cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 331 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2021): 2021" : 331 Documents clear
Konsep Pendidikan Keluarga Menurut Ki Hadjar Dewantara Amaliyah, Sania
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ki Hadjar Dewantara memandang adanya konsepsi Tripusat Pendidikan yang memiliki peranan besar. Ki Hadjar Dewantara menempatkan pendidikan pertama yaitu dilingkungan keluarga. Terlihat jelas bahwa Ki Hadjar Dewantara sangat peduli dan memperhatikan. Namun di era sekarang ini, hakikat pendidikan kekeluargaan telah menurun, sehingga pendidikan keluarga yang seharusnya dijadikan pendidikan yang utama dan pertama telah berubah menjadi pendidikan yang tidak penting. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan konsep pendidikan dalam keluarga menurut Ki Hadjar Dewantara. Penulisan artikel ini menggunakan metode studi pustaka (library research) yang bersumber baik dari buku maupun jurnal-jurnal mengenai konsep pendidikan keluarga menurut Ki Hadjar Dewantara. Hasil penilitian ini dapat disimpulkan bahwa Pendidikan dalam keluarga merupakan pendidikan yang paling mendasar dari pendidikan anak selanjutnya. Pendidikan dalam keluarga tak terlepas dari peran orang tua. Peran orang tua tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik berupa makan, minum, pakaian, dan tempat tinggal tetapi tanggung jawab orang tua jauh lebih dari hal tersebut, orang tua harus membimbing, mengasuh daan memberi teladan yang baik bagi anak.
Penerapan Model Pembelajaran Creative Problem Solving untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Perakitan Komputer Kelas X TKJ di SMK Negeri 1 Dumai Tahun Pelajaran 2019/2020 Saputri, Desrusnahwaty
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penggunaan model pembelajaran ceramah pada mata pelajaran perakitan komputer mengakibatkan siswa kurang aktif dan hasil belajar siswa rendah. Untuk mengatasi masalah tersebut diadakan penelitian dengan menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam pembelajaran.Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan sebanyak dua siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. Indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu rata-rata skor persentase ketuntasan klasikal siswa di kelas mencapai ?75%.Hasil penelitian menunjukan bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa, hal ini terbukti dari persentase ketuntasan siswa secara klasikal dari pra siklus yang hanya sebesar 42% meningkat menjadi 61% pada siklus I dan kembali meningkat pada siklus II mencapai 92 % Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) mata pelajaran perakitan komputer kompetensi dasar memahami prosedur bongkar pasang computer.
Apakah Supervisi Akademik dapat Membantu Guru dalam Meningkatkan Kompetensinya pada Guru Baru dan Non-Kependidikan Pada SMA Negeri 4 Tanah Putih Hariadi, Fajar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetensi guru baru dan non-kependidikan belum maksimal oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian dengan tujuan untuk meningkatkatkan kompetensi guru baru dan non-kependidikan di SMA Negeri 4 Tanah Putih. Subjek Penelitian ini adalah 5 orang guru yaitu: guru mata pelajaran Sosiologi, Agama, Fisika, PKn, dan Matematika. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap, 1) Persiapan, 2) Pelaksanaan, 3) evaluasi dan refleksi. Dilakukan minimal dalam dua siklus. Hasil penelitian pada komponen Perumusan indikator tujuan pembelajaran, terlihat peningkatan dari 40 % pada kemampuan awal, menjadi 60% pada siklus 1 dan meningkat menjadi 70% pada akhir kegiatan.Pada Komponen Penentuan bahan dan materi pembelajaran, terdapat peningkatan kemampuan dari 65% menjadi 70% setelah siklus 1 dan lebih menguat menjadi 80%. Dalam Komponen Pemilihan Strategi dan metoda pembelajaran, yang didalamnya memuat langkah-langkah pembelajaran dan penentuan alokasi waktu yang digunakan,terlihat adanya peningkatan yang signifikan dari yang semula hanya 40% menjadi 60% pada siklus 1 dan meningkat lagi menjadi 75% setelah siklus 2.Meskipun tidak terlihat adanya peningkatan yang cukup tajam, dalam komponen pemilihan Media dan alat pembelajaran juga terdapat adanya peningkatan dari 60% pada awal kegiatan dan setelah siklus 1, menjadi 80% setelah siklus 2.Peningkatan yang cukup signifikan juga dapat kita lihat pada komponen perencanaan evaluasi pembelajaran. Dari yang semula hanya 40% pada awal kegiatan, menjadi 60% pada akhir siklus 1 dan berhasil mencapai 70% pada akhir siklus 2.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Tematik Terpadu dengan Model Problem Based Learning di Kelas V Sekolah Dasar Donaviza, Monika Fir; Eliyasni, Rifda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pada pembelajaran tematik terpadu di kelas V ini dilatar belakangi oleh pembelajaran tematik terpadu yang kurang terlaksana dengan baik, dan masih dalam proses menuju penyempurnaan, pada pelaksanaannya guru juga belum menggunakan model pembelajaran yang dapat membangkitkan semangat siswa, dan kurang memberikan permasalahan kepada siswa. Akibatnya siswa didalam kelas terlihat menoton dan kurang mampu dalam menentukan masalah dan cara penyelesaiannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu dengan model Problem Based Learning dikelas V SD Negeri 21 kapuh. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Prosedur penelitian didahului dengan perancanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data berupa observasi, dan tes. Penelitian ini dilaksanakan pada Semester I Tahun Ajaran 2020/2021. Subjek penelitian adalah guru selaku observer, peneliti selaku praktisi, dan siswa kelas V sebanyak 19 orang yang terdiri dari 12 orang siswa laki-laki dan 7 orang siswa perempuan. Hasil penelitian siklus I pada RPP rata-rata 76,78% (baik), meningkat pada siklus II menjadi 96,43% (sangat baik). Pelaksanaan siklus I pada aktivitas guru rata-rata 78,57% (baik), meningkat pada siklus II menjadi 92,43% (sangat baik). Pelaksanaan siklus I pada aktivitas siswa rata-rata 73,21% (baik), meningkat pada siklus II menjadi 96,42% (sangat baik). Hasil belajar siswa pada siklus I rata-rata 58,53 (Kurang), meningkat pada siklus II menjadi 84,14 (baik). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu di Sekolah Dasar.
Penggunaan Metode Bercerita Media Gambar Seri terhadap Penanaman Disiplin di Taman Kanak-Kanak Diana, Erna; Rakimahwati, Rakimahwati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji serta mengaitkan dengan melakukan analisis penggunaan metode bercerita media gambar seri dalam menanamkan disiplin pada anak usia dini. Berdasarkan permasalahan yang ditemukan faktanya bahwa anak usia dini masih terkendala dalam karakter disiplin. Hal ini bisa dilihat ketika belum mempunyai anak untuk menaati peraturan di sekolah, misalnya terlambat datang ke sekolah, belum bisa antri pada suatu kesempatan, belum bisa berbaris dengan rapi, belum bisa merapikan sepatu di rak sepatu yang telah disediakan, Penanaman karakter disiplin pada anak sangat penting dan urgen untuk ditanamkan dan dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari anak, karena hal ini akan berpengaruh pada sikap dan perilaku anak pada masa dewasanya. Anak yang mempunyai sikap disiplin dialah yang mampu menempatkan serta beradaptasi dengan lingkungannya baik di lingkungan keluarga, sekolah dan bermasyarakat, sehingga bisa menjadikan dia seorang anak yang berkarakter. Metode bercerita adalah salah satu metode dari beberapa metode yang digunakan untuk penanaman disiplin pada anak, terkhusus metode bercerita gambar seri adalah kegiatan bercerita yang terdiri dari rangkaian gambar secara berurutan dan membuat sebuah cerita dan di dalamnya ada pesan yang ingin disampaikan. Jenis penelitian ini adalah studi literatur (studi kepustakaan). Teknik pengumpulan data berupa sumber data primer dengan menelaah buku referensi dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian adalah metode bercerita media gambar seri dapat digunakan dalam menanamkan disiplin pada anak, hal ini dibuktikan dengan adanya perbaikan, perubahan sikap disiplin pada anak menjadi lebih baik.
Peran Penyuluh Pertanian pada Program Pelatihan IPDMIP (Integrated Participation Development and Management Irrigation Project) di Jorong Pandam Limo Koto Pasaman Febiana, Ega
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena keunikan penyuluh pertanian pada program pelatihan IPDMIP di Jorong Pandam Limo Koto Pasaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan pelatihan, kendala penyuluh, tindak lanjut penyuluh dan peran penyuluh pada program IPDMIP di Jorong Pandam. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari informan penelitian yaitu, penyuluh pertanian, ketua kelompok tani, warga belajar pelatihan dan obyek penelitian, yaitu segala kegiatan pelatihan, situasi pelatihan dan keadaan penyuluh serta warga belajar. Teknik pengambilan data yang digunakan pada penelitian adalah wawancara, pengamatan dan observasi, dokumentasi dengan analisis data yang digunakan, yaitu reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan, serta keabsahan data hasil penelitian ini dilakukan dengan cara triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian ini adalah (1) Proses pelaksanaan pelatihan pertanian dengan cara menentukan bahan, tempat, kapan dan bagaimana cara melaksanakannya dan tidak lupa juga siapa penyuluhnya. (2) Tidak adanya kendala yang dialami oleh penyuluh selama melakukan pelatihan IPDMIP. (3) Kegiatan tindak lanjut yang dilakukan oleh penyuluh yaitu dengan mengadakan tahap kedua dari program IPDMIP dan penyuluh akan mencarikan benih, pupuk, pembasmi hama, dll, yang lebih baik lagi untuk petani. (4) a. Penyuluh mampu mendorong petani untuk maju dan mendorong petani untuk menciptakan inovasi baru, b. Peran penyuluh pertanian sebagai innovator telah dilaksanakan dengan baik yaitu penyuluh telah memberikan inovasi baru berupa cara tanam jajar legowo, pembasmian hama, mengukur kelembapan tanah dan suhu tanah serta bagaimana pemilihan pupuk yang baik untuk tanaman setiap minggunya kepada peserta pelatihan, c. Peran penyuluh pertanian sebagai fasilitator pada program pelatihan IPDMIP sudah dilaksanakan dengan baik di mana penyuluh telah memfasilitasi peserta pelatihan dengan fasilitas yang mendukung kegiatan pertanian, d. Peran penyuluh pertanian sebagai komunikator pada program IPDMIP terlaksana dengan baik, hal ini terlihat dari adanya interaksi yang terjalin antara penyuluh dengan petani
Perbedaan Kepuasan Pelanggan Angkutan Kota dan Ojek Online di Kota Bukittinggi Amira, Novaldo Aprila; Nio, Suci Rahma
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan Kepuasan Pelanggan Angkutan Kota dan Ojek Online di Kota Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan kepuasan pelanggan pada pengguna jasa angkutan kota dan ojek online yang berada di kota Bukittinggi. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian metode kuantitatif komparatif. Subjek penelitian berjumlah 60 orang yamg mana sebanyak 30 orang subjek pengguna angkutan kota dan 30 subjek pengguna ojek online yang didapatkan melalui teknik purposive sampling. Alat pengumpulan data berupa skala kepuasan pelanggan yang disusun berdasarkan aspek dari Kotler (2002). Skala kepuasan pelanggan terdiri dari 27 aitem dengan indeks daya diskriminasi 0.312 sampai 0.543 dan nilai koefisien reliabilitas 0.862. Data diolah dengan menggunakan teknik t-test. Hasil penelitian didapatkan nilai signifikansi 0.452 yang mana nilai signifikasi lebih tinggi dari 0.05 yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kepuasan pelanggan angkutan kota dan ojek online di kota Bukittinggi.
Hubungan Antara Kontrol Diri dengan Prokrastinasi Akademik pada Siswa Pengguna Media Sosial Safiinatunnajah, Ruhil; Fikry, Zulian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dengan prokrastinasi akademik pada siswa pengguna media sosial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain kuantitatif korelasional. Teknik dalam pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan populasi seluruh siswa. Jumlah subjek penelitian sebanyak 230 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala kontrol diri yang berdasarkan aspek dari Tangney dan skala prokrastinasi akademik berdasarkan aspek dari Ferrari. Data diolah menggunakan teknik korelasi product moment. Berdasarkan hasil uji korelasi, didapatkan koefisien dari kontrol diri dengan prokrastinasi akademik sebesar -0.656 dengan signifikan p = 0.00 (p<0.05). Hal ini menunjukan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara kontrol diri dengan prokrastinasi akademik pada siswa pengguna media sosial. Berdasarkan temuan tersebut disarankan agar siswa mampu mempertahankan kemampuan kontrol diri yang dimiliki pada siswa pengguna media sosial dengan cara memfokuskan diri, memberikan perhatian terhadap tugas yang sedang dikerjakan, sehingga tidak mudah dipengaruhi gangguan dari luar terutama media sosial.
Efektivitas Model Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar Tematik di Sekolah Dasar Budi, Sentot Setia; Firman, Firman; Desyandri, Desyandri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian studi literature yang menganalisa dan mengkaji hasil dari penelitian terdahulu yang relevan dengan tema. Jenis penelitian yang dianalisa dan dikaji adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan mengenai efektifitas model problem based learning terhadap hasil belajar tematik di sekolah dasar. Berdasarkan hasil penjabaran studi literatur ini, ditemukan bahwa penerapan model problem based learning memberikan manfaat positif bagi siswa. Hal ini dapat dilihat penerapan model problem based learning mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa sehingga hasil belajar mereka menjadi meningkat karena model ini model ini memberikan ruang yang seluas-luasnya kepada siswa untuk bertanya, mengungkapakan pendapat, dan menjawab pertanyaan sehingga siswa terlibat lebih aktif di dalam proses pembelajaran. Melalui keaktifan siswa di dalam kegiatan pembelajaran tersebut pada akhirnya berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Penerapan model Problem Based Learning juga mampu menarik minat siswa dalam proses pembelajaran melalui penyajian masalah yang nyata dan relevan dengan kehidupan siswa serta diselesaikan melalui diskusi kelompok
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Subtema Lingkungan Tempat Tinggalku Kelas IV Sekolah Dasar Rahmawati, Nuning
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pengembangan perangkat pembelajaran ini dengan menggunakan model Problem Based Learningadalah memeroleh suatu produk yang layak, praktis, dan efektif. Prosedur pengembangan model 4-D (Four-D Model) milik Thiagarajan, Semmel & Semmel (1974) mengadopsi dari Ibrahim (2008).Prosedur pengembangannya terdiri dari 3 tahap yaitu tahap Pendefinisian (Define), Perancangan (Design), Pengembangan (Develop). Pembelajaran yang dikembangkan meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran , Lembar Kerja Siswa, Bahan Ajar Siswa dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat valid, dengan validasi RPP sebesar 80,6%, LKS sebesar 78,4%, BAS sebesar 80% dan THB sebesar 79% sehingga kevalidan seluruh perangkat pembelajaran memperoleh persentase sebesar 79,5%, dengan kriteria baik. Pada Tes Hasil Belajar siswa kelas kontrol mencapai ketuntasan 76%, sedangkan kelas eksperimen mencapai 90%.

Page 1 of 34 | Total Record : 331