cover
Contact Name
fajar hidayatullah
Contact Email
fajar@stkippgri-bkl.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ppor@stkippgri-bkl.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
SATRIA : Journal of Sports Athleticism in Teaching and Recreation on Interdisciplinary Analysis
Published by STKIP PGRI Bangkalan
ISSN : 26211890     EISSN : -     DOI : -
Jurnal ini adalah jurnal yang berisikan kumpulan artikel hasil penelitian dalam bidang Pendidikan Olahraga dan rekreasi. terbit dua kali dalam setahun di bulan Mei dan November diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Olahraga STKIP PGRI Bangkalan. jurnal ini dapat diakses secara terbuka, yang artinya semua konten yang tersedia bebas diakses tanpa biaya. pengguna diizinkan untuk membaca, mendownload, menyalin, mencari, mencetak, mendistribusikan, atau mensitasi dari artikel tanpa harus meminta izin terlebih dahulu dari penerbit atau penulis.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2018): SATRIA : Journal of Sports Athleticism in Teaching and Recreation on Interdiscipl" : 6 Documents clear
PENGEMBANGAN APLIKASI PENJAS-PEDIA PADA SMARTPHONE BERBASIS ANDROID SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI UNTUK KELAS VII DI SMPN 1 BANGKALAN Marvin, Hendy
SATRIA : Journal of Sports Athleticism in Teaching and Recreation on Interdisciplinary Analysis Vol 1 No 1 (2018): SATRIA : Journal of Sports Athleticism in Teaching and Recreation on Interdiscipl
Publisher : Penerbit Pendidikan Olahraga STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peneliti yang ingin mengembangkan suatu produk aplikasi padasmartphone berbasis android yang dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran pendidikanjasmani di sekolah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi penjas-pedia sebagai mediapembelajaran pendidikan jasmani untuk kelas VII di SMPN 1 Bangkalan dan untuk mengetahuikelayakan produk aplikasi penjas-pedia dari aspek usability dalam proses pembelajaran pendidikanjasmani. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan mengacu pada model Research andDevelopment (R&D) model Borg & Gall dengan 7 langkah pelaksanaan kegiatan dan pengembanganproduk yaitu analisis kebutuhan, pengembangan aplikasi, evaluasi para ahli, revisi aplikasi, uji cobakelompok besar, revisi akhir aplikasi, produk akhir aplikasi. Hasil akhir penelitian ini menghasilkanproduk aplikasi penjas-pedia sebagai media pembelajaran pendidikan jasmani untuk kelas VII di SMPN 1Bangkalan, Kelayakan produk aplikasi penjas-pedia telah teruji dari aspek usability dalam kategori“Baik” pada uji coba kelompok kecil dengan hasil skor = 0,7625 dan kategori “Sangat Baik” pada ujicoba kelompok besar dengan hasil skor = 0,809782609. Dengan demikian produk aplikasi penjas-pediaini dapat seterusnya digunakan sebagai media pembelajaran pendidikan jasmani untuk siswa kelas VII diSMPN 1 Bangkalan. Berdasarkan kelayakan hasil skor aplikasi penjas-pedia dengan predikat “SangatBaik” ini peneliti menyimpulkan bahwa pemanfaatan penggunaan media smartphone dalam menunjangkegiatan proses pembelajaran pendidikan jasmani di SMPN 1 Bangkalan sangat efektif dan efisien dansaran lebih lanjut kepada peneliti berikutnya yaitu diharapkan untuk dapat mengembangkan produkaplikasi media pembelajaran yang menjangkau lebih luas lagi dengan tidak terbatas hanya pada satusekolah, pengembangkan produk aplikasi berikutnya dapat menjangkau lebih banyak sekolah. This research is motivated by the desire to develop an application product on android-based smartphonethat can be used as an alternative medium of physical education in schools. This research is aimed todevelop application of penjas-pedia as learning media of physical education for class VII in SMPN 1Bangkalan and to know the feasibility of application product from usability aspect in learning process ofphysical education. This research is a development research refers to Research and Development (R&D)model of Borg & Gall model with 7 step implementation of activities and product development that isrequirement analysis, application development, expert evaluation, app revision, large group trial, finalrevision of application, end of application. The end result of this research resulted in the application ofapplication product as a medium of physical education for class VII at SMPN 1 Bangkalan. Thefeasibility of penjas-pedia application product has been tested from usability aspect in "Good" category insmall group trial with score = 0.7625 and category "Very Good" on large group trials with score =0.809782609. Thus this penjas-pedia application product can be used as a medium for physical educationfor VII class students in SMPN 1 Bangkalan. Based on the feasibility of the results of application scorespediawith the predicate of "Very Good" this researcher concludes that the utilization of the use ofsmartphone media in supporting the learning process of physical education in SMPN 1 Bangkalan veryeffective and efficient and further advice to the next researcher is expected to be able to develop productsthe application of learning media that reaches more extensively with not limited to just one school,developing the next application product can reach more schools.
KETERAMPILAN UMPAN DADA DALAM PERMAINAN BOLA BASKET Setiawan, Dwiki Juliyo Budi
SATRIA : Journal of Sports Athleticism in Teaching and Recreation on Interdisciplinary Analysis Vol 1 No 1 (2018): SATRIA : Journal of Sports Athleticism in Teaching and Recreation on Interdiscipl
Publisher : Penerbit Pendidikan Olahraga STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bola basket dapat diartikan sebagai suatu permainan yang meggunakan tangan. Pemain inti yangbertanding dalam permainan bola basket yang berjumlah 5 orang dengan berbagai posisi yang berbeda.Permainan bola basket sudah sangat terkenal dan mendunia khususnya di America, China dan Indonesia.Didalam permainan bola basket juga terdapat teknik-teknik dan peraturan yang wajib kita taati.Permainan bola basket juga sangat mudah untuk kita pelajari, dikarenakan bolanya yang sangat kecilsehingga mudah untuk dipantulkan. Pemain bola basket tidak hanya diminati oleh pria melainkan wanitajuga banyak yang menggemarinya. Salah satu teknik dasar bermain bola basket adalah teknikmengumpan yang salah satunya adalah umpan dada (chest pass). Umpan dada yang artinya (chest pass)yaitu cara mengoper bola kepada teman yang satu tim dengan sasaran bola tepat di tengah dada rekan satutim yang menerima umpan. Umpan dada dalam permainan bola basket merupakan salah satu teknik dasaryang cukup penting untuk dikuasai mengingat teknik umpan ini yang paling sering digunakan olehpemain bola basket dalam pertandingan. Selain itu terdapat beberapa hal utama yang harus diperhatikandalam melakukan umpan yaitu kecepatan bola, sasaran umpan, ketepatan waktu melakukan umpan,teknik lanjutan umpan dengan menipu lawan dan komunikasi antar teman satu tim yang menerima umpandada. Basketball can be interpreted as a game that uses hands. The core players who compete in basketballgames are 5 people in various different positions. Basketball games are very well known and worldwide,especially in America, China and Indonesia. In basketball games there are also techniques and rules thatwe must obey. Basketball games are also very easy for us to learn, because the balls are so small that theyare easy to reflect. Basketball players are not only in demand by men but also women who love them.One of the basic techniques of playing basketball is a pass technique, one of which is a chest pass. Chestpass which means (chest pass) that is how to pass the ball to a team mate with the target of the ball rightin the middle of the chest of the teammate who receives the bait. Chest pass in basketball is one of thebasic techniques that is quite important to master, considering that this bait technique is most often usedby basketball players in matches. In addition there are some main things that must be considered inmaking bait, namely ball speed, bait target, timeliness of bait, advanced bait technique by trickingopponents and communication between teammates who receive chest pass.
KEMAMPUAN FISIK DAN KETERAMPILAN BERMAIN BOLA BASKET SISWI SEKOLAH MENENGAH YANG TERGABUNG DALAM KLUB BOLA BASKET SRIKANDI Hidayatullah, Fajar
SATRIA : Journal of Sports Athleticism in Teaching and Recreation on Interdisciplinary Analysis Vol 1 No 1 (2018): SATRIA : Journal of Sports Athleticism in Teaching and Recreation on Interdiscipl
Publisher : Penerbit Pendidikan Olahraga STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tumbuh kembang anak dan remaja pada tingkat sekolah menengah sedang berada pada titik tertingginyadimana pada masa-masa sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas ini akan banyakperubahan yang terjadi seiring datangnya masa pubertas. Aktivitas olahraga dalam hal ini dapat menjadiperanan penting bagi anak dan remaja dalam memaksimalkan tumbuh kembangnya. Partisipasi aktifperempuan dalam klub olahraga bola basket menjadi tren yang saat ini mulai berkembang di KabupatenBangkalan. Pengukuran kemampuan fisik dan keterampilan bermain bola basket dalam penelitian initerdiri dari 5 macam tes untuk mengukur 5 komponen yang diukur. Kelima komponen yang diukur antaralain adalah daya tahan, kelincahan, daya ledak, keterampilan menggiring bola basket dan kemampuanshooting dari daerah medium. Untuk alat ukurnya tes lari 2,4 km, tes lari bolak-balik, standing long jump,tes menggiring bola basket, medium range shoot test. Melalui hasil analisis ditemukan bahwa terjadikesenjangan yang cukup tinggi pada variabel daya tahan antara nilai tertinggi dan terendah. Kesenjanganyang terjadi antara terbaik dan terburuk cukup merata dengan mendekati titik tengah dengan sedikitmendekati pada catatan yang terbaik sehingga dapat disimpulkan sebagian besar keterampilan menggiringbola basket sudah cukup baik. Lebih lanjut lagi dalam penelitian ini ditemukan pula bahwa kemampuanmenembak pemain srikandi dapat dikatakan cukup merata diantara yang terendah hingga tertinggi walauterjadi kesenjangan yang cukup tinggi antara nilai tertinggi dan terendah. Pada kesempatan berikutnyadiketahui bahwa tidak terjadi kesenjangan yang terlalu jauh pada setiap pemain srikandi terutama pemaindengan nilai tertinggi dan terendah. Sedangkan untuk variabel terakhir yaitu daya ledak menunjukkankecondongan mendekati nilai minimal yang artinya sebagian besar nilai daya ledak cenderung beradapada nilai yang mendekati nilai terendah. The growth of children and adolescents at the secondary school level is at its highest where in the firstand middle school years this will occur as puberty occurs. Sports activities in this case can be importantfor children and adults in growing their flowers. The active participation of women in basketball clubs isa trend that is currently starting to develop in Bangkalan Regency. Physical fitness measurement andbasketball capability in this study consisted of 5 types of tests to measure 5 clear components. The fivecomponents used include durability, agility, explosive power, basketball dribbling skills and shootingability from medium area. For measuring instruments the 2.4 km run test, the test run back and forth,stand long jump, basket dribbling test, medium distance shooting test. Through the results obtained itturns out that there is a fairly high variable in durability between highs and lows. The gap between thebest and the worst with the midpoint with the few results on the record that can best be used to herd thebasketball is good enough. Moreover, in this case it is also carried out that the player's shooting abilitycan be better than the lowest to the highest even though the occurrence is high enough between thehighest and lowest values. In the next round, nothing happens to every heroine player, especially playerswith the highest and lowest scores. Whereas for the last variable that is explosive power indicates biastoward the minimum value which means that most explosive power values are at the lowest value.
ASPEK KEBUGARAN JASMANI KECEPATAN DAN HUBUNGANNYA PADA BEBERAPA CABANG OLAHRAGA Komarodin, Moh Iftahul
SATRIA : Journal of Sports Athleticism in Teaching and Recreation on Interdisciplinary Analysis Vol 1 No 1 (2018): SATRIA : Journal of Sports Athleticism in Teaching and Recreation on Interdiscipl
Publisher : Penerbit Pendidikan Olahraga STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspek kebugaran Jasmani merupakan acuan utama dalam pelatihan fisik dimana terdapat 10 aspekkebugaran jasmani yang telah dikemukakan oleh beberapa ahli sebelumnya. Dalam berbagai kesempatanaspek kebugaran jasmani diangkat dalam sebuah karya ilmiah baik berupa kajian konseptual maupunhasil penelitian karena melalui karya ilmiah yang menunjukkan proses integrasi penerapan ilmupengetahuan dan teknologi olahraga dapat dimanfaatkan oleh para praktisi. Kecepatan sangat di butuhkandalam berbagi cabang olahraga, seperti lomba lari, sepak bola, bola voli, bola basket dan masih banyaklain nya, jadi kecepatan adalah bagian yang saangat vital dalam olahraga maka dari itu kecepatan sangatharus dilatih dengan sebaik-baik nya agar bisa menguasai berbagai jenis olahraga yang membutuhkankecepatan, dan juga perlu pembinaan khusus untuk melatih aspek kecepatan tersebut, tujuan utamakecepatan dalam olahraga ialah sebagi penunjang performa atlet di dalam lapangan. Physical fitness aspect is the main reference in physical exercise where there are 10 aspects of physicalfitness that have been put forward by some experts before. In various occasions, aspects of physicalfitness are raised in a scientific work in the form of conceptual studies and research results throughscientific work wich shows the integration process of the application of sports science and technology canbe utilized by practitioners. Speed is needed in sharing sports, such as running, soccer, volleyball,basketball and many others, so speed is a vital part of sports, therefore speed must be trained as well aspossible in order to mastering various types of sports that require speed, and also need special coaching totrain these aspects of speed, the main purpose of speed in sports is to support the performance of athletesin the field.
PENINGKATAN KUALITAS GERAK DASAR LARI PADA SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PERMAINAN DAN OLAHRAGA TRADISIONAL Anwar, Khoirul
SATRIA : Journal of Sports Athleticism in Teaching and Recreation on Interdisciplinary Analysis Vol 1 No 1 (2018): SATRIA : Journal of Sports Athleticism in Teaching and Recreation on Interdiscipl
Publisher : Penerbit Pendidikan Olahraga STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas gerak dasar lari pada siswa sekolah dasar melaluipermainan dan olahraga tradisional. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yangdilaksanakan selama dua siklus, subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri Pangeranan 2 Bangkalansejumlah 29 siswa. Data peningkatan kualitas gerak dasar lari diperoleh dari hasil tes dan pengukuran sertaobservasi. Data yang diperoleh dianalsis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa permainan dan olahraga tradisional meningkatkan kualitas gerak dasar lari siswa,jumlah siswa yang tuntas sejumlah 9 siswa (31,03%) pada kondisi awal menjadi 15 siswa (51,72%) padasiklus I dan 22 siswa (79,31%) pada siklus II, dengan ketuntasan klasikal sebesar 75%. This study aims to improve the basic quality of running in elementary school students through traditionalgames and sports. This study is a Classroom Action Research (CAR) which was conducted for two cycles,the subject of the research was 29 fourth grade students of SD Negeri Pangeranan 2 Bangkalan. Data onimproving the quality of basic motion is obtained from test results and measurements and observations. Thedata obtained were analyzed using quantitative descriptive analysis. The results showed that traditionalgames and sports improved the quality of basic motion of students running, the number of students whocompleted were 9 students (31.03%) in the initial condition to 15 students (51.72%) in the first cycle and 22students (79.31 %) in cycle II, with 75% classical completeness.
PERBANDINGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 AAROSBAYA DAN SMP NEGERI 6 BANGKALAN Nurul, Moh
SATRIA : Journal of Sports Athleticism in Teaching and Recreation on Interdisciplinary Analysis Vol 1 No 1 (2018): SATRIA : Journal of Sports Athleticism in Teaching and Recreation on Interdiscipl
Publisher : Penerbit Pendidikan Olahraga STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitan ini adalah: 1) untuk mengetahui perbedaan tingkat kebugaran jasmani antara siswa kelasVIII SMP Negeri 1 Arosbaya dengan SMP Negeri 6 Bangkalan. 2) untuk mengetahui manakah yang lebihbaik tingkat kebugaran jasmani antara siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Arosbaya dengan SMP Negeri 6Bangkalan. Jenis penelitian ini adalah penelitian perbandingan (comparative resarch). Pengambilan sampelpada penelitian ini menggunakan metode random sampling. Untuk menggukur tingkat kebugaran jasmanisiswa pada penilitian ini menggunakan TKJI (Tes Kebugaran Jasmani Indonesia). Analisis datamenggunakan mann-whitney test. Berdasarkan hasil perhitungan data diperoleh hasil: nilai rata-rata dari hasiltes TKJI untuk siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Arosbaya memiliki nilai rata-rata sebesar 19,20 (kategoribaik); standar deviasi sebesar 2,156; varian sebesar 4,648; nilai maksimal sebesar 24; nilai minimal 13.Sedangkan nilai rata-rata dari hasil tes TKJI untuk siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Bangkalan memiliki nilairata-rata sebesar 19,90 (kategori baik) ; standar deviasi sebesar 3,033; varian sebesar 9,197; nilai maksimalsebesar 25; nilai minimal 11. Maka dari hasil analisis uji Paired Sample T Tets yang diperoleh nilai Thitung -1,053 < Ttabel 1,672. Dengan kata lain bahwa terdapat perbedaan tingkat kebugaran jasmani antara siswa kelasVIIIdi SMP Negeri 1 Arosbaya dan SMP Negeri 6 Bangkalan. Jadi ada perbedaan yang signifikan antaratingkat kebugaran jasmani anatara siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Arosbaya dengan SMP tingkat kebugaranjasmani anatara siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Arosbaya dengan SMP Negeri 6 Bangkalan. Hal inimenunjukkan bahwa hwa siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Bangkalan memiliki tingkat kebugaran jasmaniyang lebih baik dari pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Arosbaya dengan selisih rata-rata 0,70. The purpose of this research is: 1) to know the difference of phsyical fitness level between students of classVIII SMP Negeri 1 Aosbaya with those in SMP Negeri 6 Bangkalan. 2) to find out which one is better in thelevel physical fitness between students of class VIII SMP Negeri 1 Arosbaya and those in SMP Negeri 6Bangkalan. This type of research is a comparative research. The research sampling is using random samplingmethod. To measure the level of physical fitness of students, in this research, the researcher used TKJI (TestsFitness Physical Indonesia) and the data analysis is using mann-whitney test. Based on the results of the datacalculation, it is obtained the following results: the average value of the TKJI the results for students of gradeVIII SMP Negeri 1 Arosbaya has an average score of 19.20 (good category); standard deviation of 2.156;variance of 4,648; maximum value of 24; minimum value of 13. Meanwhile, the average value of the TKJItest results for students of grade VIII SMP Negeri 6 Bangkalan has an average score of 19.90 (goodcategory); standard deviation of 3.033; variance of 9.197; maximum value of 25; minimum value 11. Sofrom the analysis of Paired Sample t-test, it is obtained the T value -1.053 < t-tablr 1.672. in other words,there is a difference in the level of physical fitness between students of class VIII in SMP Negeri 6Bangkalan. In conclusion, there is a significant difference between the level of physical fitness betweenstudents at class VIII SMP Negeri 1 Arosbaya and those of SMP Negeri 6 Bangkalan. This shows that thestudents of grade VIII SMP Negeri 6 Bangkalan have better physical fitness level than the students of gradeVIII SMP Negeri 1 Arosbaya with an average difference of 0.70.

Page 1 of 1 | Total Record : 6