cover
Contact Name
I Ketut Putrajaya
Contact Email
ketut.putrajaya@undiksha.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
ISSN : 2614591X     EISSN : 26141094     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Jurusan Pendidikan Geografi (JJPG) is a scientific journal that houses research articles and community service in the fields of law and social sciences. This journal can provide a description of the development of science and technology in the field of geography and geography education for the academic community. This journal is published 3 times a year.
Arjuna Subject : -
Articles 340 Documents
Pemanfaatan Citra Sentinel-2 dengan Metode NDVI untuk Perubahan Kerapatan Vegetasi Mangrove di Kabupaten Indramayu Febriansyah Dharma Fahreza; Andara Aulia; Fahmi Subhan Fauzan; Lili Somantri; Riki Ridwana
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Indramayu merupakan salah satu kabupaten yang memiliki kawasan hutan yang cukup luas. Diantara hutan yang ada di Indramayu diantaranya merupakan kawasan hutan mangrove yang berada di pesisir utara Kabupaten Indramayu. Perubahan kawasan hutan di daerah tersebut berpeluang mengalami perubahan kerapatan vegetasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perubahan nilai indeks vegetasi pada hutan mangrove yang ada di Kabupaten Indramayu. Metode penelitian yang digunakan dalam mengukur kerapatan atau tingkat kehijauan hutan mangrove yaitu menggunakan metode indeks vegetasi seperti Normalized Different Vegetation Index (NDVI). NDVI menjadi indikator untuk mengukur biomass daun hijau dan indeks luas daun untuk klasifikasi vegetasi mangrove di Kabupaten Indramayu. Informasi perubahan kerapatan vegetasi dapat diketahui dari informasi yang ditampilkan pada citra tahun 2018 dan tahun 2020. Dengan metode transformasi NDVI, yang menghasilkan kerapatan 5 kelas dengan dominan kelas kerapatan sangat tinggi pada tahun 2018 memiliki luas 916.97 ha dan tahun 2021 menjadi 1051.48 ha. Perubahan kerapatan mangrove yang terjadi pada kelas kerapatan sangat rendah mengalami penurunan sebesar 16.71 ha, kelas kerapatan rendah mengalami penurunan sebesar 61.99 ha, untuk kelas kerapatan sedang mengalami penurunan sebesar 28.04 ha, untuk kelas kerapatan tinggi mengalami penurunan sebesar 26.7 ha, sedangkan untuk kelas kerapatan sangat tinggi mengalami kenaikan sebesar 134.51 ha. Perubahan kerapatan vegetasi di Kabupaten Indramayu terjadi karena beberapa faktor yang mempengaruhi seperti aktivitas perubahan lahan hutan menjadi tambak ataupun karena faktor alam.
Hubungan Motif Mahasiswa Menempuh Pendidikan pada Program Studi Pendidikan Geografi di Universitas Pendidikan Ganesha dengan Hasil Belajar Nyoman Julita Sari; Ida Bagus Made Astawa; I Made Sarmita
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v10i1.37877

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) menganalisis motif mahasiswa menempuh pendidikan pada Prodi Pendidikan Geografi (2) menganalisis hubungan antara motif mahasiswa menempuh pendidikan pada Prodi Pendidikan Geografi dengan hasil belajar (3) menganalisis kendala-kendala yang dihadapi mahasiswa menempuh pendidikan pada Prodi Pendidikan Geografi di Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial Undiksha. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian deskriptif dengan meneliti sampel sejumlah 65 orang dari 100 orang mahasiswa aktif semester II, IV, dan VIII Prodi Pendidikan Geografi, FHIS, Undiksha yang ditentukan secara non probability sampling menggunakan teknik Quota sampling. Pengumpulan data menggunakan metode pencatatan dokumen dan kusioner/angket terstruktur/tertutup yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif dan korelasional. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) motif mahasiswa menempuh pendidikan pada Prodi Pendidikan Geografi  tergolong sedang (66% ) dengan didominasi motif bakat dan minat (52%), (2) tidak terdapat hubungan antara motif mahasiswa menempuh pendidikan pada prodi Pendidikan Geografi dengan hasil belajar, (3) kendala-kendala yang dihadapi mahasiswa dalam menempuh pendidikan pada Prodi Pendidikan Geografi mencakup kendala intrinsik yakni (31%: akademik) dan kendala ekstrinsik (ekonomi (48%) dan social (20%).
Penghidupan Pedagang Kecil pada Masa Pandemi Covid-19 di Kawasan Pelabuhan Kampung Ujung Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur Elisabet Yunita Enggok; I Putu Sriartha; I Made Sarmita
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v10i1.38123

Abstract

Pariwisata memiliki peran penting dalam perekonomian Nasional. Tujuan penelitian ini untuk 1) Mengindetifikasi kapasitas pedagang kecil selama masa pandemi. 2) Mengidentifikasi strategi yang dilakukan selama masa pandemi. 3) Mengindetifikasi kontribusi sosial ekonomi pedagang terhadap fasilitas pendidikan anaknya. Popuasi dalam penelitian ini adalah pedagang kecil yang mempunyai anak dan sedang sekolah yaitu berjumlah 25 pedagang. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan deskriptif dengan pengumpulan data kuisioner dan wawancara, selanjutnya dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah pertama, kapasitas pedagang kecil selama masa pandemi lebih dominan menggunakan modal sosial dan fisik. Kedua strategi yang digunakan pedagang kecil selama masa pandemi adalah mengurangi konsumsi, seperti memanfaatkan umbi-umbian untuk mengatasi krisis pangan. Ketiga kontribusi pedagang kecil terhadap fasilitas pendidikan anaknya rendah. Menurunnya pendapatan pedagang kecil sehingga pemenuhan kebutuhan hidup pedagang kecil terganggu dan juga pemenuhan aktivitas belajar anak tidak terpenuhi yang mengakibatkan anak tidak bisa melaksanakan belajar dengan maksimal.
Ketahanan Sosial-Ekonomi dan Strategi Bertahan Hidup Pelaku Usaha Mikro di Kawasan Objek Wisata Taman Nasional Kelimutu pada Masa Pandemi Covid-19 Maria Apolonia Koda; I Putu Sriartha; I Made Sarmita
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v10i1.39025

Abstract

Industri penting untuk menghasilkan keuntungan ekonomi Tujuan Penelitian yaitu: 1) Mengetahui kondisi pandemi COVID-19 terhadap ketahanan sosial usaha mikro di sekitar objek wisata Taman Nasional Kelimutu, 2) Mengetahui kondisi pandemi COVID-19  terhadap ketahanan ekonomi rumah tangga pelaku usaha mikro di kawasan objek wisata Taman Nasional Kelimutu, 3) Mengetahui strategi pelaku usaha mikro di objek wisata Taman Nasional Kelimutu dalam mengantisipasi dampak pandemi COVID-19. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara. dianalisis secara eksploratif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan Strategi dominan yang dilakukan pelaku usaha mikro di kawasan objek wisata Taman Nasional Kelimutu pada masa pandemi COVID-19 yaitu bekerja sebagai petani, menggunakan hasil kebun untuk kebutuhan setiap hari, menjual ke pasar dan mempromosikan ke media sosial.
Implementasi Strategi Pengelolaan Desa Wisata Wae Rebo di Kabupaten Manggarai pada Masa New Normal Elfrida Saul; I Putu Ananda Citra; I Made Sarmita
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v10i1.39142

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Menganalisis perubahan sosial ekonomi masyarakat di Desa Wisata Wae Rebo sebelum dan selama Pandemi Covid-19, (2) Menganalisis strategi pengelolaan yang diimplementasikan di Desa Wisata Wae Rebo pada masa New Normal. Pengambilan sampel menggunakan teknik studi populasi dan simple random sampling. Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan pencatatan dokumen yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan: (1) Perubahan sosial ekonomi menunjukkan adanya peningkatan pengeluaran untuk biaya kesehatan dan pendidikan, kehilangan pekerjaan dan menekuni pekerjaan lain, pendapatan menurun, (2) Strategi pengelolaan yang diimplementasikan di Desa Wisata Wae Rebo belum sepenuhnya   berjalan dengan baik karena kurangnya dana dan rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan.
Efektivitas Strategi Pembelajaran Geografi pada Masa Pandemi Covid-19 di Kota Bontang Maria Evanrista Roslovenia Ndoi; Ida Bagus Made Astawa; Putu Indra Christiawan
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v10i1.39352

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan: (1) menganalisa strategi pembelajaran daring yang diterapkan guru geografi di masa pandemic COVID19 (2)mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi guru geografi pada pembelajaran daring di masa pandemi COVID-19, (3)menganalisis efektivitas strategi pembelajaran daring yang diterapkan guru geografi di masa pandemi COVID 19. Populasi penelitian adalah guru geografi  di Kota Bontang berjumlah 16 orang dan 6 orang  adalah sampel penelitian secara non probability sampling dengan teknik purposive sampling dan  populasi siswa berjumlah 525 siswa penentuan sampel secara ‘proposional random sampling’ mengambil 10% dari jumlah siswa, yaitu 53 siswa. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif  menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yaitu: (1)strategi pembelajaran yang terapkan yakni kooperatif, ekspositorik, inquiri, dan problem solving.Strategi yang digunakan dalam pembelajaran sesuai (79,17%) dengan tujuan, lingkungan belajar, sarana dan prasarana sekolah, sintak pembelajaran. 20,83% Guru menyatakan ketidaksesuaian  strategi yang digunakan, terutama sintak pembelajaran, (2) kendala yang dihadapi guru geografi (83,33%) saat pembelajaran daring berasal dari siswa, yaitu jaringan, fasilitas, kompetensi dan evaluasi. 7,54 % siswa tidak memiliki smartphone yang berbasis android sehingga akses menjadi terbatas dan tidak memiliki laptop untuk pembelajaran daring (3) Efektivitas  strategi pembelajaran daring yang diterapkan guru geografi di Kota Bontang pada masa pandemi COVID 19 tergolong efektif, yaitu 85,67%.
Strategi Adaptasi Pengelolaan Desa Wisata Ambengan pada Masa New Normal Nurul Khomariyah; I Putu Sriartha; Putu Indra Christiawan
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v10i1.39372

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang signifikan terhadap kegiatan wisata di Desa Wisata Ambengan, sehingga untuk menanggulangi dampak tersebut, pengelola wisata dan juga pelaku usaha wisata Desa Wisata Ambengan memerlukan strategi adaptasi dalam pengelolaan desa wisata pada masa new normal. Penelitian ini dilakukan di Desa Wisata Ambengan, dengan tujuan 1) Mendeskripsikan kondisi internal Desa Wisata Ambengan pada masa new normal, 2) Mendeskripsikan kondisi eksternal Desa Wisata Ambengan pada masa new normal, 3) Merumuskan strategi adaptasi pengelolaan Desa Wisata Ambengan pada masa new normal. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan deskriptif. Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan dokumentasi dari informan kunci yang dipilih secara purposive. Data dianalisis dengan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Desa Wisata Ambengan memiliki potensi hutan desa, kesenian adat dan BUMDes, memiliki kendala eksploitasi hutan, pengelolaan lahan cengkeh kurang maksimal, Covid-19,  2) Desa Wisata Ambengan memiliki peluang Bali sebagai tujuan wisata internasional, pembangunan shortcut, revolusi industri 4.0, memiliki ancaman kesamaan potensi, perubahan budaya, dan penyusutan fasilitas 3) Strategi adaptasi dapat dilakukan dengan meningkatkan kualitas hasil perkebunan cengkeh, membuka investasi, serta kegiatan wisata daring. Masa new normal, pengelolaan desa wisata membutuhkan kolaborasi antara pengelola, pelaku usaha wisata maupun masyarakat untuk memulihkan perekonomian
Perkembangan Obyek Daya Tarik Wisata di Kecamatan Negara pada Masa New Normal Gata Sangasya Wiwekananda; I Putu Ananda Citra; A Sedyo Adi Nugraha
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v10i1.39525

Abstract

Pariwisata merupakan sector yang mampu menggerakan perekonomian, namun pandemic mengakibatkan penutupan kegiatan pariwisata, hingga pemerintah meberlakukan new normal dengan membuka pariwisata kembali, dengan dibukanya kembali pariwisata, tentunya perkembangan selama new normal pada tiap-tiap ODTW akan terjadi, sehingga sangat menarik untuk melihat tingkat perkembangan ODTW. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Negara, dengan tujuan: 1) Mendeskripsikan tingkat kunjungan dan pendapatan masing-masing ODTW pada masa new normal di Kecamatan Negara, 2) Mendeskripsikan pengelolaan pelaku usaha wisata masing-masing ODTW pada masa new normal di Kecamatan Negara, 3) Memetakan variasi tingkat perkembangan masing-masing ODTW pada masa new normal di Kecamatan Negara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan pencatatan dokumen.Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive dan incidental sampling.Penelitian ini merupakan penelitian eksplorasi dengan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukan: 1) Kunjungan wisatawan tertinggi pada masa new normal terdapat pada obyek wisata Pantai Baluk Rening sedangkan Pendapatan obyek wisata tertinggi terdapat pada Agrowisata Munduk Nangka, 2) Jumlah pelaku usaha yang beroprasi pada masa new normal, tertinggi terdapat pada Pantai Baluk Rening,3) Terdapat satu obyek wisata yang tidak berkembang, yaitu Rumah Panggung Peninggalan Suku Bugis. Pada masa new normal, perkembangan ODTW memerlukan peran pemerintah dan juga masyarakat guna mengembangkan sektor pariwisata di Kecamatan Negara.
Analisis Hubungan Sosial-Ekonomi dan Pengetahuan Kebencanaan dengan Perilaku Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Kecamatan Buleleng Ayu Verayanti; Putu Indra Christiawan; A. Sedyo Adi Nugraha
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v10i1.39713

Abstract

Covid-19 yang menyerang dunia memberikan dampak negatif dalam berbagai hal salah satunya tingginya angka mortalitas di seluruh dunia. Pengetahuan mengenai penanganan dan perilaku pencegahan menjadi kunci dalam upaya pencegahan Covid-19.Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis hubungan sosial-ekonomi dengan perilaku pencegahan penyebaran Covid-19 di Kecamatan Buleleng, 2) Menganalisis hubungan pengetahuan kebencanaan dengan perilaku pencegahan penyebaran Covid-19 di Kecamatan Buleleng. Populasi penelitian ini masyarakat di Kecamatan Buleleng. Pengambilan sampel dengan teknik proportional random sampling dengan jumlah responden 100 orang. Rancangan penelitiannya deskriptif korelasi dengan metode pengumpulan data yaitu wawancara terstruktur berupa kuesioner. Analisis data yakni univariat dan bivariat uji chi square tingkat signifikansi 95% dengan df= 3,84. Hasil penelitian menunjukkan 1) Ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan perilaku pencegahan penyebaran Covid-19 dengan nilai Chi Square 14,439,  2) Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan kebencanaan dengan perilaku pencegahan penyebaran Covid-19 dengan nilai Chi Square 21,782 . Sedangkan pekerjaan dan pendapatan tidak memiliki hubungan dengan perilaku pencegahan penyebaran Covid-19. Hasil penelitian hubungan pengetahuan dengan perilaku pencegahan Covid-19 sejalan dengan penelitian terdahulu, sedangkan sosial-ekonomi dengan perilaku pencegahan terdapat perbedaan hasil penelitian yang disebabkan oleh kuisioner penelitian ataupun jumlah sampel.
Tingkat Kesiapan Obyek Wisata dan Kunjungan Wisatawan di Kawasan Pariwisata Lovina pada Masa New Normal I Putu Wiradyana Ananda Putra; I Putu Ananda Citra; A. Sedyo Adi Nugraha
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v10i1.39715

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kawasan Pariwisata Lovina Kabupaten Buleleng merupakan kawasan pariwisata yang paling terkenal di Bali Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kesiapan dan tingkat kunjungan wisatawan masing-masing obyek wisata di Kawasan Pariwisata pada masa new normal serta menganalisis hubungan antara kesiapan obyek wisata dengan tingkat kunjungan wsatawan pada masa new normal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini merupakan penelitian populasi dengan menggunakan informan kunci. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Obyek wisata Kawasan Pariwisata Lovina siap menghadapi masa new normal dengan tingkat kesiapan yang berbeda pada masing-masing obyek wisata. 2) Tingkat kunjungan wisatawan di Kawasan Pariwisata Lovina mengalami fluktuasi pada masa new normal dan kunjungan wisatawan lebih tinggi pada hari-hari tertentu seperti hari sabtu, minggu, hari libur dan hari raya umat beragama. 3) Tidak terdapat hubungan antara kesiapan obyek wisata dengan tingkat kunjungan wsatawan pada masa new normal. Implikasi pada penelitian ini adalah kesiapan obyek wisata pada masa new normal ditentukan oleh pengelola masing-masing obyek wisata dengan jumlah kunjungan wisatawan mengalami fluktuasi pada masa new normal dan tidak terbadapt hubungan antara kesiapan dengan kunjungan wisatawan yang artinya rendah tingginya tingkat kesiapan tidak akan mempengaruhi tinggi rendahnya angka kunjungan wisatawan pada masa new normal.

Page 1 of 34 | Total Record : 340


Filter by Year

2013 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 9, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 8, No 3 (2020): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 7 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 7 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 6 No. 3 (2018): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 6 No. 2 (2018): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 6 No. 1 (2018): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 5 No. 3 (2017): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 5 No. 1 (2017): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 4 No. 3 (2016): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 3 No. 3 (2015): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 3 No. 2 (2015): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 2 No. 3 (2014): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 2 No. 2 (2014): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 1 No. 3 (2013): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 1 No. 2 (2013): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha More Issue