku pemberian makanan pendamping ASI dengan status gizi pada anak usia 6-24 bulan kategori lemah. Ada hubungan antara perilaku pemberian makanan pendamping ASI dengan status gizi pada anak usia 6-24 bulan di Posyandu Kelurahan Keparakan wilayah kerja Puskesmas Mergangsan Kota Yogyakarta
HUBUNGAN PERAN BIDAN SEBAGAI PEMBERI INFORMASI DENGAN KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MELAKUKAN IMUNISASI TT DI PUSKESMAS JUANDA SAMARINDA Fauziah Fauziah; Mardianti Rombebua Siampa
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Program imunisasi merupakan salah satu program penting di sektor kesehatan. Program imunisasi ini bertujuan untuk menurunkan angka kesakitan, kecacatan dan kematian dari penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Salah satu program imunisasi penting yang di anjurkan pemerintah adalah imunisasi TT (Tetanus Toksoid) yang merupakan proses untuk membangun kekebalan sebagai upaya pencegahan terhadap infeksi tetanus. Imunisasi TT ini bisa diberikan pada ibu hamil trimester I sampai dengan trimester III. Walaupun program imunisasi telah dilaksanakan, jangkauan imunisasi TT bagi ibu hamil masih jauh dari harapan. Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya jangkauan imunisasi TT adalah kurangnya kegiatan promosi kesehatan di Puskesmas serta rendahnya pengetahuan masyarakat terhadap imunisasi TT walaupun imunisasi tersebut dapat diperoleh secara gratis di tempat pelayanan kesehatan pemerintah. Tujuan: untuk mengetahui hubungan peran Bidan sebagai pemberi informasi dengan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan imunisasi TT di Puskesmas Juanda. Metode: menggunakan rancangan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional dengan teknik analisis yang digunakan adalah analisa univariat deskriptif dan analisa bivariat. Adapun jumlah sampel yang akan dijadikan responden pada penelitian ini sebesar 20 orang. Hasil: Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai P value = 0,01 maka menunjukkan hasil signifikan lebih kecil dari 0,05 (0,01 kurang dari 0,05). Kesimpulan: ada hubungan yang signifikan antara peran bidan sebagai pemberi informasi dengan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan imunisasi TT.