cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
IJMS - Indonesian Journal on Medical Science
ISSN : 24431249     EISSN : 23551313     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 2 (2015): IJMS 2015" : 15 Documents clear
Sosialisasi Metode Ceramah Tentang Haid Dismenorea Terhadap Upaya Meningkatkan Pengetahuan Siswi Di SMP Negeri 1 Grogol Sukoharjo Socialization Methods Lectures About Menstruation Dysmenorrhoea Efforts to Improve Students Knowledge In SMP Negeri 1 Grogo Tri Rahmawati, Nuri; Endrawati, Susi
IJMS - Indonesian Journal on Medical Science Vol 2, No 2 (2015): IJMS 2015
Publisher : IJMS - Indonesian Journal on Medical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.597 KB)

Abstract

Abstract: Young women who reach adulthood will experience menstruation (periods), the periodic and cyclic bleeding from the uterus, accompanied by the release (desquamation) endometrium. Menstruation experienced by young women sometimes cause problems, namely disminorea. Disminorea a gynecological problem, ie stiffness or spasms at the bottom of the abdomen that occurs in time before menstruation. With the onset of menstrual symptoms heaviness in the stage and pain that can interfere with learning activities, and indirectly affects the productivity and quality of life of adolescents. Lecture method can improve the knowledge about menstruation dysmenorrhea terms of cognitive learning outcomes and attitudes / affective students. This research is Kuantitatif croos sectional that is made up of two cycles, each cycle has four stages. Theyare planning, action, observation and reflection. The subjects of the study are female students class 8H and 8I. The data obtained through interviews, affective, questionnaires, and cognitive tests. The technique of data analysis is descriptive qualitative. Showed that socialization with lecture method 1) can increase the result of cognitive learning 71,3% in the first cycle to 83,7% in the second cycle or the percentage of completeness classroom 76% in the first cycle to 94% in the second cycle. 2) Can improve students affective learning outcomes. Data views of the percentage of achievement 77% in the first cycle to 80% in the second cycle. Lecture sociable about menistry dismenorhea can increase student knowledge class 8H and 8I SMP N 1 Grogol Sukoharjo. Keyword: Cross-sectional, dysmenorrhea, cognitive, affectiv  Abstrak: Remaja putri yang menginjak dewasa akan mengalami haid. Haid yang dialami remaja wanita terkadang menimbulkan masalah, yaitu disminorea. Gejala haid dengan timbulnya rasa berat di panggung dan nyeri yang dapat mengganggu aktivitas belajar, dan secara tidak langsung berdampak pada produktivitas dan kualitas hidup remaja. Metode ceramah dapat meningkatkan pengetahuan tentang haid dismenorea ditinjau dari hasil belajar kognitif  dan sikap/afektif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif cross-sectional. Penelitian ini terdiri dua siklus. Setiap siklus terdapat 4 tahap yang terdiri perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subyek penelitian siswi kelas 8H dan 8I. Data diperoleh melalui wawancara tidak terstuktur, angket afektif dan test kognitif. Teknik Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pemberian sosialisasi metode ceramah dapat meningkatkan hasil belajar kognitif dengan ketercapaian 71.3% disiklus I menjadi 83.7% pada siklus II, atau dengan persentase ketuntasan kelas 76% pada siklus I menjadi 94% pada siklus II, 2) dapat meningkatkan hasil belajar afektif siswi. Data dilihat dari persentase ketercapaian 77% disiklus I menjadi 80% pada siklus II. Metode ceramah tentang haid dismenorea dapat meningkatkan pengetahuan kognitif dan afektif siswi kelas 8H dan 8I di SMP Negeri 1 Grogol Sukoharjo. Kata Kunci:  Cross-sectional, Dismenorea, Kognitif, Afektif
Pengaruh Shift Kerja dan Persepsi Lingkungan Psikologis Tempat Kerja Terhadap Stres Kerja pada Perekam Medik - APIKES Citra Medika Surakarta, Riska Rosita
IJMS - Indonesian Journal on Medical Science Vol 2, No 2 (2015): IJMS 2015
Publisher : IJMS - Indonesian Journal on Medical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.516 KB)

Abstract

In the golden age period, children are still in pre-operational thinking, that thinking at random, ambiguous, and not organized. At this age, visual perception is more effective and the child can maintain concentration for long periods of time. To form a skilled and intelligent child, it must be started early, by laying the foundations of knowledge which are easy to understand. One foundation of knowledge is to use color.The development of digital gaming continues to grow rapidly. Various genres appear according to the market needs, including, educational games. The game with the theme of education and provide interactive content for collaborative learning purposes. Through the game, then made the concept of Game Based Learning to meet the needs of education.To create an interactive game with users, especially children, the game requires an interaction between the components in the game. One form of interaction between components is using physics logic, ie an algorithm that allows the behavior of the components in the game like in the real world. Keywords: physics logic, digital game based learning, primary color education
Relaksasi Otot Progresif Dapat Menurunkan Nyeri Kepala Di RSUD Dr. Moewardi Surakarta (Progressive Muscle Relaxation Can Reduce Headache In General Hospital Dr. Moewardi Surakarta) Rahmasari, Ikrima
IJMS - Indonesian Journal on Medical Science Vol 2, No 2 (2015): IJMS 2015
Publisher : IJMS - Indonesian Journal on Medical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.687 KB)

Abstract

Abstract: Headache or chepalgia is a very common complaint and disturbing. The most common headaches are tension-type headache (tension type). Tension-type headache sufferers always convey the symptoms of pain and muscle spasm. Head and neck muscle contraction is the mechanism of the cause of this headache. Progressive muscle relaxation is one of the therapeutic techniques to reduce headache in the form of muscle relaxation exercises. This study was to determine the effect of progressive muscle relaxation in lowering tension type headache. This study used a method Quasi Experimental Design approach pretest posttest control group design with a sample of 110 respondents consisting of a treatment and control group. Each group sample of 55 respondents. Every patient who experienced headache muscle relaxation therapy, carried out for 3 days, beginning with the first and ending with pretest posttest. Instrument for pain assessment using sheets Numeric Pain Scale (NPS). Patients tension-type headache after progressive muscle relaxation decreased pain scale (ρ = 0.000). In patients with symptoms of headache tension type after therapeutic progressive muscle relaxation exercises for ± 10 minutes 1 time per day for 3 days decreased pain scale, so that progressive muscle relaxation techniques effectively to reduce headaches, particularly tension type headache and can be implemented as a non pharmacological therapy nursing interventions.Keywords: Head Pain, Progressive Muscle Relaxation, Tension Type                                                                     Abstrak: Nyeri kepala (headache atau chepalgia) merupakan keluhan yang sangat umum dan mengganggu. Sakit kepala yang paling umum adalah sakit kepala tipe tegang (Tension Type). Penderita tension type headache selalu menyampaikan gejala nyeri dan spasme otot. Kontraksi otot kepala dan leher merupakan mekanisme dari penyebab nyeri kepala ini. Relaksasi otot progresif merupakan salah satu teknik terapi untuk menurunkan nyeri kepala berupa latihan pengendoran otot-otot. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh relaksasi otot progresif dalam menurunkan nyeri kepala tipe tegang (tension type). Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experimental Design dengan pendekatan Pretest Posttest Control Group Design dengan jumlah sampel 110 responden yang terdiri dari kelompok perlakuan dan kontrol. Masing-masing kelompok jumlah sampel 55 responden. Setiap pasien yang mengalami nyeri kepala dilakukan terapi relaksasi otot, dilakukan selama 3 hari, dengan diawali dengan pretest dulu dan diakhiri dengan posttest. Instrument pengkajian untuk nyeri menggunakan lembar Numeric Pain Scale (NPS). Pasien nyeri kepala tipe tegang (tension type) setelah dilakukan relaksasi otot progresif terjadi penurunan skala nyeri (ρ=0,000). Pada pasien dengan keluhan nyeri kepala tension type setelah dilakukan terapi latihan relaksasi otot progresif selama ±10 menit 1 kali per hari selama 3 hari terjadi penurunan skala nyeri, sehingga teknik relaksasi otot progresife efektif untuk menurunkan nyeri kepala, khususnya nyeri kepala tipe tegang (tension type) dan dapat implementasikan sebagai intervensi keperawatan terapi non farmakologis.Kata Kunci : Nyeri Kepala, Relaksasi Otot Progresif, Tension Type
Kajian Asuhan Keperawatan Post SC Hari Ke-3 Indikasi Pre - Eklampsi Di RSUD Sukoharjo (Study Of Nursing Care Post SC Day- 3 Indications Pre- Eclamsia In Hospital Sukoharjo) Astuti, Endang Dwi; Yuliyanti, Tutik
IJMS - Indonesian Journal on Medical Science Vol 2, No 2 (2015): IJMS 2015
Publisher : IJMS - Indonesian Journal on Medical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.781 KB)

Abstract

Abstract: Pre-eclampsia is one of the causes of maternal mortality rate in Indonesia is the highest in Asia, which reached 228 / 100,000 live births. Mothers who experienced severe pre-eclampsia should be taken to repair the state of sectio caesarea mothers and prevent infant mortality in the uterus, or was born prematurely, and harm the kidneys hamil.Nursing care management that has been done is the mother and baby were saved, preventing the progression eclampsia. Objective: To analyze the nursing care with the problem of post-partum sectio caesarea indication of pre-eclampsia berat.Penelitian uses qualitative research with case study design, patient population used with pre-eclampsia .Sampel this study is suffering Ny.S pre-eclampsia disease in hospitals Sukoharjo.Teknik sampling used is purposive sampling. Results of the assessment: patients said pain in the post-SC wound in the lower abdomen because the incision surgery, such as puncture punctured-4 scale, duration ± 10 seconds, can not sit up straight, blood presure; 160/100 mmHg. Then the author enforce four nursing diagnosis is acute pain associated with physical injury secondary agent incision surgery, physical mobility barriers associated with general weakness, the risk of infection related to the entrance of microorganisms, tissue perfusion disorders associated with increased cardiac output. After the act of nursing for 2 x 24 hours: less pain, physical mobility constraints resolved, there was no risk of infection, headache resolved. dilakuakan implementation: reviewing TTV, assessing the level of pain, wound care. evaluation: acute pain paste partially, overcome barriers to physical mobility, the risk of infection is resolved, impaired tissue perfusion partially resolved.Keywords:nursing care,pre-eclampsia  Abstrak: Pre-eklampsia merupakan salah satu penyebab angka kematian ibu di Indonesia tertinggi di Asia yang mencapai angka 228/100.000 kelahiran hidup.Ibu yang mengalami pre-eklampsi berat harus dilakukan tindakan sectio caesarea untuk perbaikan keadaan ibu dan mencegah kematian bayi dalam uterus, atau lahir prematur, dan membahayakan ginjal ibu hamil.Hasil manajemen asuhan keperawatan yang dilakukan adalah ibu dan bayi terselamatkan, mencegah progresifitas eklampsia. Tujuan: menganalisis asuhan keperawatan dengan masalah post-partum sectio caesarea indikasi pre-eklampsia berat.Penelitian ini menggunakanj enis penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan, populasi yang digunakan pasien dengan pre-eklampsia berat.Sampel penelitian adalah Ny.S yang menderita pre-eklampsia berat di ruang Bougenvil RSUD Sukoharjo.Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling.Hasil pengkajian: pasien mengatakan nyeri pada luka post-SC di perut bawah karena insisi pembedahan, seperti tertusuk-tusuk skala 4, durasi ± 10 detik, belum bisa duduk tegak, aktivitas dibantu keluarga TD; 160/100 mmHg. Ditegakkan 4 diagnosa keperawatan yaitu nyeri akut berhubungan dengan agen cidera fisik sekunder insisi pembedahan, hambatan mobilitas fisik berhubungan dengan kelemahan umum, resiko infeksi berhubungan adanya pintu masuk mikroorganisme, gangguan perfusi jaringan berhubungan dengan peningkatan curah jantung.Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2 x 24 jam: nyeri berkurang, hambatan mobilitas fisik teratasi, tidak terjadir esiko infeksi, nyeri kepalat eratasi. implementasi yang dilakukan:mengkaji TTV, mengkaji tingkat nyeri, perawatan luka. Evaluasi: nyeri akut terasis ebagian, hambatan mobilitas fisikt eratasi, resiko infeksi teratasi, gangguan perfusijaringant eratasis ebagian.Kata Kunci: Asuhan Keperawatan, Pre-eklampsiberat
Kepemimpinan Dan Komunikasi Berhubungan Dengan Kinerja Pada Pegawai Politeknik Kesehatan Bhakti Mulia Sukoharjo (Leadership And Communication On The Employees Performance Of Bhakti Mulia Polytechnic Of Health Sukoharjo) ., Kustanti
IJMS - Indonesian Journal on Medical Science Vol 2, No 2 (2015): IJMS 2015
Publisher : IJMS - Indonesian Journal on Medical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.809 KB)

Abstract

Abstract: Performance is the result of work which can be achieved by a person or group of people within the organization, in accordance with the authority and responsibilities of each to achieve the organization goals legally; it must not break the law and base on moral and ethical. Phenomena at Bhakti Mulia Polytechnic of Health show that the leader rarely makes a written work program, rarely conducts regular meeting, rarely motivates both lecturers and employees, and has unascertainable presence. Based on the problems above, the researcher is interested in examining the influence of leadership and communication to employees performance at Bhakti Mulia Polytechnic of Health. This study aims to identify and analyze leadership and communication to employees’ performance. The research population was all employees of Bhakti Mulia Polytechnic of Health Sukoharjo, so there were 50 people as total sample. The data analyzing technique used was one shoot method technique with SPSS, used was linearity test, and path analysis. Leadership and communication had positive influence to employees’ performance. Leadership and communication had positive to employees’ performance at Bhakti Mulia Polytechnic of Health Sukoharjo, if  leadership and communication enhanced so performance will increase.Keywords: leadership, communication, performanceAbstrak: Kinerja merupakan hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau sekelompok orang dalam organisasi, sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing- masing untuk mencapai tujuan organisasi bersangkutan secara legal, tidak melanggar hukum dan sesuai dengan moral maupun etika. Fenomena yang ada di Politeknik Kesehatan Bhakti Mulia bahwa pimpinan jarang membuat program kerja tertulis, rapat rutin jarang dilakukan, jarang memotivasi dosen dan karyawannya, dan kehadiran yang tidak dapat dipastikan.  berdasarkan permasalahan di atas peneliti tertarik meneliti dengan judul kepemimpinan dan komunikasi berhubungan dengan kinerja pegawai Politeknik Kesehatan Bhakti Mulia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kepemimpinan dan Komunikasi terhadap Kinerja pegawai Politeknik Kesehatan Bhakti Mulia. Populasi penelitian ini adalah semua pegawai Politeknik Kesehatan Bhakti Mulia Sukoharjo yang jumlahnya 50 orang sampel total. Analisis data  menggunakan teknik one shoot method dengan bantuan program SPSS dan menggunakan teknik analisis uji linieritas, dan teknik analisis statistik yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan dan komunikasi berpengaruh positif terhadap kinerja. Kepemimpinan dan komunikasi berpengaruh positip terhadap kinerja pegawai Politeknik Kesehatan Bhakti Mulia Sukoharjo, apabila kepemimpinan dan komunikasi ditingkatkan maka kinerja akan meningkat.Kata kunci : kepemimpinan, komunikasi, kinerja
Sistem Informasi Kunjungan KB Menggunakan Teknologi SMS Guna Meningkatkan Kepatuhan Akseptor KB (Information System Visitation KB Using SMS Technology To Increase Compliance Acceptors) Sutrisno, Trismianto Asmo; Ningsih, Surati
IJMS - Indonesian Journal on Medical Science Vol 2, No 2 (2015): IJMS 2015
Publisher : IJMS - Indonesian Journal on Medical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.023 KB)

Abstract

Abstract: This research aims to develop visited information systems for family planning acceptor using Short Message Service (SMS) technology in order to improve compliance acceptors especially acceptor injections to come for a visit in accordance with the schedule. This research approach using the System Development Life Cycle (SDLC) with Waterfall model. While the software development carried out in phases: 1) analysis of software requirements, 2) design, 3) coding and 4) testing. Step research by collecting data with survey method by field observations and interviews with speakers and literature. Observations and interviews were conducted in order to obtain accurate data on contraception, especially injectable contraceptives, re-establishment of the scheduled visit and other supporting information. Furthermore, process data that have been obtained to be processed using SDLC approach with Waterfall model and eventually managed to produce a model research information system using SMS technology to improve compliance acceptors are implemented in Independent Practice Midwife (BPM) Susiana Amini cottage located in the village of District Sukoharjo Central Java Province.Keywords: Information Systems, Family Planning, SMS, Acceptors Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi kunjungan akseptor Keluarga Berencana (KB) menggunakan teknologi Short Message Service (SMS) guna meningkatkan kepatuhan akseptor KB khususnya akseptor KB suntik untuk datang berkunjung sesuai dengan jadwal. Penelitian ini menerapkan pendekatan menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall. Sedangkan pengembangan perangkat lunak dilaksanakan dengan tahapan:  1) analisis kebutuhan perangkat lunak, 2) desain, 3) pembuatan kode program dan 4) pengujian. Langkah penelitian dengan melakukan pengumpulan data dengan metode survey dengan cara observasi lapangan dan wawancara kepada narasumber serta studi pustaka. Observasi dan wawancara dilakukan guna memperoleh data yang akurat tentang kontrasepsi KB khususnya kontrasepsi suntik, penetapan jadwal kunjungan ulang serta informasi pendukung lainnya. Selanjutnya mengolah data-data yang telah diperoleh untuk diolah menggunakan pendekatan SDLC dengan model Waterfall sehingga pada akhirnya penelitian berhasil menghasilkan model sistem informasi menggunakan teknologi SMS guna meningkatkan kepatuhan akseptor KB yang diimplementasikan di Bidan Praktek Mandiri (BPM) Susiana Amini yang terletak di desa Pondok Kabupaten Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah.Kata kunci: Sistem Informasi, Keluarga Berencana, SMS, Akseptor
Asuhan Kebidanan Ibu Hamil Patologi Pada Ny. E Umur 20 Tahun G1 P0 A0 Umur Kehamilan 13 Minggu Dengan Blighted Ovum di RSUD Karanganyar (Midwifery Care Pregnancy Pathology At Mrs. E Age 20 Years Old G1 P0 A0 on 13 Weeks Pregnancy With Blighted Ovum in Ka Sari, Hafifah Puspita; Dayaningsih, Sri; Ningsih, Surati
IJMS - Indonesian Journal on Medical Science Vol 2, No 2 (2015): IJMS 2015
Publisher : IJMS - Indonesian Journal on Medical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.458 KB)

Abstract

Abstract: One of the causes of maternal mortality rate in Indonesia is bleeding. One cause of bleeding in early pregnancy caused by pregnancy anembrionik (blighted ovum) studies in hospitals Karanganyar obtained blighted ovum cases consisted of 62 cases and increased again in 2014, in January-October to as many as 70 cases of blighted ovum cases. Able to conduct a comprehensive midwifery care at Mrs. E age 20 years G1 P0 A0 13 weeks gestation with blighted ovum using 7 steps varney management. Researchers using descriptive observational study with case study approach. The place of research in hospitals Karanganyar and implemented on April 1, 2015 with a research subject pregnant women with blighted ovum. Research result: To Mrs. E in hospitals Karanganyar is had done curettage actions and state of the mother is getting better, so the evaluation according to the expected products of conception may be issued. It has been done Midwifery Care At Mrs. E and found the gap between theory and on land that is don’t examination of the fetal heartbeat in pregnant women fetal heartbeat while checks for gestational age > 12 weeks does not sound can help in the diagnosis of blighted ovum and enforcement actions taken are curettage to remove the products of conception.Keywords : Pregnant women, Blighted Ovum Abstrak: Salah satu penyebab AKI di Indonesia adalah perdarahan. Salah satu penyebab perdarahan pada kehamilan muda disebabkan oleh kehamilan anembrionik (blighted ovum). Studi pendahuluan di RSUD Karanganyar didapatkan kasus blighted ovum terdiri dari 62 kasus dan meningkat lagi pada tahun 2014 bulan Januari – Oktober untuk kasus blighted ovum sebanyak 70 kasus. Penelitian ini bertujuan mampu melaksanakan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. E umur 20 tahun G1 P0 A0usia kehamilan 13 minggu dengan Blighted Ovum menggunakan manajemen 7 langkah varney. Peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan studi kasus. Tempat penelitian di RSUD Karanganyar dan dilaksanakan pada tanggal 1 April 2015 dengan subyek penelitian ibu hamil dengan blighted ovum. Hasil penelitiannya, pada Ny. E di RSUD Karanganyar adalah telah dilakukannya tindakan kuretase dan keadaan ibu semakin membaik, sehingga evaluasi sesuai yang diharapkan yaitu hasil konsepsi dapat dikeluarkan. Dari pembahasan didapatkan kesimpulan, telah dilakukan Asuhan Kebidanan Pada Ny. E dan didapatkan kesenjangan antara teori dan dilahan yaitu tidak dilakukaannya pemeriksaan DJJ pada ibu hamil sedangkan pemeriksaaan DJJ untuk usia kehamilan > 12 minggu yang tidak terdengar dapat  membantu dalam penegakkan diagnosa blighted ovum dan tindakan yang dilakukan yaitu kuretase untuk mengeluarkan hasil konsepsi.Kata Kunci : Ibu hamil, Blighted Ovum
Aktivitas Analgetika Ekstrak Etanol Daun Saga (Adenanthera pavonina L.) Terhadap Mencit Jantan (Mus musculus) Galur Swiss Analgesic Activity Of The Ethanolic Extract Of Sage Leaf (Adenanthera pavonina L.) On Mice (Mus musculus) Of Swiss Strain Oksi Putri, Risma; Hastuti, Siwi
IJMS - Indonesian Journal on Medical Science Vol 2, No 2 (2015): IJMS 2015
Publisher : IJMS - Indonesian Journal on Medical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.812 KB)

Abstract

Abstract: The people of Indonesia have been familiar with and utilize medicinal plants as efforts in the prevention of health problems. One of them sage leaves (Adenanthera pavonina L.) which has benefits as a traditional medicine that is as rheumatic drugs and may reduce pain (analgesic). This study aims to determine the analgesic effects of extracts of sage leaves were tested on male mice Swiss strain. This study included experimental research using chemical stimuli. Observations carried out on mice writhing induced by acetic acid 100 mg / kg. The subject of research in the form of mice tested with a dose of ethanol extract of sage leaves a dose of 50 mg/20g , 100 mg/20g and 200 mg/20g  with a positive control using aspirin 6 mg/20g. Sage leaves ethanol extract obtained from the maceration then diluted with a solvent oil. In this study produced ethanolic extract of sage leaves which have an analgesic effect in mice with power analgesics at doses of 50, 100 and 200 mg respectively were 33.00%, 35.63% and 36.7%. These results are still lower when compared to aspirin 6 mg / 20g BB that is equal to 66.73%. The statistical results showed that all the test preparation has no significant difference due to the value of p> 0.05. Ethanol extract of sage leaves may have the potential to be developed as a new analgesic drugs. Keyword: Adenanthera pavonina, mice, sage leave, analgesic Abstrak: Masyarakat Indonesia sudah sejak dulu mengenal dan memanfaatkan tanaman berkhasiat obat sebagai upaya dalam penanggulangan masalah kesehatan. Salah satunya daun Saga (Adenanthera pavonina L.) yang memiliki manfaat sebagai obat tradisional yaitu sebagai obat reumatik  dan dapat mengurangi rasa sakit ( analgetika). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek analgetika ekstrak daun saga yang diujikan terhadap mencit jantan galur swiss. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimental dengan menggunakan metode rangsang kimia. Pengamatan dilakukan terhadap geliat mencit yang diinduksi dengan asam asetat 100 mg/kgBB. Subjek penelitian berupa mencit yang diuji dengan dosis ekstrak etanol daun saga yang berbeda-beda yaitu dosis 50 mg/20g BB, 100 mg/20gBB dan 200 mg/20g BB dengan kontrol positif menggunakan asetosal 6 mg/20g BB. Ekstrak etanol daun saga diperoleh dari hasil maserasi kemudian dilarutkan dengan pelarut minyak kelapa. Pada penelitian ini dihasilkan ekstrak etanolik daun saga yang memiliki efek analgetika pada mencit dengan daya analgetik pada dosis 50, 100 dan 200 mg berturut-turut adalah 33,00%, 35,63% dan 36,7%. Hasil ini masih lebih rendah bila dibandingkan dengan asetosal 6 mg/20g BB yaitu sebesar 66,73%.  Hasil statistik menunjukkan bahwa semua sediaan uji tidak memiliki perbedaan yang signifikan karena nilai p > 0,05. Ekstrak etanol daun saga dapat berpotensi untuk dikembangkan sebagai obat analgetik baru. Kata kunci: Adenanthera pavonina, mencit, daun saga, analgetik
Kajian Asuhan Keperawatan Pada Anak Dengan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (Study Of Nursing Care In Children With Acute Respiratory Infection) Purnamasari, Linda; Wulandari, Dewi
IJMS - Indonesian Journal on Medical Science Vol 2, No 2 (2015): IJMS 2015
Publisher : IJMS - Indonesian Journal on Medical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.21 KB)

Abstract

Abstract: Infection Respiratory acute (IRA) known  as one of cause the main decease at baby and toddler in developing countries. Results of the survey health 2013 indicate 15,7% experience IRA and 26,6% experience IRA symptom. While total toddler decease cause IRA in Central Java as many as 36 toddler and under four year 31 toddler. The purpose of this study to determine the nursing care in children withinfection respiratory acute. This study was a qualitative case study design using the nursing process approach. The population in this study were children who had infection respiratory acute . The sample was An. A. The sampling technique used purposive sampling. The study was done at the orcid ward  regional public hospital of Sukoharjo on February 2015. Retrieval techniques data used are interview or anamnesa, physical examination, observation, study documentation. The instrument used is guidelines for assessment form systematic process consists of data accumulation, verification, and data communication about patient. When done assessment obtained data, mother say her child blown, mother sayher child a cough, akral palpable warm, RR: 38x/minute, decreased appetite. Be found 3 nursing problem they are ineffectiveness of cleavage way breath, hyperthermia and nutritional imbalance less than body requirements. After 3x24 huor nursing care obtained improved development issues. Conclusion, the main nursing  problem of An. A with infection respiratory acute is ineffectiveness of cleavage way breath.Keywords: nursing care, children, infection respiratory acute. Abstrak: Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dikenal sebagai salah satu penyebab kematian utama pada bayi dan balita di negara berkembang. Hasil survei kesehatan tahun 2013 menunjukkan sebanyak 15,7% mengalami ISPA dan 26,6% mengalami gejala ISPA. Sedangkan jumlah kematian balita karena ISPA di provinsi Jawa Tengah sebanyak 67 balita, dengan usia < 1 tahun sebanyak 36 balita dan < 4 tahun sebanyak 31 balita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui asuhan keperawatan pada anak dengan infeksi saluran pernafasan akut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif  dengan rancangan studi kasus menggunakan pendekatan proses keperawatan. Populasinya adalah anak dengan gangguan sistem pernafasaan penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Sedangkan sampelnya adalah An. A.  Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Penelitian dilakukan pada Februari 2015 di Ruang Anggrek Rumah Sakit Umum Daerah Sukoharjo. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah wawancara/anamnesa, pemeriksaan fisik, observasi, stusi dokumentasi. Instrumen yang digunakan yaitu pedoman pengkajian merupakan proses sistematika terdiri dari pengumpulan data, verifikasi, dan komunikasi data tentang pasien. Saat dilakukan pengkajian didapatkan data, ibu mengatakan anak sesak nafas, ibu mengatakan anak batuk, ibu mengatakan anaknya panas, akral teraba hangat. RR: 38 x/menit, S: 38,8˚C, N: 98 x/menit, nafsu makan menurun. Terdapat 3 masalah keperawatan, yaitu ketidakefektifan bersihan jalan nafas, hipertermi, ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh. Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3x24 jam didapatkan perkembangan masalah membaik. Kesimpulannya, masalah keperawatan utama pada An. A dengan infeksi saluran pernafasan akut adalah ketidakefektifan bersihan jalan nafas.Kata Kunci: asuhan keperawatan, anak, infeksi saluran pernafasan akut.
Promosi Kesehatan Dengan Media Sticker Terhadap Tingkat Pengetahuan, Sikap Dan Praktik Penggunaan Masker Pada Pedagang Burung di Pasar Depok Kota Surakarta (Health Promotion With Media Sticker On The Level Of Knowledge , Attitude And Practice On The Use Sugandi, Aprizal; ., Wahyuni
IJMS - Indonesian Journal on Medical Science Vol 2, No 2 (2015): IJMS 2015
Publisher : IJMS - Indonesian Journal on Medical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.212 KB)

Abstract

Abstract: To prevent these dangers, one attempts to do is to use personal protection equipment (PPE) such as masks. Preliminary study results show that bird traders not to use a mask. Based on these problems, researchers provide health promotion using the media sticker to the merchant.  Purpose; determine the effect of health promotion with media sticker on the level of knowledge, attitude and practice of the use of masks in burunng traders in Depok Market Surakarta. Experimental research using the design of one group pretest- posttest.  Bivariate analysis using the McNemar test test. McNemar statistical test of knowledge acquired (ρ value 0.002), attitude is obtained (ρ value 0.027), while the practice of using a mask (ρ value 0.062). That  is,  the (apha  5%) there are significant  differences  in  the scores  of knowledge  and  attitude,  while  practice  there  is  no  significant  difference before and after the health promotion. There is the effect of health promotion with media sticker on the level of knowledge and attitude of the use of masks and no effect on the practice of using a mask.Keywords : Sticker , Knowledge , Attitude , masks. Abstrak: Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah bahaya tersebut adalah dengan menggunakan Alat Perlindungan Diri (APD) seperti masker. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa pedagang burung belum menggunakan masker. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti memberikan promosi kesehatan dengan menggunakan media sticker kepada pedagang. Sticker berisikan pengertian masker, manfaat menggunakan masker serta cara menggunakan masker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan dengan media sticker terhadap tingkat pengetahuan, sikap dan praktik penggunaan masker pada pedagang burung di Pasar Depok Kota Surakarta. Penelitin ini menggunakan jenis penelitian Pre Eksperimental dengan menggunakan desain one group pretest-postest. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling, dengan jumlah sampel penelitian 37 responden, sedangkan instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa bivariat menggunakan uji McNemar test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebelum promosi kesehatan, sebagian besar pedagang memiliki pengetahuan dan sikap yang kurang. Setelah promosi kesehatan pengetahuan dan sikap pedagang menjadi baik. Dari uji statistik McNemar pengetahuan diperoleh (ρ value 0.002), sikap diperoleh (ρ value 0.027), sedangkan praktik penggunaan masker (ρ value 0.062). Artinya, pada (apha 5%) terdapat perbedaan yang signifikan pada skor pengetahuan dan sikap, sedangkan praktik tidak terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah promosi kesehatan. Kesimpulan setelah dilakukan penelitian ini adalah adanya pengaruh promosi kesehatan dengan media sticker terhadap tingkat pengetahuan dan sikap penggunaan masker serta tidak ada pengaruh terhadap praktik penggunaan masker.Kata Kunci : Sticker, Pengetahuan, Sikap, Masker.

Page 1 of 2 | Total Record : 15