cover
Contact Name
Erwin Putera Permana
Contact Email
erwinpermana87@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.pijarnusantara@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran
ISSN : 26212390     EISSN : 24429163     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal Pinus is a peer review journal published by Research institutions and community service, The University of Nusantara PGRI Kediri. The aim of the Journal is to facilitate scientific publication of the results of researches in Indonesia and participate to boost the quality and quantity of research for academics and researchers. Electronic journal, containing the results of research teachers and lecturers in the field of learning innovation.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2016" : 10 Documents clear
PENGGUNAAN MULTI METODE MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN SAINS MATERI POKOK PERUBAHAN KENAMPAKAN BUMI PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI WONOJOYO 1 mahmudah, siti
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 2 No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2016
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.383 KB) | DOI: 10.29407/pn.v2i1.271

Abstract

Abstrak: Penggunaan multi metode adalah metode yang diintegrasikan oleh penulis dari beberapa metode dan beberapa pendekatan pembelajaran yang dikemas menjadi sebuah paket. Metode pembelajaran yang diharapkan dapat menyajikan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menarik, menyenangkan memperhatikan modalitas belajar siswa dan memiliki daya serap yang tinggi, sehingga siswa dapat memasuki daya ingat cukup lama (longterm memory)Sains merupakan hasil kegiatan manusia berupa pengetahuan, gagasan, dan konsep yang terorganisasi tentang diri siswa dan lingkungan, yang diperoleh dari pengalaman melalui pengujian gagasan-gagasan. Mata pelajaran Sains adalah program untuk menanamkan dan mengembangkan pengetahuan, ketrampilan, sikap dan nilai ilmiah pada siswa serta rasa mencintai dan menghargai kebesaran Tuhan Yang Maha Esa.Multi metode (beberapa metode) W.J.S. Poerwadarminta, (1984) yang dimaksud adalah integrasi beberapa metode dan beberapa pendekatan pembelajaran yang dikemas menjadi paket metode pembelajaran yang dapat menyajikan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, menarik dan menyenangkan, serta memperhatikan modalitas anak dan memiliki daya serap dan daya ingat yang tinggi. Metode yang diintegrasikan itu adalah sebagai berikut : 1) Metode ceramah; 2) Metode tanya jawab; 3) Metode diskusi; 4) Metode demonstrasi; 5) Metode pemberian tugas; 6) Metode latihan.
PENERAPAN TUTOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJARDAN KETUNTASAN BELAJAR MATEMATIKA PADA KOMPETENSI DASAR TRIGONOMETRI SISWA KELAS XI IPA-1 SMA NEGERI 1 KAUMAN yasin, Moh
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 2 No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2016
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.738 KB) | DOI: 10.29407/pn.v2i1.267

Abstract

Kesulitan belajar dapat diartikan sebagai suatu kondisi atau keadaan dalam proses belajar-mengajar yang ditandai oleh adanya hambatan-hambatan tertentu untuk mencapai hasil belajar yang baik. Kesulitan belajar siswa dalam mempelajari Matematika dapat diidentifikasikan paling sedikit dalam tiga kategori, yaitu kesulitan dalam memahami konsep, menerapkan rumus-rumus pada penyelesaiannya serta kesulitan menyelesaikan masalah. Kendala yang dihadapi sebagian besar siswa merasa malu bertanya kepada guru jika ada materi yang belum dimengerti. Sehingga hasil belajar siswa cederung redah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan prestasi belajar Matematika kelas XI IPA-1 SMA Negeri 1 Kauman dengan penerapan tutor sebaya, dan untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan ketuntasan belajar siswa dengan penerapan tutor sebaya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Action Reseach Classroom). Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 3 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode pembelajaran dengan tutor sebaya prestasi belajar Matematika siswa dinilai meningkat.
PENERAPAN STRATEGI ‘INJEKSI’ UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PADA PESERTA DIDIK SMA NEGERI 1 NGUNUT TULUNGAGUNG SISWANTO, SISWANTO
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 2 No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2016
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.676 KB) | DOI: 10.29407/pn.v2i1.263

Abstract

Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Ngunut Kabupaten Tulungagung pada peserta didik kelas XI IPS-2. Penelitian tindakan kelas dengan strategi ‘Injeksi’ ini dilaksanakan dengan menggunakan dua siklus, sedangkan masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan.Kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru dapat dirumuskan sebagai berikut: Perencanaan pembelajaran, ada peningkatan dari 85% pada siklus I menjadi 95 % pada siklus II. Sedangkan pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru juga mengalami pengingkatan dari 79,17 % pada siklus I menjadi 87,50 % pada siklus II.Aktivitas belajar peserta didik mengalami peningkatan, pada siklus I sebesar 64,84%,  Sedangkan dalam siklus II menjadi 82,145 %. Jumlah mean menunjukkan kenaikkan dari 2,79 (69,74 %) pada siklus I, menjadi 3,11 (77,11 %) pada siklus II.Hasil evaluasi menunjukkan terdapat kenaikkan yang tuntas belajar dari 25 peserta didik (65,79%) pada pra tindakan menjadi 30 peserta didik (78,95%) pada siklus I, dan menjadi 33 peserta didik (86,84%) pada siklus II.  Sedangkan yang belum tuntas belajar mengalami penurunan dari 13 peserta didik (34,21 %) pada pra tindakan menjadi 8 peserta didik (21,05 %) pada siklus I, dan menjadi 5 peserta didik (13,16 %) pada siklus II.Dengan demikian maka dapat dinyatakan bahwa “jika strategi ‘Injeksi’ digunakan dalam pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, maka aktivitas belajar peserta didik kelas XI IPS-2 SMA Negeri 1 Ngunut, Kabupaten Tulungagung akan meningkat” 
PENINGKATAN EFEKTIFITAS DAN PRESTASI BELAJAR IPA INDIKATOR KEBUTUHAN MAKHLUK HIDUP DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS III SDN NGLETIH KABUPATEN KEDIRI sulistyani, yanik
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 2 No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2016
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.297 KB) | DOI: 10.29407/pn.v2i1.268

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kebutuhan makhluk hidup pada mate pelajaran IPA melalui penerapan model pembelajaran kontekstual untuk siswa kelas III SDN Ngletih. Penelitian ini terdiri atas dua siklus, tiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan tes. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kompearatif  dan teknik analisis kritis. Hasil dari penelitian ini adalah (1) adanya peningkatan nilai rata-rata siswa pada tes awal 51,81; pada tes siklus 1 menjadi 69,3; pada siklus 2 menjadi 84. (2) adanya peningkatan prosentase ketuntasan belajar siswa pada tes awal 37%, kemudian pada siklus 1 naik menjadi 74% dan siklus 2 mendapat prosentase 100%. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model belajar kontekstual dapat meningkatkan pemahaman siswa.
PENERAPAN METODE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PANCASILA SEBAGI IDEOLOGI DAN DASAR NEGARA PADA SISWA KELAS VIII B SMP NEGERI 1 REJOSO KAB. PASURUAN astuti, sri
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 2 No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2016
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.764 KB) | DOI: 10.29407/pn.v2i1.264

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dlatar belakangi oleh fakta banyaknya peserta didik yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep dasar Negara dan ideologi Negara. Mereka juga banyak mengalami kesulitan untuk menguraikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila serta menunjukkan contoh-contoh nilai positif terhadap Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.Rumusan masalah penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah langkah proses pembelajaran dengan metode jigsaw yang dapat meningkatkan penguasaan kompetensi dasar siswa kelasVIII B SMP Negeri 1 Rejoso terhadap materi pembelajaran Pancasila sebagai dasar Negara?. (2) Bagaimanakah gambaran aktifitas belajar siswa dengan metode jigsaw yang dapat meningkatkan pemahaman belajar siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Rejoso terhadap materi pembelajaran Pancasila sebagai dasar Negara? (3) Apakah penerapan metode jigsaw dapat meningkatkan motifasi belajar siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Rejoso terhadap materi pembelajaran Pancasila sebagi dasar Negara?Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini mengunakan model PTK Kolaboratif Kemis & Taggart (1984), dengan setting penelitian di SMPN 1 Rejoso, dan subyek penelitian siswa kelas 8 B. Kolaborator yang terlibat adalah guru PKn kelas 7. Dalam penelitian ini digunakan dua macam analisis data yaitu analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif.Kesimpulan penelitian ini yaitu: (1) Metode jigsaw dapat meningkatkan penguasaan siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Rejoso terhadap materi Pancasila sebagai dasar Negara pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. (2) Penerapan metode jigsaw dapat meningkatkan aktifitas belajar siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Rejoso terutama mengenai keseriusan siswa mengikuti arahan guru untuk berlajar kelompok. (3) Penerapan metode jigsaw dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Rejoso berdasarkan data formatif I dan tes formatif II tampak terdapat peningkatan yang signifikan, hal ini tampak pada hasil formatif I rata-rata siswa yang mampu menjawab soal tes 65,25 % dan mengalami kesulitan 34,75 %, sedangkan pada hasil tes formatif II yang mampu menjawab soal tes 91,5% dan yang mengalami kesulitan 8,5%. Maka telah terjadi kenaikan sekitar 26,25%. 
PENERAPAN PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER PADA MATERI KOLONIALISME DAN IMPERIALISME BARAT DI INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI IPS 1 SMA NEGERI 1 NGUNUT TAHUN PELAJARAN 2013/2014 minarni, minarni
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 2 No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2016
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.033 KB) | DOI: 10.29407/pn.v2i1.269

Abstract

Abstrak: Materi Kolonialisme dan Imperialisme Barat di Indonesia merupakan materi pembelajaran yang dianggap sulit karena cukup luas oleh sebagian besar peserta didik, hal ini mengakibatkan tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi tersebut cenderung rendah. Berawal dari permasalahan ini maka perlu adanya perubahan dalam pembelajaran untuk mendapatkan tingkat pemahaman maksimal yang terlihat pada hasil prestasi belajarnya. Salah satu solusi untuk mengatasi hal diatas yaitu dengan menerapkan pembelajaran Numbered Head Together (NHT). Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) adalah strategi pembelajaran yang mengutamakan adanya kerjasama antar peserta didik dalam kelompok untuk mencapai tujuan pembelajaran.
PENINGKATAN PRESTASI PEMBELAJARAN TEMA MENYIMPULKAN ISI BERITA DARI TELEVISI ATAU RADIO DENGAN METODE CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA SISWA KELAS VI SDN RINGINSARI I KECAMATAN KANDAT KABUPATEN KEDIRI Wahyudi, Petrus Mohammad
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 2 No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2016
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.348 KB)

Abstract

Abstrak : Melalui pembelajaran contextual teaching learning (CTL) diharapkan peserta didik tidak hanya dapat menulis dan mengembangkan serta menyimpulkan isi dari sebuah berita yang di dengar ataupun dilihat di televisi ataupun radio ataupun media yang lainya, tetapi juga diperlukan kecermatan untuk membuat suatu rangkaian kata yang baik dan sesuai dengan kaidah tata bahasa,dalam penelitian tindakan kelas ini dilakukan melalui 2 siklus pembelajaran.Dari 35 siswa yang tuntas hanya 13 (37%) siswa, dengan rata-rata klasikal 64. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran Awal perlu adanya perbaikan, sehingga penelitian ini dilanjutkan pada proses perbaikan pembelajaran siklus 1. Prestasi hasil belajar pada perbaikan pembelajaran siklus 1 sudah ada peningkatan, dimana capaian rata-rata klasikal mencapai 70,1.Namun hal tersebut masih belum memuaskan, sebab masih banyak siswa yang mendapat nilai di bawah standart ketuntasan. Dari 35 siswa yang tuntas hanya 15 (42%) siswa, dengan rata-rata klasikal 70,1. Hal ini menunjukkan bahwa perbaikan pembelajaran siklus 1 perlu adanya perbaikan, sehingga penelitian ini dilanjutkan pada proses perbaikan pembelajaran siklus 2. Prestasi hasil belajar siswa telah mengalami perubahan jauh lebih baik bila dibandingkan dengan pembelajaran sebelumnya. Dimana rata-rata klasikal pada tahap perbaikan pembelajaran 2 mencapai 83,70. Sedangkan banyaknya siswa yang mampu meraih nilai sesuai dengan kriteria ketuntasan berjumlah 35 dari 35 siswa, dengan persentase ketuntasan 100%. Sehingga kegiatan perbaikan pembelajaran yang dilakukan sudah mencapai ketuntasan yang diharapkan. Dengan pembelajaran Metode Contextual Teaching and Learning hasil belajar siswa yang terus meningkat dan dapat dijadikan sebagai salah satu cara guru dalam menerapkan metode pembelajaran di dalam kelas. 
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENDENGARKAN TEKS BERITA DENGAN MENGGUNAKAN METODE KONTEKSTUAL SISWA KELAS VIII-A SMPN 1 SUMBERREJO TAHUN PELAJARAN 2015-2016 saifuddin, saifuddin
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 2 No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2016
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.3 KB) | DOI: 10.29407/pn.v2i1.270

Abstract

Abstrak: Untuk memperoleh  pokok-pokok penting mendengarkan teks berita  dengan  menggunakan model pembelajaran konvensional, yaitu siswa  melaksanakan perintah yang ada dalam buku paket saja. Model pembelajaran  ini sangatlah lemah sehingga hasilnya kurang memuaskan. Hal ini terlihat pada perolehan nilai rata-rata kelas sebelum siklus yang hanya mencapai nilai 63,1 (kategori cukup)  atau <65 dan dengan ketuntasan belajar mencapai 62,5 % kurang dari 85%. Jadi hasil tersebut belum tuntas, baik nilai rata-rata maupun ketuntasan klasikal.Atas dasar kondisi tersebut, dalam penelitian tindakan kelas ini peneliti mencoba menggunakan model pembelajaran  baru  kontekstual ( pemodelan, tanya jawab, inkuiri/penemuan, dan diskusi )  untuk  memahami isi teks bacaan. Metode ini dapat memotivasi aktivitas siswa menemukan  pokok-pokok penting yang berkaitan dengan apa, siapa, dimana, kapan, dan bagaimana dalam teks berita yang dibacakan dan juga menceritakan kembali kembali  isi teks berita  dengan kata-kata sendiri.Tempat pelaksanaan penelitian di SMPN 1 Sumberrejo. Penelitian tindakan ini terdiri dari  siklus. Setiap siklus terdiri  4 tahap, yaitu persiapan tindakan, pelaksanaan tindakan, monitoring tindakan, dan refleksi. Semua data dianalisis secara kualitatif dan dideskripsikan dengan tahapan reduksi, klasifikasi, interpretasi, inferensi, tindak lanjut, dan dengan rumus mean.Tolok ukur keberhasilan adalah ketuntasan belajar klasikal. Sedangkan hasil pembelajaran pelaksanaan tindakan setiap siklus telah menunjukkan adanya peningkatan yang akhirnya dapat mencapai ketuntasan belajar secara klasikal yaitu 92,5%, dan nilai rata-rata kels mencapai 75,1. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan mendengarkan teks berita siswa kelas VIII-A SMPN 1 Sumberrejo kabupaten Bojonegoro dapat ditingkatkan dengan menggunakan metode Kontekstual 
MENINGKATKAN PRESTASI DAN MOTIVASI BELAJAR IPA MATERI BUMI DAN ALAM SEMESTA DENGAN MENERAPKAN PENGAJARAN BERBASIS INKUIRI PADA SISWA KELAS 2 SDN KANDAT 2 TAHUN PELAJARAN 2014/2015 winarni, sri
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 2 No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2016
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.362 KB) | DOI: 10.29407/pn.v2i1.266

Abstract

Abstrak: Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: (a) Bagaimanakah peningkatan prestasi belajar siswa dengan diterapkannya pengajaran berbasis inkuiri? (b) Bagaimanakah pengaruh model pengajaran berbasis inkuiri terhadap motivasi belajar siswa?Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran IPA setelah diterapkannya pengajaran berbasis inkuiri. (b) Ingin mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkan pengajaran berbasis inkuiri.Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas 2 SDN Kandat 2  Semester II Tahun Pelajaran 2014/2015.Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (62,50%), siklus II (75,00%), siklus III (87,50%).Simpulan dari penelitian ini adalah metode pengajaran berbasis inkuiri dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa kelas 2 SDN Kandat 2  Semester II Tahun Pelajaran 2014/2015, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran IPA. 
PENINGKATAN PEMAHAMAN DALAM BELAJAR SAINS DENGAN DESAIN PEMBELAJARAN INQUIRY MATERI POKOK GAYA GRAVITASI PADA SISWA KELAS V SD NEGERI NGASEM latifah, nurul ianun
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 2 No 1 (2016): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2016
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.499 KB) | DOI: 10.29407/pn.v2i1.272

Abstract

Abstrak: Pembicaraan mengenai pendidikan selalu diarahkan kepada guru. Guru selalu dianggap sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam operasionalisasi pendidikan ditingkat sekolah. Sehingga ketika pendidikan dituding sebagai pihak yang bertanggung jawab atas menurunnya kualitas sumber daya manusia, secara langsung guru merupakan pihak yang bertanggung jawab. Dengan demikian guru merupakan pihak yang sangat menentukan dan memegang peranan yang sangat penting terhadap kemajuan pendidikan yang bermuara pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berdasarkan paparan tersebut, guru memegang peranan yang sangat penting dan menentukan. Oleh karenanya, peningkatan kemampuan dan wawasan guru ini menjadi hal mutlak yang harus dilakukan agar guru dapat melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik. Berbagai upaya dan strategi harus dilakukan dengan baik dan terencana agar kegiatan dan aktivitas guru tersebut terus meningkat dan dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah direncanakan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bahwa Strategi Pembelajaran Inquiry dapat Meningkatkan pemahaman siswa Kelas V SDN NgasemHasil dari penelitian ini adalah antara siklus I dan siklus II pemahaman siswa dengan strategi pembelajaran inquiry menunjukkan peningkatan. Pada siklus I nilai tertinggi 35.90%, tetapi pada pelaksanaan siklus II peningkatan drastis dengan nilai tertinggi sejumlah 69.23%, dengan jumlah responden yang sama yaitu 39 responden. 

Page 1 of 1 | Total Record : 10