cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019" : 23 Documents clear
Analisis Kemampuan Membuat Sulaman Pita Pada Garis Leher Siswa SMK Swasta Putra Anda Binjai Chalid, Surniati; Lubis, Lia Ulfa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam pembuatan sulaman pita pada garis leher blus. Penelitian ini dilaksanakan pada Semester Genap. Lokasi penelitian SMK Putra Ana Binjai. Desain penelitian deskriftif. Populasi penelitian siswa kelas XI Tata Busana berjumlah 65 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Alat pengumpulan data adalah lembar pengamatan yang di amati oleh 5 orang pengamat dengan kisi-kisi penelitian yang terdiri dari 7 indikator. Berdasarkan data penilaian, untuk hasil kemampuan membuat hiasan sulaman pita diperoleh Mean = 79,01 dan Sd =6,32 dengan nilai tertinggi 95 dan nilai trendah 68. Untuk uji kesepakatan pengamat, diperoleh F0 < Ft (0,62 <2,51). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang berarti antara hasil pengamatan dari kelima observer (pengamat). Berdasarkan tingkat kecenderungan, untuk membuat sulaman pita sebanyak 3 siswa memperoleh nilai kategori sangat baik, 22 siswa memperoleh nilai kategori baik, 28 siswa memperoleh nilai kategori kurang baik, dan 12 siswa memperoleh nilai kategori tidak baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa membuat sulaman pita pada garis leher blus cenderung kurang baik yaitu 28 siswa (43%).
Blended Learning: Alih Pengetahuan Untuk Calon Guru SMK Amin, Muhamammad; Panahatan, Panahatan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas penggunaan blended learning bagi calon guru SMK. Efektivitas penggunaan blended learning ditinjau dari efektifitas sosialisasi transfer pengetahuan dan internalisasi transfer pengetahuan bagi calon guru SMK, agar mampu mengadaptasinya untuk pembelajaran di SMK. Secara rinci penelitian ini dilakukan untuk mengetahui: (1) efektifitas penggunaan metode dan strategi dalam model blended learning bagi calon guru, (2) efektifitas penggunaan alat, media, dan sumber belajar yang digunakan dalam model blended untuk calon guru, (3) efektifitas pengelolaan pembelajaran pada penggunaan blended berbantuan google classroom bagi calon guru, dan (4) efektifitas hasil belajar menggunakan blended learning bagi calon guru. Metode penelitian menggunakan pendekatan pengembangan dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penggunaan model dan strategi dalam model blended learning berbantuan Google classroom sangat efektif (3,88) bagi siswa calon guru, (2) Penggunaan alat, media, dan sumber belajar yang digunakan dalam model blended berbantuan google classroom sangat efektif (3,86) bagi mahasiswa calon guru, (3) Manajemen pembelajaran dalam penggunaan google classroom-assisted blended sudah sangat efektif (3,88) bagi calon guru siswa, dan (4) hasil belajar dalam penggunaan hasil blended learning Siswa lebih baik dari sebelum menggunakan blended learning.
PEMANFAATAN MEDIA PUZZLE DALAM MENGEMBANGKAN MOTORIK HALUS ANAK DI PAUD AIZA KABUPATEN KEPAHIANG Nurwita, Syisva
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.034 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i4.285

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan motorik halus anak melalui media puzzle. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif yang memiliki makna mendeskripsikan suatu penelitian yang sedang dilaksanakan. Subjek utama dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, dan anak usia dini yang berjumlah 15 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil. Permain puzzle, dapat membuat anak bahagia, terhibur, dan memainkan puzzle juga akan akan berpengaruh pada perkembangan motorik halus anak, anak dapat memainkan secara individu maupun secara kelompok. Permainan puzzle juga terbilang sangat mudah dan murah. Manfaat dan pengaruh permainan puzzle itu sangat besar dan sangat berpengaruh pada perkembangan motorik halusnya anak. ketika anak bermain dengan berkelompok untuk menghibur dirinya dan bisa merasa senang dengan permainan tersebut, anak bisa belajar cara kerjasama, cara beradaptasi dengan teman-temannya, dan lain sebagainya. Permain puzzle, dapat membuat anak menjadi mandiri, anak bisa terhibur, beremain puzzle juga akan berpengaruh pada perkembangan motorik. Bermain puzzle sendiri dapat mengajarkan anak menjadi pribadi yang mandiri.
UPAYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM ILMU PENGETAHUAN ALAM MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL JIGSAW DENGAN BANTUAN MEDIA ANIMAL BOARD Savira, Agni Maya; Relmasira, Stefanus C
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.77 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i4.286

Abstract

Penelitian ini dilator belakangi oleh hasil belajar siswa yang masih rendah di SD N Mangunsari 06 Salatiga pada muatan IPA. Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan model pembelajaran Jigsaw berbantuan media animal board. Jenis penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data melalui observasi, tes dan studi dokumen. Subjek penelitian adalah siswa kelas 4 SD N Mangunsari 06 Salatiga yang berjumlah 22. Alat pengumpulan data menggunakan lembar observasi, soal-soal tes kemudian dianalisis dengan data deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan persentase dari prasiklus 8 (36,36%) siswa mendapatkan nilai tuntas dan 14 (63,64%) siswa mendapat nilai dibawah KKM. Setelah dilakukan tindakan siklus I hasil belajar meningkat dengan 16 (72,72%) siswa mendapatkan nilai tuntas dan 6 (27,28%) siswa masih mendapat nilai dibawah KKM (70). Hasil belajar siswa kembali meningkat setelah dilakukan tindakan siklus II dengan perolehan hasil sebanyak 20 (90,91%) siswa tuntas dan 2 (9,09%) siswa belum tuntas. Dari hasil tersebut, dapat dinyatakan bahwa model Jigsaw berbantuan media animal board dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas 4 SD N Mangunsari 06 Salatiga.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PERMAINAN KARTU GAME SISWA KELAS IV SDN 015 GUNUNG BUNGSU TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Tanjung, Ali Mahibba
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.379 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i4.287

Abstract

Dari hasil pengamatan dan evaluasi hasil belajar Matematika kelas IV SD Negeri 015 Gunung Bungsu Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar Provinsi Riau tahun pelajaran 2018/2019 masih rendah. Pada awal pembelajaran bahwa motivasi dan hasil belajar masih rendah dikarenakan belum optimalnya model pembelajaran yang digunakan. Maka dari itu permasalahan penelitian tindakan kelas ini adalah “apakah dengan menggunakan Permainan Kartu Game dapat meningkatkan kesiapan belajar, interaksi antar siswa, interaksi siswa dengan guru, tanggung jawab, dan pemahaman tugas. prestasi, motivasi, dan peran aktif siswa dalam pembelajaran. Sedangkan tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui apakah dengan menggunakan Permainan Kartu Game dapat meningkatkan prestasi, motivasi, dan peran aktif siswa siswa kelas IV SD Negeri 015 Gunung Bungsu Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar Provinsi Riau tahun pelajaran 2018/2019”. Data aktivitas siswa diperoleh dari pengamatan saat proses pembelajaran berlangsung, dan hasil kerja kelompok didapat dari hasil pengamatan saat diskusi berlangsung selama pembelajaran, sedangkan hasil post test dari setiap kali pertemuan. Tempat penelitian ini dilakukan di kelas IV SD Negeri 015 Gunung Bungsu Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar Provinsi Riau tahun pelajaran 2018/2019, dengan jumlah 23 siswa yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan.dari penelitian tindakan kelas ini diperoleh kesimpulan bahwa pembelajaran dengan menggunakan Permainan Kartu Game dapat meningkatkan prestasi, motivasi, dan peran aktif siswa kelas IV SD Negeri 015 Gunung Bungsu Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Oleh karena itu salah satu upaya guru dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa adalah dengan menggunakan Permainan Kartu Game.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INGGRIS MELALUI TEKNIK GAMES SISWA KELAS VII.3 SMPN 3 PEKANBARU Asminar, Asminar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.806 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i4.288

Abstract

Kemampuan berbicara siswa kelas VII.3 SMPN 3 Pekanbaru masih rendah apabila dibandingkan dengan spek berbahasa yang lain bila dibandingkan setiap tahun. Siswa cendrung kesulitan dalam mengekspresikan sesuatu secara oral dalam bahasa Inggris secara. Ketika dalam proses pembicaraan siswa sering berhenti di tengah pembicaraan, durasi atau lama bicara masih terbatas masih di bawah 4 menit, menggunakan kosa kata sangat terbatas, dan kurang keberanian untuk memulai bicara dalam bahasa Inggris baik kepada guru maupun ke teman sekelas,dikarenakan faktor takut salah dan malu. Media Games merupakan suatu permainan yang dikenal siswa sejak lama dan kegiatan yang menyenangkan, serta pada permainan awalnya banyak melibatkan siswa untuk berbicara selama permainan. Dengan modifikasi permainan Snake and Ladder dalam Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan pada siswa kelas VII. 3 SMPN 3 Pekanbaru diharapkan dapat meningkatkan kemampuan bicara siswa. Tahapan penelitian dilaksanakan empat langkah yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian berlangsung dua siklus, masing-masing siklus dua kali pertemuan. Peningkatan keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa dilihat dari jumlah siswa yang memperoleh nilai tinggi dan nilai rata-rata tes hasil belajar tiap pertemuan dalam dua siklus yaitu siklus I dan Siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pembelajaran dengan media games dapat meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Inggris siswa kelas VII.3 SMPN 3 Pekanbaru. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) telah tercapai pada Siklus II, dengan nilai rata-rata 70,39%pada siklus I meningkat menjadi 85,82% pada siklus II. Peningkatan tersebut didukung oleh keberhasilan proses tindakan melalui pendekatan pembelajaran yang tepat, langkah-langkah pembelajaran yang sistematis.
THE IMPLEMENTATION OF COOPERATIVE WORD SQUARE LEARNING MODEL TO INCREASE LEARNING OUTCOMES AND MOTIVATION OF STUDENTS IN VIRUS AND BACTERIAL MATERIALS IN BIOLOGICAL LESSONS CLASS X MIA 4 IN MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 PEKANBARU STUDY YEAR 2018/2019 Maizarmis, Betri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.673 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i4.289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan motivasi peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif Word Square pada materi pokok Virus Dan Bakteri kelas X MIA 4 Madrasah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 4 Madrasah Aliyah Negeri 1 Pekanbaru tahun pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 33 orang peserta didik. Parameter yang diukur pada penelitian ini adalah motivasi dan hasil belajar peserta didik. Instrumen penelitian yang digunakan adalah RPP, Lembar Kerja Peserta Didik, lembar observasi untuk guru, lembar observasi motivasi peserta didik, tes objektif. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran secara kooperatif word square yang dilakasanakan menjadikan jumlah peserta didik yang tuntas pada pra siklus meningkat pada siklus I dan meningkat kembali pada siklus II. Peserta didik yang mendapat nilai rata-rata di atas KKM ( < 70 ) sebanyak 87.87% dari 33 peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif Word Square dapat meningkatkan hasil belajar Biologi peserta didik kelas X MIA 4 MAN 1 Pekanbaru, khususnya pada pokok pembahasan Virus dan Bakteri tahun pelajaran 2018/2019.
PENGGUNAAN STRATEGI SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA UNTUK SISWA KELAS X IPA 1 SMA NEGERI 2 RUMBIO JAYA Darmulis, Darmulis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.28 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i4.290

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas di SMA Negeri 2 Rumbio Jaya pada mata pelajaran Matematika dengan objek penelitian siswa kelas X IPA 1 pada semester ganjil 2018/2019. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar Matematika untuk siswa kelas X IPA 1. Strategi Snowball Throwing dipilih untuk diterapkan setelah melalui hasil observasi dan refleksi yang dilakukan oleh peneliti. Peneliti merencanakan tindakan berdasarkan hasil observasi dan refleksi yang telah dilakukan melalui penyusunan perangkat pembelajaran berbasis pembelajaran Snowball Throwing yang terdiri dari soal-soal tes, lembar observasi dan rencana pembelajaran serta perangkat pembelajaran pendukung lainnya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi Snowball Throwing di kelas X IPA 1 SMA Negeri 2 Rumbio Jaya mampu meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Matematika yang ditunjukkan dengan rata-rata tes dan ketuntasan klasikal disetiap siklus.: Snowball Throwing
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS SISWA KELAS XI MIPA 6 SMA NEGERI 1 KAMPAR TIMUR Yarnismin, Evi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.063 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i4.291

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas di SMA Negeri 1 Kampar Timur pada mata pelajaran Bahasa Inggris dengan objek penelitian siswa kelas XI MIPA 6 pada semester ganjil 2018/2019. Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris pada pokok bahasan Invitation Letter untuk siswa kelas XI MIPA 6. Model pembelajaran Mind Map dipilih untuk diterapkan setelah melalui hasil observasi dan refleksi yang dilakukan oleh peneliti. Peneliti merencanakan tindakan berdasarkan hasil observasi dan refleksi yang telah dilakukan melalui penyusunan perangkat pembelajaran berbasis pembelajaran Mind Map yang terdiri dari soal-soal tes (ulangan), lembar observasi dan rencana pembelajaran serta perangkat pembelajaran pendukung lainnya. Model pembelajaran Mind Map sesuai dengan Kurikulum 2013 (K13) terdiri dari 4 tahap utama yaitu : siswa melakukan diskusi, mencatat jawaban, membacakan hasil diskusi, dan membuat kesimpulan. Penelitian ini dapat diselesaikan dalam 2 siklus 4 kali pertemuan dan dua kali ulangan harian. Hasil penelitian yang merupakan data observasi dan rekapitulasi hasil tes (ulangan) dan rekapitulasi ketuntasan belajar menunjukkan telah terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa yang positif di kelas dan peningkatan rerata tes (ulangan) serta peningkatan ketuntasan klasikal dari siklus 1 ke siklus 2. Aktivitas siswa selama proses pembelajaran diamati oleh observer sebagai data untuk melakukan evaluasi dan refleksi. Rekapitulasi rerata tes (ulangan) dan ketuntasan belajar didapat dari nilai ulangan siklus 1 dan ulangan siklus 2. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Mind Map di kelas XI MIPA 6 SMA Negeri 1 Kampar Timur mampu meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Bahasa Inggris yang ditunjukkan dengan rerata tes (ulangan) dan ketuntasan klasikal disetiap siklus.
PEMEROLEHAN BAHASA ANAK USIA 1,5 TAHUN Diastuti, Indah Mei
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.142 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i4.292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemerolehan bahasa pada anak usia 1 tahun terutama dalam pemerolehan morfologis dan sintaksis. Penelitian dilakukan pada seorang anak yang bernama Nashwa Nisaul Ubudiyah anak dari pasangan Moch. Wahyudi dan Agustin Wulan Sari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerolehan morfologis dan sintaksis pada Nashwa cenderung mengalami kemajuan dari teman-teman seusianya yang lain. Ini dibuktikan dengan penguasaan lebih dari dua, tiga, bahkan empat kata dalam waktu hanya satu bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Nashwa mampu mengucapkan satu dan dua kata dengan mengucapkan suku kata awal; (2) kebanyakan kata-kata yang diucapkan adalah yang menggambarkan kegiatannya sehari-hari; (3) Nashwa mampu mengucapkan kalimat yang merupakan pernyataan; (4) Nashwa mampu mengerti kalimat perintah yang diucapkan ibunya dan dapat memberi respon secara non verbal dengan benar

Page 1 of 3 | Total Record : 23